HOTLINE :
www.malang-post.com redaksi@malang-post.com
Redaksi / Iklan / Sirkulasi: Jl. Sriwijaya 1-9 Telp. 340081 - 2
SENIN, 22 JULI 2013
Harga Eceran Rp. 3.500,-
Korane Arek Malang
Jadwal Imsakiyah
Menang Lomba, PUTRI KARTINI Donasikan Hadiah
Ramadan 1434 H - 2013 M Wilayah Malang dan Sekitarnya Tgl Imsak Subuh Zhuhur Ashar Magrib IsyaÊ 22 04.13 04.23 11.37 14.59 17.31 18.44 23 04.13 04.23 11.37 14.59 17.31 18.44
Tausiyah
MALANG – Ada yang menarik pada Lomba Busana Muslim yang digelar Honda dalam rangkaian Safari Ramadan di Taman Krida sore kemarin (21/7). Sebagian peserta merupakan pemenang Putri Kartini Malang Post mulai dari tahun 2010 hingga 2013, mereka berkomitmen, jika berhasil menjadi pemenang maka hadiah fresh money seluruhnya akan didonasikan ke panti asuhan. “Ada ide untuk membuat paguyuban Putri Kartini yang salah satu kegiatannya adalah bakti sosial ke panti asuhan.
Ustadz H. Yusuf Mansur
Doa dan Harapan Memberi Spirit dalam Beribadah PARA PUTRI: Sebagian peserta Lomba Busana Muslim berfoto bersama usai show. Putri Kartini yang berhasil memenangkan lomba ini, akan mendonasikan hadiahnya ke panti asuhan.
Baca Menang...hal.11
GUEST GESANG / MALANG POST
Kabupaten Malang - Kota Batu Tanpa CPNS Baru
MAKSIMALKAN HONORER, Lima Tahun Tutup Lowongan MALANG – Dua pemerintah daerah di Malang Raya, Kota Batu dan Kabupaten Malang, tidak membuka lowongan CPNS baru selama 2013 ini. Keduanya, lebih memaksimalkan tenaga honorer yang masih banyak. Bahkan khusus Kota Batu, penutupan penerimaan CPNS itu akan dilakukan hingga lima tahun kedepan. Karena itulah, tahun ini Kota Wisata ini tidak mengajukan kuota CPNS. ‘’Selama kepemimpinan saya periode kedua, tidak ada pendaf-
taran CPNS baru jalur umum. Kami tidak akan mengajukan kuota baru,’’ ungkap Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko kepada Malang Post, kemarin. ER, sapaan akrabnya menjelaskan, pihaknya ingin memaksimalkan tenaga honorer agar bisa diangkat menjadi CPNS. Saat ini, masih ada sekitar 550 tenaga honorer yang tersebar di berbagai SKPD. Mereka sudah lama mengabdi dan tenaga dibutuhkan untuk berbagai keperluan sehingga statusnya layak diperjuangkan
menjadi CPNS. Diharapkan, pengangkatan honorer menjadi CPNS tersebut sudah kelar dalam
lima tahun mendatang. Jika Pemkot mengadakan penerimaan CPNS setiap tahun, hal itu juga
tidak bisa menyelesaikan permasalahan honorer. CPNS baru akan terisi oleh orang luar, sehingga tenaga honorer tetap menjadi honorer. Di sisi lain tenaga honorer membebani APBD Kota Batu. Mereka selama ini mendapatkan honor Rp 900 ribu perbulan sehingga APBD yang terserap sekitar Rp 5 M per tahun. Ketika tenaga honorer diangkat menjadi CPNS, anggaran Rp 5 M bisa digunakan kegiatan kemasyarakatan.
Baca Maksimalkan...hal.11
ESIA JADI SPONSOR AREMA MUSIM DEPAN POY HERI PRISTIANTO/MALANG POST
SOSIAL : Dahlanis Malang bersama peserta dan panitia IYEducators Recycled Craft Competition, petang kemarin.
Dahlanis Malang Bagi Susu dan Bingkisan MALANG – Dahlanis Malang tak pernah sepi kegiatan. Termasuk selama Ramadan. Kemarin, komunitas penggemar Dahlan Iskan ini berbagi dengan anak-anak panti asuhan. Mereka membagikan susu dan bingkisan kepada 130 anak panti asu-
han asal Malang Raya. Aksi digelar dalam rangka mendukung even IYEducators Recycled Craft Competition di Gedung Graha Cemara, komplek Perum Bukit Cemara Tujuh Dau, Kabupaten Malang. Yuni Widyawati Rasyad, Koor-
dinator Dahlanis Malang mengaku, kegiatan serupa sebelumnya digelar di berbagai tempat. Baik yang ditujukan kepada anak panti asuhan, taman kanak-kanak dan warga lainnya.
