DISTAMBEN SP-1 SPF
plg.ekspres@gmail.com
Terkait Pelanggaran PT SPF
Palembang Ekspres
www.issuu.com/palpres
SELENGKAPNYA HALAMAN 5
CONTACT PERSON IKLAN 0812-74629119 PEMASARAN 0812-7384213
ECER AN Rp1000,-
KAMIS, 23 JANUARI 2014
BUPATI LAHAT ʻDISENGGOLʼ CITRA KDI LAHAT. PE - Artis dangdut Citra Ria KDI dalam program Shoimah Show yang ditayangkan salah satu stasiun televisi swasta nasional pukul 15.00 WIB, Rabu (23/1), “menyenggol” nama Bupati Lahat. Kendati belum jelas
maksud dan tujuan pernyataan itu, namun Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai langsung mengklarifikasi dan membantah keras pernyataan tersebut dengan menggelar konferensi pers pada Rabu (23/1) sore.
Menurut H Saifudin Aswari Rivai yang didampingi istri Hj RR Sismartianti Aswari, dirinya tidak pernah mengenal dan berhubungan dengan Citra Ria KDI. Aswari mengaku siap Bersambung ke HAL 5
KLARIFIKASI
FOTO HENGKY PALPRES
Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai didampingi istri saat menggelar konferensi pers, mengklarifikasi pernyataan Citra Ria KDI di salah satu stasiun TV swasta nasional. FOTO NET
Piton Keluar Sarang
E
F
NO M
NA
NA
FE
FENOMEN A
FENOME
FENOMEN A
FENOM ENA
A EN
NA
M NO
E OM EN
FE
MURATARA. PE - Diduga seekor ular piton kelaparan sehingga keluar dari sarang dan ditangkap sehingga tak ayal membuat warga Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Rawas Ulu heboh. Ular piton tersebut sepanjang delapan meter ditangkap warga hidup-hidup ketika naik ke akses jalan poros desa. Sejumlah warga yang menangkap ular piton tersebut yang keluar dari persembunyiannya rawa atau hutan disekitar desa Sungai Kunyit, Selasa (21/1) sekitar pukul 17.30 WIB. Dengan kondisi lemas dan perut Bersambung ke HAL 5
TUNJUKKAN BARANG BUKTI
FOTO NOVA WAHYUDI PALPRES
PUBLIK FIGUR
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabarudin Ginting didampingi Kasat Narkoba, Kompol Suryadi menunjukkan barang bukti sabu-sabu milik tersangka Tomi Giri Wijaya dengan Adi Kusworo alias Apek seberat 100 gram, Rabu (22/1).
Dahlan ‘Kabur’ dari Barak Pengungsi
“Kami Hanya Kurir” Bandar Sabu Tangkapan Polresta Palembang
PALEMBANG. PE – Tak mau dituding sebagai Bandar besar Sabu-Sabu di Kota Palembang, Adi Kusworo alias Apek kontan berkelit. Dia mengaku hanya sebagai kurir bersama temannya, Tomi Giri Wijaya untuk
mengantarkan paket pesanan tersebut sesuai perintah. “Sabu-sabu itu punya Kodir yang pulang ke TAA (Tanjung Api-Api). Aku dengan Tomi hanya mengantarkan
MEDAN. PE - Rasa ingin tahu Dahlan Iskan terhadap erupsi Gunung Sinabung membuatnya nekad ‘kabur’ sejenak dari tempat menginapnya di barak pengungsi bencana Gunung Sinabung di Jambur Taras, Berastagi, Sumatera Utara (Sumut).
Bersambung ke HAL 5
Frank Gabung ke SFC
Pada pukul 03.30 WIB dini hari, Selasa (21/1), saat pengungsi yang berjumlah 1.099 jiwa masih tertidur lelap, Menteri BUMN itu sudah terbangun karena diamdiam ia berencana pergi ke lereng gunung Sinabung. Bersambung ke HAL 5
Eks Kapten Timnas Kamerun-U23
JADI TONTONAN Ular Piton yang barusaja makan kambing milik warga tampak lemas saat ditangkap hidup-hidup.
FOTO IMRON PALPRES
PALEMBANG. PE - Manajer Sriwijaya Football Club (SFC), Robert Heri mengatakan, pihaknya sukses mendatangkan eks kapten Timnas Kamerun U-20 yakni Frank Oliver Ongfiang untuk menjadi salah satu legiun asing di tim berjuluk Laskar Wong Kito musim ini. Frank sendiri dijadwalkan akan menginjakkan kakinya ke Palembang siang ini, untuk langsung bergabung bersama tim agar segera cepat beradaptasi dengan para punggawa SFC lainnya. Kehadiran pemain yang kenyang pengalaman bermain di seri A, bersama Catania, Chievo Verona, Genoa, AS Bari dan Palermo ini. Diharapkan agar bisa menghidupkan kembali lini tengah serta menjadi kreator dan drigen lapangan tengah tim yang berhome base di Stadion Jakabaring itu. Mengingat saat perhelatan turnamen ajang pra musim bertajuk Inter Insland Cup (IIC)
KARENA paling muda suamiku kebagian kamar yang paling tinggi di lantai 5, sementara temantemannya kebanyakan berada di lantai 2 atau 3. Bagiku tak ada masalah, bahkan dari kamarku ini aku bisa lebih leluasa melihat kota tempat suamiku penataran di waktu malam yang gebyar-gebyar penuh lampu warna-warni.
2014 lalu, Manajemen menilai SFC tidak mempunyai sosok pemain yang mampu menjembatani lini tengah dan depan, sehingga dengan absennya Lanchine Kone ketika melawan Arema Cronous lalu praktis aliran bola kedepan saat melakukan serangan terputus dan serta dengan mudah dimentahkan pertahanan lawan. “Frank ini bisa bermain sebagai gelandang tengah yang multingfungsi. Bisa sebagai pengatur serangan, juga bisa mengatur ritme permainan. Saat ini Frank saya bersama Frank seOliver dang berada di Jakarta Ongfiang untuk membicarakan kontrak kerja,” ujar Robert kepada Palembang Ekspres, Selasa (22/1). Dilanjutkan pria yang FOTO NET juga Komisaris Utama PTBA ini, terlebih pihaknya sudah mendapatkan rekomendasi dari jajaran pelatih apabila pemain yang terakhir bermain bersama klub
FOTO RASYID JPNN
PEGANG KENING
Menteri BUMN, Dahlan Iskan memegang kening seorang bocah yang sedang sakit saat kunjungannya di posko pengungsian Mesjid Agung, Kaban Jahe, Kabupaten Karo, Selasa (21/1).
Usut SPH Palsu Padang Sugihan BANYUASIN. PE - Guna mengusut kasus dugaan Surat Pemilikan Hak (SPH) palsu yang memicu adanya perambahan hutan suaka Margasatwa Padang Sugihan, Kecamatan Rambutan, beberapa waktu lalu. Inspektorat Kabupaten (Irkab) Banyuasin, telah memberikan rekomendasi kepada Bupati Yan Anton Fer-
Bersambung ke HAL 5
dian untuk bekerjasama dengan pihak Polres Banyuasin. “Kami sudah menyelesaikan pemeriksaan dan sudah disampaikan kepada Bupati rekomendasi, isi suratnya kami berharap Pemkab bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini,” ungkap Kepala Bersambung ke HAL 5
Tragedi Masa Liburan Cuti (2)
M
ALAM itu kami serasa berbulan madu yang kedua. Kami bercumbu hingga separoh malam sebelum tidur nyenyak hingga saat subuh datang. Pagi harinya kami sempat sedikit jalanjalan di taman hotel yang cukup luas itu untuk menghirup udara pagi seILUS NET
belum kami sarapan bersama. Jadwal penataran suamiku sangat ketat, maklum disamping setiap session selalu diisi oleh pembicara tamu atau ahli dari Jakarta, juga dihadiri oleh pejabat penting dari berbagai tingkatan dan wilayah setanah air. Bersambung ke HAL 5
Anda Punya Cerita Undercover, Ingin berbagi cerita menarik tentang pengalaman pribadi anda mulai dari kisah asmara, perselingkuhan, pekerjaan atau cerita lainnya. Kirimkan permintaan wawancara khusus anda ke email :
plg.ekspres@gmail.com Semua cerita menarik tentang anda akan kami muat dengan penuturan bahasa Aku.
Sehingga siapa pun anda identitasnya akan kami rahasiakan.
LAPSUS KRIMINAL SEMANGAT
Tangkapan Besar “Bos Fly” AWAL tahun ini, Kepolisian Resort (Polres) di wilayah hukum Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan prestasi membanggakan. Bos pembuat maupun pengedar obat jenis psikotropika berhasil dibekuk. Bahkan, kemarin (22/1) pengedar narkoba dengan omset puluhan juta rupiah juga berhasil ditangkap Polresta Palembang (baca halaman 1). Transaksi obat-obatan terlarang ini tumbuh pesat. Para pengedar narkoba seakan tidak sulit mencari penikmat obat-obat terlarang. Selain itu, omset yang diterima pun cukup besar mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. REDAKSI
T : NE
Home Industri Ineks Oplosan Dibongkar SATUAN Reserse Narkoba Polres Prabumulih berhasil membongkar industri rumahan atau home industri penghasil narkoba jenis ineks oplosan miliki Okardi alias Kadir (30) di Jalan Arimbi, Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Hasil produksi ineks oplosan ini bisa mendapatkan omset hingga puluhan juta rupiah perbulan. Awalnya, tersangka Okardi diringkus saat berada dibengkel motor Leo di simpang Jalan Arimbi, Prabumulih, pada Selasa (14/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Namun saat itu petugas tidak menemukan barang bukti narkoba. Setelah dilakukan pengembangan kerumahnya, petugas menemukan 30 butir ineks oplosan berlogo pink love siap edar, sabu-sabu paket Rp200 ribu, alat isap sabu-sabu, pisau, kunci leter ‘T’, dan bahan pembuat ineks oplosan seperti semen putih, bodrek, procol, alkohol, crayon, kapur ajaib, pipa untuk cetak, dan pipa untuk buat logo. Dihadapan penyidik, tersangka Okardi mengakui perbuatannya dalam meracik narkoba jenis ineks tersebut. “Baru tiga bulan aku buat ineks oplosan itu. Aku belajar buat ineks itu dari kawan di Palembang serta waktu aku di penjara dulu dengan kasus yang sama,” ujar ayah dua anak ini. Diungkapkannya, ineks yang dibuatnya dijualnya kepada pemakai seharga Rp200 ribu perbutir. Untuk bahan-bahannya dibeli di Kota Prabumulih itulah. “Omset penjualan ineks oplosan ini lumayan besar. Sehari bisa lima butir terjual, kalau sebulan bisa puluhan Harian Umum
BARANG BUKTI
FOTO : IST
Kapolres Prabumulih AKBP Denny Yono Putro didampingi Kasat Narkoba AKP Agus Irwantoro saat memperlihat barang bukti ineks oplosan milik tersangka Okardi alias Kadir (30) belum lama ini.
juta aku dapat. Yang beli ineks dari berbagai kalangan. Ineks itu aku jual ke dusun-dusun,” ungkap pria yang pernah dipenjara pada tahun 2007 dengan kasus sama ini. Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIk didampingi Kasat Narkoba, AKP Agus Irwantoro SH mengatakan, penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar lokasi penangkapan. “Begitu dapat info dari masyarakat anggota kita langsung melakukan penyelidikan,” ujar Denny. DikatakanDenny,saatditangkaptersangka tengah bekerja dibengkel motor. Ketika digeledah dari saku tersangka hanya didapat ineks oplosan sebanyak empat butir.
