Kendari Pos Edisi 29 Juni 2010

Page 1

Selasa, 29 Juni 2010

http://www.kendaripos.co.id

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Mantan Kadispenda Sultra Divonis 20 Bulan Penjara Sutan Ramli Divonis, Jusup Ponea Tahap Pledoi

INTERNASIONAL

Capai Rekor Kematian KABUL— Pasukan koalisi NATO di Afghanistan kemarin, mengumumkan kematian tentaranya yang ke-91. Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi korban tewas dari tentara koalisi pada bulan ini. Korban tentara terakhir tersebut tewas karena terkena ranjau ala Taliban atau IED (improvised explosive device). Insiden itu terjadi di Afghanistan Selatan Sabtu lalu (26/6). Tewasnya tentara yang tidak disebutkan identitasnya itu hanya berselang beberapa jam setelah NATO mengumumkan kematian lima tentara lainnya dalam sebuah serangan serupa. Kewarganegaraan korban tewas juga tidak disebutkan. Namun, mayoritas pasukan NATO di Afghanistan saat ini berasal dari AS dan Inggris. Pengumuman oleh pihak Pasukan Perbantuan Internasional (ISAF) tersebut bertepatan setelah Kementerian Pertahanan Inggris juga melansir kabar seorang anggota militernya tewas di selatan pekan lalu. Secara keseluruhan, pasukan internasional yang tewas di Afghanistan sudah mencapai lebih dari 300 orang tahun ini. Juni tahun ini menjadi bulan terparah dengan kematian pasukan tertinggi sejak perang Afghanistan dimulai pada 2001. Data yang dilansir Agence France-

Baca CAPAI diHal. 7

SELEBRITI

Obat Pria Susah Bangun KAUM pria yang sulit bangun pagi akan tertolong dengan alarm waktu produksi Iphone. Dengan menggandeng Pamela Anderson, Iphone dan produsen pakaian dalam Agent Provocateur meluncurkan alarm wakey wakey. Selain membangunkan pria dari tidurnya melalui suara seksi Pamela, wakey wakey juga menyuguhkan video Pamela dalam balutan pakaian dalam. Selain Pamela, sejumlah artis hot lainnya juga tampil dalam alarm tersebut.(ida)

PAMELA ANDERSON

Kendari, KP Sutan Ramli, salah satu terdakwa perkara korupsi Dispenda, akhirnya menyusul dua rekannya (Mardjudin Malik dan Sumardi) ke hotel prodeo. Mantan Kadispenda Provinsi ini, resmi divonis 20 bulan penjara denda Rp 200 juta subsider 2

bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp 47 juta. Menurut majelis hakim yang dipimpin Nelson Samosir MH, Sutan Ramli terbukti terlibat dalam tindakan penyimpangan uang pajak dan retribusi UPTD Samsat Kota Kendari yang mestinya disetor ke kas daerah sehingga terdakwa divonis 20 bulan penjara. Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut Sutan Ramli dalam dakwaan subsid-

air yakni melanggar pasal 3 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yakni 2,6 tahun penjara. PerkaraindikasikorupsiDispendaProvinsi yang mencapai milyaran rupiah itu, menatapkan 4 terdakwa. Mardjuddin Malik dan Sumardi (Mantan Bendahara Dispenda) telah divonis, yakni Sumardi 18 Bulan penjara, Mardjudin Malik 16 Bulan penjara, menyusul Sutan Ramli 20 bulan penjara. Adapun Jusup Ponea, juga terdakwa dug-

aan korupsi Dispenda masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Kendari. Menurut Baharuddin SH, JPU, saat dikonfirmasi, perkara Jusup Ponea akan memasuki tahap pembelaan atau pledoi yang diagendakan tanggal 30 Juni mendatang. Tuntutan Mantan Kadispenda Provinsi pun kurang lebih sama dengan terdakwa lainnya, yakni pasal 3 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(emi)

Suku di Sultra Tidak Diakui Dalam Permendagri Kendari, KP Kemarin, diselenggarakan sosialisasi mengenai Permendagri nomor 52 tahun 2007, tentang pedoman pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat, di Aula BPMD Sultra. Dalam Permen tersebut, tercantum nama suku dari berbagai provinsi di Indonesia. Ironinya, dari semua provinsi, suku Tolaki, Wolio, Muna dan Moronene, yang juga merupakan suku asli di Sulawesi Tenggara (Sultra), tidak diakui Mendagri. Kolom untuk Bumi Anoa, kosong tanpa suku. Yang parah, 4 suku yang berasal dari Sultra, yakni Muna, Tomia, Wakatobi dan Wawonii “diklaim” sebagai bagian dari suku di Sulawesi Tengah (Sulteng). Soal tidak dimasukkannya suku di Sultra, Kepala BPMD Sultra, Askabul Kijo MSi mengatakan, dirinya tidak tahu menahu akan hal itu. Alasannya, itu diusulkan pada tahun 2007 dan saat itu, dia belum menjabat sebagai Kepala BPMD Sultra. Meski demikian, ia berjanji, persoalan tersebut akan dilaporkan ke Mendagri.

