cmyk
I DEALISME, K EBERAGAMAN
DA N
KEBERSAMAAN
Borneo Tribune www.borneotribune.com
Rabu, 21 November 2012
7 Muharram 1434 H - 8 Cap Gwee 2563
Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103
Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121
Sabu 28 Kg Akan Dimusnahkan Kapolda: Bea Cukai Akan Diselidiki Terus Terkait kasus penyelundupan sabu 28 kg dari negeri jiran Malaysia. Sampai saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Dan pihak kepolisian pun masih mendalami apakah kasus 28 kg ini melibatkan oknum Bea dan Cukai Kalmantan Barat atau tidak.
S uara Enggang
Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya PERNYATAAN ini diungkapkan langsung oleh Kapolda Kalbar Brigjen Pol Unggung Cahyono. “Sejauh ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dan pihak Bea dan Cukai Kalimantan Barat pun sudah ada yang kita mintai keteranganya terkait kasus tersebut,” kata Kapolda di Su-
ngai Raya, Selasa (20/11). Saat disunggung mengenai sejauh mana keterlibatan pihak Bea dan Cukai Kalimantan Barat tekait sabu 28 kg, Kapolda pun menyatakan, bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dan dalam kasus ini pun pihaknya tetap akan terus menyelidiki pihak bea dan cukai terkait kasys sabu 28 kg. “Pihak Bea dan Cukai tetap akan kita proses. Bahkan sampai saat ini ada 9 orang saksi yang diperiksa dan beberapa oknum Bea dan ....Ke Halaman -11
BNNP Duga Ada Oknum Aparat Terlibat Masuknya Narkoba 28 Kg di Kalbar Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Kubu Raya BADAN Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) menyatakan ada oknum aparat yang terlibat, tekait masuknya narkoba 28 Kg di Kalbar melalui Bus SJS. Hal dikatakan langsung oleh
Kepala BNNP Kalbar Brigjend Pol Sugeng Heryanto, Selasa (20/11), kemarin. Menurut Sugeng, bahwa kasus pengiriman sabu ini, kasus yang terbesar di Kalbar. Ia mencurigai ada beberapa Narkoba yang sudah berhasil dikirim sebelum ini. Dan ini mungkin su-
dah kesekian kalinya. ”Saya rasa ini sudah kesekian kalinya Narkoba masuk ke Kalbar. Dan ini baru terungkap dalam jumlah yang besar,” timpal Sugeng Heryanto. Dikatakannya, masuknya narkoba 28 Kg ini, ada oknum yang Ia mencurigai telibat. Lantaran pengiriman tidak akan ....Ke Halaman -11
Hotel Mesum
Achmad Mundzirin
Ekspidisi Langgar UU No 38 Tahun 2009
SEJUMLAH hotel dan rumah kos di Kota Pontianak diduga digunakan untuk melakukan perbuatan asusila. Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pontianak pun tak mau tinggal diam. Rumah-rumahKostyangterindikasi hampir seluruh rumah kost yang ada di Kota Pontianak menyediakan tempat
Wartawan Borneo Tribune
Narkoba Masuk Melalui Jasa Pengiriman
....Ke Halaman -11
B uah Bibir
Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Kubu Raya
Vespa dan Aspirasi
Nuriman dan H.Doper untuk keluar, mereka berdua bukanlah peternak. Jangan sampai kami masuk kedalam dan mengeluarkanya,” teriak massa beringas. Aparat bergerak cepat untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,setelah diberikan pengertian dari aparat dan Ketua Asosiasi, akhirnya massa kembali tenang. Rapat kembali dilanjutkan. Lagi, sekitar pukul 12. 30 dari dalam ruangan sidang kembali terjadi ketegangan antara Perwakilan massa dari Asosiasi, dan Perwakilan
TERKAIT sering kali masuknya narkoba di Kalbar melalui jasa pengiriman atau ekspidisi, Polda Kalbar menegaskan bahwa ekspidisi telah melanggar undang - undang no 38 tahun 2009 yakni tentang Pos. Menurut Kapolda Kalbar Brig jend Pol Unggung Cahyono S.IK melalui Kabid Humasnya AKBP Mukson Munandar, dalam beberapa tahun teakhir, bahwa jasa ekspidisi kerap kali dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk mengirim narkoba. Namun ekspidisi ini tidak pernah melakukan pemeriksaan paket pengiriman barang, yakni tidak mau tahu apa yang dikirim. ” Dalam UU no 38 Tahun 2009, pihak ekspidisi harus melakukan pemeriksaan, agar barang yang dikirim itu sesuai dengan apa yang dicantumkan di paket pengiriman, karena ada standar pengiriman,” kata Mukson Munandar, Selasa (20/11). Lanjut Mukson Munandar, jika memang tidak diperiksa, melainkan terima dan langsung kirim saja, maka kemungkinan ada oknum di ekspidisi tersebut, atau juga ekspidisi melakukan pembiaran, dan ini sudah menyalahi aturan dalam undang - undang tentang pos. ” Di dalam undang - undang
