SENIN 20
EDISI NO 106 TAHUN I/2012
RP 1.000
>> e-Paper inilahkoran http: //www.inilah.com/ikoran
FEBRUARI 2012
INILAH GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM WWW. JAKARTAPRESS.COM MAJALAH: INILAH REVIEW
Dari Bandung untuk Indonesia REDAKSI /IKLAN : JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803PEMASARAN: JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803 FAX
AWAS ANGIN WAMENA
LULUSUJIAN
LANGSUNGNIKAH DI tengah kesendiriannya Delia Septiani kini sedang mencari pendamping hidup. Penyanyi yang juga presenter, Delia Septianti, cukup santai memikirkan jodoh. Sebab sekarang, mantan vokalis band pengusung aliran jazz Ecoutez ini sedang fokus menapaki karier di dunia hiburan. >>BACA HAL 16
JUVENTUS berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Catania, Minggu (19/2) dini hari WIB. Di hadapan pendukung fanatiknya, Andrea Pirlo dkk berhasil menggasak Catania dengan skor 3-1. Padahal, Juventus sempat tertinggal 0-1 akibat gol yang dicetak oleh ,13 HALP1E2SIAL penyerang Catania, Barrientos. Namun, mereka mampu >>SAUNG M UNG menyamakan kedudukan di menit ke-22 melalui tendangan BAND bebas Andrea Pirlo. >>BACA HAL 15
PELATIH penjaga gawang Persib, Anwar Sanusi mewanti-wanti timnya agar mewaspadai angin dingin pegunungan Wamena, saat melawat ke markas Persiwa Wamena, Kamis (23/2) nanti. Menurutnya, ketimbang cuaca dingin, dirinya justru lebih mewaspadai angin kencang yang berembus di sekitar Stadion Pendidikan Wamena. >>BACA HAL 12
022-7310606E-MAIL: inilahkoran@inilah.com
LAGI, JEMBATAN AMBRUK
Satu Meninggal, Tujuh Anak Hilang
INFOGRAFIS: INILAH/SALMAN FARIST
Jembatan memiliki panjang 10 meter dengan ketinggian 5 meter
KORBAN bencana tak kenal usia. Satu warga ditemukan meninggal, tujuh anak hilang terseret arus, akibat Jembatan Gantung Cidua, Bogor, ambruk. Buruknya infrastruktur, terus menambah daftar bencana yang selama ini kerap terjadi di Jabar. Longsor, kecelakaan lalu lintas, dan banjir, menjadi potret buram serta momok menakutkan di masyarakat. Jembatan Cidua yang berlokasi di Kampung Pabuaran RT 03/02 Desa Cibanteng Kecamatan, Ciampea Kabupaten Bogor, Minggu (19/2) sekitar pukul 11.00 WIB ambruk. Sekitar 22 orang warga desa yang tengah menyeberang menjadi korban dalam kejadian ini. Mayoritas penyeberang dalam peristiwa nahas ini adalah anak-anak di bawah umur. Warga yang berhasil diselamatkan 14 orang sementara delapan lainnya hanyut terseret arus Sungai Cihideung. Satu jenazah, Ummamah binti Haris warga RT 01/03 Desa Cibanteng Kecamatan Ciampea, berhasil ditemukan dua jam setelah kejadian di kawasan Gunung Leutik yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Hingga malam kemarin, tujuh korban hanyut lainnya belum ditemukan. Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Bogor Budi Aksomo mengatakan, berdasarkan informasi kejadian putusnya jembatan ini sekitar pukul 11.00 WIB. >> bersambung hal 11
Kondisi jembatan gantung tersebut memang sudah cukup tua
Seluruh korban berjumlah 22 orang 14 orang berhasil diselamatan
Jembatan kampung tersebut terbuat dari potongan-potongan bambu dan potongan papan seadanya yang diikatkan dan melintang menghubungi dua kampung
1 orang ditemukan tewas 7 lainnya masih dalam pencarian
PENYEBAB Pukul 11.30 WIB, rombongan ibu-ibu dan anak-anak yang hendak pulang setelah mengikuti acara muludan di Institut Pertanian Bogor, menyebrang Jembatan Cidua
Nama-nama korban yang hanyut di jembatan Cidua di Sungai Cihideung, Kampung Pabuaran, Desa Cibanteng Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
LOKASI Jembatan Cidua Kampung Pabuaran RT 03/02 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea Bogor Jawa Barat Tenjo
Gunung Sindur
Parung Panjang
Jasinga
KOTA BOGOR
Sukajaya lang
Bungbu
Jaring Laba-laba Lebih Kuat dari Baja
