SELASA, 23 NOVEMBER 2010
32 HALAMAN/Rp3.000,-
Polda Tarik Pasukan Dua Kubu Islah, 12 Korban Rawat Jalan
SUKADANA – Sebanyak 170 personel Brimobda Lampung yang dikirim untuk pengamanan pasca kerusuhan di Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Minggu (21/11), ditarik dan dipulangkan kembali ke markas satuannya kemarin (22/11). Instruksi Kapolda Lampung Brigjen Pol. Sulistyo Ishak itu dikeluarkan menyusul kesepakatan
damai antara warga Desa Asahan dan Belimbingsari. Islah difasilitasi polres, camat, dan tokoh masyarakat di kantor kecamatan setempat kemarin dini hari WIB. Meski demikian, personel Samapta Polres Lamtim dan anggota Polsek Jabung masih ditempatkan di Jembatan Waysekampung untuk berjaga-jaga. Sementara dua belas warga yang terluka akibat bom molotov, senapan angin, serta senjata rakitan dirawat di rumahnya masing-masing. Itu setelah mereka menjalani perawatan
di sejumlah puskesmas dan bidan setempat. ’’Kedua belah pihak yang bentrok sudah berdamai dini hari tadi,’’ kata Sulistyo melalui Kepala Bidang Hu mas Polda Lampung AKBP Fatmawati di ruang kerjanya kemarin. Ditambahkan, sebanyak 12 korban dari kedua belah pihak (lihat grafis, Red) tidak ada yang sampai menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas.
TERKENA PANAH Agus, warga Desa Belimbingsari, yang terkena anak panah di paha kiri, masih berbaring lemas di kediamannya kemarin.
Baca POLDA Hal. 11 FOTO RNN
Terduga Pencuri Dibakar
PEDULI MENTAWAI DAN MERAPI PEMBACA Radar Lampung, mulai Rabu (27/10) kami membuka dompet peduli untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, dan letusan Gunung Merapi, Jogjakarta. Salurkan bantuan Anda langsung ke Graha Pena Lampung, Jl. Sultan Agung No. 18, Kedaton, Bandarlampung, atau ke nomor rekening BCA 0200.7000.66. An. Ardiansyah (Radar Peduli)
GUNUNGSUGIH – Gara-gara dicurigai hendak mencuri, Kaprak (30), warga Ketapang, Lampung Utara, tewas dipukuli dan dibakar massa. Amuk massa ini terjadi di pelataran rumah Sudikman, warga Kampung Pagendengan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, Minggu (21/11) pukul 23.00 WIB. Data yang berhasil dihimpun Radar Lamteng (grup Radar Lampung), ketika itu Kaprak dipergoki warga keluar dari rumah Sudikman sambil menenteng sebilah golok. Padahal, rumah Sudikman tidak berpenghuni. Dia tengah berada di
Sumbangan Senin, 22 November 2010 Saldo
Rp 150.649.425
1. Universitas Bandar Lampung 2. SMPN 19 Bandarlampung 3. SD Margolestari, Jatiagung, Lamsel 4. Hamba Allah Swt Total
Rp Rp Rp Rp
10.000.000 1.609.000 197.000 100.000
Rp 162.555.425
INFO HAJI
Tewas Tersengat Listrik
Malaysia menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). ’’Dia (Kaprak) dicurigai mau mencuri. Itu setelah ada warga Selagailingga yang melihatnya. Saat itulah, warga meneriakinya. Massa pun berdatangan dan langsung menghakimi serta membakarnya hidup-hidup. Ketika saya dan pamong kampung setempat datang ke lokasi kejadian, dia sudah hangus,’’ terang Kapolsek Padangratu AKP Handak Prakasa mewakili Kapolres Lamteng AKBP Budi Wibowo kemarin (22/11). Baca TERDUGA Hal. 11
Satu Blok dengan Anggodo
JAMAAH haji Lampung kemLAPORAN bali berduka kemarin. Muslim Razali Zen bin Razali (63), jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 47, tewas tersengat listrik. Sebelumnya, Siti Rafiah (64) asal Kali Balangan, Lampung Utara (Lampura), wafat Rabu malam (17/11). Ia menderita penyakit Hermansyah kanker usus. dari Tanah Suci Tim Pembimbing Ibadah Haji Daerah (TPHD) Drs. Hi. Sya’roni Ma’shum menjelaskan, Muslim Razali Zen tergabung dalam rombongan
JAKARTA - Gayus Halomoan Partahanan Tambunan harus melepas ’’fasilitas’’ di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mulai tadi malam, terdakwa kasus mafia pajak itu menjadi penghuni Rutan Kelas I Cipinang. Majelis hakim secara resmi memutuskan pemindahan penahanan Gayus kemarin (22/11). Dia rencananya ditempatkan satu blok dengan Anggodo Widjojo. Yakni di blok tipikor yang sudah disediakan di dalam Rutan Kelas 1 Cipinang. ’’Saya memperlakukan Gayus
Baca TEWAS Hal. 11
GAYUS
Baca SATU Hal. 11
Sidang Perdana, Tetap Ngotot Korban Video Hot Luna Maya Menangis JAKARTA - Sampai detik ini, Ariel dan Luna Maya habis-habisan membantah ikut ’’bermain’’ dalam video hot. Tetapi lucunya, mereka tak pernah lelah mengumbar kemesraan di mana saja, baik momen suka maupun duka.
