ISSN : 1412-7490
Edisi No.192 Tahun XIV ~ Minggu II Juli 2015
Tabloid Mingguan Berita Jatim Pos Terdaftar di Dewan Pers, Nomor 10 Halaman 111 Buku Data Pers Nasional 2014 atau bisa diakses pada Website Dewan Pers : www.dewanpers.or.id. Untuk konfirmasi hubungi Gedung Dewan Pers Lantai 7-8 Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat Telp (021) 3504874-75. Faks (021) 3452030. Online www.jatimpos.co
Tunda Pilkada Serentak Jatim 2015 Gubernur Jatim Jamin Aman dan Lancar
PENYANYI dangdut yang mengawali karirnya sebagai penyanyi rapper, Denada Tambunan, tiba-tiba menjadi bahan pemberitaan. Pasalnya, disaat bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan pengampunan, ia justru berseteru dengan suaminya, Jerry Aurum. Informasi yang diperoleh Jatim Pos, putri Emilia Contessa ini menggugat cerai suaminya. Padahal usia pernikahan keduanya baru berlangsung sekitar tiga tahun. Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan Denada itu telah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan pada 24 Juni 2015, dengan nomor gugatan 1711/PDTG/Pa Jaksel/2015. “Ya, Denada sudah mengajukan gugatan cerai kepada suaminya,” ujar Rusdi Thahir, humas PA Jakarta Selatan. Bersamb ke hal. 11
MESKI Gubernur Jawa Timur DR H Soekarwo, SH MHum meyakinkan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2015, aman terkendali dan lancar, namun anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Golkar, Ridwan Hisjam meminta dan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI agar menunda atau memundurkan dulu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dijadwalkan pada Desember. Pakde Karwo, demikian ia biasa disapa, menyatakan pihaknya telah mendapat jaminan dari aparat penegak hukum, termasuk kesiagaan pasukan pengamanan, baik dar kepolisian maupun tentara. “Saya sudah tanyakan ke Kapolda dan beliau menegaskan Jatim sudah sangat dewasa menghadapi Pilkada,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu, (27/6). Ia menjelaskan, sama seperti Pilkada atau Pemilu sebelumnya-sebelumnya, polisi tetap sebagai garda terdepan dalam keamanan, dan tentara sifatnya mengawal dan siap jika dibutuhkan. “Saya yakin Jatim aman dan terkendali. Suksesnya Pemilu dan Pilkada yang sudah digelar beberapa kali sudah menjadi bukti bahwa masyarakat di sini sangat dewasa dalam berdemokrasi,” tukasnya.
Jelang Lebaran, Marak Uang Palsu
Jember, Jatim Pos – Menjelang Lebaran 2015 ini masyarakat diminta waspada terhadap peredaran uang palsu. Peringatan ini penting mengingat transaksi selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah cenderung meningkat. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Jawa Timur, M. Lukman Hakim, meminta warga berhati-hati dalam bertransaksi, agar terhindar dari uang palsu. “Untuk mengantisipasi meningkatnya peredaran uang palsu selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, BI Jember akan meningkatkan kegiatan
sosialisasi tentang keaslian uang rupiah,” kata Lukman di Jember, Senin (29/6). Menurut dia, biasanya
sosialisasi dilakukan sebanyak empat kali dalam sebulan, namun kini ditingkatkan menjadi Bersamb ke hal. 11
Pakde Karwo. Sementara itu Ridwan Hisjam berpendapat, ada beberapa faktor yang membuat Fraksi Partai Golkar di DPR RI mende-
sak KPU untuk tidak melaksanakan Pilkada serentak Desember tahun ini. Pertama, KPU belum bisa menyelesaikan pera-
Bersamb ke hal. 11
DPRD Jatim Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Jalan Pantura H-10 Sebelum Idul Fitri KOMISI-D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada pemerintah pusat untuk menyelesaikan perbaikan jalan Daendels Pantura pada H-10
sebelum hari raya Idul Fitri. Anggota komisi D DPRD Jatim, Makin Abbas di DPRD Jatim, Jumat (26/5) mengatakan perbaikan jalan tersebut sangat perlu dilakukan untuk
mengantisipasi padatnya kendaraan di jalur pantura saat lebaran nanti. Makin Abbas mengungkapkan jalan Daendels yang merupakan jalan nasional harus bisa menjadi jalan Bersamb ke hal. 11
45 Persen Perceraian Akibat Perselingkuhan Isteri Pejabat Pemprov Jatim Diingatkan
Uang palsu Rp 12,2 miliar yang sempat diungkap Polres Jember.
Surabaya, Jatim Pos Angka perceraian untuk seluruh Asia Pacifik, terbesar terjadi di Indonesia atau sekitar 285 ribu perceraian/tahun. Dari data tersebut, sebanyak 93 ribu terjadi di Jatim, dari 61 ribu kasus istri yang menceraikan suaminya, sedangkan laki-laki yang menceraikan istrinya hanya 32 ribu. Tingginya angka perceraian
Para istri pejabat Pemprov Jatim menyimak tausiah di Masjid Baitul Hamdi, Kantor Gubernur Jatim.
numpang,” ujar Kabag Ops Polres Madiun Kompol Bambang, Senin (29/6/2015). Kompol Bambang mengatakan, tes urine dilakukan secara acak kepada para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam Provinsi (AKDP). Adapun lokasi tes urine dilakukan di dua titik, yakni di Terminal Caruban dan wilayah perbatasan Madiun-Ponorogo. Data Satuan Lalu Lintas Polres Madiun mencatat, sampai pertengahan bulan Juni, telah terdapat lima kecelakaan yang melibatkan kendaraan bus di wilayah Polres Madiun. “Hal ini kita lakukan sebagai salah satu langkah untuk menekan angka
itu membuat Hasniah Hasan, Kepala Bidang Muslimah pada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mengajak ibu-ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setdaprov Jatim untuk merenung. “Padahal yang rajin menghadiri pengajian itu ibuibu. Sekitar 45 persen dari 93 ribu penyebabnya adalah motif perselingkuhan,” ungkapnya. Melihat kondisi tersebut, Hasniah berpesan, di bulan Ramadan saat ini sangat relevan untuk mengembalikan kemuliaan keluarga. Wanita
Bersamb ke hal. 11
Bersamb ke hal. 11
Tekan Kecelakaan, Polisi Tes Urine Sopir Bus
Polisi tes urine sopir bus.
turan KPU yang menerima seluruh aspirasi partai politik (parpol),” ujarnya di Suraba-
Madiun, Jatim Pos - Demi keselamatan penumpang dan masyarakat pengguna jalan, aparat kepolisian melakukan tindakan preventif dengan melakukan tes urine kepada para sopir bus. Hal ini dilakukan menjelang arus mudik dan balik lebaran 2015. Petugas Polres Madiun melakukan tes urine terhadap sejumlah sopir bus yang tengah berhenti di terminal Caruban dan perbatasan MadiunPonorogo, Kabupaten Madiun. “Tes urine ini bertujuan untuk mengetahui dan memastikan para sopir tidak dalam pengaruh alkohol dan narkoba saat bertugas. Apalagi sebentar lagi memasuki musim angkutan lebaran yang sarat pe-