Jambi Ekspres | Selasa, 25 Agustus 2009

Page 1

SELASA, 25 AGUSTUS

Eceran Rp 3.500

TAHUN 2009

Miss Universe 2009 Asal Venezuela

HIKMAH RAMADAN Ajak Istri Dakwah di KPK Oleh: M. Jasin DATANGNYA bulan suci Ramadan memberikan arti tersendiri bagi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M. Jasin. Dia berharap agar momentum ini bisa menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk tidak berbuat korup. ‘ ’ R a m a d a n i t u bulan suci. Jadi, kita mengingatkan bahwa korupsi itu dosa,’’ kata Jasin tadi malam. Langkah saling mengingatkan itu, kata Jasin, merupakan salah satu usaha pencegahan korupsi. KPK, lanjut dia, juga akan banyak melakukan pencegahan selama bulan Ramadan ini. Misalnya, melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke tempat atau instansi-instansi layanan publik. ‘’Sambil mengingatkan antara yang hak dan yang batil,’’ terangnya. Meski begitu, upaya pencegahan itu tak berarti melupakan penindakan yang dilakukan

BAHAMA - Miss Venezuela, Stefania Fernandez, dinobatkan sebagai Miss Universe 2009, Senin (24/8) WIB dinihari tadi. Ini merupakan gelar ke enam kalinya bagi negara itu, di kontes ratu kecantikan sejagad. Kontes ratu kecantikan sejagad kali ini di selenggarakan d i Pulau Paradise d i Kepulauan Bahama. D a l a m k o n t e s i n i , Indonesia juga mengirimkan wakilnya Zivanna Letisha Siregar. Awalnya, pamor Zizi- begitu Zivana biasa dipanggil- memang sempat menanjak di ranking papan atas. Namun, hingga babak akhir, dewi fortuna belum berpihak kepada Zizi. Dan mahkota itu lebih memilih putri Venezuela Stefanie. Stefania Fernandez, gadis yang berusia 18 tahun dan

MISS UNIVERSE: Miss Venezuela Stefania Fernandez usai dinobatkan menjadi Miss Universe 2009.

Bos PO SafaMarwa Dibui Kasus Korupsi Berjamaah, Bersama 2 Mantan Anggota DPRD

SUNGAIPENUH-Bos PO Safa Marwa, H Kaharuddin, mantan anggota DPRD Kerinci periode 1999-2004, akhirnya dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungaipenuh, Senin kemarin (24/08). Mantan anggota Fraksi Partai Golkar tersebut dieksekusi oleh pihak kejaksaan, menyusul turunnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) yang

4 Baca Miss ... hal 10

memvonis terdakwa hukuman 1,5 tahun penjara. Selain melakukan eksekusi terhadap H Kaharuddin, pihak Kejari Sungaipenuh juga mengeksekusi dua mantan anggota DPRD Kerinci lainnya dari Fraksi Golkar, yakni, H Nurhan dan H Masud. Ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam kasus korupsi berjamaah tunjangan kesejahteraan anggota DPRD Kerinci Periode 19992004 sebesar Rp 1,4 miliar. Dari hasil pemeriksaan, masingmasing anggota dewan waktu itu kecipratan dana sebesar Rp 38 juta per orang, mereka divonis 4 Baca Bos ... hal 10

4 Baca Ajak ... hal 11 WIRDIANTO/JAMBI EKSPRES

DIEKSEKUSI: Bos PO Safa Marwa, H Kaharuddin (kanan), dijebloskan ke Rutan Sungaipenuh kemarin.

HUKUM Berkas Lengkap, 27 Jaksa Lawan Antasari JAKARTA – Aparat tidak akan membiarkan Antasari Azhar, tersangka otak pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, bebas. Berkas perkara ketua KPK nonaktif itu akhirnya dinyatakan lengkap (P-21) sebelum masa penahanan berakhir pada 31 Agustus nanti. Selain Antasari, kemarin berkas tiga tersangka lain juga dinyatakan lengkap oleh Kejagung. Mereka adalah Williardi Wizar, Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan Lo. ”Sudah lengkap semua, dinyatakan P-21,” kata Direktur Reserse Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol M. Iriawan di Kejagung kemarin (24/8). Rencananya, hari ini penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan pelimpahan tahap kedua. Yang dilimpahkan adalah tersangka dan barang bukti. ”Kita kirim ke Kejari Jakarta Selatan sekitar jam 10 pagi,” terang perwira menengah dengan tiga melati di pundak itu. Penetapan berkas P-21 yang akan diikuti dengan pelimpahan tahap kedua itu memupus kemungkinan Antasari bebas demi hukum. Sebab, penetapan itu belum melampaui 4 Baca Berkas ... hal 11

DPRD Kembali Bahas Dana Pilgub TIMOTHY A CLARY/AFP PHOTO

Zizi Gagal Tembus 15 Besar KESUKSESAN Artika Sari Devi menembus 15 besar tampaknya belum mampu diikuti generasi penerusnya. Dalam perhelatan akbar kontes Miss Universe 2009 kemarin (24/8), kontestan Indonesia, Zivanna Letisha Siregar gagal mengikuti jejak Artika. Padahal, Zizisapaan akrab Zivanna- menduduki posisi puncak lewat polling internet hingga detik terakhir. Kegagalan tersebut benarbenar di luar dugaan. “Yang kami sesalkan, kenapa posisi puncak di polling internet seakan tidak menjadi pertimbangan sama sekali untuk masuk dalam 4 Baca Zizi ... hal 11

GAGAL 15 BESAR: Zivanna Letisha Siregar.

