Jatuh Tempo Jeffry Al Bukhori
MENINGGALNYA Ustad Jeffry Al Bukhori secara mendadak karena kecelakaan meninggalkan duka mendalam. Namun, belakangan rupanya Uje seolah sudah menyampaikan pamitnya kepada orang-orang terdekatnya. Sang ibu, Tatu Mulyana menceritakan salah satu kalimat aneh yang pernah disampaikan Uje kepadanya.
“Belakangan ini dia suka bicara aneh, tapi kita nggak ambil kesimpulan. Dia juga pernah bilang ‘Jeffry sudah jatuh tempo, nih’. Kita mah nggak mikir apa-apa, eh tahunya umurnya yang jatuh tempo,” kata Tatu di rumah duka di Perumahan Bukit Mas NarBersambung ke hal 7 kol 5
Foto: Dok
■ Sabtu Legi ■ 27 April 2013
Harga Eceran Rp 2.000 Harga Langganan Rp 50.000
TAHUN KE 28 NO: 41 TERBIT 24 HALAMAN ISSN 0215 3203
6
INTERNASIONAL
RS Jiwa Terbakar, 38 Orang Tewas
JATENG REGION
15
Anak SD Rawan Keracunan HASIL survei data keracunan pangan di sekolah setingkat Sekolah Dasar (SD) di Indonesia masih cukup tinggi. Yakni, berkisar antara 69-79 persen dibanding tingkat TK, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Penyebabnya, jenis jajanan yang beredar di kalangan sekolah masih kurang memenuhi standar kesehatan.
KENDAL DEMAK GROBOGAN
JADI DEWAN MINIM BUTUH
Rp 2 MILIAR
22
Kades Pucangrejo Diberhentikan DIDUGA menggelapkan Alokasi Dana Desa (ADD), Kades Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Tolkah diberhentikan sementara. Temuan penggelapan ADD tersebut diketahui dari audit yang dilaksanakan Inpektorat Kendal.
www.facebook.com/koranwawasan
Carut Marut UN UJIAN Nasional (UN)setiap kali dilaksanakan pasti ada ketidakberesan. Seperti tahun ini, mulai adanya penundaan pelaksanaan UN di berbagai provinsi hingga adanya dugaan kecurangan terstruktural yang dilakukan SMP swasta di Kota Semarang. Kecurigaan itu muncul setelah pihak sekolah mengusir pengawas ujian dari luar sekolah dan mencoloknya hasil UN dalam waktu tiga tahun terakhir yang meningkat sangat drastis mengalahkan sekolah favorit. mun Zuliz Pwdd Mau di bwat kyak apa ujian UN, klo 0knum2 di dlamnya msih undal_undul y y m0dal_madul Sa’dullah Nawawi mending meniadakan UN kalo seperti itu terus, krn nilai UN tidak bisa dibuat patokan kemampuan seseorang.
Bersambung ke hal 7 kol 1
MENEMPEL: Dua pemain PSIS Ronald Fagundez (28) dan Fauzan Fajri (13) membayangi pemain Persiku. ■ Foto: Ali Bustomi
Sukses di Partai Tandang KUDUS – PSIS Semarang berhasil menaklukkan tuan rumah Persiku (Kudus) 1-0 di Stadiona Wergu Wetan, Kudus, Jumat (26/4). Gol kemenangan tim Mahesa jenar dicetak pemain anyarnya I Gede Jeno di menit 47. Kemenangan tersebut sekaligus memberikan tambahan poin penuh bagi anak asuh pelatih Firmandoyo, dan memperdekat jarak dengan sang pemuncak klasemen PSCS (Cilacap). Sementara bagi Persiku, kekalahan tersebut membuat semakin memperberat langkah untuk merangsek di papan teMakodam IV/Diponegoro di Watugong Semarang, kemarin bersuasana lain. Adalah pelawak Tukul Arwana dan Tarzan Srimulat, membikin markas TNI di Jateng tersebut sangat cair dan penuh banyolan. KEHADIRAN Tukul Arwana, anak Gunungpati, bersama Tarzan (Srimulat) di Lapangan Parade Makodam IV/ Diponegoro, Jumat (26/4) pagi benar-benar membuat suasana jadi gergeran. Seluruh prajurit bersama keluarga usai mengikuti olah raga bersama, langsung menuju panggung hiburan. Banyolan-banyolan Tukul yang nyaris tidak pernah lepas membawa nama istri, Susi Similikiti weleh-weleh, seolah menjadi ciri khasnya. Apalagi
ngah klasemen. Tampil di hadapan ribuan penonton yang memenuhi stadion, Persiku lebih dulu mengambil inisiatif permainan. Babak pertama baru berjalan dua menit, Macan Muria sudah mengancam melalui sepakan Arif Fatkhul yang dapat ditepis oleh kiper PSIS Catur. Hal tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri anak-anak Persiku. Dengan permainan taktis dari lini per lini, beberapa kali barisan Persiku merepotkan pertahanan PSIS. Namun, keberuntungan
nampak tidak mau mendekat ke kubu Persiku. Bahkan sundulan striker Persiku Joko Purnomo hanya membentur mistar gawang Catur. Tak mau terus ditekan, PSIS pun berusaha keluar menyerang. Hanya saja, kreasi serangan yang dimotori Ronald Fagundes masih dapat dimentahkan dengan baik oleh lini pertahanan Persiku yang tampil cukup disiplin. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Bersambung ke hal 7 kol 1
SEMARANG - Pertarungan calon legislatif (caleg) untuk bisa duduk menjadi anggota dewan, menguras baik tenaga atau materi. Tak main-main kocek yang harus dikeluarkan untuk bisa duduk menjadi anggota dewan baik di tingkat DPRD provinsi ataupun DPR RI mencapai miliaran rupiah. Dana sebesar itu dikeluarkan saat proses kampanye hingga untuk membayar para saksi serta tim pemenangan. Wakil Ketua DPD Partai Demokrat yang masih duduk sebagai Ketua Komisi E DPRD Jateng AS Sukawi Jaya (Yoyok Sukawi) membeberkan kebutuhan dana untuk caleg yang baru terjun ke dunia politik akan mengeluarkan dana yang jauh lebih tinggi dibandingkan caleg yang sudah duduk menjadi anggota dewan. Ia menyebut untuk kategori caleg baru paling tidak minimal membutuhkan dana sebesar Rp 1,4 miliar untuk menggelar kekuatan guna menarik pemilih. Dan sebesar itu untuk
ngopeni seluruh wilayah yang ada di daerah pemilihan (dapil). “Itu jika mau full. Karena masing-masing dapil ini ratarata pemilihnya mencapai 140 ribu orang. Dengan perhitungan satu pemilih kompensasinya Rp 10 ribu, sehingga butuh Rp 1,4 miliar,” kata Yoyok Jumat (26/4). Namun meski demikian, rata-rata caleg tak mencari seluruhnya, namun hanya mengincar 30 persen dari total suara yakni sekitar 90 ribu suara. Itu pun menurut dia sudah sangat tinggi. Untuk bisa memenangkan dalam satu dapil, kata dia, Bersambung ke hal 7 kol 3
Ketika Tukul dan Tarzan di Makodam IV/Diponegoro
Lapangan Parade Bernuansa Ger geran Tarzan yang mampu menimpali banyolan Tukul, menjadi suasana benar-benar segar. Bahkan Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo yang duduk bersama tamu undangan lainnya dibuat melepas senyum. GER-GERAN: Kehadiran Tukul Arwana dan Tarzan di panggung hiburan Lapangan Parade, Makodam IV/ Diponegoro Jumat pagi membuat suasana jadi ger-geran. ■ Foto: Hery Suyanto
Suasana lapangan Parade yang biasanya padat kegiatan kemiliteran, pagi kemarin memang berubah sontak dan benar-benar santai. Apalagi setelah Pangdam Sunindyo mengajak seluruh prajurit dan keluarga untuk melepas ketegangan dan santai bersama. Di sudut tenda yang disediakan, juga dipenuhi dengan berbagai menu makanan, termasuk khas Jawa Tengah, tengkleng. “Semuanya yang disediakan ini berkat bantuan Bersambung ke hal 7 kol 1
Sabtu Legi, 27 April 2013
Sudijono Sambangi Korban Gempa Dieng BATANG- Calon wakil gubernur Jawa Tengah Sudijono Sastroatmodjo menyambangi pengungsi korban gempa Dieng di Dukuh Sigandul Desa Mojotengah Kecamatan Reban Kabupaten Batang, Jumat (26/4). Kehadirannya untuk memberikan bantuan guna meringankan beban pengungsi. Di hadapan sekitar 200 pengungsi, Sudijono mengatakan keselamatan warga adalah prioritas utama. Ia berharap, warga tidak merasa terbebani meski harus tinggal di pengungsian
untuk sementara waktu. Warga Sigandul juga diminta tak kembali ke pemukiman terlebih dulu sebelum keadaan dinyatakan benar-benar aman. Di samping menyerahkan bantuan berupa beras, mi instan, sabun dan selimut, mantan rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengatakan penanggulangan bencana alam salah satunya bisa dilakukan dengan konservasi. ■
Bibit Copot Hadi Prabowo SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo mencopot Hadi Prabowo (HP) dari jabatan komisaris utama Bank Jateng. Alasan pencopotan karena HP sudah tidak menjabat lagi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng seiring majunya dia sebagai calon gubernur.
Pencopotan tersebut dilakukan sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Jateng yang digelar Kamis (25/4). Bibit Waluyo menyatakan bahwa HP sudah mengundurkan diri dari jabatan sebagai Sekda sehingga tak bisa menduduki jabatan sebagai komisaris utama Bank Jateng. “Dalam RUPS tadi diputuskan jika Pak Hadi tidak lagi menjadi Komisaris Utama Bank Jateng karena sudah mengundurkan diri sebagai Sekretaris Daerah BANTUAN: Cawagub Sudijono Sastroatmodjo menyerahkan bantuan beras Provinsi Jateng dan ditetapkan pada pengungsi korban gempa di Dukuh Sigandul Desa Mojotengah Keca- sebagai calon gubernur setempat,” kata Bibit usai menyaksikan matan Reban Kabupaten Batang, Jumat (26/4).■ Foto: SMNetwork SMNetwork/H81,H68,J17-yan.
Ganjar Blusukan ke Pasar Bumiayu BUMIAYU - Calon gubernur Ganjar Pranowo komitmen mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Penegasan itu disampaikan terkait keluhan maraknya swalayan dan minimarket yang disampaikan pedagang saat berkunjung ke sejumlah pasar tradisional di wilayah selatan Kabupaten Brebes. “Harus ada jarak antara pasar tradisional dengan pasar modern. Tidak boleh berdekatan karena itu akan mematikan pedagang kecil,” kata Ganjar menjawab keluhan pedagang Pasar Induk Bumiayu, Jumat (26/4). Calon gubernur yang diusung PDIP tersebut tiba sekitar pukul 08.00.WIB. Sebelumnya, dia yang didampingi bupati Hj Idza Priyanti dan wakil bupati Narjo tersebut mengunjungi pasar Linggapura di Kecamatan Tonjong dan kegiatan senam pagi di Lapangan Asri
Bumiayu. Di Pasar Induk Bumiayu, cagub nomor urut 3 tersebut disambut antusias pedagang. Beberapa kali, Ganjar terlibat obrolan hangat dengan sejumlah pedagang. Dia
menegaskan, kehadirannya adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus menggali permasalahan yang ada di tengah masyarakat. ■ SMNetwork/H51-yan
SALAMI PEDAGANG : Calon gubernur Ganjar Pranowo menyalami para pedagang pasar Induk Bumiayu, Brebes. ■ Foto: SMNetwork/Teguh Inpras
Disdik Belum Evaluasi UN SEMARANG – Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin mengatakan, pihaknya belum mengadakan evaluasi pelaksanaan UN yang telah diselenggarakan hingga di jenjang SMP dan SMA. Pihaknya masih mengkaji kasus yang dilakukan pihak SMP Perdana beberapa waktu lalu. “Belum ada evaluasi. Semuanya masih proses. Tidakan kami ke SMP Perdana selama ini masih bersifat pasif,” papar Bunyamin kepada Wawasan, Jumat (26/4). Menurut Sekretaris Penyelenggara UN Kota Semarang, Sutarto kejadian penolakan 26 pengawas dari pihak SMP Perdana belum ada sanksi yang jelas. Meski dalam prosedur operasi standar pihak SMP Perdana tidak melaksanakan prosedur. Hal itu, lanjut Sutarto, hanya tertulis mengenai sanksi pengawas dan peserta UN. “Ada aturannya, ini yang berbicara POS ya, bukan Disdik. Namun sanksinya tidak dicantumkan secara jelas,” imbuhnya. Dalam tatib pengawas UN tahun 2012/2013 pada sanksi nomor tiga disebutkan ‘Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan penyelenggara UN yang melanggar ketentuan diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selebihnya, hanya ada pembahasan mengenai sanksi kepada pengawas dan peserta UN. Sejauh ini pihaknya memang belum melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan UN SMP. Evaluasi tersebut berdasarkan pada tiga aspek yakni, Persiapan, Pelaksanaan dan Kepengawasan. “Persiapan termasuk di dalamnya mengenai kecukupan naskah soal untuk siswa peserta UN,” pungkasnya.■ M9-yan
pagelaran wayang kulit di gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, kemarin malam. Lebih lanjut Gubernur menjelaskan bahwa pergantian jabatan Komisaris Utama Bank Jateng itu sudah sesuai aturan yang berlaku. Menurut dia, dalam aturan tersebut jabatan komisaris utama Bank Jateng harus dijabat oleh Sekda Jateng, sehingga ketika HP sudah mengundurkan diri karena maju Pilgub maka otomatis jabatan sebagai Komisaris utama juga harus diganti. Menurut dia, komisaris utama adalah penghubung antara pe-
merintah dengan direktur utama Bank Jateng supaya pengawasan lebih intensif. “Ada aturannya tapi aku tidak hafal pasal-pasalnya dan juga dijelaskan dalam anggaran dasar rumah tangga sehingga tidak melanggar,” ujar mantan Pangdam IV/Diponegoro tersebut. Setelah dicopotnya HP, Bibit menyatakan sudah mempersiapkan kandidat penggantinya, yaitu Plt Sekda Jateng Sri Puryono. Namun Sri Puryono harus mengikuti fit and proper test lebih dahulu. Sementara untuk jabatan Direktur Utama yang dipegang Haryono masih diperpanjang hingga mendekati masa pensiun. “Untuk Direktur Utama Haryono masih diperpanjang sebelum memasuki masa pensiun pada Desember 2013. Karena untuk menyiapkan pengganti jabatan tersebut tidak mudah dan yang bersangkutan dinilai mempunyai prestasi sangat baik,” katanya. Menurut Gubernur, Bank Jateng memperoleh keuntungan sebesar Rp 550 miliar selama
tahun 2012 dan selanjutnya akan dibagi sesuai dengan mekanisme serta dinamika yang ada. Pencopotan HP dari jabatan Komisaris Utama mendapat reaksi dari tim pemenangan HP. Anggota tim pemenangan HP Bambang Husodo menyatakan, alasan gubernur untuk mencopot HP karena maju sebagai calon gubernur dinilai kurang tepat. “Gubernur sebagai pemegang saham prioritas memang punya kewenangan untuk mencopot. Tapi alasannya tidak tepat. Kalau mau copot ya copot saja. Tidak usah pakai alasan karena ditetapkan KPU sebagai cagub Jateng. Kalau seperti ini, pencopotan ini lebih disebabkan karena rivalitas di Pilgub Jateng 2013 ini,” ucap Bambah Husodo. Menurut dia, pencopotan tersebut alangkah baiknya jika dilakukan ketika calon penggantinya sudah lolos fit and proper test yang dilakukan oleh BI. Sehingga tidak muncul kesan BUMD tersebut ditumpangi kepentingan politik. ■ mun-yan
HP Minta PNS Jangan Ditekan WONOGIRI- Calon Gubernur Jateng, Hadi Prabowo menegaskan, semua PNS mempunyai hak untuk memilih sesuai hati nurani masing-masing. Oleh karenanya, dia meminta agar PNS jangan ditekan dalam Pilgub Jateng 2013 mendatang. Selain itu, dia menyatakan tidak akan menggalang massa PNS. “Saya berhenti jadi Sekda. Saya juga tidak minta PNS untuk menggalang massa. PNS harus punya hak untuk memilih sesuai hati nuraninya,” katanya saat menghadiri silaturahmi dan sosialisasi HP-Don di GOR Giri Mandala, Wonogiri, kemarin. Dia menyampaikan, pemungutan suara Pilgub tinggal sebulan lagi, yakni 26 Mei mendatang. Oleh karenanya, dia meminta para pendukungnya untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan ikhlas. “Buktikan kita adalah yang terbaik,” kata-nya kepada para pendukungnya.
SILATURAHMI: Cagub Hadi Prabowo bersama para pimpinan partai pengusungnya mengacungkan tangan saat menghadiri silaturahmi di GOR Giri Mandala, Wonogiri, kemarin. ■ Foto:SMNetwork/Khalid Yogi-yan Selain itu, seluruh partai pengusung dan elemen pendukung lainnya harus bersinergi. Hadi Prabowo dan pasangannya, Don Murdono didukung oleh PKS, PKB, Hanura, Gerindra, PPP, dan
PKNU. “Harus ada sinergi antara partai dan relawan, karena sasaran utamanya adalah memajukan Jateng agar elok, mandiri, adil, dan sejahtera,” ujarnya.■ SMNetwork/J11-yan
SBY Angkat Bicara Soal Susno JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal eksekusi Susno Duadji. SBY meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya. Menyikapi instruksi presiden, Jaksa Agung, Basrief Arief akan berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan masalah ini. “Saya kira tadi presiden menegaskan penegakan hukum harus berjalan. Sudah dilakukan koordinasi, saya dengan Kapolri dan ditindaklanjuti oleh bawahan dan mereka sudah melakukan suatu mekanisme untuk pelaksanaan eksekusi selanjutnya,” kata Basrief di Kejaksaan Negeri Jaksel, Jalan Tanjung, Jakarta, Jumat (26/4) Basrief mengatakan pihaknya
sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan eksekusi ini. “Sudah kita koordinasi di bawah termasuk Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Muda Intelegen (Jamintel) dan Barekrim,” ujar Basrief. Masalah bagaimana pelaksanaan eksekusi, Basrief menyerahkan pada tim teknis di lapangan. “Ya itu teknis di lapan-
gan,” ucapnya singkat. Presiden SBY menginstruksikan kepada Polri dan Kejaksaan Agung untuk menegakkan hukum terkait eksekusi Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. “Isu penegakkan hukum yang berkaitan dengan Saudara Susno Duadji. Dari apa yang dilaporkan dua pejabat tadi Kapolri dan Jaksa Agung, saya instruksikan singkat, tegakkan hukum seadil-adilnya,” tegas Presiden SBY usai kunjung dari luar negeri, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (26/4). Sedangkan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo menyerahkan sepenuhnya urusan eksekusi Susno Duadji ke Jaksa Agung Basrief Arief. Polri siap memberi bantuan. “Saya mengamankan eksekusi yang dilakukan Jaksa
Agung. Saya kira tunggu Jaksa Agung,” terang Timur di Halim Perdanakusumah, Jaktim, Jumat (26/4). Lebih lanjut Timur menyatakan, semuanya seperti yang disampaikan dalam jumpa pers bersama Basrief di Mabes Polri pada Kamis (25/4). Sejauh ini sudah menunjukkan hasil positif. “Saya kira sama dengan hasil saya dengan Jaksa Agung kemarin. Bagus ya, terima kasih ya. Sudah ya,” tutup Timur. Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji gagal di eksekusi oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Rabu (24/4) lalu. Saat itu Susno tak berhasil dibawa tim kejaksaan dan justru dibawa ke Mapolda Jawa Barat. Rabu (24/4) malam, Susno meninggalkan Mapolda Jabar. ■ dtc/yan
■ Berburu Sepeda Kuno di Pasar Muntilan
Jumlah Terbatas, Tapi Pasti Orisinil DARI segi kuantitas, keberadaan sepeda onthel kuno di wilayah Magelang memang tergolong sedikit, karena daerahnya berada di antara pegunungan, seperti Sumbing, Merapi, Merbabu dan lainnya, sehingga masyarakatnya dulu jarang memanfaatkan sepeda sebagai alat tradisional. Berbeda dengan masyarakat yang berada di kawasan pantai, karena sepeda membutuhkan jalanan yang datar. Namun penilaian itu tidak sepenuhnya benar. Buktinya, di setiap Pasaran Kliwon, di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, justru banyak dijual sepeda onthel kuno. “Ya cukup banyak sepeda onthel kuno, harganya juga fantastis. Sepeda merek Humber dan Raleigh, ditawarkan dengan harga an-
tara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta,” kata Suharman (85) pedagang sepeda tua di Muntilan, Jumat (26/4). Menurut Suharman yang menjadi pedagang sepeda sejak tahun 1970-an ini, masyarakat Magelang, dahulu sering memanfaatkan kuda sebagai sarana transportasi. Dengan kondisi itu, maka jumlah sepeda kuno di Magelang sangat terbatas. Hanya saja, secara kualitas sepeda asal daerah Magelang sangat bagus. “Inilah yang sering dijadikan alasan bagi penggemar sepeda kuno mencari harta karun terpendam di pasar tradisional. Pernah ada sepeda merek Gazelle ada yang membeli seharga Rp 15 juta,” katanya. Senada dikatakan mbah Hardjo Kenceng (75), Magelang itu
bukan kota sepeda, sehingga jumlah sepeda kuno sangat terbatas. Namun jika ada sepeda kuno, justru kualitasnya sangat baik dan orisinil. Ibaratnya harta karun yang terpendam, karena sepeda berkualitas masih ada di Magelang. Menurut Mbah Harjo yang kini menjadi ahli servis sedel sepeda kuno, para pemburu sepeda kuno sangat sering blusukan di pasar sepeda tradisional, karena kadang ada sepeda kuno yang dijual masyarakat. Hanya saja, keberadaan sepeda kuno mulai jarang ditemukan, karena banyak yang mencari. Harganya juga luar biasa, karena bisa mencapai jutaan rupiah. Sepeda kuno yang mulai diburu, adalah sepeda merek Gazelle, Simplex, Borgers, Bata-
vius buatan Belanda, kemudian sepeda Releigh, Humber, Phililips buatan Inggris dan Salangen, Barich. “Harga sepeda tersebut mencapai Rp 15 juta, ada juga yang harganya sekitar Rp 5 juta - Rp 10 juta, tergantung kualitas. Tapi yang jelas, di Magelang masih ada yang orisinil,’ ujarnya. Malah setiap pasaran Kliwon, pasar ini ramai dikunjungi masyarakat, baik yang hendak membeli sepeda, maupun yang akan menjual sepeda. Hanya saja, sepeda yang diburu sepeda keluaran RRC, seperti merek Phoenik dan lainnya, dan harganya juga mulai naik. Harga sepeda yang dijual setiap hari pasaran bervariasi, tergantung kondisi sepeda. Jika sepeda masih bagus, maka nilai jualnya akan semakin tinggi,
terutama sepeda keluaran RRC Phoenik, jika kondisinya bagus seperti merek Phoenik dan lain- harganya juga mahal,”ujarnya. nya. “Pembeli, biasanya men- ■ ali subchi-yan cari sepeda jengki merek
PASAR SEPEDA: Setiap pasaran Kliwon, Pasar Sepeda Muntilan, selalu menjadi tujuan para penggemar sepeda tua, karena di pasar tradisional itulah sering ada sepeda onthel tua dijual pemiliknya. ■ Foto: ali subchi-yan
Sabtu Legi, 27 April 2013
REI Kedu Targetkan Bangun 200 Rumah Sederhana
Mundur dari Bursa Dirjen WTO
MAGELANG – Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Kedu menargetkan 200 unit rumah sederhana tapak (RST) untuk dibangun di enam wilayah se-eks Karesidenan Kedu pada tahun 2013 ini. “Kami memasang target mampu membangun 200 unit RST se-Kedu yang 100 unit di antaranya dibangun di Magelang. Kami optimis mampu mencapainya mengingat kebutuhan masyarakat akan rumah juga tinggi,” kata Ketua REI Komisariat Kedu, KRT Suharsono SE, Jumat (26/4). Suharsono mengatakan, RST sendiri mendapat bantuan pro-
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, bersama dua kandidat lainnya, mengundurkan diri dari bursa pencalonan Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dikutip dari Reuters, Jumat (26/4), dua kandidat lainnya adalah Tim Groser dari Selandia Baru dan Taeho Bark dari Korea Selatan. Ketiganya menarik diri dari bursa setelah tidak mendapatkan cukup dukungan dari 159 anggota WTO. Padahal, Mari Elka telah berhasil masuk menjadi lima besar. Mari Elka merupakan satu-satunya perempuan yang masih diung-
gram dari pemerintah berupa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pemerintah juga memberi kemudahan berupa uang muka murah yang hanya 10 persen. Selain itu bunga KPR yang dikenakan oleh bank juga relatif kecil hanya 7,2 persen dengan nilai KPR sekitar Rp 79,3 juta dari harga rumah Rp 88 juta. “Ini tentu jadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga terjangkau,” ujarnya Menuruntya, pemerintah sangat serius menggelar program RST ini. Ini terlihat dari target yang dipasang sebesar 300.000
unit di seluruh Indonesia dengan harapan mampu terserap semua masyarakat. Ia menambahkan selama tahun 2012 lalu dari target 300 unit RST yang bisa dilayani pembangunannya di wilayah eks Karesidenan Kedu hanya 121 unit saja. Adapun kendala yang dihadapi di antaranya, pemasangan listrik yang tidak sesuai pembangunan rumah dan kendala lainnya. “Selain itu kurang adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat. Tapi itu tahun lalu yang tahun ini kami optimistis pelaksanannya akan lebih baik,” ujarnya. ■ Ias-Ct
gulkan dalam bursa pencalonan Dirjen WTO itu. Saat ini, bursa calon Direktur Jenderal WTO mengerucut pada dua orang, yaitu Herminio Blanco dari Meksiko dan Roberto Azevedo dari Brazil. Salah satu dari mereka akan menggantikan Pascal Lamy, yang akan berakhir masa jabatannya pada 1 September mendatang. ■ vvn-Ct
PLTU 2 Karangkandri Cilacap Telan Dana Rp 7 Triliun
PERAJIN BATU AKIK: Yono (65) perajin menggosok batu akik yang akan dijualnya di Pasar Depok Lama, Depok, Jawa Barat, Jumat (26/4). Batu akik yang masih diminati sejumlah kalangan tersebut dipasarkan dengan harga Rp 20.000 hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis dan keunikan dari batu tersebut.■ Foto: antara
CILACAP - Suplai listrik untuk Jawa Madura dan Bali (Jamali) akan bertambah lagi, menyusul Cilacap yang akan kembali dipilih sebagai wilayah pembangunan mega proyek PLTU Karangkandri kedua. Proyek sekitar Rp 7 triliun tersebut kembali didanai pihak asing melalui China Development Bank yang tahapan pembangunan kontruksinya ditargetkan bakal dimulai Juli mendatang. “Pendanaanya semua dari China, jadi dalam hal ini tidak merecoki dana pemerintah Indonesia,” tandas General Manager PT Sumber Segara Primadaya (S2P) sebagai pengelola PLTU Karangkandri pertama, Sutiknyo. Disampaikan, PLTU Karangkandri 2 ini akan berkapasitas 660 mega watt. “Lokasi pembangunannya ada di sebelah utara dan barat PLTU yang pertama. Kita pilih lokasi ini untuk pembangkit yang baru tersebut dengan memanfaatkan lahan seluas 90 ribu meter persegi” tutur Sutiknyo saat menerima kunjungan kerja Pemkab Batang di ruang Prasanda Pendopo Kabupaten, Jumat (26/4) kemarin. Ia menyebutkan, mega proyek ini dipastikan bakal menyerap ribuan tenaga kerja. Di antaranya tenaga ahli yang didatangkan dari China sebanyak 200 orang dan 2.000 tenaga kerja lainnya bakal diserap dengan mayoritas penduduk sekitar PLTU Karangkandri. Pembangunan PLTU Karangkandri 2 ini untuk mengantisipasi kekurangan pasokan listrik yang permintaannya semakin tinggi di wilayah Jawa, Madura hingga Bali. Sedangkan pemilihan Cilacap berikut lokasi Karangkandri, menurut Sutiknyo, karena sejumlah alasan. Di antaranya ketersediaan lahan yang mencukupi didukung adanya dermaga khusus. Dalam tahapannya, birokrasi Pemkab Cilacap memberikan dukungan dan fasilitas sesuai komitmen sebagai kabupaten proinvestasi. Dalam hal ini investor mendapatkan pelayanan perizinan yang mudah, cepat dan murah sesuai standar operasional prosedur. “Ini antara lain kenapa Cilacap dipilih lagi,” ujarnya. ■ Ady-Ct
Pertamina Jateng-DIY Tambah BBM 100% SEMARANG – Pertamina menambah pasokan solar dan premium hingga 100 persen lebih. Untuk memenuhi kebutuhan solar dan premium, Pertamina memasok masing-masing untuk solar 83 persen dan premium sebesar 120 persen. “Solar yang tadinya 4.800 KL menjadi 7.800 KL. Sedangkan premium yang tadinya 9.700 KL sekarang dikirim sebanyak 11.600 KL,” papar Assistant Manager External Relation Pertamina Jateng dan DIY Heppy Wulansari, Jumat (26/4). Penambahan pasokan tersebut sudah memasuki hari ketiga. Di beberapa SPBU sudah kembali normal tanpa antrean pembeli soar. Namun pihaknya tetap akan melakukan pemanauan di beberapa titik wilayah yang terlapor sebagai SPBU yang rawan kehabisan BBM jenis solar dan premium. “Operasi satgas terus dilakukan.
Kami juga mengimbau agar SPBU beroperasi selama 24 jam. Sejauh ini sudah ada penambahan 28 tanki pertamina untuk menyalurkan tambahan pasokan,” tandasnya. ■ Bebas Antrean PT Pertamina (Persero) menjamin tak ada lagi antrean kendaraan yang membeli solar subsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum mulai Sabtu (27/4) pagi hari ini. Dirut Pertamina Karen Agustiawan di Jakarta, kemarin mengatakan, saat ini, penguraian antrean kendaraan di SPBU masih berlangsung. “Waktu penguraian antrean
2x24 jam. Jadi, Sabtu sudah tidak ada lagi antrean,” katanya. Pada Selasa , rapat koordinasi yang dipimpin Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengizinkan Pertamina menyalurkan solar bersubsidi di atas kuota APBN 2013 untuk sementara waktu. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menambahkan, pihaknya sudah menambah penyaluran solar subsidi antara 50-100 persen di atas kuota. “Hasilnya positif, mulai Kamis sore antrean di SPBU sudah berangsur cair,” katanya. Menurut dia, berdasarkan pantauan, antrean kendaraan di SPBU di Kalimantan, Jabar, Sulsel, dan Sumut sudah terurai. Sementara, Jateng dan Jatim dalam proses karena terkendala jalan yang rusak. “Tapi, Sabtu pagi, semua sudah pulih,” ujarnya. Menurut dia, selama tiga hari terakhir, tambahan solar subsidi mencapai 21.500 kiloliter. “Kalau
SPBU Dibagi 4 Jenis JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membagi SPBU atas empat jenis untuk melaksanakan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi bagi mobil pribadi. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya di Jakarta, Jumat (26/4) mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan kebijakan kenaikan harga BBM tersebut. “Hari Jumat ini semua sudah siap, begitu diumumkan kami akan langsung jalankan,” katanya. Menurut dia, SPBU jenis pertama adalah menjual premium dan solar bersubsidi dengan harga sama Rp4.500 per liter. SPBU jenis kedua adalah menjual premium dan solar bersubsidi dengan harga setelah kenaikan. Jenis ketiga adalah menjual premium harga baru dan solar Rp4.500 per liter. Terakhir adalah SPBU yang menjual premium Rp4.500 per liter dan solar harga baru. Melalui kombinasi tersebut, lanjut Hanung, dari total 5.569 lembaga penyalur yang terdiri dari agen premium minyak
solar (APMS) dan SPBU, sebanyak 3.053 lembaga penyalur atau 54 persen akan menyediakan premium Rp4.500, dan 2.477 lainnya dengan harga baru. Adapun, lembaga penyalur yang akan menyediakan Solar Rp4.500 sebanyak 3.218 atau 57,8 persen dan 2.248 lembaga penyalur menyediakan solar dengan harga baru. “Dengan dibagi empat jenis ini maka akan mudah dalam implementasi dan mencegah kegaduhan di SPBU,” katanya. Menurut dia, pembagian SPBU itu berdasarkan rute kendaraan umum, lokasi terminal, dan sebaran SPBU. Sementara, pengaturan di SPBU yang berlokasi di jalan tol adalah memaksimalkan penjualan premium dengan harga baru dan tidak menjual dengan harga Rp4.500 per liter. Pemerintah berencana menaikkan harga BBM subsidi jenis premium dan solar untuk mobil pribadi dari Rp4.500 menjadi Rp6.500-Rp7.000 per liter mulai Mei 2013. ■ ant-Ct
sampai Sabtu pagi sekitar 25.000 kiloliter di atas kebutuhan,” ujarnya. Ia melanjutkan, setelah antrean terurai, pihaknya akan mengembalikan penyaluran ke kondisi normal dengan menjaga agar tidak ada antrean lagi. Hanung menambahkan, pengendalian solar dilakukan beberapa pekan lalu karena konsumsi solar sudah lima persen di atas kuota APBN. “Kami diamanatkan kuota tidak boleh jebol, sebab akan meningkatkan subsidi,” katanya. Di sisi lain, kuota solar APBN 2013 tidak mencukupi karena delapan persen di bawah realisasi konsumsi 2012. Kalau ditambah pertumbuhan tujuh persen, maka semestinya kuota naik 15 persen dari yang ada sekarang. Akibat itulah, terjadi antrean kendaraan dalam beberapa pekan terakhir. ■ M9/ant-Ct
KUNJUNGAN: Wabup Batang Soetadi menyerahkan cenderamata kepada Wabup Cilacap Akhmad Edi Susanto saat menimba ilmu tentang PLTU di Cilacap.■ Foto: Ady Purwadi
Sabtu Legi, 27 April 2013
Riuh Rendah Pencalegan PERTARUNGAN calon anggota legislatif telah dimulai. Ancang-ancang memang sudah dimulai jauh sebelum mereka terdaftar di lembaga penyelengara pemilu dalam daftar calon sementara (DCS). Sekarang strategi sudah melangkah ke tahap selanjutnya, dari pemetaan wilayah menuju penjaringan. Setelah tercatat dalam daftar calon tetap, tahapan berikutnya adalah pemantapan. Pada tahap ini, tidak ada lagi proses tawar menawar siapa akan memilih siapa, tetapi menjaga konsistensi pemilih yang telah ‘’digarap’’. Pertaruang semakin seru manakala kader partai harus bertarung dengan orang baru yang memiliki popularitas tinggi. Sebagian penantang kader partai itu berasal dari kalangan selebritis, atlet, pengusaha, maupun professional.
Revolusi Seleksi Caleg H Tasroh, S.S, MPA, MSc
Dari 10 daerah pemilihan di Jateng, hampir semuanya memiliki persaingan ketat. Termasuk daerah pemilih Jateng I yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga. Politikus kawakan yang memiliki akses kuat di partai cenderung memilih daerah pemilihan Jateng I lantaran basis massa besar dan partai cukup solid. Elite politik, terutama PDIP, akan melirik Jateng I sebagai wilayah ‘’aman’’ karena dikenal sebagai salah satu basis utama partai banteng. Namun, kehadiran artis yang cukup popular akan menjadi tantangan yang tidak ringan. Kehadiran Jamal Mirdad dari Gerindra, misalnya, akan menyulitkan Tjahjo Kumolo melenggang mulus ke kursi DPR RI. Tak kalah menarik pertarungan di daerah pemilihan Jateng V (Kota Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten). Karakter masyarakat ekskaresidenan Surakarta dikenal kader loyal terhadap partai. Mereka fanatik dengan PDIP. Apalagi, Puan Maharani, putri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, menduduki nomor urut 1. Akankah langkah Puan mulus ketika di sana ada artis Angel Lelga yang berangkat dari PPP? Kepopuleran Lelga tak diragukan, meski tidak semua bersimpati atas statusnya sebagai mantan istri siri pedangdut Rhoma Irama. Paling tidak, dia akan menjadi batu sandungan bagi caleg PDIP, untuk mengganjal perolehan suara mutlak caleg lain. Sebab, pemilih bisa jadi tidak peduli caleg tersebut memiliki kapabilitas atau tidak, yang penting wajahnya sudah dikenal. Masyarakat pemilih yang berpikir demikian—mencoblos wajah yang popular—tak bisa dipungkiri kerap terjadi di masyarakat. Mereka juga bisa jadi memilih Yayuk Basuki (PAN dari Jateng 1) karena kecintaannya pada dunia olahraga khususnya tenis lapangan. Pertanyaannya, cukupkah bekal kepopuleran itu akan mengantarkan mereka ke Senayan? Cukupkah energi mereka untuk ‘’menggarap’’ pemilih yang makin rasional? Pemilih rasional itu dalam arti mereka yang betul-betul memilih sesuai dengan kapabilitas dan kredibilitas caleg. Prinsip mereka, terima uangnya jangan pemilih orangnya. Apabila masyarakat pemilih memiliki karakter yang rasional, harapan untuk memiliki wakil rakyat masih bisa diharapkan. Tetapi ketika mereka memilih hanya berdasarkan materi, kualitas wakil rakyat akan semakin terpuruk. ■
Ke Senayan, politikus Jateng terpuruk di nomor sepatu. Nomor sepatu atau kecap, yang penting bukan politikus busuk. *** Hendak dieksekusi, Susno Duadji melawan. ‘’Buaya’’ yang tidak gampang menyerah.
