Jambi Ekspres | Minggu, 23 Agustus 2009

Page 1

minggu, 23 agustus

Eceran Rp 3.500

Tahun 2009

Dirampok, Toke Karet Rugi Rp 1 M Pelaku Enam Orang

mendobrak pintu depan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Setelah itu, empat dari enam pelaku langsung mendobrak pintu kamar korban. Saat itulah korban terbangun dan baru mengetahui rumahnya kedatangan tamu tak diundang. Mengetahui hal tersebut, korban pun sempat berteriak, namun pelaku langsung menodongkan pistol kepada kepala korban, korban pun tidak bisa berkutik.

MUARABUNGO- Rumah milik toke karet yang diketahui bernama H Uhum Ritongan (75), warga Dusun Jambak Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, Sabtu lalu (22/08), dimasuki kawanan rampok bersenjata api. Pelaku yang berjumlah 6 orang dan mengenakan penutup wajah itu, berhasil masuk ke rumah korban dengan cara

Di bawah ancaman senjata api, korban pun akhirnya terpaksa menunjukkan tempat penyimpanan serta kunci brangkas miliknya kepada pelaku. Pelaku juga memaksa korban untuk membuka sendiri brangkas miliknya. Akibatnya, uang tunai sebesar Rp 600 juta milik korban yang ada dalam brangkas berhasil disikat. Sialnya, dari Rp 600 juta tersebut, Rp 150 juta di antaranya merupakan uang kas masjid. 4 Baca Dirampok ... hal 2

hikmah RAMADAN Selamat Datang Ramadan Oleh : A. Mustofa Bisri

SETIAP datang bulan Ramadan, kaum muslimin menyambutnya dengan semangat. ‘’Marhaban ya Ramadhan!’’, ‘’Selamat Datang Ramadan!’’ demikian, antara lain, sambutan spanduk-spanduk. Seolah-olah, Ramadan memang merupakan tamu yang dinanti-nanti kedatangannya. Saya sendiri juga selalu menanti-nanti kedatangan Ramadan, terutama karena di bulan Ramadan-lah saya dapat merdeka mengatur sendiri jadwal kegiatan saya bersama keluarga dan santri-santri. Pada sebelas bulan yang lain, kebanyakan agenda saya ‘’diatur’’ oleh orang dan kesibukan saya begitu tidak jelas. Dalam bulan Ramadan, saya bisa agak lebih akrab dengan diri sendiri. Saya bisa lebih bebas me­renung dan bertafakur. Dalam Ramadan kali ini, kita, atau minimal saya, sudah mempunyai gambaran kasar tentang apa yang bisa kita renungkan. Di antaranya -yang paling mengusik pikiran- lagi-lagi adalah soal yang berkaitan dengan keberagamaan dan pemahaman kaum muslimin terhadap agamanya. Bukankah ‘’Man lam yahtamm lilmuslimiina falaisa minhum?’’

JAKWAN-RAKA/JPNN

I’tikaf: Seorang wanita mengisi waktu senggangnya dibulan ramadan dengan membaca Alquran untuk menambah nilai-nilai ibadah puasanya. Inzet foto Alquran raksasa yang dipajangkan di TMII Jakarta.

Hari Pertama Puasa, Jalanan Sepi JAMBI - Hari pertama Ramadan, jalanan dalam Kota Jambi terlihat sepi. Ini sangat terasa sekali saat pagi hari. Jalanan mulai ramai tak kala hari menjelang sore. Beberapa jalan yang biasanya lancar terpaksa harus macet. Misalnya saja dari jalan Kolonel Abunjani hingga jalan Sumantri Brojone-

4 Baca Selamat ... hal 7

yang disorot

4 Baca Hari ... hal 7

Penangkapan Jamaah Tabligh Dikecam jpnn

Asri Welas

goro. Demikian juga yang terjadi di jalan Simpang Mayang Kota Jambi. Kemacetan pada sore hari ini terjadi dikarenakan melubernya para pengunjung pasar beduk yang berada di kawasan itu. Selain itu, juga dipicu dengan

Yang Penting Suami Beri Izin Bulan Ramadan tiba, saatnya bagi beberapa artis untuk bekerja tengah malam, menghibur orang yang menikmati santap sahur. Asri Welas, Parto, dan Andre Taulani adalah beberapa di antara mereka. Lewat program masing-masing, mereka menghidupkan “jam mati” menjadi hiburan, meski merasa dilematis meninggalkan keluarga. PUKUL 01.30 kemarin (22/8), Asri Pramawati sudah tampak rapi. Memakai rok hitam dipadu atasan krem dan pink, dia bolak-balik di ruang tunggu artis studio Trans TV sambil sesekali membaca teliti secarik kertas yang berisi dialog untuknya di acara Saatnya Kita Sahur (SKS). Sekitar 30 menit lagi, Asri harus masuk studio untuk siaran langsung acara yang juga dibintangi Komeng, Adul, dan Olga Syahputra itu. “Iya, (acara) sahur pertama. Agak deg-degan juga sih. Karena di sini kan orangnya

JAKARTA - Upaya aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap para anggota Jamaah Tabligh di sejumlah tempat mulai menuai kecaman. Depag berharap, aparat kepolisian tidak semena-semena terhadap jamaah yang memang berdakwah dari masjid ke masjid itu. Penangkapan tersebut membuat jamaah tersebut diasosiasikan dengan pelaku teror.

