133 Hari
SABTU, 28 APRIL 2012 6 Jumadil Akhir1433 H
Langganan: Rp 75.000.- per bulan Luar Kota + Ongkos Kirim
Renumerasi Diperketat
Saatnya Punya Honda!
Honor PNS Bakal Dipangkas
JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas honor Pegawai Negeri Sipil (PNS), meskipun gaji PNS akan naik terus tiap tahun. Hal ini agar tercipta keadilan antar PNS. Demikian disampaikan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Herry Poernomo saat ditemui di Kantor Kemen-
keu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (27/4). "Saya sebagai dirjen ketidakadilan nyata benar, honor-honor ada di kantor pusat sementara yang kerja di daerah tidak ada honor dia, maka saya setuju sekali itu, potong honor, gaji naikkan," ungkapnya. Namun, meskipun terjadi
pemotongan honor, Herry menegaskan tidak ada alasan bagi para PNS untuk bermalasmalasan. "Kalau pada malas jangan jadi PNS, karena begini, mau jadi PNS itu kan dia dibayar dengan gaji, itu yang harus disadari, tugas-tugasnya
FREED S HONDA ARISTA SUDIRMAN Jl. Jend. sudirman No. 228, Pekanbaru. Telp. 0761- 45 999 Fax. 0761-47 999
Akhirnya Angie Masuk Bui Baca....................... hal 5
Kasus Suap PON XVIII
Masa Penahanan 20 Hari 9 Transaksi Masuk ke Angie
KPK Periksa Lukman Abas
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan tersangka suap wisma atlet, Angelina Sondakh atau Angie. Politisi Partai Demokrat itu menemani Mindo Rosalina Manulang yang menghuni Ruang Tahanan (Rutan) KPK. Rosalina adalah mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games. Angelina Sondakh keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 17.10 WIB. Saat keluar Gedung KPK, Angie dikawal sejumlah petugas Brimob yang bertugas di sana. “Semua keterangan dan komentar mengenai ini saya serahkan ke lawyer saya,” kata Putri Indonesia 2001 itu. Ditanya soal penahanannya, Angie hanya berkata singkat sembari berjalan menuju
Rutan KPK yang berada di lantai dasar Gedung KPK, “Lillahi taala.” Angie didampingi pengacaranya, Nasrullah dan Mudji Massaid. Ayah Angie, Lucky Sondakh. Pemeriksaan politikus Partai Demokrat ini merupakan pemeriksaan perdana setelah dia ditetapkan sebagai tersangka. Angie, begitu sapaannya,
ANGELINA Sondakh dan Mindo Rosalina Manulang sama-sama menjadi tahanan KPK. Keduanya mendekam di Rutan Salemba Cabang KPK dengan penjagaan ketat. Angie resmi ditahan KPK selama 20 hari di Rutan Salemba Cabang KPK sejak Jumat (27/4). Ruang tahanan KPK ini berada di lantai basement Kan-
tor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Luasnya mencapai 80 meter persegi, terdiri dari empat kamar tahanan yang masing-masing berukuran 3,1 x 3,5 meter. Nah, di rutan yang sama juga mendekam Rosa. Eks Direktur Marketing PT Anak Negeri
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Lukman Abbas, staf ahli Gubernur Riau. Dia diperiksa dalam kasus penyidikan kasus dugaan penyuapan terkait pembahasan Perda Nomor 6 Tahun 2010 Lukman Abbas tentang Dana Pengikatan Tahun Jamak Pembangunan Venue PON. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap satu saksi terkait kasus suap PON Riau. "Hari ini (kemarin, red) Lukman Abbas yang diperiksa sebagai saksi kasus PON Riau," kata Johan. Menurut Johan, peran Lukman Abbas sampai kini belum diketahui, walaupun salah satu stafnya sewaktu menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau ikut tertangkap
ANGELINA Sondakh, anggota DPR RI dari Partai Demokrat, dikawal menuju ruang tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah secara resmi dinyatakan ditahan, Jakarta Selatan, Jumat (27/4). Angie ditahan terkait kasus suap proyek Wisma Atlet Palembang dan dugaan korupsi anggaran di Kemendiknas. (antara)
Baca....................... hal 5
Baca....................... hal 5
Pilgubri 2013
Golkar Riau Usung Indra Muchlis PEKANBARU - Dewan Pimpinan Daerah I (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Riau akhirnya mengeluarkan sikap politiknya soal Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukad) Provinsi Riau di tahun 2013 nanti. Partai berlambang pohon Indra Muchlis Adnan beringin ini akan menggusung Indra Muchlis Adnan sebagai bakal calon Gubernur Riau. G Sikap politik ini lahir melalui rapat pleno DPD I Partai Golkar Riau yang digelar pekan laD llu. "Rapat plenonya sudah kita gelar sepekan lallu dan hasilnya memang mendukung Pak Indra sebagai calon gubernur," ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) DPD I Partai Golkar Riau, Sarifuddin Hadi, di Pekanbaru, Jumat (27/4). H
Baca....................... hal 5
SEPUTAR KASUS ANGIE KASUS WISMA ATLET Diduga terlibat perencanaan proyek hingga distribusi uang ke anggota Badan Anggaran DPR. Ia praktis menjadi saksi kunci penerimaan uang untuk petinggi Demokrat dan Kementerian. Saksi Sidang Kasus Nazaruddin: Nazaruddin Angelina mengaku pada pertemuan dengan TPF, 11 Mei 2011, mendapat Rp 9 miliar dari proyek Wisma Atlet. Selanjutnya uang tersebut disalurkan ke petinggi Demokrat dan anggota DPR (21 Desember 2011). Yulianis Grup Permai pernah mengeluarkan anggaran sebanyak Rp 5 miliar untuk Angie dan Wayan (25 Januari 2012). Luthfi Ardiansyah (sopir Yulianis) Bertemu Angelina kala menyerahkan uang ke ruangan Wayan (28 Januari 2012).