&
TERPERCAYA
39 Butir Ineks Diamankan Dua pengedar narkoba di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali dicokok jajaran Kepolisian Resor (Polres) OKI di tempat dan waktu yang berbeda. Tersangka dimaksud yakni Saial (32), warga Dusun II Desa Riding Kecamatan Pangkalan Lampam dan Tohir (36), warga Desa Surya Adi Blok B RT 2 Kecamatan Mesuji OKI. Tersangka Saial ditangkap jajaran Polsek Pampangan di jalan umum Desa Ulak Depati Kecamatan Pampangan, Rabu (21/1) sekitar pukul 03.20 WIB. Polisi menyita barang bukti Narkoba jenis pil ineks berjumlah 39 butir dan 1 paket narkoba jenis sabu-sabu. Sebelumnya Senin (20/1) sekitar 21.00 WIB, jajaran Satres Narkoba Polres OKI membekuk Tohir di Desa Kota Baru Kecamatan Mesuji. Polisi juga menyita barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu berupa 10 paket kecil dan 1 unit timbangan digital. Tersangka Saial dan barang bukti yang disita kini diproses di Mapolsek Pampangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Perlakuan serupa juga harus dialami tersangka Tohir yang diamankan di Mapolres OKI sembari menunggu proses persidangan. Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat SIK didampingi Kasatres Narkoba Polres OKI, AKP Priyanto SH kepada wartawan kemarin membenarkan pihaknya telah menangkap masing-masing tersangka karena memiliki Narkoba jenis sabusabu dan ineks. “Sudah kami tegaskan, Polres OKI tidak akan main-main dalam menindak tegas siapapun orangnya yang terlibat Narkoba baik memiliki, menyimpan, mengedarkan dan keterlibatannya lainnya. Kami siap memberantas peredaran Narkoba,” ucap Kapolres kepada Palembang Ekspres. Selain Narkoba kata mereka, jajaran Polres OKI juga sedang gencar melakukan razia Ranmor dan penyakit masyarakat berupa perjudian seperti Togel, sabung ayam, bola gelinding dan judi online. Beberapa kasus Narkoba dan perjudian secara kontinue sudah dibongkar polisi. “Ini merupakan atensi dan kita tidak akan tebang pilih dalam memberantas segala tindak kriminalitas,” tandasnya. IAN
Dua Kilo Ganja Kering Siap Edar
ASI
APARAT satuan Reserse Nar- Hendra dengan alasan mau koba Polres Empat Lawang, mengambil sabu-sabu. Kemuberhasil membekuk dua orang dian kedua tersangka datang ke kurir narkoba jenis ganja, di ja- lokasi dan kita tangkap,” papar lan Lintas Sumatera (Jalinsum) Darmawan. Darmawan menambahkan, tepatnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gunung, kedua tersangka mengtahui Kabupaten Empat Lawang, Jumat kalau yang diantar adalah nar(17/1) sekitar pukul 17.30 WIB. koba dan dilarang. Kedua terKeduanya, Jefri Ronaldi (33), sangka juga terindikasi pemawarga Kelumpang Jaya, Kelura- kai narkoba dan kemungkinan han Pasar, dan Hendra Saputra sebagai pengedar narkoba di (31), warga Kelurahan Jaya Loka, Empat Lawang. Kecamatan Tebing Tinggi Kabu“Kasus ini akan kita tindak paten Empat Lawang. Dari tangan lanjuti, serta didalami. Untuk keduanya petugas mengaman- kedua tersangka diamankan dan kan enam kilogram (Kg) ganja sembari kita melakukan pengkering yang dibungkus kertas ejaran terhadap Reki,” pungkas koran yang dimasukan Darmawan. dalam karung Terpisah, baru plastik. dua jam mene“Jadi anggota kita pura-pura Kapolres rima paket menjadi pembeli, saat itu keduanya Empat Lanarkoba jemembawa ganja dalam karung wang, AKBP nis sabuplastik. Didalam karung tersebut M Ridwa SIk sabu, Erwinberisikan enam bungkus ganja yang melalui Kasyah (33), dibungkus menggunakan kertas sat Narkoba, warga Desa koran,” AKP A Darmawan Lubuk Ampelas, mengatakan, penangKampung I, Kecamakapan tersebut berkat intan Muara Enim, langsformasi dari masyarakat. Lalu ung diciduk aparat anggotanya menyamar sebagai Satuan Reserse Narkoba Polres pembeli dan berhasil menangkap Muara Enim dikediamannya, kedua tersangka saat melakukan pada Kamis (16/1) sekitar pukul transaksi jual beli ganja. 21.00 WIB. Dari tangan tersangka Erwin“Jadi anggota kita pura-pura menjadi pembeli, saat itu ke- syah yang baru dua minggu duanya membawa ganja dalam menjadi bandar narkoba ini, karung plastik. Didalam karung petugas berhasil mengamankan tersebut berisikan enam bungkus delapan paket sabu-sabu dengganja yang dibungkus meng- an berat satu jie dan seperangkat gunakan kertas koran,” terang alah hisap sabu-sabu. Darmawan kepada wartawan Tersangka Erwinsyah mengaPalembang Ekspres. ku jika dirinya baru dua mingDikatakannya, kedua ter- gu menjadi bandar narkoba. sangka mengaku barang tersebut Dirinya mau menjalankan bismilik temannya Reki yang mer- nisnya dikarenakan penghasilan upakan Tagret Operasi (TO) sebagai tukang las tidak cukup pihaknya. Sedangkan kedua untuk menghidupi istri dan tersangka hanya disuruh untuk kedua anaknya. “Dua minggu inilah aku mengantarkannya saja. “Saat kita tanya kedua ter- bisnis sabu-sabu. Semua sangka bahwa mereka tahu ka- paket sabu-sabu ini baru aku lau barang tersebut adalah terima selepas maghrib. Tiganja. Memang pengakuan me- dak disangka dua jam setelah reka hanya disuruh oleh Reki, itu aku langsung ditangkap tetapi upahnya hanya diajak Polisi,” ucapnya. memakai sabu secara bersamaDiungkapkannya, sabu-sabu sama,” terang Darmawan. dibelinya dengan harga Rp1,3 Dilanjutkannya, dari kete- juta. Kemudian, dipecah-perangan tersangka Jefri, sore itu cahnya lagi menjadi delapan tersangka sedang duduk ber- paket lalu dijual seharga jual sama Hendra, lalu datanglah Rp200 ribu dan Rp300 ribu perReki dengan membawa karung paketnya. plastik yang diketahui isinya Kapolres Muara Enim, AKBP ganja. Mohamad Aris melalui Kasatres “Reki mengatakan kepada Narkoba, AKP Rizal Effendi diJepri, kamu jual barang ini di dampingi Kanit Idik, Aiptu P dekat TPA Talang Gunung, dis- Damanik membenarkan, jika ana ada mobil putih sedang pihaknya telah melakukan menunggu. Nanti upahnya sabu- penangkapan tersangka Erwinsabu, kita pakai sama-sama. syah yang diduga sebagai bandar Lalu Reki meminjam motor narkoba. AR/HFB
STR
Kurir Ganja 6 Kg Dibekuk
BARU
ILU
2
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
“Setelah kita lakukan pengembangan dari rumah tersangka didapat bahan dan alat pembuat ekstasi. Kita juga mendapati alat isap sabu-sabu, senjata tajam, dan sabu-sabu senilai Rp200 ribu. Tersangka juga diduga sebagai penjahat curanmor diwilayah Prabumulih, hal ini ditemukan kunci T,” kata Denny. Diterangkannya, tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal 112 ayat 1 UU 35 tahun 2009 ancaman maksimal 15 tahun. Lalu UU Kesehatan pasal 197 UU 36 tahun 2009 ancaman 15 tahun penjara. Dan UU Darurat nomor 12 tahun 1951 ancaman maksimal 10 tahun penjara. “Tersangka kita jerat dengan pasal berlapis,” pungkasnya. RAY
SATUAN Reserse Narkoba Polres Lahat kembali membekuk pemilik narkoba jenis ganja. Tak tanggung-tanggung, dari kediaman Agustan (40), yang merupakan mantan supir truk ini, petugas menemukan dua kilogram ganja kering siap edar. Sewaktu dilakukan penangkapan kemarin (20/1) sekitar pukul 14.00 WIB, di kamar tersangka Agustan di Desa Suka Negara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat petugas menemukan dua kilogram ganja siap edar sehingga tersangka Agustan tidak dapat mengelak lagi. Narkoba jenis ganja tersebut terdiri dari satu paket berukuran satu kilogram yang disimpan dalam keranjang rotan. Kemudian 41 paket besar dalam tas hitam, dan tiga paket sedang daun kering, yang disimpan dalam tas warna coklat di kamar tersangka. Kasatres Narkoba Polres Lahat, AKP Abu Dani SH melalui Kanit I, Brigpol Agus Priadi SH menjelaskan, tersangka merupakan salah satu pemain baru dalam bisnis barang haram di kota Lahat. Penangkapan tersangka sendiri bermula saat petugas mengintai tersangka beberapa waktu lalu. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar, tersangka sering melakukan transaksi di rumahnya. “Saat kita grebek, tersangka tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis ganja sebanyak dua kilogram,” ujarnya. Dalam pengakuan tersangka, lanjutnya, barang haram tersebut didapatnya dari pengedar bernama Yudi yang berada di Kota Lubuklinggau. Tersangka juga mengaku jika daun ganja kering itu akan diedarkan di beberapa wilayah dalam Kota Lahat. “Tersangka akan kita jerat dengan pasal 111 Undang-undang nomo 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Agus. Sementara itu, dari pengakuan tersangka Agustan, ganja tersebut merupakan titipan dari salah seorang rekannya di Kota Lubuklinggau. Dirinya baru pertama kali berbisnis ganja, setelah berhenti bekerja sebagai supir truk di salah satu perusahaan galian C. “Itu titipan kawan. Aku disuruh menjualnya di Lahat. Satu kilonya aku beli Rp1,6 juta dari kawan di Linggau,” kelit tersangka Agustan. HKY
Pimpinan Umum: Rosmiyati. Pemimpin Perusahaan: Ahmad Rosidi. General Manager: Tri Nurwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal, Redaktur Pelakasana : Berry Sandi. Koordinator Liputan: Trisno Rusli Redaktur : Berry Sandi, Trisno Rusli, Sulis, Ella Sulistiana, Dian Cahyani Fitri, Haryani Staf Redaksi: Romi Juniawan, M. Joviter, Kurniawan, Harry Nurdiansyah, M Wijdan (Ogan Ilir), Firdaus (Muba), Rifat Achmad (Lubuklinggau), Heru Fachrozi (Muara Enim/PALI), Heri Afrizon (OKU Selatan), Alam Ratu (Empat Lawang), Mujianto (OKI), Arman Jaya (OKU Timur), Andre (Prabumulih), Budi Alamsyah (Banyuasin), Eko Wahyudi (Pagaralam), Al Imron (Musi Rawas), Hengky S (Lahat), Yenson (Oku) Redaktur Foto: Nova Wahyudi, Alhadi Farid. Bagian Pracetak: M Firman, Firyansyah, Abdul Kholid, Kgs Yahya, Bagian Iklan: David Arianto(Manager), Acounting Executive/ AE : Noris Taslim, Yusri, Zepriansyah. Bagian Pemasaran: Abdul Kadir (Manager), Alwi Riyanto Bagian Keuangan : Dimas Murdani Muharam. Adm Iklan: Silvi Winda Pratiwi, ADM Pemasaran : Rika Penerbit: PT Citra Media Palembang Ekspres Komisaris Utama: H Suparno Wonokromo. Komisaris: Muwarni, H Didi Wahyudi. Direktur Utama: H. Subki Sarnawi. Direktur: H Mahmud,Yunita Ayu Tarif Iklan: Iklan Baris per baris Halaman 1 Display Full Colour/Warna Rp.60.000/mm kolom, Halaman 1 BW Rp.30.000,/mm kolom,Halaman Dalam Full Colour/Warna Rp.25.000/mm Kolom Harga Berlangganan Koran : Rp.25.000/bulan No. Rek Mandiri Pasar 16 PT Citra Media Palembang Ekspres 113002062008.8 plg.ekspres@gmail.com
Alamat Redaksi/ Sirkulasi/ Iklan: Gedung GRAHA PENA Palembang, Jl Kol H Barlian No 773, Palembang. Telepon (0711) 8304424, 411768, 415263, 415264, 419503. ext 136,139 Fax (0711) 420066.
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
3.778 Hektare Sawah Puso PALEMBANG. PE- Curah hujan tinggi yang melanda sejumlah daerah disini, berdampak kepada areal persawahan di Sumsel. Setidaknya 3.778 hektare sawah di Sumsel terancam puso akibat terendam banjir. Demikian ditegaskan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (KadinPH) Sumsel, Taufik, kemarin. Menurut Taufik, lahan pertanian terendam banjir di sejumlah daerah di Sumsel sekitar 27.162 hektare. Dari jumlah itu, seluas 8021 hektare di OKUT, di OKI seluas 18.416, Musi Rawas (Mura) 725 hektare dan Lubuk Linggau 16 hektare. “Sedangkan lahan pertanian puso seluas 3.778 hektare,”ujarnya. Lebih lanjut Taufik menyebutkan, daerah yang lahan pertaniannya mengalami puso berada di beberapa daerah di OKU Timur seluas 2.175 hektare, OKI 1.594 hektare, dan Lubuk Linggau seluas 9 hektare. “Untuk Mura sendiri itu tidak ada lahan pertaniannya yang mengalami puso, meskipun juga terkena banjir,”terangnya. Dijelaskan Taufik, untuk mengurangi beban para petani yang mengalami puso, pihaknya berupaya memberikan bantuan benih dengan mengajukan ke pemerintah pusat melalui program Cadangan Benih Nasional (CBN). “Untuk saat ini hanya Kabupaten OKI yang telah mengajukan usulan untuk bantuan benih. Adapun jumlah usulan bantuan benih yang diminta atau diusulkan OKI yaitu dari 1.594 heltare luas lahan pertaniannya yang terkena fuso, mereka meminta 33.150 kg atau 33 ton,” jelasnya. Sedangkan untuk daerah lain yang terkena banjir dan puso itu, kata Taufik, lebih dulu ditangani kepala daerahnya masing-masing. “Kalau untuk daerah Rambutan, itu kan belum tanam. Jadi yang di Rambutan ini paling hanya terlambat atau mundur sedikit waktu untuk menanamnya, jadi bukan puso,”cetusnya. Dia menambahkan, pihaknya terus memantau dan memonitor perkembangan di lapangan, dimana telah menyiapkan para petugas disetiap kecamatan. “Jadi para petugas ini terus memantau dan memberikan informasi atau laporan mengenai perkembangan yang terjadi di lapangan, sehingga kita dapat dengan cepat menindaklanjuti laporan itu,”tukasnya. HAR
5 Trayek Angkot Dihapus
TRAYEK DIHAPUS PALEMBANG. PE – Lima trayek Angkutan Kota (angkot) di Palembang akan segera dihapus. Kelima trayek tersebut yakni Ampera-Plaju, AmperaKM 5, Ampera-Talang Betutu, Ampera-Sako, dan AmperaBukit. Demikian diungkapkan, H Masripin Toyib, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, kemarin. “Nanti Dishub akan mengganti dengan trayek baru. Ini dilakukan guna memberikan kenyaman bagi penumpang. Seperti angkutan Transmusi yang selama ini hadir memberikan kenyaman bagi masyarakat, dan sekarang sudah ada 170 unit,” ujarnya. Diakui Masripin, jumlah bus Transmusi masih belum maksimal untuk mengangkut penumpang. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) akan berupaya terus menambahnya hingga mencapai jumlah ideal 275 unit. “Sebetulnya penghapusan lima trayek angkot ini sudah diprogramkan sejak tiga tahun lalu. Kita terus berusaha secara
Dalam waktu dekat, sebanyak 5 trayek angkot di Palembang akan dihapus. Tampak angkot dari beberapa trayek disini.
bertahap, salah satunya dengan cara tidak memperpanjang izin trayeknya,” terangnya. Lanjutnya, pihaknya akan menambah 10 trayek angkot baru sebagai transportasi yang mengutamakan kenyamanan dan ramah lingkungan. “Kita akan memprioritaskan jalur-jalur yang banyak pemukiman, seperti perumahan dan komplek-komplek yang membutuhkan angkutan umum,” katanya. Dia menambahkan, 10 trayek angkot yang telah ditawarkan itu diantaranya rute Talang Betutu-Alang-alang Lebar, Talang Kelapa-Alang-alang Lebar, Talang Jambe- Alang-alang Lebar, Perumdam-Talang Buruk, Sukabangun II-KM 5, Jalan Sosial-KM 5, Tegal BinangunPlaju Laut, Kertapati-Panca Usaha, Makrayu-Bukit Besar, dan Way Hitam-KM 5. Diakui Masripin, penghapusan rute menuai tanggapan beragam. Namun, hal itu harus dilakukan sehingga dapat mewujudkan sarana transportasi yang
Perupa Seni Butuh Perhatian Pemerintah
PAMERAN Beberapa lukisan karya Suharno Manaf yang dipamerkan di PIM. FOTO ALHADI FARID / PALPRES
PALEMBANG.PE- Tak ada rotan, akar pun jadi. Begitu pula yang dilakukan oleh perupa Palembang, Suharno Manaf, dalam menggelar pameran tunggal hasil karya seni buatannya di depan kha-
layak ramai. Suharno, yang masih eksis di bidang seni sejak tahun 1957 ini, kembali menggelar pameran tunggal di Palemb a n g In d a h Ma l l ( PI M ) . Menurutnya, tidak masalah
300 Ribu WP Nunggak Pajak PA L E M B A N G . P E – Setidaknya ada 300 ribu Wajib Pajak (WP) yang menunggak kewajiban untuk membayar pajak. Bahkan piutang WP sejak 1998 terakumulasi mencapai Rp 111 miliar. Demikian diungkapkan Agus Kelana, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang, kemarin. Menurut Agus, ternyata piutang setelah pengelolaan perpajakan diserahkan Dirjen Pajak kepada pemerintah daerah pada 2011 lalu, penerapannya baru dimulai pada 2012. “Kita terus bekerja ekstra keras untuk dapat menyelesaikan tumpukan piutang ini, karena kalau tidak bisa diselesaikan dikhawatirkan piutang akan bertumpuk,” bebernnya.
