Jambi Ekspres | Senin, 06 Juli 2009

Page 1

seg e r a o n a i r

senin, 06 JULI

Eceran Rp 3.500

Tahun 2009

Bus Keluarga Pengantin Terseret KA, 14 Tewas KLATEN- Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu Mbah Ruwet, Desa Pokak, Kecamatan Ceper, Klaten. Sebanyak 14 orang keluarga pengantin tewas, akibat minibus PO Hadi Mulyo yang membawa rombongan tersebut terseret KA Prameks dengan nomor lokomotif 759 Jurusan Solo-Jogja. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 10.20 saat minibus dengan nopol AD 1444

BE akan mengantar keluarga pengantin Pria Utut Joko Wahyudi,19, dari Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen menuju Dukuh Sragon, Desa Mlese, Kecamatan Ceper . Sampai di lokasi kejadian pengemudi minibus Turbudi,39, nekat menyebrang rel KA yang memang tanpa palang pintu. Di tengah perlintasan juga terdapat sepeda motor suzuki Bravo nopol H 4972 MC mogok. Saat bersamaan dari arah utara 4 Baca Bus ... hal 2

JPNN

insiden Kendaraan Logistik Pilpres Dihadang BANGKO-Mobil logistik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merangin yang mengangkut logistik untuk Pemilihan Presiden, 8 Juli nanti dihadang oleh orang yang tidak dikenal. Mobil dengan jenis truk dengan nomor polisi BA 9114 QJ, dihadang orang tak dikenal Sabtu (4/7) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB, di Desa Mensango Kecamatan Tabir Lintas. Untungnya mobil pengangkut logistik Pilpres ini dihadang seusai mengantar logistik pemilu presiden dan wakil presiden di Kecamatan Tabir dan sekitarnya. Informasi yang berhasil dihimpun, mobil truk pengantar logistik pemilu presiden dan wakil presiden milik KPU Merangin ini berangkat dari Bangko sekitar pukul 09.00 WIB untuk mengantar logistik pemilu yang belum didistribusikan ke PPK-PPK yang ada di Kecamatan Tabir dan sekitarnya. Namun saat itu mobil yang dikendarai oleh Jhon (50) warga Pasar Bawah Bangko ini saat menuju ke Bangko usai mengantar logistik tibatiba dihadang dua orang tak dikenal. Tanpa basa-basi orang yang menghadang inipun langsung mengambil kunci mobil dengan paksa dan meminta uang Rp 200 ribu kepada Jhon yang tak lain adalah sopir pengantar logistik. ‘’Saat itu saya tidak mengira akan 4 Baca Kendaraan ... hal 2

DIANGKAT: Bus Hadi Mulyo diangkat setelah terseret sekitar 300 meter akibat tertabrak KA di Klaten, kemarin.

Ratusan Rumah Terbakar Pelantikan 2 Pejabat Kota Langgar Aturan

Advertorial

Depdagri: Harus Ada Persetujuan Gubernur

BENI MURDANI/JAMBI EKSPRES

RATA DENGAN TANAH: Bupati Tanjabtim meninjau lokasi kebakaran di Desa Lambur Luar, Muarasabak Timur, kemarin.

Di Tanjabtim 126 Rumah, Merangin 10 Rumah MUARASABAK- Kebakaran hebat kembali melanda Kabupaten

Tanjabtim dan Merangin. Kali ini meratakan Desa Lambur Luar, Kecamatan Muarasabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur Sabtu (4/7), sekitar pukul 14.45 WIB. Kebakaran ini menghanguskan 126 rumah dan toko dengan 4 Baca Ratusan ... hal 11