“Jangan overacting dan dikasari, mereka orang yang sedang mencari pahala. Bagaimana pun tidak benar jika mereka yang selama ini berperan menyebarkan ajaran Islam justru dicap teroris,” ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Depag Nasarudin Umar ketika dihubungi kemarin petang. Nasarudin mengatakan, cara berdakwah jamaah 4 Baca Penangkapan .. hal 7

RIDWAN/JAMBI EKSPRES

TINGGAL DAGING & ISI PERUT: Harimau Sumatera di Kebun Binatang Taman Rimba yang dicuri orang.

Sheila Dibunuh di Kandang JAMBI – Aksi benar-benar nekat dilakukan maling hewan langka di Kebun Binatang Taman Rimba Kota Jambi. Salah satu Harimau Sumatera (phantera tigris Sumatrae) betina, Sheila dibunuh di kandangnya sendiri dengan isi perut yang terburai. Identitas pelakupun hingga saat

ini belum diketahui secara pasti. Diperkirakan Sheila dibunuh dan dibawa kabur pelaku sekitar pukul 03.00 WIB. Adanya kejadian tersebut, langsung dilaporkan ke Poltabes Jambi, guna pemeriksaan lebih lanjut. Begitu mendapatkan laporan, pihak Poltabes Jambi, langsung

mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah TKP. Kadis Peternakan Provinsi Jambi, Hanif Lubis, yang didampingi Kepala Kebun Binatang Taman Rimba, Adrianis, yang ditemui di Mapoltabes Jambi usai memasukkan laporan mengatakan, 4 Baca Sheila ... hal 7

4 Baca Yang .. hal 7

Tong Sin Fu, di Balik Generasi Emas Bulu Tangkis Indonesia-Tiongkok

Sudah Tidak Lagi Berpikir Menjadi WNI

TORU YAMANAKA/AFP PHOTO

Berkah Bolt Rekor baru lari 200 meter 19.19 detik dan rekor baru 100 meter 9.58 detik yang diciptakan pelari Jamaika Usain Bolt membawa berkah bagi produsen sepatu puma. Produsen sepatu puma ini kemarin langsung mengeluarkan sepatu sejenis yang dipakai Bolt dengan harga cukup fantastis yakni, 9.975 yen atau setara Rp 1.065.559. Tampak Tadayuki Goto saat memamerkan sepatu puma Street Yaam di Tokyo, kemarin.

http://www.jambiekspres.co.id

Salah satu orang penting di balik keberhasilan Tiongkok menguasai bulu tangkis dunia adalah Tong Sin Fu alias Tang Xianhu. Pelatih kelahiran Lampung itu pernah memoles generasi emas bulu tangkis Indonesia. Dia terpaksa kembali ke Tiongkok karena permohonannya menjadi WNI (warga negara Indonesia) ditolak. M.DINARSA K., Hyderabad PRIA renta itu hampir selalu berada di tepi lapangan setiap kali Lin Dan tampil pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Kepalanya terbungkus topi dan sebuah tas diselempangkan di pundak. Lin Dan, pebulu tangkis tunggal pria andalan Tiongkok, selalu menoleh ke arah pria

BOY SLAMET/JAWA POS

TANGAN DINGIN: Tong Sin Fu saat mendampingi tim Tiongkok di India.

renta itu setiap kali lawan berhasil menerobos pertahanannya. Me­nunggu instruksi. Lin Dan, yang sejatinya hanya diunggulkan di peringkat kelima, akhirnya berhasil menjadi juara dunia di Gachibowli Indoor Stadium, Hyderabad, 10-16 Agustus lalu. Keberhasilannya, antara lain, berkat instruksi pria tua yang tak lain adalah Tong Sin Fu, pelatih tim nasional (timnas) Tiongkok. Itu adalah gelar juara dunia ketiga bagi pemain berjuluk Super Dan tersebut, setelah memenanginya pada 2006 dan 2007. Di partai final, Tong tak tampak di pinggir lapangan lagi. Alasannya, mungkin, partai tersebut mempertemukan sesama pemain Tiongkok, Lin Dan v Chen Jin. Tong adalah sosok yang sangat berjasa bagi kemajuan bulu tangkis di negeri terpadat di dunia itu. Sentuhan magisnya membuat Tiongkok menjadi raksasa bulu tangkis di era modern ini. Para pemain Tiongkok, dalam beberapa tahun terakhir, memang bermain dengan kemampuan jauh di atas pemain

mana pun. Tak heran, pada kejuaraan di India itu timnas Tiongkok hanya kehilangan gelar ganda campuran. Empat nomor lain dikuasai pemain Tiongkok. Bahkan, tiga partai final berlangsung antarpemain Tiongkok. Sebaliknya, Indonesia terpuruk. Nova Widianto/Liliyana Natsir, satu-satunya wakil di final kerjuaraan itu,dikalahkan duet Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Melatih pemain Tiongkok, kata Tong, tidak terlalu susah. Sebab, mereka sangat berbakat. ‘’Di Tiongkok, para pemandu bakat telah menyediakan pemain-pemain bagus. Kami, para pelatih, tinggal memoles,’’ katanya dengan bahasa Indonesia yang masih fasih. Tong memang lahir dan besar di Indonesia. Tepatnya di Teluk Betung, Lampung, 13 Maret 1942. ‘’Di Tiongkok, nama saya sering disebut Tang Xianhu atau Tang Hsien Hu, bergantung dialek daerah masing-masing. Tapi, orang tua saya memberi nama 4 Baca Sudah ... hal 7

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Jambi Ekspres | Minggu, 23 Agustus 2009 by joni trimulya - Issuu