Jambi Ekspres | Rabu, 22 Juli 2009

Page 1

seg e r a o n a i r

RABU, 22 JULI

Eceran Rp 3.500

Tahun 2009

Pengebom Libatkan Orang Dalam Hotel Analisis Polisi setelah Muncul Nama Ibrahim JAKARTA – Berbagai skenario dan kemungkinan terjadinya ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton terus diutak-atik polisi, terutama tim Densus 88. Kali ini muncul dugaan bahwa mulusnya pengebo-

man tersebut berkat bantuan orang dalam hotel. Lantas, siapa orang dalam tersebut? Muncullah nama Ibrahim. Dia adalah florist (petugas yang menangani stok dan penataan bunga) di Hotel Ritz-Carlton. Hingga kemarin nasib Ibrahim belum diketahui, apakah dia selamat atau masuk dalam deretan korban tewas. Yang jelas, dari sembilan korban tewas dalam tragedi

Tuduhan SBY Tak Terbukti

itu, tujuh orang sudah teridentifikasi. Lima orang tewas di Hotel JW Marriott. Mereka adalah Timothy D. Mackay, 61, asal New Zealand; Nathan Verity, 39, asal Australia; Garth M c E v o y, 40, warga Australia; Evert 4 Baca Pengebom ... hal 11

ABROR RIZKI/RUMGAPRES

JUMPA PERS: Presiden SBY saat jumpa pers usai terjadi ledakan bom di JW Marriott dan Ritz-Carlton.

Noordin M. Top Memakai Orang Dalam?

5. Ada keterangan dari saksi mata, penghuni kamar 1808 meminta petugas cleaning service Marriott untuk membuang bunga di keranjang sampah. Dimungkinkan bunga itu dipakai sebagai kamuflase saat membawa bom yang telah dirakit.

Bom yang diledakkan di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton (17/7) sangat mungkin tidak dirakit di kamar 1808 seperti dugaan selama ini. Inilah skenario lain masuknya bom ke dalam hotel meski di pintu masuk ada penjagaan ekstraketat.

LIMA hari sudah teror bom Jakarta di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton terjadi. Sejauh ini para pelakunya ditengarai kuat merupakan jaringan dari gembong teroris Noordin M. Top yang hingga kini masih jadi buron. Maka, pernyataan Presiden 4 Baca Tuduhan ... hal 10 6. Marriott diledakkan pengebom yang dugaan sementara pelakunya adalah Nur Sahid. 7. Ibrahim sekarang belum ditemukan. Adakah ia yang menjadi pengebom bunuh diri di Ritz Carlton?

2. Setelah melewati masa indoktrinasi, Ibrahim dipinang oleh Noordin sebagai ”pengantin” untuk terlibat dalam misi pengeboman.

1. Jauh-jauh hari, orang-orang Noordin mendekati Ibrahim yang bekerja sebagai perawat bunga (florist) di Marriot dan Ritz-Carlton untuk direkrut dalam jaringan.

Keterangan: Ada terowongan bawah tanah yang menghubungkan JW Marriott dengan RitzCarlton, sebab sejak 1995 JW Marriott membeli sekitar 50 persen saham Ritz Carlton untuk menguasai jaringan hotel mewah.

3. Mendekati hari pengeboman yang telah ditentukan, Ibrahim menyusupkan bom yang telah dirakit Noordin M. Top ke dalam Hotel Ritz-Carlton.

Rekrutmen CPNS, Minimal D II Guru dan Tenaga Medis Masih Prioritas JAMBI- Ini kabar yang kurang mengenakkan bagi para lulusan SMA yang berminat masuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil

(CPNS). Pasalnya, dari surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diterima Pemprov Jambi, minimal lulusan yang diterima untuk menjadi CPNS tahun 2009, berpendidikan minimal diploma II (D II). ‘’Sedangkan untuk SMA, saya belum bisa memastikan,’’ ungkap Sekda Provinsi Jambi, Drs H AM

Firdaus MSi yang ditemui Koran ini, kemarin. Dikatakannya, pada tahun ini, Pemprov menerima sebanyak 342 CPNS. Hanya saja, untuk waktu penerimaan, dia sendiri belum bisa memastikan. Artinya belum ada ketetapan tanggal dan bulan penerimaan,” ujar Firdaus.

