SABTU, 13 JUNI
Eceran Rp 3.500
Tahun 2009
RADAR BOGOR/JPNN
PATAH: Kondisi helikopter TNI AU jenis Puma usai jatuh dan meledak di Lanud ATS, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Baru Diperbaiki, Heli TNI Jatuh Empat Orang Tewas BOGOR-Duka kembali menyelimuti Korps TNI AU. Kemarin helikopter jenis Puma SA-330 dengan nomor register H-3306 jatuh saat melakukan test fly (tes terbang, red) di Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat tak jauh dari hanggar. Kejadian tersebut, terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat pesawat akan melakukan
Pesawat Tua Harus Digrounded MUSIBAH tampaknya sulit lepas dari tubuh Tentara Nasional Indonesia. Belum kering tanah merah makam prajurit Kopassus yang jatuh Senin ( 8/6) lalu, kecelakaan kembali berulang.
take off. Akibatnya empat awak tewas yakni, keempat korban heli jatuh pilot Mayor Sobic Fanani, co pilot Lettu Wisnu, Serka Catur Heri dan Sertu Dodi. Menurut Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI AU I Marsma Imam Safaat, helikopter itu sedang melakukan tes mesin, namun saat takeoff dan ketinggian baru mencapai 20 meter, mesin tiba-tiba mati dan pesawat pun jatuh 200 meter dari hanggar. “Test flight yang merupakan kegiatan rutin squadron 8. Dan tadi (kemarin, red)
adalah yang kedua kalinya,” kata Imam, di depan rumah Sakit AU Atang Sendjaja. Imam mengakui, sebelum jatuh heli rupanya bermasalah pada automatic pilot. Sejak 6 bulan lalu, heli tersebut itu menjalani perawatan berat di Bandung. “Memang automatic pilot itu sempat bermasalah tapi sudah tidak bermasalah lagi,” tambahnya. Imam mengatakan, perawatan berat heli tersebut telah selesai. Sebelum jatuh, 4 Baca Baru ... hal 10
Kemarin sebuah helikopter Super Puma milik TNI AU jatuh di Lanud Atang Sanjaya, Bogor Jawa Barat. Empat prajurit TNI AU tewas, tiga luka berat. Itu berarti dalam 4 Baca Pesawat ... hal 11
Prita v Omni, Andai Berkepala Dingin
Angka Kelulusan 93,62 Persen Hasil UN SMA Diumumkan Lusa
rekrutmen cpns Pemkot Hanya Terima 350 CPNS JAMBI- Penerimaan CPNS Pemerintah Kota Jambi untuk tahun 2009 diprediksi akan berjumlah tiga ratusan CPNS. Meskipun demikian jumlah ini belum bisa dipastikan. M Ichsan, SE, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jambi saat ditemui koran ini mengaku masih belum menerima jumlah pasti berapa Pemerintah Kota Jambi 4 Baca Pemkot ... hal 11
sementara itu...
JAKARTA - Kendati banyak diwarnai kecurangan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) mengklaim ujian nasional tingkat SMA/MA tahun ini masih lebih baik daripada tahun lalu. Sebab, persentase kelulusan siswa tahun ini meningkat. Bahkan, nilai rata-rata siswa secara nasional pun bertambah. Sejatinya, secara resmi BSNP baru akan mengumumkan hasil UN Senin lusa. Tapi, data yang diperoleh Jawa Pos dari BSNP tadi malam menunjukkan bahwa angka kelulusan tahun ini mencapai 93,62 persen. Angka tersebut naik 2,30 persen dari 91,32 persen pada 2008. Begitu pula rata-rata nilai UN. Tahun ini nilai rata-rata UN mencapai 7,24. Naik 0,03 dari tahun 2008 yang 7,21. Persentase kelulusan di sejumlah daerah pun meningkat.
UKON FURKON S/INDO POS/JPNN
PLEDOI: Aulia Pohan membacakan pledoi di pengadilan Tipikor, kemarin.
