RADAR LAMPUNG | Selasa, 8 Juni 2010

Page 1

SELASA, 8 JUNI 2010

36 HALAMAN/Rp3.000,-

Pulang, Disambut Takbir

FOTO AFP

JAKARTA – Lima dari dua belas WNI yang turut dalam misi Freedom Flotilla akhirnya kembali ke tanah air. Kelimanya merupakan relawan korban serangan brutal Israel di kapal Mavi Marmara. Mereka adalah H. Ferry Nur (ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina/Kispa) dan Wakil Ketua Kispa Muhendri Muchtar, Hardjito Warno, M. Yasin (jurnalis TV), serta Okvianto Emil Baharuddin. Kelimanya didampingi Dubes RI untuk Yordania Zainulbahar Noor. Pekik takbir menyambut kedatangan mereka di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Lima relawan tersebut datang bertahap. Okvianto tiba pada pukul 13.15 WIB dengan Singapore Airlines 958. Dalam kondisi sakit, relawan dari Kispa itu terpaksa langsung dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Empat relawan lain kemudian tiba menggunakan pesawat Emyrates 356 yang berangkat dari Dubai mendarat pada pukul 15.55 WIB. Ketua Kispa Ferry Nur berjalan paling depan di antara rekannya sambil terus meneriakkan takbir. Tepat pukul 17.00 WIB, rombongan iring-iringan mobil penjemput WNI relawan kemanusiaan Gaza tiba di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Ketika tiba di gedung Kemenlu, Ferry Nur langsung disambut pelukan sang istri Khadlrotun. Lima anak, kakak ipar, dan orang tuanya juga hadir menyambut. Usai bercengkerama selama beberapa menit, Khadlrotun kemudian menyampaikan kebahagiaannya kepada para wartawan. Namun, dia mengaku ikhlas karena bisa memiliki suami seorang pejuang

PULANG: Aktivis Indonesia pro-Palestina Muhendri Muhtar (kiri), Ferry Nur (kedua dari kiri), Hardjito Warno (kedua dari kanan), dan reporter M. Yasin (kanan). Mereka berpose bersama keluarganya setelah tiba di Indonesia kemarin.

Baca PULANG Hal. 11

Ketika Kabar Pungli di Distamben Kembali Merebak (2/Habis)

Kadistamben Anggap Hanya Fitnah

Jaksa Agung Restui Polisi Tindak Jaksa Cirus dan Poltak JAKARTA – Langkah tim penyidik independen Mabes Polri membidik jaksa dalam sindikasi mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan hanya tinggal menunggu waktu. Surat izin dari Jaksa Agung Hendarman Supandji untuk melakukan tindakan kepolisian terhadap dua jaksa telah dilayangkan ke Mabes Polri kemarin (7/8).

Dua jaksa tersebut adalah Cirus Sinaga dan Poltak Manulang. ’’Jaksa agung memberikan izin terkait surat permohonan untuk melakukan tindakan kepolisian. Izin untuk jaksa C dan P,’’ ujar Kapuspenkum Kejagung Didiek Darmanto. Surat izin diteken pada Jumat (4/6). Menurut mantan asisten pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta itu, hasil koordinasi Baca JAKSA Hal. 11

Indikasi pungutan liar (pungli) di lingkup Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Lampung kembali mencuat. Bisa jadi ini benar, tetapi mungkin juga tidak. Yang jelas, kabar itu kembali merebak karena ketidakpuasan atas hasil kerja inspektorat yang menyatakan tidak ada pungli. KADISTAMBEN Piterdono sendiri secara tegas membantah semua tuduhan. Saat ditemui Radar Lampung belum lama ini, ia menyatakan, itu hanya fitnah yang dilakukan pihak tertentu untuk menjatuhkan namanya. Orang nomor satu di Distamben Lampung itu juga sempat mengungkapkan kekesalannya. ’’Memang, kamu orang mau menghancurkan pribadi saya. Kami tidak melakukan hal itu. Saya rasa ini

Investigative

REPORTING

tidak perlu diperpanjang,” tegas pria berbadan tegap ini. Piterdono mengatakan, sebagai kepala dinas yang baru menjabat di Distamben, dirinya tidak mungkin melakukan hal yang melanggar prosedur. ’’Saya kan orang baru. Saya juga sudah diperiksa. Kami kan diaudit banyak lembaga yang berwenang, bukan diaudit wartawan,” tukasnya. Sekitar satu bulan yang lalu, lanjutnya, ia dan seluruh staf sudah diperiksa oleh inspektorat untuk mencari kebenaran masalah ini. ’’Satu kantor ini sudah dipanggil Baca KADISTAMBEN Hal. 11

