MISI PERSIB: JAGA REKOR!

Page 1

SABTU 14 JANUARI 2012

INILAH MEDIA GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM WWW. JAKARTAPRESS.COM MAJALAH: INILAH REVIEW

EDISI NO 071 TAHUN I/2012

RP 1.000

Dari Bandung untuk Indonesia REDAKSI /IKLAN : JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803PEMASARAN: JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803 FAX

TITISAN SUZZANA?

022-7310606E-MAIL: inilahkoran@inilah.com

AWAS KEJUTAN MENANTI GOL KEDUA

ARTIS sensasional Julia Perez melakukan ritual keempatnya di Pantai Parangtritis, Yogyakarta, Kamis (12/1) dini hari, untuk menjadi titisan Suzanna. Waktu itu, Jupe mengenakan kebaya hijau serta menyisipkan rangkaian bunga melati sebagai hiasan kepala. >>BACA HAL 16

DUEL El Clasico di perempatfinal Copa del Rey menguras perhatian para penggawa Real Madrid. Namun sebelum itu, mereka tak boleh kehilangan konsistensi di ajang La Liga. Dini hari nanti, Los Merengues melawat ke markas Real Mallorca. >>BACA HAL 15

MOSES Sakyi akan kembali menjalani debut ketiganya bersama Persib Bandung untuk mengemban misi meraih poin maksimal dalam tur Kalimantan. Dua laga melawan tim asal Pulau Borneo yakni Mitra Kukar, Sabtu (14/1) dan Persisam Samarinda, Selasa (17/1), akan menjadi laga tandang perdananya bersama Persib. >>BACA HAL 13 INILAH/BAMBANG PRASETHYO

MISI PERSIB: JAGA REKOR! Persib Bandung mengusung misi penting kala bertamu ke markas Mitra Kukar, malam nanti. Maman Abdurrahman dan kawan-kawan, ingin menjaga rekor tak pernah kalah di ajang ISL 2011/2012.

Pizza Makanan Rakyat Jelata

DI Indonesia, Pizza menjadi makanan kalangan kelas atas yang hanya ada di tempattempat tertentu. Namun tahukan Anda, awalnya Pizza yang berasal dari Italia, dulunya hanya makanan rakyat jelata bahkan pernah dilarang dimakan oleh kalangan kerajaan di negeri ini. Raja Ferdinand I (1751-1825) diyakini menjadi orang pertama yang berhasil mendobraknya sehingga Pizza menjadi makanan kelas atas khas Italia seperti saat ini. Kala itu, konon Raja Ferdinand I pernah menyamar sebagai rakyat jelata dan secara diam-diam mengunjungi sebuah lingkungan kumuh di Napoli karena sangat ingin melahap makanan yang dilarang oleh ratu di dalam istana. Pizza memang berasal dari Napoli sekitar tahun 1720. Saat itu, pizza umumnya dianggap sebagai makanan rakyat miskin. Penjualnya berkeliling di jalan-jalan sambil berteriak. Supaya tetap hangat, pizza disimpan di dalam wadah scudo, sebuah wadah tembaga yang ditaruh di kepala si penjual. Raja Ferdinand I akhirnya memberi tahu orang-orang istana tentang kegemarannya akan Pizza. Karena Pizza yang dijual di jalanan jauh lebih lezat, orang-orang kaya dari golongan elite dan kerajaan mulai menyerbu kedai pizza. Cucu laki-laki Ferdinand, Raja Ferdinand II, menyuruh orang membangun pemanggang dengan bahan bakar kayu di kebun Istana Capodimonte tahun 1832. Sejak saat itu, Pizza berkembang. (*)

JADWAL WAKTU SALAT SUBUH

ZUHUR

ASAR

MAGRIB

ISYA

04.19

11.58

15.23

18.13

19.28

KURS TRANSAKSI US DOLAR 9270 9256 9234

9236

9246

9230

9226 9210 9190 9/1

10/1

11/1

12/1

13/1

,13 HALP1E2SIAL S >> AUNG M UNG BAND

ZULKIFLI ARDAN

HENDRO

ILHAM

NJANKA

MAMAN

TONY

JANDRI

SAONG-MIN JAJANG HAMKA

MOSES

RADOVIC

HARIONO

ABANDA

BUSTOMI VICTOR

BENT

NASUHA

OBRIC

AIRLANGGA

MITRA KUKAR 4-4-2 PELATIH: SIMON MCMENEMY

PERSIB 4-2-3-1 PELATIH: DRAGO MAMIC

>> bersambung hal 11

Sekap Pejabat Konsulat Prancis, Gasak Rp750 Juta

Tahukah Anda

9250

Tekad meraih poin sudah tertanam di hati seluruh penggawa Maung Bandung, sejak meluncur ke Tanah Kalimantan, beberapa hari lalu. Semua satu suara, pertandin­ gan malam nanti jangan berakhir dengan tangan kosong. Target itu, bukan tanpa perhitungan.

