10 Fakultas dengan Prospek Gaji Tertinggi ECERAN Rp 1.000,-
Sabtu, 21 September 2013
Thoriq Dituntut 6 Tahun Penjara SEMARANG – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambarawa menuntut pidana teramat berat bagi terdakwa kasus tukar guling tanah Pemprov Jawa Tengah di desa Nyatnyono Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Mereka
Setiap orang pasti ingin punya gaji besar apabila ia bekerja nantinya. Banyak orang memilih pendidikan yang bagus untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus pula. Misalnya kedokteran, teknik, insinyur dan sebagainya. Nah inilah 10 fakultas dengan prospek gaji tertinggi. Data ini diambil oleh CNN berdasarkan hasil sensus di Amerika. Amerika berbeda den-
dituntut pidana penjara enam tahun dan denda Rp 200 juta atau subsider dua bulan kurungan. Para terdakwa yakni, Mantan Kepala Pertanahan Nasional Kabupaten Semarang, M Thoriq, kepala bidang pen-
gukuran Tanah BPN Setempat, Wimbo Cahyono dan Kepala seksi Pemetaan, Yudi Riarso. “Menuntut para terdakwa dengan tuntutan pidana enam tahun penjara. Menjatuhkan denda Rp 200 juta atau subsider dua bulan kurungan,” kata JPU Kejari Ambarawa Febrie Hartanto di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Jum’at (20/8). Jaksa menuduh Thoriq berperan banyak dalam kelolosan tanah negara dengan mengeluarkan sertifikat hak milik yang semula menjadi milik Baca Thoriq...hal 11
Baca 10 Fakultas ...hal 11
BOLO KOS KABUR GONDOL MOTOR SEMARANG - Nurciyana Indra Amora (18) tak mengira jika teman yang baru dikenalnya berniat jahat. Warga Jalan Kebondalem RT 02 RW 02, Kebondalem, Bejen, Temanggung itu terpaksa merelakan sepeda motornya raib. Ternyata, teman satu kos yang diketahui bernama Ar-
fian Hendri Prasetyo telah menggondol sepeda motor Yamaha Mio J, 2012, putih, AA 3769 FN miliknya. Nurciyana akhirnya melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Jum’at (20/9). Dipaparkan, kejadian pada Kamis (19/9) sekira
pukul 13.30 itu bermula saat Arfian meminta tolong diantarkan ke bank. Tanpa curiga, Nurciyana tidak keberatan mengantarkan teman barunya itu ke BCA Jalan pemuda. “Kami baru kenal, karena satu kos. Dia minta tolong jadi saya antar,” terang Nurciyana tanpa menyebutkan lokasi kosnya. Baca Bolo Kos...hal 11
Cewek PK Tewas Overdosis DUGEM, PESTA MIRAS
SEMARANG - Seorang Pemandu Karaoke (PK) tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Sendowo, Semarang, Jumat (20/9) siang. Diduga, korban tewas setelah overdosis akibat pesta minuman keras di salah satu klub malam di Kota Semarang, pada Kamis (19/9), malam. Cewek malang itu bernama Ismiati (18), warga Godong Purwodadi. Ia tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panti Wilasa. Korban tewas usai menggelar pesta miras di sebuah klub di Jalan Thamrin Semarang, bersama dua orang teman
kosnya, Ashanti (18) dan Sagita (20). Rianti (30), penjaga kos, mengatakan, korban diketahui sudah tiga hari tidak berangkat kerja. Bahkan, beberapa hari, korban tidak terlihat di dalam kos. Baca Cewek PK...hal 11
Djihartono Janji Berantas Begal Jalanan SEMARANG - Kejahatan jalanan atau begal yang kerap menghantui Kota Semarang Kota Semarang masih menjadi masalah serius yang perlu ditangani oleh pihak kepolisian. Kapolrestabes Semarang Djihartono berjanji
akan berusaha ekstra memberantas kejahatan jalanan tersebut. Baik pencegahan maupun penindakan demi kenyamanan masyarakat. Ia mengaku akan memprioritaskan pengungkapan sejumlah kasus kejahatan jalanan. “Selain
Baca Djihartono Berantas...hal 11
Kondisi Jenazah korban saat masih berada di kamar kos-kosan. (slc/Barometer)
Inilah Wajah Pelaku Peledakan Pos Polisi Pejabat Disdikpora Nilep Rp 3 Juta, Untungkan orang Lain 2 M
Diadili
