■ Kamis Legi ■ 31 Juli 2014 Harga Eceran Rp 2.000 Harga Langganan Rp 50.000
TAHUN KE-29 NO: 123 TERBIT 16 HALAMAN - ISSN 0215-3203
Pasar Terbakar, Pantura Macet KAJEN - Jalur Pantura Wiradesa Kabupaten Pekalongan tersendat hingga sekitar 10 Km akibat Pasar Wiradesa terbakar, semalam. Belum diketahui secara pasti kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian ini. Namun hingga pukul 18.30 WIB, kobaran api sudah bisa dipadamkan. Kobaran api diketahui berasal dari salah satu toko di Pasar Wiradesa, tepat di belakang pos pengamanan (Pos PAM) Pasar Wiradesa. Sehingga titik api bisa diketahui dengan cepat oleh petugas yang berjaga di pos itu.
Bersambung ke hal 7 kol 3
JAGA KERETA: Seorang polisi bersenjata lengkap menjaga kereta api di Stasiun Poncol Semarang. Penempatan petugas ini diharapkan perjalanan kereta api pada arus mudik dan balik aman dan nyaman. ■ Foto: Sunarto
Objek Wisata Diserbu Pengunjung GROBOGAN – Lebaran ternyata musim ‘panen’ bagi para nelayan wisata di objek wisata Waduk Kedung Ombo (WKO) yang lokasinya masuk wilayah Desa Ngrambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Dari menyewakan perahu wisata kepada para wisatawan untuk mengelilingi kawasan waduk dalam waktu paling lama satu jam, masing-masing nelayan berhasil meraup pendapatan antara Rp 700.000-Rp 800.000. Tarif naik perahu wisata di Waduk Kedung Ombo pada musim Lebaran tahun ini, menurut Sulkhan, sebesar Rp 12.000 untuk dewasa dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Sehingga dengan kapasitas ratarata perahu wisata yang ada di objek wisata Waduk Kedung Ombo, antara 40 – 50 orang dewasa ditambah dengan anakanak usia batita (bawah tiga tahun) dengan jumlah yang sama, pihak nelayan bisa memperoleh pendapatan sedikitnya Rp 600.000 setiap putaran. Pendapatan itu, katyanya bisa bertambah lebih besar lagi kalau ditambah dengan anakanaknya yang juga diajak serta. “Sejak hari pertama Lebaran hingga hari kedua, Selasa (29/7), masing-masing nelayan bisa melayani antara 3-5 putaran dalam sehari. Sehingga, selama musim Lebaran ini nelayan wisata di tempat ini benarbenar panen rezeki, karena jumlah pendapatannya dalam sehari bisa mencapai Rp 1 juta lebih,” ujar Sulkhan seraya menambahkan, pendapatan minimal para nelayan wisata selama musim Lebaran, merupakan pendapatan rata-rata para nelayan wisata pada hari-hari biasa, kecuali hari Sabtu dan Minggu dalam setiap bulannya. Bersambung ke hal 7 kol 3
GEBYAR
16
Lebaran di Jakarta LEBARAN selalu identik dengan yang namanya mudik. Kamu sendiri mungkin saat ini sedang menikmati mo men bersama keluarga di kampung hala man. Namun kata mudik saat Lebaran sepertinya tidak berlaku bagi Nirina Zubir.
Arus Balik Tersendat di Comal PEMALANG - Arus balik yang mulai mengalir di jalur Pantura Kabupaten Pemalang, Rabu (30/7), mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Bahkan arus lalu lintas tidak hanya didominasi mereka yang akan
balik ke Jakarta, tetapi juga oleh warga yang sengaja mudik setelah Lebaran. Kondisi ini diperparah dengan Jembatan Comal yang sudah dibuka, namun masih terbatas masing-masing satu lajur, baik ke arah barat
TERSENDAT: Arus lalu lintas yang akan menuju Jembatan Comal, baik dari barat maupun timur tersendat hingga mengular, karena adanya penyempitan lajur dari dua menjadi satu akibat jembatan belum bisa digunakan secara maksimal. ■ Foto:Probo Wirasto.
maupun timur. Tak pelak adanya penyempitan jalur dari dua menjadi satu dari kedua arah membuat kendaraan arus antre dan berjalan satu per satu. Tak ayal timbul antrean panjang dari kedua sisi. Untuk arus lalu lintas yang menuju timur, antrean mulai dari dekat Jembatan Comal hingga sekitar PT Candi Mekar di Cibiyuk Kecamatan Ampelgading. Sedangkan untuk kendaraan yang menuju barat antrean mulai dari pertigaan Comal hingga sebelah timur Pasar Grosir. Ironisnya meski arus lalulintas sangat padat, tidak sedikit pengguna kendaraan yang dengan sengaja memperlambat kendaraan mereka saat melintas di atas Jembatan Comal sekadar mengambil gambar dari dalam mobil kondisi jembatan Bersambung ke hal 7 kol 3
Ritual Jabat Tangan 1 Km, Kumpulkan Dana Palestina SLEMAN - Ribuan warga dua kampung, yakni warga Dusun Gabahan dan Jodag, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta mempunyai tradisi unik dan menarik yang dilakukan setiap tahun. Tradisi syawalan yang dilakukan usai menjalankan Shalat Idul Fitri 1435 H itu berkumpul berderet di sepanjang jalan kampung untuk melakukan ritual salaman memanjang hingga mencapai satu Km lebih.
Menariknya lagi, selain melakukan Syawalan sambil jabat tangan untuk saling mengucapkan ikrar maaf memaafkan, warga yang berderet berjajar di sepanjang jalan kampung itu juga sepakat mengumpulkan
Laka Karambol, 1 Tewas KUDUS – Arus balik Lebaran di wilayah kabupaten Kudus menelan korban. Sebuah kecelakaan karambol terjadi di Jl R Agil Kusumadya, turut Desa
Jati Wetan, Kecamatan Jati yang melibatkan sebuah truk boks, pikap serta sepeda motor.
Bersambung ke hal 7 kol 1
TERTIMPA TEMBOK: Truk boks bernopol H 1551 AW setelah oleng ke kanan dan menyenggol sebuah pikap Gran Max nopol H 1913 UE dan menabrak motor, langsung menabrak pagar rumah dan tertindih reruntuhan tembok. ■ Foto: Hery Suyanto
Pangkat Bripda Yoga Naik Satu Tingkat
dana untuk disumbangkan kepada saudara warga muslim di Gaza, Palestina yang kini sedang menderita akibat gempuran tentara Israel. Bersambung ke hal 7 kol 1
RITUAL: Warga Dusun Gabahan dan Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mempunyai tradisi unik dan menarik. Ritual jabat tangan dilakukan usai Shalat Idul Fitri di sepanjang jalan dusun. ■ Foto: ali subchi
SEMARANG -Jenazah Briptu Anumerta Yoga Axsel Zethro Ginuny disambut isat tangis keluarga saat sampai di rumah duka Jalan Imam Bonjol nomor 102 Kelurahan Pandansari Kecamatan Semarang Tengah, Rabu (30/7) malam. Anggota Polres Lanny Jaya Papua itu dianugrahi kenaikan pangkat satu tingkat dari Brigadir Dua menjadi Brigadir Satu. Kerabat, saudara, dan rekan dari Yoga telah memenuhi halaman rumah ketika jenazah datang. Hujan mengiringi persemayaman sementara di rumah duka untuk nantinya dimakamkan di kompleks pemakaman prajurit di Bergota pada Jumat (1/8) selepas Shalat Jumat. Sejumlah anggota Brimob Polda Papua dipimpin Kabid Humas Polda Papua, Kombes
Foto: Dok
Briptu Anumerta Yoga Sulistiyo Pudjo Hartono mengantarkan jenazah dari Jayapura sejak pukul 12.00 waktu setempat hingga ke Semarang. SeBersambung ke hal 7 kol 1
Grebeg Pasa Kraton Surakarta Hadiningrat
Secuil Gunungan Bikin Senyum Pengalap Berkah Kata terakhir doa yang dilantunkan ulama masjid Agung Surakarta itu layaknya sebuah komando untuk memulai serbuan. Secara serentak ratusan warga yang berkumpul di halaman Masjid Agung langsung merangsek maju untuk memperebutkan bagian gunungan Jaler yang dikirim dari Kraton Surakarta Hadiningrat. MANA KALA telah mendapatkan secuil bagian dari gunungan, senyuman terlihat tersungging di antara bibir para
pengalap berkah. Itulah gambaran akhir prosesi mengirim Hajad Dalem Gunungan Grebeg Pasa 2 Sawal Alip 1947. Upacara tradisionil yang dihelat keraton Surakarta Hadi-ningrat berlangsung di halaman Masjid Agung Surakarta, Rabu (30/7). Prosesi mengirim Hajad Dalem Gunungan Grebeg Pasa diawali munculnya sepasukan pasukan musik berikut pasukan bersenjata Kraton Surakarta Hadiningrat dari Kori Kemandungan Kraton setempat sekitar pukul 10.45 WIB. Iring iringan peserta kirab yang
melibatkan setidaknya sekitar 400 orang dan membawa sepasang gunungan dan anak gunungan menuju ke halaman Masjid Agung Surakarta melalui Siti Hinggil dan Pergelaran serta Alun Alun Utara. Suara Bersambung ke hal 7 kol 3 DIUSUNG: Gunungan Jaler tengah diusung menuju halaman masjid Agung Surakarta dari dalam Karaton Surakarta Hadiningrat. ■ Foto: Bagus Adji W
Kamis Legi, 31 Juli 2014
Pangkat...... (Sambungan hlm 1) lama disemayamkan di rumah duka, ibadah akan digelar oleh pihak keluarga dan gereja. Kombes Pudjo mengatakan tim pemburu masih bekerja di lapangan untuk mencari kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Kurom Wenda dan Enden Wandinbo. Sejumlah pasukan tambahan membantu tim mencari kelompok itu. “Saat kejadian, KKB itu jumlahnya 20 orang. Anggota tujuh orang. Jadi memang kalah jumlah. Mereka menembaki anggota dari atas,” jelasnya di lokasi. Lokasi penyergapan berada di Indiwa. Polisi yang akan pa-troli dengan menyambangi desa itu sedianya menuju Polsek Makki. Tetapi mampir dulu ke Polsek Pirime dengan jarak tempuh 35 menit dari Polres Lannya Jaya. Tetapi sampai di Indiwa diserang KKB diberondong KKB dari atas bukit. Pudjo menambahkan Kabupaten Lanny Jaya berada di ketinggian 2.400 mdpl setara dengan ketinggian Gunung Merapi. Medan di lokasi kejadian dekat jurang, sehingga setelah diberondong KKB sopir yakni Bripda Zulkifli tewas dan mobil masuk jurang. Yoga yang awal-
Ritual...... (Sambungan hlm 1) “Dana spontanitas yang dikumpulkan warga sebesar Rp 1 juta lebih nantinya akan disalurkan kepada saudara muslim di Gaza, Paliestina. Jumlah dana yang terkumpul memang kecil, tetapi warga mempunyai empati dan tulus untuk menyisihkan uangnya,” ujar Suwignyo Kepala Dusun (Kadus) Jodag/Gabahan, Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Sebelum tradisi dan ritual tahunan warga dengan saling jabat tangan dilakukan, terlebih dahulu warga mengunjungi makam nenek moyang yang berada di desa setempat untuk melakukan doa. Usai dari makam, warga berkumpul menggelar tikar di sepanjang jalan kampung yang panjangnya hampir 1.000 meter. Mereka berderet di sebelah kiri dan kanan jalan, sambil duduk untuk mendengarkan tausiah oleh sesepuh dusun. Sebelum tradisi salaman dilaksanakan, terlebih dahulu dikumandangkan ayat-ayat Alquran dilanjutkan dengan doa, serta pembagian uang tali asih atau bingkisan dari warga yang mudik dari rantau, kepada anak-anak yang telah berprestasi di sekolah. Pada tahun 2014 ini ada empat anak yang berprestasi, di antaranya Arifin mahasiswa UNY yang lulus dengan nilai memuaskan, serta Afif dan Diah Nur Fitriana siswa/siswi SDN yang nilai NEM-nya tinggi, dan Rosid siswa SMKN yang lulus dengan nilai tinggi. Kepala Dusun Gabahan Jodag, Suwigyo menyatakan, tradisi saling jabat tangan dan maaf memaafkan bagi warga, sudah dilakukan sejak dulu. Kebiasaan salaman ini bermaksud untuk saling maaf-memaafkan dilakukan setelah menja- lankan ibadah puasa selama 30 hari. “Ini merupakan tradisi yang baik, sehingga harus dilestarikan, karena dengan ketemu dan saling memaafkan merupakan ajaran dalam agama,” katanya. Dengan berkumpulnya se-
Laka...... (Sambungan hlm 1) Akibat kejadian tersebut, salah satu pengendara motor tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Menurut informasi yang dihimpun Wawasan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut bermula ketika truk boks bernopol H 1551 AW yang dikendarai Moh Busro warga Semarang, meluncur dari arah Semarang menuju Kudus. Diduga sopir mengantuk, truk oleng ke kanan dan menyenggol sebuah pikap Gran Max dengan nopol H 1913 UE yang dikendarai Moh Solikin yang sedang melaju dari arah Kudus menuju Semarang. Saat itu, Busro sempat terkejut dan berusaha membanting stir ke kiri, namun naas kendaraannya ternyata menghantam sebuah sepeda moyor Supra 125 yang dikendarai Suroto (50) dan Sriningsih (48) warga Terboyo Wetan, Kecamatan Genuk, Semarang. Akibatnya, sepeda motor sempat terpelanting dan pengendaranya terlempar beberapa meter dan mengalami luka parah. Baik Suroto maupun
nya akan lari dari mobil dicegat dan diberondong peluru. Sementara anggota lainnya luka tembak. “Ada empat pucuk senjata milik anggota yang dirampas. Saat patroli dengan mobil itu ada tujuh senjata termasuk laras panjang dan revolver,” ungkapnya. ■ Kelompok Pemalak Profil kelompok tersebut, kata Pudjo merupakan pemalak sejumlah pejabat di Lanny Jaya dari Bupati, pengusaha kontraktor sampai pedagang. Pihaknya telah mengidentifikasi markas kelompok ini berada di antara Pirime sampai Balingga yang berbatasan dengan Puncak Jaya. “Sebagian memiliki ideologi separatis. Tetapi sebagian besar kelompok kriminal yang kerjaannya memalak. Mereka tidak berpendidikan tetapi ingin hidup makmur,” ujarnya. Pihaknya akan terus mengejar kelompok ini. Pasalnya pola serangannya tidak teratur. Setelah menembak lalu lari ke hutan. Pudjo menduga motivasi penyerangan tersebut untuk menunjukkan eksistensi kelompok dengan menguasai yang akan menguasai wilayah tersebut. “Semoga segera terungkap. Kami sedang beroperasi, tetapi tidak bisa diungkapkan strateginya,” imbuhnya. ■SMNetwork/H74—sn mua warga dua dusun, dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada warga, terutama generasi muda yang mempunyai pilihan berbeda pada pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, untuk tidak saling bergesekan apalagi dibertentangkan. “Jika kemarin pilihan warga berbeda, maka sekarang harus kembali seperti biasa, dan itu lebih baik untuk kemajuan warga di desa,” pinta Suwignyo. Momentum Ramadan dan Idul Fitri 1435 H, harus dijadikan warga untuk melakukan instropeksi diri, membangun kehidupan beragama, bermasyarakat dan bersosial harus lebih baik. Dengan meningkat- kan kerukunan antar tetangga, sesama warga muslim dan warga beragama lain, lebih penting dibandingkan mementingkan diri sendiri atau kelompok. Usai sosialisasi, tradisi Syawalan untuk saling jabat tangan dilakukan. Warga berdiri mengular di sepanjang jalan, kaum laki-laki khusus barisan laki-laki, dan perempuan khusus barisan perempuan. Tradisi salaman diawali oleh kepala dusun, Suwignyo yang berjalan menyalami bapakbapak yang sudah berdiri berjajar di tepi jalan. Sedang kaum perempuan berderet di tepi jalan, awali oleh Yuni (istri kepala dusun) yang berjabat tangan berjalan dan diikuti para ibu-ibu dan anak-anak perempuan lain di belakangnya. Jabat tangan secara estapet terus dilakukan, hingga semua warga bisa salin berjabat tangan sambil meminta maaf jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Salaman berantai itu, membuat suasana jalan kampung begitu meriah dan penuh dengan kebahagiaan. Ritual salaman itu, tidak hanya untuk warga yang beragama Islam, tetapi warna non muslim juga ikut bergambung untuk mengikuti tradisi yang sudah turun temurun dilakukan. Usai berjabat tangan, warga pulang ke rumah masingmasing. ‘Ini merupakan tradisi yang sudah turun termurun,” tambah Suparto sesepuh warga dusun. ■ ali subchi—sn Sriningsih langsung dilarikan warga setempat ke RS Mardi Rahayu. Namun naas Sriningsih akhirnya tidak bisa tertolong lagi. Sementara, truk boks oleng dan langsung menghantam pagar rumah salah satu warga. Kondisi cukup parah juga dialami pikap grand max yang ringsek di bagian depan. Sementara, kondisi motor juga mengalami ringsek. ”Saya melihat mobil boks tersebut sempat oleng, mungkin karena ngantuk dan menabrak Gran Max,” kata Agus, salah seorang warga. Akibat kejadian tersebut, lalu lintas Jl Agil Kusumadiya yang merupakan jalur utama Kudus-Semarang sempat mengalami kemacetan cukup parah. Tak berapa lama kemudian aparat Satlantas Polres Kudus pun datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko melalui Kasatlantas AKP Billy Andha Hildiario Budiman membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kasus tersebut saat ini pihaknya masih menindaklanjuti kasus tersebut dengan meminta keterangan para saksi. ■ Tom—sn
Objek...... (Sambungan hlm 1) Kawasan WKO yang hingga saat ini masih menjadi objek wisata primadona di daerah Kabupaten Grobogan, sempat menyedot pengunjung hingga ribuan wisatawan. Kondisi seperti ini, menurut Suyoto, salah seorang petugas di objek wisata
Pasar........ (Sambungan hlm 1) Dua unit mobil pemadam kebakaran yang disiagakan di jalur Pantura dengan cepat tiba di lokasi kejadian, sehingga kobaran api tidak merembet ke toko lainnya. “Dua unit mobil diturunkan. Api sudah bisa dipadamkan saat ini,” terang Abah, salah seorang petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pekalongan. Namun akibat kejadian itu, arus lalu-lintas di jalur pantura tepatnya berada di depan pasar terganggu. Antrean kendaraan dari arah timur (Semarang) ke barat (Jakarta) nampak memanjang hingga ke Sepacar, Tirto. Kapolsek Wiradesa, AKP Zarkhonil dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran di Pasar Wiradesa. Menurutnya, kebakaran itu terjadi di salah satu toko di salah satu pasar terbesar di Kota Santri tersebut. “Toko plastik di sebelah barat pasar terbakar. Sekarang masih proses dan kobaran api sudah bisa dipadamkan,” ujarnya. ■ Tengaran-Bawen Merayap Memasuki H+1 Lebaran, Rabu (30/7), kondisi arus lalu-lintas di sejumlah ruas jalan sepanjang Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang mengalami kemacetan. Adanya peningkatan volume kendaraan yang melintasi di jalan raya Semarang-Solo tersebut mengakibatkan arus lalu-lintas tersendat. Kemacetan di sejumlah ruas jalan wilayah Kabupaten Semarang mulai terjadi dari Sruwen Kecamatan Tengaran yang berbatasan dengan Kabupaten Boyolali. Kepadatan kendaraan antara lain terjadi di Simpang Tiga Bawen, pintu keluar tol Bawen, pertigaan Tuntang-Tlogo, Lopait, Klero, Jembatan Kalitanggi, Jembatan Krakal, dan Pertigaan Sruwen-Tengaran. Kemacetan lebih diakibatkan adanya persimpangan jalan dan banyak pengendara mobil yang singgah serta membeli oleh-oleh di tepi jalan, sehingga
Arus....... (Sambungan hlm 1) yang sempat ambles dan membuat lumpuh pantura dan berimbas pada semua sektor. ■ Penyempitan Kapolres Pemalang AKBP Dedi Wiratmo SIK melalui Kasubag Humas AKP Harsono SH, ditemui saat berada di Pos Pelayanan Comal mengungkapkan, arus lalu-lintas memang terus mengalami peningkatan secara pasti khususnya untuk arus balik, ditambah hingga saat ini arus mudik juga masih ada yang mengalir sehingga membuat jalur pantura semakin padat. “Memang arus tersendat karena ada penyempitan lajur menuju Jembatan Comal yang baru dibuka untuk badan jembatan sebelah utara. Namun petugas terus berada di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan dan penguraian sehingga meski
Secuil...... (Sambungan hlm 1) musik karaton yang khas tak urung menarik perhatian wisatawan domestik dan masyarakat. Mereka ini juga ikut mengiring gunungan menuju halaman Masjid Agung Surakarta. Tiba di tujuan sepasang gunungan jaler dan estri berikut anak gunungan diserahkan KGPH Puger selaku pemimpin prosesi kepada ulama di Masjid Agung. Ulama yang bertugas segera melantunkan doa. Menjelang akhir doa, para abdi dalem keraton segera mengangkat gunungan putri yang berbentuk bulat layaknya bentuk sanggul perempuan dan terbuat dari penganan semacam rengginang untuk dibawa kembali ke keraton. Sedangkan gunungan jaler yang berbentuk lingga dan terbuat dari aneka macam sayuran seperti kacang panjang, terong, cabai merah serta sejumlah telur dan makanan terbuat dari tepung ketela ditinggalkan di halaman masjid.
itu, biasanya berlangsung hingga H+7 yang merupakan momen Syawalan untuk musim Lebaran pada setiap tahunnya. Sementara jumlah pengunjung objek wisata Gajah Mungkur (OW GM) Wonogiri terus mengalami kenaikan pada tiga hari belakangan ini. Pada hari H Lebaran, jumlah pengunjung hanya berada di angka empat
ribu pengunjung. Pada hari kedua, mencapai 18.576 pengunjung, dan pada hari ketiga, diprediksi lebih dari 20 ribu pengunjung. ‘’Untuk melayani pengunjung sebanyak itu, kami bekerja sama dengan pihak ketiga, dengan mengerahkan tenaga sekitar 100 orang, yang mayoritas ditempatkan di bagian tiket dan pengamanan parkir. De-
ngan penambahan sebanyak itu, terbukti mampu memperlancar pelayanan sehingga tidak terjadi penumpukan pengunjung di pintu masuk. Juga pelayanan di bagian parkir menjadi lancar dan aman,’’ terang Pardianto, Kepala UPT OW-WGM Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Wonogiri.■ K26/Pm—sn
kendaraan harus melaju pelan. ‘’Selasa (29/7) kepadatan kendaraan terjadi dari Bawen sampai Tengaran, karena masih banyak kendaraan pemudik ke arah Solo. Tapi Rabu (307/) siang kebalikannya, arus kendaraan yang mengalami kepadatan dari Solo menuju Semarang. Arus sudah tersendat sejak masuk Ampel Boyolali hingga Klero Tengaran,’’ ungkap Tyo (40), pengemudi mobil warga Ungaran, kemarin. Pemandangan berbeda justru terjadi di sepanjang jalan utama Ungaran-Bawen. Jalan utama yang biasanya dipadati kendaraan pemudik ketika arus mudik, pada Lebaran tahun ini justru tidak seramai Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Kelancaran arus lalu lintas di jalan utama Ungaran-Bawen ini dipengaruhi telah dioperasikannya jalan tol Ungaran-Bawen. Pasalnya banyak kendaraan pribadi memilih menggunakan jalan tol. Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Alil Rinenggo mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengalihkan kendaraan kecil menuju jalur alternatif seperti Tuntang-Pabelan, dan alternatif Tengaran-Getasan. Namun karena intensitas kendaraan dari arah Semarang menuju Solo atau sebaliknya cukup tinggi mengakibatkan kemacetan. ‘’Warga yang menepi untuk istirahat dan membeli makan juga menjadi penyebab kemacetan. Faktor lain adanya penyempitan jalan ketika mendekati lokasi Jembatan Krakal Tengaran yang belum selesai diperbaiki. Jalur alternatif juga penuh,’’ ujar Alil. Dari Salatiga dilaporkan, jalan arteri Solo- Semarang pada H+1 Lebaran, Rabu (30/7) padat. Kondisi ini dominasi masyarakat yang ingin berkunjung ke sanak saudara di luar kota. Namun ada juga pemudik yang akan kembali lebih awal ke kota asalnya. Peningkatan kendaraan pada hari libur usai Lebaran tersebut, mengakibatkan kemacetan panjang kendaraan yang akan memasuki Kota Salatiga.