Kang Waswas
PENDIRI PEMIMPIN UMUM PEMIMPIN REDAKSI PEMIMPIN PERUSAHAAN WAKIL PEMIMPIN UMUM WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN
: : : : : :
Ir H Budi Santoso Didik Soekmono Agus Toto Widyatmoko Sarsa Winiarsih Santoso Irianto Joko Moelyono Djoko Sutedjo
REDAKTUR SENIOR: Sosiawan. REDAKTUR PELAKSANA: Budi Sutomo, Achmad Ris Ediyanto. KOORDINATOR LIPUTAN: Heri Suyanto. SEKRETARIS REDAKSI: Samsudin Bakrie. REDAKTUR: Eddy Tuhu PW, Adlan Heriyudi, Sosro Margono, Sucito, Kusmiyanto, Didik Saptiyono, Aman Ariyanto, Yunan Hidayat, Soetjipto, Wisnu Setiaji, Yanuar Dwi Sarjono, Sunarto, Siti Khajarwati. Reporter: Unggul Subagyo, Rita Hidayati, Sugeng Ariatmojo, Sapto Sari Jati, Felek Wahyu, Jaka Nuswantara, Nurul Wahid, Ali Muntoha, Rusmanto Budi, Ernawaty, Agus Umar, Sunardi. Fotografer : Weynes Furqon S. Koresponden Kedu: Tri Budi Hartoyo (Koordinator), Widyas Cahyono, Dulrokhim, Ali Subechi. Banyumas: Joko Santoso (Koordinator), Hermiana Englaningtyas, Ruhito, Ady Purwadi. Pekalongan : Janti Artati (Koordinator), Eko Saputro, Ali Ghufron, Hadi Waluyo, Probo Wirasto. Pati : Wahono (Koordinator), Budi Santoso, Ali Bustomi. Surakarta: Tulus Premana (Koordinator), Bagus Atas Adji W, Sutyatmoko W, Suti Hapsoro. MANAJER IKLAN/PROMOSI: Irianto Joko Moelyono. MANAJER PEMASARAN: Teguh Slamet Widodo. MANAJER TU: Yetti Ismiyati. MANAJER PENGEMBANGAN SDM: Widiyartono R KABAG KEUANGAN: Siti Aisyah. KABAG AKUNTANSI: Dwi Suparno. ALAMAT IKLAN - REDAKSI - PEMASARAN : Jl. Pandanaran II/10 Semarang-50241, Telp. (024) 8413528 Faks (024) 8413001 - 8313717 iklan@koranwawasan.com redaksi@koranwawasan.com pemasaran@koranwawasan.com ALAMAT TATA USAHA Kompleks Pertokoan Simpang Lima Blok A/10 Semarang Telp.: (024) 8314170 Faks. (024) 8317113 PENERBIT : PT Sarana Pariwara Semarang/Anggota SPS. IZIN TERBIT : SK Menpen RI No. 027/ SK/Menpen/SIUPP/A7 Tanggal 23 Januari 1986. TERBIT PERDANA : Tanggal 17 Maret 1986 DICETAK OLEH : PT TEMPRINA MEDIA GRAFIKA SEMARANG
”
Sungguh amat memilukan dan memalukan, justru pemerintah SBY-Budiono sibuk dengan urusan masa depan parpolnya sendirisendiri dan terlalu longgar membiarkan parpol berjuang sendirian dalam seleksi caleg. Pada titik ini semestinya juga elite parpol dan segenap caleg kritis menggugat peran dan kewenanan pemerintah sebagai representasi wibawa negara untuk bersama membangun demokrasi dan parpol.
iruk-pikuk masa pendaftaran calon sementara anggota legislatif yang berakhir beberapa waktu lalu masih menyisakan problem besar bagi pembangunan demokrasi dan partai politik di tanah air. Salah satunya adalah tren komersialisasi partai politik yang amat rakus dalam mengakumulasi aset dan modal calon wakil rakyat di satu sisi dan kepatuhan submisif segenap caleg secara massif. Partai politik di Indonesia melakukan langkah-langkah ‘akumulasi’ modal lewat penjaringan calegnya bukan tanpa alasan. Disamping tak ada aturan secuilpun dalam UU No. 2/2011 tentang kewenangan Parpol “memaksa’ caleg yang berniat menduduki kursi wakil rakyat lewat parpol tersebut, para pimpinan parpol tak mau tekor dalam menjalankan bisnis politiknya. Pengakuan beberapa caleg seperti dikutip berbagai media, ‘harga’ kursi caleg yang dibandrol parpol bervariasi mulai dari Rp 2 miliar -6 miliar (untuk anggota DPR) atau mulai Rp 100 juta – Rp 1 miliar untuk kursi caleg di tingkat pemerintah propinsi, kabupaten dan kota (Koran Tempo, 22/4/2013). Di sisi lain, tak ada satu pun caleg yang secara kritis dan cerdas berterus terang terkait dengan tren komersialisasi jabatan wakil rakyat tersebut. Bahkan, seperti disebutkan aktivis Fajroel Rachman, semakin ‘malah’ harga yang dibandrol parpol untuk sebuah kursi wakil rakyat, para wakil rakyat justru kian ‘bersemangat’ untuk terus berburu parpol sesuai isi kantong masing-masing. Akibatnya, partai politik berubah menjadi ‘pasar komersil politik’ yang sesuai hukum pasar pula, siapa berani membayar ‘lebih’ dialah yang akan diusung sebagai kandidat wakil rakyat parpol tersebut. Dua pemandangan diantara perilaku parpol dan calegnya tersebut seolah bak kumbu bertemu tutup alias dianggap sebagai kewajaran dan hampir semua parpol baik terangterangan atau terselubung ramairamai membudayakan komersialisasi partai politik. Amat tragis, ketika perilaku demikian ditasbihkan sebagai keniscayaan oleh pejabat dan elite negara, seperti disebutkan seorang pejabat negara dari Partai Demokrat (yang tak disebutkan namanya—red) menyebutnya sebagai ‘ritual wajib’ sebelum mendapatkan berkah sebagai wakil rakyat kelak terpilih (Media Indonesia, 23/4/2013). Memang diakui atau tidak, menjadi wakil rakyat merupakan bisnis paling empuk di Indonesia. Pengalaman selama 10 tahun terakhir, dengan menjadi wakil rakyat aset dan kekayaan seorang wakil rakyat menjadi tak terbatas. Fitra menyebutkan, pekerjaan di Indonesia yang paling ringan, nyaris tanpa beban intelektual dengan penghasilan tanpa batas adalah pekerjaan menjadi wakil rakyat. Hal mana lantaran hampir semua pendapatan tanpa batas itu juga nyaris tanpa pertanggungjawaban. Apalagi jika belajar dari pengalaman banyak wakil rakyat yang bisa menggelembungkan proyek-proyek di berbagai kementerian dan lembaga negara, BUMN hingga pemerintah daerah, (dimana dikenal
UN Kacau Balau, Mendikbud Jangan Hanya Berkilah MEMANG sangat tragis dan ironis, ketika zaman semakin maju dan sistem pelaksanaan dibenahi, tetapi justru pelaksanaan Ujian Nasional (UN) menjadi kacau balau. Baru kali ini pemerintah mengumumkan pengunduran pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk jenjang SMA, SMK, MA, SMALB di 11 provinsi dengan alasan yang sangat “klise”, yakni terjadi kesalahan teknis dari pihak percetakan. Padahal menjelang UN, Mendikbud M Nuh menyatakan optimis bahwa pelaksanaan UN akan dapat terlaksana tepat waktu. Tetapi kenyataan berkata lain. Peristiwa penundaan UN pada 11 provinsi ini tidak bisa dianggap sederhana, hanya sekadar persoalan teknis di percetakan. Inilah untuk kali pertama sejak 2005 UN tidak dapat dilaksanakan secara serentak. Kasus ini juga membuktikan bahwa pelaksanaan UN selalu saja menimbulkan persoalan. Biasanya, setiap tahun kita selalu disuguhi dengan kasus-kasus soal yang bocor, peserta UN yang ketahuan nyontek, joki UN yang tertangkap, soal UN yang tertukar, guru atau sekolah yang “membantu” siswanya, dan lain-lain. tapi kali ini persoalan UN menyangkut masalah pencetakan dan pendidtribusian soal yang tidak beres, sehingga menyebabkan ter-tundanya pelaksanaan UN di sepertiga
publik sebagai ‘kelincahan melakukan kongkalikong dengan pejabat pemerintan lewat pintu kewenangan wakil rakyat menentukan besaran nilai proyek pemerintah—red), otomatis akumulasi aset dan modal akan berlipat-lipat, meskipun untuk dan karena perilaku rakus proyek itu, kini lebih dari 1/3 wakil rakyat kita harus berurusan dengan aparat penegakkan hukum alias menjadi penghuni hotel prodeo. Namun, gelombang riuh-rendah caleg dan parpol itu tidak pernah menggugah kesadaran elite pengambil kebijakan publik di bidang ini, lantaran dalam waktu bersamaan, yang sekarang menjadi ‘penentu kebijakan’ juga bertindak sama yakni sama-sama sedang berburu menjadi wakil rakyat atau meneguhkan kembali kuasa parpolnya. Pertanyaanya lalu bagaimana membangun sistem demokrasi dan partai politik modern yang bersih, cerdas dan beradab di tanah demokrasi Indonesia, jika semua pihak tak ada yang merasa terpanggil untuk menyelamatkan gemuruh komersialisasi partai politik? Apa ancaman dan bahaya bagi kehidupan demokrasi dan proses bernegara/berpemerintahan model demikian? ■ Revolusi Seleksi Tabiat, mental, sikap dan perilaku partai politik dan caleg demikian, seperti disebutkan pakar politik dari Tokyo University, Wakashi Hanna dalam Manipulation on Politics (2010) adalah ancaman dan bahaya nyata kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal mana lantaran pembiaran mental dan perilaku busuk itu akan merusak sendi-sendi kehidupan seluruh rakyat bahkan dapat menginspirasi proses ‘pembusukan’ bernegara. Seleksi ketat itu dalam rangka untuk mencegah bahaya dan ancaman serius maraknya tabiat, sikap, mental dan perilaku busuk para politikus dan anggota parlemen serta parpol oleh penguasa-pemerintahan berkuasa saat itu. Hal ini terjadi lantaran pemerintah Jepang meyakini, peran strategis wakil rakyat dan partai politik, dimana negara/pemerintah telah habis-habisan memberikan aneka fasilitas hidup super wah kepada mereka, maka mereka harus memberikan mutu kerja dan kinerja terbaiknya demi kejayan rakyat dan negara. Sejak saat itulah, peran partai politik dibatasi dalam hal seleksi calegnya karena pemerintah Jepang merasa percuma memberikan gaji dan fasilitas kepada wakil rakyat, tetapi pemerintah tidak berwenang menentukan siapa yang akan duduk sebagai wakil rakyat, demikian seterusnya. ■ Bahaya Bagi Indonesia Berkaca pada kasus di Indonesia, sungguh quo vadis, ketika pemerintah berkuasa yang sudah dipilih rakyat mengembang amanat publik melakukan pembiaran atas praktik kotor komersialisasi partai politik. Bahkan terkesan kuat di mata publik, keberadaan pemerintahan berkuasa nyaris tak ada maknanya, lantaran tidak terlibat sedikitpun
dalam proses rekruitmen dan seleksi caleg. Praktik demikian wajar apabil pakar politik dari LIPI, Syamsudin Harris (2013) menyebutnya sebagai hutan belantara seleksi caleg oleh parpol, lantaran pemerintah sebagai ‘representasi’ mandat rakyat juga sibuk dengan urusan pencalegan parpolnya sendiri. Pertanyaanya lalu apa makna kehadiran pemerintah dan negara dalam hal ini? Mengapa pemerintah tiap tahun harus membayar gaji dan fasilitas negara kepada wakil rakyat hingga rata-rata mencapai Rp 19 triliun (mulai wakil rakyat pusat – daerah), tetapi pemerintah berkuasa/negara tidak diberi hak dan kewenangan lebih luas termasuk menentukan model dan proses seleksi caleg? Apa makna pemerintah/negara memberi gaji dan fasilitas bagi wakil rakyat dan parpol tetapi pemerintah/negara tak kuasa meminta pertanggungjawaban publiknya? Oleh karena itu, hemat penulis, jika pemerintah hendak benar-benar serius dan turut memikirkan masa depan demokrasi dan politik yang lebih beradab bagi masa depan rakyat dan bangsa Indonesia, pemerintah melalui kementrian terkait merasa terpanggil untuk serius melakukan perbaikan, pembenahan bahkan revolusi sistem dan mekanisme seleksi wakil rakyat, dengan terlibat langsung bersama partai politik memperbaharui seleksi caleg. Kesempatan ini terbua lebar, dan menjadi salah satu tugas pokok pemerintah, melalui tupoksi kementrian terkait untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap parpol. Langkah ini tidak hanya sebagai bukti keberadaan peran dan fungsi negara/pemerintah dalam rangka mendidik parpol tetapi juga sekaligus sebagai buah pertanggungjawaban publik atas mandat rakyat kepada pemerintah berkuasa. Sungguh amat memilukan dan memalukan, justru pemerintah SBYBudiono sibuk dengan urusan masa depan parpolnya sendiri-sendiri dan terlalu longgar membiarkan parpol berjuang sendirian dalam seleksi caleg. Pada titik ini semestinya juga elite parpol dan segenap caleg kritis menggugat peran dan kewenanan pemerintah sebagai representasi wibawa negara untuk bersama membangun demokrasi dan parpol. Ini strategis bukan hanya dapat mencegah sederet bahaya seperti tekornya keuangan negara karena anggaran negara habis untuk mendanai keperluan wakil raktyat dan parpol sehingga agenda rakyat banyak yang terbengkelai tanpa hasil, tetapi juga mencegah roda pemerintahan dan kenegaraan berjalan demokratis, jujur, adil serta berdi-mensi kenegaraan. Jadi, pembiaran terhadap komersialisasi caleg oleh parpol adalah percepatan kebangkrutan dan pembusukan bernegara di masa datang! So, rakyat menuntut peran pemerintah dan negara dalam urusan ini! ■ Penulis, Pegiat Banyumas Policy Watch dan Alumnus Ritsumeikan Asia Pacific University, Japan.
Alamat pengiriman tulisan opini dan surat pembaca: opini@koranwawasan.com Artikel opini maksimal 5.000 karakter dan disertai foto penulis.
provinsi negeri ini. Maka tidak mengherankan jika Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit Kemendikbud dan pe-rusahaan percetakan terkait dengan ketidakberesan pencetakan hingga pen- distribusian soal UN. Hal itu memang penting untuk dilakukan guna mengetahui apakah terdapat kelalaian atau bahkan kesengajaan yang berindikasi korupsi di balik proses tender. Menurut hemat saya, sangat tidak tepat jika kasus penundaan UN pada 11 provinsi ini disebut sebagai masalah teknis. Sebab kasus ini tidak ada hubungannya dengan faktor-faktor teknis seperti terjadinya bencana alam atau musibah yang mengakibatkan soal ujian tidak dapat didistribusikan ke tempat tujuan sesuai jadwal. Sangat tepat jika presiden meminta agar kasus keterlambatan pencetakan dan pendistribusian soal UN diinvestigasi. Audit dan investigasi dapat dilakukan mulai dari aspek kewajaran visitasi perusahaan pemenang tender pencetakan dan distribusi UN 2013. Perlu dirunut, apakah panitia lelang Kemendikbud telah melakukan prosedur visitasi dan penentuan pemenang tender dengan benar. Hal itu dapat diketahui melalui kemampuan dan kapasitas cetak perusahaan tersebut. Jika ternyata percetakan itu tidak memenuhi persyaratan, maka patut ditelusuri kemungkinan terjadinya “kongkalikong” dalam proses tender. Sungguh aneh jika masalah kelambatan pencetakan dan pendistribusian soal UN itu ternyata tidak bisa diantisipasi. Maka, saya sangat menyesalkan Mendikbud hanya berkilah, bahwa yang salah pihak percetakan. ■ Adi Waskito Plamongansari, Pedurungan,
Dwi, Pekalongan: Pemerintah melalui bumn dan bumd nasional dipandang perlu membangun industri inovasi spesifik lokal dengan level produk domestik dan internasional di kawasan industri (kawasan non budidaya) nasional, sehingga merealisir UUD NRI Tahun 1945 Pasal 33 dan 34 6285742842299 Syila bangetayu wetan genuk semarang. Kpd pln kenapa tiga hari berturut turut listrik di kampung saya mati dr pukul 20.30 sampe jam 01.00, mbok ndang di dandani ben ora byar pet byar pet terus, byr listrik yo ra tau telat kok listrike mati terus? 6285641861489 Kr Gus Wahyu Srg: Menang/kalah adl hal yg wajar dlm suatu permainan, pemilihan [ pemilu, pilpres, pilgub, pilbup/pilwali, pilkades dll ] tp hendaknya yg menang jgn umuk hrs rangkul semuanya, yg kalah ngamuk hrs legowo, akui dg ksatria. 6285640046364 Joko, Tanggul Mas, Smg: Proyek perbaikan drainase telah gagal. Masak Jl MT Haryono dekat bundaran Bubakan masih ada genangan airnya. 6281901822560 Nugraha Borokulon Purworejo : Disaat UN sedang berlangsung mengapa para pejabat malah datang berkunjung. Hanya mengganggu dan membuyarkan konsentrasi saja! 6285878707846 RAKYAT BICARA : MENOLAK harga BBM dua macem tidak tepat dikorupsi menteriI- menteri kabinet SBY dan anggota DPR 6283866947853
Sabtu Legi, 27 April 2013
SMK Bukan Sekolah Nomor Dua DEMAK- SMK bukan sekolah nomor dua. Karena selain dibekali keterampilan sehingga siap kerja atau membuka usaha mandiri, lulusan SMK tetap masih bisa melanjutkan ke perguruan tinggi (PT). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten De mak Drs HM Afhan Noor MPd,
Afhan Noor
pada peresmian SMK Negeri 1 Karangawen, menepis anggapan SMK sebagai sekolah nomer dua, di abwah sekolah umum. Menurutnya, karena persepsi yang salah tentang SMK menjadikan pelajar peminat sekolah kejuruan menjadi sedikit. Sementara kenyataan di lapangan, banyak lulusan SMA menjadi pengangguran karena tak memiliki keterampilan ker
ja. Pada saat sama, karena alasan finansial, kemampuan lulusan SMA melanjutkan ke PT hanya berkisar 30 persen. “Maka itu sekarang SMK menjadi prioritas karena yang bisa melanjutkan ke PT hanya 30 persen. Untuk mengurangi terciptanya pengangguran dan membantu pemerintah menekan angka kemiskinan, yang 70 persen harus dibekali keterampilan kerja melalui pendidikan SMK,” ujarnya, Jumat (26/4). ■ Ditambah Sehubungan itu pula, lanjut Afhan Noor, Pemkab Demak pada tahun pelajaran mendatang berencana menambah unit sekolah baru berupa SMK di lima kecamatan. Yakni Wonosalam, Bonang, Kebonagung, Gajah dan Wedung, dengan kompetensi keahlian
disesuaikan kebutuhan dunia kerja dan kearifan lokal. Mengenai keunggulan SMK dibandingkan SMA atau pun sekolah sederajatnya, menurut Afhan Noor, para lulusan SMK selain siap menjadi tenaga kerja yang produktif, saat memiliki modal mereka bisa pula membuka usaha mandiri. “Itu artinya di samping yang bersangkutan tidak menjadi pengangguran, berpotensi tercipta pula lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ujarnya. Karena lebih propektif itulah, menurut Afhan Noor, SMK bukan sekolah nomor dua. Bahkan layak menjadi pilihan utama bagi para lulusan SMP atau MTs, yang ingin bisa langsung kerja ataupun melanjutkan ke PT. ■ ssi-skh
Tingkatkan Kompetesi, Stikes Gelar Seminar KENDAL- Untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan para perawat di Kendal, Sekolah Tinggi kesehatan (Stikes) Kendal menggelar seminar dengan tema ‘’Peran Perawat Komunitas Dalam Pencapaian MDGs 2015,’‘ Jumat (26/4). Seminar yang diselenggarakan di Pendapa Kabupaten Kendal itu sebagai puncak peringatan dies natalis Stikes Kendal ke-9. Ketua panitia kegiatan, Rina Anggraeni mengatakan, seminar tersebut diikuti sekitar 650 peserta yang terdiri dari praktisi rumah sakit, perawat puskesmas, apoteker, dosen perguruan tinggi kesehatan, mahasiswa dan masyarakat. Sedangkan pembicaranya menghadirkan Riyanto MKep SpKom dari Kemenkes RI, Mrs Utomporn Dulyakasem dari Boromarajonani College of Nursing thailand (BCN) Thailand Mrs Ketsara Wachottrakul dari BCN Thailand, Dr Jiraporn
Wattanasrisin Ketua BCN Thailand, dr Hanung Sugihantono MKes Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng dan Ketua Stikes Kendal Yuni Puji W Skep Ns MKep.’‘Ini merupakan tindak lanjut kerja sama kita dengan BCN Thalian yang MoUnya kita tanda tangani pada 22 November 2012 lalu,’‘ ujar Rina. Menurut Rina, kerja sama dengan BCN Thailand untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi perawat Indonesia terutama keunggulan mereka dalam melayani pasien. Di katakan banyak bentuk layanan yang belum dilakukan perawat Indonesia seperti home health care, terapi dan pemberdayaan kader kesehatan.’‘Di Indonesia sebenarnya sudah ada kader kesehatan namun belum berjalan maksimal seperti di Thailand,’‘ ujar Rina. Sedangkan Ketua Stikes Kendal Yuni Puji W Skep Ns
MKep mengatakan, sebenarnya di luar negeri banyak kesempatan kerja yang bisa diterapkan di Indonesia untuk itu pihaknya akan terus mengembangkan kerja sama dengan BCN Thailand sehingga para alumni Stikes nantinya bisa mengembangkankan potensi tersebut di Kendal. Dikatakan, kalau di luar negeri kades kesehatan sangat banyak mulai dari posyandu balita, manula dan kesehatan remaja dan kesehatan jiwa.’‘Cuma di Indoensia baru berkembang posyandu balita,’‘ jelasya. ■ Mar-skh
SEMINAR: Sebanyak 650 peserta dari berbagai macam profesi saat mengikuti seminar yang diselenggarakan Stikes Kendal. ■ Foto: Agus Umar
Kredit Peduli Pendidikan Menurut Junaidi, sebagai salah KENDAL- Menjelang kenaikan dan satu BUMD yang bergerak dibi penerimaan siswa baru, PD BPR Ken dang jasa perbankkan sudah sedali Artha meluncurkan program kreharusnya PD BPR Kendali Artha dit peduli pendidikan dengan bunga juga memberikan layanan yang yang relatif rendah yaitu satu persen. bersifat sosial. Dijelaskan, dalam Program pedulin pendidikan itu haprogram tersebut masyarakat dibe nya berlangsung selama dua bulan yabaskan biaya kredit yaitu meliputi itu Mei dan Juni. Program tersebut seadministrasi kredit dan adminisbagai bentuk kepedulian PD BPR Kentrasi layanan perbankan (provisi). dali Artha sebagai salah satu Badan Junaidi mengaku, program kre Usaha Milik Daerah (BUMD). dit peduli pendidikan plafon kredit Direktur Utama PD BPR Kendali maksimal Rp 10 juta. Dikatakan, piArtha, Akhmad Junaidi mengatakan, haknya sengaja membatasi plafon program kredit peduli pendidikan Akhmad Junaidi kredit sebesar Rp 10 juta agar dana memang sengaja diluncurkan menjelang kenaikan kelas dan penerimaan siswa baru pinjaman itu tepat sasaran dan digunakan benarkarena disaat itu banyak orang tua yang membu- benar untuk kepentingan pembiayaan pentuhkan bantuan dana untuk biaya sekolah anak- didikan. Ditambahkan, dari pengalaman tahunanaknya.”Untuk itu kami meluncurkan program tahun sebelumnya nasabah kredit setiap menjependidikan tersebut dengan bunga yang sangat lang kenaikan kelas dan penerimaan siswa baru kecil sehingga bisa bisa membantu meringankan naik sekitar 25 persen.”Program ini setiap tahunbeban masyarakat yang ingin menyekolahkan nya banyak diterima masyarakat,” pungkasnya. anaknya,” ujar Junaidi. ■ Mar-skh
8 Siswa SLTP Ikuti UN Susulan MUNGKID– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Magelang mencatat, ada 47 siswa tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) Tingkat SLTP tahun ini. Dari jumlah itu, hanya delapan anak yang memastikan akan mengikuti UN susulan mulai Senin (29/4) mendatang. Namun, menurut Priyana, Kasi Kurikulum Pendidikan SMP Disdikpora Kabupaten Magelang, jumlah
tersebut kemungkinan dapat bertambah karena ada beberapa sub rayon yang belum melapor. “Kami masih menunggu laporan resminya Sabtu besok (hari ini-red),” katanya, kemarin. ■ Sudah Belajar Kedelapan siswa yang dipastikan mendaftar mengikuti UN susulan, berasal dari enam sub rayon. Meliputi sub rayon 1, 3, 4, 5, 6 dan 7 masing-masing satu siswa.
Sejauh ini, hanya sub rayon 2 yang men- daftarkan dua siswa mengikuti UN susulan itu. Adapun jumlah siswa SLTP yang tidak mengikuti UN reguler sebanyak 47 anak. Mereka terdiri dari 24 siswa SMP Terbuka, 13 siswa MTs, 10 anak dari SMP negeri dan swasta. Mayoritas alasan mereka tidak mengikuti UN, karena sudah bekerja. “Yang lain, karena sakit,” ujarnya.■ TB-skh
Penelitian Hukum Belum Maksimal
KULIAH: Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Diponegoro Semarang, Prof Adji Samekto dalam kuliah umum di FH UMK.■ Foto: Ali Bustomi
KUDUS -Penelitian hukum sejauh ini belum diorientasikan untuk menawarkan solusi konkrit atas permasalahan di masyarakat. Penelitian, baru diarahkan untuk mengetahui kaidahkaidah hukum yang seharusnya berlaku dan kaidah-kaidah yang tidak boleh berlaku. Oleh karena itu, Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK) men datangkan Guru Besar Il mu Hukum Universitas Diponegoro Semarang, Prof Dr Adji Samekto SH MH, untuk mema parkan mengenai Socio-legal Studies dalam kuliah umum yang diselenggarakan baru-baru ini. Dekan FH UMK, Ristamadji SH MH menilainya pentingnya bahasan mengenai studi socio-legal, utamanya bagi mahasiswa yang tengah mengikuti mata kuliah Metodologi Penelitian Hukum. Sociolegal telah menjadi salah satu metode penelitian hukum
dalam penulisan tugas akhir mahasiswa Fakultas Hukum. Penelitian dengan studi socio-legal diharapkan dapat memberikan solusi konkrit dari permasalahan di masyarakat. “Dengan begitu, tujuan hukum untuk mensejahterakan masyarakat dapat ter capai,” ujar Prof Adji. Dia menuturkan bahwa sociolegal merupakan bagi an ilmu hukum yang bersifat preskriptif (memberi solusi). Hal itu berbeda de ngan sosiologi hukum yang bersifat deskriptif. Terdapat perbedaan jelas antara sosiologi hukum dengan studi socio-legal. Pasalnya, menurutnya, banyak penelitian hukum yang justru mengarah kepada ranah ilmu sosial tanpa mengkaji ranah hukum secara jelas. “Hukum juga bisa dikaji dengan ilmu sosial. Namun jika demikian, itu adalah kajian ilmu sosial dan bukan kajian ilmu hukum,” jelasnya.
Studi sociolegal, menurutnya, merupakan penelitian yang mengkaji ilmu hukum dengan memasukkan faktor social dengan tetap dalam batasan penulisan hukum. “Jadi, peneliti nantinya dapat membedakan pene litian dari sisi sosiologi hukum saja, atau dari perspektif sociolegal,” ujar nya. Dalam studi ini, dilakukan kajian mengenai faktor-faktor di luar hukum seperti faktor sosial sejarah, ekonomi, politik, budaya dan lainnya. Selanjutnya, faktor-faktor tersebut dikonsepsikan sebagai fenomena masyarakat dalam menjalankan hukum. Selain itu, pasal-pasal juga dianalisis apakah pasalpasal tersebut dapat mewujudkan tujuan hukum. “Inilah mengapa, dalam sociolegal hukum di konsepsikan sebagai norma (dok trinal), dan juga sebagai perilaku,” tuturnya.■ Tom-skh
Sabtu Legi, 27 April 2013
Astaga! 4 Sipir AS Dihamili 1 Tahanan BALTIMORE - Empat wanita yang menjadi sipir di penjara di Baltimore, Amerika Serikat dihamili oleh pria yang sama, seorang tahanan! Dua dari keempat wanita itu bahkan memiliki tato nama tahanan itu di tubuh mereka. Hal ini terungkap dalam penyelidikan otoritas setempat atas aksi penyelundupan narkoba ke penjara Baltimore City Jail tersebut. Keempat sipir tersebut termasuk di antara 25 orang yang menghadapi dakwaan-dakwaan federal. Di antara 25 orang tersebut termasuk 13 wanita yang bekerja sebagai sipir. Demikian diberitakan CBS Baltimore seperti dilansir CBS News, Jumat (26/4). Jaksa AS, Rod Rosenstein mengatakan, ke-25 terdakwa tersebut ikut serta dalam mengelola aktivitas-aktivitas Black Guerilla Family — geng penjara dan jalanan — dari balik jeruji besi di Baltimore City. Sebanyak 13 wanita petugas penjara, 7 tahanan dan lima orang lainnya didakwa atas pemerasan, pencucian uang dan kepemilikan dengan niat untuk mendistribusikan. Ke-13 sipir tersebut telah diskorsing dan
bahkan terancam dipecat segera. Disebutkan bahwa para sipir itu membantu anggotaanggota geng Black Guerilla Family (BGF) menyelundupkan telepon genggam, ganja, obat-obatan dan rokok ke penjara tersebut. Barangbarang itu kemudian dijual ke para tahanan lain hingga menghasilkan uang ribuan dolar AS. “Situasi ini memungkinkan para anggota BGF terus mengelola bisnis kriminal mereka di dalam penjara dan di jalanan Baltimore,” cetus Steve Vogt, pejabat FBI. Dalam berkas dakwaan disebutkan, pemimpin BGF, Tavon White yang seorang tahanan, mendapatkan uang US$ 16.000 dalam satu bulan dari barang selundupan tersebut. White juga pernah memberikan hadiah-hadiah untuk tiga dari empat sipir yang dihamilinya. Ketiga sipir bernama Jennifer Owens, Katera Stevenson dan Chania Brooks tersebut telah menerima sebuah cincin berlian dan mobil-mobil mewah. Aparat setempat saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas kasus memalukan ini. ■ dtc-Ct
RS Jiwa Terbakar, 38 Orang Tewas MOSKOW - Setidaknya 38 orang tewas, Jumat (26/4) pagi, dalam kebakaran di satu rumah sakit jiwa di wilayah Moskow, kata Kementerian Kesehatan Rusia. “Menurut laporan awal, 38 orang tewas, termasuk dua tenaga medis,” kata juru bicara Oleg Salagay kepada RIA Novosti. “Tiga orang selamat - seorang perawat medis membawa dua pasien keluar dari gedung yang terbakar,” kata Salagay. Dia menambahkan, bahwa total 41 orang diyakini berada di bangunan satu lantai pada saat api berkobar. Polisi Moskow sebelumnya mengatakan, kebakaran yang dimulai pada sekitar pukul 03.00 waktu setempat, tampaknya disebabkan oleh listrik arus pendek. Satu sumber polisi mengatakan kepada RIA Novosti bahwa sebagian besar pasien meninggal dalam tidur mereka
karena menghirup asap. Dinas layanan darurat daerah mengatakan 12 mayat telah ditemukan sejauh ini di gedung yang hampir sepenuhnya terbakar habis itu. Pencarian dilaporkan terhambat oleh awan tebal asap di sekitar lokasi kebakaran. ■ Terjebak Korban sebagian terjebak dalam ruangan yang memiliki jendela berterali besi. Ledakan terjadi pada Kamis (25/4) pukul 02.00 waktu setempat atau sekitar pukul 05.00 WIB di rumah sakit nomor 14 di desa Ramenskiy. Laporan mengatakan korban tewas kebanyakan adalah pasien yang berasal dari wilayah sekitar rumah sakit itu.
KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran sedang menjinakkan api yang melahap sebuah rumah sakit jiwa di Rusia. ■ Foto: ap Ada kekhawatiran jumlah korban tewas bisa bertambah lebih banyak akibat kebakaran ini. Laporan mengatakan ada 41 orang yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut. Pihak berwenang mengatakan kebakaran menjalar den-
gan cepat melalui gedung bertingkat satu itu dan jendela-jendelanya mempunyai terali besi. Kantor berita Prancis menggambarkan bangunan itu seluruhnya terbuat dari kayu dan didirikan tahun 1952. ■ Ria Novosti/bbc-Ct
Hindari Bising Pesawat, Bangun Taman Teletubies
PONDOK ANTIBISING: Anak-anak dari sekolah untuk usia dini Hounslow Heath bermain di sekitar salah satu pondok yang dirancang untuk membantu mengurangi kebisingan pesawat yang mendarat di bandara Heathrow di Hounslow, London, Inggris.■ Foto: rtr
KorbanTewas 300 Orang DHAKA - Korban jiwa terus bertambah akibat runtuhnya gedung bertingkat delapan di Bangladesh. Sejauh ini korban tewas telah mencapai hampir 300 orang, namun diperkirakan ratusan orang lainnya masih terjebak dalam reruntuhan bangunan Rana Plaza tersebut. Sebanyak 62 orang berhasil ditemukan selamat pada Kamis lalu malam menyusul insiden yang terjadi sehari sebelumnya (Wawasan, 25/4). Pejabat pemerintahan setempat, Jahangir Kabir Nanak mengatakan jumlah korban jiwa sejauh ini telah mencapai 292 orang. Namun penasihat Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan, korban jiwa diperkirakan bisa mencapai hingga 350 orang. Sebabnya, saat ini ada sekitar 300 hingga 400 orang yang dikhawatirkan masih terperangkap di dalam puing-puing bangunan pabrikpabrik garmen tersebut. “Beberapa orang masih hidup di bawah reruntuhan dan kami berharap untuk menyelamatkan mereka,” kata Wakil Direktur Dinas Pemadam Ke- bakaran, Mizanur Rahman seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (26/4). Saat kejadian, lebih dari 3.000 orang berada di dalam gedung Rana Plaza yang terletak di kota Savar, sekitar 30 kilometer dari ibukota Dhaka. Hingga saat ini, sekitar 2.300 orang telah berhasil selamat, setidaknya separuh dari mereka mengalami luka-luka. Seorang pejabat industri mengatakan, sebanyak 3.122 orang, kebanyakan wanita pekerja garmen, berada di gedung tersebut saat kejadian. ■ dtc-Ct
HIGHLIGHT
Biaya Pemakaman Rp 54 Miliar sekitar Rp 15.000). Meskipun begitu, perhitungan kasar memperkirakan jika pemakaman mantan perdana menteri tersebut pada pekan lalu itu menelan biaya sebesar 10 juta poundsterling. Besarnya biaya yang dikeluarkan mem-
PARA wajib pajak Inggris diperkirakan mengeluarkan dana sebesar 1,6 juta poundsterling atau setara dengan 2,5 juta dolar untuk biaya pemakaman Margaret Thatcher, sementara dana tambahan sebesar 2 juta poundsterling diperuntukkan bagi para polisi yang memang bertugas, kata Downing Street, Kamis (25/4). Bila dijumlah maka biaya pemakaman tersebut mencapai 3,6 juta poundsterling atau setara Rp 54 miliar (1 pounds
buat para aktivis sayap kiri jauh meradang. Mereka mengritik pengeluaran para titan konservatif di tengah tengah keputusan pemotongan belanja publik yang ditujukan untuk menekan defisit anggaran belanja Inggris. Dari dana 1,6 juta pounsterling, sekitar 1,1 juta poundsterling digunakan untuk petugas keamanan dan polisi, kata Downing Street. Sisanya 500 ribu poundsterling digunakan untuk biaya
seremonial seperti St Paulus Katedral, resepsi setelah pemakaman dan undangan. Keluarga Thatcher membayar biaya bunga dan biaya pelaksanaan, yang angkanya tidak diumumkan. Thatcher, yang berkuasa pada periode 1979-1990, terbukti menjadi tokoh yang paling dibenci oleh kelompok kiri jauh baik saat hidup atau setelah meninggal dunia. Didorong oleh isu biaya sebesar 10 juta poundsterling yang diperlukan untuk pemakaman itu, beberapa demonstran meneriakkan katakata “buang-buang uang” selama prosesi pemakamannya, sementara yang lain mengacungkan spanduk dengan tulisan besarnya dana itu. Thatcher adalah satu-satunya perdana menteri perempuan Inggris dan terlama di abad ke-20. Dia meninggal dunia pada 8 April setelah terkena serangan stroke. Tokoh berusia 87 tahun itu memperoleh pemakaman seremonial dengan penghormatan militer penuh di Katedral St Paul di London pada 17 April. Dua kepala negara, 11 perdana menteri, 17 menteri luar negeri dan pejabat yang mewakili 170 negara turut menghadiri upacara pemakaman. ■ afp-Ct
LONDON - Sebuah sekolah di Inggris yang berlokasi dekat dengan bandara internasional Heathrow, London, membangun sebuah taman bermain mirip markas tokoh boneka Teletubies. Hal ini sengaja dilakukan Sekolah Hounslow Heath untuk meminimalisasi suara bising pesawat, yang melintasi sekolah itu setiap dua menit sekali dengan ketinggian hanya berjarak 180 meter. Dilansir laman Daily Mail, Kamis (25/4), taman bermain itu terdiri dari empat bangunan menyerupai rumah iglo yang biasa digunakan untuk tempat berlindung ketika terjadi gempa atau bencana lainnya. Menurut penuturan kepala sekolah, Kathryn HarperQuinn, tiap kali pesawat melintas di atas sekolahnya, maka tekanan suara yang dihasilkan mencapai 87 desibel. “Ketika anak-anak bermain di luar, mereka tidak memiliki tempat lain untuk beraktivitas di luar. Mereka
menjadi korban akibat suara bising pesawat itu,” ujar Kathryn. Tempat bermain ala rumah Teletubies itu tidak dilengkapi pintu sehingga seolaholah anak-anak sedang berada di area terbuka. Setelah melalui uji coba, menurut Kathryn, dengan berada di dalam area bermain itu dapat mengurangi tekanan suara hingga 17 desibel. “Anda tetap akan dapat mendengar suara pesawat yang melintas tetapi Anda juga mampu mendengar suara Anda sendiri,” kata dia. Suara bising pesawat menjadi kebijakan dilema bagi pemerintah, karena mereka saat ini berusaha untuk memperluas Bandara Heathrow. Para pemimpin dan pengusaha maskapai penerbangan berusaha menekan pemerintah Inggris untuk memperluas area bandara yang berdampak kepada 750 ribu penduduk yang tinggal di sekitar bandara.■ vvn/rtr-Ct
TKW Heroik di Taiwan SARINI, seorang tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang bekerja di Taiwan, nekat terjun ke sungai untuk menyelamatkan seorang nenek yang nyaris tenggelam. Aksi heroiknya ini banyak mendapat sorotan dari media setempat. Sarini pun dielu-elukan sebagai pahlawan perempuan setempat, demikian diungkapkan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) kepada VIVAnews. Sarini adalah TKW asal Indramayu, Jawa Barat, yang sejak Maret 2013 mulai bekerja di Kecamatan Tian Chong, Kabupaten Chang Hua, untuk merawat seorang nenek, Tsai. Kisah ini bermula ketika Sarini mendorong kursi roda sang nenek jalan-jalan di taman pada Rabu (17/4) lalu. Saat melewati Pabao Yichuan, Tsai yang kerap mengeluh akan sakit yang dideritanya dan menyatakan ingin mengakhiri hidupnya, tiba tiba langsung melompat dari kursi roda dan tercebur ke sungai. Tanpa ampun, sang nenek terseret arus deras. Melihat kejadian itu, Sarini yang tidak bisa berenang sama sekali, tanpa berpikir panjang, langsung melompat ke sungai untuk menyelamatkan nyawa sang nenek. Sarini, yang mengalami cedera di tangan dan kaki akibat aksi beraninya itu, berhasil memeluk erat sang nenek. Keduanya sempat bergelut di
dalam air selama 10 menit. Dalam keadaan panik, Sarini menangis dan berteriak minta tolong sebelum warga dan tim penyelamat datang menolong. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Ren He, karena menelan banyak air sungai. Tindakan heroik Sarini yang disiarkan oleh TV dan media cetak tersebar luas dan mendapat respons yang luar biasa dari masyarakat Taiwan. Kepala Pekerjaan dan Pelatihan Komite Buruh Taiwan Lin San-gui, Wakil Camat Kabupaten Changhua Yang Zhang Zhong, dan Kepala Kantor Perwakilan Indonesia untuk Taipei Ahmad Syafri Nurmatias, berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk mereka. Lin Sangui dan Yang Zhang Zhong memuji dan menyatakan terkesan dengan perbuatan Sarini. Meskipun baru sebulan lebih bekerja di Taiwan, dia mencintai nenek itu seperti keluarganya sendiri.■ vvn-Ct
Sabtu Legi, 27 April 2013
KRD Siap Layani Trayek Solo-Kutoarjo PURWOREJO - Masyarakat Purworejo kembali dimanjakan dengan sarana transportasi yang murah dan nyaman. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi VI Yogyakarta dalam waktu dekat akan melakukan penambahan jumlah perjalanan kereta api (KA) komuter. Dua Kereta Rel Diesel AC (KRD AC) yang dihibahkan oleh Daop I telah sampai di Yogyakarta dan siap dioperasikan. Rencananya, dua KA tersebut akan mengisi jadwal perjalanan yang masih kosong dan dimungkinkan sampai ke Kutoarjo. Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Sri Winarto mengatakan, pihaknya telah menerima dua KRD AC dari Daop I dengan masing-masing set terdiri dari empat kereta. Masingmasing kereta mampu mengangkut 46 penumpang sehingga satu rangkaian dapat mengangkut total 184 penumpang. ■ Dryan
Lapangan ..... Sambungan hlm 1 teman-teman,” kata Pangdam. Bukan cuma bantuan makanan, Kodam IV juga mendapat bantuan lain untuk pembangunan fisik, di antaranya keramik, serta bantuan mobil untuk operasional. ■ Pilkada Di tengah suasana santai, Pangdam juga mengajak seluruh prajurit untuk siap siaga menghadapi pemilihan gubernur Jateng 26 Mei. “Prajurit harus berada di depan membantu kepolisian untuk mengamankan pilkada Jateng,” tegasnya. Dia juga berharap di Jateng tak ada bakar-bakaran. Iklim kondusif harus selalu dijaga. “Kita dukung yang menang, yang menjadi pilihan rakyat,” pintanya. Sedangkan ketika hubungi secara terpisah terkait kasus Cebongan, Pangdam menyatakan proses penyidikan 11 anggota Kopassus masih terus berlanjut. Pangdam mengatakan, saat ini pemeriksaan masih terus dilakukan dan tidak ada batas waktu dalam proses penyidikan. “Ini sudah melalui tahapantahapan pemeriksaan sampai dengan urutan kegiatan pemeriksaan terlampaui semua. Jika pemeriksaan sudah selesai, berkasnya akan dilimpahkan ke
Sukses ..... (Sambungan hlm 1) ■ Menggebrak Memasuki babak kedua, PSIS mengubah strategi dengan langsung menggebrak. Babak pertama baru berjalan dua menit, melalui serangan balik yang cepat, Imral Usman yang menusuk sisi kiri pertahan Persiku berhasil mengirim umpan yang disundul oleh Eddison Alves. Bola liar yang bergulir di depan gawang Persiku, langsung disambar oleh I Gede Jeno dan menjebol gawang M Adam. Gol tersebut langsung disambut dengan pesta oleh ratusan Snex dan Panser Biru yang ngluruk ke stadion Wergu. Seakan tersengat oleh gol cepat tersebut, Persiku mulai bangkit. Namun, PSIS yang tampil cukup tenang dapat dengan mudah mementahkan setiap serangan yang dibangun Agus Santiko dkk. Persiku memperoleh kesempatan menyamakan kedudukan ketika pada menit 77, ketika wasit Untung dari Jakarta Utara memberi hadiah penalti. Berawal dari kemelut, sepakan Agus Santiko mengenai bek PSIS M Irfan. Keputusan penalti tersebut sempat diprotes oleh pemainpemain PSIS. Akibat keputusan
Oditur Militer II- 11 Yogyakarta untuk dilanjutkan ke persidangan,” terang Pangdam Menurutnya, sejauh ini proses penyidikan sudah berjalan dengan semestinya dan netral. Pangdam berharap, 11 anggota Kopassus yang menjadi tersangka tersebut tidak di eksploitasi lagi. “ Mereka sudah terhormat, jujur. Mau dieksploitasi apa lagi? Bantu dong kita, agar situasi Jateng aman,” harapnya. Pangdam pun mengimbau peristiwa seperti itu janganlah terjadi kembali. Untuk itu, Pangdam senantiasa menandaskan kepada komandan batalyon di jajarannya agar tetap menjaga situasi kondusif satuannya. “Kewajiban komandan memberitahu agar memberikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia. Tidak usah diminta, mereka harus menjaga situasi kondisuf dan mengamankan Jateng dan DIY ini,” jelasnya. Sementara itu, 11 anggota Kopassus yang menjadi tersangka penyerangan LP Cebongan telah diperiksa Pomdam IV/Diponegoro sejak 8 April 2013. Jika proses pemeriksaan rampung, berkas mereka akan dilimpahkan ke OditurMiliter II- 11 Yogyakarta. Sebanyak 12 pengacara dari Markas Besar TNI AD telah disiapkan mendampingi 11 tersangka tersebut dalam sidang. ■ h-yan tersebut, pertandingan sempat berhenti beberapa menit lantaran terjadi keributan antara Panser Biru yang duduk di tribun utara terlibat aksi sa-ling lempar dengan penonton yang duduk di tribun VIP. Setelah situasi mereda, tendangan penalti pun dilakukan. Kali ini Catur menjadi pahlawan PSIS ketika mampu memblok tendangan penalti yang dilakukan Agus Santiko. Keunggulan satu gol tersebut bertahan hingga peluit akhir berbunyi. Pelatih Persiku, Lukas Tumbuan usai pertandingan terlihat sangat kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, Agus Santiko dkk sudah bermain cukup baik, namun tidak dinaungi oleh dewi keberuntungan. ”Ya seperti ini hasilnya, kami banyak peluang tapi justru kalah,” katanya. Terkait kegagalan Agus dalam mengeksekusi penalti, Lukas tidak mau menyalahkan. Menurutnya, pemain sekelas Ronaldo atau Messi saja bisa gagal dalam mengambil tendangan penalti. ”Tapi kami optimistis di laga-laga berikut nya,performa anak-anak bisa lebih meningkat,” tandasnya. ■ Tom-yan mengakibatkan kerugian bagi peserta UN. lebih baik UN diserahkan dan dikelola oleh provinsi.
Mukt-afin Chabibur Rochman menurut isu yang beredar sistim UN pada tahun ini hanya di buat percobaan Yunanto Ebiet Itu merupakan cermin carut marut dunia pendidikan kita. Hanya mengejar nilai diatas kertas tapi mengabaikan aklak dan budi pekerti. Syaifur Al Amin sangat ironis sekali,, apa yang terjadi saat ini, UN yang diharabkan bisa menilai kemampuan peserta didik,akan tetap kesemprawutan
Iwan Slankerst Scooterizt sbener,nya UN penting g sih masak kertas,nya ada yg tipis lah yg apa lah npa mest bnyk kekurangan,nya mhon kpada yg di tugasi yg tertb jangn sampai thn dpan ada kterlambtan lg.. Phoo ‘iiyiick’ Waee Sistem pendidikan yg membuat para siswa pd stress.. bgmn tdk? proses 3th hny dtentukn 3hr sj.. Rama Atha Banyak orang dalam yg bermain UN, biasanya yg menghasilkan uang:
Anda dapat berpartisipasi pada rubrik Facebooker Wawasan dengan memberikan komentar pada tema yang diterbitkan pada Facebook Koran Wawasan ().
TOLAK KENAIKAN BBM: Seorang pengunjuk rasa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yogyakarta melakukan aksi di Perempatan Kantor Pos Besar, Yogyakarta, Jumat (26/4). Dalam aksinya mereka menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). ■ Foto: Antara
Nuh Sangkal UN Bocor JAKARTA - Isu kebocoran soal Ujian Nasional (UN) rupanya mendapat perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh. Dia meminta agar beberapa pihak untuk memberikan bukti kepada Kemendikbud apabila ada indikasi kebocoran soal. “Jadi tentang kebocoran soal itu, tunjukkan soalnya yang mana. Yang sering terjadi ada kebocoran jawaban. Jadi kita bukan nagih, tapi yang bocor yang mana dan di mana sehingga kita bisa tindak lanjuti,” ujar M Nuh Jumat (26/4). Dia mengatakan, bahwa dia tidak mau berspekulasi apabila 11 provinsi yang menga-
lami keterlambatan soal tingkat kelulusannya rendah. Menurutnya, harus ditunggu hingga hasil UN keluar pada 5 Mei. “Seandainya kan nanti jawabannya seandainya lagi. Kita tidak mau spekulasi lagi. Kita tunggu dulu 3 hingga 5 Mei kita bisa lihat hasil pemindaian,” jelasnya. Sebelumnya Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima enam laporan kebocoran soal Ujian Nasional (UN). Namun, Sekjen Inspektorat Kemendikbud menjamin tidak ada kebocoran soal. “Tidak terjadi kebocoran soal ujian nasional,” kata Sekretaris Jenderal Inspektorat Kemendikbud, Hindun Basri Purba di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (25/4). ■ Tanggung Jawab Di sisi lain M Nuh menyatakan siap bertanggung jawab atas penundaan UN SMA di 11
provinsi tahun 2013 ini sehingga pelaksanaan UN menjadi tidak serempak. Nuh menyatakan siap dimarahi. “Saya siap dimarahi, tapi yang penting apa yang kita lakukan ke depan,” katanya. Menurut Nuh, penundaan UN SMA di 11 provinsi adalah musibah. Dia tak mengira musibah akan terjadi di masa kepemimpinannya. “Kami tidak mengira seperti ini,” tuturnya. Dia mengatakan saat ini Kemendikbud sedang melakukan investigasi atas penundaan UN SMA di 11 provinsi. Penyelidikan dilakukan di tiga titik tahapan UN.■ dtc-yan
Ditemukan Banyak Nama Caleg Ganda JAKARTA - Setelah 14 nama caleg ganda ditemukan dalam daftar caleg yang diserahkan partai politik kepada KPU, terdapat satu lagi nama caleg ganda. Kali ini caleg tersebut dicalonkan di dapil yang sama namun beda partai. Berdasarkan data yang dirilis KPU tentang Daftar Bacaleg, Jumat (26/4), satu lagi nama yang ganda adalah Muhamad Kadafi yang maju di Dapil Lampung I dari Partai Keadilan dan Persatuan Indoneisa (PKPI) dengan nomor
Jadi .....
urut 9, memiliki kemiripan dengan Muhammad Kadafi dari Partai Hanura yang maju di Dapil yang sama Lampung I dengan nomor urut 8. Maka dengan bertambahnya nama ini, daftar caleg yang ganda total menjadi 15 nama caleg dari data partai politik. Seluruh nama caleg tersebut saat ini masih dalam tahap verfiikasi oleh KPU hingga 6 Mei 2013. Hasil verifikasi akan disampaikan kepada partai politik 7-8 Mei 2013, kemudian partai diberi kesempatan melakukan perbaikan
(Sambungan hlm 1)
paling tidak secara by name, caleg harus mendapatkan antara 30.000-50.000 suara. Ini pun menurut dia masih tergantung terhadap besar kecilnya suara parpol. Kalau partai kecil menurutya, mendapatkan 10 ribu suara saja sudah bisa jadi. Beda halnya dengan caleg yang sudah duduk sebagai dewan atau incumbent. Karena menurut dia, dengan modal terjun langsung ke masyarakat selama lima tahun terakhir. Ia pun menyatakan tak akan mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah karena sudah mempunyai modal popularitas dan dikenal masyarakat. “Incumbent jauh lebih murah. Kalau lebih sering turun ke bawah dan memberikan bantuan, akan lebih murah lagi. Tapi kalau tidak pernah turun ya jadi beli, biayanya lebih besar,” bebernya. Biaya tersebut belum termasuk ongkos untuk membuat kaos, spanduk/baliho dan lainnya. Sehingga sudah terdapat semacam patokan harga tak resmi untuk menjadi dewan di setiap tingkatnya. Semisal untuk maju sebagai caleg Kabupaten/kota dibutuhkan minimal Rp 500 juta, caleg DPRD Provinsi butuh Rp 1 -1,5 miliar, dan caleg DPR RI minimal butuh Rp 2 miliar. ■ Tak Takut Bakal caleg DPR RI dapil 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Salatiga) dari PAN, Khafid Sirotudin mengakui bahwa dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk mencalonkan diri. Namun meski demikian, Wakil Ketua DPW PAN yang saat ini duduk sebagai anggota Komisi C DPRD Jateng tersebut menyatakan tak terlalu terpancang dengan besaran dana. Bahkan ia tidak takut dengan lawan politiknya yang mempunyai dana lebih tinggi. Sebagaimana diketahui di dapil I terdapat banyak politisi terkenal dan artis yang maju sebagai caleg di DPR RI. Sebut saja politisi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo yang mendapat
tanggal 9-22 Mei 2013. Sementara koordinator Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (FORMAPPI), meminta agar KPU memberi sanksi terhadap partai yang sengaja mencalonkan orang di dapil berbeda maupun caleg yang sengaja mendaftar di partai berbeda. “Ini bukti amburadulnya sistem administrasi partai, dan kedua ini ada kecenderungan manupulasi yang sengaja dilakukan partai salahsatunya karena kurangnya kader. Ka-
nomor urut 1, aktor kawakan Jamal Mirdad yang maju melalui Gerindra dan mendapat nomor urut satu, serta politisi lokal lainnya seperti Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Sasmito dan lainnya. “Saya tak punya dana tapi punya jaringan. Kalah satak menang sanak (kalah dana menang saudara). Dari besaran uang mungkin kalah, tapi jaringan saya bisa diandalkan,” katanya. Khafid yang ditempatkan partainya pada nomor urut delapan tersebut memang aktif dalam berbagai organisasi. Ia tercatat sebagai Ketua Kadin Kendal, Wakil Ketua Aptri Jateng dan sejumlah jaringan di kalangan petani. Selain itu menurut dia, ia juga mempunyai bekal dua periode mejadi anggota DPRD Jateng. 10 tahun menjabat sebagai dewan provinsi menurut dia menjadi keuntungan tersendiri karena masyarakat jauh lebih mengenal dia karena telah terjun langsung ke bawah. Sama halnya dengan politisi Partai Golkar Sasmito. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng yang maju menjadi bacaleg DPR RI dengan nomor urut tiga tersebut menyatakan dana bukanlah segala-galanya untuk menang dalam pemilu. Ia mengakui untuk meningkatkan pencitraan diri dan partainya dibutuhkan biaya yang tidak besar. Namun pengalamnya menjadi dewan di DPRD Jateng selama tiga periode sudah sangat cukup sebagai modal. Ia pun menyatakan tak gentar untuk bertarung melawan politisi nasional dan para artis yang mencopba peruntungan di dapil I tersebut. “Mereka itu disini kan ibaratnya tamu. Sedangkan saya adalah penduduk asli yang sudah berkomunikasi, bergaul dan memperhatikan aspirasi masyarakat disini. Saya minta masyarakat juga titen, karena namanya tamu itu kan juga datang sak perlunya saja,” tegasnya. Ia pun menyatakan optimis akan mampu menjadi pendulang suara bagi Partai Golkar di dapil I. Ia bertekad meningkatkan suara di dapil tersebut dari semula satu kursi menjadi dua kursi.
derisasi tidak berjalan,”kata Koordinator FORMAPPI Sebastian Salang, Jumat (26/4). “Memang nanti daftar ini dikembalikan ke partai, tetapi harus ada sanksi,” imbuhnya. Sementara itu setiap calon anggota legislatif seharusnya sudah mengetahui identitas pencalonannya, mulai dari dapil hingga nomor urut. Namun, hal itu ternyata belum diketahui oleh beberapa caleg. Banyak caleg yang justru bertanya kepada komisioner KPU soal dapilnya. ■ dtc-yan
Sementara itu bacaleg pendatang baru seperti Dede Indra Permana mengaku tak mempunyai pandangan berapa dana yang harus dikeluarkan. Meski demikian bacaleg yang maju di dapil I dari PDI Perjuangan itu menyatakan mempunyai batasan dana maksimal yang harus dikeluarkan. Ia menyatakan optimis bisa terpilih mengingat ia punya jaringan yang besar. Dede hingga saat ini merupakan ketua Hipmi Jateng. Ia juga putra dari pengusah Sudiro sehingga bisa menggunakan popoularitas ayahnya untuk meningkatkan suara. Berbeda dengan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Agustina Wilujeng yang maju sebagai bacaleg DPR RI di dapil dapil IV (Kabupaten Karanganyar, Wonogiri dan Sragen). Agustina yang ditempatkan pada nomor urut tiga tersebut menyatakan hingga kini belum berkonsentrasi untuk menggarap dapil. Saat ini menurut dia, pihaknya masih berkonsentrasi untuk proses pemenangan pasangan Ganjar PranowoHeru Sudjatmoko dalam Pilgub Jateng Mei mendatang. “Nanti setelah KPU sudah menetapkan DCT (Daftar Caleg Tetap) kita akan terjun dan menggarap daerah pemilihan,” tegasnya. ■ mun-yan
Jatuh ......
Sambungan hlm 1
mada III Bintaro, Rempoa, Tangsel, Jumat (26/4). Tatu juga mengatakan bahwa putranya itu sedang sakit dan sudah berencana akan periksa ke dokter hari ini. Bahkan rumah sakitnya juga telah dipesan. “Soalnya besok (Uje) mau ke Hong Kong, tapi Uje nya nggak mau (dibawa ke RS),” lanjutnya. Tatu tak merasakan firasat apa pun karena Uje masih sibuk berkegiatan meski sedang sakit meriang. Bahkan Uje sudah dua hari ini absen ceramah karena sakitnya. “Digantiin sama Ustad Zailani,” kata Tatu dengan raut wajah menahan duka. ■ dtc/yan
Sabtu Legi, 27 April 2013
Diiringi Air Mata dan Salawat
Sambil menangis Pipik Dian Irawati memeluk foto mendiang Uje. ■ Foto:Antara
Jenazah Uje yang akan dishalatkan di Masjid Istiqlal.■ Foto: Buyil
Motor Uje yang ringsek di Satwil Lantas Jakarta Selatan. ■ Foto: Antara
Ribuan pelayat mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. ■ Foto: Antara
Suasana pemakaman Uje.■ Foto: Vvn
Istri Uje, Pipik Dian Irawati menangis di depan jenazah suami. ■ Foto: Buyil
AIR mata dan salawat pelayat mengiringi pemakaman ustad gaul Jeffry Al Buchori alias Uje di TPU Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/4). Istri almarhum, Pipik Dian Irawati yang berasal dari Semarang, tak sadarkan diri di dekat makam suami tercintanya, usai prosesi pemakaman. Tak kuat menahan tangis dan emosi atas kepergian Uje, Pipit mendadak pingsan. Orang-orang di seki-
tarnya sontak membantu memegangi Pipik, dan membawanya ke mobil. Sejak pergi dari rumahnya di kawasan Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan, Pipik berusaha sekuat tenaga untuk tetap tegar. Ia ikut ke Masjid Istiqlal dan ikut salat, serta mengantarkan suaminya ke peristirahatan terakhirnya. Selama prosesi pemakaman berlangsung, ia tak henti memandangi keranda suami yang dinikahinya 7 September 1991 itu. Pipik terlihat syok mengetahui suaminya meninggal karena kecelakaan. Sebagaimana diketahui, Uje meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Gedung Hijau 7, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kala itu, sepeda motor Kawasaki E650 bernomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarainya kehilangan kendali dan menabrak trotoar dan pohon palem. Uje sempat dilarikan RS Pondok Indah, tapi dokter memvonis ustad yang pernah menjadi bintang sinetron tersebut sudah meninggal. Banyak kisah yang mengitari almarhum sesaat sebelum dia menghembuskan nafas terakhir. Misalnya, Uje seakan sudah memiliki firasat akan dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Dia pun menuangkan isi hatinya di akun Twitter milik dia @jefri_buchori pada 14 Maret 2013 lalu. “Pada akhirnya.. Semua akan menemukan yg namanya titik jenuh.. Dan pada saat itu.. Kembali adalah yg terbaik.. Kembali pada siapa..??? Kpd “DIA” pastinya.. Bismi_KA Allohumma ahya wa amuut (Dengan nama-Mu Yaa Allah aku hidup dan mati)..” tulis Uje dalam Twitter-nya. Selain itu, sebenarnya sang istri sempat melarang Uje untuk pergi. “Istrinya
juga bilang, Bi (Abi) nggak usahlah,” kisah ibunda Uje, Tatu Mulyana. Menurut Tatu, dalam keluarganya memang ada banyak orang yang hobi naik motor. Namun, hanya Jeffry yang doyan ngebut. Selain itu, Tatu juga mengakui jika Uje pernah menyatakan keinginannya untuk berhenti ceramah. Dia bilang, alasan anaknya berhenti berdakwah karena sudah jatuh tempo. ‘’Dia bilang, ini sekadar jatuh tempo. Jatuh tempo apa kayak bayar kredit?Mungkin ini firasat,’‘ katanya.
Ustad Sholmed ‘’Ucapannya kepada saya untuk meneruskan dakwah, ternyata firasat beliau menghadap Allah SWT,”
Edies Adelia ‘’Ustad yang layak diteladani. Tutur dan sikapnya amat bersahaja dan rendah hati,’‘
■ Diberi Cincin
Ustad Solmed, sahabat Uje juga merasakan ada firasat. Sebelum meninggal, Ustad Uje memberikan peci yang baru dibelinya dan cincin. “Ketika saya datang ke rumah ustad Jeffry untuk acara tasyakuran, beliau saya peluk dia dan anehnya saya langsung nangis. Setelah itu beliau kasih saya peci dan cincin sambil ngomong, Ini antum ane kasih peci dan cincin untuk melanjutkan dakwah ane, mudah-mudahan dakwah jalan terus,” ujar Ustad Sholmed. Jeffry Al Buchori lahir Jakarta, 12 April 1973, dikenal sebagai ustad gaul karena dakwahnya selalu dikemas dalam bahasa-bahasa anak muda. Almarhum meninggalkan satu istri, Pipik Dian Irawati Popon Fatimah, dan tiga anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.■ Buyil-jie .
Henidar Amroe “Saya pernah curhat sama Ustad Uje, apa saya bisa cepat dapat jodoh. Dia menjawab, kalau saya nggak usah bingung dan repot mencari jodoh, karena jodoh akan datang dengan sendirinya. Ceramahceramahnya mudah dicerna’‘
Ahmad Dani ‘’Almarhum berpeluang menjadi besar menjadi ulama besar. Tapi ternyata Allah berkehendak lain, memanggilnya ketika beliau mengaku lelah, ini diakui ustadz di twiternya,”
Foto: Buyil
■ Mengenang Uje yang Menikahi Model Asal Semarang (1)
Murah Senyum dan Suka Bagi Duit
RUMAH : Suasana rumah mertua Ustad Jefry Al Buchori di kampung Jagalan Timur tampak sepi.■ Arixc Ardana KEPERGIAN Ustad Jeffry Al Buchori (Uje) menyisakan duka mendalam bagi orang-orang yang ditinggalkannya. Uje menikahi Pipik Dian Irawati, mantan model gadis sampul majalah Aneka asal Semarang. Bagaimana keberadaan Uje di mata orang-orang yang mengenalnya? Berikut kisah Uje yang ditulis wartawan Wawasan Arixc Ardana dan Buyil dalam dua seri, mulai hari ini. (red)
MENELUSURI kediaman rumah mertua Ustad Jeffry Al Buchori atau akrab dipanggil Uje, ternyata susah-susah gampang. Terletak dibilangan Jagalan Timur, persis dibelakang Kantor Kelurahan Jagalan Semarang Tengah hampir semua orang dipastikan mengenal sosok Haji Imam Martono, ayah dari istri Uje, Pipik Dian Irawati.Menempati sudut sempit dan terselip diantara lorong gang, rumah Imam Mortono terlihat sepi.Dari ruah kecil berlantai dua tersebut tidak nampak aktivitas. Pintu kayu berwarna hijau juga tertutup rapat. “Orangnya tidak ada mas, semuanya pergi ke Jakarta sejak tadi pagi jam 2-an,kecuali anak menantunya, tapi orangnya juga tidak di rumah,” papar Mira (50) warga Jagalan Timur yang rumahnya tepat di depan kediaman Imam Martono.
Berita duka yang diterima keluarga besar mertua Uje juga dirasakan warga sekitar. Perasaan kehilangan seseorang yang angat dicintai, kesedihan ditinggalkan seseorang yang sangat dikasihi juga ikut dirasakan mereka. “Tadi pagi saya ditanya anak saya, “Bu mau layat ngga?’, saya jawab ,” layat siapa,” anak saya bilang layat Ustad Jeffry. Badan saya langsung lemes mas, bapaknya anak-anak juga kaget,” papar Mira. Keluarganya bisa dibilang cukup dekat dengan sang ustad, setiap kali Uje datang ke Semarang dia selalu mampir di warung makan yang dikelolanya. “Setiap kesini pasti mampir. Kesukaanya ikan kakap goreng sama kering tempe,” imbuh wanita setengah baya tersebut. Di matanya, sosok Uje seorang pribadi yang istimewa. Setiap kali ke berkunjung ke
rumah mertuanya, dengan senyumnya dia selalu menyapa warga sekitar. Tidak ada rasa sombong meski sudah menjadi seorang ustad terpandang bahkan bisa dibilang salah satu selebritis di Tanah Air. “Setiap lebaran selalu bagi-bagi rezeki dengan warga sini, anak-anak selalu dapat uang saku. Bahkan pernah buat seru-seruan ‘wur duwit’ buat rebutan,” imbuh Mira. ■ Santun
Kesan mendalam juga dirasakan, Herman Pratomo (65) warga Jagalan Timur ini ingat persis bagaimana seorang Uje dengan santun selalu menyapanya. “Dia sosok yang istimewa. Meski usianya masih muda namun pribadi dan tingkah lakunya bisa menjadi contoh buat yang lain,” jelasnya. ■ rix/bersambung-jie
Vilanova Mundur?
Sabtu Legi, 27 April 2013
MAJALAH olahraga asal Spanyol AS, menyebutkan, Tito Vilanova akan memberikan keterangan, apakah dirinya masih akan menjadi pelatih Barca musim depan atau tidak. Salah satu alasannya, keraguan akan kemampuan Vilanova untuk memimpin tim di musim depan. ■ Am-Did
KEMENANGAN DRAMATIS BASEL- David Luiz mengunci kemenangan dramatis Chelsea 1-2, atas tuan rumah Basel, pada leg I semi final Liga Europa, Jumat (26/4) dini hari WIB. The Blues memimpin di babak pertama, berkat gol Victor Moses, sebelum eksekusi penalti Fabian Schar, tiga menit jelang waktu normal habis. Namun Luiz memastikan klub besutan Rafa Benitez pulang dengan hasil positif, lewat tendangan
bebas akuratnya, yang juga menjadi tendangan terakhir duel di St Jakob-Park. Hasil ini sekaligus menandai berakhirnya rekor tak terkalahkan Basel di kandang sendiri, di kancah Liga Europa musim ini, dan membuat Chelsea layak dijagokan menyabet tiket final. ■ Filosofi Sepakbola Tapi, meski Basel dianggap inferior dengan agregat itu, Luiz meminta timnya tetap waspada, mengingat sukses tim asal Swiss mengeliminasi Tottenham Hotspur
di babak sebelumnya. “Itu penting mencetak dua gol di sini, karena Basel tim yang sangat bagus, dan filosofi mereka bemain sepakbola indah adalah luar biasa. Sulit untuk menang di sini,” kata Luiz usai pertandingan. “Ini juga menjadi hal yang luar biasa, karena kami mencetak gol kedua dari tendangan terakhir. Tetapi kami memiliki leg II, dan tetap harus fokus, karena ini akan menjadi laga yang sulit,” lanjut punggawa Brazil ini. ■ Am-Did
Malam yang Hebat TURKI- Kesebelasan Fenerbahce memetik kemenangan 1-0 atas Benfica, pada leg I semi final liga Europa, di Sukru Saracoglu, Jumat (26/4) dini hari WIB, lewat tandukan Egemen Korkmaz, ketika laga menyisakan 18 menit. Hasil itu menjadi modal penting bagi Fenerbahce, untuk bisa lolos ke partai final, yang akan dilangsungkan di Amsterdam Arena, Mei mendatang. Fenerbahce tinggal membukukan hasil imbang di kandang Benfica, untuk bisa meraih tiket final.
Ada pun Benfica masih memiliki peluang untuk lolos. Syaratnya, mereka harus bisa membukukan kemenangan dengan marjin dua gol. Penyerang Fenerbahce, Dirk Kuyt, menyambut gembira kemenangan ini. Pemain veteran Belanda ini menilai, laga dramatis di Istanbul itu sebagai malam yang hebat untuk sepakbola Turki. ■ Lebih Siap “Ini malam yang hebat untuk sepakbola Turki,” cetus Kuyt, usai pertandingan.