2009, 4 Kasus ke Penyidikan

Sensus Angsa

Data tentang kependudukan memang seharusnya akurat. Sebab kalau tidak, bisa panjang implikasinya. Di Inggris, tak hanya penduduk yang disensus secara berkala untuk mendapatkan data akurat, tapi juga angsa. Ratu Inggris Elizabeth II kemarin ikut turun langsung untuk menyaksikan pendataan para angsa di sungai Thames, sebelah barat kota London. Sang ratu nampak senang ketika anak angsanya yang baru berumur beberapa hari didata. Di sini, penduduk yang sudah beranak pinak pun bisa tak terdata. Juga banyak yang datanya ganda.(AFP)

untuk kesehatan 82. “Formasi ini akan kita ajukan kembali akhir Juli ini. Awal Agustus ketetapannya sudah ada. Tapi kalau jumlah formasi sudah tetap tidak akan ada perubahan lagi. Mungkin yang bisa berubah hanya jurusannya,” jelas Firdaus. Dicontohkannya, 4 Baca Rekrutmen ... hal 10

Tiga Mantan Anggota DPRD Tebo Ditahan

Muchtar Muis Tetap Aman SANG TAN/AFP PHOTO

Diterangkannya, dari jumlah tersebut, masingmasing untuk honorer yang akan diangkat menjadi PNS berjumlah 130 orang. Sementara formasi umum 212 orang. Ini terdiri dari guru Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) sebanyak 25, bidang teknis 105 dan

Terkait Korupsi APBD Rp 4,7 M

JAMBI-Peringatan Hari Bakti Adhiyaksa ke-49 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, ternyata masih menyisakan beberapa Pekerjaan Rumah (PR) yang belum terselesaikan. Salah satunya adalah kasus PLTD Sungaibahar untuk tersangka Muchtar Muis (MM) yang hingga kini belum pernah diperiksa penyidik Kejati Jambi, kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 3 April 2007, silam. Padahal, tersangka lainnya, yakni As’ad Syam dan Sudiro Lesmana sudah divonis bebas oleh PN Sengeti, walaupun pihak kejaksaan mengajukan kasasi ke MA, yang hingga kini belum diputuskan. Keluarnya surat edaran dari Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan pemeriksaan pejabat daerah setelah 60 hari diajukan ke presiden tidak ditanggapi, dapat dilanjutkan, ternyata tidak membuat

MUARATEBO-Tiga mantan anggota DPRD Tebo periode 19992004, kemarin (21/07), resmi ditahan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo. Mereka adalah H. Fauzi Mansyur dari Fraksi Golkar, serta H.M Taher dan Harmain dari Fraksi Gabungan. Ketiganya ditahan karena terlibat kasus dugaan korupsi APBD Tebo tahun 2003 yang merugikan negara sebesar Rp 4,7 Millar (M). Sebelum ditahan, ketiganya terlebih dahulu menjalani pemeriksaan lebih kurang 9 jam di Kejari Tebo. Setelah itu, sekitar pukul 19.00 WIB,

4 Baca Muchtar ... hal 11

digiring ke Lapas Muaratebo. Kepala Kejaksaan Negeri Tebo Rahman Dwi Saputra SH kepada sejumlah wartawan kemarin mengatakan, untuk saat ini, pihaknya baru bisa menahan ketiga orang tersebut, sedangkan yang lain akan menyusul dengan berbagai pertimbangan. “Hari ini (kemarin, red) kita baru menahan tiga orang dari seluruh tersangka, ketiganya kita titipkan ke Lapas Tebo dan yang lainnya nanti menyusul,” ujar Kejari di kantor Kejari Tebo kemarin. Tersangka lain yang bakal menyusul tersebut diantaranya adalah H. Nasrun Nasir dan A.Roni dari Fraksi Golkar, Yose, Buswan dan Djarmo dari Fraksi PDI Perjuangan, 4 Baca Tiga ... hal 10