Terutama di persimpangan Salib Putih, Jalan Lingkar Selatan (JLS), Salatiga menuju Kopeng, Kabupaten Semarang. “JLS ramai. Volume kendaraan meningkat, tetapi sebagian besar adalah masyarakat luar kota yang ingin bepergian silaturahmi.” ungkap Brigadir Wasis, salah satu polisi petugas jaga di pos mudik Blotongan, kemarin. Meski volume kendaraan meningkat, tidak ada lonjakan kenaikan angka kecelakaan di jalan. Tingginya tingkat kepadatan jalan membuat arus dipecah menjadi dua jalur. Jalur pertama melalui Jalan Diponegoro dan jalur kedua melalui Jalan Lingkar Selatan Kota Salatiga. Sementara pada Rabu (30/7) terdapat bus Prona yang terguling melintang di tengah jalan di Kumpulrejo, Salatiga, Pukul 04.00 WIB. Namun lantaran mobil derek tak dapat dihubungi, kondisi bus yang terguling hingga menjelang siang mengakibatkan kamacetan cukup panjang hingga ke kawasan Warak, Salatiga.
nan (macet),” kata AKBP Tanti Septiyani Kapolres Wonogiri saat memantau situasi lalu lintas di OW-WGM. Dijelaskan pula, pihaknya telah memasang pembatas jalan di sepanjang jalur menuju OWWGM, agar kendaraan tidak saling mendahului. Pun, telah mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada masa lebaran ini dengan mengerahkan hampir seluruh anggotanya. Terutama di sepanjang jalan yang rawan kemacetan, seperti di ruas jalan Ponten-Ngadirojo, Ponten-Giriwono, depan Pasar Kota Wonogiri dan jalur menuju OW-WGM. “Sejak Lebaran kami sudah mengerahkan anggota dan akan berakhir sampai masa Lebaran selesai,” katanya.
■ Macet Sementara itu lalu lintas di Wonogiri kota sempat mengalami kemacetan pada Rabu (30/7). Kemacetan sejauh tiga kilometer terjadi di jalan Diponegoro, yakni mulai perempatan Ponten hingga Bulusu- lur. Sedangkan dari perempatan Ponten ke arah Solo, kemacetan terjadi hingga depan RSU Sudiran Mangun Sumarso, Wonogiri atau sekitar dua kilo meter. Pun dari perempatan Ponten ke arah selatan, mengalami hal yang sama, utamanya di depan pasar induk Wonogiri. Sedangkan sepanjang jalan masuk menuju Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW-WGM) Wonogiri terlihat padat merayap. Dari pantauan, antrean kendaraan tidak sampai satu kilometer dari gerbang masuk objek wisata. ‘’Semula kami memprediksi akan terjadi kepadatan arus lalu lintas tetapi, ternyata masih lancar-lancar saja. Di depan objek wisata memang ramai. Tapi kendaraan masih bisa berjalan dan tidak sampai stag-
■ Sepi Kapolres Kendal AKBP Harryo Sugihhartono melalui Kapolsek Weleri AKP Haryo Deco Dewo mengatakan, rata-rata per menit kendaraan yang melaju dari timur menuju barat sekitar 50 unit kendaraan baik itu mobil, bus, maupun sepeda motor. Masih sepinya arus balik karena pemudik masih baya yang memanfaat hari libur hingga ahir pekan mendatang dan bersilaturahmi di kampung halamannya. ’’Saat ini lalin lancar dan arus balik masih sepi. Diperkirakan puncak arus balik akan terjadi Sabtu-Minggu mendatang,’’ujar Deco. Deco mengatakan, mengantisipasi kemacetan di depan Pasar Weleri, kendaraan yang melintas dari arah timur menuju barat dialihkan melalui jalur Lingkar Weleri, sementara mereka dengan tujuan selatan tetap melalui kota dan belok menuju Sukorejo. Dikatakan meski kendaraan berat telah diijinkan melintas, tetapi sangat sedikit sekali kendaraan seperti truk maupun tronton yang melintas di Kendal. ‘’Kami mengimbau pengemudi jika merasakan lelah segera beristirahat, jangan memaksakan diri tetap mengemudi, karena rawan terjadi kecelakaan,’’ jelasnya. ■ haw/ rbd/ Pm/Mar/Rna—sn
padat dan tersendat kendaraan tetap berjalan,” jelasnya. Terpisah Sukmono (40) pemudik asal Bekasi tujuan Purwodadi ditemui saat antre di depan SPBU Comal Baru mengatakan, dirinya bersama keluarga memang sengaja mudik setelah Lebaran bukan sebelumnya. Hal itu dimaksudkan agar terhindar dari kemacetan, terlebih lagi kemarin ramai dikabarkan Jembatan Comal ambles sehingga sama sekali tidak dapat dilalui, padahal jika mudik jalur yang tercepat adalah melalui pantura yang melintasi Jembatan Comal. “Selain itu kebetulan saya buka bengkel di Bekasi dan menjelang Hari Raya Idul Fitri kemarin justru banyak-banyaknya orang yang servis motor karena akan digunakan untuk mudik, sehingga baru bisa mudik setelah Lebaran,” paparnya. ■ Lancar Dibukanya jembatan Comal dua jalur berimbas pada kelan-
caran arus balik di Pantura Kota Pekalongan, Rabu siang (30/7). Kelencaran itu juga diakibatkan tidak adanya bus yang melintas di jalur pantura ke arah Jakarta. Meski tidak sepadat arus mudik, arus balik sudah mulai bergerak, di antaranya mereka yang menggunakan mobil-mobil pribadi dan sebagian sepeda motor. Tak pelak jika jalur pantura dari Semarang ke Pekalongan sangat lancar bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Dari data Pos Induk Layanan Angkutan Lebaran Dishubparbud Kota Pekalongan, tercatat sebanyak 1.300 kendaraan pribadi masih terpantau stabil dengan total 6.073 kendaraan melintas. Sepeda motor sebanyak 2.626 dan kendaraan pribadi 3.600. ‘’Jumlah ini naik pada malam hari, “ujar Kepala Dishubparbud setempat Doyo Budiwibowo. Mesksi arus balik belum padat, semua posko dengan 150 personel terus siaga di sepan-
jang pantura Pekalongan , demikian juga kantung-kantung rest area posko kesehatan. Kepala Dinkes, dr Dwi Heri Wibawa MKes membenarkan sejauh ini sembilan rumah sakit dan Puskesmas di Kota Pekalongan yang telah disiagakan tidak mendapatkan pasien yang mengalami kecelakaan fatal apalagi meninggal dunia pada arus mudik dan arus balik hari ini, “ Untuk tahun ini angka yang dirawat mengalami penurunan tajam ,meski demikian pelayanan 24 jam selama arus balik, “paparnya. Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Pranata membenarkan jika angka kecelakaan sangat minim. Penyebabnya jalur pantura tidak dilalui bus dan truk pembawa sembako. Di sisi lain arus jalan kota sangat lancar meski pada jam-jam tertentu mengalami kepadaat sesaat, “Untuk tahun ini semua jajaran merasa lega karena arus lancar tanpa ada kecelakaan, ‘ ujarnya. ■ obo/K28—sn
■ Diserbu Selain gunungan juga ada puluhan kotak kayu yang berisi makanan. Gunungan tersebut kemudian diserbu ratusan pengunjung di halaman masjid Agung. Dipercayai mereka yang mendapatkan bagian dari gunungan dan bila disebarkan pada ladang atau sawah akan menuai kesuburan yang berdampak meningkatkan produksi hasil tanaman. Di sisi lain gunungan estri yang dibawa kembali ke keraton dengan diusung pasukan karaton akhirnya juga diperebutkan masyarakat serta keluarga kerajaan di halaman depan Kori Kemandungan Karaton Surakarta. Menurut Wakil Pengageng Sasana Wilapa Karaton Surakarta KP Winarno Kusumo, prosesi Grebeg Pasa pada hakikatnya merupakan bentuk ucapan syukur kepada Allah SWT karena kaum muslim telah berhasil menjalankan ibadah puasa dengan tekun dan khidmat serta selamat hingga ke Idul Fitri. Penyampaian ucapan diberi tanda berupa sepasang gunugan Jaler dan Estri. Selain
gunungan juga ada makanan yang dibawa dengan Puluhan Tanroko (Usungan tempat makanan terbuat dari kayu berbentuk seperti katak). Selain itu kegiatan yang digelar juga merupakan bukti keraton selalu peduli untuk membagi kepada masyarakat. Tradisi penyelenggaraan grebeg sudah berlangsung sejak zaman Majapahit. Hanya saja namanya beraneka masam ada yang menyebutnya Sesaji Memulir Rajaweda, ada pula yang menyebutnya rasulan dan lain sebagainya Karaton Surakarta setiap tahunnya menyelenggarakan tiga grebeg yakni Grebeg Pasa, Grebeg Besar dan Grebeg Maulud. Ketiganya selalu ditandai dengan kehadiran gunungan. Dari ketiganya yang paling banyak gunungannya adalah Grebeg Maulud. Sebab pernah terjadi pemerintah kabupaten/kota se Subosukawonosraten masing masing mengirimkan sepasang gunungan untuk disertakan dalam Grebeg Maulud yang digelar Karaton Surakarta. Pada kesempatan terpisah
Pengangeng Keraton Surakarta KGPH Puger menyatakan Hajad Dalem Gunungan Grebeg Pasa merupakan tradisi upacara keagamaan. Artinya semua intruksi Allah dan ketika kraton berpredikat kerajaan Islam, tentu intruksi agama disyiarkan. Termasuk adanya kemenangan. Puasa itu kan setelah kita mensucikan rohani, harta dan kemudian kemenangan seperti selikuran. Ini kita wilujengi dengan simbol itu. Tujuannya supaya apa yang diberikan Allah itu menjadikan kita tidak tergoda oleh hal yang tak benar. Mengenai gunungan yang diusung terbuat dari makanan jadi ataupun sayuran. Sebenarnya hal itu merupakan simbol dari sarana dan prasarana (senjata). Maknanya manusia diwajibkan bergerak/berusaha untuk itu dibutuhkan sarana dan prasarana. Mengenai adanya anakan gunungan disertakan dalam upacara dimaksudkan agar manusia itu tansah eling marang marang sangkan paraning dumadi. ■ K-2—sn
Kamis Legi, 31 Juli 2014
240C
230C
240C
240C
240C
220C
330C
310C
320C
330C
320C
310C Sumber: BMKG Jawa Tengah
Kejati Akan ’Jewer’ Kejari Malas PLEBURAN - Selama lima bulan terakhir, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng giat melakukan supervisi ke sejumlah Kejaksaan Negeri (Kejari). “Dua hal yang menjadi fokus tujuan supervisi. Pertama, menyelesaikan tunggakkan perkara lama dan berlarur-larut sehingga tidak muncul image buruk. Kedua optimalisasi penanganan korupsi,” kata Wakil Kepala Kejati Jateng, Alu Mukartono, kemarin. Atas hal itu, terhadap Kejari yang malas bekerja akan mendapat sanksi jewer. Pasalnya, Kejati mencium dugaan kolusi atas penanganan kasus-kasus yang ditangani Kejari. “Kejari yang tidur kami (Kejati) jewer. Tidak ada penanganan korupsi bukan berarti bersih dari korupsi. Karena faktanya ada. Kalau memang rekan polisi tidak ada kasus yang tangani, itu bisa diterima. Tapi jika kepolisian mentangani tapi kami tidak, itu yang patut kami jewer,” kata Ali mengaku akan mulai menerapkan ketentuan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada kasus korupsi. Dalam penanganan kasus korupsi, Kejati akan menerapkan ketentuan perihal pertanggungjawaban korporasi. Menurut Ali, korporasi rentan menerima aliran dana dugaan korupsi, namun minim dalam penegakan hukumnya. “Dalam supervisi, akan dicoba minta pertanggungjawaba korporasi, karena selama ini masih minim. Korporasi banyak menerima aliran dana korupsi tapi tidak bisa dimintakan pertanggungjawab hukum. Itu terjadi karena hukum acaranya belum ada,” kata Ali. ■ Kerugian Negara Terkait hal itu, Kejati menyatakan akan mencoba lewat praktik peradilan. Menurutnya, model itu sudah berhasil di daerah lain. “Contoh di Kalimantan. Bagaiamana kedepan model itu bisa dimintakan pertanggungjawaban. Strategi lain, dalam kasus korupsi harus ada kerugian negara. Tapi, meski tak ada kerugian, tapi kental ada aroma penyimpangan, hal itu masuk korupsi,” ujar dia. Ali Mukartono menambahkan, dalam menangani korupsi, kejaksaan melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jateng. Namun, penyidik kejaksaan bisa menghitung soal kerugian negara sendiri tanpa melibatkan kedua lembaga itu, jika menilai sudah cukup alat bukti. “Itu dipertegas dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bulan Oktober 2012 yang menyatakan kerugian negara sekarang tidak hanya ditentukan BPK atau BPKP. Penyidik kejaksaan kini bisa menghitung kerugian negara sendiri, bahkan kebijakan itu diperluas hingga Inspektorat,” katanya.■ rdi-Yn
LENGANG : Di Terminal Terboyo selama Lebaran, penumpang bus mudik atau arus balik lengang. Hanya beberapa pemudik di terminal tersebut yang turun dari bus. ■ Foto : Unggul Subagyo-Yn
Terminal Terboyo Lengang TERBOYO KULON - Hari H+1 hingga H+2 Lebaran, Selasa (29/7) dan Rabu (30/7) kemarin, penumpang bus yang turun di Terminal Terboyo sepi. Kondisi di Terminal Tipe A ini, lengang. Penumpang mudik atau balik melalui terminal ini, hanya ada beberapa gelintir. Geliat aktivitas di lokasi terminal tersebut tidak menunjukkan kegiatan yang berarti. Volume bus yang keluar masuk di terminal ini juga lengang, tidak seperti menjelang Lebaran beberapa hari lalu yang sangat padat. Namun, kendati situasi lengang pada saat Lebaran, petugas di Posko Lebaran di Terminal Terboyo tetap aktif untuk memberikan pelayanan
kepada para pemudik. Kepala UPTD Terminal Terboyo Slamet Widodo saat dikonfirmasi, Selasa (30/7) mengatakan, selama Lebaran kondisi di Terminal Terboyo sudah landai. Tetapi, pagi hari pertama Lebaran, penumpang relatif cukup banyak. Terutama penumpang dari jalur barat. “Setelah itu, kondisi di Terminal Terboyo landai, volume penumpang mudik menurun. Yang pasti petugas tetap ada dan siaga di terminal, tidak pernah kosong,”
kata Slamet Widodo. Setelah arus mudik Lebaran selesai, kata Slamet Widodo, maka kini pihaknya konsentrasi mempersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada penumpang arus balik. Baik arus balik yang menuju ke jalur barat maupun ke jalur selatan atau ke jalur timur menuju ke Surabaya. ■ Aktivitas Lagi Namanya mudik, kata Slamet yaitu pulang kampung. Lalu yang bekerja akan kembali lagi ke tempat kerjanya lagi. Misalnya, ada warga Jakarta atau Surabaya, setelah mereka puang kampung maka akan kembali lagi ke tempat kerjanya. Dikatakan, petugas terminal kerja maksimal untuk memberi-
kan pelayanan terhadap pemudik. Pelayanan ini dimulai sudah sejak H-7 lalu, dan hingga berlangsung hingga arus balik sampai H+7. Para pemudik bisa aman dan nyaman karena di terminal disediakan posko untuk mengantisipasi bila ada pemudik yang mengalami masalah kesehatan di terminal. “Kalau di terminal ada posko, ruang tunggu yang layak dan petugas kesehatan siaga maka para pemudik akan lebih tenang, aman, dan nyaman sehingga program pemerintah mudik Lebaran 2014 dapat tercipta angkutan yang aman, tertib, lancar dan nyaman terhadap pelayanan terhadap para pemudik,” tambahnya. ■ bgy-Yn
Bonbin Mangkang Diserbu Pengunjung MANGKANG - Selama Lebaran, tempat-tempat objek wisata di Kota Semarang diserbu pengunjung yang memanfaatkan Hari Raya Idul Fitri 1435 H untuk acara rekreasi bersama keluarga. Hingga H+3, Rabu (30/7) kemarin, Taman Margasatwa (Bonbin) Mangkang masih dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan aneka koleksi satwa di Taman Margasatwa Semarang di Bonbin Mangkang. Kepala Taman Marga Satwa Kota Semarang Kusyanto kepada Wawasan, kemarin memprediksi bahwa Bonbin Mangkang akan terus ramai dikunjungi wisatawan lokal hingga tujuh hari ke depan karena masih ada tradisi yaitu tradisi Syawalan. “Kami mentargetkan pertumbuhan pengunjung pada libur Lebaran tahun ini hingga Syawalan nanti sebesar 10 persen dibanding tahun lalu,” ungkap Kusyanto kepada Wawasan di ruang kerjanya, Selasa lalu.
Menurutnya, total jumlah pengunjung libur Lebaran dari H+1 hingga H+7 nanti ada 70 ribu pengunjung yang ke bonbin Mangkang untuk menyaksikan aneka satwa langka. Banyak hewan yang menjadi primadona menjadi koleksi bonbin yang digemari anak-anak. Koleksi hewan langka tersebut, ada gajah untuk tunggangan dan berfoto bersama keluarga, harimau, orang utan dengan tingkah lucu, burung pelikan serta aneka ular dengan ukuran besar. Kusyanto menilai sangat logis jika mentargetkan pertumbuhan pengunjung Taman Margasatwa naik 10 persen dari tahun lalu. Sebab, selain masih ada tradisi Syawalan, juda ada beberapa penambahan wahana sebagai koleksi primadona bagi pengun jung bonbin Mangkang. Beberapa wahana baru yang menjadi tambahan saat ini adalah keberadaan museum satwa. Di museum ini, pengunjung
dapat melihat dari dekat aneka satwa langka yang sudah diawetkan. Museum dibangun melalui APBD 2014 ini mengha biskan total dana sebesar Rp 200 juta. Di sana, pengunjung juga bisa melihat harimau, singa, aneka burung langka seperti rajawali, buaya muara dan satwa lain. “Ini memang sudah kami rencanakan sejak lama, namun baru terwujud tahun ini. Selain itu, taman di depan juga sudah diperbaiki,” tukasnya. Ditambahkan Kusyanto, momen libur Lebaran, pihaknya juga menyediakan posko kesehatan, keamanan, mengecat pagar dan memperbaiki sejumlah sa-rana. Dipastikan puncak H+7, pengunjung bisa mencapai angka 15 ribu orang. ■ Wisata Andalan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Masdiana Safitri me-
nambahkan bahwa, pihaknya terus melakukan perbaikan Taman Margasatwa ini. Terlebih, Bonbin Mangkang merupakan wahana wisata andalan bagi Kota Semarang. “Pengunjung Bonbin Mangkang tidak hanya warga Kota Semarang saja, tetapi juga dari luar kota seperti Kendal, Pekalongan, Demak, Ungaran dan sebagainya. Tiap Lebaran, Bonbin Mangkang selalu jadi rujukan warga untuk berlibur menyaksikan aneka koleksi hewan. Selain pengunjung menikmati liburan Idul Fitri, pengunjung juga bisa belajar, sehingga bonbin Mangkang selain untuk tempat rekreasi juga edukasi,”imbuhnya. Masdiana menambahkan, ke depan pihaknya akan menambah wahana permainan kano dan perahu senggol. Ia optimis, permainan ini akan semakin menam bah minat warga untuk berkunjung. ■ bgy/hid-Yn
MOMEN FAVORIT : Naik gajah bersama keluarga menjadi momen favorit pengunjung Taman Marga Satwa Bonbin Mangkang. ■ Foto : Unggul Subagyo-Yn
4
Kamis legi, 31 Juli 2014
Sampah Pasar Tak Separah Lebaran Tahun Lalu MUGASSARI - Sampah di tempat pembuangan di pasar-pasar tradisional di Kota Semarang pada Lebaran pertama dan kedua relatif aman dan bersih. Tidak seperti tahun-tahun lalu, sampah menumpuk, mbludak dan berceceran di sekitar TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di pasar-pasar. “Tetapi, Lebaran 2014, tahun ini, TPS-TPS di pasar-pasar tradisional di Kota Semarang relatif bersih. Anda bisa mengecek sendiri di TPS mana yang ada sampahnya hingga sampai berceceran, dan di mana ada tempat TPS yang kotor karena sampahnya berceceran dan mbludak dari bak sampah,” tegas Fatar Simanjutak, Kabid Operasional DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, di Posko Pengaduan Kebersihan di Taman KB saat dikonfirmasi Wawasan, Selasa (29/7) lalu. Dikatakan, petugas Posko Kebersihan yang dipusatkan di Taman KB, bekerja maksimal sejak H-7 hingga H+7, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang sudah mengantipasi sampah yang ditimbulkan dari pedagang pasar menghadapi Lebaran. Sedangkan persiapan antisipasi sudah sejak H-7. “Antisipasi tersebut karena setiap Lebaran, selama dua hari pasti sampah menumpuk dan berceceran di sekitar TPS-TPS sehingga berdampak pada kesan kotor, namun sekarang sudah diantisipasi
dengan adanya Posko Kebersihan yang bekerja empat sif dalam waktu sehari,” kata Fatar Simanjuntak. ■ Armada Dikatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi jangan sampai ada sampah mbludak dari bak sampah yang dapat memberikan kesan berbagai persepsi. Padahal, jumlah personel ada 41 staf pegawai dari kebersihan yang difokuskan untuk mengatasi persoalan sampah dari ledakan selama Lebaran dan ada 18 orang non pegawai negeri sipil. Dari jumlah personel petugas kebersihan tersebut dilengkapi tujuh armada truk sampah bekerja secara maksimal untuk mengantisipasi sampah Lebaran di pasar-pasar tradisional, dan sampah di jalan-jalan protokol agar Kota Semarang tetap terjaga kebersihan dan keindahannya. “Sejak H-7 hingga H+7, kita swastakan dengan pantauan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang. Kami selesaikan sampah Simpnglima hanya dalam
waktu satu jam, kotoran sampah di kawasan Simpanglima setelah sholat Idul Fitri sudah habis diambil dan bersih dari kotoran sampah,” tandasnya. Dikatakan, tadi pagi empat truk sampah di Simpanglima dan Jalan Pandanaran, Pemuda mampu mengangkut kotoran sampah 18 ton di buang langsung ke TPA Jatibarang. “Kami menyapu bersih kotoran sampah di TPS-TPS di pasar-pasar tradisional,” tandasnya. Menurutnya, melalui kerja secara sistematik maka kotoran sampah dapat dibersihkan secara maksimal. Diharapkan tidak ada lagi sampah menumpuk dan mengganggu keindahan dan lingkungan di Kota Semarang. Fatar berharap Kota Semarang harus bersih dari sampah, dan ini merupakan Posko Kebersihan pertama kali di Kota Semarang. Dinas Kebersihan siap menerima pengaduan masyarakat dan siap meluncur untuk mengangkut sampah yang dikeluhkan warga. Masyarakat yang mengeluhkan soal sampah bisa langsung kontak ke telp 0246714283. “Setiap pengaduan langsung kami ditindaklanjuti. Posko berakhir sampai H+7,” tambahnya. Program kami memang wajib dipertahankan seterusnya. Tujuannya untuk menjaga Kota Semarang tetap bersih. Tetapi yang paling penting yaitu harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat, dan
pedagang agar membuang sampah di tempatnya. Jangan sampai mereka membuang sampah masih sembarangan. ■ Posko Taman Sementara, kebersihan di taman-taman di Kota Semarang juga terjaga dengan baik dari kotoran sampah. Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kota Semarang, Maryanto mengatakan, petugas kebersihan taman ada 25 personel. Mereka dikerahkan untuk menjaga lingkungan Taman agar bersih dari kotoran sampah. Posko Taman ada di Jalan Seroja. Menurut Maryanto, Posko Taman selain menjaga kebersihan Taman juga siap melayani masyarakat yang memberikan informasi pohon tumbang. Bila ada pohon tumbang maka petugas langsung meluncur ke lokasi. Bila ada pohon tumbang, harap masyarakat kontak ke Posko Taman di Jalan Seroja. Dikatakan petugas kebersihan Taman ada 25 orang ditambah tenaga honerer ada 15 orang. Lebaran 1 sampai ke 2 untuk kebersihan sangat terjaga dengan baik Taman. Masing-masing Taman di Kota Semarang sudah diantisipasi oleh petugas kebersihan untuk menjaga agar taman bebas dari kotoran sampah, seperti Taman Tirto Agung Banyumnaik, Taman KB Jalan Menteri Supeno, Taman Sampangan, Taman Rejomulyo dan lain-lain. ■ bgy-Yn
SAMPAH MENUMPUK : Selama Lebaran, di TPS (tempat pembuangan sampah) di Pasar Peterongan sampahnya menumpuk, tetapi tidak sampai berceceran, langsung diangkut truk dan dibuang ke tempat pembuangan akhir di Jatibarang. ■ Foto: Unggul Subaygo-Yn
Tiket Arus Balik KA Ludes KEBONHARJO - Tiket kereta api (KA) untuk arus balik Semarang menuju Jakarta dari 30 Juli hingga 7 Agustus 2014 telah habis terjual. Tiket KA untuk arus balik tersebut sebagian besar sudah terjual sejak Juni lalu. Pantauan di Stasiun Tawang, Rabu (30/7) walau belum disesaki penumpang, namun arus balik sudah terlihat dari puluhan orang yang menunggu di terminal keberangkatan. Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto menambahkan, untuk tiket KA dari Semarang menuju Bandung untuk kebe-
rangkatan 31 Juli hingga 7 Agustus juga sudah terjual seluruhnya. Hal serupa juga terjadi pada tiket KA dari Tegal tujuan Jakarta. ‘’Tiket KA Tegal Ekspres dan Tegal Arum untuk keberangkatan 31 Juli hingga 10 Agustus juga sudah ludes. Tiket KA Cireks (Cirebon Ekspres) dari Tegal-Jakarta juga telah habis dari tanggal 31 Juli sampai 7 Agustus 2014,” paparnya. ■ Dijaga Brimob Ia mengimbau masyarakat agar selalu membawa kartu identitas diri atau KTP untuk mempermudah pengecekan tiket dengan pe-
numpang. ‘’Pastikan nama di tiket sesuai dengan kartu identitas, serta selalu membawa kartu identitas yang asli,’‘ katanya. Suprapto menambahkan, menghadapi arus balik pihaknya terus memperketat keamanan. Ia menerangkan, setiap KA yang melintas di wilayah Semarang akan dikawal personel brimob yang berada di dalam lokomotif. Sementara itu di gerbang tol Manyaran arus balik walaupun belum padat namun mulai terasa. Pantauan di gardu operasi tol Manyaran, Rabu (30/7) terlihat lancar,
walaupun terjadi sedikit antrean. Arus tersebut didominasi kendaraan pribadi. Deputy General Manager PT Jasa Marga Cabang Semarang Johannes Mancelly menerangkan, pihaknya memprediksi puncak arus balik terjadi pada H+4 atau hari Sabtu (2/8). ‘’Prediksi untuk arus balik di tol dengan jumlah lalin 97.577 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 0,76 persen dari puncak arus balik tahun 2013 sejumlah 96.843 kendaraan,’‘ pungkasnya. ■ SM Network/fri-Yn
Warga Kandri Rayakan Tradisi Rewanda WARGA Desa Kandri Kecamatan Gunungpati akan merayakan tradisi Rewanda yang terkenal dengan pesta kera-kera makan hasil bumi yang diberikan oleh warga sekitar di Goa Kreo, Senin (4/8). Kabag Humas Pemkot Semarang Achyani mengatakan, tradisi Rewanda yaitu tradisi pesta kera makan hasil bumi yang diberikan oleh warga. Tradisi ini sudah melekat pada warga empat kelurahan di Gunungpati yang senantiasa mempertahankan tradisi ini dari orang tua hingga anak-anak. Semuanya terlibat melestarikan tradisi Rewanda sebagai amanah dari leluhurnya secara turun menurun. Menurutnya, pada acara ini, semua warga Kandri merayakannya dengan bahagia. Semua warga, mulai dari anak-anak, remaja putra dan putri, bapak-bapak dan ibuibu - semua ikut terlibat memeriahkan tradisi yang digelar setiap tahun, setelah Le-
baran. Sedangkan tahun 2014 ini, Pemkot Semarang me-netapkan tradisi Rewanda sebagai daya tarik untuk wisata wan, besok, Senin (4/8). Pada acara tradisi Rewanda, ribuan warga tumpah ruah ikut karnaval sambil membawa hasil bumi berjalan di sepanjang jalan menuju ke objek wisata alam Goa Kreo, hasil bumi tersebut setelah diarak dalam karnaval diberikan kepada kera-kera pesta makan hasil bumi. Peserta karnaval ada yang membawa sayur-sayuran, ubi-ubian, buah-buahan, bahkan ketupat dan lepet pada gunungan yang ditandu bersama-sama warga dan lainlain. Semua warga juga berbaur mengikuti karnaval sambil memikul gunungan tumpeng, gunungan ketupat dan lepet, hasil bumi berupa ketela, kacang panjang, nanas, tomat, lobak, berbagai jenis umbi-umbian dan hasil bumi lainnya, sebagai lambang kemakmuran warga sekitar.
