PEREMPUAN WOMEN’S VISION / THE IDEA Teks Qaris Tajudin
“W
omen are the real architects of society,” kata penulis Amerika Serikat dari abad ke19, Harriet Beecher Stowe. Tentu saja, yang dia maksudkan adalah perempuan merupakan bagian terpenting dari sebuah masyarakat, yang membentuk generasi muda karena mereka adalah para ibu. Stowe tentu tidak berbicara tentang arsitektur yang mendesain rumah dan bangunan, tapi arsitektur maknawi. Di zaman Stowe, bahkan hingga kini, arsitektur adalah dunia yang sangat maskulin. Sebagian besar arsitek adalah pria. Mendesain dan membangun rumah masih dipersepsikan sebagai pekerjaan pria. Meski ada Zaha Hadid yang amat terkenal karena bangunan-bangunannya yang tidak biasa, orang masih memandang sebelah mata kehadiran arsitek wanita. Meski demikian, bukan berarti pernyataan Stowe di atas tidak bisa kita tafsirkan sebagai pernyataan bahwa kelompok gender dalam masyarakat yang sebenarnya bertugas sebagai “arsitek” adalah perempuan. Hal ini tentu saja berlaku saat ini dan pada bangunan-bangunan untuk tempat tinggal.
Foto Yudi Dwi Hertanto, Lukisan Sinta Tantra, Lokasi Laflo
30
HOME LIVING