cmyk
I DEALISME, K EBERAGAMAN
DA N
KEBERSAMAAN
Borneo Tribune www.borneotribune.com
Minggu, 4 November 2012
19 Dzulhijjah 1433 H - 21 Kauw Gwee 2563
Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103
Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121
Disnakertrans Kalbar Tidak Beri Rekomendasi TKI S uara Enggang Ben-Gas yang Mendunia TEKNOLOGI terapan ‘mixer kit’ untuk sampan bermotor dual fuel (Ben-Gas) yang diciptakan warga kelahiran Telok Pakedai, Kubu Raya, Amin ternyata tidak hanya menarik minat rakyat Kubu Raya, namun mulai mendunia. Hasil kreatif ini membuat Lombardini-Kohler Company, perusahaan yang bergerak di bidang engine asal Itali ini beberapa bulan lalu mengirimkan engineernya dari Itali serta area manager Asia-Pacific, Ken Yao dan Direktur PT Angkasa Mulya Teknik (distributor di Indonesia) Welly Tandoko ke Kubu Raya.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalbar tidak akan memberikan rekomendasi kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin menjadi pembantu rumah tangga, baby sitter, dan perawat jompo di negara Malaysia, demi menjaga keselamatan para TKI Kalbar.
Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak “HAL itu diberlakukan demi kebaikan TKI itu sendiri. Sebab, sejauh ini tidak ada TKI resmi ke Malaysia sebagai pembantu dari Kalbar ,” jelas Plt. Kadisnakertrans Provinsi
Kalimantan Barat Haris Harahap, kemarin. Namun, pihaknya cukup menyayangkan jika ada masyarakat Kalbar yang nekat berangkat ke Negara Malaysia secara diam-diam. Maka, ia berharap dan meminta kepada pemerintah agar dapat
membenahi sistem ketenagakerjaan di negara sendiri. Ia juga meminta pemerintah membenahi sistem ketenagakerjaan di negara sendiri. Sehingga, hal itu dapat menekan warga Negara Indonesia untuk tidak mencari kerja di Negara ....Ke Halaman -11
Hairul Mikrad Redaktur
....Ke Halaman -11
B uah Bibir Tertibkan Praktik Gigi KETUA Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) Provinsi Kalbar, Zulfi Hamid, mendesak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota melalui Dinas Kesehatan se-Kalbar untuk dapat menertibkan praktik-praktik gigi yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Registrasi (STR). Hal tersebut sebagai salah satu langkah untuk
LOMPAT BEBAS. Anak-anak bermain di tepian Sungai Kapuas, melompat bebas terjun ke sungai dari batang meriam. Foto: Sisa Primashinta/Borneo Tribune Zulfi Hamid
....Ke Halaman -11
Beda Jurusan MALAM itu di sebuah got ada seekor ibu tikus dan anaknya. Mereka sedang mengobrol di pinggir got. Anak tikus melihat seekor kelelawar terbang di atasnya dan kemudian bertanya pada ibu tikus. ”Bu, apa itu yang di atas?” Ibu tikus pun menjawab, “Ooo ..., itu kelelawar namanya nak....” Si anak tikus pun bertanya lagi, “Kok wajahnya mirip kita?” Sang ibu menjawab, “Sebenarnya kelelawar itu masih sebangsa dengan kita, tapi dia ambil jurusan penerbangan...!!!” o
Walikota: Anak-anak Harus Dibekali Filter
Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak
Yulan Mirza Borneo Tribune, Pontianak WALIKOTA Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan tantangan yang semakin berat dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang kian berkembang, harus siap dihadapi dengan berbekal ilmu yang cukup pula. “Dengan banyaknya anak yang mampu dan bisa membaca Al Quran, mudahmudahan menjadikan generasi muda kita lebih baik. Tantangan ke depannya itu sema....Ke Halaman -11
Sungai Pinyuh Rawan Kecelakaan
WISUDA : Walikota Pontianak, Sutarmidji melepas salah seorang santriwan/santriwati TPA Al Amin di Auditorium UPB. FOTO : Yulan Mirza/Borneo Tribune
SELAIN jalur Trans Kalimantan yang merupakan daerah yang dikenal sebagai daerah pencabut nyawa bagi pengguna jalan, kini ada daerah lain di Kalbar yang hampir sama dengan Jalan Trans Kalimantan, yakni di Sungai Pinyuh daerah Kabupaten Landak. Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombespol Lotharia Latif, mengatakan banyak faktor terjadinya kecelakaan di jalan raya baik yang mengakibatkan korban tewas maupun luka-luka. Faktor tersebut sa-
ling berkaitan dengan faktor jalan, kendaraan, manusia atau cuaca. “ Kita akan menindak sopir yang ngebut. Masyarakat juga harus membantu kepolisian, kalau kita laksanakan operasi Gakkum bagi sopir yang ngebut, karena bahayakan masyarakat itu sendiri,” tegasnya. Lotaria mengatakan, pihaknya akan menilang secara rutin bagi supir yang ngebut, di daerah rawan kecelakaan, seperti di Jalan Trans Kalimantan dan Sungai Pinyuh Kabupaten Landak, kemudian daerah lainnya di jalur luar kota. ....Ke Halaman -11
Pontianak Heritage Melayani: - Antar Jemput Penumpang & Carter - Jasa Pengiriman Barang & Dokumen
Pada awal Juli 1779, VOC (Verenigde Ost Indies Compagnie) mengirimkan utusannya, Petor (Asisten Residen) Willem Ardrian Palm ke Pontianak. Kemudian pada tanggal 5 Juli 1779, VOC membuat perjanjian ‘Acte Van Investiture’ dengan Kesultanan Pontianak. Oleh Ahmad Asma dZ MULAI pada saat itu pula, bangsa Belanda dengan VOCnya berdatangan. Awal kedatangannya di Pontianak, menempatkan wilayah selatan seberang
* * * * *
Istana Kesultanan Pontianak. Dikenal dengan nama TANAH SERIBU (Duizend Vierkanten Paal). Karena meliputi areal tanah seluas 1000 x 1000 m.
Harga Terjangkau Hemat Energi (20 Km Lebih/Liter) Ramah Lingkungan Lebih Berkelas Desain Nasional, Kualitas Internasional
Di areal Tanah Seribu ini, pemukiman dan aktifitas pemerintahan kolonial Hindia Belanda berada di dalam benteng ‘fort Mariannen’. Yang selanjutnya pada tahun 1830an diubah menjadi ‘Fort DuBus’ untuk mengenang Komisaris Jenderal Belanda Du Bus de Gisignies. Adapun areal keberadaan benteng ini sekarang menjadi kawasan pertokoan Nusa Indah. Pada perkembangan dan pembangunannya, batas Tanah Seribu ini meliputi; sisi bagian ....Ke Halaman -11
Tipe : 1. E (Manual dan Automatic) 2. G (Manual dan Automatic) 3. G TRD (Manual dan Automatic)
Bagian depan benteng Fort Du Bus. Foto diperoleh dari berbagai sumber, salah satu diantaranya Bambang Suta P
Hubungi :
PT. ANZON AUTOPLAZA Jl. Ahmad Yani No. 89 Pontianak, Telp. 0561 - 734280 Jl. Ahmad Yani No. 8 Singkawang, Telp. 0562 - 637000 Jl. Jend. Sudirman Km.1 Sampit - Kalteng, Telp. 0531 - 30666
HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -
cmyk
Tanah Seribu ‘Duizend Vierkanten Paal’