■ Dikemas Memeriahkan tradisi Rewanda Desa Kandri, tidak lepas dari nama Kasmani, sesepuh warga sebagai penggerak terselenggaranya nguriuri tradisi Rewanda terselenggara untuk melestarikan budaya, adat istiadat dan daya tarik untuk wisatawan ber kunjung ke Goa Kreo. Objek wisata alam Goa Kreo mulai dikemas sejak tahun 1986 untuk ditingkatkan menjadi tujuan wisata. Desa Kandri sebagai Desa Wisata yang memberikan nuansa alam pedesaan. Kini lengkap dengan keberadaan Waduk Jatibarang sebagai pendukung objek wisata alam Goa Kreo semakin memiliki daya tarik bagi wisatawan dan Waduk Jatiba rang merupakan primadona objek wisata di Kota Semarang yang menjadi tujuan bagi wisatawan hampir setiap Minggu atau libur nasional. ■ bgy-Yn
TRADISI REWANDA : Anak-anak dirias dengan wajah mirip kera sebagai simbol tradisi Rewanda, tahun lalu. Tradisi ini dilestarikan warga sebagai ungkapan terima kasih kepada keturunan kera-kera yang konon dipercaya ikut membantu Walisongo saat membawa kayu jati untuk pembangunan Masjid Agung Demak. ■ Foto : dok
Kamis Legi, 31 Juli 2014
JALAN ALTERNATIF : Pembangunan infrastruktur di pinggir Kota Semarang sebagai jalan alternatif kini kian berkembang pesat. Setelah pembangunan jembatan TVRI atau dikenal dengan jembatan Pucanggading yang menghubungkan Mranggen - Sigarbencah, belakangan Jembatan Muktiharjo Lor sebelum Lebaran juga sudah dapat dimanfaatkan sebagai jembatan jalan alternatif penghubung wilayah Pedurungan-Bangetayu. ■ Foto: Unggul Subagyo-Yn
2 Orang Tewas Tabrak Truk
■ Tersangka Korupsi CBS Bank Jateng Dibantarkan
SEMARANG - Gema takbir pada malam Idul Fitri tak dirasakan oleh dua korban kecelakaan tunggal sepeda motor yang menabrak gandengan truk trailer di Jalan Mpu Tantular, Senin (28/7) dini hari. Kedua korban tewas seketika dengan luka di bagian kepala. Sementara satu korban mengalami patah tulang tangan kanan. Kecelakaan itu terjadi saat Yamaha Jupiter H-2068-UY dikendarai tiga orang melaju dari arah selatan atau Jalan Imam Bonjol menuju kawasan Kota Lama di Jalan Mpu Tantular. Diduga sepeda motor berkecepatan tinggi tetapi tak bisa mengendalikan dan menabrak gandengan truk yang saat itu sedang parkir di depan gundang nomor 55 Jalan Mpu Tantular. Kanit Laka Lantas Satlantas
Susanto Wedi Lebaran di Luar Lapas
■
Polrestabes Semarang, AKP Slamet mengatakan, ketiganya diduga dalam kondisi mabuk saat berkendara. Petugas saat evakuasi mencium bau alkohol dari tubuh korban. “Dugaannya pengemudi sepeda motor mabuk. Tapi kami belum dapat mengetahui siapa yang mengemudi dan membonceng. Korban yang selamat masih men- jalani perawatan intensif di RSUP dr Kariadi,” paparnya, kemarin. Korban selamat atas nama Andri (17) warga Cilosari Barat Kelurahan Kemijen Kecamatan Semarang Utara. Sementara dua korban tewas belum diketahui identitasnya. Petugas tidak menemukan surat-surat kendaraan dan identitas pada baju korban. Jenazah saat ini masih berada di Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi.■ SM Network/H74-Yn
Bandara A Yani yang Baru Lebih Luas
Kapasitas 7 Juta Penumpang Pertahun KALIBANTENG - Selepas peresmian ground breaking pada 17 Juni 2014, Bandara Ahmad Yani sedang memasuki tahap pertama pembangunan. Saat ini sedang dila- kukan pemancangan pondasi untuk akses jalan proyek. “Akses jalan masuk mesti diperkuat dulu. Sebab setiap hari kendaraan proyek dengan berat puluhan ton melintas,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Priyo Jatmiko. Perkuatan akses masuk bandara dilakukan agar nantinya tidak timbul masalah baru seperti akses putus atau jalan rusak. Kondisi jalan masuk yang ada sekarang ini masih kurang kuat untuk dilintasi kendaraan proyek. Setelah pengerjaan akses masuk selesai, dalam waktu dekat pengurukan dan pemadatan tanah setelah jembatan masuk akan dilakukan. “Saat ini kami masih fokus pekerjaan di jalan masuk. Nanti satu dua minggu selesai, baru pengurukan berjalan,” ujarnya. Proyek pengembangan Bandara Ahmad Yani dikerjakan oleh Hutama Karya. Menurut Priyo, rencananya setelah pengembangan tahap pertama rampung lokasi keberangkatan dan kedatangan dipindah ke lokasi baru. Jalannya pun pindah melewati PRPP. Sementara lokasi bandara yang saat ini akan ditutup dan dikembalikan lagi ke TNI AD. “Tanah ini akan dikembalikan ke TNI AD. Terserah mereka
akan memanfaatkan lokasi lama seperti apa,“ tuturnya. ■ Berwawasan Lingkungan Kehadiran bandara baru akan meningkatkan kapasitas hingga 7 juta penumpang per tahun, dari sebelumnya hanya 800.000 penumpang. Saat ini, luas terminal penumpang hanya 6.108 meter persegi. Dengan pengembangan yang ada, luasan terminal penumpang akan menjadi 55.000 meter persegi. Bandara Ahmad Yani nantinya akan dilengkapi beberapa fasilitas yaitu 30 konter check in, tiga unit aviobridge, empat konter visa on arrival, lima unit elevator, satu unit travelator, dan tujuh unit eskalator. Area parkir pengunjung akan diperluas menjadi 43.634 meter persegi. Pengembangan bandara diarahkan berwawasan lingkungan. Apron akan berada di atas tanah rawa yang dipadatkan. Sementara sebagian terminal penumpang akan berada di atas rawa atau menyatu dengan lingkungan air rawa. Dalam maket pengembangan, tampak ruang yang menyatu yakni terminal keberangkatan dan koridor penghubung. Di maket itu tergambar aktivitas penumpang di ruang penghubung bersantai dekat kolam air. “Di terminal, selain untuk menunjang sudut pandang ke kolam air juga untuk kolam resapan. Konsepnya ini memang mengarah ke Eco Airport ,” terangnya.■ SM Network/J8-Yn
PLEBURAN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng membantarkan penahanan Susanto Wedi, salah satu tersangka kasus dugaan korupsi Pengadaan aplikasi CBS (Core Banking System) Bank Jateng tahun 2006. Mantan Pimpinan Cabang Utama Semarang Bank Jateng itu dibantarkan karena alasan sakit. Belum diketahui kondisi dan sakit yang diderita Susanto Wedi. Atas pembantaran itu, ia dirawat di rumah sakit yang ditunjuk kejaksaan. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Masyhudi yang dikonfirmasi perihal itu membenarkannya. Menurut dia, pembantaran dilakukan atas usulan pihak Lapas Kedungpane, Ngaliyan. “Iya mas. Tempo hari saya ditelepon, laporan penyidik bahwa ada salah satu tersangka penyidikan Kejati Jateng yaitu SW (Susanto Wedi) menderita sakit yang ditunjukkan adanya surat pengantar dari dokter rutan atau lapas Kedungpane. Pihak lapas mengusulkan untuk perawatan di rumah sakit yang ditunjuk,” kata Masyhudi, Rabu (30/7). Pembantaran, kata Masyhu-
di, akan dilakukan sampai kondisi tersangka pulih. Senin (2/6) lalu, penyidik sudah menahan Susanto Wedi untuk memperlancar penyidikan. “Sampai yang bersangkutan pulih dari penyakitnya,” imbuhnya. ■ Terserah Kejaksaan Terpisah dikonfirmasi, Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kedungpane, Ngaliyan, Maliki mengakui, adanya pembantaran atas nama tersangka Susanto Wedi. “Iya. Dia (Susanto Wedired) dibantarkan. Pembantaran dilakukan oleh Kejati karena statusnya masih menjadi tahanan kejaksaan,” kata Maliki tak menjelaskan alasan adanya pembantaran. Pembantaran, kata Maliki, dilakukan seminggu sebelum Lebaran, Senin (28/7) lalu. “Se-
minggu sebelum Lebaran dia dikeluarkan. Untuk sampai kapannya, terserah kejaksaan,” katanya. Kejati Jateng menetapkan Susanto Wedi dan Bambang Widiyanto, Direktur Operasional Bank Jateng sebagai tersangka dalam kasus korupsi yang pernah diselidiki Bareskrim Mabes Polri itu. Dalam surat perintah penyidikannya, tersangka Bambang sebagai mantan Kepala Divisi Akuntansi dan Pusat Data Elektronik Bank Jateng. Sedangkan Susanto sebagai mantan Kepala Biro Perencanaan. Senin (2/6) lalu, penyidik sudah menahan Susanto Wedi untuk memperlancar penyidikan. Penyidik awalnya memanggil Susanto Wedi dan Bambang Widiyanto untuk diperiksa sebagai tersangka. Namun, Bambang tidak hadir memenuhi panggilan karena sakit. Kondisi Bambang sendiri, kini belum diketahui. Sejak keluar dari rumah sakit pertengah Juni lalu, hingga sekarang ia masih belum ditahan. Kejaksaan berdalih masih akan memastikan kondisinya lewat dokter independen pemerintah. Atas kondisi itu, kini dua
tersangka korupsi pengadaan CBS Bank Jateng berstatus tidak ditahan karena alasan sakit. Kasus korupsi dengan kerugian sekira Rp 5 miliar itu muncul dalam pengadaan aplikasi CBS. Dugaannya, proyek dipaksakan karena sistem lama sebenarnya masih bisa digunakan. Jenis software yang digunakan Bank Jateng adalah bancology, Sigma-AlphaBITS Core System, untuk konvensional dan syariah. Untuk SigmaAlphaBITS Core System yang dipakai Bank Jateng diduga tidak memenuhi kriteria yang disepakati. Bank Jateng melakukan pengadaan CBS pada 2006. Proyek ini menghabiskan dana Rp 35 miliar. CBS ini merupakan software untuk sis sistem perbankan. Seperti memproses loan, saving, customer information file dan layanan perbankan lainnya. Kasus dugaan korupsi atas pengadaan aplikasi itu sebelumnya diselidiki Bareskrim Mabes Polri dan Kejati Jateng. Bareskrim mulai menyelidiki sekira tahun 2012 lalu. Namun akhir 2013 lalu, kasusnya dilimpahkan ke Kejati Jateng. ■ rdi-Yn
MAJT Butuh Dana Perbaikan SAMBIREJO - Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang kekurangan dana perawatan dan perbaikan. Badan pengelola MAJT mengaku kesulitan mencari dana untuk perbaikan sejumlah bagian masjid yang rusak. Saat ini, MAJT memerlukan dana Rp 1,3 miliar untuk perbaikan yang mendesak dilakukan. “Kami sedang berusaha memenuhi anggaran tersebut,” kata Ketua Badan Pengelola MAJT Semarang Ali Mufiz. Beberapa bagian masjid yang saat ini membutuhkan perbaikan
adalah atap menara Al Husna yang bocor, atap di penginapan kompleks masjid, empat menara di bagian utama, dan ruang pertemuan. Perbaikan tersebut ditargetkan selesai tahun ini. Sementara, ada dua sumber dana yang bisa digunakan untuk memenuhi anggaran perbaikan. Pertama, dari pemerintah dalam APBD maupun APBN. Kedua, dari swadaya masyarakat. Badan Pengelola telah mengajukan permohonan bantuan dana kepada Gubernur Jawa Tengah. Selain itu, kata Ali Mufiz, pe-
ngelola MAJT Semarang juga berupaya memenuhi dana dari masyarakat karena ada hal-hal yang tidak bisa ditunda dan berisiko. Biaya perawatan kompleks MAJT Semarang cukup tinggi. Menurut Ali Mufiz, biaya tersebut tidak sebanding dengan pemasukan yang diterima. Untuk membayar tagihan listrik tiap bulan di MAJT dibutuhkan biaya Rp 70 juta. Payung raksasa yang dibangun dengan dana sebesar Rp 700 juta juga rusak sehingga MAJT membutuhkan dana untuk per-
baikan Rp 28 juta. Pihak pengelola berharap ada masyarakat yang bersedia membantu percepatan perbaikan tersebut. Disamping MAJT, Masjid Baiturrahman juga mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan total. Kerusakan masjid di Kawasan Simpang- lima tersebut kentara pada bagian atap. Instalasi listriknya juga pernah meledak. Masjid ini belum pernah diperbaiki sejak dibangun tahun 1968.■ SM Network/H89-Yn
Perampasan dan Pengeroyokan Nodai Idul Fitri BULU LOR - Sejumlah aksi kriminal berlangsung pada malam menjelang perayaan Idul Fitri 1435 H. Indra Purnomo (20) menjadi korban pengeroyokan saat berada di pinggir Jalan Banowati Tengah VI Kelurahan Bulu Lor, Minggu (27/7) pukul 23.00 WIB. Warga Jalan Erowati Kelurahan Bulu Lor Kecamatan Semarang Utara saat itu didatangi oleh lima orang yang berjalan kaki. Dia ditanyai oleh salah satu di antaranya terkait aksi
mengeraskan suara knalpot sepeda motor beberapa saat sebelumnya. Indra membantah tuduhan itu, tetapi orang yang menanyai lalu mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan parang. Kejar-kejaran terjadi karena korban lari setelah tahu ada senjata tajam. Tetapi korban jatuh di jalan tersebut dan dibacok oleh pelaku. Korban mengalami luka sobek sabetan senjata tajam di kepala bagian kiri, punggung, dan paha kiri. Di tempat terpisah pada
Minggu (27/7) pukul 02.30 WIB terjadi perampasan sepeda motor Suzuki Satria FU putih abu-abu H-5139-AHG milik Jevry Christian H. Perampasan ini tergolong baru karena pelaku menggunakan sebuah mobil Toyota Starlet warna merah. Saat itu Jevry sedang berada di Jalan Pahlawan depan Mapolda Jawa Tengah dan memacu sepeda motor bersama rekannya ke depan Rimba Graha di jalan yang sama. Tiba-tiba mobil itu mengha-
dang dan enam orang keluar dari mobil langsung menuju korban membawa tongkat. Korban sempat dihantam dengan tongkat kemudian lari. “Saat balik lagi ke depan Rimba Graha, sepeda motor yang saya tumpangi sudah hilang. Saya tidak tahu dan tidak kenal orang tersebut,” ujarnya. Saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikikan Satreskrim Polrestabes Semarang. ■ SM Network/H74-Yn
Kamis Legi, 31 Juli 2014
SHALAT IED DI WONOSOBO : Ribuan warga masyarakat mengikuti salad Idul fitri di Alun-alun Kota Wonosobo, Senin (28/7). ■ Foto : Tri Budi Hartoyo-Tj
DI JALAN SUKOWATI : Bupati Agus Fatchur Rahman bersama Wakil Bupati Daryanto, saat menjalankan sholat Ied di Jalan Raya Sukowati, depan kantor Pemkab Sragen, Senin (28/7). ■ Foto : Sutyatmoko-Tj
BUPATI AMAT ANTONO : Bupati Amat Antono bersalaman dengan masyarakat saat open house Idul Fitri 2014, Senin (28/7).■ Foto : Hadi Waluyo-Tj
HANGAT : Bupati Wonosobo, Kholiq Arif dan istri menyambut kedatangan para tamu dengan penuh kehangatan, dalam open house seusai shalat Ied, Senin (28/7). ■ Foto : Tri Budi Hartoyo-Tj
OPEN HOUSE DI BANJARNEGARA : Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo beserta pejabat lainnya bersalaman saat berhalal bihalal dengan masyarakat, dalam Open House di Pendapa Dipayudha Adigraha, Senin (28/7). ■ Foto : Joko Santoso-Tj
Menikmati Ketupat Sayur Bersama Bupati WONOSOBO- Shalat Idul Fitri atau shalat Ied di Alun-alun wonosobo, Senin (28/7) pagi berlangsung khidmat. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Prof Dr H Yusuf Suyono MA, memberikan khutbah pada rangkaian shala Ied tersebut. Mantan ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang ini mengajak seluruh umat Islam untuk berdoa pada Allah, agar dimasukkan ke dalam golongan yang benarbenar ber-Idul Fitri dan menjadi alumni Ramadan yang sesuai dengan desain dan sistem Allah SWT. Sekda Wonosobo, Eko Sutrisno Wibowo, mengatakan, Idul Fitri tahun ini merupakan hari yang penuh barokah dan karomah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Apalagi dua ormas besar Islam, Muhammadiyah dan NU, merayakan 1 Syawal bersamaan sesuai ketentuan Pemerintah. Secara terpisah, di Masjid Al Mansyur Kauman Wonosobo, Wabup Maya Rosida mengatakan Idul Fitri menjadi kemenangan spiritual atas penyucian diri. Berangkat dari ke-
sucian yang fitri tersebut, umat Islam harus meningkatkan usaha menuju hari depan yang lebih baik, meningkatkan amal ibadah, menjalin silaturami menuju persaudaraan umat manusia yang universal, tanpa memandang aspirasi politiknya, madzhab, agama, dan strata sosialnya serta semuanya harus menempatkan diri sebagai sesama manusia yang tiada berdaya di hadapan kekuasaan Allah SWT. Usai salat Id di tempat kelahirannya, Kelurahan Jaraksari, Bupati Wonosobo Kholiq Arif menggelar open house di Sasana Adipura Kencana. Acara itu tampak relatif lebih ramai karena banyak warga masyarakat yang datang. Bupati beserta isteri dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menyambut masyarakat dan tamu yang hadir dengan ha-
ngat layaknya keluarga sendiri serta menghidangkan menu khas Lebaran seperti opor ayam, lontong sayur, bakso dan sambal goreng Open House berlangsung sehari dari pukul 09.00 hingga pukul 21.00. Khusus di SAK, hanya berlangsung sampai jam 12.00 dan dilanjutkan di Rumah Dinas Bupati Wonosobo di Pesanggrahan Selomanik. Rencananya pada Lebaran hari kedua, Wakil Bupati Wonosobo, Maya Rosyida, juga akan menggelar Open House di kediaman Wakil Bupati. ■ Di Kajen Ribuan warga Kabupaten Pekalongan berbondong-bondong memadati Pendapa rumah dinas Bupati untuk mengikuti open house Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono MSi, Senin (28/7). Mereka antre untuk bisa bersalaman dan saling memaafkan dengan bupati dan keluarga. Selain masyarakat, open house Hari Raya Idul Fitri 1835 H ini di antaranya dihadiri pula oleh Ketua DPRD, H Asip Kholbihi SH MH,Kapolres, AKBP Fajar Budiyanto SIK, Sekda, Ir H Susiyanto MM, dan
beberapa kepala SKPD yang hari itu tidak mudik ke kampung halamannya. Reza Melaningrum (23), salah satu warga dari Kecamatan Sragi, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan open house tersebut. Meskipun awalnya, dirinya mengaku diajak kakaknya. Menurutnya, dengan kegiatan itu, masyarakat merasa dekat dengan pimpinannya, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat. Sementara, Bupati Amat Antono mengatakan, tujuan dari kegiatan ini dalam rangka mendekatkan dan menjalin silaturahmi antara masyarakat dengan bupati dan segenap Jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan. “Oleh karena itu, melalui kegiatan ini saya atas nama pribadi dan pemeritah menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pergaulan atau pelayanan pemkab selama ini ada kesalahan atau kekurangan. Semoga di hari depan terbangun komunikasi yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pula,” ujarnya. Di Banjarnegara, Bupati
Sutedjo Slamet Utomo Senin (28/7) menggelar Open hHouse dalam rangka hari raya Idul Fitri 1435 H di pendapa Dipayudha Adigraha. Open house dihadiri oleh Wakil Bupati Hadi Supeno, Forkominda, tokoh masyarakat , tokoh agama, masyarakat di sekitar pendapa , Pejabat SKPD serta kepala BUMD dilingkungan Pemkab Banjarnegara. “Selama satu tahun dalam menjalankan tugas pasti kita tidak lepas dari kesalahan dan dosa. Segala perkataan yang disengaja ataupun tidak pasti ada yang menyakiti bapak ibu sekalian , untuk di hari yang fitri ini kami mengucapkan maaf yang sebesar besarnya, begitupun sebaliknya bapak ibu sekalian sudi memaafkan kami,” kata Sutedjo. ■ Ketupat Sayur Di Sragen, Bupati Agus Fatchur Rahman SH MH bersama Wakil Bupati H Daryanto, SH bersama ribuan umat Islam di Sragen, menjalankan shalat Idul Fitri di Jalan Raya Sukowati, depan kantor Pemkab, Senin (28/7). Shalat Idul Fitri dimulai pukul 06.00 WIB, bertindak se-
