HOTLINE :
www.malang-post.com redaksi@malang-post.com
Redaksi / Iklan / Sirkulasi: Jl. Sriwijaya 1-9 Telp. 340081 - 2
SENIN, 8 JULI 2013
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Korane Arek Malang
Tiket Kereta Turun 50 Persen Ratusan Orang Sudah Inden Sebelum Diberlakukan
RIZAL FANANI/MALANG POST
LEBIH MURAH : KA Malioboro saat masuk Stasiun Kota Malang. Beberapa kereta, tarifnya akan turun sejak September. Calon penumpang, sudah banyak yang mengisi formulir pemesanan tiket.
MALANG – Ketika semua harga-harga naik, termasuk tarif angkutan, sebagai dampak kenaikan BBM, PT KAI justru akan menurunkan tiket kereta api. Diantara yang diturunkan adalah KA Matarmaja jurusan Malang – Jakarta PP. Penurunan tiket KA Matarmaja itu, baru dilakukan pada September mendatang. Yakni dari sebelumnya Rp 130 ribu per penumpang menjadi Rp 65 ribu per penumpang. Hingga saat ini, sudah ratusan orang memesan tiket KA tujuan Malang-Stasiun Pasar Senen, Jakarta itu. Pemesanan tiket itu, dipastikan akan terus meningkat menyusul penjualan dilakukan secara online. Kepala Stasiun KA Kota Baru, Rokhmad Makin Zainul mengatakan, saat ini sudah lebih dari 25 persen kursi KA Matarmaja untuk perjalanan 1 September yang sudah dibeli oleh penumpang. Jumlah tersebut berdasarkan data akhir pekan kemarin. Untuk diketahui, kapasitas tempat duduk KA Matarmaja pada setiap keberangkatan sebanyak 800 tempat duduk.
Baca Tiket ...hal.11
Ngalam
Ebes Njogo Kuto Ngalam
Terdengar Sejak 10 Tahun Lalu, Tinggal Tunggu Komitmen PENDIDIKAN gratis, sebenarnya bukan gagasan baru di Kota Malang. Sudah lama program ini didengung-dengungkan. Tapi tak kunjung direalisasikan secara masif. Malang Post kembali menggelar diskusi terbatas. Kali ini membedah pendidikan gratis.
Ebes : Lha yo iku.Makane kabeh ae kudu luwih ati-ati. Kabeh yo kudu ngerewangi tugasi silup njogo kuto cik Ngalam tetep aman. Kana : Setuju bes.Ngalam kudu tetep aman ambik kondusif. Ebes : Ayo kabeh podo njogo kampung ambik wilayahe dewe-dewe.
RIZAL FANANI/MALANG POST
GAYENG : Suasana diskusi seputar pendidikan gratis di kantor Malang Post. Banyak ide muncul dalam diskusi itu.
PENDIDIKAN gratis, menjadi salah satu isu seksi yang dimainkan pada agenda politik seperti pilkada. Pendidikan gratis, juga menjadi lagu merdu yang jika dinyanyikan bisa meninabobokan rakyat. Maklum, biaya pendidikan di Kota Malang saat ini, memang dikenal mahal dan selalu mengundang keluhan. Pendidikan sebagai isu seksi
‘’Hanya orang yang tidur seumur hidupnya yang tidak pernah merugi.’’
Dahlan Iskan Dianugerahi Doktor HC SEMARANG– Kiprah dan pemikiran Menteri BUMN, Dahlan Iskan, mendapat apresiasi positif dari kalangan akademik. Kali ini dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang. Hari ini, Dahlan Iskan dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari IAIN Walisongo. Dahlan dinilai sudah banyak memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara dengan melakukan terobosan-terobosan melalui lembaga yang dipimpinnya. Rektor IAIN Walisongo, Prof Dr H Muhibbin M Ag mengatakan dipilihnya Menteri BUMN Dahlan Iskan karena sosok Dahlan mempunyai jiwa entrepreneur yang tinggi dan mengaitkannya dengan ajaran agama. Pemberian gelar doktor HC dilakukan di Auditorium IAIN dengan promotor utama Prof Dr H Nur Syams MSi (guru besar IAIN Sunan Ampel Surabaya), dibantu co-promotor Prof Dr H Pawito PhD (guru besar UNS Surakarta) dan Prof Dr Hj Iswati M Ag (guru besar IAIN Walisongo).
Baca Dahlan ...hal.11
15 TAHUN MALANG POST
Dari Diskusi Pendidikan Gratis Itu Isu Seksi (1)
Kana : Telung toko Indomaret kerampokan,bes.
NGOPI BARENG DAHLAN ISKAN
yang menggoda itu, menjadi salah satu catatan yang terungkap dalam diskusi yang dimoderatori wartawan senior, H Husnun N Djuraid. ‘’Pendidikan gratis itu menjadi isu yang seksi saat dimainkan di pilkada. Pendidikan gratis seharusnya sudah diwujudkan secara nyata,’’ kata Sekretaris Majelis Partai Daerah DPD Partai Demokrat Jatim, Josua Sebayang SH, MKn.
Baca Terdengar ...hal.11
Permintaan Tinggi, Stan Ditambah MALANG – Meski pendaftaran stan untuk Rasap Ramadan sudah ditutup sejak Kamis (5/7) lalu, tetapi jumlah pendaftar tak kunjung berhenti. Animo yang sangat besar ini, membuat Malang Post berinisiatif membuka pendaftaran susulan. Setidaknya sudah ada 15 pendaftar yang masuk waiting list. Ketua Panitia Rasap Ramadan, Sunavip Ra Indrata mengatakan, Malang Post cukup kewalahan menghadapi banyaknya pendaftar yang ingin bergabung. Kondisi ini pun membuat jajaran panitia untuk melakukan penambahan kuota stan.
Baca Permintaan...hal.11
Jawa Pos Group