DOK JE

JAMBI-Anggaran dana Pilgub yang sudah diputuskan oleh Panggar Legislatif sebesar Rp 35 M untuk putaran pertama, bakal kembali dibahas dalam rapat pimpinan dewan sebelum ditetapkan dalam rapat paripurna 26 Agustus mendatang. Hal ini terjadi setelah KPU menyatakan bahwa jumlah anggaran tersebut sangat tidak rasional, karena tidak mencukupi untuk membiayai proses Pilgub. D i k a t a k a n K e t u a D P R D Provinsi Jambi Zoerman Manap, setelah duduk bersama antara KPU, Gubernur Jambi dan pihak DPRD, maka diputuskan DPRD akan membahas kembali jumlah anggaran dana Pilgub ini. Pembahasan tersebut, ungkap Zoerman, tidak dilakukan di dalam panggar, tapi hanya dilakukan di dalam rapat pimpinan dewan. “Memang ini hak DPRD untuk menentukan anggaran, namun kita tetap sesuai aturan dan tidak dapat terlalu jauh melenceng dari aturan, sehingga kita tidak bisa

mengulang kembali rapat panggar, kita hanya akan menggelar rapat pimpinan dewan, sebelum diputuskan di Paripurna,”ujar Zoerman. Untuk diketahui, Panggar sebelumnya sudah mengetok palu dan memutuskan dalam rapat mereka bahwa anggaran Pilgub sebesar Rp 35 M untuk putaran satu dan Rp 15 M untuk putaran dua. Jumlah ini sudah bertambah dari jumlah yang diusulkan panggar eksekutif yakni sebesar Rp 25 M. Sementara KPU Mengusulkan anggaran Pilgub sebesar Rp 54 M untuk putaran pertama. Diakui Zoerman, dari jumlah yang sudah dianggarkan, kemungkinan tidak akan banyak mengalami perubahan, pasalnya beberapa item akan tetap disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah. “Soal pengadaan barang di Pilgub tidak ada masalah lagi, yang belum fix adalah masalah honor PPK, PPS dan KPPS, 4 Baca DPRD ... hal 10

Bebas dari Pemeriksaan Densus 88, Suryana Hapus Trauma dengan Iktikaf

Belum Berani Tidur di Kamar Sendiri

HEIKI SAUKKOMAA/AFP PHOTO

Kontes Pura-Pura bergitar Mei ”May” Kudo dari Jepang beraksi dengan penuh gaya. Aksi Mei tersebut bukan bermain teater, tetapi tampil dalam kontes purapura bergitar. Kontes bertajuk the 2009 Air Guitar World Championship ini berlangsung di Oulu, Finlandia (21/08). Setiap peserta diwajibkan menyanyikan lagu karya sendiri selama 60 detik sambil berpura-pura memainkan alat musik. Warga Prancis Sylvain Quimene dinyatakan sebagai pemenang kontes itu. Dia dipilih juri berkat gaya akrobatik maupun busana yang unik.

http://www.jambiekspres.co.id

Dicurigai terkait jaringan teroris, Suryana alias Yayan diambil polisi dari rumahnya di Koja, Jakarta Utara, pada 5 Agustus lalu. Setelah enam hari diperiksa, dia dibebaskan. Ramadan ini dia manfaatkan untuk beriktikaf sebagai usaha menghapus trauma yang masih menghantuinya. ANGGIT SATRIYO N, Jakarta PESAWAT televisi ukuran 21 inci sedang menayangkan Happy Song dari sebuah stasiun televisi nasional. Ditemani ayah dan ibunya, Suryana alias Yayan asyik menikmati acara kuis lagu-lagu itu di ruang tamu rumahnya, Jalan Kampung Mangga, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Sejak bebas dari pemeriksaan Densus (Detasemen Khusus) 88, Yayan memang hanya

masih trauma dengan peristiwa penangkapannya itu. Buktinya, hingga sekarang dia tak berani tidur di kamarnya. Dia memilih menempati kamar kakaknya yang kosong. ’’Rasanya kalau lihat kamar itu bagaimana ya, masih ingat-ingat terus,’’ ucapnya. Rabu petang, 5 Agustus itu, sejumlah polisi tiba-tiba menyergap Yayan yang tengah berada di kamarnya di lantai dua rumahnya. Polisi menengarai koki di sebuah hotel bintang lima di Jakarta Pusat itu terlibat jaringan teroris. Seisi kamar digeledah, termasuk tas punggung yang berisi peralatan mendaki gunung yang tergantung di kamar. Yayan dibawa polisi ke suatu tempat. Dia sendiri tak tahu ANGGIT SATRIYO/JAWA POS di mana. Sebab, saat itu mukanya ditutup MASIH TRAUMA: Suryana bersama kedua orang tua di rumahnya, Jakarta Utara. dengan kaus. Sejak itu, santer disebut-sebut menyantap acara hiburan di televisi. Dia Rasanya ingat-ingat lagi dengan kejadian bahwa Yayan disiapkan sebagai ’’pengantin’’ untuk pengeboman berikutnya. mengaku tak berani melihat berita perburuan (penangkapan) dulu,’’ katanya. Sri Lestari, ibu Yayan, menjelaskan, terorisme. Termasuk yang ditulis di koran. Karena itu, setiap nonton televisi dia me’’Saya tak tahu apa-apa tentang perkemban- milih channel hiburan. Itu pun masih perlu anaknya dicokok polisi gara-gara gan (berita) teroris. Tak tertarik berita itu. didampingi keluarganya. Yayan, tampaknya, 4 Baca Belum ... hal 11

email: jambiekspres@yahoo.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.