bagai imam Drs H Mahmudi MAg dari MUI Kabupaten Sragen, sedang khatib, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sragen Drs Wahyudi Jaelani SH. Setelah menjalankan shalat Idul Fitri, Bupati dan Wakil Bupati bersama Muspida menggelar open house di Pendapa Sumonegaran Rumah Dinas Bupati. Open house yang dimulai pukul 08.30 wib, terbuka untuk masyarakat umum. Semua lapisan masyarakat diperbolehkan bersilaturahmi dengan bupati dan semua jajaran Muspida. Open House ini dimanfaatkan oleh masyarakat Sragen untuk bersilaturahmi dan berhalal bihalan dengan para pucuk pejabat di Pekab Sragen. Salah satu tamu yang hadir dalam open house, Sutarto (65), mengungkapkan kegembiraannya bisa berhalal-bihalal dengan Bupati, Wakil Bupati dan Muspida Kabupaten Sragen. Seusai berhalal bihalal, warga juga dipersilahkan menikmati sajian masakan khas Lebaran yang ada, di antaranya ketupat dan sayur opor.■ TB/haw/ST/K25-Tj
Lebaran Di Blora Aman dan Kondusif Waduk Gajah Mungkur BLORA- Pesta tradisi Lebaran tahun 2014 di Blora lumayan meriah. Memang tidak semeriah Lebaran 2013, namun jalur tengah (Cepu-Blora-Semarang) arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat terlihat padat merayap, mobil dan motor mayoritas didominasi oleh pelat hitam (pribadi) luar Blora. Lebaran pertama (Senin) suasana Blora, hasil pantauan Koran Wawasan, terang benderang shalad Idul Fitri tampak tenang, tidak ada gangguan listrik, tidak ada kejadian dan kejahatan yang menonjol. Situasi Kamtibmas sampai Rabu malam tetap kondusif. ‘’Alhamdulillah Blora kondusif, aman dan terkendali, tidak ada kejadian dan kasus yang menonjol,’’ tandas Kepala Kepolisian resor (Polres) Blora AKBP Mujiyono saat meman-
AKBP Mujiyono SIK tau perbatasan Jateng-Jatim di Cepu, Rabu (30/7). Selain di lokasi-lokasi utama pemusatan massa, Lebaran pertama, kedua dan H+3 jumlah pengunjung seperti Taman Tirtonadi Kota Blora dan Hutan Kota Randublatung, Keca-
matan Randublatung hanya dikunjungi sekitar 1.000 an orang. Obyek wisata sumur minyak tua, Kedung Sepur, Janjang serta Hutan Jati Alam Gubug Payung, juga hanya diminati sedikit masyarakat untuk berlebaran, karena alasan infrastruktur jalan yang kurang bagus, dan tidak ada obyek pendukung lainnya. Jalan provinsi dan jalan kabupaten di wilayah Blora, Rabu (30/7) atau H+1 Lebaran siang hingga malam, terlihat cukup padat. Jalan ke obyek Gua Terawang lokasi pemusatan masa lebaran terbesar, obyek wisata Waduk Tempuran, toko pakaian dan sate ayam, masih tampak ramai. Ini dampak positif dari libur panjang dari pemerintah. ■ K9-Tjs
Sedot 15 Ribu Pengunjung WONOGIRI- Objek Wisata Waduk Gajahmungkur (OW WGM) masih tetap menjadi primadona wisata di Wonogiri. Terbukti dalam sehari raya Lebaran Selasa (29/7) mampu menyedot wisatawan sejumlah 15 ribu orang. ‘’Hari ini sudah tercatat 15 ribu pengunjung yang masuk ke objek wisata Waduk Gajah Mungkur. Untuk angka tepatnya saya belum bisa menyampaikan karena masih terlihat banyak wisatawan yang antre di loket tiket masuk. Sedangkan hari Senin (28/7) tercatat ada 4.045 pengunjung,’’ jelas Pardiyanto, Kepala UPT OWWGM Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dishub-
parpora) Wonogiri, via telepon, Selasa (29/7) sore. Dijelaskan, untuk menjamu wisatawan sebanyak itu, pihaknya menyuguhkan hiburan musik dangdut dengan menampilkan penyanyi dari Jogjakarta, Klaten, Solo dan penyanyi lokal Wonogiri. Selain itu, menyediakan tempat-tempat yang nyaman untuk menikmati indahnya panorama alam Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Sementara, Kapolres Wonogiri, AKBP Tanti Septoyani, mengaku lega lantaran jajarannya berhasil mengatur arus lalu lintas yang keluar masuk objek wisata sehingga tidak terjadi kemacetan. ‘’Selain karena jum-
lah pengunjungnya turun, kami berupaya untuk melakukan pengaturan lalu lintas sejak pagi, sehingga kemacetan yang bisanya terjadi setiap libur lebaran, kali ini hal itu tidak terjadi,’’ jelas Kapolres. Sementara, berdasar informasi yang berhasil dihimpun Wawasan, sejumlah obyek wisata di Kabupaten Wonogiri dipadati pengunjung. Selain Waduk Gajah Mungkur (WGM), yang terlihat meningkat pengunjungnya diantaranya Air Terjun Girimanik, Slogohimo, Pantai Nampu, Khayang Kecamatan Tirtomoyo dan Museum Karst Kecamatan Pracimantoro. ■ Pm-Tj
Kamis Legi, 31 Juli 2014
Semarang-Yogya Ramai Lancar
LOMBA TAKBIR KELILING : Salah satu regu sedang unjuk kebolehan dalam Lomba Takbir Keliling menyambut Idul Fitri yang digelar oleh Pemkab Banjarnegara pada malam Lebaran di kompleks alun-alun, Minggu (27/7) malam. ■ Foto : Joko Santoso-Tj
MUNGKID- Arus lalu-lintas selama masa Lebaran di wilayah Kabupaten Magelang terpantau ramai dan lancar. Seperti diperkirakan, kepadatan arus kendaraan terlihat di sejumlah ruas jalan antara lain jalur Magelang-Semarang, Magelang-Yogyakarta, MagelangPurworejo maupun MagelangSalatiga, serta kawasan objek wisata Candi Borobudur. Dari pantauan lapangan hingga Rabu (30/7), di sepanjang ruas Magelang-Secang dipadati ribuan berbagai jenis kendaraan. Baik bus wisata, bus antar kota dalam provinsi (AKDP), bus antar kota antar priovinsi (AKAP), mobil pribadi maupun sepeda motor. Yang membawa warga yang bermaksud silaturahmi ke sanak kerabat, maupun yang akan berwisata ke Candu Borobudur maupun ke Yogyakarta. Meski begitu, nyaris tidak terjadi kemacetan berarti. Wajar saja, mengingat hampir seluruh ruas jalan di jalur utama seperti Magelang-Semarang dan Magelang-Yogyakarta cukup memadai. Sepanjang jalan negara terbagi dalam empat lajur sehingga kendaraan bisa melintas dengan cukup leluasan. Kalau terjadi kemacetan lebih banyak terkonsentrasi di titik-
titik persimpangan. Misal, pertigaan Balpang, Mungkid. Jalur kiri yang akan dilewati kendaraan dari arah Yogyakarta yang akan berbelok ke arah Borobudur, tertutup kendaraan lain ke arah Magelang. Pemadangan serupa terlihat di pertigaan Blondo, Mungkid. Di bawah traffic light ini, terutama kendaraan dari arah Magelang yang akan belok kanan menuju ke obyek wisata Candi Borobudur harus berebut posisi dengan terhalang mobil yang akan luruh ke Yogyakarta. ■ Tersendat Dari arah Purworejo, arus nampak agak tersendat ketika memasuki depan Pasar Krasak dan Pasar Salaman, Pasar Tempuran dan perempatan Pakelan, Mertoyudan. Dalam kondisi begitu, para pengendara dituntut ektrasabar agar tidak terjadi halhal yang dapat mengganggu perjalanan mereka. “Sepanjang perjalanan dari Purworejo sampai Temanggung, benar-benar padat. Tidak macet, tetapi seluruh kendaraan harus berjalan merayap,” kata Ny Purwati, warga Kelurahan Doplang, Purworejo, usai silaturahmi di rumah kerabatnya di wilayah Temanggung, kemarin. ■TB-Tj
■ Kumandangkan Dangdut Koplo, Tanpa Helm, dan Tawuran
Takbir Keliling Tidak Tertib KAJEN- Ribuan kendaraan menyemut memadati jalan-jalan utama di Kabupaten Pekalongan untuk merayakan malam takbiran Idul Fitri 2014, Minggu (27/7) malam. Namun, peringatan hari kemenangan itu masih dinodai dengan adanya aksi perkelahian dan ugal-ugalan dari peserta takbir keliling di Kota Santri. Sejak pukul 20.00, jalanan di Kabupaten Pekalongan mulai dipadati kendaraan bermotor. Masyarakat melakukan konvoi sepeda motor untuk merayakan malam takbiran. Tidak sedikit pula masyarakat yang menggunakan truk atau bak terbuka untuk melakukan konvoi tak-
bir keliling. Akibatnya, sebagian besar jalanan di Kabupaten Pekalongan macet, terutama di daerah Bebekan hingga Bebekan, Kedungwuni, dan sekitar Alun-alun Kota Kajen. Sayangnya, tidak sedikit peserta konvoi itu tidak mengindahkan keselamatan da-
lam berlalu-lintas. Selain tidak mengenakan helm, mereka nampak ugal-ugalan dalam mengendarai sepeda motornya. Bahkan, dengan knalpot yang sudah dimodifikasi, mereka menggeber-geber mesin kendaraannya, sehingga suara mesin memekakkan telinga. Selain itu, beberapa peserta konvoi takbir keliling justru tidak mengumandangkan takbir. Me reka justru memutar alunan musik dangdut dengan pengeras suara di atas kendaraannya. ■ Tawuran “Seharusnya malam takbiran dirayakan dengan mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil, bukannya memutar
musik koplo dan dangdut seperti itu. Lain kali jika ada peserta takbir keliling yang seperti itu harus dihentikan dan pengeras suaranya diamankan agar tidak menganggu lingkungan,” keluh Solihin (50), warga Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar. Malam takbiran juga diwarnai aksi tawuran antarpemuda di beberapa titik, di antaranya di Jalan Raya Ambokembang, tepat di depan RSI Pekajangan. “Dua kelompok pemuda saling pukul dan terlibat aksi kejar-kejaran. Warga yang tidak tahu menahu persoalannya jadi ketakutan,” ujar Pareah (40), warga Jalan Raya Ambokembang. ■ haw-Tj
KONVOI KENDARAAN : Masyarakat meluapkan kegembiraan datangnya Idul Fitri 2014 dengan melakukan takbir keliling. Malam fitri tersebut diwarnai aksi tidak tertib para peserta, di antaranya mengumandangkan dangdut, tanpa helm, dan tawuran. ■ Foto : Hadi Waluyo-Tj
Bersilaturahmi Naik KA Jalur Pendek SOLO- Sehari setelah Lebaran atau H+1, Rabu (30/7) kemarin, di kota Solo diwarnai dengan banyaknya calon penumpang yang memadati emplasamen stasiun Kereta Api (KA) Purwosari dan Solo Balapan. Sedangkan di jalan raya terlihat arus lalu-lintas mulai ramai dengan banyaknya kendaraan luar wilayah Surakarta berseliweran. Pantauan Wawasan di stasiun KA Solo Balapan dan Purwosari, Rabu (30/7), banyak warga masyarakat terlihat yang memanfaatkan kereta api guna menempuh perjalanan pendek seperti ke Yogyakarta dan Kutoarjo dalam rangka mengisi libur Lebaran H+1, maupun bersilaturahmi ke sanak keluarga untuk berhalal bihalal. Terlihat antrean panjang masih memenuhi loket penjualan tiket , meski karcis untuk KA Prameks, Sidomukti, Sriwedari dan Madiun jaya tujuan Yogyakarta telah habis terjual. Menurut Kepala Stasiun Solo Balapan, Sigit Budiantono, perjalanan ke Yogyakarta dan beberapa kota di Jateng banyak dimintai warga. Mereka menyukai naik kereta untuk berwisaya ke Prambanan dan Yogyakarta ataupun berkunjung ke sanak famili untuk beranjangsana. Sementara itu pantauan Wawasan di Jalan A Yani Solo terlihat kendaraan bermotor plat AD berbagi jalan dengan
mobil berplat nomor dari Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Timur bahkan Nusa Tenggara dan Bali serta Sumatera. Meski arus ke arah barat terlihat padat namun tidak sampai terjadi kemacetan. Pada sejumlah simpang empat antara lain di Manahan dan Ngemplak terlihat antrean panjang kendaraan bermotor roda dua maupun empat. Sementara arus lalu-lintas kea rah timur kota Solo relantif lancar. Secara terpisah Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta Sri Baskoro menyatakan, arus lalu-lintas di wilayah kerjanya pada H+1 didominasi kendaraan transportasi lokal. Warga memanfaatkan waktu yang ada guna mengunjungi sanak famili dan berwisata. Untuk kendaraan arus balik diakui sudah ada namun jumlahnya belum signifikan. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 2 – 3 Agustus 2014. Berdasarkan data traffic counting (TC) Dishubkominfo Kota Surakarta, jumlah kendaraan bermotor yang masuk dan keluar kota Solo pada H2 Lebaran (29 Juli 2014) tercatat sebanyak 403.250 unit. Jumlah disebut terakhir dikatakan mengalami penurunan sekitar tujuh persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.■ K2-Tj
Kamis Legi, 31 Juli 2014
Semarak Lebaran
S
emarak Lebaran di sana-sini. Mulai dari silaturahmi antarkeluarga, hingga mengunjungi tempat keramaian di mal dan tempat objek wisata. Berbagai ritual dan tradisi pun dilakukan masyarakat di kampung halaman hingga sepekan liburan Lebaran. Warga yang mudik pun seakan tak merasa lelah meski harus berhari-hari di jalan karena terhalang macet.
KARNAVAL: Warga Kentangan Semarang menggelar karnaval usai mendengarkan pengumuman resmi penentuan 1 Syawal jatuh pada Senin (28/7). Mereka menyusuri Jalan MT Haryono. ■ FotoL Sunarto
DIUSUNG: Gunungan Estri keluar dari bangsal Kamandungan untuk selanjutnya diusung ke halaman Masjid Surakarta. ■ Foto: Bagus Adji W
LAYANI WISATAWAN: Sejumlah kapal melayani wisatawan berkeliling Waduk Kedungombo. Pada Lebaran ini jumlah pengunjung wisata di Waduk Kedungombo meningkat. ■ Foto: Sugeng Ariatmodjo
MENINGKAT: Mengisi aktivitas liburan Lebaran masyarakat berkunjung ke objek wisata di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Pada Lebaran ini pengunjung meningkat.■ Foto: Tulus Permana
LENGANG: Pasar Johar yang biasanya tak pernah sepi dari aktivitas pedagang dan pembeli, pada Idul Fitri terlihat lengang. ■ Foto: Sunarto
MUSEUM ALUSISTA: Sejumlah pengunjung berwisata ke museum alusista di Tegal, Rabu (30/7). Museum yang memajang alusista milik TNI AL seperti tank, pesawat dan persenjataan tersebut merupakan salah satu objek wisata yang digemari masyarakat pada liburan Lebaran. ■ Foto: Antara
ZIARAH: Warga Kota Semarang yang berasal dari berbagai daerah memadati Tempat Pemakaman Umum Bergota Semarang untuk berziarah ke makam kerabatnya usai pelaksanaan shalat Idul Fitri 1435 H. ■ Foto: Sunarto
Sabella Mundur
Kamis Legi, 31 Juli 2014
MENURUT laporan La Nacion, Alejandro Sabella menyatakan kepada Julio Grondona (Presiden AFA), dia tidak bersedia menerusakan kerjanya sebagai pelatih Timnas Argentina. Nama potensial untuk menggantikan pelatih itu muncul, di antaranya mantan pelatih Barcelona, Gerardo Martino, pelatih Kolombia Jose Pekerman dan pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. ■ Am-Did Foto:bbc
Roma Tatap Scudetto
DALLAS- AS Roma berhasil meraih poin penuh, dalam laga kedua mereka di Grup A International Champions Cup. Bertanding di Cotton Bowl, Dallas, Rabu (30/7), I Lupi berhasil memukul juara bertahan Liga Champions, Real Madrid, dengan skor 1-0. Gol tunggal Roma disumbangkan Il Capitano Francesco Totti, menit 58, lewat sebuah skema serangan yang cukup apik. Menggunakan backheel, Totti membelokkan umpan Radja Nainggolan ke arah Alessandro Florenzi yang tak terkawal di sisi kanan. Florenzi menahan bola selama beberapa saat, sebelum mengirimkan umpan ke kotak penalti, yang disambar dengan tendangan first time menjadi gol oleh Sang Pangeran Roma. Tak ada lagi gol tercipta dalam laga itu, dan kemenangan ini membuat Roma kini berada sejajar dengan rival senegara mereka, Internazionale. Keduanya sama-sama mengoleksi tiga angka, dan masih berpeluang menggusur Man- chester United di puncak klasemen, dengan poin lima. Inter dan Roma akan saling berhadapan di laga pamungkas, pada Sabtu (2/8) mendatang. Sementara bagi El Real, kekalahan ini membuat mereka tereliminasi, dan tak mungkin lagi menembus partai puncak. Saat ini mereka baru mengantongi satu angka, hasil dari kalah adu penalti lawan Inter. Jika berhasil mengalahkan MU di laga terakhir, mereka tetap tak bisa menembus urutan teratas dan menjadi wakil Grup A. Pelatih Roma, Rudi Garcia, dengan kemenangan ini sudah buru-buru menegaskan, tim besutannya sudah mempu-
nyai prioritas di musim depan. Memenangi scudetto menjadi misi utamanya. “Real Madrid ada di depan kami. Kami memenangi pertandingan uji coba. Tentu ini bagus untuk ke depan. Kami ambisius dan bagus untuk terus bermimpi, karena jika Anda tidak bermimpi, maka Anda akan bosan. Di Liga Champions, kami berpikir untuk berproses di fase grup. Prioritas kami adalah liga dan kami ingin finish di puncak klasemen,” kata Garcia usai laga, seperti dikutip Footbal Italia. ■ Tak Cedera Sementara itu, pelatih El Real, Carlo Ancelotti, mengaku lebih mementingkan kebugaran pemainnya, jika dibandingkan hasil akhir. Los Blancos memang dua kali menelan kekalahan, saat melakoni pertandingan uji coba di ajang International Champions Cup. Kendati demikian, Ancelotti tetap tak panik. Apalagi beberapa bintang Madrid, seperti Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo masih belum ikut berlaga. “Kami tak mendapati pemain yang cedera, itulah yang terpenting. Para pemain yang baru datang dalam waktu empat hari yang lalu, telah bermain bagus. Para pemain mampu meningkatkan kondisi fisik mereka. Saya kehilangan banyak pemain. Beberapa di antaranya baru datang pada 1 Agustus, beberapa pada 5 agustus. Semua pemain bakal siap saat melakoni laga Piala Super Eropa. Itu bukan berarti pemain yang datang pada 5 Agustus tak bisa dimainkan. Dengan satu pekan latihan, saya bisa memainkan mereka di Piala Super Eropa,” kata Ancelotti, dilansir As. ■ Am-Did
■ International Champions Cup
Sentuhan Van Gaal MARYLAND- Setelah mengalahkan AS Roma di laga perdana, Manchester United kembali meraih hasil positif, dengan menekuk tim Italia lainnya, Internazionale, dalam lanjutan laga Grup A, International Champions Cup, Rabu (30/7).
The Red Devils berhasil memungkasi perlawanan Nerazzurri 5-3, lewat adu tendangan penalti, dalam laga yang digelar di FedExField, Landover, Maryland, AS. Babak tos-tosan dilakukan, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam 90 menit laga. Sesuai peraturan turnamen, laga langsung dilanjutkan ke adu penalti, tanpa didahului perpanjangan waktu terlebih dahulu. Pemenang dari adu penalti akan mendapatkan dua poin di papan klasemen, sementara yang kalah mendapatkan tambahan satu angka. Kelima algojo MU, Ashley Young, Javier Hernandez, Tom Cleverley, Shinji Kagawa, Darren Fletcher, semuanya sukses melaksanakan tugas dengan baik. Sementara di kubu Inter,
hanya Fredy Guarin, Yann M’Vila, dan Saphir Taider yang mampu menjebol gawang David De Gea. Sementara tendangan eksekutor keempat, Marco Andreolli hanya membentur mistar. Dengan hasil ini, United memimpin Grup A dengan koleksi lima angka. Sementara I n t e r
masih memiliki tiga poin, setelah meraih kemenangan adu penalti atas Real Madrid di laga sebelumnya.