ISNAN

INILAH, Bandung – M Phi­ lippe Germain Vigliano (54) tak berkutik. Pejabat Konsulat Prancis untuk Jawa Barat itu disekap kawanan perampok, Jumat (13/1) pagi. Sekitar pukul 04.00 WIB, tiga rampok ber­ senjata api (senpi) menyatroni rumahnya di Jalan Ciumbuleuit No 112 A Kota Bandung. Tak hanya Philippe, pe­ rampok juga menyekap empat peng­ huni lainnya di rumah mewah tersebut. Mereka ada­ lah istri Philippe, satpam dan dua mertua korban. Kawanan rampok mengikat para kor­ban dengan tali dan lakban. Berun­ tung, keluarga Philippe dan satpam tak terluka .

INFOGRAFIS: INILAH/SALMAN FARIST

INILAH/DANI WAHYU RAMDANI

>> bersambung hal 11 INILAH/DANI WAHYU RAMDANI

Kevin Sukses Gebrak Bandung

MEMUKAU: Kevin Suherman (kiri) tampil memukau di Grand Ballroom Hotel Savoy Homann, Bandung, Jumat (13/1).

INILAH, Bandung – Kanisius Kevin Suherman (17) suk­ ses menghangatkan malam di Grand Ballroom Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (13/1). Di bawah pantulan cahaya lampu, pianis muda berbakat itu meng­ hipnotis ratusan penonton de­ ngan permainan pianonya. Jejeran tuts piano dimain­ kan secara apik hingga meng­ hasilkan alunan irama syahdu.

Penonton yang hadir tampak hanyut terbawa kelincahan jari tangan sang ‘anak ajaib’ saat memainkan lagu Scherzo No 1 milik F Chopin. Dibalut kemeja hitam de­ ngan kacamata khas anak muda, pria kelahiran 17 De­ sember 1994 ini pun menga­ yunkan tubuhnya, mengikuti ke manapun jemarinya me­ langkah. Sebelum memain­ kan satu lagu, Kevin beranjak

dari kursi dan membawa se­ carik kertas. Putra pasangan Priatna Suherman dan Li Siu Ping lan­ tas menceritakan lagu yang dimainkan. Termasuk lagu La Campanella yang memi­ liki tingkat kesulitan tinggi. Kevin lantas memberikan pu­ jian khusus untuk pemilik lagu tersebut. >> bersambung hal 11

Lingkungan

Nasib (Banjir) Jakarta di Tangan Andi Sudirman DOK ANTARA

Andi Sudirman waswas. Debit air di Bendungan Katulampa meningkat beberapa hari terakhir ini. Jakarta pun terancam banjir kiriman. Andi adalah penjaga Ben­ dungan Katulampa Kota Bogor. Setiap hari tugasnya meman­ tau ketinggian air Bendungan Katulampa. Jika ketinggian air bendungan sudah di atas 100 cm, Jakarta berpotensi banjir. Saat ini, Andi mencatat keting­ gian air mencapai 70 cm.

Fransisca Jo

“Tadi pagi ketinggian air masih berada di titik 30-40 cm. Tetapi selang dua jam kemudian meningkat hingga 60-70 cm. Ini masih batas normal,” tutur Andi kepada wartawan, Jumat (13/1). Menurut Andi, ketinggian air di Katulampa bisa disebut siaga III bila sudah melebih titik ketinggian 100 cm. Kondisi ini harus diwaspadai warga Jakarta karena bisa menyebabkan ban­ jir di daerah mereka. “Kalau sudah di atas 100 cm, kita menetapkan status siaga III bagi warga Jakarta, karena sa­

ngat berpotensi menyebabkan banjir di Jakarta,” papar Andi. Namun Andi mengingatkan, ketinggian air kemungkinan meningkat mengingat hujan masih terus mengguyur Kota Bogor dan sekitarnya. “Kalau daerah Puncak terus diguyur hujan, besar kemung­ kinan ketinggian air akan terus meningkat. Untuk itu kita terus berkoordinasi dengan penjaga pintu air di Manggarai untuk terus memantau arus air.” >> bersambung hal 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.