Mindo Rosalina Angie pernah minta uang Rp 6 miliar sampai Rp 8 miliar kepada Nazar yang akan diserahkannya kepada anggota Badan Anggaran. Uang itu diserahkan sopir Yulianis (16 Januari 2012). KASUS HAMBALANG Terlibat dari perencanaan proyek hingga distribusi uang ke anggota Badan Anggaran DPR. Angelina mengetahui detail uang yang diberikan ke DPR dan Kementerian. Saksi: Nazaruddin Angelina menghadiri pertemuan merencanakan Hambalang di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Andi M., Mahyuddin, Wafid, dan Nazar. Pada pertemuan lain di Arcadia, Angelina turut pun hadir. Pertemuan membahas alokasi dana dari proyek Hambalang untuk pemenangan Anas
di kongres k Bandung. Wafid Muharam Angelina menghadiri pertemuan di Kementerian K Pemuda dan Olahraga (8 Agustus 2011). Andi Mallarangeng mengakui perrtemuan Arcadia yang dihadiri dirinya, Angie, Nazar, dan Mahyuddin (22 Februari 2012). Koordinator Fee untuk DPR Angelina terlibat langsung dalam perencanaan angggaran, lobi di DPR, dan pengaturan alokasi fee unttuk anggota DPR. Saksi Persidangan Wisma Atlet: Yulianis Ia menyerahkan m fee 5 persen dari nilai proyek Rp 191 miliar ke DPR pada 2010. Mindo Rosalina yang meenyerahkannya kepada dua anggota Badan Anggaran DPR dari Komisi Olahraga. Kedua orang itu adalah "Angelina Sondakh dan I Wayan Koster" (100 Agustus 2011).
Mindo Rosalina Penggunaan istilah 'Apel' merupakan permintaan Angie. Istilah Apel dipakai Angie untuk memberikan uang kepada 'Bos Bosar'. "Angelina Sondakh yang bilang biar tak terlalu vulgar" (16 Januari 2012). KASUS MENDIKNAS Beberapa proyek itu adalah di Universitas Negeri Papua (Unipa); Universitas Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara; Universitas Andalas Padang; dan Universitas Tadulako. Angelina terlibat langsung dalam lobi ke Badan Anggaran DPR.
Saksi: Pesan dalam BlackBerry Messenger Mindo Rosalina dengan Nazar. Nazar meminta Rosa menghubungi 'Ibu Artis' (Angie) untuk mengurus lobi tender beberapa proyek universitas.
Baca....................... hal 5
baca
Pengakuan Terpidana Korupsi PLTA L Kotopanjang
edisi minggu Riau TTown Square T Tersandung Interpelasi Dewan HAJAT Gubernur Riau HM Rusli Zainal membangun gedung berlantai 16 bernama Bandar Serai Riau Town Square and Convention, di kawasan MTQ Pekanbaru, sepertinya terganjal. Mesti sukses mendatangi investor, namun cita-cita ini dinilai melecehkan peran dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif. Wakil rakyat ini mengacam gunakan hak interpelasi. Baca Metro Riau, Minggu (29/4). *
Layanan: 0761-7865002 Fax: 0761-7865004
TERPIDANA korupsi ganti rugi lahan PLTA Koto Panjang, Datuk Abdul Manan (berbaju garisgaris) didampingi temannya di Lapas Bangkinang, Jumat (27/4). (aulia)
Saya Panik, Makanya Menghilang SEJAK E K dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), H Abdul Manan Datuk Majo Kayo langsung menghilang. Setelah 16 bulan dalam pelarian, mantan anggota DPRD Kampar itu akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Kampar, Kamis (26/4) lalu. Manan masih tak menerima dijatuhi hukuman dalam korupsi ganti rugi lahan PLTA Kotopanjang. Kepanikanlah yang mendorong Abdul Manan melarikan diri saat dirinya divonis bersalah dalam kasus korupsi ganti rugi lahan masyarakat yang terkena dampak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kotopanjang di Kabupaten Kampar. “Saya panik, makan-
e-paper: www.metroriau.com
ya saya menghilang saja untuk menenangkan diri. Karena dituduh sebagai pelaku Korupsi dana ganti rugi terhadap tanah masyarakat yang terkena dampak dari pembangunan PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar pada 1991-1997 lalu,“ kata Abdul Manan saat dijumpai Metro Riau di LP Bangkinang, Jumat (27/4).
Dengan suara lantang Datuk Manan, begitu sapaan akrab Abdul Manan, menanyakan kenapa dirinya yang kala itu menjadi Kepala Desa dipersalahkan dalam kasus itu. Padahal, dia hanya membantu memfasilitasi pendataan warga pemilik tahan yang terkena dampak pembangunan waduk PLTA seluas 3.000 hektar. “Seharusnya yang bertanggungjawab itu, Bupati Kampar yang saat itu menjabat. Karena semua masalah pencairan dana itu melalui pemerintah kabupaten, bukan saya yang mencair-
website: www.halloriau.com
Baca....................... hal 5
KURS TRANSAKSI BI (JUMAT M T, 27 APRIL 2012)
USD AUD SGD HKD JPY MYR EUR CNY
9.236,00 9.570,34 7.431,61 1.190,31 113,72 3.022,75 12.216,46 1.470,02
Sumber: Bank Indonesia
email: metroriau.redaksi@gmail.com