■ Lebih Baik Atas penampilan apik anak asuhannya itu, pelatih anyar MU, Van Gaal, mengaku puas. Dia juga menyebutkan, ini merupakan pertandingan terbaik MU selama pramusim. “Saya sangat senang. Saya pikir kami memainkan laga yang jauh lebih baik dalam tiga laga. Saya sangat senang de- ngan ball possession kami, itu jauh lebih baik dibanding kan laga lainnya. Dan saya juga berpikir posisinya ter-
cakup dengan baik,” kata Van Gaal di situs resmi MU. Dengan hasil ini, pelatih Nerazzurri, Walter Mazzarri, mengaku tak kecewa. Dia mengungkapkan, pasukannya mampu mencatat tujuh kali sepakan dengan satu tepat sasaran. Catatan itu dua kali lebih sedikit dari torehan MU, yang mampu mencatatkan dua tendangan on target. “Ini pertandingan yang bagus buat kami. Sebuah pertandingan yang imbang, dan saya menyukai sikap dari seluruh tim,” kata Mazzarri di situs resmi Inter. ■ Am-Did
Trisula Barca Terbaik di Dunia BARCELONA- Gelandang anyar Barcelona, Ivan Rakitic, mengungkapkan opininya, terkait trisula lini depan terbaru klubnya. Pria asal Kroasia ini menyebut, Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez adalah tiga pemain terbaik di dunia. “Saya pikir ketiga pemain itu adalah yang terbaik di muka bumi. Kami bisa mempelajari banyak hal dari mereka. Namun kami harus mampu bekerja sama untuk membentuk tim yang kuat,” papar eks kapten Sevilla ini seperti dilansir Sky Sports, Rabu (30/7). Khusus Suarez, yang baru didatangkan musim panas ini, Rakitic berharap agar El Pistolero bisa mengulang prestasi serupa bersama Liverpool musim lalu. Kala itu Suarez yang absen di laga awal, mampu tampil produktif hingga akhir musim. Kali ini pun Suarez juga dipastikan absen dalam sejumlah laga awal musim Barca, karena masih menjalani sanksi dari FIFA. Hukuman itu dijatuhkan, terkait kasus gigitan yang dilakukan pemain 27 tahun itu, terhadap bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam Piala Dunia 2014 silam. “Suarez adalah salah satu pesepakbola terbaik di dunia, dan tentu saja saya ingin dia lekas bergabung bersama kami. Saya harap dia bisa segera memulai musim ini bersama tim, dan bisa melakukan hal yang sama dengan yang dulu dia tunjukkan bersama Liverpool,” tutup Rakitic. ■ Surplus Sementara itu, Wakil Presiden Barcelona untuk bidang Ekonomi, Javier Faus, memberikan apresiasinya terhadap pertumbuhan pesat klub ini dalam bidang finansial. Menurut Faus, saat ini perekonomian Barca lebih kuat, ketimbang era presiden sebelum Sandro Rosell, Joan Laporta. Faus mengungkapkan ini, setelah melihat neraca keuangan Barca yang membaik dari tahun ke tahun. Pada 2010, Barca dinyatakan masih memiliki utang 62 juta Euro. Namun saat ini, keuangan mereka justru surplus 50 juta Euro. ■ Am-Did
TOS: Asisten pelatih MU, Ryan Giggs (kiri), Van Gaal (tengah) dan pelatih kiper MU Frans Hoek, melakukan tos, usai timnya menang atas Inter Milan. ■ Foto: sl
OLAHRAGA
Kamis Legi, 31 Juli 2014
■ Porprov 2017 Tegal
Mimpi Yang Akhirnya Terwujud PEKAN Olahraga Provinsi (Porprov) XV Tegal 2017, bisa diibaratkan seperti sebuah mimpi yang terwujud. Sebab, terpilihnya Kota Bahari menjadi tuan rumah even empat tahunan itu, sudah diidam-idamkan sejak lama. Bahkan dalam mewujudkan sebuah mimpi itu, turut didukung sederet daerah tetangga. Pada hakikatnya, Kota Tegal bukanlah satu-satunya kota yang “ngebet” ingin menjadi tuan rumah Porprov. Pasalnya, sejumlah daerah yang berada di ujung barat Jateng (Pantura Barat) ini, juga menginginkan hal yang serupa. Seperti Kabupaten Pemalang, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Dengan terpilihnya Kota Tegal sebagai tuan rumah pada Porprov XV, maka secara tidak langsung dapat dikatakan, mewakili wilayah Pantura Barat. Hal ini sekaligus memecahkan rekor pelaksanaan Porprov, yang sudah langganan digelar di Semarang, Surakarta dan Banyumas. Berbagai langkah dan persiapan yang saat ini dilakukan sejumlah panitia, yakni menunggu hasil DED (Detail Enginering Design) pembangunan sport centre. Nantinya, gedung itu akan berfungsi sebagai kandang, dalam menyelenggarakan perlombaan berbagai cabang olahraga (cabor), sekaligus digunakan sebagai upacara pembukaan dan penutupan. Diperkirakan, hasil DED itu akan keluar pada akhir 2014 ini. Sedangkan proses pembangunan akan mulai terlaksana pada awal 2015, dengan menelan anggaran sekiHARI Raya Idul Fitri menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Hari kemenangan yang ditunggutunggu seluruh umat Islam, usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Begitu juga bagi pemain PSIS (Semarang) yang memeluk agama Islam, momen Lebaran tentu akan dimanfaatkan dengan baik. Apalagi seperti diketahui, tim manajemen memberikan libur latihan yang dimulai sejak 25 Juli hingga 31 Juli ini. Libur latihan ini diberikan, untuk memberikan kesempatan bagi semua pemain, agar dapat menikmati Lebaran dengan berkumpul bersama keluarga di rumah. Memang ada beberapa pemain lokal yang berdomisili asli Semarang, dan juga berasal dari luar kota Semarang. Dua pemain asing yang dimiliki
tar Rp 45 miliar. Ada pun lokasi sport centre sendiri berada di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana. Adanya pembangunan sport centre ini tercetus, lantaran untuk upacara pembukaannya membutuhkan stadion dengan kapasitas 20-25 ribu orang. Sedangkan kondisi Stadion Yos Sudarso, sudah tidak memungkinkan, karena hanya cukup menampung sekitar tiga ribu penonton. Pembangunan sport centre dengan luas lahan enam hektar ini, nantinya melibatkan konsultan dari Semarang, menyusul tidak cukupnya waktu, apabila dikerjakan pemerintah. Dikabarkan, beberapa cabor juga akan diselenggarakan di Kabupaten Brebes dan Pemalang. Khusus di Stadion Yos Sudarso, akan digunakan sebagai venue kompetisi drumband. Beredarnya kabar Kota Bahari mundur sebagai tuan rumah Porprov 2017, memang sangat disayangkan sejumlah pihak. Seperti halnya yang disampaikan Kepala Bidang Organisasi KONI Kota Tegal, Sutari SH, saat ditemui Wawasan belum lama ini. Pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tegal itu, menangkis dengan
AMBRUK: Kondisi Stadion Yos Sudarso Kota Tegal, masih memprihatinkan, setelah tribun bagian selatan ambruk pada 2013 lalu. ■ Foto: Haikal tegas adanya isu Tegal mundur menjadi tuan rumah. Sebab, segala persiapan telah dimatangkan, guna menyambut euforia even empat tahunan itu. “Siapa bilang kami mundur. Tidak ada kata-kata mundur dari Tegal. Kami sudah siap dan sangat bersemangat menyambut Porprov,” tegasnya. Lebih lanjut Sutari menambahkan, terpilihnya Tegal sebagai tuan rumah, juga mendasari Surat Keputusan (SK) Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko. Terpisah, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabupar) Kota Tegal, Bajari SE, memaparkan hal yang sama. Menurutnya,
berdasarkan surat Gubernur Jateng yang ditujukan kepada beberapa daerah untuk membantu Tegal, menjadi modal sekaligus kunci jika Tegal memang resmi menjadi tuan rumah. Ada pun isi dari surat itu yakni, meminta kepada beberapa daerah untuk bisa mendukung Kota Tegal menjadi tuan rumah, dengan menyertakan fasilitas pendukung terselenggaranya lomba berbagai cabang olahraga. ■ Langsung Dikerjakan Bahkan lanjut Bajari, setelah mendengar kabar miring itu, pihaknya langsung melakukan konfirmasi kepada Plt Ketua Umum KONI Jateng, Hartono, dan Kadinpora Provinsi Jateng,
Budi Santoso. Kedua pemangku kebijakan Porprov itu juga menampik, jika Tegal mundur dari tuan rumah. “Intinya, kabar yang beredar sekarang ini tidak benar. Sebab, kabar itu tidak dinyatakan resmi oleh KONI dan Dinpora Provinsi. Karena Bapak Hartono dan Budi Santoso tetap mendukung Tegal jadi tuan rumah,” katanya. Ditambahkan dia, pembangunan fisik guna menunjang terselenggaranya Porprov terus disiapkan Dinporabudpar Kota Tegal. Seperti di antaranya rehab Stadion Yos Sudarso, yang menelan dana Rp 400 juta, pembangunan lapangan tenis fleksi baru di kawasan GOR
Pemain PSIS Berlebaran Tanpa Keluarga PSIS, Ronald Fagundez dan Julio Alcorse, sudah tentu berasal dari luar Indonesia. Fagundez berasal dari Uruguay dan Alcorse asli Argentina. Mereka berdua tidak mudik ke negaranya, karena selain memakan waktu lama, tim juga akan bertanding lagi pada Senin (11/8) mendatang, melawan PPSM Sakti (Magelang), di Stadion Jatidiri Semarang. Sedangkan pemain lokal yang berasal dari luar Jawa, sudah memutuskan tidak kembali ke kota asalnya. Seperti yang dialami Safrudin Tahar dan Fadli Manna. Safrudin Tahar yang berposisi bek, mengungkapkan, Lebaran tahun ini dia nikmati tanpa keluarga besarnya, yang berasal dari Ternate, Maluku Utara.
‘’Situasi ini baru pertama kali saya alami. Sebelumnya tidak pernah. Tetapi itu tidak menjadi masalah, saya juga sudah telpon orang tua, untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin, dan menjelaskan tidak bisa pulang ke rumah,‘’ jelasnya.
Foto:ist
Fadli Manna
Safrudin Tahar
‘’Lebaran tahun ini saya memang tidak pulang ke Ternate. Selain liburnya sangat mepet, butuh biaya banyak. Sekali pulang ke sana butuh biaya lebih
kurang Rp 5 juta, dengan pesawat mulai dari Semarang ke Jakarta, dan Jakarta ke Ternate,’’ jelas pemain kelahiran Ternate 13 Deseber 1993 ini.
■ Terasa Berbeda Hal berbeda dialami pemain lokal, Fadli Manna. Pemain asal Makasar ini memang tidak pulang ke kampung halamanya pada Lebaran tahun ini. Pemain tengah bernomor punggung 24 ini, memutuskan pergi ke Kediri ke rumah temannya. Bahkan Fadli sudah berangkat ke Kediri, usai PSIS melakukan uji coba terakhir
Wisanggeni dengan dana Rp 850 juta. Termasuk rehab lapangan tenis yang diubah menjadi lapangan tenis fleksi, dengan kapasitas lima line, dengan anggaran Rp 500 juta. Ditambah dengan pembangunan stadion terpadu atau sport centre di Kelurahan Pesurungan Lor. “DED masterplan sport centre selesai 2014 ini, sehingga nantinya bisa langsung dikerjakan dengan pengurukan lahan seluas enam hektar. Kemudian pada 2015 mulai dilakukan pembangunan dan disempurnakan pada 2016,” beber Bajari, saat ditemui di ruang kerjanya. Sementara itu, berdasarkan pantauan Wawasan, kondisi Stadion Yos Sudarso saat ini masih memprihatinkan. Di mana tribun bagian selatan masih dibiarkan ambruk sejak 2013 lalu. Termasuk pula GOR Wisanggeni yang belum tertata rapi, untuk berlangsungnya lomba voli. Pada Porprov XIV di Banyumas 2013 lalu, Kota Tegal berhasil meraih posisi lima besar, dengan perolehan medali emas sebanyak 36, perak 21 dan perunggu 18. Perolehan medali di antaranya disumbang dari cabor Binaraga (1 perunggu), Atletik (1 perunggu), Balap Motor (1 perak), Biliar (1 perak, 3 perunggu), gulat (4 emas, 1 perak, 2 perunggu), Menembak (1 perunggu), panjat tebing (1 perunggu), pencak silat (1 perunggu), renang (25 emas, 13 perak, 6 perunggu), tarung drajat (1 emas, 1 perak), tenis lapangan (5 emas, 2 perak, 1 perunggu), tinju (1 emas, 1 perunggu), Wushu (2 perak). ■ M12-Am melawan PSIP (Pemalang), pada Kamis (24/7) pekan lalu. Fadli berangkat ke Kediri bersama striker lokal PSIS, Ahmad Nufiandani, yang kebetulan asli Kediri. ‘’Saya juga tidak pulang ke Makasar. Selain jauh, butuh biaya cukup besar sekali pulang. Ini saya liburan ke Kediri saja, dan kebetulan ada teman di sini,’’ jelas Fadli. Saat Salat Id, Fadli menyempatkan diri berjamaah di Masjid An Ni’mah Kediri. ‘’Sebelumnya tidak pernah. Ini baru pertama. Tapi tidak masalah, mungkin setelah kompetisi selesai, bisa pulang ke kampung. Namun bagaimana pun juga, Lebaran tidak di kampung sendiri dan tanpa keluarga, sangat berbeda dan terasa lain bagiku,” pungkasnya. ■ jak-Am
Kamis Legi, 31 Juli 2014
Idul Fitri Sebagai Hari Rekonsiliasi SALATIGA - Pemandangan berbeda terlihat usai shalat Id di Lapangan Pancasila, Salatiga, Senin (28/7). Puluhan pengemis duduk berjajar di Jalan Soekowati, Salatiga. Mereka menanti jamaah selesai menunaikan shalat Id untuk meminta sedekah.
PENGEMIS: Para pengemis yang tidak hanya didominasi orangtua, tetapi juga anak-anak, menanti jamaah usai shalat Id di Lapangan Pancasila untuk meminta sedekah, Senin (28/7). ■ Foto : Ernawaty/SR
2 Pemudik Tewas Kecelakaan GROBOGAN – Dua pemudik tewas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Raya Desa Jati Lor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Mereka adalah Mijan (40) dan Margareta (29), rombongan pemudik dengan tujuan Jatisrono, Wonogiri. Kecelakaan terjadi Minggu (27/7) sekitar pukul 11.00 lantaran mobil Kijang Nopol B 1890 KMC yang ditumpangi bertabrakan dengan bus Usaha Jaya Nopol H 1598 GA. Kronologi kejadiannya, menurut beberapa saksi mata di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) bermula dari mobil Kijang yang dikemudikan korban Mijan meluncur dari arah Semarang, sesampainya di TKP, tiba-tiba berjalan oleng ke kanan. Celakanya, dari arah berlawanan meluncur bus dengan
kecepatan tinggi yang dikemudikan Muhamad Arifin (41). Saat itu, katanya pengemudi bus sudah berusaha menghindar, namun karena jaraknya sudah terlalu dekat akhirnya tabrakan tak bisa dihindarkan. “Terdengar suara benturan sangat keras. Bagian depan Kijang, terutama sisi kiri rusak parah. Dua penumpang yang ada di depan mengalami luka paling parah. Setelah bertabrakan, bus masih melaju dan berhenti setelah menabrak pohon,” kata Riyadi, salah satu saksi mata. Riyadi bersama warga dan polisi mengevakuasi korban, sesaat setelah kejadian. Dua korban akhirnya meninggal saat perjalanan menuju RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi adalah sopir Mijan dan Margareta (29).
Korban kritis adalah Agni Erlinda (5). Sementara lima penumpang yang mengalami luka ringan Agus, Sundari (51), Endang (48), Mardani (33) dan Anik yang merupakan ibu dari Agni. Semuanya dibawa ke RS Yakkum. Sementara awak bus dan penumpangnya tidak ada yang mengalami luka. Hanya saja, karena bus mengalami kerusakan maka penumpang dialihkan menggunakan bus lainnya dengan jurusan yang sama. Terpisah Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Arianto Salkery melalui Kanit Laka Iptu Pudji Hari mengatakan, kecelakaan diakibatkan sopir Kijang yang mengantuk. “Bisa karena kecapekan lalu mengantuk apalagi perjalan dari Jakarta,” ujar AKP Arianto Salkery. ■ K.26/SR
Batik Demak, Oleh-oleh Mudik Lebaran DEMAK - Bagi warga Demak di perantauan, atau pun masyarakat umum yang kebetulan singgah di Kota Wali kini tidak perlu bingung mencari buah tangan alias oleh-oleh yang tahan lama. Sebab sekarang ini banyak alternatif cendera mata khas berkualitas yang bisa dibanggakan pada sanak-saudara maupun relasi di kota anda mengais rezeki sehari-hari. Salah satunya adalah kain batik khas Demak. Selain elegan, kain batik bercita seni tinggi dan praktis dibawa sebagai oleh-oleh mudik Lebaran. Coraknya yang aneka rupa berikut warna-warninya nan beragam, dijamin bakal menjadikan mereka yang mengenakan semakin anggun, namun tetap eksotik dan modis. Salah satu rumah batik yang bisa menjadi jujukan adalah Rumah Batik Karangmlati. Bahkan di show room milik Hj Dwi
Marfiana Spd MH yang hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Alun-alun Demak ke arah utara itu para pecinta kriya seni tradisional asli Indonesia dapat mengamati langsung proses pembuatan setiap lembar kain batik tulis maupun caplis (kombinasi cap dan tulis) hasil kreasi warga belajar Paket C PKBM Karangmlati asuhan istri Drs H Khumaidullah MPd tersebut. “Saya cinta batik dan berusaha melestarikan warisan leluhur kita ini bukan hanya karena keindahannya, tapi ju-ga karena lewat corak dan warna batik kita dapat mengungkapkan rasa, cita dan estetika. Sekaligus mempromosikan keindahan alam dan kekayaan alam tanah air,” ungkap Dwi Marfiana. ■ Kekayaan Alam Terinspirasi dari kekayaan alam dan keanekaragaman bu-
BATIK CORAK ALAM: Hj Dwi Marfiana memperlihatkan lembaran kain batik tulis khas Demak karyanya yang inspirasi coraknya bersumber dari kekayaan alam bumi Kota Wali. ■ Foto: sari jati/SR
daya Demak pula, satu per satu karya Kasi Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Demak itu dituangkan dalam coretan canting. Hingga kemudian tercipta nama-nama unik yang menjadikannya corak khas batik tulis karya Dwi Marfiana. Seperti ‘Ulam Segaran’ yang menceritakan ikan-ikan kekayaan laut Demak, ‘Semangka Tegalan’ yang menggambarkan kekayaan pertanian Demak, hingga ‘Sabet Rangsik’ yang merupakan singakatan dari salebeting kerang wonten sisik. Di samping juga ‘Jambing Mawar’ (jambu belimbing dan bunga mawar), ‘Jambing Lengkeng’, ‘Bintoro Aji’ yang menggambarkan kewibawaan Masjid Agung Demak peninggalan Wali Sanga, juga batik ‘Sari Demakan’ yang berisi aneka kekayaan bumi Kota Wali. Tak hanya detil corak, Dwi Marfiana juga mengutamakan kualitas karya lewat pemilihan warna alam hingga jenis kain. Maka tak heran jika ada beberapa batik tulis ciptanya dari bahan sutra dibandrol hingga jutaan rupiah per sarimbit. “Namun bagi para pecinta batik selama Bulan Syawal ini tak perlu pusing memikirkan budged dana dengan kain batik tulis berkualitas yang ingin dikenakan. Sebab kami menyediakan diskon 10-30 persen all items, dan harga bagus untuk jenis kain primis kami tawarkan mulai Rp 125 ribu-an,” pungkas perempuan kelahiran Surakarta itu. ■ sari jati/SR
Jika tahun-tahun lalu, saat momen yang sama para pengemis ini dapat dengan leluasa memasuki Lapangan Pancasila dan mendekati jamaah, tidak dengan tahun ini. Sebab, Panitia Amalan Ramadan PHBI Kota Salatiga tegas melarang para pengemis mendekati jamaah meskipun saat khotib tengah berkotbah. Sementara suasana shalat Id di Lapangan Pancasila masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Jamaah pria berbaur di tengah-tengah jamaah perempuan. Hal ini membuat sebagian jamaah perempuan tak nyaman lantaran dianggap shalat mereka tak sah. Shalat Id dengan imam HM Imron SAg dan khotib Drs
Muhdi Kholil Masduki SH MA MH MM. Dalam ceramahnya, Muhdi Kholil menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan umut Islam. Apalagi bangsa Indonesia baru saja menggelar pesta rakyat berupa pileg dan pilpres. “Jadikan Hari Idul Fitri 1435 H ini sebagai hari rekonsialiasi, hari persatuan dan kesatuan umat Islam. Hari Al wahdah wal ittihaadah, dan Hari silahturahmi nasional,” ujar Muhdi Kholil. Menurut dia, kemenangan partai dan Pileg 9 April lalu adalah kemenangan rakyat Indonesia. Juga Pilpres 9 Juli lalu, adalah kemenangan bangsa Indonesia. “Tak sepantasnya di hari kemenangan ini
bangsa Indonesia masih terpecah belah,” ungkapnya. Usai mendengarkan khobah, para jamaah meninggalkan Lapangan Panacasila. Ada pemandangan tak biasa saat para jamaah yang menggunakan kendaraan memarkirkan kendaraan di area DPRD dan pemkot karena terdapat dua orang laki-laki menarik biaya parkir tanpa dilengkapi karcis resmi. Padahal, dari tahun ke tahun area DPRD yang juga ‘rumah rakyat’ serta Kantor Pemkot Salatiga dapat dengan bebas digunakan sebagai area parkir dan dijaga petugas Satpol PP. Ironisnya petugas Satpol PP yang berjaga-jaga hanya mendiamkan saja. Seorang petugas juri parkir yang ditemui mengaku mereka dikoordinir oleh dua orang petugas Satpol PP berinisial DH dan U. Keduanya disebutsebut melakukan penarikan parkir tanpa sepengatahuan Kepala Satpol PP, Kusuma Aji■. rna/SR
Bus Rosalia Ludes Terbakar TUNTANG - Bus PO Rosalia Indah Nopol AD 1489 DA, sebagai pengganti angkutan Lebaran terbakar di Kampoeng Banaran Kopi, Tuntang, Kabupaten Semarang tepat pada hari pertama Lebaran, Senin (28/7). Kejadian usai shalat Id itu tidak sampai menelan korban jiwa. Tiga kru bus dan 28 penumpang selamat dan dapat keluar sebelum api membakar habis bus. Sopir Bus, Anas Jaya (31), warga Caruban, Batu Ampel, Kabupaten Madiun mengatakan, ia mendapat tugas menjemput bus satunya di Rumah Makan Sari Rasa Semarang dikarenakan mengalami kerusakan. “Sebelumnya kami melakukan pengecekan mesin di Gringsing, dan tak ada persoalan apa pun,” kata Anas di temui di lokasi kejadian. Saat sampai di Bawen, ujarnya, seorang pengemudi mobil yang menyalip memberitahukan adanya kepulan asap dari mesin. Anas pun menepi. Kru meminta para penumpang turun dari bus sebelum awak bus naas tersebut mengecek ulang mesin. “Saat beberapa penumpang turun ada suara ban meletus dan api segera menyambar sebagian besar bus,” terang Sukini (40), salah satu penumpang yang terlihat masih syok
dan sempat panik. Sebelum akhirnya membakar habis bus, empat pemadam kebakaran dikerahkan. Namun naas, api yang diduga berasal dari konsliting salah satu kabel itu telah lebih dulu membakar habis bus. Arus lalu-lintas dari dua arah ditutup total untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, seperti munculnya lendakan susulan. Kapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan melalui Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Alil Rinenggo mengatakan, regu ketertiban dan kelancaran (tibcar) arus lalu-lintas berusaha
menepikan bus yang terbakar agar tak menghalangi jalan dan menjadi tontonan warga yang melintas. Bangkai bus lantas dievakuasi ke gudang barang bukti Tegalpanas, Bergas. ‘’Dugaan sementara bus terbakar karena rem kanan belakang mengunci tetapi dipaksa jalan hingga menimbulkan percikan api. Untuk mengetahui penyebab pastinya masih kita selidiki,’‘ katanya sembari menyatakan seluruh penumpang selamat dan mereka dioper ke bus Rosalia Indah lain untuk melanjutkan perjalanan. ■ rna/rbd/SR
BUS TERBAKAR: Bangkai bus PO Rosalia Indah yang terbakar di Kampoeng Banaran, Bawen, Tuntang, Kabupaten Semarang tepat pada hari pertama Lebaran, Senin (28/7) jadi tontonan pengguna jalan. ■ Foto: Ernawaty/SR
Pasca-Lebaran Rawan Penyakit Pencernaan UNGARAN - Pasca-Lebaran biasanya masyarakat tak kontrol dalam mengonsumsi makanan, termasuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh bila berlebihan sehingga berpotensi terserang penyakit. Penyakit yang berpotensi muncul setelah lebaran di antaraya gangguan pencernaan, ginjal dan diabetes militus. Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, dr Ngakan Putu mengatakan setelah sebulan puasa saat merayakan Lebaran ada kecenderungan di masyarakat tak mengontrol dalam mengonsumsi makanan. Akibat pola makan yang tidak teratur seperti itu berpotensi terjadinya serangan penyakit. ‘’Setelah puasa seperti ada perasaan ‘balas dendam’ se-
hingga sebagian masyarakat tak kontrol mengonsumsi makanan, apalagi menu yang dikonsumsi banyak kandungan lemak seperti opor, sambal goreng atau emping. Masyarakat yang mengonsumsi makanan itu jelas akan memengaruhi metabolisme tubuh,’’ jelasnya, kemarin. Menurut Ngakan, masyarakat yang mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan memicu meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh. Sehingga mengganggu metabolisme tubuh yang dapat berdampak munculnya serangan penyakit. ‘’Kalau kadar kolesterol dalam tubuh tinggi dapat memicu terjadinya serangan jantung koroner, stroke dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Apalagi bagi orang yang se-
