metroriau 27/05/2012

Page 1

104 Hari

MINGGU, 27 MEI 2012 6 RAJAB 1433 H

Langganan: Rp 75.000.- per bulan Luar Kota + Ongkos Kirim

4 Tersangka Segera Disidangkan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melimpahkan berkas empat tersangka suap revisi Perda 6/2010 tentang venue menemBoediono

bak PON XVIII Riau 2012. KPK menganggap bekas keempat tersangka itu sudah hampir rampung. Sedangkan berkas dua tersangka tambahan masih terus dilengkapi oleh penyidik. “Minggu depan, fokus pada kelengkapan berkas empat tersangka PON Riau. tidak lama lagi naik jadi P21, pelimpahan tahap dua,,” kata Johan Budi di gedung KPK, Jumat (25/5) malam.

Empat tersangka yang dimaksud adalah M Faisal Aswan selaku anggota DPRD dari Parta Golkar, Muhammad Dunir dari PKB, Eka Dharma Putra selaku Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Riau dan Rahmat Syahputra selaku karyawan PT Baca................................................ hal 6

Tetap Konvoi dan Coret Baju Greg Bungkam PSPS

Pengumuman Kelulusan SMA Polisi Razia Tempat Hiburan PEKANBARU - Walau telah dilarang, namun konvoi sepeda motor dan coret-coret baju seragam ketika pengumuman kelulusan SMA, Sabtu (26/5), masih terjadi di sejumlah daerah di Riau. Hebatnya lagi, ada pelajar yang mencoret dinding dan tembok pagar perkantoran pemerintah dan rumah masyarakat.

TALUK KUANTAN - Greg Nwokolo menghapus impian tuan rumah PSPS Pekanbaru merebut tiga poin. Golnya di menit ke-83 memaksa PSPS harus puas dengan hasil imbang 1-1 dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Sabtu (26/5). Bertanding di Stadion Sport Center Kuantan Singingi, Taluk Kuantan, kedua tim sama-sama memainkan tempo lambat. Meski bertindak sebagai tuan rumah, PSPS Pekanbaru

jalanan mereka masih panjang,” kata Yuzamri kepada Metro Riau, Sabtu (26/5). Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, mengakui saat kelulusan SMA sederajat kemarin konvoi siswa SMA banyak dijumpai. Parahnya lagi, banyak pelajar yang melakukan pencoretan dinding atau tembok pagar milik perkantoran pemerintah dan masyarakat. “Tapi kita ambil langkah prepentif saja, setiap ada yang kumpul-kumpul dengan sepeda motor, kita bubarin. Baca............................................... hal 6

Tanpa Visum dan Saksi

Hendri Kecewa Dijadikan Tersangka PEKANBARU Hendri Kurniadi, Kepala Bagian Protokoler Setdaprov Riau, menyayangkan penetapan dirinya sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus pemukulan Jolom Manurung, Kepala Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Petala Bumi Pekanbaru. Pasalnya, dirinya tidak pernah menganiaya Jolom. Sebelumnya, Jolom Manurung melaporkan Hendri ke polisi dengan tuduhan penga-

JAKARTA - Tinggal delapan hari lagi menjelang konser Lady Gaga “Born This Way Ball Tour” di Jakarta. Itu pun kalau jadi digelar. Polda Metro Jaya mengatakan, sampai saat ini pihak promotor yang mendatangkan penyanyi kontroversial itu belum melengkapi syarat penyelenggaraan konser. “Belum ada kemajuan, pihak promo-

tor baru mengumpulkan dua perizinan rekomendasi yaitu dari Kementerian Pariwisata dan visa dari Imigrasi. Yang lain masih diupayakan,” kata Kabid Humas Polda

Baca............................................... hal 6

SUSUNAN PEMAIN PSPS PEKANBARU: Fauzal Mubaroq, Michael Yansen Orah, Joo Ki Hwan, Dedy Gusmawan, Ambrizal, Agus Cima, Ade Suhendra (Fajar Handika 67’), Ali Khadafi, April Hadi, M Zahrul Azhar (M. Isnaini 71’), Zaenal Arif (Victory Yendra 58’). PELITA JAYA: I Made Wardhana, Ruben Karel Sanadi, Victor Igbonefo, Stanislav Zhekov Edi Hafid Murtado, Joko Sasongko, Egi Melgiansyah, Dedi Kusnandar (Feryansyah Mas’ud 81’), Engelberd Sani, Greg Nwokolo, Safee Sali.

