Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dalam Prespektif Progresivisme

Page 1

Citra Ilmu, Edisi 31 Vol. XVI, April 2020

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dalam Prespektif Progresivisme Mukh Nursikin State Islamic Institute (IAIN) Salatiga email: ayahnursikin@gmail.com Abstract The consept of islam abaout liberation education indicates that every child owns elmentary potency and freedom as khalifah and ‘abid to explore the potency owned in solving life’s probelm. This research emphasizes on the methodological aspect of the development of Islamic education curriculum with in perspective progressivism. The aim of this research in to develop an islamic education curriculum by methodological design and approach in learning of islamic education concerming in perspective progressivism. To attain which is that aim, this research uses progressivism approach by learned contered design givingb a special place to the students. This study is a research, it is qualitative approach wit descriptive analysis as its method. The findings indicate that in practice, islamic education should refer to human being wxistence forming a democratic education mechanismn, opened, transformative, an interative, on the purpose of humanizing human beings, meaning that education is students to be able to develop their potency as Allah’s creation which funcition as khalifah mission and run the devation as intact person.

Keywords: Progressivism, Islamic education, Curriculum

Abstrak Konsep pendidikan Islam tentang kurikulum pendidikan islam dalam prespeftif progresivisme menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi atau kemampuan dasar dan kebebasan sebagai khalifah sekaligus sebagai ‘abid untuk mengeksplorasi potensi yang dimilikinya dalam memecahkan problema dalam hidupnya.Setiap satuan pendidikan diberi kebebasan untuk mengembangkan dan menetapkan kurikulum sesuai kebutuhannya. Akan tetapi dalam praktiknya masih banyak menimbulkan problem terutama pada pengembangan dan implementasinya, maka hal ini akan sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitativenaturalistic dengan pengumpulan data baik dari penelitian literatur maupun penelitian lapangan. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa pada praksisnya pendidikan islam harus mengacu kepada eksistensi manusia yang membentuk mekanisme pendidikan yang demokratis, terbuka, transformatif dan juga interaktif yang berorientasi pada memanusiakan manusia, dalam artian pendidikan bukan hanya merupakan pengalihan atau transfer pengetahuan saja, melainkan membantu peserta didik agar mampu mengembangkan potensi sebagai mahluk Allah yang mengemban misi sebagai khalifah dan menjalankan fungsi sebagai pribadi yang utuh. Kata kunci: Progresivisme, Pendidikan Islam, kurikulum

51


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.