belumnya sudah mengidap penyakit,’’ katanya. Ngakan menjelaskan, mengonsumsi makanan yang banyak mengandung santan secara berlebihan juga rawan memicu penyakit diare. Lebih berbahaya lagi bila mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kadar gula seperti es sirup atau roti, karena dapat mengganggu fungsi ginjal sehingga memicu penyakit diabetes militus. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, drg Gunadi mengimbau masyarakat agar memperhatikan pola makan dan mengonsumsi makanan bergizi agar tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, perlu menjaga waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap dalam kondisi prima. ■ rbd/SR
Bocah 2 Tahun Terlantar, Bayi Ditinggal di Mushala KENDAL - Seorang bocah berusia dua tahun bernama Abi ditemukan terlantar di Pasar Weleri, Selasa (29/7) siang. Selanjutnya bocah tersebut dibawa ke Mapolsek Weleri. Kapolsek Weleri AKP Haryo Deco Dewo mengatakan, anak laki-laki ini terlihat sendirian di Pasar Weleri. Warga yang melihat kemudian membawanya ke Mapolsek Weleri sambil menunggu siapa orangtua yang kehilangan anaknya. Namun setelah ditunggu hingga empat jam, tidak ada orang tua yang melaporkan kehilangan seorang anak, sehingga polisi akhirnya menitipkan ke Panti Asuhan Pa-
mardi Siwi, Desa Penyangkringan, Weleri. Menurut kapolsek, ciri-ciri khusus bocah ini adalah memiliki tanda lahir atau toh di alis kanan, rambut lurus pendek saat ditemukan mengenakan kaos warna hitam dan celana hitam. Deco menjelaskan, Abi belum bisa diajak komunikasi dengan baik karena baru berusia dua tahun. Pihaknya mengimbau bagi orangtua yang merasa kehilangan anaknya dengan ciri-ciri tersebut bisa menghubungi Polsek Weleri. ■ Bayi di Mushala Sementara itu bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia
dua hari ditemukan di mushala Rumah Makan (RM) Sakinah di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal. Bayi ditemukan terbungkus kain oleh penjaga malam rumah makan dan disampingnya terdapat perlengkapan bayi, termasuk susu dan popok. Diduga bayi tersebut sengaja ditinggal orangtuanya. Saat ditemukan bayi tersebut dalam kondisi sehat dan dibungkus kain serta berpakaian lengkap. Kini bayi itu dirawat di Puskesmas Kaliwungu. Menurut Suhardi, bayi ditemukan di dalam mushala yang berada di belakang rumah makan. Dirinya tidak tahu ada orang yang masuk ke mushala
padahal rumah makan tutup saat Lebaran dan baru buka Jumat (1/8) besok,” katanya. Bayi yang ditemukan tergeletak di dalam mushala itu kemudian dilaporkan ke polisi. Petugas kepolisian kemudian dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. “Bayi dibawa polisi ke puskesmas karena kondisinya lemas,” tambahnya. Diperkirakan usia bayi saat ditemukan masih berusia dua hari, pasalnya tali pusar belum putus. Perawat Puskesmas Kaliwungu mengatakan, bayi lahir melalui tenaga medis dan saat dibawa dalam keadaan sehat. ■ Mar/SR
BOCAH HILANG: Abi, bocah dua tahun yang ditemukan terlantar di Pasar Weleri digendong seorang petugas Polsek Weleri. ■ Foto: Agus Umar/SR
Kamis Legi, 31Juli 2014
Borobudur Tetap Jadi Daya Tarik Wisatawan OBJEK wisata Candi Borobudur, tetap menarik untuk dikunjungi para wisatawan domestik saat liburan Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Para pemudik, banyak yang sengaja datang ke candi peninggalan Dinasti Syailendra ini untuk melihat kemegahannya. Candi Borobudur yang berdiri di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, merupakan bangunan yang mempunyai arsitektur tinggi, karena selain terdapat patung Buddha, juga dihiasi pahatan relief yang menempel di setiap dinding batu candi berundak. Selain Candi Borobudur, juga terdapat Candi Mendut dan Candi Pawon yang letaknya berjajar lurus bak garis emajiner. “Kunjungan wisatawan domestik dan manca negara setiap tahun ke Candi Boro- budur, berjumlah sekitar tiga juta orang, merupakan angka cukup tinggi. Maka setiap libur Lebaran, Candi Borobudur menjadi tujuan wisatawan,” ujar Kepala Unit PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Kabupaten Magelang, Bambang Irianto, kemarin. Keberadaan Candi Borobudur yang dibangun pada abat VIII tersebut, merupakan salah satu peninggalan budaya masa lalu, terlebih dengan lahirnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya Borobudur dijadikan salah satu cagar budaya. Kepala Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, Drs Marsis Sutopo menyatakan, sampai sekarang badan dunia PBB UNESCO peduli dan memiliki perhatian serius terhadap Candi Borobudur dan Prambanan sebagai warisan dunia. “Oleh UNESCO, status Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia,” katanya. Kondisi inilah yang menarik para wisatawan untuk berkunjung di sini. Apalagi situs Candi Borobudur, merupakan pusat peradaban manusia dengan adanya peninggalan sejarah Hindu - Buddha, seperti Candi Borobudur, Dieng, Gedong Songo, Candi Sewu, Pelausan dan candi lain yang ada di Yogyakarta. Para wisatawan yang berkunjung di Borobudur, tidak perlu khawatir kemaleman. Sebab, sejumlah tempat penginapan bisa kita sewa dan tersebar di sekitar kawasan ini. ■ Oleh-oleh Kripik Selain menyaksikan secara langsung bangunan candi, kita juga bisa membeli oleh-oleh atau aneka buah tangan. Bahkan saat ini Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Graha Mandala Borobudur membangun gerai oleh-oleh. Gerai ini menye-
BOROBUDUR: Objek wisata Candi Borobudur di Magelang, tetap menjadi daya tarik wisatawan pada liburan di Hari Raya Idul Fitri 1435 H ini. ■ Foto: Ali Subchi robudur itu, selain menyediakan sovenir kaos Bodho juga lukisan, mainan anak-anak dan lainnya. Namun kaos Bodho ini, nantinya diharapkan bisa menjadi trend souvenir kaos bagi wisatawan. Kaos berlabel Bodho ini memang menggelitik, karena kaos dengan katun halus ini, oleh pemiliknya sengaja mengajak pembeli berpikir, karena kaos yang bergambar keris, justru ditulis senjata AK 16. “Ya, kami
sengaja untuk membuat masyarakat berpikir secara cerdas,” ujar pemilik kaos Bodho, Umar Chusaini, sambil menyebutkan beberapa desigs yang ditampilkan, seperti gambar gitar yang ditulis saxofon, gambar Mike Tyson ditulis David Beckham dan lainnya. Menurut Umar Chusaini, desigs yang ditampilkan dalam berbawai warna kaos Bodho ini, sebenarnya mengajak orang untuk berpikir, bukan mem-
bodohi bagi yang menggunakan kos tersebut. tetapi ingin membuat sesuatu yang unik dan simpel dan menggelitik. “Ini murni ide para seniman, dan murni kreatifitas, maka belum pas kalau wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur belum membeli kaos,” ujarnya. Harga kaos yang ditawarkan sangat terjangkau, mulai dari harga Rp 60.000 hingga Rp 100.000. ■ Ali Subechi-skh
KAOS: Jika wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, belum membeli souvenir berupa kaos Bodho yang menggelitik dan unik di GUSBI, rasanya belum lengkap.■ Foto: Ali Subchi diakan makanan khas produksi masyarakat Borobudur. Adapun makanan yang disediakan diantaranya brownis ketela, kripik talas, kripik pisang, dodol pepaya, rempeyek cetho dan lainnya. “Kami harapkan pusat oleh-oleh ini mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Wisawatan di manapun selalu mencari makanan khas daerah,” kata Kepala Desa Borobudur, Magelang, Suherman, kemarin. Menurut Suherman, dibangunnya pusat oleh-oleh khas Borobudur ini, agar kawasan Borobudur bisa berkembang sehingga pertumbuhan ekonomi kreatif harus didorong. Untuk itu, masyarakat dan pelaku seni, pelaku pariwisata dan pemerintah bisa bersinergi, saling
kerja sama, bekerja keras dan berkoordinasi dengan baik dalam menyambut liburan Idul Fitri tahun ini. Pembangunan gerai oleholeh khas Borobudur ini merupakan model yang sangat baik dalam pengembangan kawasan Borobudur. Masyarakat. Borobudur ibarat rumah dan masyarakat adalah jiwanya. ■ Kaos Unik Menggelitik Para seniman dan warga sekitar juga mempersiapkan sovenir khas Borobudur, yang bisa dibeli oleh para wisatawan, yakni kaos Bodho yang dipajang di Galeri Unik Seniman Borobudur Indonesia (GUSBI). Lokasi gedung GUSBI yang berada di dekat pentu keluar objek wisata Candi Bo-
OLEH-OLEH: Pada liburan Lebaran 2014, pemerintah desa (Pemdes) Borobudur, menyediakan makanan dan oleh-oleh khas Borobudur. ■ Foto: Ali Subchi
Patin Kelo Kuning yang Nikmat BAGI wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, Magelang, tak perlu risau terhadap makanan saat berlibur di Hari Raya Idul Fitri 1435 H ini. Sebab jalan disepanjang jalan menuju Candi Borobudur, terdapat warung makan yang siap melayani para wisatawan. Seperti Warung Makan Ikan Segar Jampi Sayah, di Desa Ngrajek, Kecamatan KULINER: Masakan ikan patin kelo kuning yang menjadi daya tarik wisatawan. Masakan ini membuat ikan patin menjadi lebih empuk dan lezat.■ Foto: ali subchi
Mungkid, Kabupaten Magelang. Ya, warung makan yang berdiri tahun 1998 itu menyajikan olahan ikan lele, nila, bawal, cumi-cumi, udang dan gurameh saja. Bahkan kini mempersembahkan produk baru yang diberi nama patin kelo kuning. Menurut pemilik Jampi Sayah, Suryo Tono SE, kelo berarti masakan dan kuning adalah warna kuning. Nama ini diambil karena masakan tersebut berwarna kekuningan. “Warna kuning ini muncul dari kunir dan rempah-rempah yang kami gunakan. Ini memberi cita rasa masakan yang berbeda ketimbang jenis masakan lain,” kata mantan
pegawai BRI tersebut. Keunggulan patin terletak pada daging yang tebal dan kenyal. Dengan olahan khusus, ikan patin yang terkenal amis menjadi tidak amis. Kelebihan masakan patin kelo kuning, adalah daging ikan lebih empuk, lezat serta bumbu rempah-rempahnya yang sangat kuat. Tidak jarang, pembeli minta tambahan nasi karena nikmatnya masakan tersebut. Suasana rumah makan juga sangat nyaman karena terletak di pinggir sawah dan sungai kecil. Pembeli bisa menyantap makanan di atas kolam apung sambil menikmati gemericik air mengalir. Masakan tersebut
cocok bagi para penikmat makanan ikan segar. Selain bebas kolesterol, ikan patin juga bergizi tinggi dan mengandung banyak protein. Untuk memenuhi permintaan pasar, Suryotono tak hanya menerima pasokan ikan patin dari petani. Ia juga mengembangkan sentra budidaya ikan patin di sekitar warung makan dan di Muntilan. “Kami punya kolam sendiri. Ini menjamin ketersediaan ikan patin. Dengan memelihara sendiri juga akan menjamin kesehatan ikan. Ikan kami bebas pestisida maupun obat-obatan dan selalu segar,” katanya.■ ali subchi-skh
Kamis Legi, 31Juli 2014
- KENDARAAN SEWA SEWA BUS PARIWISATA AC/NON AC 27,31,35,39,55,65 Seat 2012 Sewa Non AC Dpt AC Ekonomi. Hub: 024-70112889/ 70445558/6718303-4 SEVEN STARS JL.CITARUM 29 SMG PH3542030-3544009 Pasang Kanopi, Tenda ,F.Gate, Kusen,Pintu Almn.
PLG 31 G27
Hosana150rb APV Arena’11, Avnz’12 Terios,Inova’12,Pick Up. 70506177 PLG 31 G27
PLG 31 G27
SEMARANG DOOR CENTER, PUSATNYA Segala Macam Pintu Garasi,Pintu Rumah & Jendela. Hub:024-3540215 PLG 31 G27
PKT 5HR APV(2.25)G.LVNA(2.5) INVA 3.5)Pajro5)70650573/ 085866323990 PLG 31 G27
AVANZA+SUPIR. TERAWAT, NYAMAN Hub: 024 70630391/ 085 641 030 988
GLOBAL TEHNIK SewaAC BARU, GENSET FanCool D/L Kota, Jual/Beli/Srvis /Perbaikan AC. T:6700775-70755757
PLG 31 G27
SEWA AC GENSET CV.CAKRA FanCooler.T.024-6710498/ 70220320 PLG 31 G27
TOKO PARABOLA Jl.Hasanudin G 3 Psg/Servs/YesTV/Indovsn70889950
PLG 31 G27
- JASA PROPERTY DESAIN GAMBAR 20Rb/m2. Bngun Baru, Standart 2Jt/m2, Mnengah 2,4Jt/m2 Mewah Mulai 2,8Jt/m2.Kwalitas No.1 Hub: Ir.Joko S,081 6425 3315
23 RENT CAR INOVA,ALL NEW AVANZA Unit Banyak,Bs Stir Sdri. 3512924
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PLG 31 G27
INTERIOR KITCHEN,Living Room, Bed Set,Murah,Brkwlts. T:081575280320 PLG 31 G27
GBR RMH Detail+3Dimensi+ RAB800Rb Hub: 085727383853, 024-70284214 PLG 31 G27
- PENGIRIMAN BARANG SRT MOVERS JASA PINDAHAN, PACKING Trucking Indonesia & Int’I. 024- 7618570 /081390247559/ 08170196266 PLG 31 G27
TRANS SUKSES: ELF/BUS TH.2013 Ph.6921059,33058808
PLG 31 G27
- TELEPON DIBELI HP BB/ TAB/ IPAD/ LAPTOP Segala Kondisi TiapHari:70598777 PLG 31 G27
BELI BB/TAB/iPHONE Pin:24C37E2D Dr.BB: 7017_4000 / 081_7417_4000 PLG 31 G27
- TOUR/TRAVEL -
PLG 31 G27
PLG 31 G27
OM OEN BALI TOUR, 70127150. 27-7 Sd 1/8-2014,6Hr.All In 1,4Jt.
BUKA 24JAM Pasti Dapat Termurah TiketPswt,Kreta,Htl.Cendrawasih17 T.024 3559 678/081 2287 7758 PLG 31 G3
PLG 31 G27
BALI LEBARAN TOUR 29 Juli2Agst, Achika Wisata 7476073/ 0816650656
HILANG HP CROSS & NEXIA hr Rabu Jam 19.30 di Depan Cipaganti Jl.S.Parman Smg Hub: 08156675080 Penemunya AkanDiberi UangTebusan
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PLG 31 G27
SERVICE TV SGL MERK LsgJadi 24Jam AC,AC,Kulkas, MCuci,JPump. 7626373 PLG 31 G27
SERVICE: AC-KULKAS-M.CUCIP.AIR Lebaran Buka.Telp:02470192207 PLG 31 G27
- SUMUR/WC CENDANA KRS WC MOBIL BARU Dijamin Cepat,Bersih&Memuaskan Hub: (024)3542653 - 3562498 PLG 31 G27
RODAMAS KRS LIMBAH WC Mobil Baru TdkBau,MsnOtmts, Dlm&LrKota,H.Lbr Bk (024) 8505943/70721444/74036663
BANK UMUM SWASTA NASIONAL, butuh: 1.Freelance Marketing, Syarat: SIM C,min SMA,Punya Database. 2.Pengemudi, Syarat: SIM A,min SMA,Usia max 40th. Krm lmrn:Ruko Peterongan Plz A-9 Jl.MT.Haryono719 Smg.Max:8/08/14 DIBUT.SGR MANAGER&STAF MARKETING Umroh & Haji. Syarat:Pria Muslim Jujur,Berpengalaman.Minat Kirim Lamaran ke Jl.Pucang Gading Raya No.63A Batursari,Mranggen-Demak HELPER PRDKSI,SMK/Baru Lulus 2.OP Bubut/Milling 3.Welder(MIG) PO BOX 8031/SMEL PLG 31 G27
DCR:PROGRAMER ANTI VIRUS S1, Menguasai C# / Java,Gaji IDR 4jt. Email:misykat_fahada@ yahoo.co.id PLG 31 G27
- KATERING -
DICARI SEGERA AHLI ROTI/ PASTRY & Bolu/Kanir,Pengalaman. Lam Ke: Jl.Erlangga Barat 7 No.14 Smg
SARASCAT PktPrkwinn9JtPrasmn22,500JlKolSugiono4: 3546612/70600026
PLG 31 G27
PLG 31 G27
- RUMAH MAKAN APAPUN ACR ISTW ANDA, Rayakan Hny diTanGoei,PktMulai 29Rb/Org,Ruang AC,Parkir Ls. Tanjung 25/3542521 PLG 31 G27
NIKMATI MENU IstwBersama Keluarga di Kobe Garden Resto, 024-7479543 PLG 31 G27
PLG 31 G27
SEDOT WC JGN TGODA HRG MRH CPT Penuh Lg Rugi 2X. Hb:DOREMON Jaya Sjk 1980. T:024-6722939/76729596
Ngekost Bisa Dapat Mobil Hanya Ada di D’Paragon Fasilitas Lengkap: AC,TV Kabel,Wifi,Laundry Furnished,Mulai 1,5Jt/bln,150rb/ hr.3 Lokasi Strategis Tembalang, Veteran Kijang Utara.Hub: 081229992200 www.dparagon.com PLG 31 G27
RUMAH KOS Di PUSAT KOTA (Bulanan/Harian).T.024-8313161 PLG 31 G27
KOST KARYAWAN EKSKLUSIF, All In, Sompok Baru 77,SMG. 081575751985 PLG 31 G27
KONSULTAN Butuh:Arsitek Bisa 3D PT.Tiga Pilar Properti Jl.Majapahit 376F Semarang
PLG 31 G27
DICARI TKG PAYET& PENJAHIT Pengalaman,Pria/Wnt U/Modiste Daerah Gajahmungkur.Hub: T.70585422 PLG 31 G27
CARI:APOTEKER &AKPER WANITA utk Klinik Kecantikan Cosmedic Jl.Sriwijaya No.236 Semarang. PLG 31 G27
PLG 31 G27
SANTOSOJAYA KRS WC&LBH, TANJUNG 8 Ph (024) 35480903542438-3542439 PLG 31 G27
SEDOT WC&LIMBAH Mobil Baru, Jujur MurahTdkBau:7608717/ 081228770338 PLG 31 G27
BPR KINIBALUKREDIT MULTIGUNA Jam BPKB Rd 4/Srtfkt, Proses Mdh Bunga Murah, TakeOver TopUp. Hub: Asrur 700 11532; Tahar 7055 4980 PLG 31 G27
BPR RESTU MRANGGEN MAKMUR Bunga Mulai 1,25% Jam: BPKB/SRTFKT Nova/Nia:(024) 6710084/6710019 PLG 31 G27
DPTKN KREDIT dg Bunga Mulai 1% Hanya di BPR RAM,Jm BPKB/ Srtfkt Segera Hub: Asih/Henny6721721 PLG 31 G27
- HAJI MADANI TOUR Umroh Hemat, Reg 11/ 12 Hari utk Bln Des’2014 & 2015 Dptkan Disc Menarik utk Pndftrn Bln Ini Hub:8509877/ 0817611718 PLG 31 G27
Ibadah Pnuh BrkahBrsma”AL ARAFA” Info Haji th 2016: 79jt, 2017:71jt 2018:62jt,2019:52jt.02476743340 / 083838844243 / 085642970629
BU CPT 5 MENIT CAIR KRDT S/d 4TH Bayar Bunga 9Bln.Kop.Cendrawasih Artha,Ruko Dargo B12 Smg 3543084 PLG 31 G27
GESTUN BCA 1,3% & VM 2,1% Pelnsan MayjenSutoyo 24 Ungr08994048736 PLG 31 G27
TAIWAN PABRIK SparePart,Tekstil Hongkong,Singp,Mlysa089678187778
PLG 31 G27
CITY IDSI’2003 SILVER,TRANSMISI Matic,Mulus,115Jt, Hub:0811296037 PLG 31 G27
AllNew Ciciv 1.8 AT’06,AD PS,PW Alrm/Cl.Audio Istw:081390088686
SERVICE KEYBORD Yamaha, ROLAND Jl.Nilam 3c Smg. T:6730401 PLG 31 G27
TBG GAS/BRG BKAS/MATRIAL BGN,Kmi BeliPantas: 085741800576/ 3172FF02 PLG 31 G27
ALL New CRV 07 Mt K htm,Audio TV,km 89rb.Hub: 081390088686 PLG 31 G27
FREED’09/10 PSD,SILVER, Istw,Full Ors,AN Sdri,175Jt Ng: 08122841789 PLG 31 G27
JAZZ S’12 AT,Abu2 Met,Tgn 1,Ori, Mulus.Hub:085640139110(Tdk SMS) PLG 31 G27
H.CIELO’97 Manual,Buat Penggemar Dijamin Tdk Kcewa T:081326100535 PLG 31 G27
BU CPT:STREAM 1.7 A/T’04/03 (H) Hitam.VR18.Audio TV.02470222189
PLG 31 G27
PLG 31 G27
Carry alexander 90 H Abu-abu Bagus Sekali. Hub: 081325333186 PLG 31 G27
KARIMUN GX.05 Mrah.Pkai Bru, Mlus Skli,Orsnl Cat.70Jt. 083818361874 PLG 31 G27
APV ARENA GL 12/13,ABU2 MET, H Kota,Km11Rb,Istw,HrgNg 087731094440
PLG 31 G27
H.WONDER’87 Merah.H.AC.TP. VR.BR. Hub:087 831 999 070 PLG 31 G27
JAZZ AT’04(H)90Jt,CRV AT’03 (AD) 105Jt.Ph:70112621/ 082135893655
SUZUKI SPLASH Th’2010 SILVER MET Pajak Baru H Hub: 081 127 6730
PLG 31 G27
HONDA LX’89 ,AUTOMATIC, AUDIO,TV, F.Var,Istimewa: 024 700 132 57
ROYAL’98 MERAH H,TGN.I dr Baru Brg Istw Skl.Kelinci II/22 Smg PLG 31 G27
BU:PANTHER LS’05,H,Cklt Md,Msn Krng,PS,PW,Ist,138085327706666 PLG 31 G27
PANTHER LV TURBO’08 TgnI,All Ors Mulus, Ass All Risk. 085867057582 PLG 31 G27
ELF 2011 Adiputro PintuDuaFulvar +Trayek PariwisataT: 085876900555 PLG 31 G27
PANTHER LS 2002 A/T,TGN.I drBARU Hub: Jl.MT.Haryono 537 Smg PLG 31 G27
- KIA VISTO ZD’03 SPORTY,H,ISTW, Siap Mudik,62Jt.081 8084 76002 PLG 31 G27
PLG 31 G27
BEAT TH 2009 HITAM(H)No Pol Baru Hub:Ph.70709869/70883658 PLG 31 G27
BU VARIO CBS Merah Nov’10 Grob KM 15rb. 11,7jt. 085225156085 PLG 31 G27
HONDA CB150R 2013 Sgt Istw SptBr Km900,Tgn1,(H).Hub: 08129449565 PLG 31 G27
PLG 31 G27
JUAL CPT KATANA’90,Biru,Plat H, Bagus,38Jt/Nego.Hub:087832411948 PLG 31 G27
- TOYOTA -
- YAMAHA JupZ09 7,25JtSoul’09=5,75jtVega R 08=5,75.NF125SD’07=5,25: 70112621 PLG 31 G27
RUSH’09 Silver,An.Sdri,Kond.Bgs, 145jt/Nego.Perum Graha Mutiara B.11,Tlogo Mukti Raya GrahaMukti
NEW VIXION 2013 Sgt Istw Firing Knapot Modiv,Tgn1,H. 08129449565 PLG 31 G27
PLG 31 G27
NASMOCO PKT LEBARAN Free 1x Ang Avz DP20/Ang2,7.AgyaDP20/ Ang1,6 Inv DP26/Ang3,7.Hub: 081392062777 PLG 31 G27
SOLUNA GLi’01 BIRU MET,H, MLS TGN1,DOKTER.H:ARYO 085225014199 PLG 31 G27
ALTIS G’03 (B),Ors L/D,Istw,PjkPjg,Gold,102jt/Nego.081904468365
PLG 31 G27
- ISUZU -
MEGA PRO CW’08,Plat Kudus, Pajak& Ban Bru,Istw,13,7Jt. 085325287912
PLG 31 G27
KATANA GX’93 Htm,CatOrs,FVar, Antik:085865385799/70216537 TT/Krdt
PLG 31 G27
All NewCivic 06 at AD tgn 1,audi TV,Istw.Hub: 024-70879286
- HONDA -
PLG 31 G27
PLG 31 G27
JL CPT H.ACCORD’85 Utuh100%, Tiada 2nya di Smg,HP:34Jt.Arjuna 19
PLG 31 G27
PLG 31 G27
KJG PU’78 ORI,Istw,SrtLkp 17,5Jt Cary Extra’91 Bgs,H.081 820 6173 PLG 31 G27
111jtYARIS S’07ATHitamOristwBs TT 59jtGreatCorola’95MT 081901404809 PLG 31 G27
Mdl $ 11.000,00 Profit ?400%/Thn (Legalitas Lgkp).0822 2515 8055 PLG 31 G27
Mau Keliling Dunia free? income 1milyard/bl?Hny $360. 08112906986 PLG 31 G27
PELATIHAN WIRAUSAHA GARMEN Desain-Pola-Produksi. 02450206412 PLG 31 G27
DISINI PROFIT 30%/Bln Atau 5%/ Hr SimpanIklanSaya.Info:08989269100 PLG 31 G27
AVANZA G VVTI’07 Silver Ors 97,5Jt.Ph:70112621/082135893655 PLG 31 G27
AVANZA G’13 Hitam,Beli dr Baru, Hub:085228544063 (Temanggung) PLG 31 G27
NEW VIOS G’12 (H)M/T,TgI Dr Baru Bs Krdt/tt,Menoreh I/6770332957 PLG 31 G27
KIJANG LSX’2003 SILVER,PLAT H 081 901 020 110 / 0815 658 6693 PLG 31 G27
YARIS E’10’11 Merah Full Ori Plat K Hub : 702 111 27
STIE SEMARANG Buka Program Bebas (Uang Gedung,SKS & Ujian),Biaya Kuliah 100Rb/Bln (Klas Pagi) 200Rb/Bln (Klas Sore) Kuota Terbatas! Buktikan! Info & Daftar: 024 70000 311 ; 085 640 114 040 PLG 31 G27
PLG 31 G27
- MAZDA MAZDA ELITE 323 ‘89 MSN BODY BGS AC Dingin.Hub; 081 225 004 044 PLG 31 G27
Great Corolla 93 Hijau An.Sndri Audio,Hub:087700352301.Ungaran PLG 31 G27
KIJANG SUPER G 96(1.8cc), H, Mulus Kaleng. Hub: 081226161122
- MERCEDEZ -
PLG 31 G27
MERCY C180 M/T ‘94/95,Terawat, BU Hanya 48Jt/Nego: 081 326 875 011
YARIS E’2009 Ltd Silver (H) A/T Pajak Baru TgnI Istw T.70887222 PLG 31 G27
AVANZA G’2011 SLVER,H,TG I, F.ORS 085 865 385 799/ 70216537 TT/Krdt
MERCY C180’95 VR18,F.ORS, ANTIK,H 085865385799/70216537 Bs TT/Krdt
PLG 31 G27
KjgSprG 94 H,an.Sdri Biru Short FVar,AC dgn.54,5jt/N. 08179535772 PLG 31 G27
PLG 31 G27
INNOVA Tipe G 2009,Diesel Manual Abu-Abu Metalik: 081226414367
- MITSUBISHI 49jtEVO3’93 GLXistwHijauFVarBs TT 70jtGalantHiu’01Slvr 081901404809
PLG 31 G27
VIMAX CANADA Capsul Ajaib 100% Herbal.Jadikan Penis Besar Panjang, Keras, Kuat & Tahan Lama Sedia:Viagra USA,Cialis, Sony Spray TL.Alat Bantu P/W Hub: 081 325515532/ 0857.7700.3373 Pin BB:28b4edc0 Antar Gratis PLG 31 G27
VIAGRA USA Obat Kuat 60Thn Jos.! Vigrx-Plus Bsr&Pjg A.Vital Hrbal Vimax,Potenzol,Calis, SprayTL,dll Along.Siwalan Sbl MypadaBangkong 081 225825522/BB 27F41E39 KrmGrts PLG 31 G27
- VW -
PLG 31 G27
DIBELI SEMUA BARANG YANG SUDAH Tidak Terpakai 70659728 Siong Ki
PLG 31 G27
PLG 31 G27
ALLNew Lancer’02 H,Silver, PS, PW AudioTvVR17 Crom: 081325333186Ung
PLG 31 G27
DJL 1SetKursiJati(1700),1SetSofa Mnmls(1700)1SetK.TmuUkir70353648
PLG 31 G27
BU:CRV’00 H,An Sdri,Cklt Muda Klg,Istw Skali,Ori-085799103368
Kc.Film AG175,KTT 250,3M dpn 350, Cvr Jok 950,Audio 1,3,Alarm 225, FajarJaya,SoekarnoHata 8, T:70661516 Smpg Pospol Tlgosri MggBuka
KARIMUN KOTAK GX’03. KARIMUN Estilo’07,Full Ori. 081226161122
PLG 31 G27
Sedia Poc PRT,Prwt Anak,Ortu/ Sakit.Hub:087832221323 / 6725192
PLG 31 G27
2 unit JAZZ RS 2008,ISTIMEWA, ORI Hub:081226161122
BU MERCY TIGER 200 Th’81 AC,TP PS,BR,Istw,22,5Jt 081 91500 1240
PLG 31 G27
SEDIA POCOKAN Lbran PRT, PrwtBayi Balita,Lansia.T:3545624 /3514717 AHLI PASANG ANTENA TV(125rb) Dpt 1Ant,Kbl,Jek,Psng,Agen(CCTV 4jt) (Parabola 1jt)(Indovision 149rb) Grnsi 024-70432233/ 081399138205
PLG 31 G27
S.FORZA’88 PJK BARU,H,CKLT METLK Hub:085292933358 & 088802522266
PLG 31 G27
PLG 31 G27
TOKO AKI MENYANAN UNGARAN Jln.Gatot Subroto 77, Kav.3 6926977;7077 2826. Tersedia Berbagai Macam Aki. Melayani Pngiriman
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PLG 31 G27
RB GrosirMart Pusat Kulakan Kelontong & Sembako Semua Harga Grosir Buktikan !!!..sudah Murah &Dptkan Hadiahnya.Sedia jg Aneka Roti, Syrup, Beras. Durian Barat 18 Lamper Kdl.Buka jam 7-21,8410272
PLG 31 G27
PT.NAJAH UMROH +TURKI+ BURSA 12Hr PswtLsgMadinahBrkt6&20/11’14.024 -1.33458E-11
PLG 31 G27
PLG 31 G27
JUAL LUKISAN & PATUNG KERAMIK Hub: 0888.248.0888.
