HOTLINE :
www.malang-post.com redaksi@malang-post.com
Redaksi / Iklan / Sirkulasi: Jl. Sriwijaya 1-9 Telp. 340081 - 2
RABU, 17 JULI 2013
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Korane Arek Malang
N’kong Bantu Arema Perkokoh Runner Up MALANG – Perebutan runner up klasemen akhir ISL musim 2012/2013 memasuki babak baru. Angin keberuntungan tampaknya sedang berhembus bagi Singo Edan. Kans Arema untuk merebut peringkat dua semakin terbuka lebar. Khususnya, setelah Sriwijaya FC dihajar 4-0 oleh Persepam Madura United, Senin malam lalu di Palembang. Dengan kekalahan ini, Laskar Wong
Kito merosot ke peringkat empat dengan 53 poin dari 28 pertandingan. Sementara, Arema mengoleksi 56 poin dari 28 pertandingan. Pembantaian di kandang sendiri itu, tentu saja memalukan sekaligus mempersempit peluang skuad asuhan Kas Hartadi untuk merebut runner up yang untuk sementara ini masih dipegang oleh Arema. Menariknya, salah satu aktor yang sukses membuka peluang
Jadwal Imsakiyah
Ramadan 1434 H - 2013 M Wilayah Malang dan Sekitarnya Tgl Imsak Subuh Zhuhur Ashar Magrib IsyaÊ 17 04.12 04.22 11.37 14.59 17.30 18.43 18 04.13 04.23 11.37 14.59 17.30 18.43
Arema jadi runner up musim ini tak lain adalah mantan penggawa klub berlogo singa, Alain N’kong. Golnya pada injury time babak pertama membuat Persepam di atas angin dengan keunggulan 0-2, sebelum akhirnya Persepam menang 0-4.
Tausiyah
Baca Nkong..hal.11
Ustadz H. Yusuf Mansur
LAWAN AREMA : N’Kong berebut bola dengan Dendi saat bertemu dalam satu laga di Madura.
Ibadah Salah Satu Ikhtiar Mendapatkan Rezeki DALAM kehidupan sehari-hari, tidak sedikit orang yang menyalahkan orang lain yang beribadah sebagai jalan ikhtiar mencari dunia-Nya Allah. Saya lebih menyebutnya sebagai “sebuah keutamaan”. Ya, mencari duniaa dengan jalan beribadah adalah sebuah keutamaan. Mengapa demikian? Sebab bukankah h mengikuti anjuran Allah dan Rasul-Nya adalah juga ibadah? dah? Dunia adalah milik Allah. Ketika Allah memerintahkan kitaa begini dan begitu ketika kita mencari dunia milik-Nya, maka ini ni menjadi sebuah ibadah ah yang sangat hebat.
Baca Ibadah..hal.11
KABAR IBUKOTA
GUEST GESANG/MALANG POST
RUWET : Suasana usai MOS di sekitar Tugu. Banyaknya kendaraan dan parkir yang semrawut, menyebabkan kemacetan lalulintas.
Swasta Tak Mau Dipandang Rendah MALANG - Kota Malang akhirnya menyepakati untuk melaksanakan kurikulum 2013 secara menyeluruh. Tak hanya sekolah negeri saja yang akan menjalankan kurikulum baru, yang diberlakukan per 15 Juli itu, tapi juga seluruh sekolah swasta di Kota Malang. Praktis, mereka hanya punya waktu kurang seminggu, untuk persiapan kurikulum baru.
MOS Ikut Sumbang Kemacetan Lalulintas ‘’Kami tidak ingin masyarakat memandang sebelah mata kepada swasta. Kalau memang negeri semuanya melaksanakan, maka swasta pun juga tidak mau ketinggalan,’’ ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMK Swasta Kota Malang, HM Jhon Nadha Firmana, kepada Malang Post.
Para kepala SMK swasta kemarin mengikuti pelatihan kurikulum 2013 di SMK PGRI 3 Kota Malang. Sebanyak 42 SMK swasta bergabung untuk mendapatkan pengimbasan dari SMK PGRI 3 yang sudah ditunjuk sebagai sekolah sasaran kurikulum 2013. Acara dibuka
oleh Kabid Dikmen Dikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM. Kepala SMK PGRI 3, Moch. Lukman Hakim ST, menuturkan dalam pengimbasan ini salah satu agenda materinya adalah revitalisasi visi dan misi sekolah yang mengacu pada pengembangan hardskill dan softskill siswa.
Sidak, Disperindag Temukan Hati Sapi Bercacing MALANG-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang menghentikan penjualan sejumlah item produk makanan dan minuman (mamin), tak layak jual, saat sidak di
sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar, kemarin. Petugas juga menemukan hati sapi mengandung cacing yang dijual di Pasar Kebalen. Sidak itu digelar selama Ramadan
GUEST GESANK/MALANG POST
BANYAK TEMUAN : Tim Disperindag saat sidak makanan dan minuman di salah satu swalayan.
dan jelang Lebaran. Berbagai pusat perbelanjaan dan pasar didatangi petugas. Mereka memeriksa kemasan, check kualitas sekaligus kwantitas. Di Utama Swalayan Grosir di Jalan Cipto, petugas menemukan tiga produk ikan sarden dalam kemasan kaleng pesok dan 12 produk susu kemasan dalam kaleng pesok. Petugas langsung meminta pengelola pusat grosir tersebut menggudangkan berbagai produk itu lantaran dinilai tak layak dijual kepada konsumen. Owner Utama Swalayan Grosir, Agus Margono pun langsung meminta petugas menarik mamin yang berkemasan rusak. ‘’Seharusnya tidak ditempatkan disini dan dikembalikan ke distributor. Tidak masalah bagi kami untuk mengembalikan barang-barang ini,’’ jelas Agus. Di Holland Bakery, petugas menemukan paket parsel yang label masa kedaluwarsa dalam bentuk stiker tidak melekat pada kemasan produk.