Sementara itu, arsitek Benfica, Jorge Jesus, yakin tim besutannya akan bangkit dari kekalahan 0-1 dari Fenerbahce. Jesus mengklaim, Benfica akan lebih siap menghadapi wakil Turki itu, saat melakoni leg II di Lisbon, pekan depan. Pasukan Eagles ini terus berada dalam tekanan Fenerbahce, saat melakoni leg I di Istanbul. Hanya keberuntungan yang membuat mereka tidak kebobolan lebih dari satu gol. ■ Am-Did
SEPAKAN GOL: Berkat sepakan gol dari kaki David Luiz, Chelsea, sukses menggulung tuan rumah, Basel 1-2. ■ Foto: sl
Sabtu Legi, 27 April 2013
■ Futsal Lindu Aji Cup 2013
32 Tim Adu Tajam SEMARANG- Peningkatan prestasi serta aktualisasi kemampuan, terutama dalam olahraga futsal, serta perlunya menanamkan nilai-nilai sportivitas sedari dini, menjadi salah satu dasar organisasi sosial, Lindu Aji, menggelar kegiatan, ‘Lomba Futsal dan Dance Lindu Aji Cup 2013’. Hal itu disampaikan Ketua Harian Lindu Aji, Heru Supriyanto, di sela-sela pembukaan lomba di Knight Stadium, Komplek Marina Semarang, Jumat (26/4). “Lomba ini dimaksudkan untuk mengembangkan sekaligus menyalurkan kegiatan yang positif, para generasi muda. Di sini juga kita ajarkan sportivitas. Kita tanamkan aturan-aturan main yang ada, peningkatan disiplin, sehingga nantinya ketika mereka kelak dewasa, bisa me
matuhi aturan yang ada,” papar Heru. Sebanyak 32 tim futsal dan 12 tim dancer tingkat SMA/ Sederajat se-Kota Semarang, ikut berpartisipasi dalam lomba yang digelar hingga Minggu (28/4) besok. Selain trofi
serta uang pembinaan, Heru juga menjanjikan, hasil dari lomba ini akan dilaporkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang, untuk ditindaklanjuti pembinaannya. ■ rix-Am
Jadwal Pertandingan Sabtu (27/4) Tim
Waktu
SMA Terang Bangsa vs SMA Saint Louis SMK Perdana vs SMA1-Team B SMA 12 vs SMA Nasima SMA Nusa Putra vs SMA 14 SMA 11-Team A vs SMK 3 SMA IPT Karang Panas vs SMA Kesatrian 2 SMA Don Bosco vs SMA 6 Team B SMA Karang Turi Team A vs SMA Krista Mitra SMK Terang Bangsa vs SMA 6 Team B SMA 5 vs SMK 1 Team A
10.00 - 10.30 10.30 - 11.00 11.00 - 11.30 12.00 - 12.30 12.30 - 13.00 13.30 - 14.00 14.30 - 15.00 15.00 - 15.30 15.30 - 16.00 16.00 - 16.30
TENDANG BOLA: Ketua Harian Lindu Aji, Heru Supriyanto, menendang bola, sebagai tanda pembukaan ‘Lomba Futsal dan Dance Lindu Aji Cup 2013’, di Knight Stadium, Komplek Marina Semarang, Jumat (26/4). ■ Foto: Arixc Ardana
Wushu Jateng Perlu Berbenah SEMARANG- Pengprov WI (Wushu Indonesia) Jateng, masih memiliki keyakinan, atlet wushu sanda (perkelahian), masih bisa diandalkan dalam persaingan di kancah nasional. Hanya saja, untuk nomor taolu (keindahan jurus), Jateng masih harus belajar dari empat provinsi lain, Sumut, DKI Jakarta, Jatim dan DIY. ‘’Kita memang masih kalah dalam totalitas membina taolu. Sumut misalnya, bagaimana daerahnya masih aktif men-
dorong atletnya berlatih ke Cina. DKI yang ditopang motivasi kuat dari orang tua atlet. Bicara Jatim, pelaku olahra-
ganya sangat ngedan,’‘ kata Ketua Harian WI Jateng, Sudarsono, di Semarang, Jumat (26/4). Menurut Sudarsono, meski pun Jateng punya para pelatih yang berpengalaman, seperti Sutantyo dan Eko Saphuan, serta sarana latihan yang representatif, belum cukup melahir kan atlet dengan talenta ting gi. Butuh upaya yang super keras dan dukungan banyak pihak, agar cabang taolu mampu bersaing. Diakuinya, cabang wushu Jateng memang masih mengan-
BUTUH KERJA KERAS: Tim wushu Jateng yang tampil di PON 2012. Prestasi di nomor taolu belum bisa berbicara banyak. Butuh upaya keras untuk membenahi. ■ Foto: Weynes
dalkan nomor sanda. Di nomor ini, produktivitas mencetak atlet andal, relatif bisa berjalan. Sala satunya, keberadaan Pusat Pembibitan dan Latihan Pelajar (PPLP). Para penghuni PPLP atau alumnus PPLP, cenderung memiliki kualitas teknik yang lebih memadai, dibanding dengan atlet yang tanpa sentuhan secara terprogram dan berke-sinambungan. ‘’Fakta di lapangan, anakanak PPLP justru lebih menguasai teknik ketimbang nonPPLP. Pada Pra-Porprov wushu di Semarang, anak-anak eks PPLP, juga begitu mudah untuk mengalahkan lawan-lawannya,’‘ kata Sudarsono. ■ Kaya Atlet Di bagian lain, Wasekum Pengprov WI, Henny Setyawati, juga mengakui, Jateng masih kaya atlet sanda junior, yang kelak bisa diproyeksikan tampil di PON 2016. Mereka yang memiliki daya saing di level Nasional, di antaranya seperti Naomi Septiana, Ratih Erliana, Larasati Dayu dan Annisa Mawar di sektor putri. Sedangkan putranya, terdapat namanama seperti Yusuf Widianto, M Bagus Hanafi dan Puja Riyaya. ‘’Kaderisasi atlet sanda cukup terbantu dengan adanya PPLP. Mereka masih bisa dipro yeksikan untuk PON berikutnya,’‘ kata mantan manajer tim wushu Jateng di PON 2012 itu. Ditambahkan Henny, dalam upaya memberi kesinambungan pembinaan, pihaknya juga berencana menggelar Kejurda Wushu Junior, yaitu nomor taolu, pada 9-12 Mei dan sanda pada 17-19 Mei. ■ Jie-Am
Rally Mobil Kuno di Magelang MAGELANG- Ratusan mobil kuno ikut meramaikan kegiatan rally mobil bertajuk ‘PPMKI Jateng Tour 2013’, yang akan digelar selama dua hari, mulai Sabtu-Minggu (2728/4) ini. “Acara yang domotori Pengurus Daerah Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Jateng itu, digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke1.107 Kota Magelang,” kata Wakil Ketua Panitia, Arief Barata Sakti, Jumat (26/4). Arief mengatakan, dalam acara ini, Menpora Roy Suryo, direncanakan akan ambil bagian dalam acara ini. Roy Suryo sendiri saat ini tercatat sebagai anggota PPMKI, dan sudah beberapa kali ikut aktif dalam acara serupa di Kota Magelang. “Pihak panitia sudah koordinasi dengan beliau (Roy Suryo-red). Jika tidak ada halangan, nanti akan ikut meramaikan even ini,” terang Arief, yang juga sebagai Kabag
Perekonomian Pemkot Magelang ini. Didampingi Kabag Humas Setda Kota Magelang, Sutomo Haryanto, Arief menambahkan, rally mobil kuno ini terbagi dalam dua etape. Etape pertama, Sabtu (27/4), peserta rally akan start pukul
07.00 WIB, dari Alun-alun Kota Magelang menuju Kopeng-Salatiga dan kembali ke Magelang, dengan jarak tempuh kurang lebih 175 km. “Di etape pertama ini, peserta rally akan dilepas Menpora Roy Suryo, dan Walikota Magelang, Ir Sigit Widyonin-
MOBIL KUNO: Roy Suryo berpose bersama dengan mobil kuno kesayangannya. ■ Foto: dok
dito MT,” katanya. ■ Kategori Mobil Sedangkan untuk etape kedua, pada Minggu (28/4), start dimulai dari halaman Kantor Walikota Magelang, menuju Borobudur kemudian finish di Bakorwil II KeduSurakarta, di Magelang, dan menempuh jarak sekitar 125 km. Menurutnya, di etape pertama, peserta rally akan melewati rute yang berkelok, de- ngan disuguhi pemandangan alam yang menarik. Sedangkan etape kedua, peserta akan dilewatkan ke berbagai tempat cagar budaya yang ada di Kota Magelang dan sekitarnya. Arief menambahkan, dalam rally ini, pihaknya membagi tiga kategori mobil, yak ni mobil kuno produksi sebelum tahun 1973, mobil retro 1974-1984, dan mobil yang diproduksi mulai tahun 1985 ke atas. ■ Ias-Am
Putri Undip Tantang Unnes di Final SEMARANG- Tim basket putri Undip (Semarang), melaju ke final pada Kompetisi Basket Antarperguruan Tinggi se-Jateng LA Lights Campus League, setelah mengalahkan UMS (Solo) dengan skor 60-35, pada babak semi final di GOR Sahabat, Semarang, Jumat (26/4) malam. Di partai pamungkas yang digelar Sabtu (27/4) ini, Undip akan berjumpa Unnes, yang sebelumnya menaklukkan Udinus (Semarang) 41-34. Pada pertandingan semalam, Undip menguasai permainan. Febriana Ayu dkk langsung unggul 19-9 di kuarter pertama. Di kuarter kedua, Undip yang mampu memanfaatkan offensive rebound, dengan baik berhasil menambah 10 angka, sementara UMS hanya lima. Kemudian di kuarter ketiga, Undip terus memperlebar jarak, dengan menambah 16 angka, ada pun UMS hanya meraih 14. Di kuarter penutup, Undip terus mendominasi. Tim asuhan Eko Widodo itu membukukan 15 angka tambahan, sedangkan UMS cuma tujuh. Center Undip, Benina Swastika, mencetak total 25 angka dan 12 rebound. Menghadapi Unnes, Pelatih Eko Widodo akan menginstruksikan pemain untuk memperbaiki sektor pertahanan. Bagian ini dinilai menjadi titik lemah, dalam pertandingan melawan UMS semalam. Soal peluang menurutnya, kedua tim memiliki peluang yang sama. ‘’Peluangnya fifty-fifty. Kami masih kurang dalam pertahanan. Untuk itu, pemain akan terus kami briefing,’‘ kata Eko usai pertandingan. ■ Selalu Kandas Ini adalah final ketiga Undip secara berturut-turut. Dalam dua kesempatan sebelumnya, mereka selalu kandas. Karena itu, kali ini mereka tidak ingin mengulang kegagalan dan bertekad merebut gelar juara. ‘’Final besok (hari ini-red) adalah final ketiga kami berturut-turut. Dengan kekuatan yang berbeda dengan sebelumnya, kami berharap bisa menang,’‘ ujar Eko. Di bagian putra, Udinus (Semarang) melangkah ke final, setelah mengalahkan Unsoed (Purwokerto), dengan skor 80-39. Mereka akan menghadapi pemenang antara Unnes dan Undip, yang hingga berita ini diturunkan masih berlangsung. ■ Jie-Am
DIKEPUNG: Seorang pemain Undip dikepung para pemain UMS saat laga semi final Campus League, semalam. ■ Foto: Wisnu Aji
■ Prakualifikasi Panjat Tebing Porprov
Purbalingga Tanpa Target PURBALINGGA- Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengkab FPTI) Purbalingga, hanya mengirimkan lima atletnya, untuk mengikuti prakualifikasi dalam ajang Pekan Olah raga Provinsi (Porprov) Jateng 2013. Lima atlet itu, masing-masing Hasan Munawar, Irham, Teguh, Endar dan Yadi Setyowati, yang sudah berangkat ke Semarang pada Kamis (25/4) malam lalu. Prakualifikasi diseleng garakan di kompleks GOR Jatidiri Semarang, Jumat-Rabu (26 April-1 Mei). Ketua Pengkab FPTI Purbalingga, M Ikhsan, menuturkan, cabang panjat tebing merupakan cabang yang paling akhir melakukan prakualifikasi. Aturannya, enam bulan sebelum Porprov digelar pada Oktober mendatang, semuanya harus sudah selesai. Molornya jadwal prakualifikasi cabang panjat tebing ini, karena sebagian besar atlet panjat tebing di Jateng, masih berstatus pelajar. Walhasil, prakualifikasi
baru bisa dilaksanakan setelah Ujian Nasional (UN) selesai. “Hasil Rakerda yang dilaksanakan di Semarang, pada Februari lalu, informasinya seperti itu,” ujar Ikhsan. ■ Tidak Standar Mengenai target yang dibebankan, Ikhsan mengaku, meng ambil sikap realistis. Saat ini, yang diharapkan hanya ada atletnya yang lolos prakualifikasi, dan ikut berlaga dalam Porprov pada Oktober mendatang. Ikhsan mengakui, dibanding daerah lain, cabang panjat tebing di Purbalingga sangat ketinggalan. Untuk latihan rutin, atlet terpaksa menumpang di dinding panjat milik SMK YPT 1 dan SMAN 1 Purbalingga. Bila butuh menggunakan dinding pendek untuk gerakan horisontal, harus menumpang milik SMPN 4 Purbalingga. “Itu pun tidak me-menuhi standar,” tambah Ikhsan. ■ ST-Am
Sabtu Legi, 27 April 2013
’Gol untuk Orang Tua’ KUDUS- Tim PSIS (Semarang), akhirnya mampu meraih kemenangan perdana di putaran kedua kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, setelah menang tipis atas tuan rumah Persiku (Kudus) 0-1, pada laga yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jumat (26/4). Pemain baru, I Gede Jeno Wilyantara, memberikan angka kemenangan, dengan cetakan golnya pada menit 47, usai memanfaatkan bola muntah dari sundulan I Nyoman Sukarja, usai memanfaatkan umpan silang striker asing, Addison Alves. Ini merupakan gol pertamanya bagi Jeno. Maklum saja pemain kelahiran 28 Januari 1989 ini, baru bergabung bersama PSIS, pada awal putaran kedua ini. ‘’Gol ini saya berikan untuk kedua orang tua yang ada di Denpasar, Bali. Tentunya saya sangat senang bisa mencetak satusatunya gol,’‘ kata Jeno, usai laga. Pemain bernomor punggung 87 ini, sempat belum padu permainannya pada babak pertama. Maklum saja, laga ini menjadi debut bagi Jeno berbaju PSIS. Namun dengan pengalamannya dan instruksi pelatih pada jeda babak pertama, Jeno seperti menemukan permainan yang sebenarnya. Bola muntah sundulan dari striker Su-
TEMBOK: Moris Power (50), bagai “tembok” di lini belakang PSIS. Kokohnya barisan belakang tim Mahesa Jenar, membuat frustrasi pemain-pemain Persiku. Foto: ali bustomi
I Gede Jeno Wilyantara karja, mampu dimanfaatkan dengan tendangan pelan namun terarah, ke gawang Persiku yang dijaga M Adam. ‘’Memang pada babak pertama, saya belum padu dengan teman-teman. Tapi akhirnya pada babak kedua, secara tim kami mampu bermain baik dan mencetak gol. Saya terima kasih dengan dukungan teman-teman, yang akhirnya saya bisa mencetak gol untuk kemenangan PSIS,’‘ ujar dia penuh senyum.■ jak-Am
Persijap Kejar 12 Poin di Kandang JEPARA- GM Persijap (Jepara), Muhamad Said Basalamah, mengingatkan seluruh bagian timnya, untuk terus meningkatkan kinerjanya. Empat pertandingan kandang yang akan dijalani dalam dua bulan ke depan, diharapkan bisa membuahkan hasil. Dengan menyapu semua poin di kandang, maka timnya akan mendapatkan tambahan angka yang signifikan. Namun jika tidak, maka dirinya tidak tahu harus mengatakan apa. “Semua bagian di tim ini harus fokus untuk 12 poin di kandang. Dan semua harus optimistis dan berpikir positif, target ini bisa diraih. Meski tetap perlu kerja berat, semua harus diperjuangkan,” ujar Basalamah, Jumat (26/4). Dengan raihan angka 12 poin dari empat pertandingan kandang, Basalamah memperkirakan, akan ada perubahan peta di klasemen sementara. Dengan tambahan angka
sebanyak itu, menurut perkiraannya, Persijap bisa merangsek ke atas klasemen. Dengan begitu, usaha untuk mendapatkan posisi empat besar, akan lebih ringan dalam lanjutan pertandingan berikutnya. ■ Akan Evaluasi Sementara itu, menyangkut dua pemain asingnya, Kannan Najavani (Iran) dan Victor Ortega (Italia), Basalamah kembali menyatakan, manajemen tim akan tetap bersikap tegas. Mereka tetap diharapkan bisa kembali meraih posisi dalam timnya. Dua pemain ini diminta untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya, sampai setengah kompetisi ini berlangsung. “Lha kalau tidak mampu mengangkat kualitas tim, ya mau bagaimana lagi. Kami akan evaluasi posisi mereka di tim ini,” tandas Basalamah. ■ dis-Am
Persemalra Pindah Kandang PURBALINGGA- Tim Divisi Utama Persemalra (Maluku Tenggara), mengirimkan surat kepada manajemen LPIS, yang isinya, mereka menginginkan perubahan jadwal dan perubahan lokasi pertandingan, saat menjamu lawan-lawannya yang berada di Grup II. “Kondisi ini disebabkan berbagai faktor. Salah satunya masalah letak geografis home base Per- semalra di Stadion Maren, yang sulit dijangkau,” kata CEO PT Persibangga Sportama, H Rohman Supriyadi, Jumat (26/4). Diungkapkan, seharusnya Persemalra bertandang ke kandang Persires, yang be-rhome base di Stadion Kolopaking, Ban-
jarnegara, pada Rabu (24/4) lalu. Namun karena kesulitan mendapatkan tiket pesawat, maka mereka meminta agar laga diundur. Karena hal itu, maka Persemalra mengirimkan surat kepada CEO PT LPIS, Widjajanto. ■ Pindah Usulan itu akhirnya memang disetujui CEO LPIS. Mengenai berbagai hal mengenai pelaksanaan pertandingan, akan dibicarakan dengan kedua tim. “Kami setuju saja. Kami malah merasa beruntung jika pertandingan tandang melawan Persemalra dipindah ke Purbalingga,” lanjutnya.■ ST-Am
Sabtu Legi, 27 April 2013
BINTANG JAYA: Kaca,Kusen Alumn, Pintu/Jendela, Etalase Curtain Wall FGate, R.Door, Murah & Rapi.70463389 WWS 27 D TRM PESANAN KANOPI,FOLDING GATE Rolling Door Hub:02470578925 WWS 27 D “MJS”Wiremesh ,Floordeck,Pgr BRC Glswool, AL. Foil. Kwt. loket/duri Mesh S/S T.70126053 / 7602546 WWS 27 D Rangka Atap Baja Ringan Cuma Rp. 96rb. Hub: 0823 2769 8885 Garansi WWS 27 D TERIMA SERVIS ATAP CANOPY. R.DOOR 195rb T. Krey “Hidayah” 024-70228750 WWS 27 D BPR/BUTUH UANG BU.MENDADAK JAMN BPKB/Msh Kredit Tidak Ribet.T:0812 2672 0843 WWS 27 D LSG CAIR Jmn BPKB Roda 4/2 Tnp Pot Bunga 0,4% T.O Bisa.Hub:70653365 WWS 27 D 1JAM CR Jmn BPKB Roda 4/2, Bng0,4% Tover. Hadiah HP Cross. 70508621 WWS 27 D 1JAM PASTI CAIR Jmn BPKB Roda 4/2, Bng 0,4% Take Over.70437705 WWS 27 D BINATANG RUMAH MURAI MDN,MALAYSIA & THAILAND 10BL 2JT, BAHAN LOMBA 2,5JT, INDUK 5X PROD 6JT/PSG. H:081392139688 WWS 27 D
- SUMUR/WC LALA SEDOT WC SERVIS BAGUS,MURAH Dlm & Luar Kota Tiap Hari. 024-3552411 WWS 27 D SEDOT WC MAMPET Wastafel,SalGot Tnp Bongkar Grsi, 7011971270113454 WWS 27 D BIRO PERJALANAN - HAJI PT.NAJAH KHUSUS UMROH RAJAB. Brkt Tgl 3-Mei’13 Dpt 2 Jum’at, Pesawat Lsg Madinah. Hub: (024) T. 70708813 /76744010 /081 325702228 WWS 27 D - KENDARAAN SEWA ELF 12 & 16 SEAT ( CARTER ) Dalam/Luar Kota. Hub: 02470570947 WWS 27 D PODOMORO RC Avanza, Innova, Yaris, PU, Mobil Pengantin. 081 228786900 WWS 27 D SEWA TERMURAH AVANZA, XENIA BARU 1Hari+Sopir=250rb T:024-70144333 WWS 27 D DUA TIGA RENT CAR.024-3512924 Innova, Avanza, Xenia, Bs Str Sdr WWS 27 D PRIMA Inv,Avz,Xna,Luxio,Pick Up Bs Stir Sdr: 70329090 /081 325269090 WWS 27 D ALL NEW AVANZA ELF ADIPUTRO 2012 Travelo Long: 081 325519355/8416463 WWS 27 D
SEWA AC GENSET CV.CAKRA Fan Cooler.T. 024-6710498 /70220320 WWS 27 D MATRIX PARABOLA DIGITAL: Psg Baru Servis: Segala Parabola70080024 WWS 27 D - FOTOKOPI BURSA MSN Ft.COPY Istw,Bkn Mrhan Jl.Kr.Rejo Brt 45 Smg T.8502066 WWS 27 D - KOMPUTER SERVICE Pnggln, Monitor, CPU, L. Top Printer, LCD. Ph. 7615337 /70087443 WWS 27 D **(Sewa Mantabhh = 7499 555) LCD Prjtr, Lyr, Laptop, PC: Smnr /Lat WWS 27 D ReparasiLaptop CPU,Print, UPS, Mon Orenta, Jl. Mugas Brt 128444310 J/B WWS 27 D MULTINET Suyudono 93/Ph.3551850 HP Core 2Duo /P4 /Clr= 525r /15”= 150r Nb Hp/Tosh/Acer/Asus/Axio=2Jtan WWS 27 D - TELEPON “Service Resmi Blackberry GRATIS Iphone Garansi Resmi Apple, Disc 500Rb, Di Pandanaran Phone Market Jl. Pandanaran 89 Smg (024) 33145556 WWS 27 D DI BELI HP/BB /TAB Pin 26c 4a364 (024) 70000 946 - 085 7410 555 99 WWS 27 D DIBELI BB/TAB/IPAD Pin: 20014000 Dr.BB: 7017_4000 / 081_7417_4000 WWS 27 D KEHILANGAN **
ELEKTRONIK BIRO JASA - BIRO IKLAN/REKLAME PAPAN NAMA,NEON BOX,HURUF TIMBUL CV. Prima Adv, Ph. (024) 70282436 WWS 27 D - JASA PROPERTY MANDIRI DESAIN 3D Warna, Foto Realis, Hny: 1Jt + 100Rb. T: 02470122846 WWS 27 D Desain Cantik, Hasil Menarik, Renov + Bangun Rmh Baru: 70397800 WWS 27 D DESAIN GAMBAR Perenc Renov & Pengawasan Bngun Rmh Stndart 1,8Jt /m2, Mewah 2,2Jt/m2, Lux Mulai 2,6Jt/m2. Hub: IR. Joko S 081 64253315 WWS 27 D - SERVIS (PANGGILAN) WIJAYA TEHNIK PH.7626433 Kulkas, AC, Disp, M.Cuci, TV, Fax, VCD, P.Bola WWS 27 D P.HAJI AHMAD Cuci AC+Isi Freon= 125rb. Bngkr Psg AC= 150rb. 70070027 WWS 27 D CITRA TEHNIK 7616629 (murah & Cpt) AC, Klks, Disp, M.Cuci, P. Air, TV, Fax WWS 27 D MURIA: 70638557 TOSHIBA, SHARP, LG Polytron Kulkas, AC, TV, Dll, Gergaji WWS 27 D
- RUMAH DIJUAL JUAL RMH KOST:Tmblg Lt/Lb 268/210,11KT,10KM,1.5 M/082353776034 PLG 27 D2 RMH:2Lt,Lt.96 Lb.150,Lstk 2200, PAM,Bkt Kencana Hub:085225503737 PLG 27 D2 DIJUAL RMH SHM: LB/LT:120/ 155Jl.Pleburan 6.TP Tlp.08176473846 PLG 27 D2 RMH:HM,2Lt Lb.135m2 Lt.185m2, Bangetayu Tnp Prntr Hub:08122854864 PLG 27 D2 JUAL RUMAH:GRAHA ESTETIKA Lt/Lb240/202(Renov),1.8M 082133310633 PLG 27 D2 JUAL RMH KOST:Sekarwangi SekaranSmg 1,6M(50Mtr Unnes)Lt/Lb 421/324 082133310633 PLG 27 D3 JUAL RUKO:2Lt Fatmawati Ry Smg800Jt 0821 333 10 633 PLG 27 D2 JUAL CONDOTEL PARAGON MALL SOLO:800Jt 0821 333 10 633 PLG 27 D2 RMH HM.200/120 Fas Lkp. 3KTdr, Grs Sampangan. 081901077797 WWS 27 D ***RMH HM Bukit Sari LT130 LB90 Dijual Murah,BU.087770298000*** WWS 27 D RUKO 2Lti Ngaliyan Raya. Jual Rugi Rp.495jt Hub: 081215021555 (TP) WWS 27 D MURAH/BU HrIni:RMH TghKota Lt 158 /Lb 150m, Spec Mewah. 02440204040 WWS 27 D JUAL CONDOTEL Dibwh Hrg Pasar,Jl MT.Haryono, View Kota Smg. 70091600 WWS 27 D JUAL RMH LB 80,LT±190 Genuk Dpn Pabrik Gentong Gotri. T:70576440 WWS 27 D BU JL MURAH 3KT 1KM Dapur Pudak Payung Hub: 70338147 /085 641314190 WWS 27 D BANYUMANIK CLUSTER T45/118= 385Jt Strategis Blkg Pasar Jati 70087000 WWS 27 D RMH,HM, LT580LB380 Pgr Jl Ry Mayong cck u/Usaha,850Jt:0888 251 9472 WWS 27 D INVES Kos,Erlangga Tgh & Singosari YOELAN: 70456685 /INFINITE: 7602299 WWS 27 D JUAL RMH T30/60,DP 5Jt diangsur 5x. Hub: 085 290240290 /081 64244924 WWS 27 D BU RMH di Ringin Wok Purwoyoso Ngalian, LT 130m2, 110Jt T.7619577 WWS 27 D
Ac Aux 1pk low watt 1.650.000**AC Midea 1.399.000** Samsung 1.5000** TT ac lama hub indocool juragan AC.Tlp 70623222-70623232 PLG 27 D4 T.70237747 Dibeli TV,LCD,PS2,PSP NDS, AC, Klks, Alt Rmhtg. Sgl Kondisi WWS 27 D CCTV ANGGREK Lagi2 CCTV ANGGREK Brig Katamso 2C. 8412123, 8419511-15 WWS 27 D JL CPT AC Sharp 1/2PK @ 5 Unit..? AC Sharp 1PK Kond.99%.T:70081993 WWS 27 D AHLI PASANG ANTENA TV(125rb) Dpt 1Ant, Kbl, Jek, Psng, Agen (CCTV 4jt) (Parabola 1jt) (Indovision 149rb) Grnsi 024-70432233/ 081399138205 WWS 27 D DIBELI TV TAPE DVD Ampli Spk PS Kulkas Ph.70231395-70436977 WWS 27 D TOKO PARABOLA Jl.Hasanudin G 3 Psg /Servs /Yes Tv /Indovsn70889950 WWS 27 D PANASAT PRBL HD+PLAYER/ REC±500CH Rp 2jt DLL-081 22515653 Seroja II/3 WWS 27 D BUDI PARABOLA ,PASANG BR, SERVICE Parabola. T: 70226391 /081575193691 WWS 27 D
RUKO LAMPER TGH RY,2LT Dkt Psr, Htl, Pombensin, Ramai. 0888 2520889 WWS 27 D RUKO HM TlogotimunRaya. Ls=4x17,5 (2 Lantai) 650Jt-Nego. 087 831181267 TTT 27 D GRAHA SURYA BYMK CLUSTER View Pegunungan. 081 390662298 /70404554 TTT 27 D KosBrJd Lt/Lb250/500, 28KT,Fs, TNH Temblng 189, 276m, 376m 085 640013867 TTT 27 D BU: KIOS PASAR GAYAMSARI 3x3 40jt Nego Hub:024- 6701063 TTT 27 D KIOS 3 Pintu Ls362m,HM,Jl Tirto Agung Dkt AlAzharBmyk:0818455472 TTT 27 D RMH Ccok U Usaha.LT220.LB160.3KT 2KM Jl.M Yamin Ung.085712999921 TTT 27 D Tinggal 4Unit Rmh Ungaran Indah Cluster T45/90 Hny265Jt:70378849 TTT 27 D RUKO HM LT13Om2, LB18Om2. Jl.Banaran Raya UNNES Smg *O8139O88OOO5 TTT 27 D RUMAH HM 1OO%BARU LT/LB:12O/12O Patemon UNNESS Smg. Hub:7O2O4O5O TTT 27 D DIJUAL:RUKO 3 Lt di Patimura Lt.169m Lb. 500m, Hub: 087 832304686 TTT 27 D JL:2unit Ruko 2LT,HM, Lt / Lb 80/104m2 Jl.Kokrosono Smg, 081 79550100 TTT 27 D JL.CPT BU Rmh 2Lt LT100m2,Banget Prasetya III/168.T:085234102575 TTT 27 D JUAL:Ruko2LT TEMBALANG DPN UNDIP Jl. Rotem. Hub 081 22504707 /91062652 TTT 27 D JUAL RMH T30/60,DP 5Jt diangsur 5x. Hub: 085 290240290 /081 64244924 TTT 27 D JL/DKNT RMH Lt±200m Bang1,5Lt, Jl Pengilon Ngaliyan.0858 7650 6345 TTT 27 D SOMPOK Baru,Bagus Utk Kantor /Rmh YOELAN: 70456685 /INFINITE: 7602299 TTT 27 D JUAL Rmh HM Prmns Banyumanik Jl. Rengas 3 Hub: 081 215372291 TTT 27 D HEBOH...RUMAH Tp UM/Disc UM sd 50% tp45 Mewah.70452666/70860666 TTT 27 D JUAL:RMH GOMBEL PERMAI I/59, Fas Komplit. Hub:085.727.622.577(TP) TTT 27 D RUKO 2LT Hrg 675Jt,Tinggal 2Unit Jln Raya Tugu.Hub:024-70369676 TTT 27 D
Hlg:STNK H.4839.ZW An Nuredy Jl.Dr Suratmo No.144 Smg PLG 27 D2 STNK:H.8668.GZ An Endang Kadarwati Gemahsari 91 Rt3/4 Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.1084.CG An Mintarto Asr.Brimob Srondol Rt9/2 Smg PLG 27 D2 STNK:H.4412.AG An PT.Bank Tabungan Negara Jl.MT Haryono 717 smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.4901.AQ An Sarmini Jl.Candi Mas I No.434 Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.2987.HW An Nur Ikhsan Pakintelan Rt3/1 Gnpt Smg PLG 27 D2 STNK:H.6080.HZ An Batara Siswa Hadi.Ketileng Indah H.14 Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.4909.KZ An Harsono Jangli Tlwah III/44 Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.8668.GZ An Endang Kadarwati Semarang PLG 27 D2 Hlg:STNK H.3839.WP An Sarjono Jl.Petempen Slt 346 A Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.2179.JW An Kundori Dk.Puntan Rt2/1 Gnpt Smg PLG 27 D2 Hlg:STNK H.3807.MW An Endang Sri.W Bandaran Rt1/4 Smg PLG 27 D2 STNK:H.5543.PW An Budi Setiati Jl.Srininditi VI/16 Simongan Smg PLG 27 D2
RMH HM TP Banyumanik LT:84 LB:77 2KT,1KM. 02470701466/ 085727720258 TTT 27 D JUAL RMH,HM Lok.Tgh Kota,Ls.256 Jl.Bima I/13 Hub: 081 6424 5613 TTT 27 D Grh Estetika Mnmls LT/LB.400/300 10mnt dr UNDIP 2,9M. 085327098178 TTT 27 D JL RUKO Jatingaleh (4,5x8) Harga Rp.499jt.085741596958 / 70362300 TTT 27 D Lt:130m2 HM,Strgs,S.Pakai,480jt TampomasDlm8/21 Smg. 081258783909 TTT 27 D RMH HM Jl.GONDANG TEMBALANG & Jl Mulawarman Tmbalang.085741673385 TTT 27 D SADEWA Ls190/150,995JtPuspowarno Tgh, Ls370/700, 2M. Hub:Ari70248886 TTT 27 D Rmh SiapHuni T86/100, HM, DiKarang Rejo Banyumanik 70443532/70587101 TTT 27 D Rmh EraCitra Cluster Pdk Payung 10 Unit,T60/90 Hny 375JtNg:70579791 TTT 27 D RMH+TOKO Ls212,HM,Walisongo (Sbrg RS Tugu) Lok.Strtgs:081 2293 6971 TTT 27 D RUMAH HM MEWAH LT/LB:240/300 Di Menoreh Sampangan.T:02470640778 TTT 27 D JUAL (TP) RMH+TNH,Lt.300m,Di Banyumanik.0243561292/08157771878 TTT 27 D RUKO SMG INDAH 1Lt LB.70m/LT.90m HGB,Sumur Bor,475Jt.085277243757 TTT 27 D Prm Murah HM T27/60,T36/70, T60/ 168 Lok: Pedurungan, Banyumnik 70519935 TTT 27 D JL CPT BU RUKO~PasarMijen HM,LT. 169m.82OJt.TP.FuatunO8574O717986 TTT 27 D RMH WANAMUKTI RAYA LT.198.LB.125 3KT,3KM,CckUKntrToko085645707070 TTT 27 D - RUMAH KONTRAK DIKONTRAKKAN RMH:3KM+1RuangKantor,WonodriSendang17/081326662029 PLG 27 D2 DIKNTRKAN RUMAH:2KT,Klipang PsnAsri 3 F3 6,5Jt/Th 085225357484 PLG 27 D2 DKTRKN RMH Jl.POTROSARI TGH 16 Srondol SMG(Blk ADA).08156549745 TTT 27 D DIKONT.RMH Jl. Anjasmoro IV No.24 Smg, 25jt Net/TP. Hub: 08886400064 TTT 27 D
Hlg:STNK H.1209.BA An Hendrizal Semarang PLG 27 D2 Hlg:STNK H.2465.CG An Bramanta W.A Jl.Kedondong Dalam No.359Smg PLG 27 D2 HILANG BPKB H-2365-NP, AN: PT. BLUE GAS INDONESIA.081290704471 WWS 27 D HLNG STNK H-5288-AS AN M MUFIK Laksamana Takari,T:085868683868 WWS 27 D HILANG STNK K5328PT A/N Adma Windarti.Hub:Sinarmas7/972K,SnrWlyo WWS 27 D HLG STNK H-3081-MW,AN:EVANY APRILAWATI,Jl.Dewi Sartika Brt I/47 WWS 27 D BPKB H-1934-MB /5466407J An.D. Kusnohadi,Jl.Diponegoro124B Sltg WWS 27 D HILANG STNK H3202AQ, AN: WAHYU KUS PRIYATNO, Jl.Bongsari Rt.11/3 Smg WWS 27 D HILANG STNK Scorpio H-3168-US Bg yg mengembalikan ada Imbalan WWS 27 D HILANG STNK H-5233-MP,AN. ALAN DWI AUFAR, Hub: 0246734121 WWS 27 D BPKB H-4648-ZC an PRATOMO Sigude Rt.01/05 Kalongan Ung Tmr WWS 27 D HLNG STNK H-2157-KZ AN SUPRAPTI, Jl. Kalipepe I Rt7/1 Pudakpayung. WWS 27 D HILANG STNK H-5057-SN AN.KINDATIN Hub:085225400136 WWS 27 D HILANG STNK H-3900-TE,AN:SRIE ARDIANI,Pondok Majapahit II/B25 WWS 27 D HILANG BPKB H-3564-QS,AN LILIK MUJIYONO, Hub: 081 290704471 WWS 27 D
TRM BELI JL ARLOJI SGL Merk ROLEX Omega, Panerai,TAG. Hub: 70888006 WWS 27 D JUAL PERALATAN SALON Komplit Khs Rambut, Lsg Pemakai. 02440067000 WWS 27 D DIBELI SEMUA BARANG YANG SUDAH Tidak Terpakai 70659728 Siong Ki WWS 27 D BU:JL OBRAL MURAH ALAT2 Katering Siapa Cpt Dia Dpt.T:082133171612 WWS 27 D
DIJUAL RAK Siku,Mj Kntor,Etalase Spring Bed,Bupet,Dll:70353648 WWS 27 D DBELI SGL BRG BKS,MBEL,PRBOLA,AC Besi, Mbl Dgrok, Bgkrn Rmh. 70205397 WWS 27 D LOWONGAN DICARI PRAMUNIAGA WANITA:16-22ThSingle,Tdk Berkacamata,Min 155CmBawa Lmrn,Fc KTP,KK,Nilai SMU KeSwalayan Bali Gajahmada 93 Smg B01 27 D4 SAMPINGAN:Nempel Benang 1Box70Rb,Bu Dian 083838672977 PLG 27 D2 BTH SOPIR RTM TRANS RENT CAR:2Org, 30-40Th, Penglm Min 2Th, Ramah Sopan, Taat Beribdh, Hub: Peleburan VII/9 Smg Hub: 024 8440634 /085 64026867 (Basuki/Tedy) PLG 27 D5 BTH:PRT WNT SMG/JKT LSG KRJ Gj s/d 1jt Tnp Ptngn: 085 641696930 WWS 27 D BABYSITTER/PRWT LANSIA Gj 1,5-2,5jt,Hub: 024-6725192 Trm Kursus WWS 27 D
PRIVAT TK-SD-SMP-SMA Semua Mapel www. semarangprivat.com 33110055 WWS 27 D PRIVAT Bc Tls Al Quran dgn Panduan Buku & Ustad /dzah: 081 336292656 WWS 27 D LES PRIVAT SMP= 300Rb/10Jam, SMA=400Rb /10Jm. Hub: 083 870838338. Agus WWS 27 D LES PRIVAT/KELOMPOK: SMU, FISIKA, Mat, Guru Bs Datang. 083 842150063 WWS 27 D PENGOBATAN
JL:MSN BUBUT,Mesin Pecah Batu, Tekuk Plat. Kanguru Slt III/5, 0246708340 /081 1271069 Bs Kredit 13Th WWS 27 D MUSIK PIANO HOUSE Sedia Piano2 Baru/ Bekas, Violin. Peterongan Plaza A.7 Smg T. 8413664/081 665 1338 WWS 27 D MOBIL - HONDA JAZZ IDSI AT 2004:(H),Ice BlueMetalik,Kondisi Bagus Hub:08156533132/083838369864 PLG 27 D3 - TOYOTA -
200 GDS+JANDA ISLAM,KRISTEN,Katolik, Serius, Cr Suami. 085725928688 WWS 27 D
A.N.AVANZA:1.3 G’2011 An Sndr,Tgn I,Silver,Mls,150Jt/Ng,70700784 PLG 27 D2 NEW CAMRY 09/10:Tipe Q 3.5,HitamKm.23Rb,Hub:08112764030 PLG 27 D2
KOST KOST:EXEC AC, TV, KULKAS, KM, Dpr Sdr, Jl. Mugas Hub. 081 325 863 040 WWS 27 D KOST KM Dalam Strategis Jl.Abdurahman Saleh Hub: 7601169 WWS 27 D
MOBIL SERVICE SPECIALIS HILANGKAN BUNYI ASING Ondersteel, Shockbreaker, Pwr Str Kelud Ry 45.Agung TNK T:8454748 WWS 27 D MOBIL VARIASI
JL.TNH L.130-275m2 300m Dr Jln Raya Jatingaleh 70173856 /70418795 WWS 27 D JL CPT BU TNH diPggr Jl.Podorejo L±4000m2, 175Rb/m2 Hub: 081 7247843 WWS 27 D DIJUAL Tnh Tembalang LT325 450Jt Tnh Tembalang LT 400LB20:70195656 WWS 27 D DIJUAL TNH Ada Phn JATI L.5100m2 di Candi Golf Jangli.085740713956 WWS 27 D TNH HM 216m2 Gg Soleh 50m dr Jl. Monginsidi. 085 325364541 /70294797 WWS 27 D JUAL TANAH Pinggir Jl Raya Gunungpati HM 700m. T:70576440/7465760 WWS 27 D JL:KAV SIAP BGN u/Rmh Kos Jl.Cempaka Sari Tmr UNNES.08599950013 WWS 27 D TNH HM 104m2 Cash 16,4jt,UM1,5jt Ang 391rb /Bl /5th. 6718567/70056711 WWS 27 D HM LT201m Lks Mapagan Ungaran Jl Kalimasada 70907201/081575050524 TTT 27 D JUAL:KAV.SIAP BANGUN,DpnSMK YPPM Boja, Dkt Jln Ry Boja.085878748889 TTT 27 D
PENDIDIKAN
MESIN
KONTAK JODOH
RMH Blkg USM 2KT,1KM,1RT, L.117m+ Perabot (AC, Kulkas, Dll) T:70250776 TTT 27 D DIKONT KIOS Cck U /Ush /Kntor Tmpt Strategis Pggr Jl. 081 2281 5262 TTT 27 D PLAMONGAN INDAH Blok i7 no:6.T.Fatimah/105.T.08122870845/ 70357956 TTT 27 D KONT RMH Semawis Kdmd (2KT, AC, Knopi Tras Blkg, Jln Lbr) 16Jt. 081 56678227 TTT 27 D DIKONTR u/Usaha/Kantor Jl.Indraprasta 83 Smg. Strgs. 081 391781234 WWS 27 D DIKONT:RMH Bangunan Baru,Fas:3Kt AC. Pusponjolo Tmr Dlm. Ph 70159495 WWS 27 D RMH 400m2 4KT AC Cck u/ Kntr/Kel Hal. Ls Pdk Pyg Dkt Jl Ry. 081 914459649 TTT 27 D T.USAHA 4X12m min 2th @ 10jt Jl. Raya Pudak Payung. 081 914459649 TTT 27 D DJL/KNTRK BKT PERMATA PURI BXIV/ No.9, Dkat Masjid. Hub: 081 22892211 TTT 27 D KONT.RMH+TNH LS1200m2, Jl.Pandanaran Cck u/Bisnis. 081 59410123 TTT 27 D - TANAH DIJUAL -
JUAL Pemancingan, Fas: Aula, Pondokan, Klm Renang, LT 1800m2 Di Ngadibolo, Boja 1,4M. Hub:082325974900 WWS 27 D Ingin Pny BIMBEL NAS.Wrlba Promo April-Mei Khs Jateng. 085 726657958 WWS 27 D DIBUT:KERJASAMA Dg Pemilik Mesin EDC. Ada Profit Sharing. 70741290 WWS 27 D PKT USH ES KRIM BAKAR Rp.3,5Jt Hub: GITC - Jkt * O878 2828 O8O8 WWS 27 D