Baca SUKU diHal. 7

FOTO: FERY PRADOLO/INDOPOS

Petugas dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kantor wilayah DJBC Jakarta kemarin menunjukkan barang bukti kurang lebih 3,5 kg shabu yang digelar dikantor Bea dan Cukai, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Penangkapan kurang lebih 3,5 kg shabu tersebut dikirim melalui jasa titipan dengan modus operasi penyimpanan pada bagian dalam barang kiriman di ruang rongga part engine yang terbuat dari besi baja.

Laskar Islam Desak Luna dan Cut Tari Ditahan

Calon Kalah Jangan Cari Masalah Usai Pilkada

Jakarta, KP Panglima Komando Laskar Islam (KLI), Munarman SH, meminta polisi tidak memberikan perlakuan yang berbeda kepada Luna Maya dan Cut Tari. Menurut mantan Ketua YLBHI itu, bila Nazriel Irham alias Ariel sudah ditahan, berarti Luna Maya dan Cut Tari yang diduga menjadi pasangan mesum dalam video itu juga harus ditahan. “Tahan saja. Kan Ariel nya sudah ditahan, berarti ada yang turut serta dalam produksi video itu,” kata Munarman, yang dihubungi via telepon selulernya di Jakarta, kemarin (28/6).

Jakarta, KP Mendagri Gamawan Fauzi menilai, ketidaksiapan calon kepala daerah menerima kekalahan menjadi penyebab utama kerusuhan massa di sejumlah daerah. Mereka mencari-cari masalah usai pemungutan suara. Mestinya, jika ada persoalan, misalnya soal ijazah calon, maka harus dibereskan sebelum pemilukada digelar. Sedang jika ada keberatan pascapemungutan suara, maka harus disalurkan melalui mekanisme yang berlaku, seperti mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca LASKAR diHal.7

FOTO : FEDRIK TARIGAN/INDOPOS

Luna Maya keluar usai menjalani pemeriksaan selama 12 jam di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/6). Ia hanya tersenyum ketika meninggalkan Mabes Polri.

Baca CALON diHal. 7

Intinya Penanaman Nilai-nilai Moral dan Keharmonisan Keluarga

Pekerja Seks Itu Abnormal Seksual Selama liputan 30 hari bersama wanita malam, terungkap fakta bahwa diantara pelakunya banyak yang masih berstatus pelajar. Hal itu tentunya menjadi sebuah fakta menyakitkan yang harus disikapi orang tua. Pasalnya dilihat dari sisi psikologis, peran orang tua untuk membimbing anaknya saat masa tumbuh kembang anak sangat sentral dan tidak tergantikan. PSIKOLOG Nurhaeni Haeba S.PSi, MSi, M.PSi mengatakan Ihwal terjunnya pelajar ataupun “pekerja” dewasa di dunia esek-esek tidak terlepas dari faktor psikologis. Anak-anak remaja bisa terjerumus di dunia pelacuran karena kehilangan perlindungan dan perhatian yang mereka butuhkan dari figur orang tua.

Biasanya ada masalah pada mereka dan sayangnya tidak mendapat perhatian dari orang tua, akibatnya mereka merasa permasalahannya tidak bisa diselesaikan di rumah hingga mencarinya pada orang yang dianggap bisa memberikan perlindungan. Selain faktor kurang perhatian, kondisi keluarga yang kurang harmonis memiliki dampak tersendiri juga terhadap anak. Orang tua harus memiliki kedekatan sebaik mungkin dengan anak. Orang tua juga harusnya mengetahui bagaimana kegiatan anak. Sudah lumrah jika orang tua mengetahui watak dan kelakuan anaknya. Sedikit saja menyimpang, seharusnya sudah menjadi tanda tanya besar. “Misalnya saja, anak yang tidak pernah keluar malam, tiba-tiba keluar malam.

Perasaan sensitif orang tua harusnya sudah membimbingnya untuk bertanya ada apa? Meskipun si anak memiliki alasan misalnya pergi ke rumah teman untuk mengerjakan tugas, orang tua seharusnya jangan langsung percaya begitu saja. Bukannya tidak percaya kepada anak, tapi harus ada kontrol. Yang paling efektif jika orang tua membangun komunikasi dengan guru,” ujarnya. Untuk membentuk kepribadian dan karakter anak, memang tidak terlepas dari gen, turunan dan proses belajar pada lingkungan. Namun, terjerumus atau tidaknya anak di dalam hal yang buruk itu merupakan proses belajarnya dari lingkungan dan contoh yang dia dapatkan. Bisa saja orang tuanya baik-baik,

Nurhaeni Haeba

Baca PEKERJA diHal. 7


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.