PEMAIN INTERNAZIONALE MILAN, Jonathan (42), berusaha melewati hadangan pemain Indonesia Selection, Diego Michele, dalam laga persahabatan Internazionale Milan Indonesia Tour 2012di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/5). (antara) Indonesia Selection: 12-Markus Horison (22-Syamsidar 77), 4-Diego Michiels, 14-Abdul Rahman, 17-Harry Saputra (18-Valentino 82), 21-Hengky Ardiles (15-M Bachtiar 72), 8-Ellie Aiboy (10-Kurniawan Dwi Julianto 53), 11-Bima Sakti (c), 13-Lucky Wahyu (7-Busari 42), 23-Oktovianus Maniani (6-Satrio Syam 78), 3-Ferdinand Sinaga (9-Irfan Bachdim 30), 5-Patrich Wanggai (25-Titus Bonai 56) Pelatih: Nil Maizar

Inter Milan: 21-Paolo Orlandoni (12-Luca Castellazzi 45), 2-Ivan Cordoba, 4-Javier Zanetti (48-Lorenzo Crisetig 90), 13-Maicon, 25-Walter Samuel (24-Paolo Hernan Dellafiore 59), 42-Jonathan (34-Cristiano Biraghi 69), 17-Angelo Palombo (18-Andrea Poli 45), 19-Esteban Cambiasso, 29-Coutinho, 22-Diego Milito, 81-Samuele Longo (7-Giampaolo Pazzini 45) Pelatih: Andrea Stramaccioni.

KPK Buntu di Hambalang

Baca............................................... hal 6

Syarat Perizinan Belum Lengkap

Indonesia kesulitan. Pada menit ke-5, Coutinho mampu menjebol gawang Indonesia Selection. Gol diawali akselerasi Jonathan. Bola kemudian diberikan kepada Douglas Maicon. Ia menendang bola ke gawang, tapi diblok pemain Indonesia. coutinho yang mendapat bola, langsung menendang ke gawang dan menaklukkan Markus Horizon. Tak beberapa lama kemudian, Indonesia nyaris kebobolan. Sebuah serangan balik Inter diakhiri tendangan Samuele Longo. Bola sudah melewati Horizon dan tinggal beberapa centimeter masuk ke gawnag, tapi keburu dihalau Abdul Rahman. Inter makin percaya diri. Namun, sebuah serangan Indonesia yang diawali Oktovianus Maniani berhasil mengirim bola ke depan gawang Inter. Ferdinand Sinaga yang dituju, gagal meraih bola yang dibuang Cambiasso. Namun, bola mengarah ke Patrich Wanggai yang dengan cepat menendangnya ke gawang Inter, menaklukkan kiper Palo Orlandoni dan gol, 1-1. Pertarungan kemudian menjadi ketat. Kedua tim saling melakukan serangan. Namun,

Baca...................... hal 6

niayaan pada dirinya. Hendri dituduh mencekik dan menganiaya Jolom, Kamis (24/5) lalu. Diceritakan Hendri, kedatangan dirinya ke RS Petala Bumi, Kamis (24/5), merupakan puncak kekesalannya atas tindakan Jolom yang membentak dan mengancam istrinya, Lilik Marta Dewi, Kepala Bagian Tata Usaha di rumah sakit itu.

Konser Lady Gaga

JAKARTA - Inter Milan menundukkan timnas Indonesia Selection, 4-2, pada laga eksibisi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (26/5). Dua gol tim “Garuda” dicetak Patrich Wanggai dan Titus Bonai. Di awal pertandingan, Indonesia Selecition sebenarnya mencoba mengembangan permainannya. Usaha Indonesia cukup bagus, meski Inter menurunkan banyak pemain utamanya. Namun, berangsur Inter kemudian menguasai pertandingan. Begitu mendapat kesempatan, tekanan Inter membuat

SUSUNAN PEMAIN

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Yuzamri Yakub, mengaku kecewa melihat maraknya konvoi sepeda motor dan coret-coret baju saat kelulusan SMA sederajat di Kota Pekanbaru. Ia menilai larangan yang dikeluarkan dirinya hanya angin lalu. “Kita sudah menghimbau agar jangan konvoi di jalanan, karena berbahaya. Juga jangan coret-coret baju, lebih baik disedekahkan kepada adik kelas. Tapi tetap saja dilanggar. Ini sudah menjadi kebiasaan, kalau tak coret-coret kurang asyk mungkin, kita minta jaga keselamatan diri, karena per-

