Senin, 28 Juni 2010
http://www.kendaripos.co.id
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Liriklah Spion Karena Musuh Ada di Situ AKHIR semester sisa menghitung hari. Perjalanan panjang selama enam bulan terakhir nyaris rampung. Catatan penjualan saatnya dikumpulkan dan kalkulator saatnya dimainkan. Persoalannya sangat sederhana: apakah penjualan semester ini lebih baik atau lebih buruk
dibandingkan semester yang sama tahun lalu? Kok membandingkannya terlalu jauh ke semester ganjil tahun lalu padahal jarak paling dekat adalah semester genap sebelumnya? Jawabannya pun sederhana: orientasi, iklim, ataupun trend cenderung sama
Sarung Tangan Laku Rp 1,7 M
SELEBRITI
Muhammad Hilmi
Baca LIRIKLAH diHal. 2
Kas Pemkab Muna Kosong
INTERNASIONAL
LAS VEGAS—Peninggalan King of Pop, Michael Jackson, laris manis dalam pelelangan. Memorabilia Jackson menyentuh angka USD 1 juta (setara Rp 9,05 miliar) dalam lelang yang dihelat untuk memperingati setahun meninggalnya pelantun Man in the Mirror tersebut. Lelang yang dimulai Sabtu (26/6) itu melego lebih dari 200 item. “Lelang tersebut sangat luar biasa. Lebih dari yang kami harapkan,” ulas Darren Julien dari Julien’s Auctions, penyelenggara lelang di Planet Hollywood, Las Vegas, AS, tersebut. Bahkan, beberapa item, seperti sarung tangan itu, laku terjual 10 kali lebih mahal daripada harga perkiraan. “Itu menunjukkan Michael Jackson adalah selebriti dengan memorabilia paling dicari sepanjang masa. Sangat fenomenal,” tambah Julien sebagaimana dilansir Associated Press kemarin (27/6). Dia menambahkan, peserta lelang berasal dari berbagai belahan bumi. Mulai Rusia sampai Asia. “Sekarang, setelah Jackson meninggal dunia, kita baru sadar bahwa dia adalah legenda,” sambung Julien yang mengaku belum pernah mengalami lelang seheboh ini sejak 15 tahun lalu saat memulai bisnisnya. Angka penjualan tersebut diperkirakan melampaui USD 1 juta di pengujung lelang yang berakhir kemarin (27/6). Salah satu item yang terjual adalah sarung tangan bertabur kristal Swarovski. Sarung tangan bling-bling yang digunakan saat tur Victory pada 1984 itu laku USD 190 ribu (setara Rp 1,7 miliar). Padahal, awalnya item tersebut diperkirakan hanya terjual USD 20 ribu-USD 30 ribu (setara Rp 181 juta-Rp 271,5 juta).(tia)
antara semester ganjil tahun ini dengan semester ganjil tahun lalu. Begitu pula jika ingin melihat kinerja semester genap, maka perlu dibandingkan dengan kinerja semester yang
Ketua DPRD Muna : Hampir Satu Bulan Ini, Kegiatan Rutin DPRD Tidak Jalan Raha, KP Kejadian luar biasa (KLB) menimpa pemerintahan di Kabupaten Muna. Hampir seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak bisa menjalankan pekerjaan rutin. Kas daerah kosong. Bukan cuma SKPD yang tak bisa menjalankan rutinitasnya, tapi, DPRD Muna pun seperti itu. “Hampir sebulan ini, kegiatan rutin DPRD Muna tidak jalan. Kita tidak bisa lagi beli BBM untuk operasional anggota DPRD. Telepon juga sudah disegel,” terang Ketua DPRD Muna, Hj Wa Ode Zaenab Hibi, kemarin. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Muna, Zakaruddin Saga SE MSi juga mengakui itu. Dia menjelaskan, kekosongan kas ini karena puluhan miliar uang daerah telah disedot oleh kegiatan Pemilukada. Hal lain yang lebih memperburuk, lanjut Zakaruddin, adalah capaian target pendapatan asli daerah (PAD) dari seluruh SKPD sangat buruk. PAD keseluruhan termasuk PAD murni yang ditargetkan Rp 73 miliar baru tercapai 9 persen. PAD murni juga baru tercapai 10 persen dari target Rp 19 Miliar.