Suasana emosional dan penuh kasih kembali terpancar dari perilaku pasangan Ariel dan Luna Maya. Bukti teranyar bisa dilihat dari pemandangan sidang kasus video hot yang menghadirkan Ariel di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat, kemarin. Baca SIDANG Hal. 11
FOTO FEDRIK TARIGAN/JPNN
FOTO MARIO ARMAS/REUTERS
MEGAH: Balon udara Star Wars Darth Vader yang melayang di samping peserta lain selama Hot Air Balloons Festival di Leon, Meksiko, Minggu (21/11).
SIDANG PERDANA: Vokalis Peterpan, Ariel, saat menjalani sidang perdana kasus asusila di Pengadilan Negeri Bandung kemarin pagi (22/11).
NASIB tragis menimpa Eko Adi Saputra (18), salah seorang tahanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Anak Kelas II A Palembang. Tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sel isolasi kamar nomor 8 C lapas anak di Jl. Inspektur Marzuki Pakjo. Petugas lapas baru menemukan jasad korban kemarin sekitar pukul 07.00 WIB saat melakukan apel pagi. Kondisi tahanan titipan Polsek Ilir Barat (IB) ini sangat mengenaskan. Saat dievakuasi petugas kepolisian, bagian tubuh korban dimutilasi dan tidak utuh lagi. Kemaluan korban dalam keadaan terkebiri (terpotong). Dua daun telinganya juga terpotong. Perutnya dibelah dengan kondisi isi perut terburai. Baca DIBUNUH Hal. 11
DIREKTUR Pengembangan Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (PPP) Bastari Panji Indra menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah menunda pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Sebab, hampir sebagian besar dana pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera tersebut berasal dari swasta. ’’Hampir sebagian besar dananya berasal dari swasta. Jadi, tidak ada alasan untuk menunda pembangunan JSS,’’ kata Bastari di Jakarta kemarin (22/11). Diakuinya, saat ini masih ada
beberapa kendala dalam merealisasikan salah satu prioritas pembangunan nasional tersebut. Seperti karena masih banyak kajian yang harus diselesaikan. ’’Proses JSS sendiri masih perlu banyak persiapan studi. Tahun 2011, rencana JSS ini kita harapkan baru masuk proses studi lanjutan,’’ ujarnya. Salah satu yang dikaji, lanjut Bastari, adalah pembagian peran antara pihak pemerintah dengan swasta yang nantinya menjadi investor di JSS. Baca TAK ADA Hal. 11
Empu Sungkowo, Satu-satunya Empu Keris Jogjakarta
TAHANAN
Dibunuh, Alat Kelamin Dipotong
Tak Ada Alasan Tunda JSS
Sudah Full Order hingga Tahun 2012 Empu Sungkowo Harum Brojo benar-benar seorang empu keris tulen. Dia membuat keris dengan jiwa-raganya. Keris dibikin satu per satu dengan laku khusus, diracik dengan batu meteor pada sebuah tungku sederhana. Dia juga merampungkan keris sesuai jiwa pemesan. Langka. Laporan Kardono S., JOGJAKARTA SUNGKOWO Harum Brojo memang punya gen empu yang sudah kawak (lama). Kakek buyut dari kakek buyut dari kakek buyutnya, begitu terus hingga 16 generasi, adalah Mpu Supa. Ya, Sungkowo adalah keturunan ke-17 pembuat keris Seng-
Ingin Berlangganan, Hubungi: (0721) 782306-7410327
FOTO BOY SLAMET/JPNN
EMPU KERIS: Kegiatan pembuatan keris pusaka sangat langka ditemui saat ini. Di Jogjakarta, hanya satu orang keturunan Empu Supa (empu Kerajaan Majapahit) yang masih menggeluti bidang itu. Dia adalah Sungkowo Harum Brojo.
kelat yang legendaris pada zaman Majapahit itu. Kebanggaan tentang silsilah tersebut tergambar jelas pada pohon silsilah keluarga yang digantung di tembok ruang tamunya. Nah, darah empu yang menetes paling dekat ke tubuh pria 56 tahun tersebut berasal dari ayahnya, Empu Djeno Harum Brojo. Tak heran, setelah Empu Djeno wafat pada 2005, Empu Sungkowo langsung melanjutkan garis silsilah pembuat keris itu. Tongkat estafet per-empu-an itu memang tak salah jalur. Sejak dua dekade lalu, Sungkowo sudah rajin membantu bapaknya membuat keris. Baca SUDAH Hal. 11
www.radarlampung.co.id