Senin, 14 Juni 2010
http://www.kendaripos.co.id
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Ternyata, Indonesia Tendang Bola Hingga Afrika INDONESIA masih butuh mimpi panjang untuk mengirim tim nasionalnya ke Piala Dunia. Namun di balik itu, kita patut bangga karena putra-putra terbaik negeri ini mampu memproduksi bola sepak buatan Indonesia untuk Piala Dunia 2010. Belum banyak yang tahu, bola yang
digelindingkan di lapangan hijau Afrika Selatan ternyata buatan Majalengka, Jawa Barat. Setiap pelaksanaan piala dunia, produsen Triple S (Sinjaraja Santika Sport) yang digawangi Mohammad Irwan Suryanto di Majalengka selalu kebanjiran order. Produknya memenuhi standar FIFA
dan sudah digunakan di ajang Piala Dunia 1998 di Perancis dan 2002 di Korea. Perusahaan yang mempekerjakan 2.500 penjahit dari Majalengka, Cirebon , dan Indramayu ini telah membawa nama harum Indonesia ke
Baca TERNYATA diHal.7
Muhammad Hilmi
FOTO: DITA PUTRI/ JAWA POS
PELAJARAN KELAS DUNIA: Nikki memimpin teman-temannya dari Denver Nuggets Dancers memberikan NBA Dance Clinic kepada finalis Flexi Dance Competition.
Truk Tronton Tabrak 8 Kendaraan 7 Tewas, 14 Luka
NBA MADNESS
Anggap Penari Indonesia Lebih Jago dari Amerika
ADITYODWI/RADARSEMARANG
Semarang, KP Tujuh tewas dan 14 orang lainnya mengalami luka ringan dan luka berat dalam kecelakaan karambol di Jalan Perintis Kemerdekaan, persisnya di depan Terminal Banyumanik, Minggu (13/6), pukul 07.30. Penyebab awal kecelakaan, truk pengangkut pasir yang melaju dari arah Ungaran, Kabupaten Semarang menuju Kota Semarang, mengalami rem blong dan pecah ban hingga berakibat oleng. Truk kemudian menabrak mobil Honda Genio dengan nomor plat H 7456 KG dari arah berlawanan yang akan berbelok ke Perumahan Diponegoro Banyumanik. Setelah menghantam Genio, truk tronton H 1537 LE itu menabrak 8 kendaraan lainnya. Akibatnya, satu keluarga yang berada di Honda Genio tewas seketika. Bodi mobil hancur berkeping-keping. Baik korban tewas dan luka dievakuasi ke RSUP dr
Sebanyak 9 kendaraan bermotor terlibat kecelakaan karambol di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang tepatnya di depan Terminal Banyumanik, Minggu (13/6) pukul 08.15 WIB. Kecelakaan tersebut menewaskan tujuh orang.
Baca TRUK diHal. 7
SURABAYA – Kemarin (13/6) menjadi hari terakhir penampilan Denver Nuggets Dancers di NBA Madness presented by Jawa Pos. Kendati menjadi hari terakhir, bukan berarti semangat mereka dalam menghibur pengunjung even yang bertempat di Atrium Tunjungan Plaza (TP) 3 itu menurun. Malah,
Baca ANGGAP diHal. 7
Tim ILHAM Akui Kekalahan
Ketua KPU Muna: Pleno di PPK Telah Rampung dan Berita Acaranya Telah Diserahkan
SELEBRITI
Raha, KP Hasil perhitungan cepat (Quick Count) Pemilukada Muna yang dikeluarkan JSI ternyata tak mengagetkan kubu ILHAM (La Pili SPd-La Ode Halami SH). Ketua
Bikin Bisnis Bareng Mama SETELAH sukses dalam karir di dunia hiburan, artis Viky Nitinegoro mencoba kemampuannya di dunia bisnis. Bersama mamanya, lelaki kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1983, tersebut membuka gerai di salah satu mal di kawasan Depok. “Aku ajak mama karena aku nggak ngerti,” kata Viky di kawasan Depok kemarin (13/6). Menurut dia, mencoba dunia bisnis seperti itu menjadi salah satu cara untuk mengisi kekosongan saat tidak ada syuting atau jadwal manggung bersama bandnya, Solitaire Addict. “Jadi, siap gagal. Tetapi, tidak berarti main-main loh. Aku tetap serius,” kata mantan suamiCynthiaRamlan tersebut. (tia)
Tim Pemenangan ILHAM, Umar Bonte menjelaskan, pihaknya mengakui kekalahan dalam Pemilukada Muna. Disamping hasil JSI, rekapan suara dari seluruh saksi ILHAM, kata dia, juga memberikan hasil yang tak jauh beda dengan quick count JSI. Hanya memang, Umar tak ingin menyebutkan pasangan Cabup-Cawabup yang keluar sebagai pemenang seperti yang tertera dalam rekapan para saksi ILHAM.