Baca Sidak...hal.11
‘’Rencananya pengimbasan ini akan dilaksanakan selama empat hari, sehingga diharapkan minggu depan sudah bisa diimplementasikan di semua sekolah,’’ ujarnya. Program pengimbasan yang melibatkan guru pada mata pelajaran BK, Matematika, Bahasa Indonesia dan Sejarah.
Baca Swasta..hal.11
Harga Sayuran Makin Naik, Cabe Mulai Turun MALANG – Harga beberapa kebutuhan pokok, tercatat masih mahal di Kota dan Kabupaten Malang. Bawang merah masih tinggi, kemudian beras mulai ikut naik. Diikuti oleh sayuran yang mulai merangkak naik. Untuk bawang merah, terus naik. Sehari sebelumnya masih Rp 40 ribu, kini sudah tembus Rp 45 ribu/kg.
Kurikulum 2013 Ebes : Penyakit lawas iku jes, halokes tambah suwe tambah larang
STENLY REHARDSON/ MALANG POST
IKUT NAIK: Harga sayuran, salah satunya wortel ikut naik di pasaran.
Nyaris Tenggelam, Naik Satu Tingkat Setelah Lulus Renang Menggantungkan aktivitas pada kaki palsu, tidak menghentikan langkah Praka Atok Illah, mengukir prestasi. Tentara yang saat ini aktif di kesatuan Yonkes 2/2 Kostrad Karangploso, baru saja lulus Ujian Kenaikan Pangkat (UKP), dengan berenang menggunakan satu kaki. Berikut kisahnya.
Kana : Kapan yo pendidikan ngrayabe kadit larang bes Ebes : Lek gratis ancen kadit mungkin, soale kabeh butuh biaya, tapi yo ojok larang-larang. Ganti menteri ganti kurukulum.
TEGAR : Praka Atok Illah, tidak pernah menyerah untuk meraih kesuksesan, meski mengalami keterbatasan fisik.
Siapapun itu, pasti tidak mau kehilangan salah satu anggota tubuhnya. Namun, itulah yang harus diterima Praka Atok Illah sekarang. Sudah tiga tahun ini, dia harus hidup tanpa ditopang kaki kanannya. Itu terjadi, setelah pria 27 tahun tersebut, mengalami kecelakaan pada 2010 silam. BINAR GUMILANG / MALANG POST
Baca Serius..hal.11
NGOPI BARENG DAHLAN ISKAN ‘’Untuk mencapai kebahagiaan sangatlah mudah : jangan pasang keinginan terlalu tinggi. Jangan menaruh harapan terlalu banyak.’’ banyak.
RASAP RAMADAN
Tentara dengan Satu Kaki Peserta Ujian Kenaikan Pangkat
Kana : Kurikulum anyar ganti buku anyar bes
JAKARTA - Niat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membantu menurunkan harga cabe bukan isapan jempol belaka. Dahlan merasa miris kala mengetahui harga cabe melambung sampai Rp 100 ribu per kg. Untuk itu, Dahlan mendatangkan dua orang profesor ahli cabe dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Bekas dirut PLN ini sengaja mengundang ahli cabe ke kantornya untuk mengetahui seluk beluk mengenai cabe, terutama mengenai siklus tanam cabe. ‘’Karena permasalahan cabe ini agak memalukan, masak bisa sampai menyebabkan inflansi, masa kita gak bisa atasi, nanti kalau perlu biar BUMN yang budidayakan cabe,’’ ucap Dahlan saat mengelar pertemuan dengan dua ahli cabe dari ITB di ruangannya lantai 19, Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (16/7).
Baca Harga...hal.11
Ngalam
Ebes
Serius Tanam Cabe, Dahlan Undang Pakar ITB
Kecelakaan itu, membuatnya harus rela kehilangan kaki kanannya untuk diamputasi. Atok Illah menceritakan, saat kecelakaan itu terjadi, dirinya masih bertugas di Kesatuan Yonif 515, Jember. Saat itu, sepeda motor Honda Tiger yang dikemudikannya, beradu dengan mobil dari
arah berlawanan. Otomatis membuatnya bertabrakan yang cukup hebat dan membuatnya mengalami luka sangat parah. ‘’Akibat kecelakaan itu, kedua kaki saya mengalami luka yang cukup parah. Tulang kaki kiri keluar dari dalam daging, sedangkan lutut kaki kanan mengalami pergeseran,’’ ujarnya kepada Malang Post. Saat dilakukan operasi, kaki kiri pemuda berperawakan tinggi tegap ini, berhasil diselamatkan. Namun, kondisi jauh berbeda dialami kaki kanannya.
Baca Nyaris..hal.11
Nikmati Buka Puasa di Area Lesehan MALANG – Rasap Ramadan yang digeber Malang Post sejak 13 Juli lalu selangkah lebih maju dibandingkan pasar takjil biasa. Di sini, pengunjung tak hanya bisa berbelanja makanan dan minuman untuk takjil dan berbuka puasa, tetapi juga bisa menikmati hidangan di lokasi begitu adzan maghrib berkumandang.
Baca Nikmati..hal.11
MUHAMMAD FIRMAN/MALANG POST
SANTAI : Pengunjung Rasap Ramadan memanfaatkan lesehan yang disiapkan panitia.
Jawa Pos Group