CMYK
Rabu,31 Desember 2014 1 Rabiul Awal 1435 H
KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA
TERBIT 24 HALAMAN, NO 31/12 TAHUN KE 13
HARGA ECERAN Rp2.500, KRITIK & SARAN : 085264088880 INFO BERLANGGANAN : 085374539090
Website: www.haluankepri.com
JASAD KORBAN MENGAPUNG AIRASIA DITEMUKAN JAKARTA (HK) — Memasuki hari ketiga pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang, akhirnya tim pencari menemukan sejumlah pecahan pesawat di sekitar perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Tim juga menemukan sejumlah mayat mengapung dengan kondisi mengenaskan.
Sampai Selasa (30/12) sore, personel TNI yang bertugas di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo telah mengangkat enam jenazah yang diduga korban AirAsia QZ8501 dari perairan Selat Karimata. Proses pencarian akan terus dikebut. "Hingga pukul 16.00 WIB, Selasa (30/12), enam jenazah telah dievakuasi ke Jasad Korban Hal 7
Tiga Jasad Bergandengan Tangan PANGKALAN (HK) — Copilot pesawat Hercules C130 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Letnan Satu Penerbang Tri Wibowo, mengaku melihat sekitar delapan jasad manusia terombang-ambing di Selat Karimata pada Selasa (30/12). Tiga dari delapan mayat itu, kata Tri, saling bergandeng tangan satu sama lain. Pada pukul 16.00 WITA, saat terbang
dengan ketinggian seribu kaki, kru pesawat dan pewarta melihat beberapa sosok tubuh yang mengambang di laut lepas. Ketinggian pesawat pun diturunkan hingga lima ratus kaki agar penglihatan terhadap objek lebih jelas. Lettu Tri Prabowo berusaha mengambil gambar temuan mayat-mayat tersebut Tiga Jasad Hal 7
Mengaku Sempat Deg-degan JAKARTA (HK) — Kapten Penerbang Irwanda, pilot Pesawat Hercules A1320 milik TNI AU, merupakan orang pertama yang melihat dan menemukan keberadaan puing pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalteng.
Sang pilot mengaku deg-degan, ketika pertama kali melihat temuan tersebut. "Jujur pertama melihat dari kokpit ada puing-puing itu saya langsung deg-
Kesaksian Penemu Puing Pesawat
Mengaku Sempat Hal 7
AirAsia Nyaris Celaka di Thailand dan Filipina SINGAPURA (HK) — Sepanjang Selasa (30/12) kemaren, dua pesawat AirAsia nyaris celaka. Kejadian pertama menimpa AirAsia Z2272 jenis Airbus A320 dengan rute Manila ke Bandara Internasional Kalibo, dekat kawasan turis Boracay.
Pesawat dilaporkan tergelincir hingga melewati landasan pacu. Tak ada korban dalam insiden ini. Sementara di Thailand, Sebuah pesawat AirAsia rute domestik di AirAsia Nyaris Hal 7
Pernah Klaim Pesawatnya Tak Akan Hilang KUALA LUMPUR (HK) — Jauh sebelum insiden AirAsia QZ8501 hilang kontak, maskapai low-budget ini pernah mengklaim pesawatnya tidak akan pernah hilang. Klaim ini ada di dalam artikel majalah in-flight Travel 3Sixty edisi April 2014. Seperti dilansir ndtv.com, Selasa (30/12/), artikel terse-
but muncul beberapa hari setelah insiden hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 pada Maret lalu. "Pilot Training in AirAsia is continuous and very thorough Rest assured that your Captain is well prepared to ensure your plane will never get lost," demikian bunyi artikel tersebut. Ada seorang penumpang
AirAsia yang memposting foto artikel tersebut ke media sosial Twitter. Hal ini langsung memicu kemarahan pengguna Twitter. Pihak AirAsia lantas meminta maaf dan menyebut bahwa artikel tersebut telah dicetak beberapa minggu sebelum tragedi MH370. "Sangat menyedihkan ba-
gi saya bahwa artikel ini dirilis pada momen yang tidak tepat," ucap AirAsia Executive Chairman Kamarudin Meranun pada saat itu. CEO AirAsia Tony Fernandes juga meminta maaf atas artikel tersebut. "Segera setelah kami diberitahui via Twitter, kami menariknya. Sekali lagi, mohon maaf," ucap Fernandes
via akun Twitter-nya. Kini pasca AirAsia QZ8501 hilang kontak pada Minggu (28/12), kenangan akan artikel tersebut muncul kembali. Netizen, (sebutan untuk pengguna internet), beramai-ramai mendoakan para penumpang dan awak pesawat tersebut agar diberi kesalamatan. (dtc)
Rossa
Duka untuk Korban AirAsia JAKARTA (HK) — Rossa mendoakan keluarga korban dapat tabah menerima musibah yang menimpa maskapai AirAsia QZ 8501. Duka untuk Hal 7
TIDAK TERBIT SEHUBUNGAN dengan libur nasional dalam rangka Tahun Baru 2015, Haluan Kepri tidak terbit pada Kamis (1/1) besok. Harian ini akan terbit kembali seperti biasa Jumat (2/1). Harap pembaca dan relasi maklum. Penerbit.
Pesan Pramugara AirAsia ke Istri
'Hanya Maut Memisahkan Kita' JAKARTA (HK) — Cinta Oscar Desano, salah satu pramugara AirAsia QZ8501, pada sang istri, Dessy Purbaningrum Susilo Putri, tak akan pernah padam sampai maut memisahkan. Begitu yang tertulis pada akun Path Oscar dalam ucapan selamat ulang tahunnya pada Decyl panggilan akrab sang istri, 16 Desember lalu. 'Hanya Maut Hal 7
Oscar Desano dan Dessy Purbaningrum
Haluan Kepri SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK
Editor: Aldi, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: M. Fauzi