Kecil, Peluang Lampung di Cabang Hifzhil Quran

FOTO YUYUNG ABDI/JPNN

Sandton, tempat kami menginap, ke Mamelodi berjarak sekitar 51 kilometer. Jarak tersebut kami tempuh dalam waktu sekitar 30 menit. Padahal, mobil yang kami tumpangi tidak ngebut. Kira-kira melaju dengan kecepatan 70-80 km/jam. Kondisi jalan yang kami lewati memang tidak begitu padat kendaraan. Karena itu, kami tidak terhambat oleh kemacetan lalu lintas. Selain itu, jalannya cukup lebar, kirakira selebar 13 meter. Itu baru di satu sisi. Sisi satunya dengan arus berlawanan juga punya lebar sama. Dua ruas jalan tersebut juga beraspal hotmix. ’’Tetapi, di luar hari Minggu, lalu lintasnya padat,’’ kata Daniel Masuke, sopir mobil carteran yang mengantar kami. Di sepanjang jalan yang kami lalui, tampak bagaimana Johannesburg membangun infrastruktur jalannya. Selain beraspal hotmix, tata pengaturannya sangat rapi dan

BENGKULU – Furqon M.A., kafilah Lampung yang mengikuti cabang perlombaan hifzhil (hafal, Red) Quran, kecil kemungkinan bisa memenangkan MTQ Nasional XXIII di Bengkulu. Pasalnya, saat tampil, ia minus tujuh. Kemungkinan besar yang menang di sesi penyisihan ini adalah Farurozi, kafilah tuan rumah. Ia kemarin tampil bagus dan hanya minus dua. Diketahui, saat membaca surat Al Baqarah, Furqon M.A. diingatkan dewan hakim karena salah dua kali (minus dua). Namun, ia tak mampu memperbaiki. Selanjutnya, dewan hakim membimbing kesalahan kafilah tersebut (minus lima). Sementara, kafilah asal Bengkulu hanya salah dua kali dan saat diingatkan dewan hakim langsung bisa memperbaikinya. Sementara, peserta dari provinsi lain rata-rata salah di atas empat kali. Saat tampil di Gedung Teater Taman Budaya Bengkulu, Furqon mendapat soal dari dewan hakim untuk membacakan surat Al Baqarah, Ali Imran, Annisa, Al Anfal, dan Al An’am. ’’Sebenarnya saya tidak grogi kok saat tampil, karena selip saja,’’ kata Furqon kepada Radar Lampung usai lomba. Sementara itu, Farurozi mengaku sangat percaya diri bisa memenangkan ajang musabaqah tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional tersebut. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Swt.

KOTA BOLA: Nama jalan yang menggunakan nama pemain sepak bola Afrika Selatan terletak di kawasan Mamelodi.

Baca ADA Hal. 11

Baca KECIL Hal. 11

Mamelodi, Kawasan di Afsel yang Nama-Nama Jalannya Berbau Bola

Ada sejak 1998, Dibikin Para Gibol Perumahan Nuansa Piala Dunia benar-benar terasa di seantero Afrika Selatan. Salah satunya terlihat di kawasan Mamelodi, pinggiran Johannesburg. Ada sebuah kompleks perumahan yang nama-nama jalannya berbau sepak bola. Berikut catatan wartawan Radar Lampung Kurniawan M. dan Dani N.S. MINGGU pagi (6/6), langit di atas Kota Sandton, Johannesburg, begitu cerah. Meski demikian, hawa dingin tetap terasa di kulit. Maklum, saat ini di Afrika Selatan (Afsel) sedang berlangsung ’’musim dingin”. Sekitar pukul 11.30 waktu setempat (pukul 16.30 WIB), kami bersiap-siap pergi ke Mamelodi yang punya nama-nama jalan unik tersebut. Kami mengetahui kawasan itu sejak di Indonesia. Awalnya, kami tidak tahu posisi kawasan tersebut. Tetapi, setelah mencari-cari di peta, barulah nama Mamelodi kami temukan. Dari

FOTO SENEN

MINUS TUJUH: Furqon M.A., kafilah Lampung, saat mengikuti cabang perlombaan hifzhil Quran sebanyak 10 juz di MTQ Nasional XXIII Bengkulu kemarin.

Ingin Berlangganan, Hubungi: (0721) 782306 - 7410327

www.radarlampung.co.id


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.