Mereka yang Lolos dari Maut Bom JW Marriott dan Ritz-Carlton (2-habis)

Gendang Telinga Pecah, Takut Nonton Televisi Ledakan bom pada Jumat (17/7) juga menimbulkan trauma bagi Wahidul Qohar serta Andri Tirta Marfadi, dua pegawai Hotel JW Marriott. Bahkan, Andri takut menonton berita di televisi. ANGGIT S.-TITIK A., Jakarta WAHIDUL Qohar akhirnya merasakan sendiri ledakan bom di Hotel JW Marriott, tempat dirinya bekerja. Selama ini, pria yang bekerja di hotel berbintang lima sejak 2005 tersebut hanya mendengar cerita-cerita tentang ganasnya bom yang meledak di Marriott pada Agustus 2003 silam. ‘’Sangat ngeri cerita waktu itu,’’ kata pria 34 tahun yang dirawat di RS Jakarta tersebut. Jumat pagi (17/7) itu, Wahid bertugas seperti biasa. Yakni, menerima sambil membukakan pintu bagi tamu hotel. Saat ledakan terjadi, dirinya tengah fokus pada pekerjaannya tersebut. ‘’Saya hanya memperhati-

ANGGIT SATRIYO/JAWA POS

BERKAT RESTU ORTU: Wahidul Qohar yang hanya mengalami luka ringan meski berjarak 15 meter dari pusat led akan bom di Hotel JW Marriott.

kan tamu yang masuk. Hanya fokus ke sana,’’ ungkapnya. Pusat ledakan berjarak sekitar 15 meter dari posisinya berdiri. ‘’Blar... yang terlihat saat itu hanya asap putih,’’ ujarnya. Setelah itu, Wahid ambruk dan tak sadar diri. Dia baru sadar saat berada di rumah sakit. Begitu tersadar, Wahid merasakan sakit yang amat sangat pada kedua telinga dan nyeri pada punggung. Dia tidak tahu siapa yang menyelamatkan jiwanya pada pagi

http://www.jambiekspres.co.id

malang tersebut. ‘’Gara-gara ledakan itu, telinga saya sakit. Bahkan, setelah kejadian tersebut, telinga saya juga kemasukan pasir. Untungnya saya pakai headset,’’ ungkapnya. Wahid sangat yakin dirinya bisa selamat karena doa kedua orang tuanya. Sebab, dia memang sangat dekat dengan bapak-ibunya. ‘’Doa orang tua memang selalu menyelimuti anaknya,’’ katanya. Setelah mendapat perawatan

medis, kondisi Wahid berangsur-angsur membaik. Minggu (19/7), dokter yang menangani mengizinkannya pulang. Namun, dia masih diminta kontrol sekali lagi. Sebelum meninggalkan RS, Wahid berpamitan kepada beberapa teman kerjanya yang juga menjadi korban dan dirawat di tempat yang sama. Di antaranya, Dikdik Ahmad Taufik, security supervisor yang hingga kemarin masih dirawat. ‘’Saya berdoa untuk mereka semoga segera diberi kesembuhan,’’ katanya. Meski mengalami trauma karena bom, Wahid mengaku tak takut untuk masuk kerja lagi. Apalagi, Hotel JW Marriott memberikan kesan spesial bagi dirinya. Di tempat kerjanya tersebut, Wahid bertemu Yuni Tasik Wulan yang kini menjadi istrinya dan telah memberi seorang anak. Keduanya adalah sama-sama karyawan hotel. Wahid bertugas sebagai bell man, Yuni bertugas mengantarkan keperluan tamu di dalam kamar. Setelah pulang, 4 Baca Gendang ... hal 11

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.