dari bandung

Page 1

RABU 22

EDISI NO 108 TAHUN I/2012

RP 1.000

>> e-Paper inilahkoran http: //www.inilah.com/ikoran

FEBRUARI 2012

INILAH GRUP : INILAH KORAN ď ŹPORTAL NEWS : WWW. INILAH.COM, WWW.INILAHJABAR.COM, WWW.YANGMUDA.COM WWW. JAKARTAPRESS.COM ď ŹMAJALAH: INILAH REVIEW

Dari Bandung untuk Indonesia REDAKSI /IKLAN : JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803PEMASARAN: JALAN BUAHBATU NO 32 BANDUNG TEL 022-7330803 FAX

UBAHKEBIASAAN

022-7310606E-MAIL: inilahkoran@inilah.com

MUSTAHIL KIANMEMANAS

LAWATAN FC Porto ke Etihad Stadium berbekal misi mustahil. Kekalahan1-2 dalam leg pertama, membuat perjalanan sang juara bertahan nyaris berakhir. Manchester City jelas tinggal meraih hasil seri untuk melenggang ke perdelapan final. Hal yang dianggap pelatih Porto, Vitor Pereira, sebagai kondisi yang meringankan kubu tuan rumah. >>BACA HAL 15

INGIN menghormati sang suami, penyanyi Nindy rela mengubah pola hidup. Setelah menikah 11 November 2011, penyanyi Anindia Yandirest Ayunda Fadli atau lebih populer dengan nama Nindy mulai mengubah pola hidup. >>BACA HAL 16

KONFLIK Dino Sefriyanto dan Drago Mamic mulai memperlihatkan wajahnya. Pelatih fisik tersebut blak-blakan tidak nyaman lagi bekerja dengan Drago. Dino mengatakan sebenarnya dia tidak ingin hengkang dari Persib. Tapi situasi internal membuatnya tak nyaman selama melatih fisik para penggawa Maung Bandung. >>BACA HAL 12 ANTARA/FAHRUL JAYADIPUTRA

Citarum Sayang, Citarum Malang Polisi Suap Menangis di Ruang Sidang INILAH, Bandung - Kompol Brussel Duta Samudra tiba-tiba menangis. Di ruang sidang utama Pengadilan Tipikor Bandung, dia mengajukan permohonan. Mantan Kapolsekta Cicendo itu meminta hakim meringankan tuntutan hukuman. Tangis Brussel pecah saat membacakan nota pembela­an di hadapan Ketua Majelis Hakim GN Arthanaya, Selasa (21/2). Wajahnya memerah. Air ma­tanya meleleh. Dia mengaku menyesali perbuatannya tak bisa menjaga citra positif polisi. Padahal, Brussel hanya dituntut 1,5 tahun penjara. Dia terjerat dugaan suap Rp1 miliar dari tersangka jaringan narkotika internasional asal Malaysia, Azri bin Abdullah. “Saya sangat menyesal atas tindakan saya sebagai Kepala Kepolisian Sektor Cicendo. Saya tidak bisa menjaga citra positif Polri sebagai dari bagian penegak hukum,â€? kata Brussel.

PENUH SAMPAH: Sejumlah anak bermain di bantaran anak Sungai Citarum yang dipenuhi sampah bercampur limbah pabrik saat kampanye Greenpeace “Selamatkan Sumber Air Kita� di Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Dalam kampanye itu, Greenpeace meminta kalangan industri tidak membuang limbah ke Sungai Citarum.

INDEPENDEN SIAP MAJU Ramaikan Pemilihan Gubernur 2013

Calon independen mulai bermunculan, meramaikan bursa Pilgub Jabar 2013. Siap menggalang 1,3 juta dukungan?

dalam Pilgub Jabar 2013,â€? kata Indra saat dihubungi INILAH, Selasa (21/2). Awalnya, Indra hanya meres­ pons audiens dalam sebuah diskusi beberapa waktu lalu. Saat itu dia mengatakan, jika warga Jabar menghendaki, akademisi pun bisa maju pada

Sumpah Palsu, Angie Dilaporkan ke Polisi

>> bersambung hal 11

Tahukah Anda

Manusia Berkedip 15.000 Kali per Hari SETIAP orang pasti melakukan kedipan mata. Tapi tahukah Anda berapa kali berkedip manusia dalam sehari? Dari data sejumlah penelitian, manusia melakukan kedipan sebanyak 15.000 kali per hari. Berkedip merupakan salah satu gerakan refleks manusia yang terkadang tanpa disadari. Berkedip bertujuan untuk melindungi kedua bola mata Anda. Dalam prosesnya, gerakan berkedip terkendali secara langsung dari otak manusia. Kedipan rutin memiliki fungsi untuk mengeluarkan cairan demi membasahi permukaan mata agar tidak mengering. Dengan satu atau dua kali berkedip per menit seharusnya sudah cukup untuk melakukan pencucian mata. Berkedip juga menggambarkan emosi dan perasaan Anda. Sebagai contoh, perasaan cemas membuat Anda berkedip lebih banyak. (*)

Indra Prawira terangterang­ an mengaku siap maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013. Pakar Hukum dan Tata Negara asal Universitas Padjadjaran (Unpad) itu bakal menempuh jalur independen. “Insya Allah saya siap (maju)

INILAH/FONDA LAPOD

INILAH, Jakarta – Pernyataan Angelina Sondakh di Pengadilan Tindak Pidana K o r u p s i (Tipikor), Jakarta, berujung di meja kepolisian. Tim kuasa hukum terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games, M Nazaruddin akhirnya resmi melaporkan kader Partai Demokrat tersebut ke Polda Metro Jaya, Selasa (21/2). Wakil Sekjen Partai Demokrat itu dinilai telah memberikan kesaksian bohong atau memberikan sumpah palsu dalam persidangan Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Rabu (15/2) lalu.