Dia menyebutkan, piutang atas tunggakan yang mendominasi yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu, masalah lain adalah kelengkapan berkas serta keterangan dari wajib pajak yang menunggak banyak, yang telah mengalami perubahan serta menghilang. ”WP banyak yang berubah datanya, misalnya wajib pajak yang sudah meninggal ataupun perubahan nama kepemilikan objek pajak,” kata Agus seraya mengakan ini menjadi sebuah kendala. Untuk itu, beberapa langkah yang akan diambil yakni verifikasi data wajib pajak. Sehingga, nantinya dapat diketahui secara pasti kelengkapan keterangan wajb pajak yang menunggak. DYN
untuk menggelar pameran seni di tengah pusat perbelanjaan, atau pinggir jalan, meskipun sebaiknya ada tempat khusus bagi para pelaku seni memamerkan karya-karyanya.
TRAYEK ANGKOT YANG DIHAPUS: Ampera-Plaju Ampera-KM 5 Ampera-Talang Betutu Ampera-Sako Ampera-Bukit
TRAYEK ANGKOT BARU: Talang Betutu-Alang-alang Lebar Talang Kelapa-Alang-alang Lebar Talang Jambe- Alang-alang Lebar Perumdam-Talang Buruk Sukabangun II-KM 5 Jalan Sosial-KM 5 Tegal Binangun-Plaju Laut Kertapati-Panca Usaha Makrayu-Bukit Besar, Way Hitam-KM 5.
Kendati minim mendapat respon yang baik dari dinas pariwisata, namun hal tersebut tidak mematikan kreatifitasnya dalam berkarya. “Respon pemerintah terkait sangat minim untuk kegiatan seperti ini, apalagi untuk mengembangkan seni lokal,” ujar Suharno Manaf kepada Palembang Ekspres, kemarin. Bahkan dia sangat menyayangkan, untuk ukuran kota besar di Palembang, belum ada Taman Budaya seperti kota-kota lain yang ada di Pulau sumatera. Padahal, kata Suharno, jika tidak dibina dengan bantuan dan perhatian dari pemerintah, bisa saja seni di Palembang hilang begitu saja. Oleh karena itu, Suharno sangat berterima kasih kepada pihak PIM yang bersedia menyediakan tempat secara gratis untuk memamerkan hasil karya seni berupa patung dan lukisan selama satu bulan penuh. Bisa dibayangkan jika pameran yang ia gelar mesti bayar uang sewa, berapa biaya yang dikeluarkan, sementara hasil lelang dan penjualan yang tidak seberapa. Ia tidak menampik, sebagai seorang seniman hasil karya yang
lebih ramah lingkungan. “Nanti, kita upayakan diganti dengan transportasi yang lebih nyaman seperti transmusi,” katanya. Untuk trayek baru, lanjut Masripin, lebih dikonsentrasikan ke kawasan pinggiran kota, yang selama ini memang belum ada angkutannya. Namun, lanjut Masripin, animo pemilik maupun pengelola angkutan kota terhadap trayek baru tersebut masih rendah. “Sejak ditawarkan, sudah ada 5 unit angkot yang melakukan ujicoba untuk jurusan PerumdamTalang Buruk. Bahkan, rencananya akan menambah 5 unit lagi, karena dikawasan tersebut memang belum ada angkot,” ucap dia. Sementara Kepala Bidang Transportasi, Rel dan KA Dishub Palembang, Agus Supriyanto mengungkapkan, pihaknya juga terus melakukan penghapusan bus kota. Dari 550 unit bus kota, saat ini tersisa 102 unit bus kota lagi. “Target kita 2017, zero bus kota sepertinya akan terlaksana.
terjual bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selain apresiasi sebagai salah seorang perupa. Suharno menilai Dinas Kesenian seolah tak ada fungsi dalam pelestarian seni di Palembang. “Jangankan untuk membeli lukisan atau patung yang saya pamerkan, sekedar hadir dan mensuport kegiatan ini saja sepertinya sulit,” lugasnya. Menurutnya, karya seni yang ia pajang tidak terlalu mahal
FOTO NOVA WAHYUDI / PALPRES
Bus kota yang ada sekarang, juga akan dialihkan menjadi feeder ke daerah perbatasan kota,” bebernya. Terpisah Darman (32), salah seorang sopir angkutan kota jurusan KM 5-Ampera, merasa kecewa dengan rencana penghapusan trayek ini. Pasalnya, dirinya sudah lama menjadi sopir untuk trayek angkot yang terbilang gemuk tersebut. “Kalau untuk trayek baru, saya harus menyesuaikan lagi dengan jurusan yang baru itu. Dampak yang paling terasa, pendapatan bakal berkurang,” tandasnya. Sedang Adi, warga Kamboja, menyatakan tak masalah jika trayek angkot, khususnya Ampera-Km5 dihapus. “Tapi harus dipikirkan rute yang selama ini dilalui angkot tersebut, juga harus tetap terlayani. Seperti misal kalau selama ini kita mau ke Gaya Baru sekitarnya (Jl Kol Atmo, red), cukup naik angkot Km 5. Nah, kalau sudah dihapus nanti, apakah rute itu juga dijangkau Transmusi,” ungkap Adi. DYN
hanya berkisar Rp 2,5 juta. Meskipun penikmat seni di Palembang belum begitu tinggi, ia tetap optimis saat lelang patung dan lukisan yang bakal digelar 25 januri mendatang bisa terjual. Dalam pameran kali ini Suharno menampilkan beberapa karya baru ditambah 2 karya yang pernah ditampilkan di tahun lalu. Total 26 karya seni berupa lukisan dan patung kuda, siap dinikmati oleh penikmat seni Palem-
bang. Menurut lelaki kelahiran Palembang 3 April 1948 yang menyelesaikan kuliah di Sekolah Tinggi Seni Rupa ASRI (sekarang ISI Yogyakarta) ini, dia sengaja mengangkat tema “Kuda“ sesuai dengan 2014 sebagai tahun kuda dalam mitologi cina. “Bertepatan pula dengan ulang tahun TVRI Sumsel serta Tahun Baru imlek, jadi saya fokuskan karya dan tema yang sama,” jelasnya. PTR
4
MODUS
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT
TELEPON PENTING Polda Sumsel
:
Poltabes
:
Polsek IB I Polsek IB II Polsek IT I Polsek IT II
: : : :
(0711) 360404/ (0711) 310264 (0711) 513334, (SPK) (0711) 510455 (0711) 353014 (0711) 352973 (0711) 351607 (0711) 713344
Polsek SU I Polsek SU II Polsek S Gerong
: (0711) 510128 : (0711) 510096 : (0711) 596333/ (0711) 598144/ (0711) 598145 Polsek Sako : (0711) 820062 Polsek Gandus : (0711) 7365855 Polsek Sukarami : (0711) 411585 Polsek Kemuning : (0711) 7300930 KPPP Boombaru : (0711) 712386 Pos Laka Pakjo : (0711) 7920902 Kodim 0418 : (0711) 351637vb
Denpom 2/4
: (0711) 351843/ (0711) 374836
LBH Palembang : 0711 356153 E-mail : lbhplg@yahoo.com Posbakum Ikadin Palembang : 0811711830/ (0711) 7081830/ 08197830830 Pemadam Kebakaran : (0711) 312011 PDAM : (0711) 350079 PLN : (0711) 356911(0711) 358355
kriminal
BARU
RSMH Palembang (Sentral) : (0711) 354088 RS Charitas : (0711) 350827 RSI Siti Khadijah : (0711) 311884 RS AK Gani : (0711) 354691 RS Muhammadiyah : (0711) 513144 RS Myria : (0711) 411610 RS Ernaldi Bahar : (0711) 410354 Informasi Telepon : 108 Layanan Telegram : 165 SLI : 100 Pengakuran Jam : 103
&
TERPERCAYA
Gangguan Telepon Ambulance Bandara SMB II Informasi SMB II Vip Room SMB II Lanud STA Kertapati
: : : : : : :
117 118 (0711) 411778 (0711) 413695 (0711) 410159 (0711) 410376 (0711) 515555/ (0711) 510201 ULPK BBPOM Palembang : (0711) 371463 Perusahaan Gas Negara : (0711) 717950
Alex Penyebab Pasutri Tewas Diamankan LAHAT.PE – Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Lahat akhirnya berhasil mengamankan sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan lalulintas yang menewaskan Pasangan Suami Istri (Pasutri) Bahron (44) dan Disnani (37), warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, pada Selasa dini hari (21/1). Truk BG 8094 E yang dikemudikan oleh Alex (50), warga Jalan RE Martadinata Lembayung, Desa Manggul Kecamatan Lahat, diketahui membawa muatan sembako dari arah Kota Baturaja menuju Kota Lubuklinggau. Dalam keterangannya, Alex mengakuan jika dirinya tidak menyadari adanya sepeda motor korban yang diduga menabrak bagian belakang truk miliknya saat melintas di lokasi kecelakaan. “Waktu itu kondisi hujan dan gelap. Aku tidak tahu kalau ada motor yang menabrak dari bagian belakang truk,” ungkap Alex, saat ditemui di Pos Pol Satlantas Polres Lahat, kemarin (22/1).
Meskipun demikian, Alex tidak menyangkal jika dirinya sempat mengganti lampu belakang truknya yang pecah. “Aku ganti lampunya waktu lewat Tebing Tinggi (Empat Lawang). Mungkin lampunya pecah gara-gara ditabrak motor itu,” kilahnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pasutri Bahron (44) dan Disnani (37), warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BG 2415 EO, ditemukan warga telah tewas di Jalan RE Martadinata, Desa Manggul, Kecamatan Lahat, tepatnya didepan dealer Mitshubishi, Selasa (21/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Pasutri itu tewas setelah mengalami luka berat pada bagian kepala akibat terbentur aspal jalan, hingga tewas di lokasi. Sepeda motor korban diduga menabrak bagian belakang truk yang dikemudikan Alex. Kapolres Lahat, AKBP Budi Suryanto SH MSi, melalui Kasat Lantas, AKP Agung Adhitya SIk menegaskan, sopir truk berhasil dia-
mankan setelah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan bukti di lokasi. “Dari keterangan sopir truk, dia tidak tahu ada motor yang nabrak, karena kondisi lokasi yang licin karena hujan dan gelap,” kata Agung. Meskipun demikian, lanjutnya, pihaknya tetap akan melidik sopir truk tersebut. Jika terbukti, sopir truk melakukan tabrak lari, pihaknya akan menjerat supir truk dengan pasal 312 KUHP Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Statusnya masih saksi belum kita ditingkatkan,” pungkas Agung. HKY
INTEROGASI
Alex (kaos garis merah) saat diinterogasi Kasat Lantas Polres Lahat, AKP Agung Aditya dibelakang truk miliknya yang diduga menjadi penyebab kematian pasutri Bahron dan Disnani, pada Selasa dini hari (21/1) lalu. FOTO: HENGKY/PALPRES
Oknum PNS PU CK Terjaring Bawa Sabu PALEMBANG.PE - Kembali oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), terlibat narkoba. Kali ini seorang oknum PNS Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Kabupaten Banyuasin, Meffta Al Sadek (29), yang terlibat kasus narkoba jenis sabu-sabu. Warga Jalan Kebun Bunga, Lorong Cempaka Putih, RT 88 RW 6, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang ini, terjaring razia aparat Polsekta Ilir Timur (IT) II Palembang, Selasa (21/1) sekitar pukul 22.30 WIB, di Jalan Bangau, Kecamatan IT II Palembang. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu harga Rp300 ribu dan satu buah pirek yang dimasukan dalam tas sandang kecil warna hitam yang diletakkan di dalam mobil sedan Honda City warna silver BG 5417 EK. Penangkapan itu bermula dari ja-
jaran Polsekta IT II Palembang menggelar razia cipta kondisi di lokasi penangkapan. Saat menggelar razia itu, melintaslah mobil yang dikendarai tersangka. Begitu melihat ada razia, tersangka sempat berusaha melarikan diri dengan cara menerobos barisan petugas dengan menggunakan mobilnya. Namun, upaya tersangka terhenti setelah dihalangi dengan plang besi pemberitahuan razia. Melihat gelagat mencurigakan, petugas lalu menggeledah mobilnya. Akhirnya petugas menemukan satu paket sabu-sabu dan satu buah pirek yang disimpan dalam tas warna hitam. Kemudian tersangka langsung diamankan ke Mapolsekta IT II Palembang untuk diminta keterangan. Tersangka Meffta mengakui jika sabu-sabu itu miliknya yang diberi temannya di Dinas PU CK Banyuasin
bernama Afif (29), warga Pangkalan Balai Banyuasin. Sabu-sabu itu rencananya bakal digunakan saat bekerja bersama teman-temannya di Dinas PU CK Kabupaten Banyuasin. “Sabu-sabu itu mau digunakan saat bekerja, biar enak. Aku mendapatkan sabu-sabu itu dari Afif, kepala pecong (pimpinan) kami. Jadi setiap kali ada kerjaan besar, kepala pecong kami itu selalu memberi sabu-sabu. Jumlahnya tidak tentu, terserah kami mau ambil berapa. Sudah dua tahun ini aku memakai sabu-sabu,” ucap tersangka Meffta saat memberikan keterangan di hadapan penyidik usai razia, Selasa (21/1). Sementara Kapolsekta IT II Palembang, Kompol Yoga Bagaskara melalui Wakapolsekta, AKP R Pakpahan mengatakan, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan akan dikembangkan lebih lanjut.