JAMBI – Pelantikan dua pejabat eselon II Kota Jambi, yakni Marjani dan Sitanggang yang menuai kontroversi beberapa hari lalu tampaknya akan mendapatkan titik temu. Sekjen Depdagri, Dyah Anggraini menyatakan, pengangkatan dua pejabat tersebut tidak sesuai aturan, yakni, melanggar UU Nomor 32 Tahun 2004. Karena berdasarkan UU tersebut kata Dyah, dalam pengangkatan pejabat eselon II di lingkungan Kabupaten/Kota harus mendapat persetujuan Gubernur, selaku wakil pemerintah pusat di daerah. “Pengangkatan pejabat eselon II di Kabupaten/Kota tanpa persetujuan Gubernur itu melanggar

aturan. Sesuai aturan, Gubernur berwenang menerima dan tidak menerima pengangkatan pejabat dilingkungan Kabupaten/Kota. Nah, dalam pelantikan dua pejabat di Kota Jambi beberapa hari yang lalu, itu melanggar aturan karena tanpa persetujuan Gubernur,” ujar Dyah yang ditemui di Bandara Sulthan Thaha Jambi. Dirinya mengaku tak memihak kepada Gubernur atau Walikota. Namun, pelantikan dua pejabat tanpa persetujuan Gubernur itu, katanya melanggar. ‘’Saya tidak menyatakan pembatalan. Sebab pembatalan itu hak atau wewenang Gubernur Jambi,” tambahnya. Dijelaskan Sekjen Depdagri ini, meski tidak membatalkan pengangkatan pejabat Kota Jambi tersebut, tapi harus di Baperjakat (Badan Pertimbangan 4 Baca Pelantikan ... hal 2

Para Menteri Kuat pada Era Orde Baru yang Tetap Berkiprah di Masyarakat

Soedomo Masih Kuat Menyelam, Haryono Rajin Buka Facebook Dua orang ini, Haryono Suyono dan Soedomo, pernah menjadi menteri kepercayaan mantan (almarhum) Presiden Soeharto pada era Orde Baru. Kini, usia mereka sudah sama-sama sepuh. Apa yang membuat keduanya tetap bersemangat berkegiatan sosial?

NAUFAL WIDHI-DOK/JAWA POS

SEMANGAT DI USIA SENJA: Soedomo yang masih energik di usianya yang lebih 80 tahun dan Haryono Suyono yang belum lelah untuk tetap aktif di kegiatan-kegiatan sosial.

ANGGIT-RIDLWAN, Jakarta PADA 20 September mendatang, umur Soedomo 83 tahun. Meski tergolong berusia lanjut, pria kelahiran Malang tersebut masih terlihat bugar. Setidaknya, hal itu tampak pada penampilannya ketika ditemui di kantor Yayasan Stroke Indonesia (Yastroki) di lantai 2 Menara Kuningan, Jakarta, Kamis (2/7). Pria yang akrab disapa Pak Domo itu memang aktif di Yastroki. Bahkan, dia menjadi ketua yayasan tersebut sejak 2003

dan terpilih lagi untuk periode berikutnya (2008-2013). ‘’Saya bahagia bisa mengabdi di sini,’’ ujar mantan Menko Polkam itu. Yastroki didirikan pada 17 Januari 1989 di Jakarta. Tujuannya, membantu menurunkan insiden dan dampak stroke. ‘’Alhamdulillah, kami dipercaya mengelola dana dari Pak Harto (almarhum mantan Presiden Soeharto) melalui Yayasan Damandiri sekitar Rp 5 miliar untuk operasional,’’ jelasnya.

http://www.jambiekspres.co.id

Hubungan Soedomo dengan Soeharto memang sangat akrab. Pada 1975, dia dipercaya menjadi panglima komando operasi pemulihan keamanan dan ketertiban (Pangkopkamtib). Saat itu, Soedomo dikenal sebagai pejabat yang tegas dan berkomitmen pada aturan. Meski harus berhadapan dengan gerakan mahasiswa dan kritik dari kanan-kiri, Soedomo tetap kukuh pada aturan yang sudah ditetapkan hingga lem-

baga itu dibubarkan pada 1988. ‘’Hubungan saya dengan Pak Harto sangat baik,’’ ungkapnya. Selain menjadi Pangkopkamtib, Soedomo pernah dipercaya menjabat menteri tenaga kerja dan transmigrasi, Menko Polkam, dan ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Saat ditanya soal aktivitas politiknya, dia malah tersenyum. ‘’Sekarang ini memang masanya orang-orang 4 Baca Soedomo ... hal 11

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Jambi Ekspres | Senin, 06 Juli 2009 by joni trimulya - Issuu