Inter Milan Cukur Garuda

JAKARTA - Sudah 60 saksi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng juga telah diperiksa 10 jam. Ironisnya, kasus korupsi pembangunan komplek olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat seakan menemui jalan buntu. KPK

mengaku mentok lantaran dua alat bukti kasus belum ditemukan sehingga kasusnya belum naik ke kasus penyidikan. “Sangat aneh kalau KPK mengeluh dan kenapa baru mengeluh sekarang yang artinya kan, karena kasus Hambalang ini kan sama tingkat kesulitannya dengan kasus yang lain-

nya. Kenapa mengeluhnya harus di kasus Hambalang. Menurut saya itu bukan suatu alasan. Mengeluh itu bukan merupakan sifatnya KPK,” kata Direktur Pukat UGM, Oce Madril di Jakarta, Sabtu (26/5). KPK, menurutnya, harus tetap melanjutkan penyidikan karena status pemer-

iksaan ini sudah merupakan langkah maju. Terlebih lagi sudah ada tersangka dan puluhan saksi termasuk Andi Mallarangeng.”Artinya kasus ini tidak mandek dan terus berjalan. Tentu proses penegakan hukum itu harus ditunggu Baca................................................. hal 6 Johan Budi

Dilakukan Sejak 1994

Bioremedasi Chevron Bukan Fiktif bioremediasi merupakan prosPEKANBARU - Para pakar bioremediasi menyebutkan proyek bioremediasi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) bukanlah proyek fiktif. Hal ini ditegaskan dua pakar bioremediasi, Dr es pengangkatan atau pengolaminyak bumi yang terkonIr Edwan Kardena (dosen Institut Teknologi Bandung) dan Dr Ir Suwarno MSc (dosen Institut han taminasi tanah atau tanah yang Pertanian Bogor dari Departemen ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan). terkontaminasi minyak bumi

Layanan: 0761-7865002 Fax: 0761-7865004

“Proyek bioremediasi yang dikerjakan PT CPI merupakan upaya penyelamatan

lingkungan dari pencemaran, dan sudah dilakukan sesuai tahapantahapannya. Dan saya melihat tidak ada yang fiktif,” kata Suwarno Kardena kepada wartawan belum lama ini yang menghubunginya dari Pekanbaru. Edwan dan Suwarno sampai pada kesimpulan tersebut bukan sekedar mempelajari di atas meja, melainkan pada awal April lalu keduanya ikut turun ke lokasi-lokasi pengerjaan proyek bioremediasi PT Baca................................................. hal 6 CPI. Menurut Suwarno,

e-paper: www.metroriau.com

dengan menggunakan mikroorganisme. Berdasarkan peraturan kementerian Lingkungan Hidup, tanah yang terkontaminasi minyak mentah harus dibersihkan hingga di bawah satu persen. “Untuk membersihkannya perlu dilakukan melalui cara bioremediasi yakni penambahan mikroba yang secara alamiah berada di dalam tanah. Mikroba yang digunakan PT CPI adalah mikroba lokal. Karena jika pun dipakai dari luar belum tentu cocok, dan yang lokal justru lebih pas,” timpal Suwarno. Tidak hanya sekedar menggu-

website: www.halloriau.com

nakan mikroba, untuk mendapatkan proses yang lebih cepat, maka mikroba ini juga diberi makan berupa pupuk. Selain itu, mikroba ini juga memerlukan oksigen. Untuk memperolehnya, dilakukan dengan cara membolak-balik atau mengaduk-aduk tanah sehingga oksigen yang diperlukan dapat terpenuhi,” imbuh Suwarno. Tak cukup hanya di situ, lanjut Suwarno, untuk menambah PH tanah digunakan kapur. Kelembaban tanah juga harus diatur. Misalnya, jika tanah kering maka harus disiram sehingga proses bioremediasi ini bisa berjalan dengan maksimal. Untuk pengerjaan proyek ini harus dilakukan kurang dari 8

Carlos Slim hal 6 Baca.................................................

email: metroriau.redaksi@gmail.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.