Kubu Anggodo Tuding Kejagung Ulur Waktu
VIKY NITINEGORO
Jakarta, KP Upaya Peninjauan Kembali (PK) atas pembatalan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Bibit- Chandra kembali menuai protes. Kali ini, protes datang dari kubu lawan, yakni kubu Anggodo. Kuasa hukum Anggodo, Bonaran Situmeang menilai PK tersebut, hanya merupakan upaya Kejagung untuk mengulur waktu, dalam rangka menyelamatkan dua pimpinan KPK tersebut dari status tersangka. “Dengan PK, Kejagung itu hanya mengulur waktu. Tapi itu malah membuat kedua belah pihak (pihak Anggodo dan Bibit-Chandra) tidak ada kepastian hukum,” papar Bonaran ketika dihubungi koran ini, kemarin (13/6). Langkah Kejagung dalam melakukan upaya hukum luar biasa tersebut, lanjut Bonaran, merupakan bukti institusi pimpinan Hendarman Supandji tersebut tidak menjunjung tinggi azas persamaan di mata hukum. “Ini jelas ada ketidakadilan,” im-
Anggodo buh dia. Untuk itu, kubu Anggodo mendesak Kejagung untuk segera menetapkan status tersangka terhadap dua pimpinan KPK bidang penindakan tersebut. Bonaran menegaskan, upaya PK tidak lantas menghentikaneksekusiatasperkaraBibit-Chan-
Baca ANGGODO diHal. 8
“Saya hanya punya kapasitas untuk mengatakan bahwa kami mengakui kekalahan. Kami tak punya hak untuk menyebutkan pasangan yang keluar sebagai pemenang. Tapi, kami sudah mengantongi pasangan yang keluar sebagai pemenang,” tegas Umar Bonte, kemarin. Walau menderita kekalahan, Tim ILHAM, lanjut Umar Bonte, sesungguhnya telah menorehkan kemenangan yang cukup berharga bagi masyarakat Muna dalam
bentuk pendidikan politik. “Materi kampanye ILHAM selama ini telah memberi manfaat kepada rakyat Muna dan itu tak ternilai harganya. “Kami kalah tapi menang dalam aspek momen. Yang pasti, ILHAM tetap pro kebenaran. Tim ILHAM tidak berada dalam bingkai kecurangan,” terang Ketua Tim Pemenangan ILHAM ini sambil menambahkan, jika saja IL-
Baca AKUI diHal. 2
Kapolda Konvoi di Muna Ketua KPU Muna : Suara di Seluruh PPK Sudah Masuk di KPU Raha, KP Simpatisan pendukung calon Bupati (cabup) yang bakal melakukan aksi anarkis, saat pleno pemilukada KPU Muna, sebaiknya berpikir dua kali. Pihak Kepolisian, siap mengamankan pleno KPU yang dijadwalkan dilakukan Rabu (16/6). Bahkan untuk menunjukan kesiapan aparat kepolisian, melakukan pengamanan, jajaran kepolisian yang dipimpin langsung Kapolda Sultra, Brigjen Pol Drs Sukrawardi Dahlan, melakukan show of force di Muna. Kapolda melakukan konvoi mengelilingi Kota Raha, yang diikuti ratusan personil Kepolisian, akhir pekan lalu. Puluhan kendaraan roda dua, dua unit mobil water canon dan beberapa mobil truk pengangkut pasukan, dengan persenjataan lengkap mengelilingi Kota
Sukrawardi Dahlan Raha. Kapolres Muna, AKBP Rachmat Pamudji yang dikonfirmasi mengatakan, konvoi yang dilakukan personil Kepolisian, untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Hal itu menunjukan kesiapan Kepolisian mengamankan Pemilukada di Muna. “Masyarakat jangan
Baca KAPOLDA diHal. 7
Geliat Gadis-gadis SMU di Dunia Esek-esek
Sekadar Life Style, Ada yang Memang Butuh Materi Cerita penjaja seks di dunia anak sekolahan (SMU) memang lagi hangatnya, apalagi di Kota Kendari, kota yang mulai merangkak menuju kota besar. Kota besar identik dengan kehidupan malamnya, juga pertumbuhan portitusinya. Apalagi untuk urusan sex, sudah merambah anak di bawah umur setingkat (SMU). Koran ini, mulai edisi hari ini (Senin) sampai akhir pekan akan menelusurinya.
TIM KENDARI POS MENGAWALI perjalanan, tim Kendari Pos sengaja mengambil sebuah taxi. Sebab hal penting adalah mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang keberadaan anak-anak SMU yang terjun ke dunia hitam. Alasan kami memilih taxi
tim/kp
Salah satu tempat hiburan malam di Kendari, yang menyajikan grup anak band lokal.
karena meyakini mereka memiliki banyak jaringan soal kehidupan p er emp ua n malam. Tim berangkat dari sebuah hotel di kawasan Wuawua. Kami sengaja memang bagian 12 untuk mengelabui sumber-sumber kami. Tujun kami ke pusat perbelanjaan terbesar. Namun sopir taxi mengalihkan perjalanan lewat Pasar Wuawua. Padahal jika mau dirunut dari tempat inap, cukup lewat depan GMT, lalu belok kiri menuju pusat belanjaan.
Baca SEKADAR diHal.2