KORAN BAROMETER 3 JANUARI 2014

Page 1

KP2KKN Apresiasi Seleksi CPNS Jateng 2013

KORAN

SEMARANG- Komite Penyelidikan dan Pengawasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) mengapresiasi proses seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Jawa Tengah pada akhir tahun 2013 karena berlangsung cukup baik. Baca KP2KKN...hal 11

Jumat, 3 Januari 2014

Polisi Didesak Usut Korupsi Anak Bupati Kendal SEMARANG- Jejak dugaan korupsi yang melibatkan anak Bupati Kendal Widya Kandi Susanti terendus Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jateng. Sejumlah aktivis Gerakan Nasional Pemberantas Korupsi (GNPK) Jateng telah melakukan audiensi dengan BPK Jateng terkait keterlibatan anak dari orang nomor satu di Kendal berinisial BP itu.

DIDUGA, BP terlibat dalam penyelewengan dana APBD Kendal tahun 2013 untuk bantuan Persatuan Sepakbola Indonesia Kendal (Persik) senilai Rp 2 miliar. “Kami telah melakukan audiensi dengan pihak BPK terkait

keterlibatan anak Bupati Kendal Widya Kandi Susanti, berinisial BP,” ujar Wakil Ketua Gerakan Nasional Pemberantas Korupsi (GNPK) Jateng Mastur Darori kepada wartawan Barometer, Kamis (2/1/2013). Audiensi tersebut dilakukan

pada tanggal 12 Juni 2013 lalu, di kantor BPK Jateng Jalan Pudakpayung Semarang. Tim GNPK ditemui oleh salah seorang pejabat BPK, Bambang. “Hasil pertemuan tersebut ditemukan adanya dugaan  Baca Polisi Didesak...hal 11

Pejabat Pemprov Bakal Diseret Kasus Percaloan CPNS

Tak Punya Sangu Buat Piknik Anak

Agus Nyolong Duit Masjid SEMARANG - Demi biaya piknik anaknya, Agus Riyanto (35) nekat mencuri kotak berisi uang milik sebuah Masjid di Jalan Madukoro, Krobokan, Semarang Barat.

Warga warga Bongsari RT 01 RW 02, Semarang Barat tersebut terpaksa menanggung resiko lantaran dihajar massa, Kamis Baca Agus Nyolong...hal 11

Dua orang pejabat yang bertugas di Pemprov Jateng dan Kejaksaan Negeri Semarang bakal diseret ke meja hijau karena terlibat praktik percaloan CPNS di Kota Semarang. SEMARANG- Penyidik Reserse Kriminal Polrestabes Semarang segera memangil dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga terlibat praktik percaloan dalam rekruitmen CPNS di Kota Semarang. Keduanya adalah RM (45), seorang Pegawai Negeri Sipil

(PNS) di lingkungan Pemprov Jateng dan SAN (50), seorang PNS Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang. “ Ka m i a k a n p a ng g i l mereka (terlapor-red) untuk dimintai keterangan. Panggilannya sudah kami layangkan. Kasus ini masih kami

Alibi Tersangka “Keloni Bojo” Diprotes Kasus Pembunuhan Johanes SEMARANG- Kasus pembunuhan terhadap mantan Satpam, Yohanes Imam Santoso (72) masih terus berbuntut. Pengakuan tersangka Muhammad Aris (34), warga Jalan Bayu Prasetya Timur 1 Rt 10 RW 03, Bangetayu, Genuk, mendapat protes keras dari pihak keluarga korban. Tersangka saat gelar perka-

ra di Mapolrestabes Semarang mengaku membunuh karena sakit hati atas ucapan korban. “Kowe kan ra kerjo, piye nek kowe tak wenehi duwit piro wae sak njalukmu, tapi bojomu tak keloni.” kata tersangka menirukan ucapan korban, saat gelar perkara di Mapolrestabes. Anak pertama korban, Aris Baca Alibi Tersangka...hal 11

 Baca Dua Pejabat...hal 11

Opini

Siti Minggat dari Ponpes, Orangtua Lapor Polisi

Ketika Kepala Daerah Berlomba-lomba Korupsi

SALATIGA – Sudah sepekan ini, Siti Ikrima (16), warga Kalibening RT 03 RW 03, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga menghilang. Baca Siti Minggat...hal 11

Bayu Edarkan Ribuan Trihek SEMARANG - Tergiur keuntungan melimpah, Bayu Wicaksono (25) nekat menjual pil Trihexyphenidyl atau ngetren disebut pil koplo. Warga Rejosari VIII, RT 07 RW 10, Rejosari, Semarang Timur tersebut akhirnya diringkus petugas Polsek Gayamsari usai perayaan tahun baru 2014, kemarin. Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan dua tabung trihek berisi 200 butir. Menurut keterangan Bayu, ia telah menjual trihek sejak 3 bulan lalu. “Saya sudah tiga bulan ini. Per tabung  Baca Bayu Edarkan...hal 11

LAYOUT : SOEPRIE

Aset Perusahaan Tutuk Terancam Disita

Tersangka pengedar Trihek, diamankan bersama barang bukti. foto: fais/barometer

SEMARANG - Aset perusahaan milik bos Taksi Atlas Semarang, Tutuk Kurniawan terancam disita oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Dalam waktu dekat ini, penyidik berencana melakukan penggeladahan pada beberapa perusahaan milik Tutuk untuk melengkapi barang bukti. “Kami berencana nanti untuk pemantapan barang bukti dilakukan penggeledahan pada perusahaan. Itu juga untuk recovery aset,” kata Kepala Kejati Jateng, Babul Khoir Harahap, kemarin.  Baca Aset Perusahaan...hal 11

KORUPSI bagaikan budaya yang telah melekat di berbagai negara khusunya di Indonesia. Sekalipun pemerintah sekarang mendengungkan pemberantasan korupsi, tetapi kenyataannya justru sebaliknya korupsi makin menjadi-jadi. Gurita korupsi semakin kuat melilit negara ini, walaupun segala upaya penegakan hukum telah dilakukan. Pasca otonomi daerah, virus korupsi mulai merambah ke pemerintahan dan elit politik di daerah. Saat ini sangat susah kita menemukan kepala daerah yang tidak terlilit kasus  Baca Ketika Kepala...hal 11

Oleh : DIO HERMANSYAH

Ditiduri 3 Hari 3 Malam SEORANG pemuda, Sardot putus asa hendak melompat dari atas jembatan musi, tiba-tiba datang seorang nenek menghentikannya. Nenek : “Anak muda..Hentikan !” Sardot : “Aku bosan hidup nek! Aku ditinggal kekasiBaca Ditiduri...hal 11

email : koran.barometer@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.