MESKI terkesan lemah, jaring laba-laba ternyata memiliki kekuatan dahsyat saat menahan angin maupun menjaring lawannya yang lebih besar. Percaya atau tidak, jaring laba-laba lebih kuat dari pada baja. Bahkan militer Amerika Serikat pernah berencana membuat jaket antipeluru yang dibuat dari pintalan jaring laba-laba. Jadi, scene dalam film Spiderman 2 yang menghentikan laju kereta api menggunakan jaring laba-laba bukan merupakan sesuatu yang mustahil. Menurut peneliti dari Massachusetts Institute of Technology, bahan jaring laba-laba memiliki unsur sutra dan juga memiliki desain khusus dalam merangkai sebuah bangunan yang kuat. Kunci sukses jaring terletak pada kemampuannya yang tetap utuh dan bahkan lebih kuat setelah benang itu patah. Dalam kandungan sutranya, peneliti melihat benang tersebut memiliki sifat elastis yang bisa menahan berbagai jenis beban yang diletakkan di atasnya. Dalam risetnya, mereka menggunakan tiga bahan lain yang dibuat mirip dengan jaring laba-laba. Hasilnya, sutra laba-laba enam kali lebih tahan terhadap kerusakan saat ranting jatuh atau terembus angin kencang. Dan juga saat beban berat diletakkan di atasnya, hanya satu jaring yang rusak. Karenanya laba-laba dapat melakukan perbaikan kecil dibanding harus memulai dari awal. Kekuatan pada jaring tersebut sebenarnya bukanlah terletak pada bahan sutranya, melainkan perubahan mekanik yang mudah diperbaiki. (*)
JADWAL WAKTU SALAT TGL
SUBUH
ZUHUR
ASAR
MAGRIB
ISYA
20/2
04.44
12.04
15.14
18.13
19.23
21/2
04.44
12.04
15.13
18.13
19.22
INILAH, Bandung - Pelatih Persib Drago Mamic memastikan akan memboyong 20 pemain saat bertandang ke tanah Papua, melawan Persiwa Wamena, Kamis (23/2) dan Persipura Jayapura, Senin (27/2) nanti. Namun Pelatih asal Kroasia tersebut tidak mau membocorkan siapa saja pemain yang akan diandalkannya dalam misi mencuri poin dari tim dijuluki Badai Pegunungan itu. Menurutnya semua pemain yang akan diboyongnya adalah tim utama dan siap bermain di lapangan. Skuad Maung Bandung memang dituntut meraih poin di Bumi Cendrawsih, minimal Airlangga Sucipto cs mampu meraih hasil seri, agar posisi yang telah digeser Persela Lamongan yang berhasil meraih kemenangan telak 3-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Wilis, Madiun, Minggu (19/2) bisa kembali diraih. Saat ini Persib berada di peringkat 6, dengan koleksi 21 poin dari 11 pertandingan. “Semua pemain itu tim utama dan saya melihat semua pemain ini sudah bisa dimainkan. Kita sudah siap, dan 20 pemain
Saat ini Tim SAR yang terdiri dari Delta Brimob II, Atang Sadjaya, TRC, Tagana dan petugas dari kepolisian terus melakukan pencarian terhadap tujuh warga yang dinyatakan hilang
Mayoritas korban adalah anak-anak
Jembatan gantung ini diduga kuat tidak mampu Cariu menampung beban berat mereka yang melintas
Rumpin
Cigudeg
Saat rombongan yang kedua menyebrang, karena kondisi jembatan yang sudah tua, belum sempat si menyebrang, jembatan Cileung putus
Saat korban terjatuh ke Sungai Cihideung, Debit air deras karena kawasan Bogor dan sekitarnya diguyur hujan sejak minggu subuh
Jonggol
Parung
EA CIAMP
k n Babaka Medang
kmur Sukama
ua Cisaru
FUNGSI Menghubungkan Kampung Cibanteng dan Cinangneng
Cijeruk
Tur Papua, Persib Boyong 20 Pemain
Tahukah Anda
22 KORBAN MAYORITAS ANAK-ANAK
Jembatan ini merupakan sebuah akses masuk ke area air terjun, camping ground, Kafe Gugunungan, Saung Bundar
KORBAN
1. Eka binti Eman (9) RT 06/RW 02 Cibanteng, Ciampea 2. Rafi bin Eman (5) adik Eka 3. Ajay bin Engkos (9) RT 04/ RW 02 Cibanteng, Ciampea 4. Jahra binti Juli (6) RT 06/RW 02 5. Ummamah (35) RT 01/RW01 Cibanteng, Ciampea (sudah ditemukan meninggal) 6. Maesaroh binti Haris anak Umamah 7. Tia binti Jamal (10) RT04/RW 02 Cibanteng, Ciampea 8. Dini binti Junaidi (10) RT06/ RW 02 Desa Cibanteng Kecamatan Ciampea
JEMBATAN AMBUK
KODISI JEMBATAN
INILAH/BAMBANG PRASETHYO