PLG 31 G27
PT.NAJAH UMROH PERDANA. Berangkat Tgl.15,24,26,27 Des’14. Hub:(024) 76744010/ 70708813/ 081325702228
DIBTHKAN SGR: SOPIR, Sim A, Sim B Krm Lam Lkp Ke Po.Box: 8054/SMEL
PLG 31 G27
BU:KARIMUN GX’03,Campagne, KM54Rb Istw,Pjk Mei,75Jt/NG. 08122821807
- HONDA -
PLG 31 G27
DIBTUHKAN: Pengajar English Conv Pengalaman Mengajar,S1. Kirim Lam Ke:ALFABANK,Kelud Ry19 T:8310002
PLG 31 G27
BINTANG SEDOT LIMBAH WC MURAH Bersih(024)70646596/ 081901141395
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PLG 31 G27
PAK NO TEHNIKT,6717399/70903277 P.Air,JetPam,MCuci,W.Heater,Klks 2Pt,TV,K.Gas,AC,P.Air,Instalasi, Pipa,BuatSmrBor,LbrBk,LsgJd24Jam
DBTHKN:T.SIPIL DIII,Pria&Wanita, Dpt Autocad.T.Planologi/Geografi DIII,Pria&Wanita,Bisa Pemetaan (Arcview,Arcgis)Syrt:Bkrja Keras Bkrja Tim,Ulet,Rajin,Bersedia Lembur&L.Kota/L.Jawa.CV Jasa Rekayasa Konsultan.Hub: 81,225,414, 787,085,600, 000,000.00 Menghubungi pd waktu jam kerja PLG 31 G27
BALI Diner Jimbaran,Balibirdpark 27-31/7 & 29/7-2/8,Msh ada seat PersadaTour;08122815196/ 70216444 BALI,BALI-LMBK 29 Juli.Hub: Vera Tour,081390679221 pasti brngkat
PLG 31 G27
PRUSHN JASA KONSTRUKSI Bth Krywn 1)Site Manager S1 Teknik Sipil, Pglm Krj Konstruksi Building Min 7Th,Usia Mak 45Th. 2)Pelaksana S1 Tehnik Sipil,Pglm Krj Konstruksi Building Min4Th, Usia Mak40Th.Bersedia dtmptkn di JKT/Luar Daerah CV.Via Email: megatama_konstruksi @ yahoo. co.id/mk_fif @yahoo.co.id PLG 31 G27
PLG 31 G27
- SERVIS (PANGGILAN) SERV KILAT Mrh&Grnsi 24jam AC, AC JetPump,Kulkas,M.Cuci, P.Air,Disp W.Heater,Buat Sumur Bor D/L.Kota 024-358478870991292 Jl.Dr.Cipto
PLG 31 G27
DIBELI TV TAPE DVD Ampli Spk PS Kulkas Ph.70231395 - 70436977
PLG 31 G27
JAYA RENTCAR+SOPIR, Innova, Kijang Colt L300.T:(024) 3543013, 3517006
Butuh Segera 1.Produksi&Selektor 2.Teknisi Mbl 3.TeknisiDispenser 4.Helper Mrketing.Syarat:Pr/Wnt( 1)Pria(2,3,4).Usia Max 28Th(1&4) 35Th (2&3). Min SMP (1&3).SMK Otomtf/Lstrk (2&3).Domsl Ung dst (1,2,3,4).Sim C(3). Menguasai Area Smg dst (3).Lamp ke:HR Dept Jl.Diponegoro No.263A Ungaran
TARUNA CX th 2000 Asli H,Istw 77,5jt Nego.Hub: 081390788827
PLG 31 G27
JUAL:SHOW CASE Toshiba-Glasio 95% - 5Rak.Hub:08170585854
PLG 31 G27
KATANA’89 Mulus AC,Dingin VR, DVD Kaleng.35Jt Hub:024-70802477
PLG 31 G27
PLG 31 G27
T.70237747 Dibeli TV,LCD, PS2, PSP NDS,AC,Klks,Alt Rmhtg.SglKondisi
KARIMUN ESTILO’12Putih,BrgBetul2 Istimewa KM Rendah T.702 111 27
PLG 31 G27
ALL NEW XENIA R 2012,H, PUTIH. TeriosTX Elegant’08. 081226161122
PLG 31 G27
MATRIX PARABOLA DIGITAL: Psg Baru Servis:Segala Parabola 70080024
PLG 31 G27
250rb+SPR 12Jam AvanzaInnova Xnia ElfTravelloL300’2013Irma 70730146
D.NEW XENIA ‘12’13Spt Baru 120Jt Dr.Cipto25a(354 7111)TT/Krdt 4th
VW COMBI’74 Avocado Full SPEC TOP COND.150NG 081227509999 PLG 31 G27
PLG 31 G27
Colt TSS (Pick UP) thn.2000, Mulus,40jt. Hub:081226161122
- BMW -
PLG 31 G27
E36 323i’96 MERAH,H,ISTIMEWA SKL E60 520i’05/06,Htm, F.Modif (MS)VR 085865385799/70216537 Bs TT/Krdt PLG 31 G27
PAJERO EXCEED’10/09, PUTIH, DIESEL Matic,Ori,Istw,297Jt08164245050 PLG 31 G27
- NISSAN -
- DAIHATSU DJL XENIA’08 Tgn1,Silver,Xi VVTi Ada Asuransi 100jt Nego.Hub:Smg IndahD5/2 Smg.JamKrj. 08122577999
XTRAIL’05 ST SILVER,TG I dr Baru 085865385799/70216537 Bs TT/Krdt PLG 31 G27
- SUZUKI -
PLG 31 G27
NEW XENIA R’13 Silver Brg FulOri Luar Dalam Plat AD T.702 111 27 PLG 31 G27
Carry aventura 97 H/1th. AC,Vr Int Ori Hub: 085876857676 PLG 31 G27
AC MOBIL ANDA TIDAK DINGIN? BAU? Dg TeknologiKomputer AC Mbl Anda Dijamin Dingin Maximal. “Bengkel Binaan Astra” Spesialis AC Mobil Majapahit160 SmpgTOLGayam6703009 SoekarnoHatta50 Arteri Tlogosari (6725757)Sukun58 Bymanik: 7460358 PerintisKemerdekaan 80 PdkPayung (7478026) Jl.Barito No.9 (8448119) PLG 31 G27
MAJAPAHIT REGENCY RUMAH 100% BARU Ls Tnh 136m,Ls Bng 58m- Rp.580Jt Ls Tnh 120m,Ls Bng 65m- Rp.560Jt LT.152m, LB.120m.2Lantai-Rp.820Jt Hub :081 129 6730/ 081 127 982 58 / 081 666 4512 PLG 31 G27
Byr Cash dpt hadiah lgsg Mobil+ jam exclusive RmhMewahSiapBangun di Bukit Remaja 3 Bukitsari T.120/294,2lt hrg 1.699M.Hub: 08122811272/ 70171718/ 085641647905 PLG 31 G27
Kamis Legi, 31 Juli 2014
Keberagaman Ormas Islam Momentum Rekonsiliasi
K
SALING memaafkan menjadi esensi dari Hari Raya Idul Fitri. Berjabat tangan sambil berucap ‘’mohon maaf lahir dan batin’’ adalah simbolisasi dari permaafan dari semua kesalahan, baik sengaja atau tidak. Banyak kalimat yang disampaikan. Lewat sms, bbm, twitter, line, whatsapp, instagram, facebook, dan jejaring sosial lain sebagai alat komunikasi. Banyak kalimat dari netizen yang bernada puitis, pantun, atau langsung ke substansi. Apakah kalimat itu ditulis asli, copy paste, atau diubah di kalimat awal, susah untuk dibedakan kalimat mana yang tulisan langsung dari hati si pengirim. Yang pasti, esensinya pengirim ingin menyampaikan ucapan selamat berlebaran dan meminta maaf atas semua salah di masa lalu. Inilah momentum untuk menjalin tali silaturahmi. Ada konflik sebagai ekses pemilu, saatnya untuk melupakan. Momentum Idul Fitri bisa menjadi ajang rekonsiliasi. Kemenangan pemilu tidak perlu merendahkan yang belum menang. Tetapi justru bertindak membesarkan hati pesaingnya. Kekalahan pemilu juga bukan akhir segalanya. Melainkan langkah awal untuk maju bersama. Apakah penting mencaricari kekurangan yang lain di saat institusi pemerintah telah menetapkan hasil? Ketidakpuasan dijembatani melalui kanal-kanal resmi yang telah disiapkan. Perlukah memanfaatkan saluran gugatan itu di satu sisi, sekaligus mencari-cari kesalahan pada sisi yang lain? Mencari tokoh yang benar-benar mampu mengimplementasikan ‘’siap menang dan siap kalah’’ memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kerinduan akan sosok yang mampu menjadi figur pemersatu seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Apalagi ketika orang-orang di sekeliling justru menjadi penyulut dan memperkeruh suasana, bukan sebagai organ pemersatu. Terasa betul bahwa kepentingan menjadi kawan abadi dalam percaturan politik. Ketika kepentingan dilemahkan, bahkan berujung pada kekalahan, sulit memberikan pengakuan. Segala celah, sekecil apa pun itu, bisa ditempuh untuk mewujudkan kepentingan tersebut. Apakah momentum Idul Fitri ini juga belum mampu menyembulkan hasrat rekonsiliasi dalam percaturan politik di Tanah Air? Perwujudan tali persaudaran di kampung-kampung bisa menjadi teladan. Seusai menjalankan shalat id, setiap kali berpapasan dengan handai taulan, kita berjabat tangan erat. Mengucapkan selamat Idul Fitri dan berucap mohon maaf lahir batin. Saling berkunjung tanpa membeda-bedakan derajad menjadi keniscayaan tanpa perlu dikomando. Adakah sosok nasional yang mampu mengejawantah kerukunan di kampung-kampung itu mewujud dalam kehidupan berbangsa? Kita meyakini tatkala muncul satu tokoh berjabat tangan dengan sosok lain yang berseberangan, akan menimbulkan efek domino. Gelombang besar rekonsiliasi akan membawa kebaikan untuk kemajuan bersama.■
Renovasi bekas pasar raya di Peterongan ganggu pedestrian. Petugas penertiban telanjur mbelenger lontong opor. *** Minim ketrampilan, warga Kudus diminta tidak urbanisasi. Siap ke Jakarta kalau menang survei Cak Lontong.
Kang Waswas
PENDIRI PEMIMPIN UMUM PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB PEMIMPIN PERUSAHAAN WAKIL PEMIMPIN PERUSAHAAN
: Ir H Budi Santoso : Irianto Joko Moelyono : Agus Toto Widyatmoko : Sarsa Winiarsih Santoso : Djoko Sutedjo
REDAKTUR SENIOR: Sosiawan. REDAKTUR PELAKSANA: Budi Sutomo, Achmad Ris Ediyanto. KOORDINATOR LIPUTAN: Heri Suyanto. SEKRETARIS REDAKSI: Samsudin Bakrie. REDAKTUR: Eddy Tuhu PW, Adlan Heriyudi, Sosro Margono, Sucito, Kusmiyanto, Didik Saptiyono, Aman Ariyanto, Yunan Hidayat, Soetjipto, Wisnu Setiaji, Yanuar Dwi Sarjono, Sunarto, Siti Khajarwati, Rita Hidayati. Reporter: Unggul Subagyo, Sugeng Ariatmojo, Sapto Sari Jati, Felek Wahyu, Jaka Nuswantara, Nurul Wahid, Rusmanto Budi, Ernawaty, Agus Umar, Sunardi, Fitria Rahmawati, Arix Ardana. Fotografer : Weynes Furqon S. Koresponden Kedu: Tri Budi Hartoyo (Koordinator), Widyas Cahyono, Ali Subechi. Banyumas: Joko Santoso (Koordinator), Hermiana Englaningtyas, Ady Purwadi. Pekalongan : Janti Artati (Koordinator), Eko Saputro, Hadi Waluyo, Probo Wirasto. Pati : Wahono (Koordinator), Budi Santoso, Ali Bustomi. Surakarta: Tulus Premana (Koordinator), Bagus Atas Adji W, Sutyatmoko W, Suti Hapsoro. MANAJER IKLAN/PROMOSI: Heru Djatmiko. MANAJER PEMASARAN: Teguh Slamet Widodo. MANAJER TU: Yetti Ismiyati. MANAJER PENGEMBANGAN SDM: Widiyartono R KABAG KEUANGAN: Siti Aisyah. KABAG AKUNTANSI: Dwi Suparno. ALAMAT IKLAN - REDAKSI - PEMASARAN : Jl. Pandanaran II/10 Semarang-50241, Telp. (024) 8413528 Faks (024) 8413001 - 8313717 iklan@koranwawasan.com redaksi@koranwawasan.com pemasaran@koranwawasan.com ALAMAT TATA USAHA Kompleks Pertokoan Simpang Lima Blok A/10 Semarang Telp.: (024) 8314170 Faks. (024) 8317113 REKENING BANK : PT Sarana Pariwara Semarang BII 2.018.031468 - BANK JATENG 1.034.07578.9 CIMB NIAGA 453.0100081.00.0 PENERBIT : PT Sarana Pariwara Semarang/Anggota SPS. IZIN TERBIT : SK Menpen RI No. 027/ SK/Menpen/SIUPP/A7 Tanggal 23 Januari 1986. TERBIT PERDANA : Tanggal 17 Maret 1986 DICETAK OLEH : PT TEMPRINA MEDIA GRAFIKA SEMARANG
Moh Nurul Huda
”
Nah, jika kia menginginkan Islam kembali sebagai agama yang penuh dengan kedamaian. Maka perlu adanya rekonstruksi nalar Bhineka Tunggal Islam, yakni berbeda-beda tetapi tetap Islam. Selain itu, adanya perbedaan itu untuk keindahan bukan untuk permusuhan. Jika dianalogikan Islam itu ibarat sebuah taman yang dihiasi dengan bunga yang berwarna-warni.
EANEKARAGAMAN organisasi dalam ranah Islam, tampaknya justru menjadi pemicu perseturuan bagi sebagian kalangan. Pasalnya, sebagian dari mereka telah memandang sebelah mata tentang indahnya perbedaan. Dengan kata lain, asas Indonesia yang sangat menjunjung tinggi nilai Bhineka Tunggal Ika dewasa ini telah dianaktirikan. Alhasil, sebagian besar dari mereka telah lupa akan makna Islam yang mengajarkan tentang ketundukan, kepatuhan dan ketaatan. Perseteruan antar organisasi yang kerap kali terjadi dilatar belakangi oleh beberapa faktor, diantaranya: Pertama, kefanatikan sebagian masyarakat yang berlebihan terhadap organisasi yang diikutinya. Dengan kata lain, sebagian dari mereka masih bersikap eksklusif (tertutup) dan tidak mau menerima pendapat dari orang lain. Mereka menganggap organisasinya saja yang paling benar. Hal ini dilakukan tak lain karena untuk mempertahankan idealisme. Kedua, banyaknya perbedaan dalam ritual ibadah untuk mendekatkan diri kepada dzatNya. Sebut saja, dari mulai dzibaan, tahlilan, dan lain sebagainya. Hingga akhirnya, tak jarang kita mendengar kecaman dari banyak kalangan yang menyatakan ini bid’ah, itu bid’ah dan lain sebagainya. Bahkan, ada pula yang sampai mengatakan surga untukku dan neraka untukmu. Dengan kata lain, mereka mengkafirkan mukmin yang satu dengan yang lainnya, jika tidak sesuai dengan ajaran organisasi yang dianutnya. Ketiga, banyaknya masyarakat yang hanya taqlid buta terhadap pendapat-pendapat ulamak terdahulu. Yakni, mereka hanya mengikuti pendapat orang lain dan tidak mau mencari dalil yang digunakan, baik secara ijmali (global) maupun tafsili (terperinci). Nah, inilah yang harus ditelaah lebih dalam. Sebab, Imam Sanusi dan Ibnu Arobi di dalam kitab Khifayatul Awam menyebutkan bawa imannya orang yang hanya taqlid itu ditolak. Jumhurul ulamak menyatakan iman seseorang dapat diterima minimal mengetahui dalil secara ijmali. Nah, dari ketiga hal itulah yang secara tidak langsung membuat agama Islam yang idealnya memiliki dasar teologi perdamaian telah dipandang sebelah mata. Bahkan, tak ja-
MOS Harus Terarah Membentuk Mental dan Karakter Siswa PENGUATAN pendidikan moral atau pendidikan karakter dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, , kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, ponografi dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat ini belum dapat diatasi secara tuntas. Oleh karena itu betapa pentingnya pendidikan karakter. Pendidikan karakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. Berbicara soal MOS (Masa Orientasi Siswa), tanggapannya sangat beragam. Tidak sedikit siswa bar0u yang merasa gelisah, dengan MOS yang dianggap sebagai perpeloncoan, ajang balas dendam antar tingkat, ajang balas dendam turun temurun. Banyak pengalaman yang kurang berkenan dalam MOS dengan perasaan takut dan was-was. MOS sebenarnya bukan merupakan ajang balas dendam atau kegiatan menakut-nakuti siswa baru. MOS harus bersifat mendidik dengan menerapkan disiplin yang tinggi. Karena disiplin sangat penting dan menjadi bekal bagi siswa di masa depan. Salah satunya adalah dengan tidak terlambat selama MOS, terampil baris berbaris dan penghormatan. Tujuannya agar mendidik mental dan ketaatan para siswa baru. Di dalam pelaksanaan MOS yang biasanya juga ada yang melibatkan anggota TNI dalam melaksanakan kegiatan baris berbaris, dengan keberadaan TNI pelaksanaan untuk membina kedisiplinan akan mudah terbina dan tertanam kedalam jiwa para siswa nantinya.
rang kita mendengar selentingan-selentingan yang menyatakan bahwa Islam adalah agama teroris, Islam agama mafiokrasi dan lain sebagainya. Hal ini tak lain disebabkan karena kebanyakan orang muslim yang berseteru. Dalam artian, menganggap ajaran yang dianutnya paling benar. Padahal tak dapat dipungkiri, bahwa pandangan seperti itu tentunya sangat bertolak belakang dengan pendapat banyak kalangan. Sebab, Imam Ghozali menyatakan bahwa kebenaran mutlak hanya berada di genggaman Allah. Dan jika toh kita dalam keadaan benar, maka kebenaran itu baru limit mendekati kebenaran, belum mencapai kebenaran yang sempurna. Selain itu, beliau juga berasumsi bahwa barang siapa yang berpikir dirinya berada dalam kebenaran, maka seketika itu pula dia dalam keadaan salah. Di samping itu, jika banyak orang mengatakan surga untukku dan neraka untukmu. Maka, pemahaman inilah yang membuat Islam semakin semrawut. Sebab, pada hakikanya seluruh muslim nantinya akan masuk surga. Asalkan masih mempunyai iman, walaupun hanya sebiji sawi. Namun, sebelum masuk surga sedikit banyak mereka harus mencicipi neraka. Dalam artian, untuk menanggung dosa-dosanya yang pernah dilakukan terdahulu. Hal ini diperjelas oleh (Qs. At-taubat: 72) yang artinya “Allah menjanjikan kepada orangorang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya dan mendapat tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridhoan Allah adalah lebih besar, itu adalah keberuntungan yang sangat besar. Setelah melihat ayat Allah tadi, apakah masih pantas jika kita mengatakan surga untukku dan neraka untukmu. Padahal, Allah telah menjanjikannya bagi orang mukmin. Di lain sisi, Allah pun pernah berfirman bahwa “Allah tidak akan mengingkari janji-janjinya”. Selain itu, jika kita menanyakan tentang kebenaran, maka sudah barang tentu secara keseluruhan organisasi keislaman yang ada di negeri ini berpijak pada al-quran dan al-hadis. Sebab, keduanya merupakan pedoman Islam yang secara kaffah harus diimani dan telah disepakati
oleh seluruh muslim. Perihal ini tak lain dikarenakan melihat eksistensi Alquran yang solih fikulli zaman wal makan. Di lain sisi, Hadis Nabi pun merupakan landasan kedua setelah Alquran. Hal ini tentunya melihat eksistensi hadis pula sebagai penguat ayat-ayat Allah. Nah, inilah yang harus ditelaah lebih dalam. Mengapa hanya karena berbeda pandangan harus memecah belah Islam itu sendiri. Padahal tak dapat dipungkiri, jauh sebelum adanya ormas Islam di Indonesia. Tentunya sudah muncul empat madzhab, yakni dari madzhab Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hambali. Namun, keempat madzhab tersebut tetap memegang teguh teologi perdamaian Islam. Hingga akhirnya, tetap eksis sampai zaman sekarang. Jikalau kita mau menyalahkan, maka yang harus disalahkan bukanlah orang-orang yang sudah melakukan ibadah, walaupun cara yang digunakan berbeda pandangan organisasi yang kita anut. Akan tetapi, yang disalahkan seharusnya adalah orang-orang yang tidak melakukan ibadah. Sebab, intisari dan makna Islam adalah agama tauhid yang mengajarkan tentang ketundukan, kepatuhan dan ketaatan terhadap Allah dan Rosul-Nya. Nah, jika kia menginginkan Islam kembali sebagai agama yang penuh dengan kedamaian. Maka perlu adanya rekonstruksi nalar Bhineka Tunggal Islam, yakni berbeda-beda tetapi tetap Islam. Selain itu, adanya perbedaan itu untuk keindahan bukan untuk permusuhan. Jika dianalogikan Islam itu ibarat sebuah taman yang dihiasi dengan bunga yang berwarna-warni. Hingga akhirnya, tampaklah kecantikan dan keindahan dari warna-warni bunga tersebut, bukan sebaliknya. Semoga kita dapat merealisasikan hal tersebut. Sebab, tindakan ini sedikit banyak akan mempersempit perse teruan antar organisasi. Wallahu a’lam bi al-sowab.■
Penulis, Peneliti di Lembaga Studi Agama dan Nasionalisme (LeSAN) dan Sekretariat Umum di Asrama Mahasiswa Pemuda Islam (AMPI) Semarang
Alamat pengiriman tulisan opini dan surat pembaca: opini@koranwawasan.com Artikel opini maksimal 5.000 karakter dan disertai foto penulis.