JL KAV SIAP BGN Dkt Jl.Majapahit Bbs Bnjir,Hrg 65-80Jtan.70552422 TTT 27 D Jual Jl.Jambon 1 Tanah+Tembok 40% 550Jt Nego.085640238008 TP TTT 27 D JL:TNH Blk AKPER/SMA 2 UNG,Lingk Jd Cck Rmh,Kos,Kont.081225225081 TTT 27 D KAV.TEGAL REJO +100m2HM Aln2Lama 350rb/m2,Cash/Kredt 085641004512 TTT 27 D DIJUAL TANAH KARANGREJO SEMERU Ls 475m2, HM, Hub: 0878 2255 5740 TTT 27 D JL TNH P.JLN RY Mijen L.6000m2/m 1Jt,Lb16/P26,335Jt,T:02470089410 TTT 27 D TNH HM 340m Dkt Bgtayu Regency AdaBang 1/2Jadi,HrgNego.70721717 TTT 27 D CPT TNH Ngesrep Brt III Rt5/9 Komp.PP,SHM1001M.Pmlk 081280570737 TTT 27 D JL.Tnh HM 600m2,Hrg 350Rb/m2 Dpn Permata Sendang Mulyo: 085 875111669 TTT 27 D MAJAPAHIT/TANAH HM+BANGUNAN,Ls: 220m2. Hub: 088 8252 0889 TTT 27 D JUAL TNH HM Lt.1097m,Jl.KALISIDI Gunungpati,180Jt,Hub:70558084 TTT 27 D KAV SIAP BANGUN, SHM, Jl.A.Yani (Asmara Ungaran). Hub: 081 56657997 TTT 27 D TANAH HM Ls.3040,JL.RAYA WISATA Air Panas Limbangan. 0821 33201505 TTT 27 D TNH HM JL.RAYA WISATA AIR PANAS Limbangan, Ls.4153m2, T.70865202 TTT 27 D JLCPT BU Kapling Krajan Asri Mijen 8x12=45Jt. Rita *O81 326 146 822 TTT 27 D TNH Dp Gerb UNNES Cck Kos2an Ls. 150m,375m.950rb/ m2. 081575575253 TTT 27 D TNH HM±400M2 Jl.TirtoAgung Brt V Tmblg. 085727266041 /08122813725 TTT 27 D JUAL/KTRK TANAH u/Usaha Segera, Sapta Marga II. Hub:083838915887 TTT 27 D KAV HM SIAP BANGUN,SblhPerumahan PinggirJlAspal, Mijen 081519392926 TTT 27 D BU:JL CPT TNH HM Strgs,TmrPucang Gading,Ls:3185m. Hp:085325043004 TTT 27 D BU:SHM,156m2 Pgir Jl.Aspal,Ngijo Dkt UNNES,Strgs, Hub:081325752843 TTT 27 D
PIJAT BP.CATUR:081575909414 Harus Pasti Sembuh! B24 27 D2 DEA MASSAGE Muda, Cantik, Ramah & Sabar. 0823 2298 4369 (No SMS) WWS 27 D FAISAL MASSAGE CALL HP: 081.326.464.077 / 085.6266.9177 WWS 27 D INGIN SANTAI DAN RILEKS (PIJAT Capek) Hub: Selvi 081 325 4040 18 WWS 27 D CHAINES AND JAVA MSSGE FULL BODY 100% Ok.Hub:Ratna T.081901334780 WWS 27 D NEW CLUB LADIES MSSGE ABG JAVA & Chinese. High Clas T.081 70559324 WWS 27 D AMBEIEN/HERNIA 1x Berobat Sembuh. Hub: 024 - 7018 2655 WWS 27 D PIJAT PANGGILAN DI HOTEL, Tdk Trm SMS Hub: Putri - 081325693225 WWS 27 D MASSAGE,FRESH & RELAKS BODY FITNES. Hub: Aris 081 5764 1235 WWS 27 D TRADITIONAL MASSAGE’N RILEX CALL Aja Vera 081 391333058 Tdk Trm SMS WWS 27 D ELIS MASSAGE TERAPI IPOTENSI EJK Dini. 081 575840208-Ada Tmpt. Pggln WWS 27 D SALON
FANI VARIASI SPESIALIS KARPET & Jok Mobil Bhn TerLkp, Rapi & Bergransi Mlaten Trenggulun 18/ DR.Wahidin 76 T:024-91062652/ 3551882/ 8508875 WWS 27 D 2dinTv1.1 dvd/Tv350 Pwr+W300 Cap 250 VcdJvc 600 Pio Kwd Usb 70404601 WWS 27 D
MASSAGE+LULUR CREMBTH,DLL.U/ P & W Tng Wnt Muda Java & Cina: 085 875567645 WWS 27 D Body Massage&Spa,Pelayanan Ramah Ph: 024-70853917 / 085786354199 WWS 27 D
TANAH MURAH HM,Ls.Tnh 844m2,Jl. Lumbungsari II.Hub:081 5650 9789 TTT 27 D DIJUAL TANAH di Kedungpane Ls.996m2,HM Hub: 081 392 103 456 TTT 27 D JL TNH Sgt Strtgs 275 Mtr Jl.Ry (Blk PLN Jatingaleh)087875967799 TTT 27 D JUAL KAV PEDURUNGAN & TLOGOMULYO 7x12,Hanya 65Jt.Hub:024-74046948 TTT 27 D DIJUAL TNH Ls.160m2 Jl.Pakis II Klipang Permai Smg. 081542474726 TTT 27 D TNH HM ±1,2Ha JL RAYA BLOTONGAN Salatiga,Hub:08156550662 TTT 27 D SIAP BNG HM.Siwarak Nyatyono,80m2 30Jt/Ng. BsKrdt 70196330/74053498 TTT 27 D DJL TNH SHM 400m2,Sapta Prasetya Pdrngn. 081317775373/ 081617775373 TTT 27 D JL.KAPLING Merpati Pedurungan, HM Tgl 2Kpling 085647184658/ 70587101 TTT 27 D BU:HM 4000M2 @ 250Rb,mepet pagar BSB, Jl.Paving. Hub:91109099(NoSMS TTT 27 D HM200M 210jt Tblg 300M SkunI.92M 110jt Jl3m Grfk Bmnk 08179503935 TTT 27 D TNH JL.TELAGA BODAS Komp. PERMATA Semeru, Lt.395m2, HGB. 081322334456 TTT 27 D JUAL:TANAH HM 2600m 850rb/m Dkt JlnSblhRelBangetayu:081901236603 TTT 27 D TANAH,580m ,HM,Jl.Siliwangi Jrakah Nego Hub: 081 845 9909 TP TTT 27 D YG BUTUH TANAH 20H,HM,Cocok Untuk Perumahan.Serius Hub:08170559609 TTT 27 D SIAP BNG HM.SiwarakNyatyono, 80m2 30Jt/Ng. BsKrdt 70196330/74053498 TTT 27 D JL:Tnh Bukitsari,232m,Hook,Strgs 1,6Jt/m.Hub:0818297275/ 70303095 TTT 27 D KAVLING HM Bbs Bjr 27Jtan UM 5Jt Angs 500Rb.Tlogo Biru. 70721717 TTT 27 D TANAH+BANGUNAN Dpn Kanindo. Tp Jl 081 2289 24493/081 9015 90660 TTT 27 D KAV.TEGAL REJO +100m2HM Aln2 Lama 350rb/m2, Cash/Kredt 085641004512 TTT 27 D DIJUAL TNH Ada Phn JATI L.5100m2 di Candi Golf Jangli.085740713956 TTT 27 D TNH Bnyumanik Cluster Dkt Carrefour & ADA 150-300m Strtgs 70087000 TTT 27 D
DIJUAL TNH HM Luas.4000m2 & 1000m2 Di Tlogomulyo: 6732526/70758009 TTT 27 D JUAL CPT Tnh Jatingaleh 700Rb/m2 Suratmo 1,8Jt/m 70409048/70418795 TTT 27 D T200M 210JT Cck u Kost Ngsrp5Dlm 92M 110jt Dpn STM Graf.081 79503935 TTT 27 D JUAL:KAV.SIAP BANGUN,DpnSMK YPPM Boja,Dkt JlnRy Boja. 085 878748889 TTT 27 D JL TNH 7Ha Pnggr Jl Ry SmgMranggen. 0878 3348 6191/pin 29E3C58B TTT 27 D JL:2unit Ruko 2LT, HM, Lt/Lb80 /104m2 Jl.Kokrosono Smg, 08179550100 TTT 27 D TNH HM Di Bulusan Ls: 160m2 & 96m2 Hub:08122863555 TTT 27 D JUAL TNH HM Ls.5100m, Dkt CANDI GOLF Jangli, Serius. 0811299215.TP TTT 27 D JUAL:TANAH TLOGOMULYO HM Ls435m2 Hub: O81 22 80 81 96 /70 70 00 08 TTT 27 D KAV HM SIAP BANGUN, Sblh Perumahan Pinggir Jl Aspal, Mijen 081 519392926 TTT 27 D JL TNH +BANGUNAN di Mangkang Kulon, LT574, LB300, HM: 081 392103456 TTT 27 D JUAL Tnh 33x33m2 ada Jln Melingkar T: 081 901400059 /085 741655394 TTT 27 D TANAH+BANGUNAN Dpn Kanindo. Tp Jl 081 2289 24493/081 9015 90660 TTT 27 D JL TNH 7Ha Pnggr Jl Ry SmgMranggen. 0878 3348 6191/pin 29E3C58B TTT 27 D JL TNH u/INVEST Ls.1700 Jl.Raya SMG-MGL, 400rb/m T.08572.7746564 TTT 27 D KAV HM SIAP BANGUN, Sblh Perumahan Pinggir Jl Aspal, Mijen 081519392926 TTT 27 D TANAH HM 7x13 SEMBUNGHARJO Bisa TT Motor Hub: 0856 4040 4748 TTT 27 D JL TNH STRTGS Cck Invest 81 Mtr Jl.Ry Mijen-Meteseh: 085 865109139 TTT 27 D JL BU TNH BGN Ls.290 (7,5x40) Majapahit.081 390436494 /081 901411930 TTT 27 D MAJAPAHIT/TANAH HM+BANGUNAN, Ls: 220m2. Hub: 088 8252 0889 TTT 27 D TNH HM 104m2 Cash 16,4jt,UM1,5jt Ang391rb /Bl /5th. 6718567/70056711 TTT 27 D
Sabtu Legi, 27 April 2013
Talud Manggis Ambrol SECANG- Baru empat bulan selesai diperbaiki, talud tanggul Kali Manggis setinggi 2 meter dan panjang 50 meter di Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, ambrol. Puluhan kubik material longsoran berupa campuran batu, pasir, dan semen, menutup lahan sawah penuh tanaman padi milik Asyari, warga desa setempat. Menurut Kades Payaman, Saifudin Ashari, perbaikan talud dikerjakan sekitar tiga bulan, mulai Oktober sampai 6 Desember 2012 lalu. Diduga, pengerjaannya tidak sesuai bestek sehingga bangunan ambrol setelah diguyur curah
hujan, Minggu (14/4) lalu. “Kejadian itu sudah kami laporkan ke BBWSSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak) di Yogyakarta, dan tembusan ke Pemkab Magelang. Juga pernah dibahas dalam rapat bersama petugas instansi terkait di Kantor PSDA Progo Hulu di Secang,” katanya, Jumat (26/4). ■ Sisi Timur Dari pantauan lokasi, talud
yang ambrol berada di sisi Timur saluran irigasi Kali Manggis. Permukaan tanggul dijadikan jalan berlapis cor semen. Betonisasi jalan dibiayai dana PNPM 2012 telah retak-retak setelah dilalui truk-truk pengangkut material bahan bangunan untuk perbaikan talud. Saluran air Progo Manggis bersumber dari Bendungan Kali Progo di Kuncen, Badran, Kranggan, Temanggung. Saluran itu membentang dari Badran, melewati wilayah Secang, Kota Magelang, mengalir sampai ke wilayah Mertoyudan Kabupaten Magelang. Menurut Kades Saifudin As-
hari, betonisasi jalan tersebut baru selesai dikerjakan Desember tahun lalu. Namun, kondisinya sekarang sudah rusak karena dilewati truk-truk pengangkut material. Dia juga telah mengirim surat ke BBWSSO sekaligus minta ganti rugi atas kerusakan jalan dan sawah milik Asyari. “Selain ganti rugi atas kerusakan jalan serta tanaman padi berusia muda itu, juga biaya pemulihan lahan yang rusak akibat tertimbun material talud yang longsor. Tentu buruh waktu lama untuk memulihkan lahan yang rusak begitu,” katanya.■ TB-ad
Lindungi Hak Intelektual penting. Karena hak tersebut berguna untuk memberikan perlindungan terhadap pengusaha, produk bermerk yang selama ini dipalsukan. Bahkan dipatenkan pihak lain karena tidak tahu mekanisme dan aturan yang telah diberlakukan. Peraturan yang berhubungan dengan Hak Kekayaan Intelektual, ditunjukkan dengan sikap penghargaan, penghormatan dan perlindungan. “Tidak saja memberikan rasa aman, tetapi juga mewuFoto: dok Sri Sultan judkan iklim yang kondusif,” kata Gubernur DIY, Sri Sultan YOGYA - Membangun ke- HB X pada Peringatan Hari sadaran arti pentingnya hak Hak Kekayaan Intelektual, di kekayaan Intelektual bagi Kepatihan Yogyakarta, Jumat masyarakat DIY, memiliki arti (26/4).
Puluhan Itik Mati WONOGIRI - Unggas jenis itik, walau mempunyai tingkat kekebalan tinggi akhirnya juga terkena virus flu burung. Sebanyak 57 dari total populasi 600 ekor itik dilaporan mati diduga terserang flu burung. Itu dialami tiga warga di Dusun Tanggung RT 1 RW IV, Desa Sumberejo, Kecamatan Jatisrono. Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan, Rully Pramono Retno didampingi Kabid Kesehatan Hewan Surip Surono mengatakan itik yang masih berusia 13 hari itu diternak dengan pola kemitraan. Yaitu dengan pihak luar dengan menyewa tiga kandang warga sebagai lokasi peternakan. Itik-itik itu dilaporkan tanggal 8 April lalu. Itik yang lain kini diisolasi dan kandang disemprot desinfektan. Karena berada di tiga rumah warga yang berbeda, maka penyebab bisa karena sanitasi dan kebersihan di kandang yang kurang diperhatikan. “Ketiga rumah itu kebetulan juga berdampingan. Rumah yang di tengah yang ditemukan kasus itik mati itu,”terang Rully, Jumat (26/4). Temuan itik mati karena flu burung terjadi November dan Desember 2012 lalu. Kali pertama muncul di Desa Sonoharjo, Kecamatan Wonogiri (800 itik mati), lalu di Desa Semen, Kecamatan Nguntoronadi (600 mati), serta di Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo (800 mati). Di Wonogiri, kini ada sekitar 1.500 peternak itik dengan jumlah total populasi itik 46.775 ekor. ■ Pm-ad
Menurut Gubernur DIY, lahirnya peraturan yang berhubungan dengan Hak Kekayaan Intelektual berdampak pada adanya sikap penghargaan, penghormatan dan perlindungan. ■ Kondusif Selain itu bisa mewujudkan iklim yang kondusif bagi peningkatan semangat atau gairah untuk menghasilkan karya karya inovatif, inventif dan produktif. Khususnya bagi para pengrajin, UKM yang banyak terdapat di DIY. Dengan adanya perlindungan terhadap HKI tersebut tandas Gubernur DIY, Pengusaha Kecil dan Menengah yang memiliki karya intelektual dapat
mendapatkan kepastian hukum, shingga pemegang hak akan mendapatkan perlindungan hokum serta melakukan upaya hukum dengan lebih kuat. Kepala Kanwil Kum HAM Pemprov DIY, Rusdianto menjelaskan, Yogyakarta merupakan salah satu daerah di Indonesia yang masyarakatnya potensial dan memiliki kreatifitas serta inovasi sangat tinggi, dan menciptakan karya dan karsa yang mampu menasional bahkan meninternasional, seperti misalnya kreatifitaas dalam memproduksi kata-kata yang melekat di desain kaos Dagadu, kerajinan, kuliner, film animasi, sofwere dan ma- AMBROL: Talud tanggul Kali Manggis yang ambrol mulai diperbaiki sih banyak lagi.■ ali-ad oleh sejumlah pekerja. ■ Foto: Tri Budi Hartoyo-ad
Penanggulangan DB Oleh Pemkot Siapkan Kendaraan Dinas RCSK Ditiru Daerah Lain SOLO-Program Rotary Club Solo Kartini (RCSK) tentang penanggulangan penyakit Demam Berdarah (DB) dicontoh daerah lain. Bahkan luar negeri. Karena program yang memanfaatkan pemantau jentik dan melakukan porselenisasi bisa menekan jumlah penderita DB. Demikian yang terungkap dalam District Conference Rotary District 3420 Indonesia di Solo, Jumat (26/4). Menurut District Governor 2012-2013, Panudiana Kuhn, penunjukan Solo sebagai tempat konferensi sehubungan kota bersangkutan terus menjadi perbincangan dunia. Bukan hanya karena kota Solo melestarikan budaya dan lingkungan, tapi disebabkan munculnya sosok perubahan seperti mantan Wali Kota Surakarta Joko Widodo yang kini menjadi Gubernur DKI. Disamping itu, berbagai realisasi program RCSK seperti porselenisasi untuk mencegah DB, menjadi perbincangan. Bahkan dijadikan percontohan
SOLO-Pemerintah Kota Surakarta menyiagakan kendaraan dinas untuk mengantisipasi rencana aksi mogok awak angkutan umum yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda). Langkah ini ditempuh sebagai upaya agar aksi yang digelar menggangu tranportasi penduduk . Aksi mogok dengan enggan menjalankan kendaraan umum diperkirakan dilakukan Organda Solo, yang dijadwalkan pada 29 Aprol 2013. “Langkah untuk menyalurkan aspirasi ini dipicu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar,” tandas Walikota FX Hadi Rudyatmo, Jumat (26/4). Penyampaian aspirasi ini, lanjut FX Hadi Rudyatmo sesuai dengan kondisi di lapangan. Pihaknya menyarankan proses menggelar aksi mogok bisa dilakukan pagi setelah aktifitas ma-
oleh club lain. Mantan District Governor Mustain Sjadzali mengatakan Rotary District 3420 Indonesia juga mengelar program pertukaran siswa di dunia. Setiap tahun dari Indonesia dikirim 50 pelajar SLTA ke sejumlah negera untuk kurun waktu selama enam bulan. Sebaliknya Rotary District 3420 Indonesia juga menerima siswa dari manca negara untuk belajar di nusantara. Semua biaya pengiriman ditanggung oleh Rotary. “Sementara peserta bisa merupakan anak anggota Rotar ataupun dari luar,” terangnya. Sementara itu Presiden RCSK, Poppy Saroso mengungkapkan, program penanggulangan dan pemberantasan DB dilakukan sejak tahun lalu dengan mengambil lokasi di Kadipiro. Pelaksanaan program terbukti mampu menekan jumlah penderita DB. Pantas diketahui, SRAGEN – Karena sering tersetiap tahun selalu ada ma- jadi kecelakaan, warga Dukuh syarakat yang terkena DB.■ Paingan RT 17 Desa Plumbon, K.2-ad
syarakat terpenuhi baru. Pemilihan pelaksanaan mogok pada hariSabtu dinilai merupakan keputusan yang luar biasa. Bila kegiatan sejenis dilaksanakan hari Senin, 29 April, akan menimbulkan dampak sangat besar. Karena pada saat sama masih ada siswa SMP yang menempuh Ujian Nasional. Mogok boleh saja dilakukan, tapi pelayanan dan aktivitas warga tidak boleh terganggu. Karena itu pemkot menyiapkan lima unit bus plat merah dan kendaraan dinas dari Satpol PP untuk sarana transportasi warga yang membutuhkan. Untuk menghadapi persoalannya, pihaknya juga telah melakukan kordinasi dengan kepolisian, dan TNI untuk melakukan pengamanan. “Mengenai rencana pengiriman sura meminta penambahan kuota bahan bakar Solar ke Kenetrian
Jalan Rusak, Warga Tanami Pisang Kecamatan Sambungmacan dan Dukuh Ngrampal RT 32, Desa Kebonromo, Kecamatan
Evaluasi Persiapan Pilkades BANJARNEGARA - Komisi A DPRD Banjarnegara meminta Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) melakukan evaluasi terhadap persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang akan digelar dua tahap, tanggal 10 Juni dan 29 Juni mendatang. Pasalnya, banyak rengrengan biaya pelaksanaan Pilkades yang sudah disusun Panitia Pelaksana (Panlak) Pilkades dinilai terlalu tinggi sehingga akan membebani para bakal calon. Dari informasi di lapangan, biaya Pilkades sangat tinggi, berkisar Rp 50 - 70 juta, bahkan ada yang di atas Rp 100 juta. “Ini tentu akan membebankan bakal calon, karena
ESDM telah direalisasikan Provinsi Jateng,” jelasnya. Kepala Perum Damri Surakarta Sutaryadi mengatakan, terjadinya kelangkaan solar tidak berpengaruh terhadap operasional armada yang dimiliki. Pihaknya telah bekerjasama dengan SPBU di Palur untuk memasok bahan bakar solar yang diperlukan bagi 36 unit bus Batik Solo Trans (BST) dan 15 unit bus Damri dan wisata. Dalam sehari dibutuhkan Rp 8 juta guna membeli kebutuhan bahan bakar solar. Mengenai adanya rencana demo, pihaknya akan mengikuti sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama penyedia sarana transportasi umum. Tapi soal kepastian pelaksanaan unjukrasa mogok, hingga kini pihaknya belum menerima kabar. ■ K.2-ad
sumber pembiayaan salah satunya adalah dari masyarakat, dan di sini (Banjarnegara-red) sudah menjadi kelaziman diambilkan dari biaya pendaftaran calon,’‘ ungkap anggota Komisi A, Sutarno. ■ Biaya Politik Menurutnya, dengan tingginya biaya Pilkades yang dibebankan pada calon akan membuat biaya politik calon semakin tinggi. Tingginya biaya politik ini tentunya akan berpengaruh kepada calon terpilih nantinya. Calon terpilih tentunya akan lebih mementingkan mengembalikan modal daripada mem- POHON PISANG: Pohon pisang yang ditaman warga di tengah bangun desanya.■ jalan. Hal itu dilakukan karena jalan yang rusak sejak dua tahun parah ito-ad itu, hingga kini belum diperbaiki.■ Foto: Sutyatmoko W-ad
Ngrampal, beramai-ramai menanam pohon pisang di tengah jalan, pada jalan penghubung dua desa duatersebut. Jalan tersebut rusak berat hampir dua tahun, hingga kini dibiarkan tak ada perbaikan sama sekali, Jumat (26/4). Sujono (52), warga Desa Plumpon, Kecamatan Ngrampal, mengatakan, kalau malam jalan itu gelap, tak sedikit pengendara yang jatuh. “Banyak juga mobil tak bisa lewat, karena gardannya gasrut aspas. Karena ada lobang dalam,” jelasnya. Jalan sepanjang 2 kilomter dari Desa Ngrampal sampai Dusun Lemahbang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, rusak parah. Warga Desa Plumpbon dan Ngrampal, protes dengan menanami pohon pisang. Mereka berharap tindakan protes berupa penanaman pohon pisang tidak diulang lagi jika pemkab peduli. ■ K.25-ad
700 Personel Siap Amankan Pilgub
BUBARKAN MASSA- Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membubarkan massa yang melakukan unjukrasa dalam simulasi pengamanan pemilihan gubernur. ■ Foto: Widiyas Cahyono-ad
MAGELANG- Polres Magelang Kota menyiagakan sebanyak 460 personelnya untuk mengamankan jalannya pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang akan dilaksanakan pada 26 Mei mendatang. Polres juga dibantu dari unsur TNI yakni dari Kodim 0705/Magelang sebanyak 180 personel dan juga dari linmas sebanyak 60 orang. “Jadi secara keseluruhan personel yang dilibatkan dalam pengamanan pilgub tersebut mencapai 700 orang,”kata Kapolres Magelang Kota, AKBP
Joko Pitoyo kepada wartawan usai acara simulasi pengamaman pilgub tingkat Kota Magelang, Jumat (26/4). Joko Pitoyo mengatakan, dalam pengamanan tersebut , dari unsur TNI pengamanannya dititikberatkan pada obyek-obyek vital seperti kantor walikota, kantor perbankan dan sarana vital lainnya yakni Kantor PLN serta kantor PDAM. Joko menambahkan, pihaknya juga mengamankan juga kediaman salah satu calon gubernur yakni rumah Bibit
Waluyo yang ada di Jalan Kyai Modjo Nomor 35, Kelurahan Cacaban, Kota Magelang. Pengamanan yang dilakukan di rumah calon incumbent tersebut yakni pengamanan terbuka dan tertutup yakni ditempatkan dua personel polisi yang berpakaian sipil dan tiga lainnya berpakaian seragam lengkap. “Kami siapkan satu regu yang berjaga di tempat tinggal calon gubernur secara bergantian selama 12 jam. Pengamanan tersebut akan dilaksanakan selama masa kampanye hingga
akhir pilkada,”ujarnya. Menurutnya, selain itu, selama masa pilkada berlangsung, pihaknya juga menempatkan sejumlah anggotanya dari kesatuan Bimbingan Masyarakat (binmas) dan Intelejen. “Personel dari polmas tersebut akan melaporkan sesuatu yang terjadi di masyarakat sesuai garis komando. Sedangkan yang berasal dari kesatuan intelejen akan bertindak bila terjadi sesuatu yang tidak sesuai,”imbuhnya. ■ Ias-ad
Sabtu Legi, 27 April 2013
■ Maulana, TKI Purworejo yang Tewas Di Korsel
Firasat Minta Doa dan Maaf Kepada Istri
TEWAS DI KORSEL : Jenazah Maulana Fakih anshori, TKI yang tewas kecelakaan kerja di negara Korea Selatan, saat tiba di Desa Petugaran, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, untuk dimakamkan. ■ Foto : Dulrokhim-Tj
PURWOREJO- Salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Petugaran, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, tewas akibat kecelakaan kerja di negara Korea Selatan. Korban Maulana Fakih Anshori (29) dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) kampung halamannya. Dari telegram yang diterima keluarganya, korban meninggal saat sedang bekerja di perusahan pembuatan buldozer, aibat terkena mesin pada Selasa (16/4). Jenazah diterbangkan ke Indonesia, tiba dirumah duka pada Kamis (25/4) sekitar pukul 11.00 WIB melalui Bandara Adisutjipto Yogjakarta. Sesampai di rumah duka di-
lakukan salat jenazah oleh keluarga dan warga setempat lalu dimakamkan di TPU setempat. Korban meninggalkan istri Lusiana (26), merupakan anak pertama dari tiga saudara pasangan suami istri Suparman (63) dan Fatimah (50). Ayah korban, Suparman mengatakan, anaknya sudah berulangkali mendaftarkan sebagai TKI namun selalu gagal. Pada pendaftaran yang terakhir pada September 2012 berhasil lolos menjadi TKI di negara Korea Selatan. ■ Firasat Suparman mengaku ada firasat kalau akan kehilangan anak sulungnya tersebut. Pagi harinya sebelum keja-
dian, Maulana sempat menelepon istrinya, Lusiana, meminta dikirimi doa dan meminta maaf tidak bisa mendampingi Lusiana sehari-hari. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purworejo, Sumhardjono SSos yang menyempatkan hadir di rumah duka menyatakan, korban menjadi TKI melalui biro TKI resmi. Kepulangan korban dari Korea ke Indonesia juga dilakukan oleh BP3TKI. “Maulana berangkat dari biro TKI yang resmi. Biro TKI juga berjanji akan mengurus hak-hak korban yang belum diberikan oleh perusahan. Doakan saja semua berjalan lancar. Kita juga akan memantau pro- sesnya,” ujarnya. ■ Dr-Tj
Perbaikan Jembatan Pemali Sebatas Penguatan Konstruksi PPS Diminta Pelajari UU Pemilu TEGAL - Sebanyak 81 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Walikota Pilwalkot) Tegal dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Acara pelantikan PPS dilaksanakan di masingmasing pendapa kantor kecamatan, Kamis (25/4) malam. Ketua KPU Kota Tegal, Saifudin Zuhri Madrais SAg mengatakan, setelah dilantik, anggota PPS memiliki tiga tugas, yang harus dilaksanakan secara serius dan maksimal, yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng pada 26 Mei 2013, Pilwalkot Tegalpada 27 Oktober 2013, dan Pemilu Legislatuf (Pileg) pada 9 April 2014. “Anggota PPS sudah dilantik dan diambil sumpah dan janjinya. Agar mereka bisa bekerja profesional semua anggota PPS mengikuti bimbingan tek-
nis,” ujar dia. Dia meminta PPS harus menyukseskan Pilwalkot Tegal karena tantangan ke depan semakin berat. Sehingga anggota PPS harus netral dan independen, harus mampu menjalin hubungan baik dengan semua calon. Kejujuran, terbuka, akuntabilitas, proposional, serta profesional dalam mengemban tugas. Menurut dia, menjadi anggota PPS merupakan amanah sehingga harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. “Jangan sampai anggota PPS melawan arus. Kalau memegang UU dan peraturan Pemilu yang berlaku, maka akan selamat.Karena tahapan Piwlakot sudah mulai, maka anggota PPS langsung bekerja.” paparnya.■ ron-Tj
BREBES- Jembatan Pemali yang merupakan proyek ujicoba, terus mengalami kerusakan. Kerusakan jembatan di jalur nasional ini sudah meresahkan masyarakat karena selalu menimbulkan kemacetan parah. Karsono, sopir truk ekspedisi jurusan Surabaya-Jakarta, yang melewati jembatan tersebut, Jumat (26/4) berkomentar, kerusakan Jembatan Pemali sudah parah dan memicu kemacetan arus lalu-lintas. Dampaknya, menghambat jarak tempuh perjalanan sehingga kiriman barang sering terlambat sampai tujuan di Jakarta. “Sebagai sopir saya berharap agar Jembatan Pemali diganti tidak akan terwujud. Katanya pemerintah masih akan mempertahankan konstruksi jembatan tersebut,” ujar dia. Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Djoko Murjanto, saat mengecek
kerusakan Jembatan Pemali, mengatakan perbaikan Jembatan Pemali dilakukan dengan penguatan pada konstruksi. Jadi, konstruksi saat ini tetap dipakai, tetapi diperkuat termasuk lantainya. “Konstruksi ototropik di Jembatan Pemali yang digunakan saat ini merupakan proyek uji coba. Tetapi, hasil di lapangan ternyata banyak ditemukan kendala teknis, sehingga proyek pengerjaan itu mengalami kerusakan terus-menerus,” ujar dia. ■ Lapis Beton Pihaknya akan memperkuat konstruksi jembatan, termasuk rencana mengganti lantai jembatan yang
semula dari plat baja menjadi lapisan beton. Tapi itu nanti dilakukan setelah Lebaran tahun ini. Lantai plat baja ini dipertahankan sampai musim arus mudik dan balik Idul Fitri. ‘’Setelah itu, baru kami ganti. Ini dengan pertimbangan kondisi arus lalu-lintas di jalur pantura. Sehingga untuk sekarang ini sampai Lebaran hanya akan dilakukan perawatan rutin, yang seperti dilakukan sekarang,” papar dia. Tak hanya akan mempertahankan konstruksi jembatan Pemali, Djoko juga belum memastikan rencana pembuatan jembatan darurat (bailley). Pembangunan jembatan darurat, katanya, dilakukan dengan melihat kondisi. Artinya, jika dengan perbaikan rutin bisa tertangani, maka pembangunan jembatan darurat dengan sistem bailey mungkin tidak dilaksanakan. ■ ron-Tj
Hansip Jepara Juara Defile JEPARA- Pasukan Linmas (Perlindungan Masyarakat) atau Hansip Kabupaten Jepara berhasil menyabet gelar juara pada lomba Defile Linmas Se-Jawa Tengah, Jumat (26/4). Satu peleton Hansip Jepara berhasil mengungguli pasukanpasukan Hansip se-Jawa Tengah, yang kemarin melakukan apel besar di AlunAlun Jepara. Lomba Defile dilakukan usai Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo memberikan pembinaan secara langsung. Sekitar 878 anggota Hansip mengikuti Apel Besar Pembinaan Hansip seJawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan para Hansip yang akan mengikuti pengamanan Pemilu Gubernur (Pilgub) 2013 ini. Gubernur Jawa Tengah, dalam kesempatan tersebut meminta para anggota Hansip untuk membekali dirinya dalam pengamanan Pilgub Jawa Tengah. “Anda semua akan menjadi tulang punggung pengamanan Pilgub. Koordinasikan semuanya pada aparatur keamanan yang ada. Catat semua nomor telepon Babinsa, Danramil, Kapolsek dan Kapolres. Laporkan segera informasi
yang anda dapatkan di dalam proses Pilgub,” ujar Bibit. ■ Komandan Wanita Pada Apel Besar kemarin, Florentina Budiati yang sehari-hari menjabat sebagai Sekcam Tahunan, Jepara mendapatkan kehormatan menjadi Komandan Upacara. Florentina menjadi wanita pertama yang menjadi Komandan Upacara dalam Apel Besar Linmas se-Jawa Tengah. Dengan sigap alumni STPDN ini memimpin upacara. Gubernur Jawa Tengah, bahkan secara khusus memberikan ucapan selamat atas suksesnya tugas yang telah di emban Florentina dalam kegiatan tersebut. Usai Apel Besar, seluruh pasukan Hansip mengikuti lomba Defile. Para anggota Hansip yang di antaranya berusia diatas 50 tahun, terlihat bersemangat. Pasukan Hansip Jepara akhirnya menyabet juara disusul pasukan dari Demak di urutan kedua dan pasukan Hansip dari Kota Semarang. Sedangkan tiga pasukan lainnya masing-masing dari Kabupaten Magelang, Batang dan Salatiga ditetapkan sebagai juara favorit. ■ dis-Tj
Penghuni Liar Siap Beli Tanah Wonorejo BLORA – Upaya Pemkab menyelesaikan masalah lama tanah Wonorejo Cepu, yang kini berdiri sekitar 1.061 bangunan rumah liar, terkesan lamban. Lahan itu dikuasai sekitar 2.600 jiwa. Selain bangunan rumah, di lahan tersebut juga berdiri belasan tempat ibadah, tempat pendidikan, dan bangunan lain tanpa dokumen kepemilikan tanah. Lahan itu berdiri di tiga kelurahan, yaitu Karangboyo, Kelurahan Cepu dan Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, kini baru tahap proses pengukuran. Menurut satu dari tiga perorangan yang punya hak resmi atas tanah Wonorejo tersebut, Singgih Hartono, tanah itu mandek dalam proses balik nama sudah sekitar 23 tahun, dan warga
yang menempati tanah itu bisa dikatakan sekadar numpang dan butuh status kepemilikan. “Sekarang ini tergantung Pemkab, kalau saya inginnya cepat selesai, warga yang sudah mendirikan rumah bisa tenang, dan warga bisa segera mengurus hak atas kepemilikan tanah,” tandas pengusaha hasil bumi. ■ Siap Membeli Dia menjelaskan, tanah itu sedang diurus menjadi milik Pemkab dan perseorangan, terdiri dia sendiri (Singgih Hartono), Waloejo (almarhum) dan Suyanto (almarhum). Tentu pemilik nonPemkab ada ahli warisnya. Maka dia berharap dalam menyelesaikan harus bijaksana, sebab selain ada ribuan jiwa, ada pihak luar yang memiliki hak juga. Haryadi, salah satu warga yang sudah tinggal 16 tahun di tanah Wonorejo, mengaku sudah mengajukan permohonan sertifikat tanah, agar ada status hukum yang jelas. Dia juga siap membeli agar istri dan anaknya tenang. Warga mengatakan, jika Pemkab mendukung, mereka siap membeli, asal harganya wajar dan umum. Bupati Blora, H Djoko Nugroho melalui Kabag Humas dan Protokol Setda, Kunto Aji, manjelaskan tanah strategis di pintu masuk Cepu semula milik Perum Perhutani, dan dalam perkembangannya (1989) menjadi milik Pemkab dan perseorangan, dan baru pada 1999 Perhutani melepas dengan model ganti lahan. ■ K.9-Tj
JUARA DEFILE : Pasukan Hansip Kabupaten Jepara melakukan penghormatan di depan podium dalam lomba Devile Linmas, Jumat (26/4) kemarin. Mereka akhirnya ditetapkan sebagai juara Defile Se-Jawa Tengah. ■ Foto : Budi Santoso-Tj
Sabtu Legi, 27 April 2013
Anak SD Rawan Keracunan MUNGKID- Hasil survei data keracunan pangan di sekolah setingkat Sekolah Dasar di Indonesia masih cukup tinggi. Yakni, berkisar antara 69 -79% dibanding tingkat TK, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Penyebabnya, jenis jajanan yang beredar di kalangan sekolah masih kurang memenuhi standar kesehatan. “Kurang higienis, masih menggunakan zat berbahaya dan pengawet. Hal ini beresiko karena mengganggu tumbuh kembang anak,” kata Direktur Kesejahteraan Sosial Anak Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Edi Suharto PhD, Jumat (26/4), di Magelang. Saat berkunjung ke SDN Pogalan, Pakis, dia berharap,
program peningkatan Gizi Anak dapat mengurangi munculnya kasus tersebut, dengan memberikan pemenuhan gizi terhadap anak usia SD. Hal itu agar proses belajar serta tumbuh kembang anak akan berjalan dengan baik. Sementara itu, usai memberikan susu kepada siswa, Ina Amania anggota Komisi VIII DPR RI, mengingatkan, agar para orangtua siswa untuk dapat memperhatikan pola makan anak.
Karena anak usia sekolah yang dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan asupan gizi untuk tumbuh kembang serta kecerdasan. “Kemajuan bangsa ini akan ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Kalau pola makan anak tidak diperhatikan oleh orangtua, maka pertumbuhan anak akan kurang maksimal,“ tandasnya. Bupati Magelang, Ir H Singgih Sanyoto, menyadari, keluarga berstatus kurang mampu serta lemah dalam SDM, kurang memahami akan pentingnya asupan gizi bagi anak usia sekolah. Hal ini membuat masih adanya daerah dengan siswa tingkat sekolah dasar yang asupan gizinya masih kurang ataupun rendah.