“Kita akan kembangkan lagi kasus ini guna mencari pemasok sabu-sabu itu ke tersangka. Untuk barang buktinya akan kita bawa ke Laboratorium Forensik cabang Polda Sumsel,” tegas Pakpahan. Terpisah, Sekretaris Dinas PU CK Kabupaten Banyuasin, Ujang Effendi mengaku, jika memang ada PNS yang bernama Meffta bin Sadeq yang bekerja di salah satu staf bagian Bidang Perencanaan di instansi tempatnya bekerja. “Memang benar PNS itu bekerja di instansi dinas PU CK Kabupaten Banyuasin. Namun, saya belum tahu informasi jika dia telah ditangkap kasus sabu-sabu di Palembang oleh pihak Kepolisian. Nanti, secepatnya saya cek kebenarannya,” katanya. Dalam kasus ini, lanjutnya, dirinya sangat menyayangkan perlakuan yang dialami pegawainya tersebut jika memang itu benar terjadi. Karena dirinya menilai untuk pergaulan dikantor yang
bersangkutan cukup bagus. “Saya tidak menyangka, kalau memang itu terjadi pada pegawainya tersebut, karena dia oranngnya aktif dan penuh tanggung jawab dan ia bekerja sejak tahun 2006, lalu. Kasus ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak yang berwajib, guna pertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya. Ditempat terpisah, dua pengedar narkoba di Kabupaten OKI kembali dicokok aparat Polres OKI di tempat dan waktu yang berbeda. Tersangka dimaksud yakni Saial (32), warga Dusun II, Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam dan Tohir (36), warga Desa Surya Adi, Blok B, RT 2, Kecamatan Mesuji OKI. Tersangka Saial ditangkap jajaran Polsek Pampangan di jalan umum Desa Ulak Depati, Kecamatan Pampangan, pada Selasa (21/1) sekitar pukul 03.20 WIB. Darinya disita barang
Perkosa Gadis, Istri Rela Dimadu
LINTAS KRIMINAL
Buruh Gedung Samsat Ngapung di Sungai MUARADUA.PE - Setelah tiga hari di telan derasnya air Sungai Selabung, akhirnya jasad Widayat (17), warga Berebes Jawa Tengah ditemukan warga Way Bulan, Kabupaten OKU Selatan, yang sedang menambang pasir, kemarin (22/1) sekitar pukul 7.30 WIB. Sosok mayat ditemukan dengan kondisi tubuh sudah mengembang dan menebarkan aroma tak sedap. Belakangan diketahui jika sesosok mayat tersebut adalah Widayat pekerja bangunan yang kini di proyek pembangunan gedung Samsat Muaradua. Informasi yang dihimpun koran ini, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Harun dan Sacek, buruh yang bekerja sebagai penambang pasir tradisional. Saat itu, keduanya sedang mandi di aliran sungai Selabung. “Mayat ini pertama kali ditemukan oleh Harun dan Sacek, saat mereka sedang mandi,” ujar Kapolres OKU Selatan, AKBP Wra Satya Triputra SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Firniyanto SH, melalui Kanit Pidum, Ipda Mardin AL SH. Menurut Mardin, mayat yang ditemukan tersebut atas nama Widayat (17) warga Berebes Jawa Tengah. Korban memang diketahui menghilang tenggelam dialiran sungai Selabung sejak Minggu (19/1) lalu, sekitar pulu 13.00 WIB. “Korban memang dilaporkan tenggelam saat sedang mandi dialiran sungai bersama temantemannya, hari Minggu siang. Sudah tiga hari ini upaya pencarian dilakukan,” ujarnya. Ditambahkan Mardin, korban datang ke OKU Selatan untuk bekerja sebagai buruh bangunan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan gedung Samsat Muaradua. Selama ini, korban tinggal di asrama Polres OKU Selatan bersama buruh lainnya. Saat kejadian korban tenggelam, menurut cerita teman-temannya saat itu korban sedang mandi dan hendak menyeberangi aliran sungai. Namun ternyata korban tidak dapat berenang hingga terbawa arus dan menghilang. “Dari hasil otopsi, korban kita simpulkan sementara meninggal karena tenggelam,” pungkasnya. ZON
bukti narkoba jenis ineks berjumlah 39 butir dan satu paket sabu-sabu. Sebelumnya Senin (20/1) sekitar 21.00 WIB, jajaran Satres Narkoba Polres OKI membekuk Tohir di Desa Kota Baru Kecamatan Mesuji. Darinya juga disita barang bukti berupa 10 paket kecil sabu-sabu dan satu unit timbangan digital. Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat SIk didampingi Kasatres Narkoba, AKP Priyanto SH membenarkan jika pihaknya telah menangkap masingmasing tersangka karena memiliki narkoba jenis sabu-sabu dan ineks. “Sudah kami tegaskan, Polres OKI tidak akan main-main dalam menindak tegas siapapun orangnya yang terlibat narkoba. Baik memiliki, menyimpan, mengedarkan dan keterlibatannya lainnya. Kami siap memberantas peredaran Narkoba,” ucap Erwin kepada Palembang Ekspres. JOE/BUD/IAN
TUNJUKAN LUKA
FOTO: IST
Korban Marhen alias Een dihadapan petugas SPKT Polresta Palembang menunjukan rahang kirinya yang terluka tusuk saat sedang makan model.
Lagi Makan Model, Rahang Kena Tusuk PALEMBANG.PE – Sewaktu sedang sarapan Model, Marhen alias Een (31), malah terlibat adu mulut dengan tetangganya bernama Maman (30). Bahkan, keributan itu berujung dengan rahang kirinya kena tusuk hingga harus dijahit sebanyak 10 jahitan dan lengan kanannya sebanyak enam jahitan. Peristiwa itu terjadi disebuah warung pempek di dekat rumah keduanya di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Jaya Laksana, RT 9 RW 9, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Sealsa (21/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Keributan itu bermula dari korban Een yang lagi makan model di warung pempek milik Nurhayati tak jauh dari rumahnya. Tak lama kemudian datang pelaku Maman yang juga hendak makan pempek di warung itu.
Melihat itu, lalu korban mengatakan kepada pelaku untuk jangan makan didekatnya, karena korban benci dengan korban. “Aku bilang dengan dia (pelaku, red) kalau aku benci dengan dia, tapi dia masih saja mendekati aku,” ucap korban Een saat melaporkan kejadian itu ke Sentar Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, kemarin (22/1). Ternyata omngan korban itu dibalas pelaku dengan kata-kata korban sepertinya melawan sekali, sehingga pelaku menyuruh korban untuk menunggu sembari pulang kerumahnya. Tak lama berselang datang pelaku lagi dengan dua buah Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau di kedua tangannya. Melihat itu korban juga mencabut pisaunya.
Namun, perkelahian itu sempat ditahan warga yang melihatnya. Kemudian pelaku tiba-tiba berontak dari pegangan warga dan langsung menusuk korban hingga mengenai rahang kiri dan pergelangan tangan kanannya. “Waktu menyerang aku, dia memakai pisau rencong dan aku juga bawa pisau. Sebelumnya kami memang ada ribut, garagara aku menyuruh dia menagih hutang soal duit sayuran. Baru sekali ini kejadian seperti ini,” ungkap korban Een. Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddim Ginting MSi melalui Kasat Reskrim, Kompol Djoko Julianto SIk MH membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dari korban. “Laporan dari korban sudah kita terima dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tukasnya. JOE
PALEMBANG.PE – Walaupun sudah memiliki istri dan dua anak perempuan, ternyata Bengky Anergi alias Melki (30), warga Jalan Sukabangun 2, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang tetap saja melirik wanita lain. Bahkan, tukang ojek ini dengan nekatnya memperkosa seorang gadis dibawah umur sebut saja Mawar (17), tetangganya sendiri yang juga dijadikannya sebagai pacar. Namun, ulah perbuatannya itu, warga asli Kalianda, Provinsi Lampung ini, dilaporkan korban sehingga ditangkap aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Palembang, saat sedang mengojek di kawasan Sukabangun 2 Palembang, pada Selasa pagi (21/1). Uniknya, sewaktu berada di Mapolresta Palembang, istri tersangka Melki bernama Sel (28) yang menjenguknya, memohon kepada petugas untuk tidak menahan suaminya, dan dirinya rela di madu. “Aku bersedia dimadu asalkan suami aku tidak di penjara. Karena kasihan dengan anak-anak. Aku tidak bekerja, jadi siapa yang mau memberi nafkah kami,” ucap Sel sembari menggendong seorang anaknya yang masih kecil saat menjenguk tersangka Melki diperiksa di Unit PPA Satuan Reskrim Polresta Palembang, kemarin (22/1). Terbongkarnya peristiwa perkosaan itu, saat korban pada Senin malam (20/1) menangis di sekitaran Jalan Sukabangun 2 Palembang. Ketika itu, korban bertemu seorang tukang ojek yang juga tetangganya bernama Alwi (40). Lalu Alwi bertanya dengan korban penyebabnya menangis. “Korban lalu menjawab kalau lagi kesal dengan pacarnya, karena SMS dan telponnya tidak diangkat. Setelah ditanya kenapa mesti menangis, korban bilang sudah diperkosa pacarnya itu,” ungkap Alwi yang ikut mendampingi korban diperiksa.
