Jambi Ekspre | Jumat, 22 Mei 2009

Page 1

Eceran Rp 3.500

jumat, 22 mei Tahun 2009

Korban Hercules 101 Orang Sebelum Jatuh Pesawat Diduga Naik MAGETAN- Korban jatuhnya pesawat angkut jenis C-130 Hercules Alpha 1325 di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sekitar pukul 06.30 (20/05) bertambah. Hingga kemarin malam korban tewas mencapai 101 orang. 4 Baca Korban.. hal 11

pendidikan

Usia 17 Tahun, Riana Raih Dokter JOGJA - Prestasi akademis Riana Helmi sungguh luar biasa. Mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengantongi gelar sarjana kedokteran pada usia 17 tahun 11 bulan. 4 Baca Usia.. hal 2

nba madness

Anggaran Tersita untuk Gaji Prajurit

M IQBAL/SATELIT NEWS/JPNN

DIMAKAMKAN: Tujuh jenazah korban jatuhnya Pesawat Hercules C 130, yang jatuh di Magetan Rabu kemarin, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan TNI Bahagia Bintaro, Tangerang, kemarin.

PERDEBATAN anggaran TNI kembali memanas setelah Hercules C-130 jatuh di Magetan, Jawa Timur. 4 Baca Anggaran.. hal 11

Bapak Tiri Dihabisi

Nasrun Diperiksa 8 Jam AZRUL ANANDA/JAWA POS

COCOKKAN UKURAN: Seorang anak mencocokkan ukuran tangan dan kakinya dengan Gilbert Arenas, Bintang Washington Wizards di arena NBA Madness 2008 di Manila, Filipina.

Ribuan Peserta Siap Tampil

garakan di Indonesia.

SURABAYA – Ribuan orang bakal berpartisipasi langsung di NBA Madness presented by Jawa Pos, even basketball lifestyle yang untuk kali pertama diseleng4 Baca Ribuan.. hal 2

sementara itu...

Dikeroyok, Dipukul dengan Kayu Balok

Dicecar 26 Pertanyaan, Kasus Dana Insentif Atlet JAMBI-Ketua Harian KONI Provinsi Jambi, Nasrun Arbain, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Rabu, kemarin (20/05). Setelah sebelumnya sempat mangkir, tersangka kasus dugaan korupsi pemotongan insentif atlet itu, datang memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa terkait kasus tersebut. Pantauan koran ini, Nasrun diperiksa selama kurang lebih 8 jam, mulai dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, di salah satu ruangan penyidik. Ditemui usai pemeriksaan, Nasrun yang di dampingi oleh dua orang penasehat hukumnya mengatakan, 4 Baca Nasrun.. hal 2

M RIDWAN/JAMBI EKSPRES

SANTAI: Nasrun diperiksa kasus dana insentif atlet.

MUARATEBO-Khoirudin Bin Husin (47), warga Dusun Telago Manis, Desa Tanjung Aur Kecamatan Tebo Ulu, kemarin (20/05) tewas dibunuh, sekitar pukul 20.00 WIB. Mirisnya lagi, dia tewas setelah dihabisi oleh anak mantan isitrinya bernama Sarbaini bin M Amir (25) serta mantan adik iparnya, Suhaimi bin Suud ( 25). Kapolres Tebo, AKBP Franky Harianto melalui Kapolsek Tebo Ulu, Iptu Syarifudin AR, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang berujung dengan hilangnya satu nyawa tersebut.

Motif terjadinya pembunuhan tersebut dikarenakan kedua pelaku tidak senang korban terus saja berhubungan dengan mantan istrinya yang tak lain merupakan ibu kandung tersangka Sarbaini, kendati mereka berdua telah bercerai. “Motifnya dendam karena orang tua mereka terus berhubungan,’’ jelasnya. Dijelaskannya, kejadian itu bermula saat kedua tersangka yang tidak terima dengan hubungan ibunya dengan mantan bapak tirinya ini, mendengar ada suara lelaki di rumah ibunya. Keduanya lantas mendatangi rumah tersebut dan mencoba untuk mengusir korban. Tetapi, korban tidak mengindahkannya. 4 Baca Bapak.. hal 2

Para Panutan Keluarga yang Jadi Korban Tewas di Tragedi Jatuhnya Pesawat Hercules

Harsono Baru Raih Bintang Satu, Younan Lima Bulan Menikah

ELOY ALONSO/REUTERS

Raja Tato Meski telah uzur, nenek yang satu ini tetap fungky. Isobel Varley (72), nenek asal Spanyol kemarin menasbihkan sebagai raja tato di dunia di Gijon, Spanyol dalam acara II Expotatoo tato. Sekujur tubuh Isobel dilukis mulai dari kaki hingga kepala terkecuali bagian muka. Wah.. wah bisa-bisa preman bakal takut melihat nenek gaul ini. (reuters)

http://www.jambiekspres.co.id

Di antara puluhan korban tewas dalam tragedi jatuhnya pesawat Hercules di Magetan kemarin, ada nama Marsekal Pertama (Marsma) Pnb Harsono dan Kapten Pnb Muhammad Firdaus Younan Negara. Yang menarik, keduanya samasama anak pertama dan menjadi panutan keluarga.

KEBANGGAAN ORANG TUA: Marsma Pnb Harsono (tengah) yang baru lima bulan bertugas di Biak, Papua Barat

BOY ROHMANTO, Klaten SUPARDI Pujo Harjono berusaha tegar. Pria 70 tahun warga Dukuh Sudimoro, Desa Karangnoko, Kecamatan Karangnoko, Klaten, itu tetap ramah, menyalami satu per satu pelayat yang datang ke rumahnya kemarin siang. Rumah berbentuk joglo yang MUDJADI/PONTIANAK POST/JPNN

menghadap ke selatan itu memang mulai didatangi para pentakziah. Supardi sedang menghadapi cobaan berat. Anak pertama dan juga menantunya, menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Hercules di Magetan kemarin pagi. Mereka adalah Marsma Pnb Harsono, 51, dan istrinya, Ny Dathy Wulandari, 49. Harsono adalah anak pertama dari sembilan bersaudara pasangan Supardi dan Suharni, 69. Kabar kematian Harsono diterima Supardi sekitar pukul 08.00 kemarin. Jika Supardi terlihat tegar, tidak demikian halnya dengan sang istri. Ketika wartawan koran ini datang ke rumah Supardi pukul 13.00 kemarin, Suharni masih tampak shock. Dia tak bisa diwawancarai dan mengurung diri di kamar ditemani anak dan kerabatntya. 4 Baca Harsono.. hal 2

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.