Baca !
INILAH GRUP : INILAH KORAN PORTAL NEWS : INILAH.COM INILAHKORAN.COM YANGMUDA.COM JAKARTAPRESS.COM MAJALAH: INILAH REVIEW
EDISI 232/TAHUN III/2015 SABTU, 25 JULI 2015
BERITA UPDATE scan here..
Telinga, Mata, dan Hati Rakyat REDAKSI /IKLAN/SIRKULASI: JALAN TERUSAN PASTEUR NO 167 BANDUNG TELP 022-6127865 (HUNTING), 022-6127793 (REDAKSI) FAX 022-6127769 HARGA LANGGANAN RP55.000/BULAN Website www.inilahkoran.com
Email redaksijabar@inilah.com
e
e-Paper www.inilah.com/ikoran
Facebook inilahkoran jabar
Twitter @inilahkoran
RP 2.000
SECTION A
Line Chat inilahkoran
KEKERINGAN MELANDA JABAR
Berharap Hujan di Musim Kemarau INILAH/ BAMBANG PRASETHYO
KEKERINGAN melanda Jawa Barat. Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jabar pun melakukan Salat Istiska. Oleh: Dadi Haryadi
M
ereka duduk khusyuk. Jemari terbuka kepala tertunduk. Siang rembang Jumat (24/7) itu, baris demi baris doa terpanjat dari halaman Gedung Sate Kota Bandung. Asa pun membuncah. Dalam kemarau, hujan turun. Bencana kekeringan terlewati. Krisis air bersih segera berakhir. Begitulah. Selepas Salat Jumat, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar menggelar Salat Istiska bersama ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salat sunat dua rakaat meminta hujan itu dipimpin Ustaz Hilman Rosyad. Setelah salat, Heryawan memberikan sedikit ceramah di depan para abdi negara. Dalam ceramahnya, dia mengatakan Salat Istiska bagian dari ikhtiar mendatangkan hujan. “Salat sunat Istiska telah dicontohkan Rasulullah saat kemarau yang membuat kekurangan air,” ujarnya, Jumat (24/7). Dia menjelaskan, seluruh makhluk hidup di dunia sangat membutuhkan air. Manusia berusaha mendapatkan air dengan berbagai cara mulai dari menampung air hujan, menggali sumur, hingga membuat hujan buatan.
» Bersambung ke Hal A7 ETION
INILAH/SYAMSUDDIN NASO
SALAT ISTISKA: Ratusan umat muslim menggelar Salat Istiska di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (24/7). (Inset) Petani tengah menyirami sawah yang dijadikan lahan tembakau di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.
1.067 Kecelakaan Terjadi di Jabar ANTARA/SIGID KURNIAWAN
Oleh: KH.Abdullah Gymnastiar
Tak Perlu Khawatir Pandangan Orang ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maha Kaya mengkaruniakan kepada kita kesungguhan untuk memberikan yang terbaik dalam setiap ibadah kita. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Rasulullah Saw. Ketika saudara masih menghargai saya dan membaca tulisan ini, bukan karena saya pintar, saleh ataupun mulia. Tulisan ini masih saudara baca penyebabnya hanya satu. » Bersambung ke Hal A7
BOLAMANIA
C
Dinkes Jabar juga mencatat ada 5.423 orang yang sakit yang bukan lantaran lakalantas.
» Bersambung ke Hal A7
sebagai calon bupatinya,” kata Agus, Jumat (24/7). Agus mengatakan, selain DPP Nasdem, rekomendasi juga diberikan partai koalisinya yakni PAN, Hanura, PKB dan PPP.
» Bersambung ke Hal A7
ISTIMEWA
PADA reshuffle kabinet nanti, kalau Presiden Jokowi konsisten, ekonom neolib bakal masuk. Kalau benar terjadi, Jokowi telah mengingkari Trisakti Soekarno dan Nawacita-nya sendiri.