Usia mendapat pengakuan dari korban, lalu Alwi melaporkan kejadian ini kepada keluarga korban. Ketika itulah, baru terungkap, jika korban sudah pacaran sejak satu bulan lalu dengan tersangka. Sementara kakak perempuan korban bernama Olan (25) mengatakan, keluarganya memperkirakan aksi perkosaan itu terjadi pada Rabu (15/1) lalu. Karena hari itu, adiknya diketahui pulang malam. “Kalau ditanya hari dan tanggal, adik aku tidak tahu. Adik aku itu hanya tamatan SD kelas satu dan berhenti sekolah gara-gara enam kali tidak naik kelas. Jadi kalau ditanya masalah itu pasti tidak tahu. Tapi adik aku ingat pasti kejadian yang dialaminya,” terang Olan. Diungkapkannya, kejadiannya bermula dari adiknya yang diajak jalan oleh tersangka menggunakan motor ojeknya ke kawasan Jalan Baru tembusan Bandara SMB II Palembang. Lalu di semak-semak, tersangka memaksa adiknya untuk memegang dan mengoral kemaluan tersangka. “Hanya saja waktu itu adik aku menolaknya. Lalu, adik aku diajak jalan ke kuburan China Sukawinatan. Ditempat itu, tersangka minum minuman keras dan mencoba merecoki adik aku, tapi adik aku tidak mau dan minta air putih. Nah, saat itulah tersangka memperkosa adik aku. Tidak mungkin adik aku bohong dengan kami karena lugu,” ungkapnya. Tersangka Melki membantah tuduhan perkosaan tersebut. Sebabm dirinya yang baru enam bulan tinggal di Palembang ini hanya tiga kali bertemu dengan korban di pangkalan ojek, itupun dikejar-kejar oleh korban. Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Djoko Julianto SIk MH melalui Kanit PPA, Ipda Imelda Rahcmat membenarkan jika pihaknya telah mengamankan tersangka. JOE
SAMBUNGAN S E M A NG AT
B A R U
&
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
T E R P E R C AYA
DISTAMBEN SP-1 SPF
Terkait Pelanggaran PT SPF INDRALAYA. PE - Diamdiam pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) melalui Dinas Pertambangan, Energi, dan Lingkungan Hidup (Distamben LH) menindaklanjuti persoalan di perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu, PT Sumatra Prima Fiberboard (SPF), dengan memberikan Surat Peringatan (SP) 1. Menurut Kepala Distamben LH Kabupaten OI, Taher Ritonga melalui Sekretaris Dinas, Trisnopilhaq ST MIs didampingi
“Kami Hanya
Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup, Abdul Her SSos MIs, SP-1 tersebut tertanggal 8 Januari dengan No 660/007/ PELH/2014 yang diberikan pihaknya baru-baru ini. “Ada lima poin dalam surat itu. Yang pasti, apabila PT SPF tidak segera melaksanakan perbaikan maka SPF dengan sengaja melanggar, baku mutu air limbah, baku mutu air udara ambien, atau baku mutu gangguan, dengan demikianlah, SPF melanggar Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009,” te-
rangnya. Dibeberkannya, kelima poin tersebut di antaranya, belum tersedianya Gudang LB3 dan belum memiliki Izin TPS LB3 seta tidak pernah menyampaikan laporan LB3. Yang kedua, belum pernah melakukan registrasi ulang IPLC yang wajib di lakukan setiap 2 tahun sekali sesuai SK IPLC yang dikeluarkan pada 28 Oktober 2009. Tiga, Tidak melakukan pengelolahan limbah padat berupa serbuk kayu, yang terhampar begitu saja di tem-
...........................................................DARI�HALAMAN�1
saja. Kalau sudah diantarkan barulah kami diberi upah. Tapi belum tahu berapa mau diupahnya. Pas mengantarkan sabusabu itu kami ditangkap Polisi,” ungkap Apek diwawancarai di Mapolres Palembang, kemarin. Apek dan Tomi sendiri diyakini aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang yang menciduk keduanya bersama barang bukti sabu-sabu seberat 100 gram seharga Rp115 juta, setelah melakukan transaksi dengan petugas di pelataran parkir KFC Kambang Iwak (KI), Jalan Merdeka, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Kamis (16/1) pukul 20.00 WIB. Kedua tersangka, Tomi Giri Wijaya (25), warga Jalan Panggeran Antasari, Lorong Terusan Darat, No 163, RT 5 RW 3, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang dan Adi Kusworo alias Apek (27), warga Jalan TAA, Lorong Teratai, RT 30 RW 11, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang. Saat ditangkap keduanya dipancing masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia petugas untuk melakukan serah terima. “Kedua tersangka adalah jaringan lintas Provinsi dan lintas Kota. Kami berhasil memancing keduanya dan berhasil menangkapnya dengan barang bukti 100 gram sabu-sabu,” kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting didampingi Kasat Narkoba, Kompol Suryadi saat menggelar press rilis penangkapan tersangka narkoba, Rabu (22/1). Dikatakan Ginting, jaringan narkoba sudah sangat mengkha-
watirkan. Di mana para pemain narkoba, mulai dari bandar dan kurir memiliki bidikan pelajar sebagai target pasar. Artinya pihak Kepolisian sebagai garda terdepan dinilai harus giat untuk menangkap dan membumi hanguskan peredaran narkoba yang berani masuk ke daerah hukumnya. “Pelajar sudah menjadi target pasar bandar besar narkoba. Peredaran dari jalur darat, laut dan udara semuanya menjadi jalan masuk mereka. Apa lagi Palembang salah satu daerah perlintasan di Indonesia,” terangnya. Selain dua bandar sabu-sabu yang berhasil ditangkap, Satres Narkoba Polresta Palembang hampir membidik bandar besar ineks di Palembang. Penangkapan itu berlangsung di Lorong Lorok Tapak Ning, Kelurahan 14 Ilir Kecamatan IT II Palembang, pada Jumat (17/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Sayangnya, dalam penangkapan itu, petugas tidak berhasil menangkap bandarnya bernama Haris karena berhasil melarikan setelah melepaskan tangannya dari sergapan. Petugas hanya mendapati barang bukti ineks sebanyak 300 butir warna kuning logo Mitsubishi. “Waktu transaksi, anggota kita sudah menunjukan uang untuk membeli inkes itu. Setelah barang dipegang anggota kita dan uang mau diserahkan, pelaku sadar kalau sedang bertransaksi dengan polisi. Langsung saja bandar berinisial Hr lari tanpa megambil uang itu,” ungkap Ginting. Tak hanya itu, aparat Satres Narkoba Polresta juga mengamankan pelaku lainya, yakni Erwin Hutagalung (35), warga Jalan
Bupati Lahat
.............................................................DARI�HALAMAN�1
mengklarifikasi dan dipertemukan dengan artis jebolan kontes dangdut di salah satu stasiun teleivisi swasta nasional tersebut. “Saya siap mempertanggungjawabkan pernyataan itu. Saya minta Citra KDI agar mengungkap bupati mana yang dia sebut pada acara Shoimah Show. Karena saya dan istri saya tidak pernah mengenal dan bertemu dengan Citra KDI,” tegas Aswari kepada sejumlah wartawan
di rumah dinasnya, kemarin. Aswari menambahkan, klarifikasi ini bertujuan agar masyarakat tidak salah persepsi dengan pernyataan Citra KDI di acara Shoimah Show tersebut. “Demi Allah, saya tidak pernah mengenal dan berhubungan dengan Citra KDI, silahkan Citra ungkap identitas bupati yang dia sebut itu,” tambahnya. Untuk diketahui, pada acara yang ditayangkan stasiun Trans TV tersebut, Citra Ria
Usut SPH Palsu Ispektorat Kabupaten Banyuasin, Subagio, Rabu (22/1). Dia menegaskan, berdasarkan pemeriksaan terhadap camat rambutan dirinya mengaku tidak pernah menandatangani surat SPH tersebut. Sehingga tanda tangan camat yang ada dalam SPH tersebut merupakan tanda tangan palsu. Menurut dia, kemungkinan besar terdapat oknum yang bermain untuk menerbitkan SPH tersebut serta diperjualbelikan. Sehingga telah membuat sebagian hutan lindung tersebut kini digarap oleh warga. “Pemalsuan tanda tangan itu yang kami minta diusut, karena camat dalam hal ini telah membantah menandatangani SPH tersebut,” tegasnya. Pihaknya, sejauh ini hanya dapat melakukan penanganan
Tragedi Masa Setiap pagi suamiku harus sudah berada di tempat seminar di lantai 2 pada jam 7 pagi. Apalagi sebagai anggota rombongan yang termuda dia seperti kena pelonco, segala hal yang timbul selalu larinya ke dia. Untung suamiku bertype “positive thinking” dan selalu penuh semangat dalam melaksanakan semua tugasnya. Sesaat setelah suamiku me-
Letda A Rozak, Lorong Sukarame, RT 16 RW 4 kelurahan Duku, Kecamatan IT II Palembang yang ditangkap dirumahnya dengan barang bukti tujuh paket sabusebu serebat 18 gram yang disimpan di remote TV, pada Senin (20/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Lalu Gito Susanto (30) dan Rosidi (31), yang ditangkap dengan barang bukti, tujuh paket sabu-sabu di Jalan Daruhamah, Lorong Tembusan RT 32 RW 11, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju Palembang, pada Senin (20/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Kemudian Herawati (30), warga Jalan Lettu Karim Kadir, Lorong Keluarga, RT 10, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang dan suaminya Sofyan (30), dengan barang bukti dua paket sabu-sabu. Pasangan suami istri ini ditangkap pada (16/1) sekitar pukul 22.30 WIB. Selanjutnya, Hendra Wijaya (30), warga Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan, Lorong Sepakat, RT 12 RW 5, Kelurahan Karang Anyar Gandus, yang ditangkap pada (17/1) sekitar pukul 11.30 WIB, dengan barang bukti empat paket sabu-sabu seberat 20 gram. Terakhir, ditangkap M Dali (22), warga Jalan Kebun Bunga, Lorong Seroja III, RT 38 RW 5, kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang yang ditangkap di Jalan TAA Kecamatan Sukarami pada (18/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Darinya ditemukan dua paket sabu dan 20 butir ineks warna kuning didalam kotak rokok. “Kesembilan tersangka, dijerat pasal 112 ayat 1 dan 2 Undang Undang narkoba, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegas Ginting. JOE
KDI membantah tudingan rekannya yang mengatakan kedekatannya dengan salah satu Bupati di Sumsel. Citra juga membantah telah menerima transferan sejumlah uang dari Bupati tersebut. “Saya memang tidak punya hubungan dengan Bupati itu, silahkan bapak Bupati Lahat klarifikasi tidak apa-apa, karena memang saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Bapak,” kata Citra dalam acara itu. HKY
...................................................DARI�HALAMAN�1
dari sudut pandang pememerintahan. Apakah ada kelalaian baik sengaja ataupun tidak sengaja yang dilakukan aparatur pemerintahan. Sementara itu, Camat Rambutan, Asmi saat dikonfirmasi menegaskan dirinya selaku camat sama sekali tidak mengetahui akan penerbitan SPH palsu tersebut dan beberapa surat yang lainnya prihal lahan padang sugihan di Kecamatan Rambutan. “Saya sama sekali tidak mengetahui bagaimana surat tersebut dapat terbit, tanda tangan itu adalah palsu, termasuk cap Kecamatan Rambutan juga telah dipalsukan,” ungkapnya. Dia mengaku belum akan melaporkan pemalsuan tanda tangan kepada pihak yang berwajib karena pihaknya menghormati proses pemeriksaan dari
Inspektorat. Namun, sejauh ini belum ada pihak yang merasa dirugikan akan penerbitan Surat tersebut. “Jika memang ada pihak yang merasa dirugikan dan melapor kepada pihak kepolisian, saya bersedia menjadi saksi, karena saya pun merasa ditipu oleh oknum tersebut,” pungkasnya. Sebelumnya, ratusan warga dari sejumlah Desa di kecamatan rambutan berunjukrasa di Pemkab Banyuasin. Masyarakat menyuarakan perambahan hutan Marga Satwa Padang Sugihan yang semakin menjadi-jadi. Warga menuding adanya penerbitan SPH yang dilakukan pemerintah kecamatan bersama dengan oknum Kades. Sehingga para penggarap dapat mengusahakan lahan tersebut berdasar surat SPH. BUD
...........................................................DARI�HALAMAN�1 masuki ruang penataran aku sempatkan jalan-jalan di seputar hotel kemudian mencari book store untuk membeli koran pagi. Sesudah duduk sebentar di lobby, aku balik ke kamar untuk mencoba telepon ke rumah sekedar ‘check rechek’ kegiatan pelayanku di rumah. Kemudian duduk santai membaca koran di balkon kamarku yang berpanorama atap-atap
kampung sambil minum coklat instant yang tersedia di setiap kamar hotel ini. Bosan membaca koran aku buka channel TV sana-sini yang juga membosankan. Aku berpikir mau apa lagi, nih. Akhirnya sekitar jam 9 pagi aku berpikir sebaiknya aku turun ke lobby sambil mencuci mata melihat etalase toko di seputarnya. BERSAMBUNG
pat terbuka. Empat, kolam IPAL belum memenuhi syarat sebagai kolam pengelolahan limbah cair (LC) belum permanen dan tidak ada alat ukur debit. Dan lima, Kondisi dan kerja sama dengan pihak LH Kabupaten OI, kurang baik, sehingga pengawasan tidak terjadwal, padahal merupakan komitmen perusahaan yang tersurat dalam UKL UPL. “Ini berdasarkan hasil pengawasan dan pantauan, rutin bidang lingkungan hidup. Distamben LH Kabupaten OI,”
imbuhnya. Lebih jauh kata dia, persoalan ini juga sudah disampaikan kepada Bupati OI, Ir H Mawardi Yahya, dan sudah mendapat rekomendasi untuk memberikan SP-1 kepada pihak PT SPF. “Surat ini juga ada tembusan ke pihak BLH Provinsi Sumsel. Ya, kita tidak main-main dalam hal ini,” tegasnya. Kalau tidak ada tindak lanjut dari pihak perusahaan tambah Trisno, pihaknya kembali akan melayangkan SP-2 hingga SP-3. “SP-3 baru kita tembuskan ke
