HOTLINE :
www.malang-post.com redaksi@malang-post.com
Redaksi / Iklan / Sirkulasi: Jl. Sriwijaya 1-9 Telp. 340081 - 2
SENIN, 17 JUNI 2013
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Korane Arek Malang
Emma Hewitt Panaskan Publik Malang MUHAMMAD FIRMAN/MALANG POST
Geng Motor Ngamuk DI SAWOJAJAR MALANG - Kawasan perumahan Sawojajar, kian tak aman. Bila sebelumnya, banyak aksi penjambretan, kini geng motor mulai berulah. Menjelang dini hari kemarin, sekitar sembilan pemuda tak dikenal, mengamuk di depan Warung Kopi Budi, Jalan Danau Bratan Raya, y , Malang. g
EKSENTRIK : Emma Hewitt tampil atraktif di Nashville Club kemarin.
MALANG– Nashville Club sebagai salah satu klub malam terbesar di Kota Malang kembali memberikan suguhan spesial bagi masyarakat kota Malang. Kali ini, Voyeur Music Asia yang didukung penuh oleh Djarum Super MLD dan Nashville Club menghadirkan penyanyi cantik asal Australia, Emma Hewitt dalam acara yang bertajuk Djarum Super MLD Night Out with Emma Hewitt.
Tanpa banyak kata, mereka memukul dan membacok empat pemuda yang asyik ngopi di tempat tersebut. Empat korban keganasan kawanan pemuda tersebut, yakni Pasi Kiabadi, warga Jalan Danau Semayang, Pratama, warga Jalan Danau Sentani,, Moas Priadiastara,, warga g Jalan Danau Maninjau dan Dimas, 17 tahun, asal Wagir. Keempat korban masih berusia 17 tahun.
korban ini, rata-rata menderita luka bacok di kepala dan tangan. Pratama yang paling parah. Senjata tajam pelaku mengenai otot tangannya. Hingga kemarin, Pratama, siswa SMAN 10 Malang, masih menjalani perawatan intensif di RSSA Malang. Sedangkan g Tara,, sapaan p akrab Moas Pradiastara, dirawat di RS Lavalette Malang.
Baca Geng...hal.11
JAKARTA - Sejumlah aktivis dari Petisi 28 mengajak mahasiswa seluruh Indonesia untuk melakukan unjukrasa, Senin (17/6) hari ini, tepat ketika pemerintah dan DPR RI melaksanakan rapat pengesahan RAPBNP. Demontrasi ini untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. ‘’Mahasiswa di seluruh Indonesia lakukan unjukrasa besok (hari ini, Red.), kepung Adhie Massardi instansi-instansi pemerintah. Kepung juga Istana Negara dan DPR RI,’’ ujar salah satu aktivis Haris Rusly dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, (16/6), kemarin.
NGOPI BARENG DAHLAN ISKAN ‘’Kalau sudah terlanjur marah, masak bisa diralat? Ya, saya sering juga kemudian meminta maaf, tapi saya yakin sudah terlanjur melukai hatinya.’’
Ngalam Ketika Pemimpin Redaksi se Indonesia Berkumpul di Nusa Dua (1)
Awas, Viking Menteri Hanya Dijatah 15 Menit, Sponsor Premium pun Ditolak Ngisruh
Pada 13-14 Juni kemarin, sekitar 300 pemimpin redaksi media massa dari semua jenis, berkumpul di Nusa Dua Bali. Mulai Pemred media cetak, online, televisi sampai radio. Tujuannya, membahas ‘Indonesia Perkasa’. Pemred Malang Post, Sunavip Ra Indrata, menjadi satu-satunya perwakilan media dari Malang, diantara tiga Pemred dari Jawa Timur, yang ikut diundang. Berikut catatannya.
Kana : Awas bes, niam lawan Pelita ndik Ngundab, Arema te dikisruh karo Viking Ebes : Oyi jes, jarene manajer Persib malah ngajak Viking tahil Pelita v Arema Kana : Lek tahil tok kadit masalah, tapi lek wis ngisruh ayahab bes Ebes : Pemain Arema wis profesional, kadit terpengaruh provokasi koyok ngono jes. Ojok sampek terpengaruh, osi rugi ewed. (***)
Mahasiswa Diprovokasi Agar Tolak BBM Naik
Baca Mahasiswa...hal.11
Baca Emma...hal.11
Ebes
KABAR IBU KOTA
RADAR BANJARMASIN FOR MALANG POST
KUMPUL : Beberapa Pemred dari Jawa Pos Grup yang hadir di acara puncak di Bali.
‘’Sangat susah memilih sekitar 300 pemimpin redaksi dari sekitar 3.000 media yang ada di Indonesia. Pasti ada ketidakpuasan, dari yang tidak diundang. Tapi ini adalah langkah pertama, ketika Pemred media,
tanpa mengenal jenis, berkumpul dan membahas termasuk berpikir untuk Indonesia,’’ itulah komentar sang Ketua Forum Pemred, Wahyu Muryadi, ketika berbincang santai.
Baca Menteri...hal.11
SBMPTN PANLOK MALANG
Langgar Aturan Langsung Didiskualifikasi MALANG - Panitia lokal Malang tes tulis seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) mengingatkan sejumlah aturan, dalam pelaksanaan tes, Selasa dan Rabu (18-19/6). Diantaranya, peserta tidak diperbolehkan membawa segala macam buku, catatan, dan kertas apapun. Dilarang membawa segala macam alat hitung, antara lain kalkulator, mistar hitung, sempoa, dan lain sebagainya. Serta dilarang membawa segala macam alat elektronik. Antara lain, radio komunikasi, handy talkie, telepon seluler, alat bantu pendengaran, jam tangan digital, dan lain sebagainya ke dalam ruang ujian.
Baca Langgar...hal.11
Jawa Pos Group