
9 minute read
3.4 Matriks Rancangan Aktualisasi
from Optimalisasi Tindakan Keperawatan Metal Care Pada Pasien Yang Terpasang Kateter Urin DiRuang Fresia
3.6 Matriks Rancangan Aktualisasi
N o Uraian Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Has il Keterikatan Subtansi Mata Pelatihan
Advertisement
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi Penguatan Nilai Organisasi
Tabel 3.5 Tabel Matrik Rancangan Aktualisasi
1. Menyampaikan gagasan/ranca ngan aktualisasi kepada mentor dan kepala ruangan 1) Menyiapkan rancangan aktualisasi Rancangan kegiatan Saya menyiapkan rancangan secara jelas dengan berdasarkan sikap integritas dalam melaksanakan tugas sebagai perawat (Akuntabilitas).
2) Membuat janji bertemu dengan mentor/kepala ruangan Kesepakatan waktu dan tempat pertemuan.
Saya membuat janji bertemu dengan mentor/kepala ruangan agar tidak secara tiba-tiba menghadap ketika mentor/kepala ruangan sedang ada acara/keperluan lain sehingga tidak mengganggu jadwal mentor/kepala ruangan
(Etika publik).
3) Bertemu dan diskusi Hasil diskusi Saya menyampaikan rancangan
29 Dengan menyampakaikan gagasan/rancangan aktualiasi dapat meningkatkatkan pelayanan yang sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Integritas : nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah dan menjunjung etika yang tinggi dalam menjalankan tugas. Inovatif : Nilai yang menggambarkan keinginan untuk
tentang rancangan aktualisasi yang akan dilakukan
4) Memohon saran/masukan terkait ide gagasan yang disampaikan Saran tercatat di lembar konsultasi aktualisasi dengan jelas, bahasa yang sopan dan sikap hormat kepada mentor dan kepala ruangan (Etika Publik,
Akuntabilitas).
Saya menerima saran/masukan serta arahan yang diberikan oleh mentor dan kepala ruangan
(Etika Publik)
Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong dan bertujuan untuk peningkatan kualitas hidup manusia sesuai dengan Misi RSHS.
2. Melakukan pengkajian pengetahuan perawat tentang meatal care melalui kuisioner dan kepada 1) Menyusun kuisioner Kuisioner tersedia Menysusun kuisioner dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti (Akuntabilitas)
2) Menyusun panduan wawancara Panduan wawancara tersedia
Menysusun panduan wawancara dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti
(Akuntabilitas)
3) Membagikan kuisioner Perawat telah Saya membagikan kuisioner
30 Sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, menghasilkan suatu yang baru dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan
Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan
pasien/keluarg a pasien melalui
wawancara. melalui link google form kepada perawat fresia 1 dengan izin kepala ruangan mengisi kuisioner
4) Melakukan wawancara dengan pasien/keluarga pasien melalui google form untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi (paperless, dapat diisi dimana dan kapan saja) yang sebelumnya berkoordinasi dan mendapatkan izin dari kepala ruangan (Komitmen Mutu,
Etika Publik)
Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.
Pasien dan keluarga pasien telah menjawab pertanyaan yang diajukan Saya melakukan wawancara kepada keluarga pasien dan pasien dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti serta sikap sopan santun dan menghormati privacy pasien
(Akuntabilitas, Etika Publik)
kemitraan Inovatif : Nilai yang menggambarkan keinginan untuk menghasilkan suatu yang baru dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan
Unggul : Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan 5) Melakukan rekapitulasi menghasilkan hasil kuisioner. kualitas prima
Hasil kuisioner dalam bentuk persentase.
Saya merekapitulasi hasil kuisioner secara jujur, tidak menambahkan atau mengurangi hasil untuk kepentingan pribadi
(Anti Korupsi).
3. Melakukan 1) Menyiapkan literature jurnal, buku Saya mencari literatur dan Sesuai dengan visi Nilai filosofi RSHS
31
revisi SPO dan bahan tentang meatal care
dan guideline bahan materi mengenai meatal care dari sumber yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan serta uptodate (maksimal 10 tahun terakhir) (Komitmen Mutu) 2) Membuat draft SPO Draft SPO Saya membuat draft SPO menggunakan bahasa yang jelas, berdasarkan jurnal dan literatur yang terbaru dan kredibel (Akuntabilitas,
Komitmen Mutu)
3) Mendiskusikan draft
SPO perawatan kateter kepada kepela ruangan, mentor dan
PPI. Hasil diskusi Saya menyampaikan draft SPO dengan jelas, bahasa yang sopan dan sikap hormat kepada mentor, kepala ruangan dan PPI
(Etika Publik, Akuntabilitas).
RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.
4) Menerima arahan dan masukan terkait SPO perawatan kateter dari kepala ruangan, Arahan/saran dan masukan tercatat di lembar Saya menerima saran/masukan serta arahan yang diberikan oleh mentor, kepala ruangan dan PPI dan memperbaiki sesuai dengan
32 (Pamingpin pituin), yaitu: Integritas : nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah dan menjunjung etika yang tinggi dalam menjalankan tugas. Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Inovatif : nilai yang menggambarkan keinginan untuk menghasilkan suatu yang baru dan
mentor, dan PPI. konsultasi. arahan dan masukan (Etika
Publik)
4. Membuat media sosialisasi dan edukasi 5) Meminta persetujuan draft SPO perawatan kateter kepada mentor, kepala ruangan, PPI, dan bidang keperawatan. SPO disetujui dan ditandatanga ni. Saya meminta persetujuan SPO perawatan kateter setalah memperbaiki draft SPO sesuai dengan arahan dan masukan dari mentor, kepala ruangan, dan PPI sesuai alur dan prosedur yang berlaku
(Komitmen Mutu, Etika Publik)
1) Mengumpulkan bahan materi pembuatan media edukasi tentang meatal care
1) Materi berdasarka n jurnal, literatur, guideline
Saya mencari literatur dan bahan materi mengenai meatal care dari sumber yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan serta uptodate (maksimal 10 tahun terakhir) (Komitmen Mutu) 2) Membuat leaflet 2) Leaflet Saya membuat desain leaflet yang jelas, inovatif dan Sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan
33 senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Unggul : Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan menghasilkan kualitas prima.
Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Integritas : nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah dan menjunjung etika yang tinggi
3) Membuat video edukasi tata cara meatal care
3) Video prosedur meatal
care.
4) Mendiskusikan isi media (leaflet dan video) dengan kepala ruangan, mentor, PPI dan PKRS 4) Media disetujui. Saya mendiskusikan isi media edukasi (video dan leaflet) dengan jelas dan menerima arahan/saran dan masukan yang diberikan oleh kepala ruangan, mentor, PPI dan PKRS dan memperbaiki sesuai dengan
menggunakan foto hasil dokumentasi sendiri
(Akuntabilitas, Komitmen Mutu)
Saya membuat video prosedur meatal care yang inovatif menggunakan foto atau video yang dibuat/didokumentasikan oleh diri sendiri (menggunakan phantom) dan menggunakan bahasa yang sopan, jelas serta memperhatikan privacy pasien,
(Etika Publik, Komitmen Mutu, Akuntabilitas)
Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia. dalam menjalankan tugas. Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Inovatif : nilai yang menggambarkan keinginan untuk menghasilkan suatu yang baru dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Unggul : Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan menghasilkan
34
5. Melakukan sosialisasi mengenai metal care kepada perawat 1) Meminta izin kepala ruangan untuk melakukan sosialisasi kepada perawat Fresia 1 Pelaksanaan sosialisasi disetujui
2) Mengatur jadwal untuk pelaksanaan sosialisai dan membuat zoom meeting.
Jadwal sosialisasi
3) Melakukan sosialisasi tentang tindakan meatal care melalui zoom meeting kepada
Sosialisasi terlaksana arahan dan masukan (Etika
Publik, Akuntabilitas)
Saya meminta izin serta berkoordinasi dengan kepala ruangan untuk melakukan sosialisasi dan menjelaskan mekanisme sosialisasi secara jelas (Etika Publik,
Akuntabilitas)
Saya membuat jadwal secara efektif disesuaikan dengan jadwal dinas masing-masing perawat sehingga semua perawat terpapar sosialisasi mengenai meatal care
(Komitmen mutu, Nasionalisme)
Saya melakukan sosialisasi menggunakan bahasa yang jelas, sopan, santun (Etika
Publik, Akuntabilitas)