Dahlan ‘Kabur’ Begitu terbangun, Dahlan berdiri memperhatikan para pengungsi yang masih tertidur nyenyak. Kecuali, petugas jaga termasuk relawan, TNI, Polri, dan beberapa orang yang tak tidur. Dahlan kemudian keluar menuju dapur untuk melihatlihat petugas dapur umum yang sudah bangun dan sedang memasak untuk sarapan pagi pengungsi. Dahlan pun menyalami satu persatu petugas yang sedang memasak. Mereka pun terlihat sangat senang menerima salam dari Dahlan Iskan. Selesai berkeling di dapur, jam menunjukkan pukul 04.05 WIB, Dahlan lalu mengajak Camat Brastagi untuk keluar menggunakan mobil. Diikuti oleh kepala desa, Dahlan naik mobil menuju arah gunung Sinabung. “Mau kemana? Ini pagi sekali,” tanya Camat kepada Humas BUMN Faisal yang mendampingi Dahlan Iskan. Yang menyopiri mobil tersebut diambil alih Staf Khusus Kementerian BUMN, Abdul Aziz. Nah, Aziz terpaksa menjadi sopir sementara karena sopir yang membawa Dahlan Iskan masih terlelap tidur di Jambur tersebut. Di perjalanan Dahlan meminta untuk diantar ke Desa Jeraya, Desa Pintu Besi Kecamatan Simpang 4. Lokasi desa berada 3 kilo meter dari gunung Sinabung. Tentu saja Camat yang ikut bersama Dahlan terheran karena Dahlan mengetahui nama desa itu. “Kok Pak Menteri tahu nama desa itu?” tanya Camat tersebut. “Tadi malam sambil tidurtiduran di Jambur, di samping saya, ada dua anak SMP yang memberitahu saya kalau mereka berasal dari desa itu. Desa mereka katanya hancur. Jadi saya mau tahu kondisi desanya,” kata Dahlan. Sesampainya di desa tersebut, kabut masih tebal. Dahlan bersama staf dan camat lalu turun dari mobil. Debu vulkanik pun menyirami kepala mereka. Pak Camat pun sempat meminta maaf kepada Dahaln karena lupa membawa masker. Selesai berkeliling di desa tersebut, Dahlan menuju Desa Naman yang berada sekitar 4 km dari Gunung Sinabung. Sesampai di sana Dahlan melihat ada 2 warga sedang salat subuh, yakni Ustadz Ahirta Sitepu dan Rio. Dahlan pun lalu bergegas salat juga. Usai salat, Dahlan ngobrol dengan Ustadz Ahirta Sitepu dan Rio. Dari keterangan keduanya, mereka tidak mengungsi karena menjaga desanya. Saat di desa itu, Dahlan me-
liga utama di Angola, merupakan sosok legiun asing yang tepat untuk melengkapi kouta yang diterapkan PT Liga bagi setiap kontestan Indonesian Super League (ISL) musim ini. Bahkan Robert berujar tidak mudah untuk merekrut pemain kelahiran 6 April 1985 ini lantaran baik tim yang ada di Indonesia maupun luar negeri juga sangat tertarik mengunakan servis pemain yang sudah mengenakan jersey Kamerun 5
Piton Keluar membuncit yang diduga sehabis memangsa seekor kambing milik warga sekitar. Devi (35), salah seorang warga Desa Sungai Kunyit mengatakan, seekor ular piton yang keluar dari rawa yang tidak jauh dari pemukiman warga. “Ula tersebut habis makan kambing warga,” kata dia. Selain itu, diduga ular piton tersebut keluar lantaran terseret
di poin 2, itu tidak benar, kami sudah melakukan Registrasi ulang IPLC yang wajib dilakukan setiap 2 tahun sekali sesuai SK,” tukasnya. Diberitakan sebelumnya, berbicara limbah PT SPF yang bergerak di bidang pengolahan kayu untuk fiber ini tak ada habisnya. Betapa tidak sejak berdiri tahun 2003 lalu masalah limbah PT SPF ini tidak ada penyelesaian. Bahkan, masalah limbah yang berupa debu dan bau yang tidak sedap ini makin menjadi. VIV
........................................................................................................DARI�HALAMAN�1
lihat jelas lahar panas turun dari gunung. Pagi itu rupanya Gunung Sinabung kembali memuntahkan laharnya. Saat yang sama, anjing-anjing yang tak memiliki tuan lagi karena ditinggal mengungsi, saling menggonggong saat terjadi letusan yang mengeluarkan asap sangat hitam. Setelah memperhatikan peristiwa alam tersebut dan melihat kondisi desa yang tak lagi berpenghuni, Dahlan pun lantas pamit kepada dua ustadz tadi. “Subhanallah, ada Menteri pagipagi ke sini melihat desa kami, menginap dengan pengungsi. Jarang seperti ini,” ujar Ustadz Ahirta Sitepu yang mengantar Dahlan berpamitan. Jam menunjukkan pukul 05.58 WIB, Dahlan dan stafnya lalu kembali ke Brastagi, ke tempat semula di Jambur Taras. Tiba di Jambur, Dahlan kemudian disambut anak-anak pengungsi yang akan berangkat ke sekolah. Mereka sudah menanti Dahlan untuk berpamitan sekolah. Dahlan pun langsung menyalami anak-anak tersebut satu persatu sambil berpesan agar giat belajar. Dahlan kemudian masuk ke dapur pengungsi untuk mengecek masakan sarapan pengungsi. Dahlan juga sempat bermain dan menggendong anak pengungsi dalam pangkuannya. Setelah itu, Dahlan pun kemudian berpamitan kepada pengungsi untuk melanjutkan perjalanan menuju posko pengungsi lainnya. Beruntung, wartawan Sumut Pos (Jawa Pos Grup), Laila Azizah diperbolehkan naik satu mobil bersama Dahlan Iskan. Dahlan duduk paling depan di samping sopir, sedangkan wartawan Sumut Pos duduk di bangku tengah dengan diapit dua staf Kementerian BUMN, Aziz dan Faisal. Dahlan menolak saat diwawancari terkait konvensi Demokrat maupun soal pencapresan dirinya di 2014. Ia hanya mau berkomentar soal Sinabung. Soal penanganan pengungsi Sinabung, Dahlan menilai kalau adat Karo, misalnya tiap jambur ada di tiap desa membuat pengungsi menjadi lebih baik dibanding pengungsi bencana lain di Jawa yang hanya menggunakan tenda. “Jambur sangat besar, lantainya bagus dan biasanya kalau ada pesta di jambur orang duduk di bawah sehingga pengungsi saat ini merasa cukup nyaman di jambur tanpa tempat tidur. Lalu, di jambur ada dapur umum sudah jadi. Dapurnya permanen dan ukurannya besar-besar sekali. Wajan yang besar-besar mereka sudah punya, tanpa ada
Frank Gabung
Menteri LH. Kalau untuk menyetop operasi SPF kita tidak berwenang. Setelah SP-3 kita ajukan, itu wewenang Kementrian untuk mensanksi tegas pihak SPF,” tukasnya. Terpisah pihak PT SPF melalui bagian Humasnya, Dedi mengakui, pihaknya sudah menerima SP-1 dari pihak Pemkab OI, dan pihaknya berjanji akan memperbaikinya dengan segera. “Ada beberapa poin yang kita sanggah dalam surat yang diberikan pihak Dispenda, itu
5
bencana, mereka sudah punya wajan besar. Kemudian alat untuk menggoreng ukuran besar juga mereka juga punya. Toiletnya juga sudah banyak dan permanen juga, itu yang mendukung. Jadi penanganannya sudah bagus,” kata Dahlan yang kemudian bergegas turun dari mobil karena sudah tiba di pengungsian Universitas Karo (UKA). Di lokasi ini Dahlan sempat menyantap sarapan bersama pengungsi. Mereka makan di atas sehelai tikar dengan menu sarapan yang sederhana, sayur dan telur. Dalam sarapan bersama itu, para ibu-ibu pengungsi mengeluhkan kepada Dahlan kalau mereka sudah lama tak mengunyah sirih karena tak memiliki uang. Keluhan itu langsung ditanggapi Dahlan dengan memberikan uang sirih sekitar Rp 15 juta yang merupakan dana bantuan dari perusahaan BUMN. Mendapat bantuan itu, ibu-ibu pengungsi langsung merasa senang dan bersorak gembira. Bersama iring-iringan rombongan dan ditemani Dewan Pertimbangan Presiden, TB Silalahi, Dahlan juga melihat posko pengungsian di GBKP Kota Kabanjahe, Masjid Agung, Posko Utama Tanggap Darurat, dan Paroki Katolik Kabanjahe. Saat mengunjung posko Paroki Katolik Kabanjahe, Dahlan menyempatkan diri memborong kue nastar Sinabung hasil kreasi ibu-ibu di pengungsian. Dahlan sempat berbincang kepada ibu-ibu di pengungsian itu soal aktivitas pembuatan kue nastar dan proses penjualannya. Dahlan pun mendapat penjelasan panjang lebar. Hingga kemudian, Dahlan pun ikut memborong kue nastar Sinabung itu. Sekitar Rp6 juta dikeluarkan Dahlan untuk membeli kue-kue itu. Para ibu-ibu di pengungsian senang bukan kepalang. Aktivitas membuat kue ini memang diajarkan ke para pengungsi oleh para relawan. Di sela-sela menunggu redanya Sinabung ibu-ibu diajari cara membuat kue. Diharapkan dengan membuat kue ini mereka bisa mandiri. Kue itu dijual Rp 35-50 ribu per toples. Kue dijual hingga ke Medan. Namun kendala yang masih dihadapi soal sarana dan prasarana. Oven untuk memanggang kue masih kurang. Karenanya kepada Dahlan mereka juga meminta bantuan sarana itu untuk menunjang produk kue nastar Sinabung. Di Paroki Katolik tersebut, Dahlan menyaksikan erupsi bersama puluhan pengungsi, wartawan, dan pejabat BUMN yang mendampingi kunjungan
itu. Ketika dipertanyakan tentang usulan agar erupsi Gunung Sinabung dinyatakan sebagai bencana nasional, Dahlan mengaku tidak dapat memberikan pendapatnya. “Saya tidak berkompeten menjawab itu. Mengenai definisi bencana nasional, sudah ada yang ahli,” ucapnya. Menurut dia, masyarakat sebaiknya tidak terjebak pada kategori atau status bencana yang sedang dihadapi, tetapi lebih fokus pada penanganan yang diberikan, terutama terhadap masyarakat yang mengungsi. “Menurut saya penanganan erupsi Sinabung sudah bagus,” kata mantan Dirut PLN tersebut. Dalam kesempatan wawancara bersama wartawan di Paroki, Dahlan mengatakan kalau kunjungan untuk melihat kondisi pengungsi agar bisa menyalurkan bantuan paling pas nantinya. “Saya kemari untuk mengetahui perasaan pengungsi. Bila kondisi ini panjang, maka penanganannya harus khusus. Sebaiknya didengar orang yang paling ahli menangani bencana, apakah direlokasi atau tidak. Saya tidak malu tak memberi bantuan karena yang pertama selama erupsi BUMN sudah mengalirkan bantuan. Saya sengaja tidak belanja dulu. Saya ingin melihat dulu sehingga pulang dari Sinabung, nanti di Medan saya akan bicara dengan teman-teman BUMN, bantuan yang mau diwujudkan dalam bentuk apa,” beber Dahlan. Sebab, kata Dahlan, bantuan jangan diwujudkan yang tidak diperlukan pengungsi. Misalnya di UKA, mereka malah minta dibelikan sirih. “Ibu-ibu di UKA semua mengadu tak makan sirih lagi. Kan saya salah kalau saya beli garam, ternyata dibutuhkan sirih. Sehingga akhirnya saya beli sirih. Seperti itu contoh kecilnya,” sambung Dahlan. Menurut Dahlan, bantuan yang akan disalurkan BUMN tergantung kebutuhan. Misalnya bea siswa untuk perguruan tinggi. “Saya tidak bisa langsung bilang akan memberikan bea siswa kepada anak pengungsi yang di perguruan tinggi. Saya tak mau over akting. Saya akan telepon Menteri Pendidikan dulu, sudah ada bea siswa atau belum. Nanti kalau bea siswa udah ada, kita akan alihkan uang untuk apa lagi. Memang kami terpikir memberikan bea siswa. Intinya BUMN siap masuk ke bidang yang belum ada yg menangani dalam memberikan bantuan,” tukas Dahlan menyebutkan, kemarin BUMN telah menyalurkan bantuan sekitar Rp5 milar. ILA/ NANANG/JPNN
...........................................................................................................DARI�HALAMAN�1
kali ini dengan mencetak 1 gol. Terlebih kemampuan sang gelandang sangat baik dan selalu bisa tampil apik dalam setiap klub yang dia bela. “Pelatih sangat berminat agar Manajemen bisa mendapatkan Frank karena pemain ini masuk dengan skema dan formasi tim musim ini. Syukur alhamdulillah sejauh ini setelah kita menjalin komunikasi bisa dikatakan hampir 99 persen Frank akan menjadi pemain SFC. Setelah itu baru
kita akan umumkan kepada publik,” tandasnya. Untuk itu Robert menuturkan, tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) tidak harus mencemaskan lagi penampilan lini tengah SFC dengan kehadiran eks pemain Zamalek SC ini. Selain Frank pernah bermain di liga Eropa dan Afrika sang pemain juga pernah menjadi kapten Timnas. Sehingga menurut pihaknya, skill dan kualitas pemain yang selalu mengenakan nomor
jersey 10 yang terakhir dirumorkan akan bergabung bersama Persiba Balikpapan itu akan menjadi sosok yang bisa mengatasi permasalahan lini tengah SFC sejauh ini. “Jadi kita harapkan nanti setelah bergabung Frank bisa cepat beradaptasi dengan gaya permainan SFC. Sehinga saat menghadapi Persib Bandung nanti dia sudah bisa mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimiliknya,” pungkasnya. JAN
..................................................................................................................DARI�HALAMAN�1 air banjir yang sudah sepekan terakhir merendam sejumlah desa di wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Tak pelak, temuan ular piton yang menggegerkan itu membuat warga sekitar sedikit cemas akan kehadiran satwa liar lainnya. “Khawatir kalau sudah melihat ular seukuran ini makan kambing,
apalagi sudah memasuki sekitar pemukiman,” ujarnya. Sementara itu, Sani (36), warga yang kebetulan melintas di sekitar akses jalan tempat penangkapan ular piton tersebut menjelaskan, oleh warga ular itu diikat dan sempat diseret menggunakan motor. Bahkan informasinya, ular itu sudah dalam kondisi lemas. “Mungkin mau dijual oleh yang nangkapnya.
