Harian Borneo Tribune 17 November 2012

Page 1

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Sabtu, 17 November 2012

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

3 Muharram 1434 H - 4 Cap Gwee 2563

2013, Kantor Bupati KKR Siap Huni Rusnaldi: Bangun Kantor Terpadu Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya KEPALA Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Kebersihan Kabupaten Kubu Raya, Rusnaldi menyatakan, bahwa awal memasuki tahun 2013 mendatang Kantor Bupati Kabupaten Kubu Raya yang baru sudah dapat ditempati. “Ya kita pastikan awal 2013 mendatang kantor bupati yang baru itu, sudah dapat diisi,” kata Rusnaldi, Jumat (16/11). Rusnaldi juga memaparkan, bahwa untuk proses pembangunannya, Kantor Bupati Kubu Raya ini membutuhkan waktu hingga tiga tahun anggaran. Hal ini lantaran memang disengaja oleh pihaknya. Karena, sebagai kabupaten baru daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Pontianak ini masih sangat ....Ke Halaman -11

S uara Enggang Efek Atmosfir JUMAT 9 November 2012 waktu begitu terasa cepat detak-detak jamnya, apalagi Jumat identik dengan hari pendek meski waktunya tetap 24 jam dengan hari lain. Identik pendek karena dihadapkan dengan salat Jumat yang harus dilaksanakan di siang harinya. Jam di tangan tetap bergerak jarum detiknya tanpa kompromi untuk

Khairul Fuad Kolomnis

....Ke Halaman -11

B uah Bibir Periksa Bea Cukai SETELAH diperiksa oleh Polda Kalbar terkait kasus anomali penangkapan sabu seberat 28 kilogram tanpa tersangka, kini Bea dan Cukai Entikong kembali diperiksa oleh Badan ....Ke Halaman -11

SUASANA SENJA di Pelabuhan Dwikora Pontianak masih terlihat ramai dengan deretan kapal-kapal pengangkut barang. Sebagai pusat distribusi orang dan

barang, pelabuhan menjadi urat nadi perekonomian suatu daerah. Foto Budi Rahman/Borneo Tribune

Pengantri Siluman Ditangkap Polisi

Brigjen. Pol. Sugeng Heryanto

Modus Keliling ke Sejumlah SPBU Jual Rumah untuk Biaya Sekolah PAK Iskandar orang tua Ujang mengeluarkan ungkapan bernada keluhan saat berbincang dengan Pak Idam, rekannya yang hendak meminjam uang. “Dari manalah saya bisa punya uang banyak Pak Idam. Untuk biaya sekolah si Ujang saja saya harus jual rumah.” Mendengar ungkapan sedih rekannya, Pak Idam pun beranjak pulang. Tak jadi pinjam uang. Padahal di balik pintu si Ujang tertawa cengar-cengir. “Ya iyalah Bapak harus jual rumah. Pekerjaan Bapak saya kan developer. Masak harus jual es cendol..kwkwkwkwkkk.” ujar si Ujang. o

Polisi akhirnya mulai mengambil sikap tegas terhadap ‘pemain BBM’ yang merugikan dan meresahkan banyak orang. Sebuah langkah yang diharapkan bisa memberi efek jera kepada pelaku-pelaku lainnya yang masih menjalankan bisnis kurang terpuji ini. Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak SEPERTI yang dilakukan jajaran Polsekta Pontianak Kota terhadap pengantri siluman BBM di SPBU kawasan Pancasila. Mustakim (40) warga Sungai Pinang Kabupaten Kubu Raya, berhasil ditangkap saat menjalankan aksinya di SPBU, Jumat (16/11) kemarin.

Penangkapan yang dilakukan Polsekta Pontianak Kota terhadap Mustakim bermula dari kecurigaan anggota Polsekta Pontianak Kota. Saat itu Mustakim sedang mengisi BBM di SPBU Pancasila, menggunakan mobil Mitshubisi Kuda KB 777 MS. Ketika keluar dari SPBU, anggota langsung melakukan penyergapan dan melakukan pemeriksaan terhadap mobil

yang dikendarai Mustakim, dan ternyata ketika dilakukan pemeriksaan, memang benar bahwa terdapat tangki siluman yang dirakit oleh Mustakim. Kemudian dilakukan penangkapan dan digiring ke Polsekta Pontianak Kota, guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Menurut Mustakim saat dijumpai di Polsekta Pontianak Kota, dirinya mengatakan bahwa Ia sering melakukan pengisian di SPBU Pancasila, dan Ia juga memiliki kartu kendali di SPBU tersebut. ”Saya punya kartu kendali BBM di SPBU Pancasila. Sudah 3 bulan, banyak kawan yang buat tangki, jadi saya ikut, dan pembuatan tangki di Jalan A. Yani,” ungkap Mustakim

Depresi, Herdi Tikam dan Bakar Rumah Orang Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak HERDI (40), warga Sambas yang menikam Bambang (35) dan membakar rumah Sulaiman di Gang Belitung Jalan Adi Sucipto, akhirnya berhasil diamankan Polsekta Pontianak Selatan. Ia diduga mengalami depresi berat, sehingga melakukan hal demikian. Kejadian ini berawal dari Herdi yang meminta antar oleh Sulaiman ke Polsek Sungai Raya, yakni guna membuat pengaduan bahwa Herdi ini telah diancam oleh warga Sambas akan dianiaya, Jumat (16/11). Namun ketika sampai di Polsek Sungai Raya, Herdi tidak jadi membuat pengaduan, melainkan minta antar lagi oleh Sulaiman ke Rasau Jaya, di Pelabuhan Ferry Rasau Jaya. Namun ketika sampai, Herdi tidak jadi lagi, kemudian langsung dibawa ke Sulaiman di kediamannya di Gang

....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

Pontianak Heritage

Langgar Wan Sagaf Cikal Bakal Mesjid Nurul Hidayah Oleh Ahmad Asma dZ BANGUNANNYA berbentuk panggung, sekitar satu meter dari tanah. Sebelah depan jika kita melangkah dari arah utara terdapat dua jendela besar di sisi kanan pintu masuk. Tempat ibadah yang didirikan 76 tahun lalu ini, dibangun melalui pembentukkan panitia inti yang terdiri dari

Syarief Sagaf Alkadri, Risan, Marto, Ismail, Wagimin, Djapar dan Wagimin. Di kemudian hari, langgar diperluas. Namanya pun diubah menjadi Mesjid Kampong Djawa. Berada di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kota Pontianak. Sekarang kita mengenalnya dengan nama Mesjid Nurul Hidayah. Kini empat tower mengapit sebuah kubah yang

Masjid Nurul Hidayah, di Jalan KHA Dahlan. Foto dokumentasi pribadi Ahmad Asma dZ. Foto lama. dokumentasi pengurus mesjid menghiasi bangunan mesjid. Selain juga berfungsi meletakkan pengeras suara untuk mengumandangkan adzan. Warna hijau dan putih tampak

mendominasi. Sama seperti dua foto lama yang terpampang di dalam mesjid. Yang juga dihiasai rimbun pepohonan. Mesjid Nurul Hidayah, kini

berada di jalan KH Ahmad Dahlan. Secara administratif masuk kedalam wilayah Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota.o

PT. ANZON AUTOPLAZA Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1 HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Melayani: - Antar Jemput Penumpang & Carter - Jasa Pengiriman Barang & Dokumen


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.