Salah satu dari kuasa hukum Nazaruddin, Faridz Donggo menyatakan, pihaknya melaporkan kesaksian Angie terkait pengakuannya yang menyatakan tidak pernah melakukan komunikasi menggunakan BlackBerry (BB). “Laporan dugaan keterang­ an di bawah sumpah saat kete­ rangan Angie pada kesaksiannya di persidangan Tipikor. Kaitannya bahwa dia tidak memiliki BlackBerry tahun 2009,â€? kata Faridz seusai melaporkan Angie di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/2). Laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dengan surat laporan No TBL/603/II/2012/PMJ/Ditreskimum tertanggal 21 Fe­ bruari 2012. Faridz menjelaskan, tersangka kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu telah memiliki BlackBerry sejak 2009. >> bersambung hal 11

Pilgub Jabar 2013. Indra mengungkapkan, keinginan maju semakin terdorong saat cagub mulai bermunculan. Padahal Pilgub Jabar masih jauh. Di mata Indra, hal itu menandakan politik yang tak sehat untuk tampang-tampang orang yang masa kepemimpi-

nannya belum berakhir. â€?Makanya saya tanggapi. Saya akan bawa Jabar maju berbasis kultur dan kerakyat­ an. Bahkan Jabar harus mempunyai daya tawar yang tinggi terhadap Ibu Kota,â€? paparnya. >> bersambung hal 11

Iwan-Dede Sulit Bersaing di Pilgub INILAH, Bandung - Partai Demokrat boleh saja mengusung Iwan Sulandjana-Dede Yusuf. Alasannya, popularitas dan elektabilitas Dede Yusuf yang tinggi di masyarakat. Namun, memenangkan Pilgub Jabar 2013 tak hanya soal popularitas. Ada faktor lain yang harus diperhitungkan. Pakar politik dari Universitas Katolik Parahyangan Asep Warlan Yusuf punya pandangan sendiri. Dia menilai, pamor pasangan Iwan-Dede masih jauh diban­ding incumbent lain, Ahmad Her­ yawan. Terlebih lagi jika dilihat dari elektabilitas daya pilih, Dede masih di bawah Heryawan. â€?Kalau dilihat secara pamor keartisan mungkin Dede Yusuf menang. Tapi secara incumbent masih jauh di bawah Ahmad Heryawan. Apalagi dari segi elek­ tabilitas daya pilih, lebih tinggi Ahmad Heryawan,â€? kata Asep Warlan saat dihubungi

INILAH, Selasa (21/2). Asep beralasan, kiprah Dede sebagai Wakil Gubernur Jabar belum bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Mungkin prog­ ram Dede yang bisa dinyatakan berhasil hanya batik. Hingga kini, kata Asep, belum ada karya nyata Dede yang dipersembahkan untuk rakyat Jabar. â€?Pamornya sebagai wagub itu kan tidak ringan, substansi sebagai incumbent belum menjamin Dede Yusuf (dalam Pilgub),â€? paparnya. Kendati begitu, Asep meng­ apresiasi apa yang dilakukan Partai Demokrat (PD), jika meng­usung satu paket. Terlepas resmi atau belum, kata Asep, keputusan itu patut dicontoh parpol lainnya. Menurut Asep, pengusungan satu paket sangat bagus sebagai kaderisasi dan bukti tidak ada masalah di internal partai. Partai, kata Asep, jangan hanya memikirkan politik asal menang, tapi ada proses penggodokan di internal. >> bersambung hal 11

Lingkungan

JADWAL WAKTU SALAT TGL

SUBUH

ZUHUR

ASAR

MAGRIB

ISYA

22/2

04.44

12.03

15.12

18.13

19.23

23/2

04.44

12.03

15.11

18.12

19.22

KURS TRANSAKSI US DOLAR 9120 9080

9090 9085 9060

9090

9073 9040

9030 9000 15/2

16/2

17/2

20/2

21/2

Sungai Citarum Makin Merana Tercemar Limbah Citarum sayang, Citarum malang. Sungai terpanjang di Jawa Barat itu semakin suram. Tercemar dan teracuni, tertutup sampah sepanjang hari. Andai saja Dayang Sumbi dan Sangkuriang hidup di zaman ini, mereka mungkin murka. Citarum tempat pelayaran mereka, menjadi su­ ngai terkotor ketujuh di dunia. Ironisnya, sekitar lima juta orang hidup di dekat su­ ngai tersebut. Mereka men-

INILAH/EVI DAMAYANTI

cuci beras, baju, mandi hingga membuang kotoran. Tak peduli sampah dan limbah, warga tetap menggunakan air dari Citarum untuk memenuhi kebutuhan hidup. Siapa yang harus disa­ lahkan? Tentu tak melulu pemerintah. Kesadaran maPEDULI CITARUM: Wali Kota Bandung Dada Rosada melantik pengurus Korwil Kota Bandung Forum DAS Citarum, Selasa (21/2) sebagai bentuk kepedulian terhadap Sungai Citarum.

syarakat pun dibutuhkan . Mereka harus membiasakan diri tidak membuang sampah ke sungai. Pun para pengusaha industri. Eka Santosa barangkali salah satu yang peduli keberadaan Citarum. Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Jawa Barat ini mengatakan, ada 1.400 industri di sepanjang Citarum yang membuang limbah cairnya ke sungai tersebut. >> bersambung hal 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.