“Kita habis menggelar Pemilukada, dana puluhan miliar rupiah tersedot untuk kegiatan KPU Muna. Belum lagi dana pengamanan dan Panwaslu. Imbasnya, hampir semua kegiatan rutin SKPD, kegiatan proyek termasuk kegiatan rutin DPRD Muna, terpaksa kita tunda. Penyebab lainnya karena PAD kita minim. Para SKPD tidak maksimal bekerja. Dari target PAD secara keseluruhan termasuk PAD murni Rp 73 miliar tahun ini, realisasinya baru 9 persen. Sedangkan PAD murni targetmya Rp 19 miliar, realisasinya saat ini sekitar Rp 2 miliar atau 10 persen,” jelas Zakarauddin Saga. Karena itu, Pls Sekab Muna ini meminta para kepala SKPD di Kabupaten Muna agar segera merealisasikan target PAD-nya. “Jangan cuma menanyakan hak, tapi kewajibannya lamban direalisasikan. Ini salah satu penyebab minimnya PAD kita,” pungkas Zakaruddin Saga, kemarin. Sebenarnya, DPRD Muna sudah mengambil langkah-langkah atas lumpuhnya kegiatan hampir di seluruh SKPD ini. Ketua DPRD Muna, Hj Wa Ode Zaenab Hibi mengaku telah memanggil Kepala Dinas PPKAD untuk mencari tahu duduk masalah yang sebenarnya. “Kita sudah memanggil Kadis PPKAD Muna, ternyata PAD kita habis tersedot untuk pelaksaan Pemilukada,” ujar Zaenab Hibi, kemarin.(tri/ong)
FOTO:BUDIMAN/SUMATERA EKSPRES
Jema’ah Muslimin (Hizbullah) Sumsel mengadakan Gerakan Cinta Al Aqsa dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan mengajak umat muslim di Sumsel bersatu membebaskan kembali Al Aqsa dari cengkaram Israel. 1000 anggota Hizbullah dari Sumsel, Jambi dan Lampung melakukan jalan kaki bersamadarimasjidAlBalaqhsimpangpatalmenujumasjidIAINRadenFatah Palembang (27/6).
Jabatan Kapolres Dihargai Lebih Rp 100 Juta
FOTO : FEDRIK TARIGAN/INDOPOS
Komedian Adul saat melakukan resepsi pernikahan dengan Azilia Noor Fatma (20) di Kawasan Ragunan, Jakarta, Minggu (27/6). Adul telahmeminangAzilia6JuniLalu.Dalamresepsi iniAdulmendapatkankadoseekorkambingdari teman-temannya.
Jakarta, KP Tidak ada makan siang gratis. Pameo itu berlaku juga di jajaran kepolisian. Mulai dari rekrutmen, pendidikan, belanja barang, hingga kenaikan pangkat dan mutasi jabatan, semua ada biayanya. Bahkan untuk mendapatkan jabatan Kapolres, perlu mengeluarkan uang lebih dari Rp 100 juta. Hal itu diungkapkan anggota Komisi III DPR bidang hukum Nasir Djamil pada diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Minggu (27/6). “Seorang AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi) bercerita kepada saya telah mengeluarkan uang hampir Rp 100 juta tapi tidak dimutasi juga,” katanya. Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyebut-
kan, untuk rekruitmen polisi baru dibebankan Rp 30 sampai Rp 60 juta. ”Momentum Susno sebetulnya bisa dijadikan untuk melakukan perubahan di tubuh Polri, tapi oleh Kapolri ditanggapi sebagai masalah internal sehingga muncul keraguan untuk memberantas praktek duagaan korupsi. Perubahan yang dilakukan memang sudah ada seperti pelayanan SIM keliling tapi itu bukan sesuatu yang istimewa,” ulasnya. Karena itu Nasir mengatakan perlunya revisi UU Kepolisian. Alasannya, saat ini regulasi tersebut justru melegitimasi kewenangan Polri yang sangat luas mulai dari persoalan lalu lintas, kriminal, tindak pidana
Baca JABATAN diHal.8
F/MUSTAFARAMLI/JAWAPOS
HASIL SELEKSI : Menkumham dan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK, Patrialis Akbar bersama wakil Pansel, Suharto (kanan) dan Ritonga saat memberi keterangan hasil seleksi KPK di gedung Kementrian Hukum & HAM, Jakarta, Minggu (27 Juni 2010) di Jakarta. Sebagai tahap awal Pansel telah melakukan seleksi administrasi dan meloloskan 145 peserta seleksi.