Sebab kondisi ular sudah lemas saat ditangkap,” tuturnya. Dia menambahkan, masih banyak satwa liar lainnya seperti babi hutan yang sering melintas di tengah pemukiman warga. “Memang kalau banjir, babi hutan dan ular keluar dari dalam persembunyiannya. Bahkan untuk ular, sering memangsa hewan ternak seperti ayam dan kambing,” pungkasnya. IMR
6
ALL SPORT
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT BARU & TERPERCAYA
KLASEMEN PREMIER LEAGUE 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Arsenal Manchester City Chelsea Liverpool Tottenham Hotspur Everton Manchester United Newcastle United Southampton Aston Villa Hull City Norwich City Stoke City West Bromwich Albion Swansea City Crystal Palace Fulham West Ham United Sunderland Cardiff City
22 22 22 22 22 21 22 22 22 22 22 22 22 21 22 22 22 22 22 22
16 16 15 13 13 11 11 11 8 6 6 6 5 4 5 6 6 4 4 4
3 2 4 4 4 8 4 3 7 6 5 5 7 9 6 2 1 6 6 6
3 4 3 5 5 2 7 8 7 10 11 11 10 8 11 14 15 12 12 12
43-19 63-25 43-20 53-28 29-26 34-19 36-27 32-28 29-25 22-29 22-28 18-35 22-36 23-28 27-33 14-31 22-48 22-33 21-36 17-38
51 50 49 43 43 41 37 36 31 24 23 23 22 21 21 20 19 18 18 18
16 16 16 11 11 9 8 7 7 7 6 7 6 5 5 5 5 3 5 2
3 3 2 4 3 6 7 4 3 3 6 3 4 6 6 4 4 7 1 5
1 1 2 5 5 5 5 9 10 10 8 10 10 9 9 11 11 9 14 13
54-13 48-12 58-21 39-21 32-24 38-30 37-31 23-25 26-31 19-25 19-28 22-33 17-29 19-24 19-28 23-32 21-40 21-33 19-47 16-43
51 51 50 37 36 33 31 25 24 24 24 24 22 21 21 19 19 16 16 11
18 14 13 12 8 10 7 7 7 7 6 7 5 4 6 4 3 4 3 3
1 5 4 4 8 2 8 8 6 5 7 3 6 9 2 5 8 5 4 4
1 1 3 4 4 8 5 5 7 8 7 10 9 7 12 11 9 11 13 13
50-14 42-10 43-22 37-20 38-24 34-31 33-27 31-27 26-28 20-24 32-30 21-29 24-31 19-29 20-31 15-26 19-35 21-43 16-36 13-37
55 47 43 40 32 32 29 29 27 26 25 24 21 21 20 17 17 17 13 13
RAIH NILAI SEMPURNA
KLASEMEN LA LIGA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Barcelona AtlĂŠtico Madrid Real Madrid Villarreal Athletic Club Real Sociedad Sevilla Espanyol Valencia Granada Levante Getafe Osasuna MĂĄlaga Elche Celta de Vigo AlmerĂa Real Valladolid Rayo Vallecano Real Betis
20 20 20 20 19 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 19 20 20
KLASEMEN SERIE-A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Juventus Roma Napoli Fiorentina Internazionale Hellas Verona Torino Parma Lazio Genoa Milan Atalanta Sampdoria Cagliari Udinese Chievo Bologna Sassuolo Livorno Catania
20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20
INGGRIS.PE - Manchester City memastikan diri lolos ke final Capital One Cup setelah menggulung West Ham di semifinal leg kedua dengan skor 3-0 (22/1). Alvaro Negredo kembali menjadi sosok mimpi buruk West Ham di laga ini. Ia memborong dua gol dalam laga tersebut. Satu gol kemenangan City lainnya disumbangkan oleh Sergio Aguero. West Ham tentu menyadari bahwa mereka butuh keajaiban jika ingin lolos ke final. Namun di babak pertama harapan tersebut hanya mimpi bagi tuan rumah. Terlebih, City bisa mengungguli mereka dengan agregat 8-0 di babak pertama. Laga baru berjalan tiga menit, Negredo sudah mampu menjebol gawang The Hammers. Memanfaatkan assist Marcos Lopes, Negredo kembali menjadi mimpi buruk West Ham seperti pada leg pertama lalu. Tertinggal satu gol, tuan rumah berani menyerang. Bebe-
FOTO PAOLO BRUNO/GETTY IMAGES
rapa peluang sempat mereka ciptakan melalui Andy Carroll. Tetapi pertahanan City masih terlalu tangguh bagi mereka. Alih-alih menyamakan kedu-
dukan, City justru kembali membobol gawang West Ham. Kali ini giliran Aguero yang mencatatkan namanya di papan skor. Hingga turun minum skor tak berubah. Kedudukan 2-0 ini tentu sangat menguntungkan City. Di atas kertas, mereka telah meletakkan satu kakinya di final. Memasuki babak kedua, tuan rumah melakukan pergantian pemain dengan tujuan bermain lebih baik tentunya. Carroll ditarik keluar dan digantikan Carlton Cole. Di awal paruh kedua, mereka mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit. Terbukti, beberapa kali West Ham sempat
merangsek masuk ke pertahanan City. Namun gol yang mereka inginkan tak tercipta. Bencana justru kembali menghampiri The Hammers. Kali ini, Negredo benar-benar menjadi momok yang menakutkan. Ia kembali mencetak gol keduanya sekaligus gol ketiga di pertandingan ini. Dengan kedudukan 3-0, West Ham harus segera mengubur keinginan mereka untuk lolos ke final. Di menit-menit akhir, petaka menghampiri City. Negredo yang telah memborong dua gol harus mendapat perawatan setelah berduel dengan Tomkins. Tim tamu pun harus bermain 10 orang mengingat mereka telah melakukan tiga kali pergantian pemain.Namun hal tersebut tidak mempengaruhi hasil pertandingan. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, kedudukan tak berubah. City pun melenggang ke final Capital One dengan agregat 9-0. NET
KAMIS, 22 JANUARI 2014
SEMANGAT
PALEMBANG EKSPRES
BARU
&
TERPERCAYA
Diterjang Badai Cedera
Duo Penggawa Terkena Hamstring
PALEMBANG.PE- Badai cedera melanda para punggawa Laskar Wong Kito, lantaran saat ini ada delapan pemain yang mengalami cedera untuk barisan pertahanan M Sobran, Erol Iba, M Hamzah dan Firdaus Ramadhan sedang dalam perawatan untuk pemulihan. Belum lagi disektor gelandang Rivan Nahumarury, Maman Abdulrarman dan Anis Nabar harus dipaksa menepi mengingat cedera hamstring yang mendekap dua pemain sayap itu.serta Lanchine Kone. Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Subangkit mengungkapkan, dia sedikit kebingungan dengan absennya beberapa anak asuhnya, sehingaa arsitek berusia 53 tahun itu harus dituntut jeli untuk mengatur skema dan formasi dengan pemain yang ada.Terlebih yang tersisa kebanyakan penggawa muda minim jam terbang dan pengalaman. “Iya saat ini kita kekurangan pemain. Tapi syukur allhamdullilah pemain muda kita juga bisa bermain
maksimal,”katanya kepada Palembang Ekspres, Selasa (22/1). Dilanjutkan mantan pelatih Persiwa Wamena itu, pemain muda yang juga putra daerah macam Jeki Arisandi, Havit Ibrahim dan Rizky Dwi Ramadhana bisa mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki sehingga dirinya tidak terlalu memikirkan atas kegagalan di turnamen pra musim lalu. Bahkan Subangkit berujar pihaknya sengaja menurunkan mereka agar untuk kompetisi nanti, sehingga nanti tidak ada jarak kualitas antara pemain muda dan senior sehingga rotasi dalam setiap pertandingan yang akan dijalani SFC bisa vberjalan. “Tapi kita juga berharap agar sebelum melawan Persib Bandung nanti, seluruh pemain sudah bisa dimainkan. Karena kita tidak bisa hanya mengandalkan pemain yang ada, karena kita ini tim,” pungkasnya. JAN
PALEMBANG.PE- Tidak ada nama Syakir Sulaiman dibarisan winger Laskar Wong Kito, sedikit banyak berpengaruh dengan daya serangan Sriwijaya FC khususnya dilini sayap. Terlebih sejauh ini dua winger SFC yakni Anis Nabar dan Rivan Nahumarury sedang bergelut dari cedera sehingga praktis hanya tinggal nama Siswanto murni pemain sayap. Menangapi ke tidak jelasan status Syakir yang masih digantung pihak Persiba Balikpapan yang belum bisa menerima keputusan pemain kelahiran 30 September 1992 itu yang hijrah ke tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) musim ini. Namun Manajer SFC, Robert Heri mengungkapkan, pihaknya otpimis Syakir akan bisa bermain bersama SFC saat melakoni pertandingan perdana Indonesian Super League (ISL) 2014, melawan Persib
Bandung, Minggu (2/2) mendatang. “ Syakir secara sah pemain SFC. Hanya saja ada kesalahpahaman antara sang pemain dengan Persiba jadi kita harapkan semoga ini cepat selesai,” tuturnya. Masih kata dia, seandainya nanti Persiba tetap ngotot tidak ingin berdamai dengan Syakir (terkait rencana pengembalian uang panjar Rp 10 juta dari Persiba sebelum kontrak dengan SFC), pihaknya jelas tidak bisa memaksakan. Namun, SFC sudah memiliki pemain asal Aceh ini lantaran sudah mendapatkan tanda tangan pacar dari presenter sepakbola Putri Viola itu, bahkan Robert berujar Manajemen akan turun tangan langsung untuk memperjuangkan nasib pemainnya itu agar bisa dimainkan saat laga Indonesia Super League (ISL) bergulir nanti. “ Secara legal dan hukum Syakir milik SFC. Jadi kita akan siap melayani Persiba menunjukan berkas-berkas terkait kepemilikan Syakir kepada PT Liga nanti,” tegasnya. Dilanjutkannya, saat pihakanya melakukan komunikasi dan penanda tanganan kontrak pihanya tidak mengetahui persoalan apabila Syakir sudah menerima uang untuk Down Payment (DP). Bahkan sang pemain mengatakan statusnya bebas transper sehingga Manajemen langsung memburu tanda tangan pemain yang masih berstatus Mahasiswa di Aceh ini. “ Tapi kita harapkan sekali lagi agar manajemen LAHAT. PE – Pemerintah KabupaPersiba bisa ten (Pemkab) Lahat akan mengucurkan menerima dana sebesar Rp 7,7 milyar kepada Kokepindahan mite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Syakir ke Kabupaten Lahat. Anggaran tersebut SFC. Tapi rencananya diperuntukkan pada sekalau jumlah kegiatan KONI di 22 Kecamatan mereka di Kabupaten Lahat. masih Demikian disampaikan Ketua bersikeras Umum KONI Kabupaten Lahat, H maka kita Saifudin Aswari Rivai, saat pelantiakan kan pengurus KONI Lahat di penmembantu dopoan rumah dinas Bupati Lahat, Syakir Selasa (21/1) malam. Menurut Assekuat wari dana sebesar itu tentu harus tenaga,” dipertanggungjawabkan dengan pungkassebaik-baiknya kepada masyarakat. nya. “Pertanggungjawaban berupa preJAN stasi bagi cabang olahraga, terutama atlet-atlet dan pengembangan olah-
PALEMBANG.PEbermain,”katanya. Saat melawan Arema CroSepanjang pertandingan menolus di Stadio n lawan Arema, eks pemain Persita Kanjuruhan lalu pemain Tanggerang bersama duetnya di Sriwijaya FC harus menelan korban. jantung pertahanan SFC, AbdouPelatih Kepala Sriwijaya FC, Sub- laiye Maiga memang cukup mamangkit mengatakan, bukan tanpa pu meredam duet penyerang, alasan dia menarik keluar dua anak Cristian Gonzales dan Syamsul asuhnya yakni Firdaus Ramadhan Arif dan Achmad Bustomi. “Sedan Anis Nabar, lantaran perti saya salah jatuh,karena kedua pemain mengarasanya cukup nyeri dan lami cedera hamstring akhirnya saya meminta sehingga sangat riskan untuk langsung bila terus dipaksakan diganti,”tandasnya. bermain. Menurutnya, dengan “ Daus dan Anis sisa waktu yang hanya hanya mengalami berkisar 10 hari jelang cedera hamstring laga perdana SFC di ringan, mungkin ISL, dirinya berharap tiga hari kedepan dapat secepatnya kedua pemain ini pulih. akan kembali fit,” “Saya pikir waktu yang ada cukup untuk ujarnya. Firdaus Ramadhan Firdaus sendiri recovery, namun memang saya harus berismengaku, dia metirahat untuk beberapa rasa nyeri di bagian tumit dan harus ditarik hari. Tapi saya yakin bisa turun di laga pertama SFC keluar di menit 50 babak melawan Persib (2/2) kedua mengingat eks pemain timnas itu sudah sedikit terpincang- nanti,”tukasnya. pincang berjalan dipinggir lapangan. Senada juga disampaikan, Anis “Memang sebelum pertandingan mengungkapkan, memang dia melawan Arema kondisi saya tidak mengalami cedera hamstring seterlalu baik dan harus dikompres hingga tidak bisa melanjutkan beberapa kali namun saya tetap pertandingan, hanya saja eks Perpaksakan sidafon Dafonsoro itu berharap dalam masa recovery nanti dia sudah kembali fit dan bugar untuk dimainkan melawan Persib. “ Semoga saya cepat sembuh dan kembali memperkuat SFC dalam setiap pertandingan lagi,”tutup pemain sayap ini. JAN
Syakir Sulaiman
Anis Nabar
Turun Lawan Persib
FOTO :NOVA WAHYUDI/PALPRES
7
FOTO-FOTO :NOVA WAHYUDI/PALPRES
KONI Lahat Dapat Kucuran Dana Rp 7,7 Milyar raga di kecamatan,” tegasnya. Aswari juga menargetkan atlet Kabupaten Lahat masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-X Sumatera Selatan, yang akan digelar di Lubuklinggau beberapa bulan mendatang. “Kita menargetkan tim Kabupaten Lahat masuk tiga besar Porprov 2014. Untuk atlet peraih emas akan kita beri bonus 10 juta, perak 7,5 juta dan perunggu 5 juta,” janji Aswari, yang disambut antusias atlet yang hadir. Menurut Aswari, kucuran dana tersebut sangat penting bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Lahat. Aswari menginginkan Lahat dapat dikenal di Sumsel melalui prestasi cabang olahraga (cabor). “Saya ingatkan juga kepada seluruh pengurus
KONI untuk siap berkorban, Agar olahraga kita berprestasi, Peningkatan alokasi anggaran tentunya KONI Lahat harus meningkatkan prestasi pada masa mendatang,” tegas Aswari. Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel Aidit Aziz menilai, Kabupaten Lahat harus memiliki cabor yang menonjol agar dapat cepat berprestasi di Sumsel dan Indonesia. “Kedepan harus ada cabor andalan yang ditonjolkan KONI Lahat yang dianggap berprestasi,” ujarnya. Menurut Aidit, KONI Lahat memiliki modal dan perhatian yang besar dari Pemkab Lahat. Untuk itu pihaknya berharap KONI Lahat da- PELANTIKAN pat segera mengembangkan poten- Ketua Umum KONI Kabupaten Lahat, H Saifudin Aswari Rivai, saat si-potensi cabor dan atlet yang di- pelantikan pengurus KONI Lahat di pendopoan rumah dinas Bupati miliki Kabupaten Lahat. HKY Lahat, Selasa (21/1) malam.
8
KAMIS, 23 JANUARI 2014
PALEMBANG EKSPRES
Spektakuler, 3 Even Besar Semarakkan Pembangunan Kota Lubuklinggau
LUBUKLINGGAU. PE – Benar-benar spektakuler dan penuh inovatif untuk memujudkan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2013-2018 di bawah nahkoda H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar. Setelah melakukan berbagai gebrakan seperti menyediakan mobil gratis bagi kalangan mahasiswa, pelajar dan terbaru melaunching pengoperasian 4 unit mobil pengobatan jemput bola secara gratis. Kali ini, Rabu (22/1), orang nomor wahid di Kota Sebiduk Semare itu kembali membuat gebrakan yang cukup membuat gembira masyarakat setempat yakni tiga even besar pembangunan akan lebih menyemarakkan pembangunan di Kota Lubuklinggau tersebut. Tiga even besar pembangunan yang pada intinya guna lebih meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat itu, yakni pemasangan tiang pancang perdana pembangunan Linggau Lippo Plaza dan peletakan batu perdana pembangunan Hotel Busza. Dan yang lebih spektakuler, peletakan batu perdana pembangunan Waterpark di objek wisata alam Air Terjun Temam. Walikota Lubuklinggau, Nanan, panggilan H SN Prana Putra Sohe mengatakan, pembangunan hotel Busza direncanakan akan memiliki 141 kamar di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang. Sedangkan pembangunan Linggau Lippo akan berdiri megah dengan 14 lantai di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Menurut dia, dengan adanya minat pihak investor menanamkan modalnya tersebut, tentunya sangat menguntungkan khusus bagi masyarakat, sebab nantinya, disampaing akan lebih mewarnai berbagai pembangunan, juga yang paling penting akan menyerap ratusan tenaga kerja lokal. Sementara dengan dibangunnya Waterpark di kawasan objek wisata alam Air Terjun Temam di Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, sebagai wujud nyata keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau untuk mewujudkan Visit Lubuklinggau 2015. Nanan merinci, Waterpark ini nantinya akan dilengkapi metting room, ruang pengelola, café dan lounge, lavatory dan ruang bilas pria/ wanita, ruang pompa dan filtrasi, food Court dan CaseboFoodcourt. Tak hanya itu, juga akan dilengkapi dengan jalur siskulasi, kolam ember tumpah, kolam arus, water slide dan Race Slide dan juga kolam Water Slide. Sementara pada Linggau Lippo, selain perhotelan, juga berbagai sarana antara lain, supermarket dan tempat hiburan seperti bioskop. Namun, semua rencana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu, tidak akan tercapai dengan baik, tanpa dukungan dan peran serta semua komponen masyarakat. Oleh sebab itu, dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama bahu-membahu, memberikan dukungan agar “Linggau Bisa“ dapat terwujud sesuai harapan bersama menjadikan Kota Lubuklingau sebagai Kota Jasa dan Kota Perdagangan tersebut. Pantauan Palembang Ekspres, acara peletakan batu perdana pembangunan Waterpark di Objek Wisata Alam Air Terjun Temam itu, berlangsung sukses dan semakin semarak/meriah hadirnya, beberapa artis ibukota seperti Janita Janet dan AFI, sedangkan dari Pemkot Lubuklinggau, Wawako, H Sulaiman Kohar, Ketua TP PKK, Hj Yetty Oktarina, Ketua DPRD, Hasbi Asadiki dan anggota dewan lain, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), ratusan pejabat dan masyarakat umum lainnya. ADV/RIF
Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Sohe, Wawako, H Sulaiman Kohar, Ketua TP PKK, Hj Yetty Oktarina, Ketua DPRD, Hasbi Asadiki dan unsur Muspida bersama pihak investor acungkan jempol bareng saat pemasangan tiang pancang perdana pembangunan Linggau Lippo Plaza, serta peletakan batu perdana pembangunan Hotel Busza dan Waterpark di objek wisata alam Air Terjun Temam.
