Jambi Ekspres | Rabu, 1 Juli 2009

Page 1

seg e r a o n a i r

Eceran Rp 3.500

rabu, 01 juli Tahun 2009

THOMAS NOACK/REUTERS

JATUH: Jenis pesawat Airbus A310 milik maskapai penerbangan Yemenia jatuh di Samudera India kemarin.

catatan

Saatnya Koran Menyerah SEPERTI apa koran masa depan? Mungkin jawabannya tidak ada. Sebab, mungkin tidak akan ada koran di masa depan. Digantikan oleh media-media canggih lain yang bisa diakses di mana saja, kapan saja, dan Catatan mungkin tanpa perlu menAzrul Ananda geluarkan biaya. Ataukah koran bakal bertahan? Seperti radio, yang dulu sempat bakal dianggap mati kena serangan televisi, koran mungkin akan menemukan jalan hidup baru. 4 Baca Saatnya.. hal 11

Airbus Jatuh, Bocah Lima Tahun Selamat MORONI - Musibah kembali terjadi dalam dunia penerbangan. Setelah pesawat Airbus A330-320 milik Air France jatuh di Samudera Atlantik pada 1 Juni lalu saat terbang dari Rio de Janeiro ke Paris, kemarin (30/6) pesawat Airbus A310 milik maskapai penerbangan Yemenia bernasib sama. Pesawat milik maskapai dari Yaman itu jatuh di Samudera India ketika hendak mendarat di Bandara Moroni, Kepulauan Komoro. Saksi mata menuturkan, pesawat

yang mengangkut 153 orang itu -termasuk sebelas awak- gagal mendarat dan tetap melaju sampai tercebur ke laut dan kemudian tenggelam. Itu tragedi dan pukulan kedua bagi Airbus dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Dalam kecelakaan pesawat Air France lalu, 228 penumpang dan awak tewas. Badan pesawat juga hancur berkeping-keping. Evakuasi makan waktu yang cukup lama. Penyebab kecelakaan Air France belum diketahui karena kotak hitam (black box) belum ditemukan. Sejumlah mayat dan juga puing pesawat Yemenia mengapung di laut dekat Moroni, ibu kota Kepulauan Komoro, yang berlokasi di selatan Kenya dan utara Madagaskar. 4 Baca Airbus.. hal 2

Tersangka Bansos dari Eksekutif Sekda Kerinci Kembali Diperiksa SUNGAIPENUH-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungaipenuh, Daru TS, masih enggan membeber nama tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial senilai Rp 4 miliar (M) lebih. Kendati demikian, dia menegaskan, tersangka tersebut berasal dari eksekutif atau dari lingkup Pemkab Kerinci. “Kalau tersangka baru satu orang dari pihak eksekutif. Tidak menutup kemungkinan bisa bertambah,’’ ujar Kajari. Tersangka tersebut, katanya, saat ini masih berada di Kerinci. ‘’Untuk inisialnya, nanti dulu,” tambahnya, tanpa menyebutkan apa alasan pihaknya menutupi nama tersangka tersebut. 4 Baca Tersangka.. hal 11

Ma’aruf Kari WIRDIANTO/JAMBI EKSPRES

kasus antasari

Debat Pilpres Kembali Membosankan

Komplotan Pelaku Curas Dibekuk

Jawaban Cawapres Seragam

Beraksi di Tebo dan Tanjabar

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali melanjutkan debat pemilu presiden (pilpres) dengan menghadirkan tiga cawapres tadi malam. Berbeda dari debat sebelumnya yang lebih hidup, debat keempat di Menara Bidakara tersebut berlangsung datar dan membosankan. Sebab, para cawapres umumnya memiliki jawaban seragam. Mayoritas pertanyaan dari moderator meminta visi-misi dan target sesuai tema Meningkatkan Kualitas Hidup

RAKA DENNY/JAWA POS

DEBAT II: Debat Cawapres Pemilu Presiden 2009 di Menara Bidakara, Jakarta, tadi malam.

Manusia Indonesia itu. Misalnya, pertanyaan terkait akses kesehatan. Moderator yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Fahmi Idris menyatakan, akses kesehatan saat ini lebih mementingkan faktor kuratif atau pengobatan. Sementara itu, akses untuk mencegah, tam-

paknya, lebih minim. Dia lantas menyinggung minimnya anggaran untuk kesehatan yang hanya sekitar empat persen dari APBN. "(Seandainya memenangkan pilpres,) berani tidak menaikkan anggaran 15 persen," ujar Fahmi.

JAMBI-Tim gabungan dari Polda Jambi berhasil mengamankan 4 pelaku pencurian disertai tindak kekerasan (curas) yang terjadi di Tanjab Barat dan Tebo. Empat pelaku tersebut, yakni, Syahrial alias Ucok, Muhammad Efendi alias Mat Kucing, Rudi alias Datok dan Radiansyah. Tersangka terakhir, Radiansyah, juga berperan sebagai penyedia rumah tempat perencanaan perampokan di Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo. Informasi yang berhasil dihimpun koran ini, keempat tersangka tersebut diamankan Minggu lalu (28/06). 4 Baca Komplotan.. hal 2

4 Baca Debat.. hal 2

Ke Kampung Jamaah An Nadzir yang Bersiap Sambut Ramadan

Masih Jauh, Sudah Pastikan Lebaran 23 September Jamaah An Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sering menjadi berita menarik karena selalu berbeda dalam memulai awal puasa dan Lebaran. Kini, meski Ramadan kurang sekitar dua bulan lagi, mereka sudah bersiap-siap.

Antasari

Antasari Tak Bisa Mengelak

JAKARTA - Lagi, penahanan Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar diperpanjang. Setelah sebelumnya pengajuan sudah dilakukan dua kali (total 40 hari sejak 5 Mei), kali ini polisi kembali memperpanjang 20 hari lagi. 4 Baca Antasari.. hal 2

http://www.jambiekspres.co.id

AGUNG P. ISKANDAR, Gowa TAK sulit mengenali jamaah An Nadzir. Yang pria berjubah hitam, rambut dicat pirang, dan mengenakan serban di kepala yang bagian atapnya lancip. Yang wanita mengenakan burqa yang menutupi hampir seluruh wajah dan hanya terbuka di bagian mata. Permukiman jamaah tersebut terletak di

PIRANG: Ustad Rangka Hanong Daeykiya (dua dari kiri) bersama jamaah An Nadzir di Mawang, Gowa

Kabupaten Gowa, sekitar 10 kilometer ke arah barat Kota Makassar. Persisnya di

AGUNG PUTU ISKANDAR/JAWA POS

Desa Mawang, Kecamatan Bontomarannu. Letaknya sebenarnya tidak terlalu terpencil.

Bahkan, desa mereka dilalui jalan poros Malino, sebuah jalan provinsi di Sulawesi Selatan. Tak sampai satu kilometer memasuki Desa Mawang, ciri khas anggota jamaah mulai tampak. Bocah sepuluh tahunan berambut gondrong dengan ujung rambut dicat pirang terlihat berkeliaran. Tampaknya, kewajiban untuk gondrong dan pirang tak hanya dikenakan pada orang dewasa, anak-anak pun harus menaati hal itu. Semakin jauh masuk ke desa, penjaga toko, montir, pedagang sayur, dan petani dengan ciri-ciri serupa semakin banyak terlihat. Sebelum mencapai kompleks permukiman, akan terlihat banyak petak sawah dan tokotoko kecil. ''Sawah, jalan, kebun, dan kolam semua milik jamaah. 4 Baca Masih.. hal 11

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.