■ Indikator Menurut dia, tingkat pendidikan masyarakat menjadi salah satu indikator penting tentang tingkat kesejahteraan masyarakat. Selain itu, tingkat pendidikan penduduk dapat memengaruhi keberhasilan pembangunan suatu bangsa. “Semakin maju pendidikan berarti akan membawa berbagai pengaruh positif bagi masa depan di segala lini bidang kehidupan. Begitu pentingnya peranan pendidikan, tak mengherankan kalau pendidikan memperoleh perhatian peme rintah dan masyarakat,” katanya, diwakili Kepala Disnakertransos Imam Fatchi SH.■ TB-ad
Waktu Keluarga BAGI Rina Hadiani (26), kesibukannya sebagai wanita karier tak mesti melupakan keluarga terutama anak semata wayangnya. Wanita yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan asuransi Prudential tetap mengupayakan bisa membagi waktu bagi keluarga. “Saya bekerja sejak pagi hingga sore. Bahkan kadang harus bepergian ke luar kota. Namun saya tetap mengupayakan waktu untuk putri saya yang masih berusia dua tahun,” kata wanita kelahiran Purwokerto 25 Juni 1987 itu, Jumat (26/4). Runner-up Mbekayu Banyumas Tahun 2009 itu mengatakan sebagai wanita dia juga harus konsen dalam pekerjaan. Wanita menurutnya harus memiliki Empat B. Masing-masing adalah brain, beauty, behaviour dan brave. “Tetapi keluarga juga jangan sampai dilupakan. Sehingga antara pekerjaan dan keluarga bisa sejalan,” kata alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tersebut. Yang menjadi prinsip dasar baginya adalah bisa membagi waktu untuk aktualisasi diri dan keluarga. Makanya jika ada waktu luang diluar pekerjaan, dia lalu konsen dengna anak dan suaminya. “Pertemuan dengan mereka
Foto: ST
harus berkualitas. Suami sampai saat ini terus mendukung. Kita sama sama saling menghormati dan memahami pekerjaan masing-masing,” kata Rina yang bersuamikan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut. Suka duka yang dialami selama bekerja di bidang asuransi, pasti ada. Semuanya dilaluinya dengan enjoy. Yang terpenting baginya adalah semuanya dilakukan dengan professional dan proporsional. Guna meningkatkan kemampuan intelektual, wanita penggemar musik ini saat ini juga masih melanjutkan studi di jurusan Magister Manajemen (MM) Unsoed. “Menimba ilmu harus terus dilakukan tanpa mengenal usia,” katanya menutup pembicaraan. ■ Joko Santoso-ad
KDRT Bisa Menimpa Suami BANTUAN SUSU: Ina Amania, anggota Komisi VIII DPR saat memberikan bantuan susu kepada murid-murid SDN Pogalan, Pakis, Magelang. ■ Foto: Tri Budi Hartoyo-ad
Tahanan Gantung Diri
■ Pelanggaran Kampanye di Luar Jadwal
MAGELANG - Diduga melakukan pencurian sepeda motor, Nasirun (30) Warga Dusun Mendengan, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, ditemukan gantung diri di kamar toilet Polsek Kajoran, Jumat (26/4) pagi sekitar pukul 07.45 WIB. Sebelumnya, korban sempat diserahkan oleh warga Dusun Karanganyar, Desa Sutopati, karena dituduh mencuri motor. Keterangan yang diperoleh menyebutkan, setiap hari korban bekerja sebagai buruh itu, sempat diamankan dan dihakimi oleh warga kemudian diserahkan ke kantor Polsek Kajoran Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Karena belum ada laporan resmi dari warga yang menjadi korban pencurian motor, Nasirun belum dimasukkan ke dalam sel tahanan. Namun sekitar pukul 07.00 WIB, Nasirun minta izin kepada petugas jaga untuk ke kamar mandi, karena ingin buang air kecil. Selang beberapa saat, setelah serah terima petugas jaga, korban diketahui tidak juga keluar dari toilet. Saat dilakukan pengecekan oleh petugas jaga, korban ditemukan dalam keadaan menggantung menggunakan kain di jendela kamar mandi. Petugas jaga Polsek Kajoran langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magelang. Korban segera dibawa ke Puskesmas Kajoran I untuk dilakukan pemeriksaan. Dokter Puskesmas Kajoran I, Riyono, menduga korban meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas. “Ketika sampai di puskesmas, posisi dan tubuh korban masih hangat dan segar. Hanya saja, nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ujarnya. Kapolres Magelang AKBP Guritno Wibowo melalui Kasubbag Humas, AKP Gede Mahardika menyatakan, polisi masih mendalami peristiwa tersebut lebih lanjut apa sebenarnya motif bunuh diri yang dilakukan korban saat berada di tahanan. “Kita juga masih menyelidiki apa motif korban hingga nekat melakukan gantung diri,” jelasnya.■ ali-ad
Panwas Kesulitan Menindak jadwal, meskipun pePURWOKERTO – Panetapan pasangan canitia Pengawas Pemilu gub sudah dilakukan (Panwaslu) Kabupaten beberapa waktu lalu. Banyumas mengaku Batas akhir pendafkesulitan untuk metaran tim sukses panindak pelanggaran sangan cagub sendiri kampanye di luar jadpada H-1 kampanye, wal yang dilakukan yaitu tanggal 8 Mei tim sukses para calon 2013. Masa kampanye gubernur. baru berlangsung paPadahal di Banyuda 9-22 Mei 2013. mas sudah beberapa kali terjadi pengum■ Sosialisasi pulan massa dalam Terlepas dari kejumlah besar, serta giatan kampanye di menghadirkan pasaluar jadwal, kata Gungan cagub. nawan, memang perlu Ketua Panwaslu dilakukan sosialisasi Gunawan Sujanmadi, tentang pasangan caJumat (26/4) mengaFoto: Hef gub-cawagub kepada takan, hingga saat ini masyarakat luas. belum ada tim sukses Gunawan Sujanmadi Hanya saja, sehapasangan cagub yang rusnya dalam sosiamendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyu- lisasi tidak mengandung unsur ajakan ataupun pemaparan visi-misi, sebab hal mas. Sehingga berbagai kegiatan yang tersebut hanya boleh dilaksanakan saat berlangsung selalu mengatasnamakan kampanye. Panwaslu hingga saat ini belum relawan dan Panwaslu kesulitan untuk menerima pengaduan pelanggaran dari menindak pelanggaran tersebut. “Banyak kegiatan pasangan cagub semua pasangan cagub. Pelanggaran yang terjadi sebatas yang mengerahkan massa, tapi Panwas tidak bisa menindak karena memang pada pemasangan baliho ataupun spanbelum ada tim sukses yang didaftarkan duk pada tempat-tempat terlarang, seperti di jalan protokol, di pohon dan ke KPU,” katanya. Lebih lanjut Gunawan menjelaskan, sebagainya. Rencananya, pada akhir pekan ini pengerahan relawan-relawan ini merupan modus baru para pendukung pasa- Panwaslu bersama dengan Satpol PP ngan cagub untuk menghindari jeratan akan melakukan penertiban spandukspanduk tersebut. ■ hukum. hef-ad Karena untuk kegiatan yang dilaksanakan oleh relawan memang tidak bisa dijerat dengan kampanye di luar
PURBALINGGA – ”Apakah kekerasan rumah tangga hanya menimpa wanita atau istri saja? Padahal, sebenarnya banyak juga kasus suami yang mendapat perlakukan kekerasan dari istrinya,” ujar Suswoto. Pertanyaan lugu warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja itu terungkap saat digelar penyuluhan hukum di desa setempat oleh Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Pemkab Purbalingga, Jumat (26/4). Suswoto lagi-lagi mengungkapkan, tindakan kekerasan rumah tangga seolah hanya menimpa istri atau sang anak. Tetapi, fakta di lapangan sejatinya ada kekerasan yang menimpa suami. Istri yang lebih ’menguasai’ rumah tangga, malah se-ringkali mengatur suami. Suami mengalami tekanan batin. Mendapar pertanyaan itu, Kasubag Bantuan Hukum dan HAM Mochamad Taufik, SH tidak menampik adanya persoalan kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) seperti itu. Taufik menegaskan, KDRT bisa terjadi kepada seluruh anggota keluarga, tidak terkecuali pada suami. ”KDRT tidak hanya berupa fisik saja, tetapi sejatinya juga kekerasan psikis,” ujar Taufik. Di bagian lain Taufik mengungkapkan, persoalan hukum di masyarakat menjadi hal menarik untuk diketahui. Hal itu selalu terungkap dalam beberapa kali penyuluhan yang digelar di sejumlah desa. Persoalan yang mengemuka kebanyakan soal hukum perkawinan dan hukum kewarisan. ”Rata-rata pertanyaan yang dilontarkan warga, sebenarnya merupakan kasus yang sudah terjadi di masyarakat, atau bahkan dialami oleh
Daerah Rawan Konflik Pilgub Mulai Dipetakan PURWOKERTO – Polres Banyumas mulai memetakan daerah-daerah yang disinyalir rawan konflik dalam Pilgub (pemilihan gubernur mendatang. Pemetaan ini mulai dari daerah yang masuk kategori rawan I dan rawan II. Sebanyak 1.025 personil akan dilibatkan dalam pengamanan Pilgub mendatang. Hanya saja, Kapolres AKBP Dwiyono enggan memaparkan secara detai wilayah mana saja yang termasuk katerori rawan. Menurutnya, jika ada kekuatan pendukung yang dominasinya sama pada satu wila-
yah, maka akan mendapat pengamanan khusus. ■ Antisipasi Tentu ada beberapa wilayah yang termasuk kategori rawan dan semuanya diantisipasi dengan sistem pengamanan yang baik. “Sehingga semua potensi konflik bisa diminimalisasi,” katanya usai latihan pengamanan TPS dan penanggulangan tindak anarkis Pilgub Jateng di GOR Satria, Jumat (26/4). Polres juga sudah menginventarisasi beberapa TPS yang termasuk kategori rawan. TPS
tersebut nantinya akan mendapat pengamanan yang lebih dibanding dengan TPS yang aman. Sementara itu, dalam latihan pengamanan, melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Brimob dan Satpol PP. Mereka harus menghadapi aksi anarkis dari pendukung cabup yang tidak puas dengan hasil perhitungan suara. Dalam simulasi, para pendukung cabup ini berunjuk rasa di kantor panwaslu yang dilanjutkan dengan aksi turun ke jalan. Sepanjang jalan massa terus membuat keonaran, antara lain
dengan membakar ban bekas serta menjarah toko-toko. Massa juga sempat menyandera warga yang melintas. Simulasi diakhiri dengan peledakan bom yang dipasang pengunjuk masa pada salah satu sudut rumah. ■ hef-ad
AKSI DORONG: Dalam simulasi pengamanan pilgub, para pengunjuk rasa terlibat aksi dorong-dorongan dengan petugas.■ Foto: Hermiana E Effendi-ad
mereka yang menanyakan,” kata Taufik. Dia mengatakan, pihaknya bersama tim Bagian Hukum Setda melakukan penyuluhan hukum berupa UU nomor 1 /1074 tentang Perkawinan, UU nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, UU nomor 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan kompilasi hukum Islam khususnya tentang hukum kewarisan. ■ Memahami ”Kami memilih materi tersebut karena kasus yang menyangkut hukum itu sering terjadi di masyarakat. Saat ini saja yang sedang marak seperti kasus perceraian, kenakalan remaja, pencabuan, pemerkosaan, melarikan anak dibawah umur, trafficking, kekerasan dalam rumah tangga, dan tindakan asusila lainnya seperti perselingkuhan,” ujarnya. Taufik berharap, dengan penyuluhan yang dilakukan diharapkan masyarakat bisa memahami secara utuh terhadap suatu aturan hukum, termasuk sanksi yang akan dijatuhkan apabila terjadi pelanggaran norma hukum. Kemudian, masyarakat diharapkan meningkatkan kesadaran hukumnya sehingga tercipta suasana yang aman dan tenteram serta membantu masyarakat untuk menyelesaikan persoalan hukum yang dialaminya. ”Sisi lain, melalui penyuluhan ini kami berharap dapat mengurangi tingkat perceraian, perkawinan dibawah umur, KDRT, sengketa masalah waris, dan meningkatkan kesadaran masya rakat untuk melindungi anak dari berbagai tindak pidana,” tuturnya. ■ ST-ad
Penataan Kawasan Jetayu Tuntas
Sabtu Legi, 27 April 2013
PEKALONGAN - Penataan Lapangan Jetayu sebagai pusat kota tua di Kota Pekalongan kembali akan ditata. Bahkan di kawasan itu juga akan dilengkapi prasarana toilet, sehingga masyarakat yang
menggunakan Lapangan Jatayu sebagai sarana olah raga untuk umum tidak tersebut tidak buang air kecil di sembarang tempat. ■ K.28-Tj
Sukseskan Pilgub, KPU Gelar Jalan Sehat
LEPAS JALAN SEHAT : Bupati Amat Antono melepas peserta jalan sehat untuk menyukseskan Pilgub Jateng, Jumat (26/4). ■ Foto : Hadi Waluyo-Tj
KAJEN – Grengseng Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2013 di Kabupaten Pekalongan tidak terlalu hangat. Oleh karena itu, KPUD setempat berupaya menyukseskan pelaksanaan Pilgub dengan berbagai cara, di antaranya sosialisasi melalui jalan sehat. Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono MSi, Jumat (26/4) melepas peserta jalan sehat yang diselenggarakan dalam rangka menyukseskan Pilgub Jawa Tengah. Jalan sehat ini diikuti ribuan orang, termasuk sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan, seperti Sekretaris Daerah Ir Susiyanto MM, asisten, staf ahli, hingga Muspida Kabupaten Pekalongan. Bupati Amat Antono mengajak masya-
rakat untuk menggunakan hak pilihnya pada saat Pilgub 26 Mei 2013. Menurutnya, penggunaan hak pilih itu akan menentukan masa depan Jateng dan sebagai modal dasar dalam rangka membangun Jateng. “Mari kita sukseskan Pilgub Jateng. Untuk membangun kebersamaan dan komitmen kita dalam membangun Jateng, mari kita jalan sehat,” ujarnya. ■ Gunakan Hak Pilih Ketua KPU Jawa Tengah, Fajar Saka, dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Pekalongan, atas terselenggaranya jalan sehat Pilgub. Senada dengan Bupati, Fajar juga
mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. “Hari ini adalah tepat 30 hari sebelum coblosan Pilgub Jateng, Saya mengimbau masyarakat agar 30 hari lagi datang ke TPS untuk memberikan suara dan memilih salah satu dari tiga calon yang ada sesuai keya-kinannya. Melalui jalan sehat ini, saya berharap sehat juga Pemilu kita dan sehat demokrasi kita,” ungkapnya. Jalan sehat mengambil rute Jalan Mandurorejo di depan Pendapa Rumdin Bupati - Perempatan Sibedug - Pasar Kajen – Jalan Nyamok – Jalan Mindurorejo. Usai jalan sehat, sambil istirahat peserta dihibur dengan hiburan musik dan pengundian doorprize. ■ haw-Tj
Rekomendasi BBM Eceran Disetop PEMALANG- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pemalang menghentikan penerbitan baru surat rekomendasi pembelian BBM eceran. Meski ada beberapa warga yang mengajukan permohonan baru, namun semuanya ditolak, sehingga saat ini jumlah surat yang sudah dikeluarkan tetap seperti sebelumnya, yakni 4.278 rekomendasi.
Saat ini Diskoperindag hanya melayani perpanjangan rekomendasi saja. Bahkan beberapa pemilik rekomendasi yang sebelumnya sudah mengantongi izin membeli bensin, namun ingin diperluas sehingga bisa untuk membeli solar, juga ditolak oleh pihak Diskoperindag. Pemilik rekomendasi terdiri dari tiga jenis, yakni untuk kalangan sektor usaha sendiri seperti penggilingan
padi, sektor pertanian, dan penjual pengecer. “Saat ini masalah BBM memang krusial karena ada penurunan kuota di tiap-tiap SPBU, karena itu kita juga bertindak hati-hati dengan tidak mengeluarkan rekomendasi baru maupun memperluas izin,” tandas Kepala Diskoperindag Suharto SIP melalui Kasie Perdagangan Dalam Negeri, Bambang Imam S SE, Jumat (26/4). ■ Dibatasi Selain penghentian penerbitan surat rekomendasi baru, berdasarkan rapat dengan sejumlah pihak termasuk pemilik SPBU, sehari sebelumnya sudah diambil kesepakatan bahwa pembelian untuk sektor usaha sendiri dan pertanian maksimal 25 liter, sedangkan untuk yang dijual kembali atau diecerkan dikurangi dari sebelumnya 25 liter menjadi 20 liter. Hal ini dimaksudkan untuk menambah stok solar di SPBU bagi angkutan umum. Berdasarkan data jumlah kuota premium tahun 2013 untuk Kabupaten Pemalang sebanyak 71.520.607 liter, sedangkan solar 39.927.710 liter. Sementara untuk LPG ukuran 3 kilogram dijatah 8.639.576 tabung, masing-masing BBM itu tersebar di 11 SPBU, dan 2 SPBN untuk kalangan nelayan.■ obo-Tj SINGKIRKAN JERIGEN : Seorang petugas Satpol PP menyingkirkan jerigen-jerigen yang sempat disita awak angkutan umum dari sebuah SPBU. ■ Foto : Probo Wirasto-Tj
Warga Miskin Kesulitan Peroleh Jamkesta TEGAL - Warga miskin di Kota Tegal masih kesulitan memperoleh kartu Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta), karena progran tersebut kurang disosialisasikan. Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal diminta segera membuat surat edaran kepada seluruh kelurahan untuk diteruskan hingga ke tinggkat RT. Rachmat Raharjo, anggota komisi II DPRD Kota Tegal, Jumat (26/4) mengatakan, agar pasien dari warga miskin bisa dilayani dengan baik di RSUD Kardinah, maka harus ada koordinasi Dinkes dengan RSUD Kardinah. “Sebagai pembanding ketika Pemkot Tegal kerjasama dengan PT Askes untuk verifikasi keluarga miskin ditargetkan bisa selesai dalam waktu 2 x 24 jam. Oleh karena itu, untuk saat ini Dinkes harus juga ada batas waktu kesanggupan
untuk realisasinya,” terang dia. Menurut dia, Walikota Tegal harus mengambil langkah cepat terhadap pemrosesan kartu Jamkesta yang baru. Juga ketika ada kendala teknis berkaitan permohonan kartu Jamkesta agar dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif cepat. “Apabila ada kendala kekurangan sumber daya manusia (SDM) secepatnya segera bisa diatasi, sehingga pelayanan kepada warga miskin dapat berjalan dengan baik,” katanya. Dia menambahkan, sosialisasi Jamkesta perlu dilakukan karena dikeluhkan banyak masyarakat. Sebab, pelayanan untuk pembuatan kartu Jamkesta sering terlambat. Tak jarang masyarakat harus menunggu hingga berhari-hari karena berkas yang harus diproses petugas menumpuk. ■ ron-Tj
Dana Operasional Museum Radya Pustaka Tak Kunjung Cair SOLO- Dana Operasional Museum Radya Pustaka untuk tahun 2013 hingga kini tak kunjung cair. Akibatnya, komite ataupun pengurus terpaksa memberikan dana talangan untuk memenuhi pengeluaran berupa gaji karyawan dan biaya perawatan koleksi museum. “Kami berharap dana operasional yang diajukan ke Pemkot Surakarta dapat cair secepatnya . Karena gaji delapan karyawan museum, hingga kini belum bisa diberikan sehubungan ketiadaan dana”, ungkap Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Sanjata, Jumat (26/4). Belum cairnya dana operasional, lanjut Sanyata, berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah kegiatan museum. ■ K.2-Tj
Kualitas Jalan Meningkat KAJEN – Bupati Pekalongan Drs H Amat Antono MSi dalam kampanye Pilkada berjanji untuk mewujudkan dalane alus, rejekine mulus pada tahun anggaran 2012. Perbaikan jalan pun digenjot pada tahun anggaran itu. Meski demikian, masih ada jalan yang belum diperbaiki dan akan dilakukan perbaikan secara bertahap di tahun anggaran berikutnya. Dari panjang jalan 5.058 kilometer di Kabupaten Pekalongan, 146,9 kilometer di antaranya dalam kon-
disi rusak. Kerusakan jalan ini digenjot untuk diperbaiki pada tahun anggaran 2012. Hasilnya, pada akhir tahun anggaran 2012, jumlah jalan di Kabupaten Pekalongan yang dalam kondisi baik meningkat dibanding tahun sebelumnya. Yakni, dari kondisi jalan baik 318,78 kilometer pada tahun 2011, meningkat menjadi 346,52 kilometer pada tahun 2012. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten
Pekalongan, Sukarjo, belum lama ini, menerangkan, dari 146,9 kilometer jalan rusak dari panjang jalan se-Kabupaten Pekalongan 5.058 kilometer, 25 kilometer di antaranya telah diperbaiki. Sedangkan, 121 kilometer jalan rusak lainnya segera diselesaikan. Perbaikan jalan terus dilakukan secara bertahap, sehingga kondisi jalan di Kabupaten Pekalongan akan lebih baik. ■ haw-Tj
KUMUH : Lahan cukup luas dan strategis eksterminal lama yang kumuh, mangkrak dan tidak terurus, kini jadi lahan ngetem liar truk-truk berat. ■ Foto : Wahono-Tj
Tanah Eks Terminal Lama Segera Ditata BLORA– Warga Blora menyambut positif rencana penataan tanah eks terminal lama Kota Blora, yang kini dalam kondisi kumuh dan mangkrak. Fasilitas Pemkab yang mangkrak sekitar 30 tahun itu, kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten setempat, diproyeksikan sebagai pusat bisnis, ruang pamer, perkantoran dan area travel. Warga yang bernomisili di sekitar terminal lama yang dihubungi secara terpisah, antara lain Heru Wibowo (Ketua RT-02/RW-04), H Zamura (Ketua RW04) dan Suparman (guru) , Jumat (26/4), menyambut positif rencana penataan lahan yang kumuh dan mangkrak itu. “Syukur kalau ditata, kami agak risi melihat lahan eks terminal yang mangkrak, kumuh dan gelap gulita di malam hari,” ungkap Heru Wiwobo. Zamura, tokoh masyarakat Blora yang rumahnya tidak jauh dari lokasi yang akan ditata itu, mengaku senang rencana dibangunnya lahan yang nggangur dan
kumuh menjadi lokasi bisnis, perkantoran dan kegiatan lain. Menurutnya, dengan penataan itu, lokasi yang mubazir akan menjadi bermanfaat. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Diperindagkop dan UMKM) Maskur, membenarkan rencana penataan lahan eks terminal yang lama mangkrak tersebut, hanya saja rencana itu akan direalisasi secara bertahap. ■ Butuh Rp 14 Miliar Menurutnya, Diperindagkop dan UMKM mengajukan anggaran Rp 4,8 miliar, namun badan anggaran (Banggar) baru menyetujui dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2013 ini sekitar Rp 2,2 miliar, disusulk tahun depan Rp 2,6 miliar. “Anggaran tahun ini fokus untuk pembuatan sebagian fisik bangunan dan perbaikan jalan masuk, tahun depan dilanjutkan fisik lainnya,” jelasnya. ■K.9-Tj
25°C 33°C
Sabtu Legi, 27 April 2013
25°C 33°C
24°C 30°C
24°C 31°C
25°C 32°C
25°C 32°C
Sumber : BMKG Jawa Tengah
DIKEBUT: Sejumlah pekerja menyelesaikan pengerjaan jembatan layang Kalibanteng, Jumat (26/4). Rencananya pada 1 Mei jembatan ini akan diujicoba. ■ Foto:Weynes-Ks
■ Persiapan Ujicoba Jalan Layang Kalibanteng 1 Mei
Jalan Penghubung Ditinggikan KALIBANTENG KULON- Pelaksana proyek jalan layang Kalibanteng kini terus mempersiapkan pelaksanaan ujicoba yang dipastikan pada 1 Mei mendatang. Untuk memperlancar ujicoba, bagian pojok jalan penghubung jembatan layang ditinggikan. Engineer PT Adhi Karya selaku kontraktor, Papra Dipa kepada Wawasan, Jumat (26/4),
mengatakan, kepastian pelaksanaan uji coba ini seiring dengan berbagai persiapan yang di-
lakukan pihaknya bersama dengan instansi terkait. “Iya, sudah kami pastikan dapat dilakukan Mei mendatang, masih ada beberapa hari untuk penyempurnaan, termasuk meninggikan jalan lama sebagi penghubung jembatan,” terangnya kepada Wawasan, Jumat (26/4). Dijelaskan, rencana uji coba yang semula dilakukan di bulan April tertunda akibat adanya beberapa hal yang harus disempur-
Muhamad Tewas di Kolam Ikan Ponpes METESEH - Seorang bocah lakilaki berusia sekitar 5 tahun ditemukan tewas di sebuah kolam di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda di Jalan Prof Suharso Meteseh Tembalang, Jumat (26/4). Korban, Muhamad Dhafa Zikrollah salah satu santri ponpes itu ditemukan mengambang di kolam ikan ukuran sekitar 8 meter persegi sekitar pukul 09.30 WIB. Belum diketahui pasti penye-
bab tewasnya korban. Polisi dari Polsek Tembalang yang menangani kasus tewasnya korban menyatakan, dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam. “Dugaan sementara karena tenggelam. Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas setempat, tidak ditemukan adanya bekas tanda penganiayaan,” kata Kapolsek Tembalang Kompol Widada dikonfirmasi wartawan.
Informasi yang dihimpun di kepolisian mengatakan, korban kali pertama ditemukan tiga orang santri ponpes, Nurcholid (14), Irham Mirzani (18),Imam Budi Utomo (13). Tiga santri yang juga siswa SMP Nurul Huda di komplek ponpes itu menemukan korban saat jam isitirahat sekolah. Bersambung ke hal 21 kol 3
Perbaikan Pasar Genuk Prioritas
nakan. Hal ini dilakukan tak lain untuk membuat kenyamanan pengguna jalan. ‘’Jangan sampai dalam uji coba nanti, kendaraan yang lewat membentur badan jalan sehingga bisa menimbulkan kerusakan. Untuk itulah pihaknya terus melakukan evaluasi sebelum ujicoba,’‘imbuhnya.
BALAIKOTA- Pelaksanaan renovasi kios dan los pasar Genuk yang terbakar, diharapkan tetap menjadi prioritas Pemkot di tahun 2013. Penganggaran bisa dilakukan di anggaran Perubahan. Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Jumat (26/4) mengungkapkan, pentingnya perbaikan terutama pemasangan atap los dan kios pasar sangat dibutuhkan oleh pedagang. “Atap menjadi hal yang penting. Bagi pedagang, bisa melindungi dari hujan dan panas, sedang untuk barang yang dijual bisa menghindarkan dari kemungkinan kerusakan,” tambahnya.
Bersambung ke hal 21 kol 1
Bersambung ke hal 21 kol 1
3 Buron Pencuri Beras Diburu PURWODINATAN - Petugas reskrim Polsek Semarang Tengah masih memburu tiga buron pelaku pencurian beras di Pasar Kanjengan Johar Semarang. Tiga buron tersebut, Sakuri, Agus Petek, dan Kisut. Pengembangan atas penangkapan dua tersangka sebelumnya masih terus dilakukan guna mengetahui adanya tindak pidana lain yang dilakukan. “Masih ada tiga pelaku lain yang buron. Pengembangan dan penyelidikan kasusnya masih terus dilakukan tim reskrim,” kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Ali Wardana kepada Wawasan, Jumat (26/4). Ahmad Nurdianto (28), warga Desa Munding, Bergas, Kabupaten Semarang dan Budi Prasetyo alias Kiyer, dua pelaku yang ditangkap. Didampingi Kanit Reskrim AKP Rudi Mantolau mengatakan, tersangka Ahmad sebelumnya pernah ditangkap karena terlibat kasus pencurian di lokasi lain. “Dia (tersangka Ahmad-red) sebelumnya pernah ditang
SPOTLIGHT Musik Jazz IVANA Alodia Philberta, siswi kelas XI IPA SMA Kesatrian 2 ini suka mendengar dan menyanyikan lagu jazz. Kesu-kaannya terhadap musik jazz ia ekspresikan setiap saat di sela kesibukan sekolahya. Selain musik jazz, ia juga menghafal banyak lagu POP baik barat atau lokal. “Kalau pas jam pelajaran kosong pasti dengerin musik jazz. Musik jazz itu sangat enak didengar. Beberapa kali aku ikut lomba pun, yang kunyanyikan musik jazz,” papar putri pertama dari dua bersaudara itu. Kecintaannya terhadap musik jazz ia jumpai saat melihat pertunjukkan Jazz Bersambung ke hal 21 kol 1 Foto: Fitria Rahmawati.
Bersambung ke hal 21 kol 1
■ Komunitas Indigo Semarang
Anggota Punya Kemampuan Supranatural Dalam Wikipedia Indonesia disebutkan anak indigo atau anak nila istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan anak yang diyakini memiliki kemampuan atau sifat yang spesial, tidak biasa, dan bahkan supranatural. Konsep ini mulai terkenal setelah diterbitkannya beberapa buku pada akhir tahun 1990-an. INTERPRESTASI mengenai indigo ada bermacam-macam dari yang meyakini bahwa mereka
adalah tahap evolusi manusia selanjutnya, bahkan mempunyai kemampuan supranatural seperti telepati hingga ada yang menyebut anak indigo sebagai orang yang lebih empatik dan kreatif. Belakangan, kata ‘indigo’ yang merujuk pada anak-anak dengan kemampuan khusus kian populer.
Sabtu, 27 April 2013
Bersambung ke hal 21 kol 3 INDIGO: anggota komunitas anak Indigo Semarang. Foto: dok-Ks
04.24
11.40
15.00
17.37
18.45
Sumber: Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah.Ks
Sabtu Legi, 27 April 2013
Kali Tenggang PENUH ENDAPAN TAMBAKREJO- Akibat terhentinya proses normalisasi Kali Tenggang selama beberapa tahun terakhir, muncul endapan di tengah kali membentuk pulau sedimen sebulan terakhir seiring tingginya curah hujan. Debit air yang tinggi, membawa sampah dan materi tanah serta pasir, yang akhirnya memunculkan pulau di tangah kali. ‘’Ya mungkin sudah lama prosesnya, tapi terlihatnya di permukaan baru sekitar sebulan terakhir ini,’‘ terang Himawan S (33), warga RT 5 RW VII Tambakrejo, Jumat (26/4). Dijelaskan, kemunculan pulau sedimen ini mengisyaratkan lam-
bannya langkah Pem- kot dalam melakukan normalisasi Kali Tenggang. Padahal, pekerjaan normalisasi termasuk proses pembebasan lahan, sudah dimulai pertama kali sejak tahun 2006. Namun dengan alasan belum adanya kesepakatan harga antara pemilik tanah dengan Pemkot, maka proses pembebasan lahan menjadi terkatung-katung. Akibatnya bisa ditebak, proses nor-
malisasipun hanya bisa dilakukan setengah-sete-ngah. ‘’Yang jadi kekhawatiran warga di sekitar sini adalah, jika hujan lebat yang memunculkan adanya banjir dan rob, lalu naik ke pemukiman warga. Kami berharap, normalisasi segera diselesaikan,’‘ harapnya. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengakui, lambannya penanganan pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Tenggang. Kelambanan tersebut, katanya, terjadi karena Pemkot tidak bisa bersikap tegas, sementara warga menginginkan adanya tawaran harga tertinggi. ‘’Ya wajar kalau tidak ada titik temu. Tapi demi kepentingan yang lebih besar, ada baiknya ada
yang mengalah baik pemerintah atau warga,’‘ tukasnya. Dijelaskan, dalam pengetahuannya, Pemkot pernah kembali menganggarkan dana untuk pembebasan lahan Kali Tenggang di tahun 2011 lalu. Dana sebesar kurang lebih Rp5 miliar itu dimaksudkan untuk menyelesaikan seluruh tunggakan lahan yang belum terbebaskan yakni sekitar 12 KK. Namun sayang, kembali tidak ada titik temu, sehingga akhirnya Dinas PSDA mengembalikan dana tersebut ke kas dearah. Dan hingga kini belum ada kembali anggaran yang disiapkan untuk pembebasan lahan ataupun normalisasi Kali Tenggang tahap II.■ Hid-die
Warga jadi Kebal Penyakit Kulit ENTAH apakah ini sebuah anugerah atau bencana. Yang jelas, apa yang dialami Nur Rochim, warga RT 5 RW VII Tambakrejo ini cukup unik. Pa- salnya saking lamanya bergaul dengan air rob, yang selalu menggenang pemukiman sekitar rumahnya, ia kini justru mendapatkan keajaiban. ‘’Sekarang saya kebal terhadap penyakit kulit. Sudah tidak pernah lagi gatal-gatal, meski seringkali berkecimpung di air rob yang kotor,’‘ katanya bangga. Namun sebenarnya di balik kebanggaan itu, perasaan Nur Rochim dan 11 warga lainnya dilanda kegelisahan hebat. Bagaimana tidak? Tercatat sejak 2006, mereka terkatung dalam ketidakpastian. Keinginan untuk pindah dari sekitar Kali Tenggang yang selalu tergenang rob bahkan hingga 50 cm, terasa semakin kuat. Namun untuk pindah, mereka membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, terutama untuk kembali membangun rumah serta membeli tanah di lokasi baru. Jika uang ganti rugi terlalu rendah, tentu mereka tidak dapat memperoleh rumah pengganti yang sepadan. Namun jika tidak pindah, rumah dan lingkungan
PULAU SUNGAI: Lambannya proses normalisasi Kali Tenggang, menyebabkan munculnya pulau endapan di tengah kali seiring dengan tingginya proses sedimentasi di kali tersebut.■ Foto: Nurul Wakhid mereka selalu tergenang rob. ‘’Ini lah dilemanya menjadi warga Kali Tenggang. Tidak pindah kena rob, jika pindah dengan ganti rugi yang minim, malah justru kami bisa jadi gelandangan,’‘ tukasnya. Diakuinya, kesulitan warga tidak hanya sampai di situ. Sudah berapa kali mereka harus mengangkat dan menempatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, agar tidak terjangkau air rob. Tak terhitung pula berapa kali mereka terserang sakit flu dan sebagainya, yang tentu saja me-
nguras isi kantong warga. Se mentara sebagian besar warga berasal dari kalangan menengah ke bawah dengan profesi yang tidak menentu. “Tidak terkena penyakit kulit bukan berarti kami tidak bisa terkena penyakit lain seperti flu lo,” imbuhnya. Selain itu, tak terhitung pula berapa perabot rumahnya yang rusak akibat terlalu lama terendam air. Meja kursi, lemari kayu, bahkan kusen dan pintu rumah rusak, meradang busuk di tengah kepungan air rob. Begitu pun dengan keinginan
Posisi Advokat Harus Diperkuat SIMONGAN - Meskipun keberadaan advokat telah diatur dalam UU No 18 Tahun 2003, namun posisi advokat harus lebih dipertegas dan diperkuat lagi dalam penegakan hukum. Menurut Ketua DPC Ikadin (Ikatan Advokat Indonesia) Kota Semarang Broto Hastono SH MH, kelemahan paling mencolok soal kewenangan. Di mana, katanya, polisi berwenang melakukan penyidikan dan penahanan, sementara jaksa berwenang menuntut dan menyidik (pidana khusus) dan melakukan penahanan. Sementara, advokat nyaris tak punya kewenangan apa pun dalam menegakkan hukum dan keadian. ‘’Padahal dalam pasal 5 ayat 1 UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, dinyatakan advokat sebagai salah satu penegak hukum setara polisi dan jaksa. Namun pada praktiknya, advokat tak punya kewenangan apa pun dan posisinya sangat lemah,’‘ tegas Broto, saat diskusi di kantornya Jalan Simongan 123 Semarang, Jumat (27/4). Bahkan, kata dia, saat klien akan ditahan, seorang advokat tak bisa berbuat banyak, kecuali melakukan permohonan. ‘’Terkait penahanan, kewenangan mutlak ada pada penyidik. Sehingga kalau mereka ngotot tetap menahan advokat hanya bisa pasrah, meskipun sebenarnya penahanan tak perlu dilakukan,’‘ ujar staf pengajar FH Unisbank tersebut. Maka, menurut dia, seharusnya ada payung hukum yang memberikan kewenangan bagi seorang advokat untuk dapat menjamin kliennya mendapatkan penangguhan penahanan atau penahanan kota. ■ sr-die
Broto Hastono
Foto: dok
untuk meninggikan lantai rumah, ia masih ragu-ragu. Janganjangan setelah ditinggikan nanti nya ganti rugi akan menemuai titik temu, dan segera terbayar yang tentu dirinya akan merasa rugi jika hal itu terjadi. Tak salah kiranya jika warga di sekitar Kali Tenggang menuntut pemerintah bertindak cepat dan tanggap. Semakin cepat proses normalisasi, maka warga Tambakrejo dan Kota Semarang pada umumnya akan semakin terbebas dari banjir. ■ Nurul Wakhid-die
Jangan Setengah Hati Garap Kandri BALAIKOTA - Keberanian Pemerintah Kota Semarang menetapkan Kelurahan Kandri, Gunungpati, menjadi Kampung Wisata, jangan dilakukan secara setengah-setengah. Keberadaan kam pung yang diproyeksikan menjadi sentra pariwisata di Kota Semarang, setelah rampungnya Bendung Jatibarang harus benar-benar digarap. Wahcid Nurmiyanto, anggota Komisi C DPRD Kota Semarang mengungkapkan, perubahan pemikiran warga setempat dari pekerja swasta sangat diper lukan. ‘’Saat ini pening katan yang mengarah pembinaan memang mulai tampak langkah ini, sehingga kreativitas warga makin meningkat,” ungkapnya, Jumat (26/4). Wachid mencatat, penataan saat ini belum dilakukan terkait persiapan lingkungan. ‘’Sinergitas antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) saat ini belum tampak,’‘ tambah Wachid. Berbagai kesiapan dan pertunjukan kesenian oleh warga masih belum didukung akses jalan yang memadai. ‘’Di sisi lain, akses penerangan yang minim membuat kondisi kampung menjadi terkesan seram karena gelap. Karenanya, saya mendorong adanya sinergitas antarSKPD,” tambahnya. Langkah strategis diperlukan mengingat Kandri dan kawasan bendung Jatibarang diharapkan menjadi tempat andalan pariwisata alam yang mampu menyedot tamu di kota Semarang. ■ lek-die
Sabtu Legi, 27 April 2013
■ Kriminalitas di Kalangan Remaja
Dipengaruhi Munculnya Geng BARUSARI - Sejumlah pelaku kriminalitas di Semarang diketahui masih remaja dan di bawah umur. Di Kota Semarang tumbuh sejumlah kelompok remaja jalanan yang diindikasi sebagai geng. “Mereka berkelompok, terkadang melakukan tindak kriminalitas jalanan,” kata Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polrestabes Semarang, AKBP Nengah WD kepada wartawan, Jumat (26/4). Nengah mengakui kemunculan kelompok baru, yang dianggap geng itu. “Di Semarang muncul geng-geng baru, seperti Geng Cokor, Geng Bokong. Kami belum tahu namanya, tapi mereka tersebar di wilayah Semarang,” kata dia. Beranggotakan anak-anak, pada kelompok itu juga berisikan orang dewasa yang
berusia 20-25 tahunan. Di antara mereka, diketahui berasal dari keluarga berada. “Umurnya masih belasan, tapi bisa mengendalikan anak buahnya. Ada wanita dan wanita,” lanjutnya. ■ Berbagai Kalangan Beberapa modus aksi kejahatan kerap mereka lakukan di jalanan. “Mereka mengeroyok, menodong dan memeras,” terangnya. Anggota kelompok ini beranggotakan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pengamen, anak jalanan. Dari beberapa mereka diketahui pernah diamankan karena terlibat kasus hukum. Meski begitu, tidak ada efek jera. “Mereka pernah ditangkap anggota Dalmas, tapi karena umurnya masih belasan tahun mereka hanya dibina,” ungkap Nengah.■ rdi-Yn
■ Penimbunan Bendung Waduk Jatibarang
Kucing-kucingan dengan Hujan KANDRI- Pekerjaan penimbunan di bendung utama (main dam) Waduk Jatibarang dilakukan main kucing-kucingan dengan hujan. Pekerjaan penimbunan dilakukan saat terang. Begitu hujan turun pekerjaan penimbunan dihentikan dan di lokasi timbunan ditutup dengan terpal untuk mencegah air meresap masuk. Hal itu menurut Pelaksana Teknis PPK Waduk Jatibarang, Zulfan Arief dimaksudkan untuk menjaga kualitas timbunan. “Setiap kali turun hujan pekerjaan penimbunan dihentikan dan di lokasi timbunan ditutup dengan terpal untuk mencegah air meresap masuk. ‘Setelah kondisi terang atau tidak hujan, pekerjaan penimbunan baru bisa dilanjutkan kembali. Tetapi sebelumnya, lapisan teratas dari timbunan akan dikupas sedalam sekitar 15 cm lebih dulu dan setelah itu penimbunan kembali dilakukan,’‘ jelasnya. Sementara itu, meskipun pekerjaan fisik pembangunan Waduk Jatibarang di Kecamatan Gunung Pati mengalami kemajuan dari target yang direncanakan, namun untuk pembebasan lahan di daerah genangan masih belum tuntas. Hingga kemarin, tanah seluas 11 hektare di daerah genangan yang terletak di Kelurahan Kandri, Jatirejo dan Kedungpane masih belum dibebaskan karena belum tercapai kesepakatan harga. Begitu juga dengan relokasi tempat untuk tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KVA dari 7 tower lama. Dari 12 titik tower baru SUTT yang direncanakan, masih ada 5 titik lokasi yang belum bisa dibebaskan karena masalah harga. Koordinator Lapangan Pembangunan Waduk Jatibarang, Rino Ari Wibowo mengatakan
bahwa sesuai dengan perjanjian yang tertuang dalam Mou pemerintah pusat, Provinsi Jateng dan Kota Semarang, 50 persen anggaran untuk pembebasan lahan ditanggung oleh pemerintah pusat. Sementara pemerintah provinsi dan kota masingmasing menanggung 25 persen. ‘’Porsi 50 persen dari pemerintah pusat sudah mau selesai dan kami menunggu tindak lanjut dari pemerintah provinsi dan kota untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan ini. Sebab jika tidak segera diselesaikan maka dikawatirkan proses penggenangan waduk yang direncanakan Bulan Oktober juga akan tertunda,’‘ kata Rino. ■ 24 Jam Hingga Sabtu (20/4), pelaksanaan core embankment dam atau timbunan inti tubuh bendungan telah mencapai 65,65 persen dari rencana awal 64,87 persen dengan elevasi mencapai 100 meter. Sementara top elevasi bendung Jatibarang adalah 157 meter. Supaya proses penimbunan ini bisa selesai sesuai dengan target tanpa mengurangi kualitas bendungan dan Bulan Oktober tahun ini bisa mulai dilakukan penggenangan, pekerjaan di tubuh inti bendungan akan dilaksanakan selama 24 jam non stop sekitar awal Mei. ‘’Pekerjaan kami laksanakan dalam dua shift kerja dan diawasi oleh tim kualiti kontrol untuk mempertahankan kualitas dan pekerjaan penimbunan. Ini kami lakukan supaya hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,’‘ jelasnya. Untuk pembangunan kantor manajemen waduk, hingga kemarin sudah mencapai 96, 42 persen dan memasuki tahap perapian dan finishing.■ SMNetwork/J12-Yn
JUDI DADU: Empat orang diamankan petugas karena bermain dadu kopyok saat digelar di Mapolrestabes Semarang Jumat (26/4).■ Foto:Weynes-Yn
■ Satu Minggu Main Dadu
Digerebek, 4 Pria Dibekuk BARUSARI - Penggerebekan sebuah arena judi dilakukan petugas reskrim Polsek Semarang Tengah. Empat orang pria diamankan dan ditahan di Mapolsek karena kepergok bermain dadu kopyok. Sementara, lima pelaku lain berhasil meloloskan diri. Herman (57), warga Karangsari, Karang Kidul Semarang Tengah, seorang penjual Lumpia, Karno (28), warga Karang Tengah Demak, tukang becak, Feryono (38), penjual nasi goreng warga Kabupaten semarang, dan Sunarso (40) seorang petugas keamanan di Terminal Mangkang, warga Gayamsari. Dari tangan pelaku yang
diamankan, polisi menyita seperangkat dadu kopyok dan uang tunai sekitar Rp 390 ribu hasil judi. Mereka kini, meringkuk di ruang tahanan Polsek Semarang Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuataannya. Kapolsertabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengatakan, terungkapnya praktik perjudian dadu dilakukan atas laporan masyarakat sekitar yang mengaku resah. Saat digerebek, para pelaku dipergoki sedanga asyik mengocok dadu. “Mereka diamankan saat digerebek petugas. Empat pelaku diamankan, sementara pelaku lainnya berhasil lolos,” kata Elan dalam gelar kasusnya di
Mapolrestabes, Jumat (26/4). Dikatakan, penggerebekan terjadi pada Jumat (19/4) lalu sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Seroja Timur I tepi sungai. Didampingi Kapolsek Semarang Tengah Kompol Ali Wardana, Elan mengatakan praktik perjudian yang mereka lakukan terbilang cukup lama. “Kami berterima kasih kepada masyarakat, jika masyarakat melihat atau mengetahui adanya praktik perjudian diharap melapor ke Kepolisian agar pelaku bisa jera,” kata Ali Wardana. ■ Sepuluh Orang Seorang tersangka Herman mengaku sudah satu minggu
bermain judi dadu di lokasi. Diakui penjual lumpia yang menjadi bandar dadu itu, ia mengatakan hanya iseng. “Jadi bandar bawa uang Rp 600 ribu. Sudah satu minggu ini melakukan mulai pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB,” katanya. Ia mengakui ada sekitar 10 orang pelaku judi, namun hanya tertangkap empat orang. “Taruhan minimal Rp 20 ribu,” katanya. Polisi terus menyelidiki dan memburu pelaku lain yang kabur. Sementara, keempatnya yang diamankan bakal dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian.■ rdi-Yn
■ HUT-ke-466 Kota Semarang
Wayangan Spektakuler Masuk Muri SEMARANG BARAT- Pagelaran wayang kulit spektakuler akan dilaksanakan serentak di 16 kecamatan guna memeriahkan HUT ke-466 Kota Semarang. Direncanakan pagelaran wayang kulit ini akan dimasukkan dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Selain pagelaran wayang, pemkot juga akan menyelenggarakan pameran tosan aji yang memerkan benda-benda pusaka dari masa kerajaan HinduBudha sampai masa Kamardikan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Nurjanah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian memperingati hari jadi Kota Semarang ke-466 dan program Ayo Wisata ke Semarang.