ARSENAL masih belum puas berburu pemain. Manajer Arsene Wenger, fokus berburu striker top dunia. Siapa? » BACA HAL C1
BANDUNG & SEKITARNYA 25 JULI 2015 SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04.40 11.57 15.17 17.50 19.02
26 JULI 2015 SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04.40 11.57 15.17 17.50 19.02
022-6127 865
membuka posko kesehatan di jalur mudik. Posko tersebut disiapkan di puskesmas ataupun tenda yang dibangun sendiri. Selain melayani lakalantas,
Benar sekali saya sudah ditugaskan oleh DPP Nasdem untuk maju sebagai wakil bupati. Sedangkan Pak Sofyan sebagai calon bupatinya.”
Jokowi, Reshuffle dan Neoliberalisme
INCARAN THE GUNNERS
IKLAN & BERLANGGANAN
TABRAKAN: Petugas Jasa Marga menderek bus Rukun Sayur yang mengalami kecelakaan di KM 202 Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7).
INILAH, Bandung – Kiai Haji Sofyan Yahya luluh juga. Dia akhirnya ikut meramaikan bursa pilkada Kabupaten Bandung. Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Maarif Kecamatan Margaasih itu maju sebagai calon Bupati Bandung setelah mengantongi rekomendasi dari DPP Partai Nasdem. Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Bandung Agus Yasmin mengatakan, Sofyan Yahya akan bersanding bersama dirinya. “Benar sekali saya sudah ditugaskan oleh DPP Nasdem untuk maju sebagai wakil bupati. Sedangkan Pak Sofyan
Pemerintahan
INILAH SPORT INILAH SPORT
JADWAL SALAT
INILAH, Bandung – Setelah Polda Jabar, Dinas Kesehatan (Dinkes) merilis jumlah kecelakaan selama arus mudik dan balik Idul Fitri. Hingga 21 Juli lalu, tercatat 1.067 kecelakaan terjadi di Jawa Barat. “Sampai tanggal 21 Juli kemarin, jumlah Laka lantas berdasarkan laporan yang saya terima ada 1.067 kejadian,” tutur Kepala Dinkes Jabar Alma Luciaty kepada wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (24/7). Dari jumlah kecelakaan tersebut, dinkes mencatat luka ringan 1.252 orang, dan luka berat 188 orang. “Sementara yang meninggal dunia ada 35 orang,” kata dia. Sepanjang musim arus mudik-balik lebaran, Dinkes Jabar
Sofyan Yahya Ramaikan Pilkada
Masuknya ekonom neolib itu, bukan berlandaskan suka atau tidak. Namun lebih kepada haluan ekonomi yang melekat dalam diri ekonom neolib. Mereka hanya melayani kepentingan modal dan kapitalis global. Data Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia,
mencatat 65% kebutuhan pangan Indonesia berasal dari impor. Catatan lain mengungkapkan, pada akhir 2014/15, nilai impor pangan negara ini di atas US$ 5 miliar. Program privatisasi, liberalisasi ekonomi dan pemangkasan subsidi bakal jalan terus. Oh, Jokowi. Saat ini, tersiar kabar yang sudah hampir pasti, sejumlah ekonom berhaluan ‘’Mafia Berkeley’’, bakal masuk kabinet. Ada mantan menteri keuangan yang juga komisaris di perusahaan otomotif asing, atau seorang birokrat senior yang pernah menjabat
gubernur bank sentral. Jika benar kabar ini, artinya Jokowi pun telah berkapitulasi
pada kehendak rezim neoliberal Para analis ekonomi politik
menyebut Darmin Nasution dan Chatib Basri konon bakal masuk kabinet, dan itu bertentangan dengan janji Jokowi mewujudkan Trisakti dan Nawacita yang pro-poor, pro-job dan pro-keadilan sosial. Jokowi mustinya becermin pada kepemimpinan Presiden Gus Dur (1999-2001) yang pemberani, dengan tim ekonomi yang berpandangan progresif telah dilengserkan oleh parlemen karena menolak berkapitulasi pada rezim neoliberal dunia (yang diwakili oleh Berkeley Mafia).
» Bersambung ke Hal A7