SELASA 10
JANUARI 2012
INILAH MEDIA GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM WWW. JAKARTAPRESS.COM MAJALAH: INILAH REVIEW
EDISI NO 067 TAHUN I/2012
RP 1.000
Dari Bandung untuk Indonesia REDAKSI /IKLAN : JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803PEMASARAN: JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803 FAX
022-7310606E-MAIL: inilahkoran@inilah.com
MOMENBERHARGA
TERTINGGALRIVAL
INVESTASIBERLIAN
DRAGO Mamic, Pelatih Persib Bandung, sudah seharusnya ‘membuka mata’. Amunisi depan saat ini memang jempolan. Terutama Aliyudin yang sempat dicadangkan dalam beberapa pertandingan. >>BACA HAL 12
BARCELONA dipaksa berbagi angka saat bertamu ke rival sekota mereka, Espanyol. Los Azulgrana pun, kini tertinggal lima angka dari Real Madrid. Dalam laga di Cornella-El Prat, Barca unggul lebih dulu melalui aksi Cesc Fabregas menit ke-16. Namun, tuan rumah berhasil menyeimbangkan kedudukan di empat menit jelang laga bubar. >>BACA HAL 14
KECANTIKAN berpadu keindahan, terasa pas ketika mengulas Donita dan berlian koleksinya. Donita memang kini rajin menyisihkan sebagian honor profesional sebagai artis untuk berinvestasi. Perempuan cantik ini memilih berinvestasi di perhiasan berlian. Ketika didaulat menjadi brand ambassador sebuah produk perhiasan berlian, dia semakin giat memperluas wawasan tentang berlian. >>BACA HAL 16
,13 HALP1E2SIAL S >> AUNG M UNG BAND
KCR CAIR
INILAH/DANI WAHYU RAMDANI
Tingkatkan Kredit Mikro BJB Rp6 T
PENGPROV PSSI Jabar sudah punya jagoan calon Ketum PSSI. Dia, Meneg BUMN Dahlan Iskan. Mereka yakin, Dahlan bisa selamatkan sepak bola Indonesia.
Dahlan Iskan
Kredit Cinta Rakyat (KCR) mulai cair melalui 400 Waroeng BJB. Lewat KCR, BJB berharap kredit usaha mikro naik dua kali lipat, jadi Rp6 triliun. Keberpihakan Bank Jabar Banten (BJB) kepada pengusaha kecil dan mikro tak perlu diban tah lagi. Mereka mendirikan 400 Waroeng BJB, separuh di anta ranya berupa oulet di pasar-pasar tradisional. Lewat Waroeng BJB, program KCR, kerja sama Peme rintah Provinsi Jabar dan bank tersebut, mulai cair. KCR adalah produk baru an dalan BJB dan Pemprov. Pemprov sendiri menyediakan anggaran Rp165 miliar. Dengan alokasi kredit yang di siapkan BJB mencapai Rp660 miliar, total kredit yang bisa dimanfaatkan
masyarakat Rp825 miliar. Bunga kreditnya pun terhitung kecil, hanya 9,3%. KCR sendiri merupakan program yang diharapkan BJB bisa meningkatkan penyaluran kredit usaha mikro. BJB ber harap kredit usaha mikro tahun 2012 naik menjadi Rp6 triliun, naik dua kali lipat dibanding 2011 yang sekitar Rp3 triliun. Direktur Utama BJB, Bien Subiantoro mengatakan sektor mikro merupakan potensi pasar yang luar biasa. Bagaimana tidak, sektor mikro merupakan salah satu sektor yang tahan terhadap krisis keuang an global. “Kami sangat ingin dekat de ngan usaha mikro. Pada tahun ini kami berkomitmen untuk meningkatkan pe nyaluran kredit bagi usaha mikro sebesar Rp6 triliun,” ujar Bien seusai acara peres mian Waroeng BJB di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Senin (9/1). Dia menjelaskan sektor mikro memi liki peranan penting menopang pereko nomian Indonesia. Hal tersebut terlihat dari konsumsi masyarakat yang begitu tinggi sehingga pangsa pasar mikro sangat potensial untuk dikembangkan. >> bersambung hal 11 INILAH/BAMBANG PRASETHYO
Persib Tak Lagi Buang Peluang
Tahukah Anda
Burung Hantu Putar Kepala 360 Derajat MENDENGAR namanya, sebagian dari kita akan takut dengan burung hantu. Selain wujud dan suaranya menyeramkan, burung hantu juga mempunyai banyak keunikan dibanding jenis burung lainnya. Burung hantu atau owl dalam bahasa Inggris, termasuk spesies burung nokturnal (beraktivitas di malam hari). Penglihatannya sangat tajam sehingga bisa melihat mangsanya dari jarak sangat jauh. Inilah yang membedakan burung hantu dengan burung-burung lainnya. Bentuk muka burung hantu berbeda dengan bentuk burung biasa, mukanya rata seperti manusia dengan kedua matanya menghadap ke depan. Satu keunikan lainnya yang tak dimiliki burung lain, burung hantu bisa memutar kepalanya hingga 360 derajat. Hal itu dilakukan untuk mendengar suarasuara dan melihat yang ada di sekelilingnya. Beberapa jenis burung hantu pun mempunyai kemampuan melebihi burung biasanya. Seperti jenis Peregrine Falcon yang merupakan salah satu burung tercepat di dunia. Dia bisa menukik dengan kecepatan mencapai 350 km per jam. Atau burung hantu pemakan bangkai yang tercatat bisa terbang di ketinggian lebih dari 11.000 meter di atas permukaan tanah, sama dengan ketinggian terbang pesawat jet. (*)