“Wayang kulit spektakuler akan dilaksanakan 27 April mulai jam 20.00 di seluruh kecamatan. Sedangkan pameran tosan aji pada Kamis-Sabtu (24/5) di Loby Hotel Ciputra,” katanya. Sementara itu, untuk mengamankan penyelenggaraan wayang kulit spektakuler, Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang akan menyiapkan sekitar 120 personel pengamanan. Mereka berasal dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP maupun petugas kecamatan. Pengamanan cukup ketat tersebut disiapkan, karena Kecamatan Semarang Barat akan menjadi pusat seremoni pagelaran wayang yang dilaksanakan serentak di 16 kecamatan tersebut, Sabtu (27/4) malam.
Camat Semarang Barat Mukhamad Khadik mengatakan, untuk pengamanan pihaknya mendapat dukungan dari jajaran muspika, seperti Polsek, Koramil, Satpol PP dan Dishubkominfo. “Kami juga sudah mengatur titik pengamanannya, termasuk untuk rombongan Plt Wali Kota yang akan membuka langsung acara, ujarnya. ■ Ki Joko Edan Di pagelaran wayang tersebut, Kecamatan Semarang Barat akan menyuguhkan sajian dengan dalang Ki Joko Edan. Sebetulnya, lanjut Khadik, banyak kecamatan lain yang menginginkan dalang Ki Joko Edan tampil di wilayahnya.
“Beruntung kami bisa menghadirkan Ki Joko Edan di Semarang Barat. Karena itu semua pencinta wayang kulit diimbau untuk dapat hardir. Selain 550 undangan, kami berharap masyarakat luas bisa menikmati wayang kulit di Kecamatan Semarang Barat,” papar dia. Agar semua masyarakat yang datang bisa menyaksikan jalannya cerita Semar Mbagun Kayangan, pihaknya akan memasang tiga layar besar. Ditambahkan, pagelaran spektakuler wayang kulit ini juga dalam rangka nguri-nguri kebudayaan, terutama bagi generasi muda. Ini harus lebih banyak kami kenalkan pada generasi mu da,” katanya.■ SMNetwork/H71,H35-Yn
Sampah Menumpuk di Kali Munculkan Bau Anyir
BENDUNG UTAMA : Pekerjaan penimbunan di bendung utama Waduk Jatibarang di Kecamatan Gunung Pati Semarang hingga Sabtu (20/4) telah mencapai elevasi 100 meter dengan progres mencapai 65,65 persen dari rencana awal 64,87 persen.■ Foto:SMNetwork/Leonardo Agung B
Sungai Citarum kumuh, banyak sampah rumah tangga mampet di bawah Jembatan Jalan Citarum Kelurahan Bugangan Semarang Timur. Sampah itu berupa plastik kresek, kain kumal, kaleng, kardus, kertas berbaur jadi satu di lokasi dekat jembatan. bau tak sedap pun menyengat hingga radius sekitar 50 meter . PARA PKL yang berjajar di bawah shelter depan pintu gerbang Stadion Citarum mengeluhkan bau anyir yang berada di belakang tempat dasaran pedagang sepatu bola, sol sepatu dan warung makan. Selain bau tidak enak, pemandangan sampah yang merata di sungai itu, mengurangi keindahan di sekitarnya. Ketua PKL Selter Citarum Eko Purwanto kepada Wawasan, Jumat (26/4) mengakui bahwa, petugas terkait dari Pemkot Semarang memang sudah rutin melakukan kebersihan dan mengangkut sampah dengan truk. Sampah di sungai itu sering diangkut truk dan dibawa entah ke mana. Para PKL Citarum, menurut
Eko Purwanto merasa tidak enak dengan warga sekitar. Sebab, bila dikira yang membuang sampah adalah para PKL. Padahal, para PKL justru ikut menjaga kondisi sungai agar tetap bersih dan air bisa mengalir ke arah utara. “Kalau ada orang akan membuang sampah ke sungai, kami justru mencegah dan melarangnya,” kata jasa sol sepatu ini. ■ Sampah Kiriman Eko menduga bahwa sampah yang menumpuk di sungai depan Stadion Citarum ini adalah sampah kiriman. Sampah tersebut merupakan sampah rumah tangga. Hal ini terkait dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah tidak pada tempatnya. “Sampah kiriman itu dari arah selatan ke utara dibawa oleh air menumpuk di dekat Jembatan Citarum. Mungkin, di Semarang atas hujan dan airnya mengalir ke utara. Kalau di sekitar Semarang bawah tidak hujan, tetapi di Gombel, Banyumanik hujan bisa jadi
berdampak pada aliran air yang membawa dan mengumpulkan sampah terbawa air sungai sampai dekat Jembatan Citarum ini,” kata Eko. Terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kota Semarang Agus Riyanto mengatakan, petugas PSDA rutin melakukan pengerukan sampah di sungai-
sungai. Petugas PSDA juga siap menerima masukan masyarakat terhadap kotoran sampah di sungai untuk segera dikeruk. “PSDA juga menerima masukan masyarakat. Bila di wilayahnya ada sungai dan banyak sampahnya, masyarakat bisa segera lapor untuk segera ditindaklanjuti untuk dikeruk,” ucapnya. ■ bgy-Ks
MENUMPUK: Sampah menumpuk dan memenuhi Sungai Citarum (di depan Stadion Citarum) Semarang, Jumat (26/4). ■ Foto:Weynes-Ks
Sabtu Legi, 27 April 2013
Jepit Telur ala TK Karangturi
KOMPAK: Para orang tua dan siswa TK Karangturi kompak mengikuti lomba kreatifitas anak dalam rangka memperingati Hari Kartini di sekolah tersebut, Jumat (26/4). ■ Foto:Weynes-rth
KARANG TURI - Tawa ceria menebar di antara kerumunan para orang tua dan anak-anak. Wajah-wajah lugu dan polos menampilkan semburat kaget tatkala telur plastik jatuh dari ember. Puluhan anak berusia tiga tahun berusaha keras menjepit telur plastik dengan penjepit makanan. Telur plastik itu dipindahkan menggunakan penjepit makanan dari satu ember ke ember yang lain. Suasana itu mewarnai kegiatan lomba kreatifitas anak dalam rangka memperingati Hari Kartini. Lomba diadakan di lapangan basket komplek
TK-SD Karangturi, Jumat (26/4). Dalam pelaksanaannya, para orang tua siswa turut dilibatkan mendampingi pelaksanaan peringatan untuk RA Kartini. “Tema yang kami ambil kali ini adalah ‘semakin kreatif dengan semangat Kartini’. Sekitar 290 siswa mengikuti acara ini dengan wali mereka,” papar Koordinator Panitia Pelaksana, Yohana Sri Sugiarti.
kung timnya. Ratusan orang tua dan anak-anak mengingat RA Kartini dengan cara mereka. Lomba dengan empat katogori itu diikuti oleh empat tingkatan. Pada tingkat Toddler diadakan lomba meronce dan berjalan bersama orang tua diatas kaki orang tua. “Untuk jenjang TK A, mereka kita beri lomba menghias layang-layang dan menyanyi tunggal lagu lagu Ibu Kita Kartini. Kalau yang ■ Lomba TKB menghias caping dan Sementara itu, sorakan du- menyanyi tunggal juga. kungan dipekikkan, bak sup- Orang tua tetap dilibatkan,” porter sepak bola yang mendu imbuh Yo hana.
Keterlibatan orang tua itu, lanjut Yohana, dimaksudkan untuk membangun kekompakan antara siswa dengan orang tua. Perlombaan yang dipersiapkan selama dua minggu ini dilaksanakan sehari. Seperti yang dilakukan oleh Fania (4) dan ibunya, Susan. Mereka mengikuti rangkaian acara di sekolahnya sembari kembali mengingat makna dari Hari Kartini.”Kartini inspirasi sekali. Berkat dia kita bisa sekolah seperti sekarang. Bahkan anak perempuan saya sejak usia dini sudah bisa ke sekolah,” tandas Susan.■M9-rth
Arsitek Unika Dilepas di Kota Lama KOTALAMA - Ada yang berbeda dengan upacara wisuda Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Unika Soegijapranata Semarang. Umummya, tempat wisuda memilih di gedung pertemuan atau hotel berbintang. Akan tetapi, FAD Unika justru memilih seremoni tersebut digelar di gedung Oudetrap Jalan Taman Srigunting 3 komplek Kota Lama Semarang. Pemilihan tempat itu bukan tanpa alasan. Keterkaitan dengan kota lama yakni puluhan gedung kuno yang pernah menjadi maha karya pada zamannya, sekaligus bisa menginspirasi para sarjana arsitektur yang baru saja di wisuda. Mereka, nantinya akan banyak berkarir di bidang arsitektur maupun desain yang tentunya dituntut menghasilkan ragam karya bermutu. Rektor Unika Prof Dr Budi
Widianarko disela-sela pelepasan para wisudawan, Kamis (25/4) petang menjelaskan, keputusan mengadakan Yudicium FAD Unika di Kota Lama merupakan perwujudan dukungan pada konservasi Kota Lama. Upaya korservasi diawali dengan menghidupkan kawasan tersebut. ‘’Cara yang paling mudah dan murah adalah dengan melakukan kegiatan di tempat tersebut sehingga akan menarik banyak pengunjung datang ke Kota Lama,” papar Budi. Menurutnya, hal itu sesuai dengan teori kerumunan yang mengatakan bahwa orang suka mencari atau berkumpul ketika
ada kerumunan. Kerumuan orang di suatu tempat yang relatif stabil akan banyak menimbulkan akibat positif. Misalnya, daerah itu bisa menjadi ajang galeri seni, sosial, dan bisnis. Dengan demikian lokasi Kota Lama Semarang tidak lagi menjadi lokasi yang sepi dari aktivitas seni, sosial, dan bisnis . Selain pemilihan lokasi yang unik, para wisudawan juga melakukan selebrasi yang berbeda pula yakni dengan melempar topi toga ke udara secara bersama-sama sebagai perwu judan kegembiraan. ■ rix/rth
LEMPAR TOPI : Puluhan wisudawan FAD Unika Soegijapranata Semarang bersama-sama melempar topi wisuda ke udara sebagai wujud kegembiraan seusai diwisuda. ■ Foto.dok-rth
Undip Kelola Limbah Jamu TEMBALANG- Undip siap membantu mencari jalan keluar terhadap permasalahan lingkungan yang dimiliki PT Sido Muncul dalam mengolah sampah limbah padat. Hal itu disampaikan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Sudharto P Hadi penandatanganan MoU antara Undip dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul di Kampus Undip Tembalang, Jumat (26/4). Menurutnya, banyak sampah organik yang tak jarang justru mengandung nilai ekologis dan ekonomis jika diubah sebagai pupuk dan menjadi barang berharga lainnya.“Itulah usaha konservasi lingkungan yang kami lakukan di antaranya adalah mengubah sampah menjadi pupuk kompos dan sebagainya,” ujar Rektor. Dijelaskan, Undip memiliki empat komponen penting yakni drainase, pengolahan sampah, transportasi kampus, dan ruang
terbuka hijau. Karenanya seiring dengan munculnya persoalan pengelolaan limbah padat organik Sido Mucul, Undip siap membantu mencari jalan keluar. Rektor menambahkan jika perusahaan yang sadar terhadap lingkungan akan mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat dan sama sekali tidak ada ruginya. Oleh karenanya, MoU ini diharapkan ada keberlanjutan realisasi di antaranya kerjasama termasuk mewujudkan kampus yang hijau dan ramah lingkungan yang bisa menjadi sentra produksi bahan baku jamu. Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan jika pihaknya membutuhkan ahli-ahli di bidang lingkungan untuk menyelesaikan problem limbah. Menurutnya, setiap hari Sido Muncul menghasilkan 18 sampai 20 ton limbah padat organik. Problem tersebut seringkali tidak disadari oleh para
pengusaha karena lebih sibuk memikirkan produksi dan laba. Karenanya, Irwan mengaku akan lebih memperhati kan factor lingkungan daripada sekedar mengejar keuntungan belaka. “Dengan adanya MoU ini, Sido Muncul berterimakasih kepada Universitas Diponegoro yang turut mewujudkan lingkungan Black menjadai Green,” lanjut Irwan. Selain penandatanganan MoU (Memorandum Of Understanding), dilaksanakan pula diskusi panel Pemanfaatan Limbah Padat organik Untuk Mendukung Program Penataan Kampus, dengan pembicara Prof Supriharyono dan DrMarry Christiyanto dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup. Hadir pula pembicara Prof Totok Rusmanto dari Tim Penataan Kampus Undip. ■ hid-rth
Unissula Ikuti Festival Maroko
BERLATIH TARI: Tiga mahasiswa Unissula berlatih gigih sebelum keberangkatan mereka mengikuti festival Fez di Maroko awal Mei mendatang. ■ Foto: dok-rth KALIGAWE - Unissula akan mengirimkan tiga mahasiswa untuk mengikuti ajang kompetisi performa budaya bertajuk “The Heritage of Asia” di Universitas Sidi Mohammed Ben Abdellah, Maroko, 2-7 Mei mendatang. Dalam acara yang terangkum dalam festival Fez itu, ketiga mahasiswi yakni Ayu Nurhidayah (Fakultas Bahasa), Riza Za-
hara dan Rizki Intan Batari (Fakultas Ekonomi) akan menampilkan tari kontemporer semi teatrikal. Tari berjudul Gema Nusantara ini menceritakan keaneragaman etnis, budaya, dan mata pencaharian masyarakat di Semarang. “Di Semarang kan ada etnis China, Arab dan Jawa yang bersatu dalam harmoni kehidupan sejak dulu kala,” ujar salah satu
mahasiswa kepada Wawasan, (26/4), Rita Zahara. Dijelaskan, festival Fez di Maroko ini merupakan gelaran kedelapan yang diikuti berbagai negara Uni Emirat Arab, Kanada, Prancis, China, Spanyol dan Bahrain. Menurutnya, ini adalah kesempatan menampilkan performa terbaik bukan hanya untuk Unissula tapi untuk mengharumkan nama besar bangsa di kancah internasional. Kabag Kemahasiswaan Drs Suseno yang mengawal langsung proses persiapan mahasiswanya tersebut mengharapkan agar delegasi Unissula mampu menunjukkan performa yang baik. Selain itu mereka juga diharapkan dapat memperkenalkan Unissula sebagai universitas Islam yang membawa misi membangun generasi terbaik. Dia mengakui dirinya bangga melihat mahasiswa Unissula semakin banyak yang berkiprah di level internasional baik untuk mengkuti kompetisi maupun dual degree. Ini merupakan sesuatu yang sangat positif untuk bisa mempersiapkan mahasiswa mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang berwawasan internasional.■ Hid-rth
Mahasiswa Unnes Adu Prestasi SEKARAN- Sebanyak delapan mahasiswa terbaik dari delapan fakultas di Universitas Negeri Semarang (Unnes) beradu kebolehan untuk memperebutkan predikat Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Unnes 2013, Kamis (25/4), di rektorat kampus Sekaran. Mereka masing-masing berasal dari delapan fakultas yang berbeda di kampus Unnes. Kedelapan mahasiswa tersebut adalah, Yosi Gumala dari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Agus Widodo (FBS), Devia Minggawati (FIS), dan Bunga Amelia (FMIPA). Sedangkan empat mahasiswa lainnya adalah, Nur Rohman Arif (FT), Agam Akhmad Syaukani (FIK), Raeni (FE), dan Zaka Firma Aditya (FH). “Seleksi ini tidak hanya berkompetisi saja, tetapi juga mengarah pada tiga aspek, yaitu
prestasi, pembinaan, dan silaturahmi,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (PR III) Prof Masrukhi. Prestasi itu, kata PR III, dibuktikan ketika mengikuti kompetensi baik di bidang akademik maupun nonakademik di tingkat nasional. Kompetisi mapres tingkat nasional tahun lalu Unnes selalu berhasil masuk 5 besar. Tahun 2010 Unnes meraih peringkat ke-5 Mapres Nasional, dan tahun 2012 Unnes naik menjadi peringkat ke-4. “Ini berkat pola pembinaan di Unnes yang sudah mapan dan mahasiswa punya komitmen tinggi,” terangnya. Indah Anisykurlillah MSi Akt ketua panitia melaporkan, mapres universitas ini diawali seleksi di tingkat jurusan, kemudian di tingkat fakultas. Dari hasil seleksi fakultas diambil satu mahasiswa terbaik untuk maju ke tingkat universitas.
Seleksi universitas dilaksanakan dua hari. Hari pertama (24/4) diisi presentasi bahasa Inggris dan hari kedua (25/4) presentasi karya ilmiah. Hasilnya akan diumumkan tanggal 1 Mei 2013. Ditambahkan, seleksi ini tidak hanya kompetisi namun juga merupakan pembinaan dengan pemberian stimulus kepada mahasiswa agar menjadi insan cerdas dan kompetitif sesuai dengan tema Bersama Universitas Menuju Insan Cerdas dan Kompetitif. “Melalui presentasi gagasan yang cerdas dan kreatif, mereka dapat mengembangkan dan memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia. Selain itu, seleksi ini juga menjadi sarana silaturahmi akademik antarmahasiswa,” katanya.■ Hid/rth
SELEKSI MAPRES: Salah satu peserta seleksi Bunga Amelia, Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Fakultas MIPA Unnes, saat mempresentasikan karya ilmiah di hadapan dewan juri.■ Foto: Nurul Wakhid-rth
Sabtu Legi, 27 April 2013
Alumni IKIP Veteran ALUMNI IKIP Veteran Semarang akan menyelenggarakan pertemuan alumni pada Kamis (2/5) pukul 13.00 WIB di Masjid Kampus IKIP Veteran Semarang. Acara akan diisi dengan sosialisasi program Memandirikan Individu Menuju Bangsa yang Besar. Informasi Tri Leksono (0817297551). ■ rix-rth
Pelatihan Teknik Kamar Bedah RSUP Dr Kariadi akan mengadakan pelatihan teknik bedah berbasis kompetensi bagi perawat pada 13 Mei hingga 3 Agustus di Instalansi Diklat RSUP Dr Kariadi. Informasi Fitri 08174160383, Rasmujito (08893303440).■ rix-rth
Festival Blogger 2013 MENDUKUNG Ayo Wisata ke Semarang serta memeriahkan ulang tahun kota Semarang yang ke-466. Komunitas Blogger Semarang (dotsemarang) gelar event SemarBlogFest atau Semarang Blogger Festival, Kamis (2/5) di Gedung Sobokarti. Acara tersebut rencananya akan dihadiri beberapa komunitas seperti Internet Club, Doscom, BeatBox, Info Tembalang dan Visit Semarang. Info Asmarie (085694553434). ■ rix-rth
RSD Models Hunt 2013 MERAYAKAN HUT Ke-3, Bambangrsd Community menggelar RSD Models Hunt di Ventura Venue Stadion Diponegoro, Minggu (28/4) mulai pukul 15.00 WIB. Acara itu melibatkan 13 model, free of charge, dan terbuka umum. Informasi 08164890793. ■ rix-rth
Seminar Nasional Kedokteran FORUM silaturahmi kedokteran gigi Unissula akan menggelar seminar ‘’Dental Update Improve Quality of Life’’, akreditasi 6 SKP pada 17-18 Mei di Hotel Gumaya Semarang. Informasi drg Sandy Christiono SpKGA 08563482147. ■ rix-rth
Seminar Matematika Unissula PROGRAM studi pendidikan matematika akan menyelenggarakan seminar nasional yang bertema “Optimalisasi Peran Matematika dalam Menyongsong Kurikulum 2013”, di aula Gd Imam Syafii Lt 3 FKIP Unissula, Sabtu (27/4) mulai pukul 07.00 WIB. Pembicara adalah Prof Dr Nat Widodo MS (Kepala PPPPTK Matematika Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada), Prof Dr Hardi Suyitno MPd (Unnes) dan Prof Dr Sunandar MPd (IKIP PGRI Semarang).■ hid-rth
Perbaikan...... (Sambungan hlm 17) Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menambahkan, karenanya pembangunan kembali Pasar Genuk tetap harus segera dianggarkan. “Penganggaran sangat diperlukan karena berjualan di pasar merupakan gantungan nasib bagi para pedagang,” imbuhnya. Kholison menambahkan, dari pasar yang pernah diwacanakan untuk dipindah ke Banjardowo masyarakat Genuk selalu mencari barang keperluan sehari-hari khususnya untuk memasak. “Masyarakat Genuk masih senang datang ke pasar tradisional dan hal ini perlu dipertahankan. Jangan sampai mereka malah beralih di pasar moderen,” imbuhnya. Kondisi saat ini, imbuh pria yang tinggal di Bangetayu,
Jalan...... (Sambungan hlm 17) ■ Ditarik Mundur Menurutnya, jalan masuk ke jembatan layang agak ditarik mundur. Selain itu, pihaknya ju-ga membongkar media jalan serta mengeraskan dan mengas- palnya. ‘’Saat ini yang kami kerjakan mening-
3 Buron...... (Sambungan hlm 17) kap,” kata kapolsek. Pencurian sendiri terjadi sekitar tujuh bulan lalu, yaitu Oktober 2012 di lantai bawah pasar. Kawanan pencuri ini menggasak 11 karung beras, masing-masing berisi 25 kilogram, satu karung ukuran 25 kilogram kacang ijo. Mereka membawa 12 ka-
Musik..... (Sambungan hlm 17) Ngisor Ringin di sekolahnya. Alunan dan iramanya yang bagus membuat ia semakin jatuh cinta kepada genre musik yang satu itu. Gadis kelahiran Semarang 29 April 1996 ini pun masih mencuri waktu mengikuti les piano. Aktris jazz yang ia sukai seperti Citra Scholastika dan Tompi pun diikutinya saat manggung di Semarang. Dari
Genuk ini, sampai saat ini 500 pedagang dan konsumen harus kerepotan dan berpanas di bawah terpal plastik bantuan dari bank BRI. Pemkot, kata Kholison, seharusnya berani menggunakan dana tak terduga. Jika tidak berani menggunakan dana tak terduga, pemkot harus benar-benar bisa merealisasikan dianggaran perubahan. “Saya akan selalu mengawal dan memonitor pelaksanaan rehabilitasi pasar Genuk paska kebakaran dianggaran perubahan,” tegasnya. Sementara itu, pedagang di pasar Genuk Rohmah (60) pedagang sembako mengaku masih beruntung dengan bantuan terpal yang diberikan bank BRI. Dengan terpal yang dipasang, maka kios yang dibangun secara sederhana bisa dimanfaatkan dan tidak terasa panas. ■ lek-Ks
gikan jalan lama yang digunakan untuk sambungan,’‘ ungkapnya. Saat disinggung persiapan ujicoba, Papra mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, Dishub maupun ins- tansi lainnya. ‘’Ini kami lakukan tak lain untuk memperlancar ujicoba,’‘ungkapnya. ■ Hid-Ks rung itu menggunakan becak yang disewa pelaku. Beras itu dilansir tiga kali menuju daerah Jalan Dr Cipto Semarang. Setelah itu, mereka menyewa mobil angkot dan membawa barangbarang curian itu menuju pasar Bandungan untuk dijual. Para tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Semarang Tengah. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 7 tahun penjara. ■ rdi-Ks sang idola, referensi musik jazz yang kini disukainya semakin kaya. “Pas malam dan gak bisa tidur juga dengerin musik jazz. Kalau ke mall sendirian juga dengerin musik jazz pakai head set. Jazz is easy learning banget,” tandasnya. Gadis yang pernah menyabet juara harapan dua vokal grup se Kota Semarang 2013 ini bercita-cita menjadi guru SD. “Ingin mengajar kayak mama. Soalnya guru pekerjaan mulia,” pungkas Ivana. ■ M9-Ks
Napi Bulu pentas ’Humor Cinderella’ BULU - Komunitas Insan Lucu-lucu Semarang (KILLS), Sabtu (27/4) akan menggelar drama humor bertajuk ‘’Humor Cinderella’‘. Pentas ini unik karena para pemainnya adalah para warga binaan yang sehari-harinya menghuni Lapas Perempuan Bulu Semarang. Penampilan para napi tersebut berkaitan dengan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-49 yang dihadiri petinggi Lapas dan pejabat Kanwil Departemen Hukum dan HAM di LP Bulu. Selama sekitar satu bulan para napi dilatih oleh seniman komedi, pelawak senior maupun muda dengan beragam usia. Pentas yang digelar pukul 10.00 WIB itu menghadirkan para pemain dari Lapas Bulu yang mayoritas napi narkoba. Pelawak senior yang menjadi salah satu sutradara, Agung Siomay menjelaskan, para napi narkoba itu kebanyakan sudah memiliki bakat panggung. Bahkan, banyak dari mereka yang mengaku sudah kangen de-
LATIH: Suasana latihan Humor Cinderella bersama Komunitas Insan Lucu-lucu Semarang (KILLS), di Lapas Bulu. ■ Foto : ist ngan panggung.’‘Maklum ada yang profesinya DJ, penyanyi kafe, anak film,’‘ ujarnya. Sementara itu, berdasarkan pengakuan Wowot, komedian KILLS, pengalaman kali ini sangat berharga baginya. Semula, Wowot mengira para napi tersebut ‘’galak’‘ dan ‘’seram’‘. ‘’Nyatanya mereka sangat kekeluargaan,’‘ kata pemain stand up comedy yang juga mantan
pedagang asongan tersebut. Ketua KILLS, Shinta Ardhani mengatakan, Humor Cinderella digarap melalui proses birokrasi yang tidak mudah. Misalnya, dia harus menjamin jika anggota KILLS tidak membawakan ‘‘pesanan’‘ dari luar lapas. ‘’Awalnya cukup rumit, tapi KILLS dan semua pihak bisa menjaga komitmen itu,’‘ katanya. Menurut pengakuan Shinta,
rata-rata napi yang terlibat mengaku senang dimasukkan dalam pentas tersebut. Dia mencontohkan pengakuan AY, yang mendapatkan vonis seumur hidup, pengalaman itu cukup menghiburnya dalam menghilangkan rasa bosan menanti hari. ‘’Apalagi, drama ini juga tidak memerlukan keahlian khusus seperti kelas musik atau menjahit,’‘ ujarnya. ■ M9-rth
Wartawan Senior Luncurkan Buku KEMBANGSARI- Buku berjudul Halah Pokomen mengupas tuntas dialek Semarangan, Sabtu (27/4) hari ini diluncurkan. Buku ini mengupas bahasa Semarangan dengan tebal 119 halaman. Peluncuran buku karya Hartono Samidjan, wartawan Suara Merdeka ini diisi dengan Diskusi Buku dengan menampilkan pembicara Drs Supardi M Hum, Sucipto Hadi Purnomo, dan moderator Triyanto Triwikromo. Acara tersebut akan berlangsung di Rumah Makan Semarang Jalan Gajahmada No 125-127 pukul 10.00 WIB. Bahasa Semarangan dikatakan Hartono lebih eksis sebagai bahasa tutur ketimbang bahasa tulisan. Hal itu terjadi karena dalam konteks kebudayaan Jawa, Semarang bukanlah pusat kebudayaan. Kendati berstatus sebagai ibukota provinsi, posisi Semarang dalam kebudayaan Jawa sejak masa lampau selalu menjadi subordinat dari Kasunanan Surakarta. Bahkan, pada masa kerajaan pun Semarang hanya berstatus sebagai kadipaten (kabupaten). Penulis buku ini juga melakukan rengrengan membandingkan dengan dialek Muria (Pati,
Anggota...... (Sambungan hlm 17) Kata Indigo dalam kamus besar bahasa Indonesia berarati “warna biru tua yang diperoleh dari tumbuhan nila atau tarum”. Dari arti ini kemudian dalam bahasa Indonesia muncul istilah anak nila. Warna anak indigo ini berasal dari warna aura yang terpancar dari diri mereka. Aura sendiri merupakan cahaya yang dipancarkan oleh manusia dan hanya dapat dilihat dengan foto aura atau oleh seseorang yang memang memiliki kelebihan untuk dapat melihat cahaya aura. Lalu apa bedanya mereka dengan anak-anak lain? Secara fisik anak indigo memang sama dengan anak-anak lainnya tetapi mereka memiliki batin yang tua, sehingga mereka sering kali menunjukan kepemilikkan jiwa orang yang lebih dewasa dibandingkan dengan jiwa konservatif yang biasa muncul didalam anak seu-
Muhamad...... (Sambungan hlm 17) Tanpa sengaja, saksi yang melintas di kolam yang berada di depan ponpes tak jauh dari sekolahan melihat korban sudah mengambang. Saksi langsung melaporkan kejadian itu ke pengurus ponpes dan diteruskan ke polisi. Saat dievakuasi, korban
dialek semarangan dalam buku ini merupakan catatan dan pengalaman pribadi penulis otodidak sebagai salah satu penutur ragam bahasa. Misalnya, ketika seorang teman bertanya mengenai apa dan bagaimana dialek semarangan itu, orang Semarang akan menjawab, “Halah pokomen”, basa sing nganggo ik, ta, ok (baca owk, bukan oke), heh- eh, ndha, nghes, mbek ki kuwi lo. Kalimat itu, bisa diterjemahkan, “Pokoknya bahasa
yang menggunakan (partikel) ik, ta, ok, he-eh, ndha, ndhes dan ki gitu lo. bagaimana menurut pendapat Anda, apakah jawaban saya benar?. Bahasa Semarangan lebih mudah dimengerti secara lisan ketimbangan tulisan. Sebab itu, ejaan untuk contoh-contoh kata dalam buku ini ditulis sesuai dengan pengucapannya agar lebih memudahkan pemahaman dan tentu kaidah-kaidah bahasa Jawa standar tetap menjadi pedoman utama. Penulis juga menyoroti orang luar yang sering menganggap bahasa semarangan sebagai bahasa sembarangan dan keluar dari pakem bahasa Jawa. Namun sesungguhnya ‘ kesembaranganan’ itu merupakan gambaran karakteristik dasar warga Semarang yang egaliter. Perlu diketahui, di Semarang tidak ada warga yang dianggap sebagai bangsawan atau priyayi. Anak buruh pabrik atau walikota ketika di sekolah samasama bisa dipanggil ndhes atau ndha. Tidak ada yang merasa tersinggung. Sebab kedua kata itu juga bisa berarti kawan. ■ bgy-rth
■ Sebutan Semarang Youth Therapist and Spiritual Community
(SYTSC) atau dikenal dengan sebutan Komunitas Indigo Semarang bisa dibilang masih seumur jagung sebab baru berdiri sejak Maret 2012 silam. “Namun jauh sebelumnya kita sudah kerap bertemu, baru awal 2012 kita mulai rutin mengadakan pertemuan,” imbuh Ridho. Menurut pemuda 21 tahun ini ada beberapa kategori Indigo. Diantaranya Clairaudience (mendengar dan melihat astral), Clairvoyant (mendengar, melihat dan berkomunikasi dengan mahluk astral), Clairsense (memainkan atmosfir semisal emosi), dan lainnya. “Yang pasti anak indigo mempunyai kemampuan atau anugerah berbeda dengan orang lain yang diberikan Tuhan kepada kami,” imbuh Ridho. Ridho yang mulai merasakan dirinya mempunyai ‘kekuatan’ sejak duduk di bangku SMA ini mengaku awalnya kaget dan takut. Terlebih dengan kekuatannya itu, sulung
dari tiga bersaudara ini mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata. “Pas awal-awal jadi takut sendiri, sebab tiba-tiba saya melihat sesuatu yang orang lain tidak bisa melihat dan kejadian itu terus berulang,” jelasnya. Mahasiswa jurusan Hukum Untag Semarang ini menaku sempat stres dan down sebelum akhirnya dia mampu mengatasi rasa keterkejutan dan ketakutan yang dirasakannya. “Salah satu tujuan komunitas Indigo Semaran ini kita ingin merangkul anak-anak indigo untuk membantu mereka menyadari kemampuan yang mereka miliki. Serta membantu rasa mengatasi rasa ketakutan atau minder yang mereka rasakan,” imbuh Ridho lagi. Hal itu penting sebab banyak anak indigo yang tidak menyadari kemampuan yang mereka miliki, justru menjadi tidak percaya diri bahkan mengurung diri dari pergaulan. ■ rix-Ks
ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh bocah mungil itu diketahui sudah mengambang. Dari data di kepolisian menyebut, korban diketahui menghilang sejak Kamis (25/4) sore. Sebelumnya, korban yang diasuh sejak berusia satu minggu di ponpes itu sekitar pukul 14.00 WIB masih terlihat bermain di sekitar ponpes.