Jimly-Busyro Lolos, Kaligis-Farhat Gugur Jakarta, KP Pansel Pimpinan KPK mulai bekerja cepat. Tepat tiga hari, setelah menggelar rapat pleno, Pansel langsung mempublikasikan sejumlah nama yang lolos dalam seleksi awal atau seleksi administasi. Kemarin (27/6), bertem-
pat di Gedung Kemenkum dan HAM, Pansel Pimpinan KPK mengumumkan 145 nama yang berhasil melaju ke tahap seleksi kedua. “Berdasarkan rapat pleno Pansel Pimpinan
Baca JIMLY diHal. 2
Pendidikan Sultra, Mau Kemana?
(Pertanyaan Atas Artikel 30 Hari Menelusuri Kehidupan Wanita Malam di Kota Kendari)
Prof Dr H Hanna MPd Astagfirullah, nauzul billa minzalik. Mungkin kalimat itulah yang pantas diucapkan oleh orang tua, guru dan para pembaca termasuk saya. Kalimat sim-
patisanpun datang dari Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, setelah membaca kalimat per kalimat tulisan di Harian Kendari Pos dengan judul 30 Hari Menelusuri Kehidupan Wanita Malam di Kota Kendari. Berdasarkan isi demi isi dalam tulisan tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa pertama, pelakunya adalah (1) anak usia sekolah antara 15–18 tahun, (2) antara 21-24 tahun dan (3) 27–30 tahun. Yang kedua, penyebab utamanya adalah (1) kebebasan tidak terkontrol oleh orang tua, (2) sistem pendidikan, (3) faktor ekonomi dan (4) frustasi ditinggal suami. Dari simpulan tersebut lalu muncullah pertanyaan
baru yakni apa yang harus dilakukan? PERAN ORANG TUA Saudara, dalam proses pendidikan anak, orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan agama, kecerdasan, intelektual, etika dan moral anak. Dalam teori Tabularasa memang dikatakan bahwa manusia lahir dalam keadaan yang putih bersih, artinya bahwa anak memang perlu mendapatkan bimbingan dari orang tuanya. Apa yang kita lihat dimasyarakat, ada orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada anaknya walaupun anaknya tidak menghendaki itu, aki-
batnya anak tersebut tidak dapat berhasil dengan baik, karena terjadi proses pemaksaaan dan ketidakkonsentrasian anak dalam proses itu. Saya pernah membaca sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh Jack Canfield (1992) yang menemukan bahwa dalam kehidupansehari-hariternyataanakyang polos dan alami, setiap hari menerima 460 komentar negatif, dan hanya 75 komentar positif dari orang yang lebih tua dan teman-temannya sehingga mengakibatkan anak kehilangan kepercayaan diri untuk berkreasi, untuk ingin tahu dan coba melakukan inovasi-inovasi ketika berada di rumah. Selain itu, kreativitas tersebut juga
hilang, justru muncul pribadi yang negatif. Demikian juga saat anak berada di sekolah untuk mengikuti kegiatan proses belajar mengajar. Anak tersebut menganggap bahwa belajar menjadi beban dan bahkan berasumsi bahwa belajar baginya tidak bisa memenuhi kebutuhan intelektualnya sehingga guru menjadi sasaran ocehan, dan bahkan menyalahkan masyarakat dan orang tua. Jika ini terjadi secara terus menerus, saat ia dewasa anak tersebut cenderung berpolanegatif,pesimis,mudahmenyerah, dikendalikan keadaan, dan bahkan melimpahkan kesalahan kepada semua orang. Aikbatnya
Baca PENDIDIKAN diHal.7