35 Sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia. kualitas prima.
Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Inovatif : nilai yang menggambarkan keinginan untuk menghasilkan suatu yang baru dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Unggul : Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan menghasilkan kualitas prima Integritas : nilai yang
perawat. 4) Mendokumentasikan kegiatan sosialisasi Foto dan recording zoom meeting pelaksanaan sosialisasi. Saya mendokumentasikan kegiatan sosialisasi dalam bentuk foto dan video atas izin dari peserta sosialisasi (Etika
Publik)
36 menggambarkan kejujuran, amanah dan menjunjung etika yang tinggi dalam menjalankan tugas. Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Tulus : keinginan untuk memberi tampa pamrih, proaktif dan responsif
6. Melakukan edukasi tentang meatal care kepada pasien dan keluarga pasien yang terpasang kateter urin. 1) Melakukan informed consent dan kontrak waktu pelaksanaan edukasi Pertetujuan dan jadwal edukasi
2) Melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga pasien yang terpasang kateter urin tentang meatal care.
Edukasi tersampaikan Saya melakukan informed consentdan menjelaskan secara detail dan jelas mengenai edukasi yang akan diberikan serta meminta persetujuan tindakan dan kesepakatan jadwal dengan menghormati keputusan pasien (Etika
Publik, Akuntabilitas)
Saya memberikan edukasi dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti sikap sopan santun dan menghormati keamanan, kenyamanan, dan privacy pasien serta edukasi diberikan kepada semua pasien yang terpasang kateter urin. Edukasi diberikan dengan media digitalisasi leaflet dan video
(Etika Publik, Akuntabilitas, Komitmen Mutu)
Sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.
37 Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Inovatif : nilai yang menggambarkan keinginan untuk menghasilkan suatu yang baru dan senantiasa melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Unggul : Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan menghasilkan kualitas prima Integritas : nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah
7. Melakukan Evaluasi 3) Mendokumentasikan kegiatan edukasi Pengisian form edukasi di rekam medis pasien dan dokumentasi dalam bentuk foto. Saya mendokumentasikan kegiatan sosialisasi dalam bentuk foto atas izin pasien dan keluarga pasien tanpa memperlihatkan identitas atau wajah pasien dan menghormati privacy pasien (Etika Publik)
1) Melakukan evaluasi pada perawat (posttest)
2) Mengumpulkan data dan dokumentasi Nilai post test Saya melakukan post test melalui google form sehingga efesien dan efektif (Komitmen
Mutu)
Data didapat dari observasi Saya mengumpulkan data dan dokumentasi pelaksanaan
38 Sesuai dengan visi RSHS yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabinet Indonesia Maju 2 yaitu Terwujudnya dan menjunjung etika yang tinggi dalam menjalankan tugas. Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Tulus : keinginan untuk memberi tampa pamrih, proaktif dan responsif Nilai filosofi RSHS (Pamingpin pituin), yaitu: Integritas : nilai yang menggambarkan
pelaksanaan kegiatan meatal care.
3) Membuat laporan evaluasi kegiatan.
4) Mendiskusikan/melapor kan hasil evaluasi kegiatan kepada mentor, kepala ruajngan dan coach. 5) Meminta saran/masukan terkait laporan evaluasi kegiatan kepada mentor, kepala ruangan dan coach. Saran dan masukan untuk perbaikan Saya menerima saran/masukan serta arahan yang diberikan oleh mentor, kepala ruangan dan coach dan memperbaiki sesuai dengan arahan dan masukan
(Etika Publik)
kegiatan sehari-hari (foto), catatan di RM pasien Laporan tersedia dalam bentuk soft copy dan hard copy. Laporan diterima dan disetujui. kegiatan dengan kondisi yang sebenarnya dan izin dari pihak terkait dengan memperhatikan privacy pasien (Etika publik,
Anti Korupsi)
Membuat laporan dengan jelas dan mudah dimengerti serta penuh tanggung jawab/ laporan dapat dipertanggung jawabkan
(Akuntabilitas)
Saya melaporkan hasil evaluasi kegiatan aktualisasi dengan jelas dan dengan sopan santun dan sikap hormat (Akuntabilitas,
Etika Publik)
39 Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong. Sejalan dengan misi RSHS untuk peningkatan kualitas manusia Indonesia. kejujuran, amanah dan menjunjung etika yang tinggi dalam menjalankan tugas. Profesional : nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan Tulus : keinginan untuk memberi tampa pamrih, proaktif dan responsif