INILAH, Bandung - Persib Bandung tak lagi membuang peluang menang. Airlangga Sutjipto dan kawan-kawan suk ses menekuk PSMS Medan 3-1, di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (9/1) sore. Tiga gol Maung Bandung masing-masing dilesakkan Aliyudin menit ke-45, Abanda Herman menit 52, dan Moses Sakyi, satu menit jelang bubar. Tim Ayam Kinantan mencetak satu gol balasan melalui Ik pefua Osas Marvellous Saha menit ke-69. Pelatih Persib Drago Ma mic mengaku puas. Selain timnya bisa tampil sesuai ins truksi, kelemahan penyele saian akhir yang sempat jadi
masalah, sudah semakin mem baik. Tiga gol, dianggap Mamic adalah hasil evaluasi yang di lakukan dalam masa persiapan jelang laga. “Saya puas dengan hasil per tandingan,” ucap Mamic saat jumpa pers seusai pertanding an di Stadion si Jalak Harupat Kabupaten Bandung kemarin, Senin (9/1). Namun di balik kemenangan yang ditorehkan, pelatih asal Kroasia itu mengaku kaget de ngan karakter pemainan PSMS Medan yang keras. Bahkan, Mamic memandang lawan ter kesan bermain kasar sejak kick off babak pertama hingga berak hirnya pertandingan. >> bersambung hal 11
Terganjal Ijazah Palsu, Legislator Kabur Polisi Sebar Sketsa Pembunuh Mahasiswa UPI
INILAH, Sukabumi – Ka sus ijazah palsu yang menjerat anggota DPRD Kota Sukabumi berinisial HH terkatung-katung. Polres Sukabumi Kota bahkan kehilangan jejak politikus Partai Demokrat (PD) tersebut. ‘’Surat perintah untuk membawa tersangka sudah diterbitkan dan anggota terus mencarinya. Namun kami be lum menemukan tersangkanya saja,’’ kata Kepala Polres Suka bumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana di Mapolres Sukabumi
Kota, Senin (9/1). Menurut Witnu, tersangka HH disinyalir sudah mening galkan Kota Sukabumi. Meski begitu, polisi belum perlu men catatkan nama tersangka dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat ini, kata Witnu, masih ada mekanisme yang harus dilalui. ‘’Untuk dicatatkan dalam DPO masih ada langkah yang harus dilalui. Di antaranya kami akan kembali melakukan gelar perkara bersama Polda Jabar, setelah itu barulah tersangka
menjadi DPO,’’ ujarnya. Saat ditanya mengenai gu gatan perdata yang dilayang kan pengacara tersangka HH, Youngky Fernando terhadap tim penyidik Polres Sukabu mi Kota di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi, Witnu men jawab santai. ‘’Silakan saja, nanti kita buk tikan. Karena proses penyidikan yang kami lakukan tetap dalam koridor hukum,’’ jawab Witnu. >> bersambung hal 11
INILAH, Bandung - Langkah nya ta ditunjukkan Polrestabes Bandung. Mereka menyebar dua sketsa wajah pembunuh An dri Wardiansyah (22). Tempat keramaian seperti terminal dan stasiun kereta api, jadi prioritas penyebaran. Sketsa tersebut dibuat ber dasarkan keterangan 15 saksi yang sudah diperiksa. Kedua pelaku berjenis kelamin pria.
Ciri pelaku pertama berusia 25 tahun. Tinggi 165 cm, berkulit putih bersih, tubuh tegap, dan gemuk. Saat kejadian, pelaku diduga mengenakan kaus ber kerah dan celana jins pendek. Pelaku kedua berusia 24 tahun dengan tinggi 160 cm. Kulitnya hitam, dan berper awakan kurus. >> bersambung hal 11
Ketenagakerjaan
JADWAL WAKTU SALAT SUBUH
ZUHUR
ASAR
MAGRIB
ISYA
04.17
11.56
15.23
18.12
19.27
KURS TRANSAKSI US DOLAR 9240
9234
9230
9226
9220 9210
9206 9206
9206
9200 3/1
4/1
5/1
6/1
9/1
Tewas di Yordania, Tarlem Gagal Bangun Rumah Impian Nama Tarlem kini tinggal kenangan. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang itu tewas di Yordania. Dia dikabarkan sakit. Keluarga terpukul, mereka tak percaya Tarlem sakit. Tarlem (44) tinggal di Dusun Krajan RT 03/01 Desa Sukahaji Kecamatan Ci asem Kabupaten Subang. Dia menjadi TKI di Yordania sejak 13 April 2010 lalu. Tarlem be rangkat melalui PT Delta Rona Adiguna, Kalibata, Jakarta
Timur. Ibu dua anak itu beker ja sebagai pembantu rumah tangga di keluarga pasangan Ahmad Muhammad-Waisa di Kota Aman, Yordania. Delapan bulan pertama, majikan Tarlem masih bersikap baik. Namun menginjak bulan ke sembilan, sikap majikan berubah. Komunikasi Tarlem dengan Awes, suaminya, mulai buruk. Awes pun curiga istrinya diperlakukan tidak baik selama di Yordania. Kecurigaan Awes semakin kuat. Memasuki bulan ke-6 atau
INILAH/ANNAS NASHRULLAH
13 November 2011 lalu, Tar lem menyampaikan pesan via telepon. Dia meminta suaminya bersabar. “Sebelumnya biasa-biasa saja, pas tanggal 13 November lalu agak berbeda. Dia sempat berpesan, ‘Pak yang sabar ya’. Di situ saya mulai curiga. Tapi Tarlem tidak kasih tahu apa maksudnya,” kata Awes kepada INILAH, Senin (9/1). Rupanya, itulah pesan terak hir Tarlem kepada suaminya. >> bersambung hal 11