SEMARANG – Pejabat pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Banjarnegara, Arif Nurul Huda menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang. Di Pengadilan, Arif mendengarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga pendidikan Kabupaten setempat. Jaksa Bondan Agung Kardono mendakwa Arif telah menguntungkan dirinya sendiri Rp 3 juta dalam proyek tersebut. Ia juga dianggap telah menguntungkan orang lain hingga merugikan negara Rp 2,059 miliar. “Terdakwa telah menguntungkan Agus Sutikno Rp 155 juta, Arif Nurdin Rp 190 juta, dirinya sendiri Rp 3 juta,” kata Bondan membacakan dakwaan di hadapan hakim Noor Ediyono, Erintuah Damanik dan Kalimatul Jumro, Jum’at (20/9). Arif yang saat itu menjabat sebagai ketua pengadaan lelang itu dinilai mempunyai peran hingga menyebabkan hilangnya keuangan negara. Ia didakwa dengan dakwaan yang disusun secara subsidaritas, yakni Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU nomor
Marissa Haque dan Adie MS Kembali Sindir di Twitter Kisruh antara Marissa Haque dan Addie MS nampaknya akan kembali terjadi. Pasalnya baru-baru ini dua artis senior itu terlibat saling sindir via Twitter. Tanpa diketahui awalnya, Senin (16/9), Addie mengunggah tweet, ‘Ngajak becanda nih orang’ sambil meretweet akun Twitter Marissa Haque. Istri Ikang Fawzi itu langsung melontarkan balasan. “Bukannya kamu yang mulai Addie MS musisi yang tinggi hati dan merasa hebat? Semoga jangan halusinasi,” ujar Marissa via akunnya @HaqueMarissa. “Tatap dunia tanpa narkoba, serius!” “Narkoba mengubah peri l a ku s e o r a n g musisi jika dia bersahabat dengan seorang Dekan, lalu?” lanjut Marissa. “Jadilah BULLY pada mahasiswi S3 yang sedang ujian terbuka dan tertutup.” Marissa juga agaknya sedikit tersindir ketika
Sibuk Bermain Facebook Di sebuah perusahaan garmen, seorang karyawan bernama Sardot dipanggil bosnya bernama Drugul karena membolos kerja tanpa pemberitahuan. Dengan polosnya, Sardot menjawab kalau mbolos kerja karena sibuk bermain Facebook. Baca Sibuk...hal 11
LAYOUT : SOEPRIE
Baca Pejabat ..hal 11
Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Alloysius Liliek Darmanto menunjukkan hasil sketsa wajah terduga pelaku peledakan Pos Polisi Genuk. (CATUR ANDRIANTO/BAROMETER)
SEMARANG - Penyidik Polda Jateng beberkan sketsa wajah seorang laki-laki terkait insiden ledakan di Pos Polisi Kaligawe, Genuk. Laki-laki yang belum diketahui identitasnya tersebut menjadi terduga pelaku dalam insiden peledakan di Pos Polisi tersebut. Gerak-geriknya
terekam CCTV, terlihat mondar-mandir di dekat lokasi kejadian, beberapa saat sebelum ledakan terjadi, Senin (16/9) malam lalu. Kabid Humas Polda Jateng AKBP Alloysius Liliek Darmawan mengatakan, pembuatan sketsa terduga pelaku tersebut didasarkan atas
apa yang terekaman pada CCTV. “Pembuatan sketsa ini, didasarkan pada apa yang terlihat di CCTV saat kejadian. Kami memperjelas dengan sketsa seperti ini,” ungkaBaca Inilah Wajah ...hal 11
“Menyatakan terdakwa Raden Soeryanto bersalah karena telah melakukan tindak korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dengan pasal 2 (1) jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” kata
Kangen Pasta Italia
Hastopo, ketua majelis hakim membacakan amar putusan, Kamis petang. Hastopo menilai peran terdakwa dalam Ruislag yakni hanya mendasarkan bukti lisan tanpa mengecek sendiri ke Lapangan. Padahal
Nama Eko Purjianto tentu saja tidak asing bagi pecinta sepak bola Kota Semarang dan Indonesia. Pria kelahiran Semarang, 1 Februari 1976 itu yang beberapa waktu lalu menjadi assisten pelatih PSIS Semarang kini juga menjadi asisten Timnas U-19 membantu pelatih kepala Indra Sjafri yang saat ini berlaga dalam turnamen Piala AFF. Pria yang juga pernah memperkuat PSIS Semarang di tahun 2001 hingga 2003 itu menerang-
Baca Mantan Pejabat...hal 11
Baca Kangen.....hal 11
Mantan Pejabat Pemkab Dihukum 4 Tahun SEMARANG – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menghukum terdakwa kasus tukar guling tanah (ruislag) di Gunung Pugel Banyumas, Soeryanto dengan pidana penjara empat tahun. Selain itu, hakim juga membebani denda Rp 200 juta atau setara satu bulan kurungan.
Eko Purjianto
email : koran.barometer@gmail.com