Sidang Narkotika Rahmad Sutopo
Saksi Polisi Berbelit, Hakim Ngamuk ECERAN R Rp 1.000,-
Kamis, 19 September 2013
SEMARANG – Majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang berang atas kesaksian penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Semarang untuk terdakwa kasus narkotika, Rahmad Baca Saksi Polisi...hal 11
Material BPKB dan STNK Siap Beredar
Hendak Balik Nama
WAJAR saja kok apabila Anda bertengkar dengan pacar. Dalam hubungan asmara, memang tidak selalu diisi dengan yang manis-manis saja. Perselisihan paham seringkali memicu pertengkaran yang membuat masingmasing pasangan jadi canggung.
BPKB dan STNK Mobil Malah Digadaikan Calo
SEMARANG - Masyarakat yang sebelumnya mengeluhkan atas habisnya setok material BPKB dan STNK kendaraan bermotor di wilayah Jateng, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, material untuk STNK dan BPKB tersebut siap digunakan dan siap diedarkan. Sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, Direktorat Lalu Lintas Polda
SEMARANG - Berniat memutasi mobil dari Yogyakarta ke Semarang melalui calo, Heru Hardiyanto (50) malah menuai masalah ‘mbulet’. Bagaimana tidak, ia tekor Rp 5,5 juta. Terlebih celaka, BPKB dan STNK mobil
Baca Material BPKB...hal 11
Baca BPKB dan STNK...hal 11
Rahmad Sutopo. Foto: Nazar/barometer
Pelaku Pasang Sumbu 47 Detik Sebelum Ledakan
SEMARANG - Insiden ledakan yang terjadi di dekat Pos Polisi Lalu Lintas Jalan Kaligawe, Genuk, terus diusut. Temuan terakhir, diketahui seseorang diduga pelaku diketahui memasang sumbu, 47 detik sebelum ledakan. Ledakan tersebut menggunakan alat sumbu. Artinya tidak menggunakan timer. Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyatno, kemarin.
Baca Apa yang...hal 11
Baca Pelaku Pasang...hal 11
Puluhan Pelajar SMK Tawuran Bawa Gir, Dipicu Dendam
SEMARANG - Insiden tawuran antar pelajar kembali menggemparkan Kota Semarang. Kali ini sekelompok siswa SMK Negeri 10 dan SMK 04 Semarang, terlibat baku hantam di taman KB Semarang, Rabu (18/9) siang. SEDIKITNYA 7 remaja diamankan oleh tim Reskrim Polsek Semarang Selatan untuk dimintai keterangan. Informasi yang dihimpun Barometer, tawuran tersebut dipicu dendam yang telah lama disimpan. Dendam itu memanas setelah salah seorang alumni SMK Negeri 10 bernama Beni Wahyudianto (19) itu diduga mengajak sejumlah adik kelasnya di SMK Negeri 10 untuk “menyerang” sekelompok siswa SMK 04 Semarang. Pelajar yang terlibat tawuran diamankan di Mapolsek Semarang Selatan, Rabu (18/9). Foto: CATUR ANDRIANTO/BAROMETER
Baca Puluhan Pelajar...hal 11
Day Milovich
Perjuangan Melawan Lupa adalah Kegilaan “KAU tahu bagaimana rasanya menjadi gila, Dokter? Rasanya seperti perang antara apa kata orang tentang dirimu dan mengetahui siapa sebenarnya dirimu. Mana yang menurutmu akan menang?” [Martin Harris, dalam “Unknown” (2011), the movie.] Apa jadinya jika kegilaan sudah menjadi identitas masyarakat? Setidaknya itu terpikirkan saat menonton film Unknown (2011). Film “Unknown” dibintangi Liam Neeson (Dr. Martin Harris) dan Diane Kruger (Gina). Infonya silakan browsing di imdb[dot]com. Diceritakan kedatangan pasangan Martin Harris dan Elizabeth Harris untuk acara konferensi hortikultura di Jerman. Keduanya baru datang dari bandara baru mau saja check-in. Ternyata ada barang ketinggalan: sebuah kopor. Bukan kopor ini yang kelak menjadi masalah. Ada kejadian lain. Martin Harris diantar supir-taksi gelap, Baca Perjuangan.....hal 11
ATM Bank CIMB Niaga Dicongkel Penjahat CCTV Ditutup Lakban SEMARANG- Kawanan penjahat mencongkel mesin ATM Bank CIMB Niaga di Kompleks Ruko Hasanudin Tanah Mas, Jalan Permata Hijau Semarang, Rabu (18/9). Mereka beraksi setelah menutup CCTV di lokasi kejadian dengan menggunakan lakban warna hitam. Beruntung, aksi kawanan penjahat ini belum berhasil membawa kabur uang. Diduga, pelaku kebingungan setelah lama mengotak-atik kode keamanan brankas ATM, sebelum akhirnya gagal membuka brangkas. Tim kepolisian mengidentifikasi, aksi pelaku tergolong amatir dengan cara mencongkel menggunakan linggis. Namun pengaman di mesin ATM tersebut cukup sulit dibobol hanya menggunakan linggis. Baca ATM Bank...hal 11
Petugas INAFIS Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di ATM CIMB Niaga di Kompleks Ruko Hasanudin Jl. Permata Hijau, Tanah Mas Semarang yang dibobol kawanan pencuri. Foto: CATUR /BAROMETER
SEMARANG - Lebih dari 1,5 bulan menginap di RS Bhayangkara, dua jenazah diduga korban dukun pengganda uang Muhyaro dimakamkan. Pemakaman dilakukan di Tempat Pemakam Umum (TPU) Kota Madya Semarang, di Kedungmundu, sekira pukul 11.00. Hal itu dilakukan sesuai standar operasional kepolisian lantaran jenazah belum teridentifikasi.
Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Musyafak, pemakaman dilakukan berdasarkan keputusan penyidik, Bid Dokes dan pimpinan Polda Jateng. “Jenazah dua laki-laki itu sudah lebih dari 1,5 bulan disimpan di RS Bhayangkara. Akhirnya kami putuskan untuk dilakukan pemakaman,” terangnya di RS Bhayangkara Semarang,
DI suatu kelas, pada jam pergantian pelajaran, Sadot dan Drugul berdebat mengenai asal-usul nenek moyang manusia. Sardot : “Gul, kata bapak ku nenek moyang kita itu kera lho” Baca Nenek Moyang...hal 11
LAYOUT : SOEPRIE
tersangka, yakni S (16) dan Pr (16) yang keduanya merupakan orang tua bayi itu, usianya masih relatif muda,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Dwi Haryadi, di Boyolali, Rabu. Menurut Kasat Reskrim, kedua orang tua bayi tersebut masih duduk
Maia Estianty
Temui Wartawan dan Minta Maaf
di bangku Kelas XII SMA di Juwangi dan SMK Grobogan, sehingga tersangka yang masih di bawah umur sekarang ditangani oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Boyolali. Baca Sepasang Pelajar...hal ..hal 11
Baca Temui Wartawan ...hal 11
Baca Dua Mayat...hal 11
Sepasang Pelajar Buang Bayi di Hutan BOYOLALI - Jajaran Kepolisian Resor Boyolali, mengungkap kasus pembuangan bayi di kawasan hutan Desa Ngaren, Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah, dengan menangkap dua tersangka yang masih di bawah umur. “Kami kini sedang memeriksa
SEMARANG – Sidang kasus pembunuhan disertai pemerkosaan dengan terdakwa Pisa Al-Pairun ditunda. Penyebabnya, tuntutan pidana yang hendak dibacakan belum siap, sehingga tidak bisa dibacakan dalam sidang pembunuhan model SPG Rokok, Amelia Almaas Adzani (22) itu. “Mohon maaf yang mulia, kami mohon waktu satu minggu lagi untuk menyusun tuntutan. Kami belum siap yang mulia,” pinta Jaksa
MAIA Estianty akhirnya keluar menemui wartawan usai diperiksa di Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan. Kemunculan ini sekaligus mematahkan anggapan Ahmad Dhani yang memastikan mantan istrinya itu tidak akan tampil di depan wartawan. Maia Estianty diperiksa terkait kecelakaan yang menimpa anak bungsunya, Dul Jaelani. Maia diperiksa dengan 17 pertanyaan salah satunya kondisi Dul terakhir sebelum kecelakaan. Dul memang terakhir kali terlihat bersama Maia sebelum terjadi kecelakaan di ruas Tol Jagorawi (8/9). “Saya ingin mengucapkan mohon maaf sebagai orangtua Dul karena sebelumnya saya tak pernah mau bicara.
Pacaran di Warnet hingga Hamil
Nenek Moyang Manusia
Sidang Pisa Diundur Pekan Depan
Baca Sidang Pisa...hal 11
Dua Mayat Korban Muhyaro Dikubur
Prosesesi pemakaman korban dukun Muhyaro di Permakaman Kedungmundu Semarang pada Rabu (18/9). foto: CATUR/BAROMETER
Tuntutan Belum Siap
email : koran.barometer@gmail.com