Aulia Sebut Jadi Korban Konspirasi JAKARTA - Terdakwa kasus aliran dana Bank Indonesia (BI), Aulia Pohan, kemarin (12/6) memberikan pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor. Aulia
4 Baca Angka ... hal 10
merasa telah dihakimi opini publik dalam kasus dugaan korupsi dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) sebesar Rp 100 miliar itu. 4 Baca Aulia ... hal 10
PERKEMBANGAN kasus Prita vs RS Omni semakin menarik. Baik sebagai berita maupun sebagai bahan introspeksi dan kontemplasi (perenungan). Karena Prita bukan satu-satunya pasien yang mengalami nasib seperti itu. Sebaliknya, RS Omni juga bukan satu-satunya rumah sakit yang memperlakukan pasiennya seperti itu. Dokter yang menangani Prita juga bukan satu-satunya yang berbuat begitu. Mari kita baca ulang apa yang ditulis ibu dua anak itu di Facebook. Saya yakin Anda sepakat dengan saya: Tulisan itu murni curhatnya sebagai pasien dan konsumen yang dikecewakan. Sama sekali tak ada nada menghasut agar, misalnya, orang lain tidak lagi berobat di rumah sakit berlabel internasional itu. Dan curhat di Facebook atau blog kan sekarang sudah biasa. Sehingga agak berlebihan, memang, kalau manajemen RS Omni
Robot Bisa Ambil Makanan
Teknologi robot Jepang sulit untuk ditandingi. Yang terbaru perusahaan Squse menciptakan robot tangan. Robot unik ini bisa melayani manusia seperti mengambil makanan. Seperti saat di demontrasikan pada pameran teknologi internasional mesin makanan di Tokyo (10/06) lalu. Tampak robot tangan saat mengambil makanan sushi untuk diberikan kepada pengunjung. (AFP)
http://www.jambiekspres.co.id
4 Baca Prita ... hal 10
Indonesia-Malaysia Tegang karena Ambalat, Bagaimana Kehidupan Warga di Perbatasan
Masih Tergantung Tawau, Tidak Mungkin Perang Memanasnya kembali hubungan Indonesia dengan Malaysia lantaran persoalan Ambalat tidak terlalu berpengaruh pada warga yang hidup di kawasan perbatasan dua negara itu. Contohnya warga Pulau Sebatik. Mereka yakin, ketegangan yang terjadi sekarang tidak setegang empat tahun lalu.
YOSHIKAZU TSUNO/AFP PHOTO
lantas membawa masalah curhatnya Prita itu sampai ke ranah hukum. Apalagi sampai menjebloskannya ke penjara. Masalah Prita sebenarnya masalah sederhana dan klasik. Prita dan keluarganya bukan orang yang paham medis. Apalagi memahami isi Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 dan prosedur pemeriksaan di lab medis. Kekesalan Prita kan bermula dari hasil lab yang menyebut trombositnya hanya 27.000/L. Dan dengan dasar itu, dia didiagnosis menderita demam berdarah (DB). Pemeriksaan lab diulang, hasilnya sama. Tetapi keesokan harinya, Prita diberi tahu bahwa trombositnya 180.000/L dan dia tidak menderita DB. Tentang hasil lab sebelumnya, yang 27.000 itu, diakui dokter sebagai suatu kesalahan. Seperti diketahui, salah satu tolok ukur yang dipakai untuk
GARIS BATAS: Aktivitas warga di Kecamatan Sebatik dekat perbatasan Malaysia.
ADHARSYAH-MUSTARI, Nunukan MALAM itu kebetulan harinya Jumat (29/5). Jam hampir menunjukkan pukul 20.00 Wita. Radar Tarakan (Jawa Pos Group) baru saja tiba di Sei Nyamuk. Ini adalah ibu kota Kecamatan Sebatik Induk, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Kecamatan Sebatik terletak di Pulau Sebatik. Kawasan ini berbatasan dengan
MUSTARI A RAUF/RADAR TARAKAN/JPNN
Kota Tawau yang terletak di Negara Bagian Sabah, Malaysia. Dengan posisi demikian, Sebatik disebut juga sebagai pintu perbatasan antara Indonesia dan Sabah. Dari pengamatan Radar Tarakan, malam itu tidak ada yang berubah jika dibandingkan
dengan hari-hari sebelumnya. Padahal, saat itu media massa sedang ramai-ramainya memberitakan ketegangan Indonesia dengan Malaysia mengenai perairan Ambalat. Supermarket Kebalen Jaya -satu-satunya tempat berbelanja terlengkap di Sebatik-
tetap melayani pembelanja hingga pukul 21.00. To k o - t o k o yang menjual barang kelontong maupun konter penjualan handphone juga tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Sejumlah warung makan pun tetap buka. “Lihat sendiri. Tidak ada yang 4 Baca Masih ... hal 11
email: jambiekspres@yahoo.com