Diharapkan dengan diadakannya kegiatan MOS bisa terbentuk karakter yang kuat untuk membangun persaudaraan dan keakraban baik dengan teman-teman seangkatan maupun kepada para guru, sehingga para siswa bisa saling menghargai terhadap orang yang lebih tua. Jadi tidak benar jika MOS itu menciptakan ketakutan dan keresahan bagi siswa baru, Untuk itu MOS harus dikemas ke arah yang lebih membangun mental dan kepribadian yang baik bagi siswa baru. ■ Dwi Susilowati, Semarang.
Truk-truk yang Lebihi Tonase Harus Ditindak SETIAP saya melewati Jalan Sarwo Edhie Wibowo, jalan yang menghubungkan antara Jalan Majapahit dengan Perumnas Pucang Gading atau TVRI Jawa Tengah, saya selalu menggerutu. Betapa tidak? Bukan saja karena kondisi jalan itu sangat memprihatinkan, selalu rusak dan tidak pernah mulus, tetapi juga penuh dengan debu yang cukup pekat. Penyebabnya menurut saya, karena setiap hari mulai dari pagi buta hingga malam hari, selalu dilewati dumptruck atau truk pengangkut tanah urug yang diambil dari Rowosari. Kalau dihitung-hitung, mungkin ratusan kali dalam sehari Jalan Sarwo Edhie Wibowo “disiksa“ oleh truk-truk bermuatan super berat dan over kapasitas itu. Lalu siapa yang harus menertibkan? Karena beredar rumor bahwa semua perusahaan yang mengelola angkutan tanah urug itu dibekingi oleh aparat keamanan. Sehingga wajar kalau tidak ada pihak yang bisa atau berani menertibkan. Sudah begitu, jalan tersebut juga sering dilewati truk-truk tronton pengangkut kayu Kalimantan gelondongan. Bagaimana mungkin jalan tersebut tidak selalu rusak? Karena dilewati kendaraan-kendaraan berat dengan kapasitas berlebih yang memang bukan kelasnya. Mari semua pihak mawas diri dan memiliki sedikit kepedulian terhadap kepentingan orang lain. Dan sudah seharusnya pihak-pihak yang berkompeten mela-
rang atau menindak truk-truk dengan beban super berat atau melebihi tonase yang melewati jalan tersebut.■ R. Hartono Pucang Karya, Perumnas Pucang Gading
Sumbangan ”Door to Door” Perlu Sepengetahuan Pengurus RT/ RW JUJUR saja, saya sering merasa bingung ketika kedatangan tamu dengan membawa proposal pembangunan tempat ibadah. Yang menjadi kebingungan saya, apakah proposal itu benar-benar digunakan untuk membangun tempat ibadah. Padahal saya juga punya keinginan untuk membantu, meskipun hanya sedikit, sesuai dengan kemampuan saya. Saya memang sering mendengar cerita tentang modus-modus penipuan, antara lain dengan menggunakan modus proposal pembangunan tempat ibadah atau panti asuhan. Jadi saya tambah bingung untuk menyikapina. Memang, hal itu merupakan hak asasi seseorang atau sekelompok orang untuk mengajukan proposal kepada pihak lain secara sukarela. Namun kalau kita cermati, ternyata tidak semua proposal tersebut benar-benar merupakan permohonan yang serius. Dalam arti, tidak sedikit yang sekadar untuk mencari bantuan dana tanpa kejelasan penggunaan dana tersebut. Fenomena proposal pembangnan tempat ibadah itu tampaknya tidak jauh beda dengan permohonan bantuan cacat veteran atau panti asuhan yang dilakukan secara “door to door”. Karena sifatnya sukarela, maka banyak warga masyarakat yang memberi sekadarnya, karena merasa kasihan dengan pemohon yang berjalan kaki dari rumah ke rumah. Karena itu, sebaiknya RT dan RW ikut dilibatkan dalam pengecekan, sebelum proposal sumbangan diedarkan secara “door to door” ke warga masyarakat. Kalau RT dan RW mengetahui dan membubuhkan stempel pada proposal, maka warga boleh membantu secara sukarela.■ Moh. Alif Khoiruddin Nanggulan, Tingkir, Salatiga.
Kamis Legi, 31 Juli 2014
34 Tahun Bikin Intip Goreng
INTIP GORENG: Mbah Sutiyem saat membuat intip goreng di rumahnya. ■ Foto: K-25
Daya Beli Konsumen Melemah JAKARTA-Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat penjualan ritel di mal-mal sepanjang musim Lebaran 2014 meningkat sebesar 10% dibandingkan 2013. Namun kenaikan tahun ini masih jauh lebih rendah ketimbang kenaikan tahun lalu.
“Walaupun terjadi kenaikan, lebih kecil dibanding kenaikan penjualan pada masa Lebaran 2013 dibanding dan 2012 yang sebesar 15%,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, Handaka Santosa, Rabu (30/7) Ia mengatakan penyebab melemahnya daya beli konsumen dipicu dari tingginya atau kenaikan bunga pinjaman bank. Besarnya kebutuhan konsumen untuk membayar angsuran motor, mobil, rumah, dan apartemen meningkat gara-gara bunga cicilan naik.
“Sebenarnya penghasilan naik, karena adanya kenaikan UMP dan lainnya. Hanya saja kebutuhan pembayaran angsuran naik tajam, sehingga menggerogoti pembelian ke ritel,” katanya. Ia menegaskan daya beli masyarakat tidak sekuat pada periode 2013. Saat itu penjualan ritel di mal-mal naik 15%, sedangkan tahun ini hanya naik 10%. “Jadi sebaiknya pemerintah segera turunkan bunga pinjaman. Kita membutuhkan pertumbuhan ekonomi jangan
sampai konsumsi domestik turun,” katanya. Kenaikan bunga KPR setidaknya sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Memasuki 2014, perbankan juga terus menaikkan bunga KPR.
■ Malioboro Sementara itu dari Yogyakarta dilaporkan, pendapatan pedagang kaki lima di kawasan wisata belanja Malioboro, Yogyakarta pada Lebaran 1435 Hijriah menurun dibandingkan tahun lalu. Mardiono, salah seorang pedagang aneka pakaian batik di kawasan wisata belanja Malioboro, Yogyakarta, Rabu, mengatakan dibandingkan lebaran tahun lalu, pendapatan pada Lebaran tahun ini turun sekitar 50 persen. “Memang lebih bagus lebaran tahun lalu, kalau sekarang
pendapatan bisa menurun 50 persen,” kata Mardiono yang menjual aneka pakaian batik mulai Rp 20.000 hingga Rp 40.000 per potong itu. Menurut dia, momen libur sekolah yang hampir bersamaan dengan libur Lebaran tahun ini sangat mempengaruhi rendahnya jumlah penjualan maupun kunjungan wisatawan di Malioboro, dibanding tahun lalu. “Karena sebelumnya sudah ada libur sekolah, jadi aktivitas belanja masyarakat sudah banyak dihabiskan pada libur sekolah,” kata dia. Meski demikian, ia mengakui memasuki H+1 Lebaran tahun ini pendapatan dari hasil penjualannya tetap mengalami peningkatan dibandingkan dengan pendapatannya di hari biasa. ■ dtc/ant-Ct
Lebaran, Okupansi Hotel di Solo Capai 90% SOLO-Tingkat okupansi sejumlah hotel berbintang di Solo pada masa Lebaran akan berada di kisaran 80-90 persen. Tingginya tingkat okupansi tersebut erat kaitannya dengan pemudik yang mengunjungi kerabatnya. Menurut Public Relation Manager Sunan Hotel, Retno Wulandari, khusus untuk H-2 hingga H+5 seluruh kamar yang ada berjumlah 203 unit kesemuanya terisi. Tingkat oku-
pansi pada Lebaran 2014 ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan pada awal-awal puasa, tingkat okupansi berada di kisaran 65 persen. Mereka yang menginap adalah dari kalangan pejabat pemerintah ataupun para eksekutif yang mengadakan rapat ataupun pertemuan di Solo. Angka okupansi 65 persen di bulan puasa merupakan tanda kenaikan cu-
kup signifikan, mengingat kondisi yang sama pada 2013 hanya di kisaran 40 persen. Pada kesempatan terpisah PR Manager Accor Solo, Ika Florentia menyatakan kenai-kan reservasi kamar tiga hotel di bawah manajemen Accor yakni Hotel Novotel, Hotel Solo serta The Royal Heritage sudah terlihat sejak H-10 lebaran. Untuk Hotel Novotel dan Hotel Ibis Solo pada 29-31 Juli nanti reser-
vasi kamar di kisaran 90 persen. Sedangkan The Royal Heritage saat ini masih banyak kamar yang tersedia pada periode Lebaran dari 26 Juli sd 2 Agustus 2014. “Selama masa Ramadan, Accor Hotels Solo sebagaimana hotel di Solo lainnya mengalami low session, dimana demand untuk kamar hotel tidak terlalu tinggi,” ujarnya. ■ K-2/Ct
MAKANAN kecil untuk oleh-oleh bagi pemudik dijajakan Mbah Sutiyem (72) di kampung Karangdowo RT 03/RW 06, Kelurahan Sragen Tengah, Kabupaten Sragen. Mbah Sutiyem ini selain menjual juga memproduksi jajanan intip goreng beraneka rasa baik pedas, manis maupun asin. Selain itu, wanita lanjut usia yang telah menggeluti usaha intip goreng sejak 1980 tersebut, juga membuat emping garut maupun makanan ringan lainnya. Ditemui di rumahnya, Mbah Sutiyem mengatakan usahanya tersebut dimulai sejak bersama Samino, almarhum suaminya, ketika membuka warung es. Untuk melengkapi daganganya, dia mencoba menggoreng intip yang dia buat. Tak disangka, ternyata intip goreng itu banyak digemari para pembeli. Seiring banyaknya permintaan, Sutiyem pun akhirnya mulai mencari intip mentah untuk digoreng dan kembali dijual. Awalnya, dia mengandalkan pasokan intip dari warga sekitar. Namun, karena permintaan intip goreng buatanya semakin meningkat, akhirnya dia membeli dari pengepul di pasar langgananya. “Intip yang saya jual murni produksi olahan rumah tangga. Jadi bentuknya tidak sama. Beda dengan intip buatan yang dicetak,” tuturnya. Berasal dari produk olahan rumah tangga, ujar Sutiyem, intip goreng olahannya berbeda dengan intip goreng buatan industri UMKM. Karena terbuat secara alami itulah, intip miliknya justru memiliki keistime-
waan yaitu rasa khas. Apalagi sebelum digoreng, intip tersebut diberi racikan bumbu dapur. “Ada beberapa bumbu tambahan, di antaranya racikan bawang dan kemiri untuk menambah rasa gurih,” kata Sutiyem. ■ Per Hari 30 Kg Seiring meningkatnya permintaan intip goreng dari para penggemar, dia juga sedikit berkreasi dengan membuat intip goreng manis. Dibantu satu orang pegawai, Sutiyem mampu menghabiskan intip goreng sebanyak 30 kg setiap harinya. Selain dibeli pemilik warung angkringan, intip goreng buatannya juga banyak dibeli untuk camilan rumah tangga. Bahkan, peredaran intip goreng miliknya tak hanya beredar di wilayah Sragen, tapi intip goreng buatannya, sudah menyebar ke berbagai negara di luar negeri, seperti Hongkong, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea dan Amerika. Sementara untuk wilayah nasional, intip tersebut sudah beredar sampai ke Madura dan Semarang. “Itu yang bawa para perantau dan TKI. Dari sini, mereka beli banyak, terus dibawa ke tempat kerja. Untuk oleh-oleh hingga luar negeri,” katanya. Saking senangnya dengan intip goreng buatannya, banyak pelanggan nekat ketuk pintu, meski malam sudah larut. “Untuk jenis intip goreng dengan rasa asin, per bungkusnya dijual dengan harga Rp 11.000. Sedangkan rasa manis dijual Rp 12.000 per bungkusnya,” kata Mbah Sutiyem. ■ K-25/Ct
Smartfren Hadirkan Bonus Kuota Super Besar SEMARANG – Perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi berbasis teknologi EV-DO Rev B Fase 2, PT Smartfren Telecom, Tbk kembali mempersembahkan yang terbaik demi kelancaran bersilaturahim. Kali ini Smartfren memberikan bonus kuota sebesar 24 GB setiap pembelian seri Andromax Z, Andromax V, Andromax U3, Andromax U2, Andromax Tab 8.0, dan juga seri USB Modem Rev.A CE 682. “Bonus kuota sebesar 24GB ini kami berikan sebagai bentuk dukungan kami terhadap kelancaran berkomunikasi, khususnya di masa Lebaran tahun ini. Tidak hanya itu kami juga sudah melakukan mempersiapkan BTS yang kami miliki agar para pelanggan dapat menikmati bonus kuota serta layanan internet cepat yang menjadi ciri khas Smartfren, pada 6.000 BTS kami di seluruh Indonesia, yang kesemua-
nya sudah berkemampuan setara 3G,” ujar Aris A Martoko, Regional Head Smartfren Central Java & Kalimantan. Bonus kuota 24GB ini diberikan sebesar 2GB selama 12 kali atau dalam jangka waktu maksimal 1 tahun, setelah isi ulang deSngan nilai denominasi minimal Rp 50.000. Selain itu, Smartfren juga mengadakan promo untuk USB Modem Rev.A CE 682. Modem yang dibandrol seharga Rp 169.000 memberikan gratis volume based EVO 5GB selama 30 hari dan tambahan bonus kuota sampai dengan 24 GB untuk setiap pembelian paket data minimal Rp 50.000 dengan jangka waktu maksimal 1 tahun. Smartfren juga memberikan potongan harga hingga Rp 300 ribu untuk setiap pembelian Andromax G, Andromax G2, Andromax C dan Andromax C2. ■ rth-Ct
Kamis Legi, 31 Juli 2014
16
Lebaran di Jakarta LEBARAN selalu identik dengan yang namanya mudik. Kamu sendiri mungkin saat ini sedang menikmati momen bersama keluarga di kampung halaman. Namun kata mudik saat Lebaran sepertinya tidak berlaku bagi Nirina Zubir.
Foto: dtc
Dul dan Maia
Bahagia dengan Bunda ADA yang beda dirasakan Abdul Qodir Jaelani alias Dul di Hari Raya Idul Fitri kali ini. Putra bungsu musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu bersyukur masih bisa merasakan Lebaran bersama sang bunda. “Alhamdulillah masih dipertemukan sama bunda, sama Allah, saya bahagia ” cerita Dul saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean beberapa waktu lalu. Diketahui, Dul kini memang memilih tinggal bersama Maia. Tak hanya Dul, dua kakaknya, juga sering menginap di rumah sang
bunda. Karena sudah punya sedikit penghasilan, Dul juga sudah bisa memberikan salam tempel untuk saudara-saudaranya. Bocah 13 tahun itu pun mengakui adanya perbedaan untuk Lebaran tahun ini. “Bedanya, kalau dulu kan hari kesatu di rumah ayah, hari berikutnya baru ke rumah bunda. Kalau sekarang kebalikannya, di rumah bunda dulu,” ungkap Dul. Kebahagiaan Maia dan Dul saat Lebaran juga terlihat dari foto yang diunggah Maia dalam akun Instagram-nya. ■ dtc-skh
“Saya dan suami, mudik di Jakarta saja, karena keluarga juga kebanyakan ada di sini. Kapanlagi bisa menikmati Jakarta yang kosong kayak gini? Kalaupun liburan mungkin ke Bandung, itu rumah kedua kita. Jadi liburan ya di sekitar sana saja,” ungkap Nirina di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, beberapa waktu silam yang didampingi suami, Ernest. Bahkan bagi Nirina yang memiliki ayah seorang diplomat dan menghabiskan masa kecil serta remaja di beberapa negara, berlibur dan Lebaran di Indonesia lebih menyenangkan. Untuk berlibur ke Indonesia pun, mantan VJ MTV ini juga tetap memperhitungkan anggaran keuangan keluarga. “Jadi mending kalau liburan nanti saat orangorang sudah pada balik kerja. Kan kita bukan pegawai kantoran, jadi lebih santai. Kita liburan juga nggak pas Lebaran aja, pas lagi ada momen ya liburan aja. Dulu waktu masih berdua pas lagi senggang ya berlibur, tapi sekarang waktunya sudah agak susah,” cerita Nirina. Menurut pemain film Heart ini, semenjak kehadiran kedua anaknya, Zivara Ruciragati Sharief dan Elzo Jaydo Anvaya dalam keluarga mereka, pengaturan waktu untuk liburan semakin diperhitungkan. Apalagi kini buah hati mereka sudah mulai sekolah. “Yang penting itu sebenarnya kebersamaan. Biasanya kalau kita dua minggu kerja mulu, anak-anak pada ngeluh. Bilang ke kita pengen tidur di hotel, itu jadi kode kalau mereka butuh liburan. Pokoknya bareng-bareng lah, berempat gitu,” ujarnya. ■ kpl-skh Foto:kpl
Jengkol Luar Biasa
Foto: buyil
PENYANYI Opick tidak hanya menggalang dana untuk disalurkan ke Palestina tapi, juga ingin melihat langsung kondisi masyarakat Palestina yang didera perang tiada akhir. “Insya Allah sehabis Lebaran, tanggal 10 Agustus ini, saya berencana berangkat ke Gaza bersama komite Rakyat Nasional untuk Palestina (KRNP) untuk menyerahkan uang hasil konser kami kepada masyarakat Gaza. Karena beberapa tahun ini kami konser amal buat Gaza, seperti di Kairo dan Alexandria,” ujar Opick usai mengisi grand final Pemilihan Dai Muda Indonesia MNCTV beberapa waktu lalu. Pelantun tembang Tombo Ati itu saat ini tengah menunggu kepastian untuk bisa masuk ke Gaza, termasuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa masuk ke daerah yang kini dilanda perang itu. “Semua persiapan sudah oke, tinggal menunggu visa sama izin masuk ke sana. Kami akan lewat Mesir, Kalau lewat Yordania, kejauhan. Satu-satunya buat dekati Gaza, ya lewat Mesir,” kata penyanyi asal Jember ini Agar misinya berjalan lancar, Opick selama di Gaza akan dipandu oleh orang yang telah memahami seluk beluk wilayah tersebut. “Selama di
sana kami akan dipandu oleh warga Gaza yang mengerti keadaan di sana dan orang yang paham peta di sana, terutama titik-titik yang perlu bantuan. Kami akan masuk rumah sakit nasional di Palestina yang sangat memprihatinkan, banyak obatobat yang kedaluwarsa tetapi tetap dipakai, karena terpaksa, sudah tidak ada obat lagi,” tutur Opick. Kalau kemudian Opick memberi perhatian lebih kepada masyarakat Palestina, Karena sifatnya mendesak, sementara masyarakat muslim Indonesia menurut mantan rocker ini jauh lebih nyaman. “Masyarakat muslim kita sudah menjadi perhatian saya, tapi kondisinya kan lebih nyaman karena tidak perang. Sementara kalau masyarakat Palestina lagi benarbenar membutuhkan perhatian, bayangin di sana konon ada warga yang kakinya diamputasi hanya dipotong dengan gergaji. Karena memang tidak ada peralatan medis yang memadai,” jelas Opick. ■ buyil-skh
Foto: buyil
Ke Palestina
LEBARAN tahun ini pedangdut Nassar KDI menolak untuk tampil di Istana Negara untuk menghibur tamu dan undangan, alasannya karena ia ingin beda dari tahun lalu dan kebetulan ada tawaran lebih menggiurkan di Surabaya. “Tahun lalu kan sudah Lebaran di Istana Negara bareng Pak SBY, tahun ini beda. Kebetulan ada tawaran menghibur masyarakat Surabaya di sekitar Jembatan Suramadu, Surabaya,” jelas Nassar ketika ditemui di Trans 7. Tak heran, kalau bayarannya untuk tampil di sana pun relatif lebih tinggi ketimbang hari-hari biasa, karena memang permintaan Nassar ke panitia. Penampilan Nassar
di sana, dipastikan setelah hari H Lebaran, pastinya. Sedangkan pada Lebaran hari pertama Nassar merayakannya bareng keluarga besarnya dengan mengenakan seragam nuansa latin. Sementara untuk menu Lebaran tahun ini, Nassar dan istri menyiapkan masakan serba jengkol, makanan kesukaan dia dan istri tercinta. “Saat lebaran, masakan serba santan biasa, nastar dan kue semprong biasa. Nah saya sengaja menyajikan masakan luar biasa, apa itu? Jengkol! Karena selama bulan puasa saya dan istri nggak makan jengkol jadi kangen,” kata Nassar lagi-lagi sambil tertawa lepas. Nassar mengungkapkan kalau selama bulan Ramadan tahun ini rezekinya dari nyanyi bertambah lumayan banyak “Alhamdulilah, Ramadan tahun ini rejeki kami lumayan banyak. Makanya kami syukuri dengan menggelar buka bersama dengan anak yatim dan masyarakat kurang mampu di dekat rumah kemarin,” aku Nassar. Lantaran usai lebaran langsung manggung di berbagai kota, maka Nassar berencana menggelar open house seminggu setelah lebaran. “Kayaknya sih seminggu Lebaran, semua itu karena kesibukan saya padat banget. Sekarang bunda (istri Nassar) lagi menyusun sekedulnya,” pungkasnya. ■ buyil-skh