sudah saya catat untuk dibawa ke tur Papua nanti,” kata Mamic, saat ditemui wartawan di Stadion Siliwangi, Sabtu (18/2). Mantan juru taktik timnas Myanmar ini menegaskan, game internal yang dilakukan saat latihan, itu bukan gambaran pasti pemain yang bakal diturunkan pada lawatan pertama dalam tur Papua nanti. Menurutnya, masih banyak opsi pemain lainnya yang juga dalam kondisi siap tempur. Dia menjelaskan, baginya pemain utama dalam sebuah tim adalah 16 pemain, bukan 11 orang. Sebab dalam pertandingan, 11 pemain starter tentunya akan ditopang dengan lima pemain pengganti yang sama-sama punya peran penting dalam tim. Mamic sendiri menyadari, tim asuhannya belum pernah menang dalam tandang melawan Persiwa maupun Persipura. Karena itu, pelatih asal Kroasia tersebut punya ambisi besar untuk mematahkan catatan buruk Maung Bandung di Papua. >> bersambung hal 11
Musik 90-an Hangatkan Bandung INILAH, Bandung – Empat grup band yang tenar di era 1990-an, Pure Saturday, Java Jive, Kla Project, dan The Groove berhasil menghibur para penggemar mereka dan menghangatkan suasana Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Minggu (19/2) malam. Konser bertajuk ‘Romantic Groovy Night’ tersebut menjadi ajang para pencinta musik Kota Kembang mengenang kembali lagu-lagu romantis yang dibawakan keempat grup band tersebut. Lagu Wish You Were Here yang dibawakan secara akustik oleh duet Endah and Rhesa menjadi pembuka konser kali ini. >> bersambung hal 11
INILAH /DANI WAHYU RAMDANI
MEMUKAU: Grup band asal Bandung, Java Jive memukau penonton dengan lagu-lagu yang tenar pada er 1990-an di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari Kota Bandung, Minggu (19/2) malam.
Piramida Sadahurip Mengada-ada INILAH, Garut – Klaim Gunung Sadahurip di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut sebagai piramida dianggap sebagai pengalihan isu politik yang menggoyang pemerintah yang sedang berkuasa. Anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka atau akrab disebut Oneng mengaku ‘gatal’
melihat merebaknya isu piramida Gunung Sadahurip. Dia menilai isu piramida terkait Gunung Sadahurip tersebut tak lebih dari pengalihan isu politik yang terus menggoyang pemerintahan yang sekarang berkuasa. “Isu ini kan berdampak terhadap masyarakat, dan tak menguntungkan warga. Jadi, sebaiknya jangan membesar-
besarkan isu piramida. Jangan mengada-ada isulah,” tegas Rieke kepada sejumlah wartawan seusai menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Cabang Ke-2 PDIP Kabupaten Garut di Hotel Suminar, Jalan Otista Tarogong Kidul, Minggu (19/2). >> bersambung hal 11
Budaya
Produksi Gong Pancasan Bertahan Dua Abad GONG merupakan sebuah alat musik pukul yang terkenal di mancanegara. Gong biasanya digunakan untuk alat musik tradisional. Saat ini tidak banyak lagi perajin gong. Mencari daerah yang bernama Pancasan di Kota Bogor bukan perkara sulit. Meski daerah ini terbilang kecil, namun namanya cukup menggema di Kota Hujan. Semua itu karena ada sesuatu yang menarik di daerah ini. Adalah Gong Home atau rumah pembuatan gong yang membawa harum daerah ini.
INILAH/DIAN PRIMA
Tepatnya di Kampung Pancasan RT 02/07 Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan, Bogor Selatan, Gong Home ini berada. Di tempat ini aneka gamelan khas Jabar dibuat. Konon tempat ini sudah berusia hampir dua abad. Produk yang dihasilkan Sukarna (86) ini bukan saja terkenal seantero Nusantara. Tetapi, juga mampu merambah pasar mancanegara. Beberapa negara seperti Jerman, Belanda, Australia, dan Amerika sering memesan hasil karya Sukarna ini. Semua itu tidak berlebihan karena memang saat ini, sentra perajin perunggu sangat sulit
ditemui. Di Jabar sendiri, konon hanya di Pancasan usaha seperti ini masih bertahan. Mampu menembus pasar internasional membuat kebanggaan tersendiri bagi Sukarna. Sebab lewat produksinya ini, nama Pancasan menjadi pusat perhatian turis mancanegara yang berkunjung ke Kota Bogor. Tak heran, bengkel pembuatan gongnya menjadi salah satu objek wisata di Kota Bogor. “Setiap bulan selalu ada turis yang mengunjungi bengkel saya.” >> bersambung hal 11