....Ke Halaman -11
....Ke Halaman -11
Zulkarnaen Siregar, SH ANGGOTA DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan (dapil) Kota Pontianak, Zulkarnaen Siregar punya cara yang terbilang cukup unik saat melakukan agenda reses ....Ke Halaman -11
Massa demonstran yang menolak monopoli harga ayam dari PT SIM merobohkan pagar Gedung DPRD Ketapang, Selasa (20/11). Foto Jaidi Chandra/Borneo Tribune
Massa Robohkan Pagar DPRD
Ujian Susulan buat si Lemot
Jaidi Chandra Borneo Tribune, Ketapang
BAPAK si Jono memohon kepada Profesor untuk memberikan ujian susulan kepada anaknya yang memang berotak lambat. Setelah didesak terus, akhirnya sang Profesor memberikan ujian ulangan itu. Keesokan harinya Pak Jono menemui sang Profesor dan bertanya : “Bagaimana ujiannnya si Jono, Prof ?” ”Wah, maaf,” kata Profesor, “Tidak ada harapan lagi. Coba lihat ini... 7x5 = 34” ”Ya ampun Prof,” kata Pak Jono, “Masa begitu saja harus gagal sih. Itu kan cuma kurang satu...Tega bener Pak Profesor ini”o
RAPAT dengar pendapat PT Sinar Inti Mustika (SIM) dengan asosiasi peternak ayam broiler Ketapang sempat ricuh. Rapat yang berlansung dengan situasi tegang ini diwarnai tiga insiden. Massa juga merobohkan pagar gedung DPRD yang dipicu kehadiran forum kemitraan dari PT SIM. Selasa, (20/11), Ratusan Massa yang dikawal ketat aparat kepolisian Polres Ketapang ini yang datang mengunakan sepeda motor dan mobil tiba
di Gedung DPRD sekitar pukul 09.30 ini membawa spanduk yang bertuliskan “PT SIM Biang Kerok Dari Kerusuhan, Menindas Peternak Kecil” dan “Meminta PT SIM di tutup”. “Bubarkan PT SIM, jika tidak kami akan bertindak, jangan sampai kami main hakim sendiri,” teriak para Peternak dari Asosiasi dari luar gedung DPRD Ketapang. Sementara dari dalam ruang rapat sekitar pukul 10.00 sempat terjadi ketegangan antara perwakilan asosiasi dengan Forum kemitraan dari PT SIM Abdulah Nuriman yang diang-
gap tidak memilki kapasitas untuk bicara mewakili PT SIM. Namun ketegangan antara kedua belah pihak dapat diredam setelah polisi dan Sat Pol serta pimpinan rapat meminta kedua belah pihak agar bisa tenang. Rapat kembali dilanjutkan, namun sekitar pukul 12.00 massa diluar gedung kembali memanas dan merobohkan pagar gedung DPRD Ketapang. Mereka meminta Abdulah Nuriman dan H. Doper agar keluar dari ruangan rapat, mereka mengangap ke duanya adalah provokator dan pengacau. “Kami minta Abdulah
Pontianak Heritage
Mesjid At-Taqwa Mariana Namanya Mesjid At-Taqwa. Berada di Kampong Marianna. Dan kita pun kemudian lebih mengenalnya dengan nama Mesjid Taqwa Marianna. Oleh Ahmad Asma dZ DARI beberapa foto lama, terlihat ada kubah besar di atas bangunannnya. Di keempat sudutnya terdapat empat buah kubah berukuran kecil-
PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1
kecil. Diantara bagian kubah dan atap yang terbuat dari sirap terdapat tulisan kaligrafi. Nampak begitu indah terlihat dari luar mesjid. Surau AtTaqwa didirikan pada tahun 1918. Di atas tanah wakaf se-
orang keturunan Tambi, bernama Maidin. Orang tua-tua bercerita. Dahulu, sebelum Surau AtTaqwa berdiri, masyarakat kampong Mariana dan sekitarnya menunaikan shalat di Mesjid Jami’. Mengayuh sampan menyeberangi sungai. Sultan juga sering mengunjungi warga setempat untuk bersilaturahim. Sebagai bentuk pemimpin yang kharismatik. Masyarakat pun menaruh hormat dan segan. ....Ke Halaman -11
Masjid At Taqwa di Kampung Mariana. Foto dokumentasi pribadi Ahmad Asma dZ.
Menyambut Natal & Tahun Baru Banjir Hadiah Langsung
HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -
cmyk
Melayani: - Antar Jemput Penumpang & Carter - Jasa Pengiriman Barang & Dokumen