Baca Dahlanis...hal.11
MALANG – Perkembangan isu sponsor Arema Indonesia musim depan, mulai memasuki babak baru. Setelah rumor kesepakatan dengan Air Asia senilai Rp 2 miliar mencuat di ranah publik, Singo Edan kabarnya bakal diserbu banyak sponsor, musim depan. Sponsor tersebut, tak lain adalah beberapa anak perusahaan Bakrie yang sejatinya sudah menyokong PT Pelita Jaya Cronous dua tahun lalu. Hal ini dibenarkan oleh CEO Arema, Iwan Budianto ketika diwawancara Malang Post. Sejatinya, sponsor anak perusahaan Bakrie Grup, sudah harus menjadi sponsor Arema musim ini.
Baca Esia...hal.11
Ngalam
Ebes Formasi Anyar
Merawat Penderita Gangguan Jiwa dan Pecandu ala Klinik HMC
Bangunan Seperti Hotel, Siapkan Karaoke dan Rekreasi Rumah sakit untuk penderita gangguan jiwa, kerap membuat orang bergidik. Membayangkan namanya, terkadang membuat buku kuduk merinding. Suasana menyeramkan, langsung muncul. Tapi kondisi itu tidak terlihat di Klinik Hayunanto Medical Center di Dau, Kabupaten Malang.
Kana : Coach RD nyoba formasi anyar nang Arema bes Ebes : Wanyik ancen coach sing kreatif, kanyab ide Kana : Tapi pemain sing kagok, durung asaib Ebes : Pemain sing pinter kudu cepet adaptasi karo coro sing anyar. Ancen angel, tapi lek wis asaib, tambah kane jes. (***)
IRA RAVIKA/MALANG POST
BUKAN HOTEL : Inilah wujud klinik HMC dan kamar-kamar yang disediakan untuk penderita gangguan jiwa dan pecandu narkoba.
Sekilas, orang tidak akan percaya jika melihat bangunan Klinik Hayunanto Medical Center (HMC) di Dau itu, adalah rumah sakit yang diperuntukkan penderita gangguan jiwa. Kemegahannya, seperti sebuah hotel berkelas. Sangat jauh dari nuansa sebuah klinik atau rumah sakit.
Baca Bangunan..hal.11
WACANA-wacana yang menjadikan “kekurangberanian” atau “kesungkanan” untuk meyakini keyakinan itu secara bulat, baik di praktik maupun di teori (menjadi metode) adalah sebab ada wacana bahwa “Ibadah itu harus ikhlas. Tidak boleh beribadah karena duniaNya. Harus karena wajah-Nya semata” “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam” (QS. al-An’aam:162)
Baca Doa...hal.11
KABAR IBUKOTA
Komite Sekolah Cuma Boneka Kepsek JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengakui banyak sekali komite sekolah yang nakal. Menurut koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri, komite sekolah tidak lagi independen malah terkesan jadi boneka kepala sekolah untuk tujuan mendapat uang yang besar dari wali murid. ’’Komite sekolah disetir kepala sekolah. Sebagai imbal baliknya, komite sekolah mendapatkan sesuatu dari kepala sekolah,’’ bebernya. Padahal, lanjut dia, idealnya komite sekolah harus bisa menjembatani kepentingan orang tua siswa dengan pihak sekolah. Untuk urusan pengadaan buku, seragam maupun dan seFebri Hendri jenisnya, komite sekolah cukup berperan mengkoordinir saja. ‘’Jangan mengambil untung,’’ kata dia. Febri menegaskan dalam PP 48/2008 komite sekolah dilarang menarik pungutan kepada wali murid terkait seragam sekolah dan sejenisnya.
Baca Komite...hal.11
NGOPI BARENG DAHLAN ISKAN ‘’Saya percaya setiap generasi memiliki zamannya sendiri. Dan setiap zaman memiliki generasinya e d . sendiri.’’
TUNJANGAN PROFESI PENDIDIK
Batu Siapkan Rp 10 Miliar untuk TPP MALANG – Pencairan tunjangan profesi pendidik (TPP) di Kabupaten Malang, berbeda dengan Kota Malang. Jika Kota Malang, masih tahap penyelesaian triwulan pertama (tahap I), yang belum tersalurkan semuanya. Namun di Kabupaten Malang, saat ini justru sedang proses pencairan untuk tahap II. Sementara di Kota Batu, sudah disiapkan dana Rp 10 miliar untuk pembayaran TPP sekitar 1.500 guru. Dana ini, bakal dicairkan, ketika semua persyaratan sudah beres. Eddy Suhartono Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Eddy Suhartono, kepada Malang Post, kemarin mengungkapkan, TPP tahap pertama di Kabupaten Malang sudah beres.
Baca Batu Siapkan..hal.11
Jawa Pos Group