■ Berkomentar Sementara itu, atas tewasnya salah satu santri di Yayasan Nurul Huda Azzuhdi, para pengurus yayasan dan santri menolak berkomentar terkait tewasnya korban. Ditemui di ponpes, Nurul Huda pemilik ponpes mengatakan, malam sebelum ditemukan korban sempat tidur bersamanya. “Malam itu (sebelum diketahui hilang-red), masih tidur
dengan saya. Sejak pagi dia pergi tidak pamit, dan tidak tahu kemana. Sampai akhirnya ditemukan meninggal,” katanya singkat. Petugas identifikasi olah TKP Polrestabes Semarang mengaku tidak mendapat laporan atas tewasnya korban. Informasi di lokasi, tidak diketahui pasti asal usul korban. Sejak usia satu minggu, ia diasuh Nurul Huda di ponpes. ■ rdi-Ks
BUKU : Buku ‘’Halah Pokomen’‘ mengupas tuntas dialek Semarangan, Sabtu (27/4) hari ini diluncurkan. ■ Foto : Weynes Kudus, Jepara) dan banyumasan, secara geografis daerah sebaran penutur bahasa semarangan paling sempit. Bahkan bahasa ini tidak tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah administratif Kota Semarang, tetapi hanya tumbuh dan berkembang di wilayah perkampungan antara Banjirkanal Timur dan Banjirkanal Barat. ■ Ragam Bahasa Uraian mengenai sejumlah kata khas dan daerah sebaran sianya. Ditambah mereka juga terkadang memiliki kemampuan intuisi yang sangat mengagumkan, mulai dari kemampuan menyembuhkan, kekuatan supranatural hingga memiliki IQ yang diatas rata-rata. Semakin dikenalnya istilah indigo membuat para anak nila ini membentuk komunitas-komunitas, salah satunya Komunitas Indigo Semarang untuk mewadahi mereka yang diberi ‘kelebihan’ agar mengembangkan diri ke arah yang positif. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komunitas Indigo Semarang Alridho Deska Briandoko Purbonegoro, “ “Kami sepakat membentuk komunitas, karena memiliki visi misi yang sama. Yaitu mengembangkan kemampuan kami ke arah yang positif dan bergerak di bidang sosial. Diantaranya memberikan pengobatan prana, hypnotherapy, dan lain-lain,”paparnya.
Sabtu Legi, 27 April 2013
■ Diduga Gelapkan ADD Rp 120 Juta
Kades Pucangrejo Diberhentikan KENDAL - Diduga menggelapkan Alokasi Dana Desa (ADD), Kades Pucangrejo Kecamatan Gemuh, Tolkah diberhentikan sementara. Temuan penggelapan ADD tersebut diketahui dari audit yang dilaksanakan Inspektorat Kendal.
Foto: Agus Umar
M Ali Yusuf Selanjutnya Camat Gemuh, Muslikh Harahap SH diminta untuk menindaklanjuti. Hasilnya Kades Pucangrejo diusulkan diberhen tikan sementara serta diminta mengembalikan ADD yang dipakai untuk kepen tingan pribadi. Kepala Inspektorat Kendal, M Ali Yusuf mengatakan pihaknya sudah meme riksa Kades Pucangrejo terkait dugaan penggelapan ADD dan hasilnya ADD 2012 yang seharusnyan digunakan untuk membangun
infrastruktur dan meningkat kan kesejahteraan masyara kat desa dipakai untuk kepentingan pribadi. “Setelah terbukti selanjutnya kita serahkan kepada camat untuk menindaklanjuti nya,” ujarnya. Sedang kan Camat Gemuh Muslikh Harahap SH mengaku setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung bertindak cepat dengan memanggil Kades Tolkah untuk dilakukan klarifikasi. Menurut Camat Gemuh, Kades Tolkah mengakui telah menggunakan dana ADD dan bersedia mengembalikan. “Kita juga sudah mengum pulkan tokoh masya rakat dan Badan Perwakilan Desa (BPD) dan hasilnya kades diberhentikan sementara,” jelasnya. Camat Gemuh mengatakan, saat ini kades masih aktif karena masih menung gu surat resmi pemberhentian dari bupati. “Kita sudah sampaikan kasusnya kepada bupati dan untuk pemberhentian sementara menung gu surat dari bupati,” jelasnya. ■ Mar/SR
Warga Jetak Santuni Korban Penganiayaan DEMAK - Kades Jetak Kecamatan Wedung Abas Muslim atas nama warganya menyerah kan santunan kepada keluarga korban penga niayaan hingga tewas Supadi (18), warga Desa Bungo. Tali asih senilai Rp 25 juta tersebut diberikan kepada Junamah, orangtua korban, sebagai bentuk keprihatinan sekaligus per min taan maaf atas kasus salah tangkap tersangka pencurian yang terjadi pada 11 April lalu. Penyerahan santunan disaksikan Kades Bu ngo Imam Wahyudi, perwakilan keluarga korban serta perangkat Desa Jetak Ngatono. “Penyerahan santunan ini sebagai bentuk keprihatinan kami warga Jetak, sekaligus tanda kasus penganiayaan buntut aksi salah tangkap warga Jetak terhadap Almarhum Supadi telah diselesai kan secara kekeluargaan. Kami pemerintah desa Jetak dan Wedung sepakat tidak lagi memperpanjang masalah dan tidak ada lagi dendam,” ungkap Abas Muslim. Sementara itu Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo melalui Kasubbag Humas AKP Sutomo menambahkan, kasus pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum pidana. “Sejumlah saksi telah kami minta keterangannya, untuk bahan penyelidikan lebih lanjut. Tinda kan ini kami tempuh mMinimal agar aksi penghakiman massa tidak lagi terjadi di wi layah lain. Sebab bagaimana pun penanganan kasus harus menjunjung asas praduga tak bersalah agar tidak merugikan pihak mana pun,” terangnya, Jumat (26/4). Seperti diberitakan, akibat diduga mencuri sepeda motor di area pengungsian korban banjir Desa Jetak, Supadi menjadi bulan-bulanan massa. Bahkan massa yang telah anarkis dan tak terkendali telah membakar sepeda motor yang dikendarai korban, dan menganiaya Supadi hingga tak tertolong jiwanya. ■ ssi/SR
SELAMATKAN MELON: Seorang petani Desa Pecuk Kecamatan Mijen terpaksa menyewa mesin pompa untuk mengurangi genangan banjir yang merendam tanaman melon agar tak busuk. ■ Foto: sari jati/SR
■ 880 Hektar Tanaman Padi Puso
Bantuan Benih & Pupuk Belum Cair DEMAK - Balai Besar Wilayah Sungai Pamali Juwana diminta memundurkan jadwal penutupan aliran Kedungombo yang biasa dilaksanakan pada Juli Agustus untuk pemeliharaan jaringan irigasi. Hal itu sebagai upaya revitalisasi 800 hektar lebih lahan persawahan di wilayah Kecamatan Mijen, Wedung, Gajah dan Dempet yang rusak dan puso akibat genangan banjir beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Ir H Wibowo MM menuturkan, banjir bandang akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Mijen dan Wedung serta limpasnya Sungai Lusi di sebagian persawahan di Kecamatan Dempet dan Gajah pada awal April lalu menjadikan 800 hektar tanaman padi, palawija dan hortikultura puso. Dampaknya, petani menderita kerugian material senilai Rp 9,325 miliar karena tanaman padi, palawija dan hor
tikultura milik mereka rusak, busuk, dan gagal dipanen. Banjir bandang jebolnya tanggul Sungai Wulan juga menjadikan empat hektar tanaman semangka, 22 hektar tana- man melon, 126 hektar bawang merah, dan 12 hektar tanaman cabe di Mijen puso. ■ Revitalisasi Lahan Karena itu, lanjutnya, para petani kor ban banjir tersebut membutuhkan revitalisasi lahan pertanian mereka. Padahal jika penutupan aliran Kedungombo untuk pemeliharaan jaringan irigasi dilakukan sesuai jadwal pada Juli - Agus tus, petani harus sudah tutup tanam maksimal bulan Mei agar tak kekurangan air. “Hingga menjelang akhir April bantuan benih dan pupuk dari Pemprov atau Kementerian Pertanian belum kunjung cair,” ujarnya, Jumat (26/4).
Maka itu untuk membantu para petani korban banjir memulihkan perekonomian mereka, pemerintah daerah telah melayangkan permohonan penundaan jadwal penutupan aliran Kedungombo hingga Agustus. Dengan harapan, begitu bantuan benih dan pupuk sampai di tangan mereka pada Mei mendatang, para petani masih memiliki waktu dan persediaan air untuk persemaian hingga tanam benih. Lebih lanjut disampaikan, untuk meringankan beban petani pula, pemerintah daerah telah mengajukan permohonan bantuan benih dan pupuk ke Dinas Pertanian Jateng agar diteruskan ke Kementerian Pertanian. Adapun benih padi yang dibutuhkan untuk mendukung revitalisasi pertanian di wilayah empat kecamatan terimbas banjir tersebut diperkirakan sebanyak 47.950 kilogram. ■ ssi/SR
Paket Bantuan Bencana Menipis GROBOGAN - Paket bantuan untuk korban bencana alam tahun 2013 yang ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan hanya tersisa sedikit. Terhitung sejak bulan Januari hingga saat ini, dari alokasi 700 paket bantuan bagi korban bencana alam yang berasal dari APBD Kabupaten Grobogan, sudah terdistribusikan sebanyak 380 paket. “Saat ini hanya tinggal 320 paket. Mengingat belum sampai pertengahan tahun, kami rasa masih perlu penambahan guna mengantisipasi benacana alam jika terjadi sewaktu-waktu,” kata Kepala BPBD Grobogan, Ir Agus Sulaksono didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Titi Rahajuningsih, Jumat (26/4). Disampaikan Titi, dari jumlah paket bantuan yang telah disalurkan, paling banyak diperuntukkan bagi korban banjir di Tegowanu beberapa waktu lalu. Jumlah paket bantuan yang disalurkan di kecamatan pa-
CEK STOK BANTUAN: Seorang petugas tengah mengecek stok sisa paket bantuan bencana alam, di gudang kantor BPBD Grobogan, Jumat (26/4). ■ Foto: Sugeng Ariatmodjo/SR ling barat wilayah Kabupaten Grobogan tersebut mencapai 280 paket. Setiap paket bantuan berisi mi instan, air mineral, gula, kecap, saos, teh, dan minyak goreng. “Khusus untuk bantuan beras sudah ada SKPD (satuan kerja perangkat dae-
rah) yang menangani. Bantuan dari pihak diluar pemkab, seperti PMI, juga selalu koordinasikan dengan BPD agar dalam pendistribusian di lapangan bisa merata dan tak terjadi penumpukan bantuan di satu titik,” tandasnya. Sebagai antisipasi kura-
ngnya paket bantuan bencana alam, lanjut Titi, pihaknya akan ajukan tambahan anggaran pada APBD Perubahan tahun 2013 mendatang. Diharapkan, pada momentum penganggaran tersebut dapat terealisasi tambahan lebih dari 500 paket. Paket bantuan sebanyak itu, guna mengantisipasi musim kemarau yang sering terjadi kebakaran. “Kami akan mengajukan tambahan anggaran untuk paket bantuan bencana alam pada APBD Perubahan. Harapan kami sekitar 500 paket lagi,” ujarnya. Dari pantauan saat terjadi musibah banjir beberapa waktu lalu, dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir masih perlu koor- dinasi yang intensif antar-SKPD terkait, termasuk pihak ketiga yang ingin memberikan bantuan. Hal itu untuk antisipasi adanya penum- pukan bantuan di satu titik, sementara di titik bencana lainnya terjadi kekurangan. ■ K-26/SR
Tekan Kecelakaan, Pasang TAPS di ’Traffic Light’
PASANG TAPS: Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Tarhim bersama petugas Dishub mengawasi pemasangan TAPS di ‘traffic light’ perempatan dekat RS Yakkum, Purwodadi, Jumat (26/4). ■ Foto: Sugeng Ariatmodjo/SR
GROBOGAN - Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Grobogan, Dinas Perhubungan Provinsi Jateng bersama Satlantas Polres Grobogan memasang alat sosialisasi suara di perempatan jalan, Jumat (26/4). Alat yang dinamakan Traffic Annauncer Points System (TAPS) tersebut dipasang di traffic light perempatan RS Yakkum dan kantor PU Bina Marga di Jalan R Soeprapto Purwodadi. Pemasangan alat tersebut merupakan usulan dari Satlantas Polres Grobogan dan Dishubinfokom yang kemudian ditindaklanjuti
oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jateng. “Terkait maraknya kecelakaan lalu-lintas yang menjadi keprihatinan nasional, pemerintah berupaya menekan melalui program Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) yang dicanang kan Presiden, kemudian ditin daklanjuti Kapolri hingga jajaran di bawah, termasuk Satlantas Polres Grobogan,” kata Kasat Lantas, AKP Tarhim SH, disela-sela pemasangan TAPS, Jumat (26/4). Ditambahkan, sosialisasi suara dari alat TAPS tersebut berisi imbauan mengenai tata
tertib berlalu-lintas yang akan didengar para pengguna jalan saat traffic light menyala merah (berhenti). ‘’Isi imbauan tersebut mewajibkan pengguna jalan menggunakan helm stadar, nyalakan lampu di siang hari, dan diharap menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,’‘kata AKP Tarhim. ■ Setuju Terkait pemasangan TAPS, Pamungkas (22) warga Purwodadi mengaku setuju dan mem berikan apresiasi positif.
Menurutnya, sosialisasi soal tata tertib berlalu-lintas melalui suara sangat penting dan efektif. ‘’Pemasangan alat serupa biasanya hanya ada di kotakota besar seperti Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta. Purwodadi semakin modern kalau kayak gini. Kayak di kota besar, ada imbauan suara di saat traffic light menyala merah. Hasilnya saya rasa akan berbeda dibandingkan membaca rambu imbauan berlalu-lintas di jalan-jalan,’‘ ujar Pamungkas. ■ K-26/SR
Sabtu Legi, 27 April 2013
■ Pencopotan Alat Peraga Kampanye Cagub
Panwaslu dan Satpol PP Ngawur UNGARAN - Pencopotan reklame bergambar pasangan Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah 2013 dipersoalkan Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto. Pasalnya, alat peraga kampanye bergambar pasangan cagub yang pemasangannya tidak melanggar Perbup Semarang No 59 Tahun 2008 tentang tata tertib pemasangan alat peraga kampanye dan pemilu di Kabupaten Semarang juga diturunkan. ‘’Sesuai Perbup No 59 Tahun 2008, pemasangan reklame bergambar pasangan Cagub Jateng 2013 di jalan-jalan protokol memang dilarang. Kita setuju pemasangan gambar pasangan cagub di daerah atau tempattempat larangan ditertibkan. Tapi gambar yang dipasang di tempat-tempat yang tak dilarang perbup jangan dicopoti,’’ tandasnya, Jumat (26/4). Adapun peta lokasi pemasangan alat peraga kampanye
Bambang Kusriyanto Foto: Dok
yang dibolehkan sesuai perbup terdapat 13 titik. Meliputi depan Taman Unyil Ungaran, depan Kantor Pertanahan (BPN), depan swalayan Luwes, Sico, depan gardu induk PLN, pertigaan Lemah Abang, depan gedung Bina Marga, sekitar jembatan kembar, depan Bulog, terminal Bawen arah Solo, terminal Bawen arah Yogyakarta, Pasar Hewan Ambarawa, dan depan terminal Ambarawa. ■ Ngawur Bambang menyayangkan, tindakan Panwaslu dan Satpol PP mencopoti alat peraga kampanye yang pemasangannya tak melanggar perbup. Karena alat peraga kampanye yang dipasang di Taman Unyil, Posko PDIP, dan Sico juga dicopot.
Padahal kedua tempat itu bukan merupakan daerah atau tempat larangan untuk dipasang alat peraga kampanye. ‘’Kalau memang pemasangannya melanggar perbup dicopoti tidak masalah. Tapi penertiban yang dilakukan Panwaslu dan Satpol PP itu ngawur, karena atribut di lokasi yang dibolehkan seperti Taman Unyil dan posko juga dicopoti,’’ ujar Ketua DPRD Kabupaten Semarang itu. Menurut Bambang, partainya memasang atribut cagub dalam rangka membantu KPU Kabupaten Semarang menyosialisasi ke masyarakat terkait pelaksanaan Pilgub Jateng 2013. Sebab sosialisasi pilgub yang dilakukan KPU masih sangat minim sehingga masih banyak masyarakat yang belum atau tidak tahu ada pilgub, 26 Mei mendatang. ‘’Sebelum ada penertiban mestinya parpol diberikan surat peringatan dulu, tidak langsung dicopoti. Sejauh ini kita belum pernah mendapat surat peringatan dari Panwaslu, tapi hanya sebatas surat edaran,’’ pungkasnya. ■ rbd/SR
Penyewa Mobil Dilaporkan ke Polisi SALATIGA - Kartika Normala Putri (23), pemilik mobil, warga Kauman Rt 03 RW V, Kelurahan Baran, Ambarawa, Kabupaten Semarang, melaporkan seorang konsumennya ke Mapolres Salatiga, Senin (22/4). Pasalnya penyewa belum mengembalikan mobil Daihatsu Terrios Nopol H 9138 ZC yang disewanya sebagaimana disepakati. Menurut informasi yang dihimpun, Sabtu (20/4) sekitar pukul 14.00 WIB, Fitri Indrayani (30), warga Perum Domas RT 05 RW 10 Salatiga meminjam mobil di rental milik korban. Saat itu, Fitri dilayani karyawanya bernama Setyawan Adi (34), warga Gunungsari RT 3 RW VI Kelurahan Kutowinangun, Tingkir, dengan perjanjian selama 12 jam. Minggu (21/4), sekitar pukul 10.00 WIB, Fitri menghubungi Setyawan Adi sambil mengatakan jika di-
rinya masih di Solo, dan akan pulang pada malam hari. Namun setelah ditunggu hingga keesokan harinya mobil belum juga dikembalikan. Karena hingga siang hari belum juga ada kabar, akhirnya pemilik mobil menghubungi Hp Fitri, namun ternyata tak aktif. Kartika Normala Putri akhirnya melapor ke Mapolres Salatiga. Kejadian serupa menimpa Agung (43), seorang anggota TNI. Dia terpaksa melaporkan Yud (30), warga Urut Sewu, Ampel, Boyolali karena jengkel mobilnya tak kunjung dikembalikan. Menurut informasi, kejadian berawal pada 2 Februari lalu, saat Yud menghubungi rekannya, Ren (35) warga Senjoyo, Salatiga meminta bantuan dicarikan mobil sewaan. Setelah dihubungkan oleh Ren, Yud akhirnya menyewa mobil milik
Agung dengan harga sewa Rp 275 ribu per hari. “Karena Agung ada keperluan mobil miliknya bernopol H-8987-JB diserahkan kepada Arif, temannya,” kata sebuah sumber. Selang tiga hari Yud datang ke Jalan Senjoyo dan menyerahkan uang Rp 3 juta kepada Arif. “Setelah penyerahan uang, Yud tidak pernah datang lagi hingga batas berakhirnya sewa,” ungkap sumber tadi. Agung dan teman-temannya berupaya mencari Yud di rumahnya namun tak ditemukan. Korban pun menduga mobilnya telah digadaikan. Korban sempat menunggu tiga bulan hingga sebelum akhirnya memutuskan melaporkan kasusnya ke Mapolres Salatiga. Sementara Kasat Reskrim Polres Salatiga, Iptu Andi Prasetyo belum dapat dikonfirmasi terkait laporan Agung. ■ rna/SR
Dana Sertifikasi Guru Cair SALATIGA - Setelah menunggu selama satu bulan, dana sertifikasi untuk 966 guru di Salatiga akhirnya cair. Para guru terdiri dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, Jumat (26/4) menandatangani penerimaan dana sertifikasi di Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Salatiga. Kepala Disdikpora, Drs H Susanto didampingi Kabid Tendik Umi Limaningsih mengatakan, selanjutnya dana sertifikasi atau tunjangan profesi guru tersebut akan ditransfer melalui rekening masing-masing guru, mulai Senin (29/4). Menurut Umi, guru yang menerima tunjungan profesi adalah mereka yang tercantum dalam data pokok pendidik (Dapodik) melalui server Kementrian Pendidikan Nasional untuk guru TK, SD dan SMP, sedangkan untuk guru SMA/SMK masih menggunakan data manual di Disdikpora. ‘’Melalui server itu para guru bisa melihat apakah dirinya sudah berhak menerima tunjangan guru atau belum,’‘ jelasnya. Jika belum, lanjut Umi, mereka harus aktif meng-update untuk memperbarui, dan melengkapi data melalui operator sekolah. Misalnya jam mengajar belum linier, belum memenuhi jumlah jam menga-
jar 24 jam dan lainnya. ‘’Para guru yang saat ini belum bisa menerima dana tunjangan hendaknya bersabar, karena Disdikpora masih terus koordinasi dengan Kementrian Pendidikan, dan saat sedang diproses 80 SK penerima dana tunjangan guru,’’ ujarnya. Umi juga meminta para guru tak perlu resah, meski triwulan I belum menerima, karena tak akan hangus. ‘’Tunjangan bisa diambil pada triwulan berikutnya, sepanjang dalam satu tahun guru yang bersangkutan memenuhi syarat
sebagai penerima tunjangan profesi guru,’‘ jelasnya. Susanto menambaahkan, pencairan dana sertifikasi guru tahun ini agak terlambat karena Dinas Pendidikan sedang mengurusi ujian nasional. Dia berharap tunjangan profesi guru ke depan bisa diberikan setiap akhir triwulan. Dari pantauan, para guru yang menerima dana sertifikasi triwulan pertama (tiga bulan) besarnya antara Rp 3 juta hingga Rp 8,5 juta, atau tergantung golongan guru masingmasing. ■ Uri/SR
TANDA TANGAN: Para guru antre untuk tanda tangan sebagai bukti penerimaan tunjangan profesi di kantor Disdikpora Salatiga, Jumat (26/4). ■ Foto: Mashuri AK/SR
SIDANG KOLEKTIF: Dispendukcapil bekerjasama dengan PN Kabupaten Semarang menggelar sidang kolektif penetapan pencatatan kelahiran bagi warga yang terlambat mengurus akta kelahiran lebih dari setahun di Aula Kecamatan Tengaran, Jumat (26/4). ■ Foto: Rusmanto Budhi/SR
Pengurusan Akte Kelahiran Gratis TENGARAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Semarang menggelar sidang kolektif penetapan pencatatan kelahiran bagi warga yang terlambat mengurus akta kelahiran lebih dari setahun, Jumat (26/4). Sidang yang digelar di Aula Kecamatan Tengaran ini diikuti 90 pemohon dari Kecamatan Susukan, Tengaran, Kaliwungu, dan Kecamatan Suruh. Kabid Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Tri Winarso mengatakan warga usia 18 tahun yang belum memiliki akta kelahiran wajib hadir sendiri mengikuti sidang. ‘’Untuk balita yang belum punya akta lebih dari setahun, orang tuanya
yang menghadiri sidang. Saksinya bisa tetangga terdekat,’’ ujarnya di sela memantau sidang. Menurut Winarso, masih banyaknya masyarakat belum memiliki akta kelahiran dikarenakan tidak paham tata cara mengurusnya, lupa karena sebagian waktunya habis di perantauan atau keterbatasan biaya lantaran tempat tinggalnya jauh dari perkotaan. Tahun ini Dispendukcapil bersama PN Kabupaten Semarang akan menggelar 5 kali sidang kolektif di kecamatan dan sidang regular di PN Kabupaten Semarang di Ungaran. ‘’Sebaiknya para orang tua segera mengurus akta kelahiran ke Dispendukcapil setelah kelahiran anaknya dengan membawa salinan surat nikah, kartu keluarga, dan KTP, se-
hingga tidak perlu melalui proses sidang penetapan pengadilan negeri. Pengurusan akta kelahiran tak dipungut biaya alias gratis,’’ jelasnya. Winarso menjelaskan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap sejumlah bidan di Kabupaten Semarang yang membantu pengurusan akta kelahiran satu paket dengan persalinan. ‘’Adanya sidang kolektif itu untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’’ imbuhnya. Sementara itu, Wakil Ketua PN Kabupaten Semarang, Nirwana menjelaskan sidang untuk menindaklanjuti Surat Edaran Mahkamah Agung (MA) RI No 6 Tahun 2012 tentang pedoman penetapan pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu satu tahun secara kolektif. ■ rbd/SR
Konservasi Taman Kota Butuhkan Rp 400 juta SALATIGA - Pembangunan Taman Kota Bendodari di pinggir Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga yang baru mencapai 50 persen. Alokasikan anggaran untuk memenuhi target pemenuhan konservasi hutan alam buatan tersebut sebesar Rp 400 juta. Hal itu dikemukakan Kasi konservasi dan Perhutanan Sosial Kantor Lingkungan Hidup Kota Salatiga, Arif Suryadi. ‘’Dana sebesar Rp 400 juta yang dibutuhkan dalam pemenuhan konservasi di Taman Kota Bendosari telah tersedia dan rencananya akan digunakan untuk melengkapi sesuai konsep awal dalam perencanaan pembangunan,’‘ jelasnya, Jumat (26/4). Adapun perencanaan itu menurut Arif, di antaranya ruang terbuka hijau (RTH), ekowisata alam, keanekaragaman tanaman langka, serta sebagai konservasi air.
Pihaknya juga akan menambahkan aneka satwa, taman bermain anak dan deplot buah-buahan sehingga taman tersebut akan memiliki banyak fungsi. Untuk proses pembangunannya diharapkan tahun 2013 ini dapat terselesaikan. “Pembangunan Taman Kota Bendosari merupakan tindak lanjut dari Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) di tiap-tiap daerah secara nasional. Sedangkan untuk pelaksanaannya pemerintah pusat telah memberikan dana kurang lebih Rp 800 juta,” ungkapnya. Sementara guna melindungi ekosistem alam yang berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Semarang, pihaknya tengah merancang draf kerjasama yang diharapkan bisa menjadi kesepakatan awal bagi Pemkot Salatiga dan Kabupaten Semarang. ■ rna/SR
Tukang Servis TV Dipolisikan UNGARAN - Seorang tukang servis (teknisi) barang elektronik berinisial NN (50) warga Jalan Perkutut, Dusun Kuncen, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, dilaporkan konsumennya bernama Pramono (59) ke Polres Semarang. Pasalnya, NN diduga telah menjual televisi 17 inci merk Votre milik Pramono warga Jalan Gaharu Utara VII, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Akibat perbuatan pelaku, korban menderita kerugian Rp 525 ribu. Informasi yang diperoleh, Selasa (17/4) lalu korban datang ke rumah korban bermaksud membetulkan televisinya
yang rusak. Setelah dicek, korban diminta meninggalkan televisinya untuk diperbaiki. Pelaku menjanjikan perbaikan televisi selesai dalam waktu empat hari. Korban yang sudah percaya akhirnya meninggalkan televisinya untuk diperbaiki pelaku. Selang empat hari kemudian korban datang ke rumah pelaku untuk mengambil televisinya. Namun korban tidak mendapati televisinya di rumah pelaku. Saat ditanya korban, pelaku mengaku sudah memperbaiki televisi tersebut. Tapi pelaku tidak bisa menunjukkan keberadaan televisi itu kepada kor-
ban. Pelaku akhirnya mengatakan jika televisi korban telah dijual kepada seorang warga di Ungaran. Pelaku berjanji kepada korban akan segera mengembalikan televisinya. Namun setelah ditunggu-tunggu, pelaku tak kunjung mengembalikan televisinya. Korban yang merasa jengkel telah ditipu akhirnya melaporkan perbuatan pelaku ke polisi. ‘’Masyarakat sebaiknya lebih hati-hati dan waspada dalam segala hal. Karena modus kejahatan saat ini semakin beragam,’’ kata Kabagops Polres Semarang, Kompol Yuyun Arief. ■ rbd/SR
Pajak Reklame Rp 500 Juta Terancam Hilang UNGARAN - Potensi pajak reklame di Kabupaten Semarang sebesar Rp 500 juta terancam hilang menyusul adanya perbaikan jalan sepanjang 22,5 kilometer dari Banyumanik-Bawen. Karena perbaikan jalan itu mengharuskan ribuan titik reklame yang ada di sepanjang jalan dari batas kos Ungaran hingga Bawen untuk direlokasi. Kabid Pajak Daerah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD, Aris Abadi mengungkapkan total titik reklame di seluruh wilayah Kabupaten Semarang sekitar 4.000-an titik. Namun titik reklame di sepanjang jalan dari batas kota Ungaran
sampai Bawen ada ratusan. ‘’Adanya perbaikan jalan Banyumanik-Bawen mengharuskan pemilik reklame untuk merelokasi. Kalau titik reklame di sepanjang jalan itu hanya dibongkar dan tak memasang di lokasi baru, estimasi potensi pajak reklame yang hilang sekitar Rp 500 juta,’’ ungkapnya didampingi Kasi Pembayaran, Penagihan, dan Penanganan Pelanggaran DPPKAD, Alexander Gunawan, Jumat (26/4). Menurut Aris, jalan protokol merupakan lokasi strategis untuk pendirian atau pemasangan reklame sehingga potensi pendapatan pajaknya cukup tinggi. Kontribusi pajak rekla-
me paling besar berupa baliho. ‘’Nilai pajak satu baliho mencapai Rp 28 juta. Kalau ada 5 baliho saja, pendapatan pajak yang masuk sudah Rp 100 juta lebih,’’ jelasnya. Aris menyebutkan, target pendapatan pajak reklame tahun 2013 sebesar Rp 1,57 miliar. Pihaknya optimistis target tersebut bisa tercapai karena sebagian pemilik reklame sudah merelokasi ke titik lain serta adanya titik reklame baru lainnya. ‘’Sampai akhir Maret lalu, pemasukan pajak reklame baru terealisasi 10 persen atau Rp 254,921 juta. Kita optimistis target pendapatan bisa tercapai, karena selain ada pembongkar-
an ada pemasangan titik reklame baru di sejumlah titik,’’ katanya sembari menyebutkan realisasi pendapatan pajak reklame tahun 2012 tercapai Rp 1,5 miliar atau melebihi target yang ditentukan Rp 1,3 miliar. Terkait keberadaan reklame liar, Alex menambahkan saat ini sudah tidak banyak reklame liar di Kabupaten Semarang. Pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP langsung menurunkan jika ditemukan pemasangan reklame liar yang tak berizin dan membayar pajak. ‘’Kebanyakan reklame liar berupa banner ukuran kecil, itu pun jumlah tidak banyak,’’ ujarnya. ■ rbd/SR
HARUS DIBONGKAR: Titik reklame di sepanjang jalan protokol dari batas kos Ungaran hingga Bawen harus dibongkar menyusul adanya perbaikan jalan Bayumanik-Bawen. ■ Foto: Rusmanto Budhi/SR
Sabtu Legi, 27 April 2013
Harmoni Keberagaman Karya 17 Desainer SEKAYU - Lenggak lenggok para model yang membawakan baju karya desainer Soese Asmadhi, mengawali pentas fashion show 17 desainer Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jateng di Semarang Fashion Festival, Mall Paragon Semarang, Kamis (25/4) malam. Peragaan busana para desainer top Jateng ini menjadi ajang untuk menampilkan kreasi busana mereka, dengan tema Diversity In Harmony. Bunga yang sedang mekar sebagai perlambang gadis menuju proses kehidupan baru sebagai pengantin, menjadi inspirasi Soese Asmadhi. Enam rancangan menawan dari desainer yang selama ini lebih banyak mengerjakan baju pengantin ini, menampilkan koleksi baju-baju panjang dalam koleksi yang dinamai ‘Bloom’. Menggunakan bahan brokat, tule, sutra, satin dan batik Semarang 16, Soese menggambarkan baju untuk calon pemngantin kali ini dengan keindahan dan keharuman bunga. Bramanta Wijaya dengan tema ‘Lollapalooza’ mencoba tampil beda. Desainer muda ini me-
nampilkan rancangan power white suite dengan siluet peplum pants, bustier, short, cardigan bulu, backless dress berpadu dengan siluet mermaid dan A-line klasik, menjadikannya sebuah perpaduan yang unik. Desainer satu ini juga tidak meninggalkan ciri khasnya, menggunakan lace sebagai pemanis dalam tiap rancangan. Bahan duchess silk sambil sedikit bermain kain taffeta bermotif, jacquard dan tulle, Bramanta mencoba berekplorasi pada detail masing-masing pakaian. Mengekplorasi kain tenun NTT dan Jepara, rancangan Gregorius Vici tampil dengan pola
dan warna yg atraktif. Hiasan tembaga berpola bunga, menjadi pemanis selaras dengan kesan etnik dari tema ‘Enlightment’ yang ditampilkannya. Siluet Hline, pias, A- line, balong dan paying begitu dominan dalam rancangannya kali ini. ■ Busana Pria
Koleksi busana pria ditampilkan Elkana Gunawan berjudul Leisure. Konsep berbusana yang stylist, modern, etnik bisa digunakan kegiatan bersantai maupun menikmati minum teh bersama teman. Perpaduan antara kain batik, sarung hingga celana mampu memberi
sentuhan tersendiri. Selain itu, tampil juga Tedjo Laksono dengan Yin dan Yang, Vincent Lee dengan The Spirit of Sky Fall, Agustienna Siswanto menampilkan Sanggit. Ina Priyono, satu-satunya perancang yang menampilkan busana muslim mengeluarkan Playfull Paisley. Keindahan taman bunga termaktub dalam Christine Wibowo. Angela Chung menampilkan Orient Express, Dana Rahardja dengan A Pinch of Orient, Devy Ros dengan The Age of Innocent, Inge Chu dengan Secret Lover, David Yan Save Our Garden, Zikin dengan Beautiful Trendrils,
FASHION SHOW: Rancangan para desainer yang tergabung dalam APPMI Jateng, tampil dalam gelaran Semarang Fashion Festival, di Mall Paragon Semarang, Kamis (25/4) malam. ■ Foto: Arixc Ardana
Lily Yuwono dengan Rising Bloom. Para perancang tak hanya menampilkan karya-karya mereka. Panggung spektakuler dengan visual background di te-
ngah atrium, juga dimanfaatkan dengan baik. Ilustrasi dari tiap rancangan ditampilkan dalam berbagai cerita. Menurut Ketua APPMI Jateng Soese Asmadhi tema Diversity In Harmony sengaja diambil, untuk menunjukkan setiap desainer memiliki kreasi dan rancangan yang berbeda-beda, namun tetap dalam sebuah keselarasan. ‘’Dengan keberagaman karya itu lah, justru akan terjalin sebuah harmoni. Para perancang tidak hanya dari Semarang, tapi juga dari kota lain seperti Magelang,” papar Soese Asmadhi sesaat sebelum pentas dimulai. ■ Rix-die
GAYA SKOTLANDIA: Sejumlah model memakai gaun ala negara Skotlandia rancangan Gregorius Vici dalam Semarang Fashion Festival 2013 di Atrium Hall Paragon, Jumat (26/4). Semarang Fashion Festival 2013 mengambil tema A Tale of Three Cities bekerja sama dengan APPMI Jateng. ■ Foto: SM Network/Irawan