Walikota dan Wawako mulai peletakan batu pertama Hotel Busza.
Walikota dan Wawako melakukan peletakan batu pertama Hotel Busza.
Ketua TP PKK melakukan peletakan batu pertama Hotel Busza.
Walikota dan Ketua TP PKK tinjau lokasi pembangunan Hotel Busza.
Walikota dan Ketua TP PKK tinjau fondasi pembangunan Hotel Busza.
Walikota memulai pemasangan tiang pancang perdana pembangunan Linggau Lippo Plaza.
Walikota dan Wawako melakukan doa bersama.
Walikota dan para investor mengacungkan jempol bersama.
Kehadiran Walikota dan Ketua TP PKK disambut hangat.
Sketsa dan denah pembangunan Waterpark di objek wisata alam Air Terjun Temam.
SEREMONI SHARING
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT BARU & TERPERCAYA
Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Bupati OKU, ditarik menari oleh ibu Persit dan Bhayangkari.
Gubernur, Pangdam dan Kapolda meninjau gedung baru Polres OKU.
Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Penandatanganan penyerahan Gedung Satlantas dan Sat Sabhara Polres OKU, oleh Pangdam, Kapolda dan Gubernur.
9
Gubernur, Pangdam dan Kapolda disambut tari Sambut Sebimbing Sekundang
KAPOLDA SUMSEL TERIMA GEDUNG POLRES OKU DARI PANGDAM II/SWJ Salam komando
antara Pangdam II/
Swj dan Kapolda Sumsel.
FOTO-FOTO YENSON PALPRES
Untuk Satuan Lalulintas dan Satuan Sabhara
BATURAJA. PE – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Polisi Saud Usman Nasution didampingi Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Mulyadi Sik MH, Rabu (22/1), menerima kembali pemakaian gedung markas komando (Mako) Polres OKU yang telah selesai pembangunannya oleh pihak Kodam II Sriwijaya. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo didampingi Gubernur Sumsel, Ir
H Alex Noerdin dan Bupati OKU, Drs H Yulius Nawawi kepada Kapolda Sumsel disaksikan juga oleh Katua DPRD OKU, Hj Tina Malinda, Ketua Kejaksaan Negeri Baturaja, Sugeng Sumarno SH, Ketua Pengadilan Baturaja, Efiyanto SH, Danyon Armed Tarik Martapura, serta para pejabat teras Polda Sumsel dan Kodam II/Swj serta para kepala dinas dan para tamu serta para pejabat lainnya di jajaran Pemkab OKU. Dalam kata sambutannya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution mengucapkan, sangat berterima-kasih atas dibangunannya kembali gedung Mako Polres OKU yang sempat terbakar pasca kejadian pembakaran beberapa waktu lalu. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sumsel maupun Bapak Pangdam II/Swj yang telah membangun kembali kantor Mako Polres OKU ini,” ujar Kapolda. Menurut Kapolda, usai diterima kembali, sesuai rencana, gedung Mako Polres OKU ini akan dipakai sebagai Kantor dari fungsi Satuan Lalulintas dan Satuan
Sabhara. Sementara, untuk fungsi Satuan lainnya masih tetap tinggal sementara, di gedung Mako Polres OKU sementara yang saat ini menempati gedung asrama Islamic Centre milik Pemkab OKU. “Mudah-mudahan kantor Mako Polres OKU yang baru akan segera kita bangun pada tahun ini,” ujar dia. Sementara, Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo mengatakan, keberadaaan TNI/ Polri saat ini adalah satu dan bersaudara, oleh karenanya pihak TNI maupun Polri hendaknya harus terus bersatu padu dan jangan mudah terprovokasi oleh oknum ataupun pihak lain, yang tidak menginginkan keharmonisasian TNIPolri. “Kita adalah saudara, oleh karenanya kita harus selalu bersatu dan jangan mau dipecah belah oleh siapapun,” tegas Pangdam. Sama halnya Kapolda dan Pangdam, Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin menuturkan, sangat bangga dan mendukung tinggi akan kekompakan dan kerukunan yang ditunjukkan oleh TNI-Polri saat ini. “Saya atas
nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) sangat bangga sekali, atas kekompokan antara TNI-Polri saat ini. Jika beberapa waktu lalu di sini tinggal puing berserakan, namun saat ini sebaliknya keharmonisasian, kekompakan dan persaudaraan telah melekat menjadi satu,” ujar Alex. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Pangdam II/ Swj, Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo, Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin, Bupati OKU, Drs H Yulius Nawawi didampingi para istri di sela menyaksikan sebuah tarian persembahan gabungan oleh anggota TNI-Polri langsung ditarik oleh para ibu Persit dan Bhayangkari untuk mengikuti tarian persembahan di atas podium. Tarian persembahan tersebut ditampilkan oleh gabungan anggota Polres OKU dan anggota TNI Yon Armed Martapura serta ibu-ibu Bhayangkari dan Ibu Persit menampilkan sebuah tarian persembahan yang berisikan beberapa lagu daerah, lagu modren dan irama melayu. YEN
10
OTO BIZ
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT BARU & TERPERCAYA
Waspada Mobil Bekas Pasca Banjir
FOTO - FOTO ALHADI FARID/PALPRES
PALEMBANG. PE - Wilayah Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia kerap menjadi langganan banjir dan rob air laut. Kondisi ini sering mengakibatkan beberapa kerusakan pada mesin termasuk interior mobil. Untuk itu, bagi yang berniat membeli mobil second atau mobil bekas (mobkas), harus waspada. Mobil yang pernah kena banjir akan mengalami keausan lebih cepat dibanding mobil yang tidak pernah terendam banjir. Bagi para pemilik mobil yang pernah terendam banjir, biasanya mereka akan merapikan mobilnya dan menutup bekas-bekas kerusakan akibat rendaman air sebelum kemudian menjual kendaraannya. Sekretaris Asosiasi Pengusaha Mobil Bekas Palembang, Hermansyah menuturkan, pihaknya pun enggan menerima mobil bekas rendaman banjir. Selain merugikan konsumen, juga perlu biaya ekstra untuk perbaikan. “Kami tidak terima jual beli mobil bekas banjir,” ujar Herman kepada Palembang Ekspres, Rabu (22/1). Menurut dia, sebelum membeli mobil dari tangan si pemilik, pihak showroom mobkas biasanya melakukan crosscheck langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi mobil, apakah layak un-
tuk diperjualbelikan. Lagi pula, kata Herman, kondisi pasar mobkas yang anjlok sampai 70 persen membuat beberapa pelaku bisnis mobkas enggan hunting mobkas sampai ke Jawa. “Sejak beberapa tahun terakhir kami tidak lagi berburu mobil di Jakarta, hanya sebatas wilayah Sumatera,” katanya. Ia menyimpulkan, terlalu berisiko memperjualbeilkan mobil bekas rendaman banjir. Selain perlu biaya ekstra untuk pembenahan dan perbaikan agar terlihat mulus, juga mengurangi rasa kepercayaan konsumen. Herman menjelaskan, bagi mereka yang awam, ada beberapa cara untuk mengetahui ciri mobil yang pernah terendam banjir. Seperti melihat endapan air meresap ke dalam jok mobil dan sangat sulit untuk menghilangkan bau tak sedap yang tertinggal. “Periksa sudut-sudut jok, angkat karpet dan semua bagian mobil yang sulit untuk kering. Di tempat itu jamur dan endapan biasanya tumbuh,” jelas dia. Selain itu, Herman menganjurkan kepada calon pembeli wajib untuk memberikan perhatian ekstra dengan mengamati setiap detail komponen yang ada di dalam kabin. “Carilah
komponen yang ganjil dan tak selaras dengan keseluruhan bagian di dalam mobil,” ujar dia. Menurut Herman, patut dicurigai komponen-komponen
yang tak rapi ataupun terlihat terlalu baru. Misalkan komponen baru yang dipasang setelah mobil diangkat dari banjir. Ia menambahkan, perlu ditanyakan
pula riwayat perawatan mobil. Mobil yang baik umumnya dilengkapi dengan riwayat perawatan, setidaknya riwayat perawatan berkala. Mungkin pula riwayat klaim asuransi. “Atau bahkan pada beberapa orang, ada yang terbiasa menyimpan kuitansi pembayaran dan detail dari setiap perawatan selama mobil itu dipakai. Dari sana bisa diperoleh gambaran kondisi mobil,” ulasnya. Tak kalah penting, papar Her-
man, lakukan test drive dan periksa fungsi elektrikal, poin ini merupakan langkah umum yang selalu dilakukan jika akan membeli mobil. Nyalakan mobil dan cobalah untuk mengendarainya. Bersamaan dengan itu, gunakan semua fungsi elektrikal yang ada, seperti lampu utama, lampu sein, lampu kabin, central lock, power window, radio tape, lampu dashboard, wiper, dan lainlain.
Sangat dianjurkan untuk membawa mekanik langganan memeriksa kondisi mobil, terutama bagian mesin. Mekanik yang berpengalaman dapat mengenali endapan kotoran di selasela mesin dan tempat yang tak terjangkau oleh mata awam. “Yang pasti mekanik tahu benar apa yang harus mereka periksa,” pungkasnya. PTR
Berharap di Tahun Politik PALEMBANG. PE - Pesta demokrasi sebentar lagi dilangsungkan, dalam dunia bisnis dan investasi banyak pengusaha cenderung menerapkan strategi mengamati sambil menunggu saat yang tepat mengambil langkah. Namun Toyota justru melihat potensi penjualan yang menjanjikan di awal tahun politik ini. Helmi Yansah, Sales Supervisor Auto 2000 Palembang cabang Veteran, mengungkapkan, Toyota malah melihat pangsa pasar yang cukup menjanjikan di sela-sela perhelatan pesta politik tahun ini. “Memang kwartal petama tahun ini akan ada pesta demokrasi, namun untuk industri otomotif kami beranggapan masih banyak potensi penjualan di Sumsel yang bisa diraih saat momen ini, salah satunya aktivitas transportasi akan cenderung meningkat saat pemilu berjalan,” ujar Helmi kepada Palembang Ekspres, Rabu (22/1). Ia menambahkan, belum lagi adanya aktivitas hotel dan restoran yang akan tinggi, serta didorong komoditas Sumsel yang diperkirakan akan memacu market penjualan semakin kuat. Disebutkan, market kendaraan di Sumsel sepanjang 2013 mencapai 26 ribu unit dan lebih dari 10 ribu disumbang dari penjualan Toyota, atau sekitar 2.100 unit per bulan. Jumlah tersebut, diakui Helmi, turun sedikit dibanding 2012 yang finish sekitar 27 ribu unit, namun Toyota optimis punya pasar yang tinggi di tahun ini. Menurut dia, tahun
2013 banyak sekali faktor yang menghambat penjualan, namun di saat kompetitor turun Toyota tetap stabil, itu yang membuat pihaknya yakin tahun ini penjualan akan tetap tinggi. “Di saat kompetitor turun, Toyota tetap akan stabil karena Toyota di Indonesia punya nama besar dan market share yang tinggi,” jelasnya. Terkait gebrakan yang dilakukan di awal tahun ini, mengingat sudah diterapkan harga baru yang naik, Helmi mengatakan, pihaknya mengakui tetap akan mempertahankan penjualan dengan timbal balik keuntungan yang bisa diperoleh pembeli seperti hadiah langsung dan grandprize yang bisa diraih saat transaksi pembelian unit. “Awal tahun ini justru promo baru dikeluarkan. Bukan itu saja, setiap pembelian kami juga tawarkan hadiah langsung seperti LCD TV, mesin cuci, ponsel, dan beragam hadiah menarik lainya,” bebernya. Selain promo hadiah yang ditawarkan pihak dealer, pembeli juga berkesempatan mendapatkan hadiah langsung saat transaksi pembelian unit, dengan hadiah 1.000 tabungan senilai Rp1 juta, 100 koin emas 10 gram, dan voucher servis Rp100 ribu dari pihak dealer. Tak hanya itu, grandprize tambahan untuk pro-
ses pengkreditan yang sudah bekerja sama juga akan diundi tiga unit Toyota Avanza dan hadiahhadiah lainnya. “Hadiah utama dari program Nasional ini yakni Lexus RX 270, Alphard tipe X, Toy-
ota FT 86, dan 100 unit Avanza E yang diundi setiap bulan,” pungkasnya. PTR
FOTO - FOTO ALHADI FARID/PALPRES
EKONOMI & SELULAR SEMANGAT
BARU
&
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
TERPERCAYA
CSR Conoco Philip Fokus Pendidikan
SILATURAHMI
11
FOTO KRIS / JPNN
Dedy Machdan, Media Relations Conoco Philips Indonesia bertandang ke Graha Pena sebagai tanda silaturahmi dengan media.
PALEMBANG. PE- Perusahaan Conoco Phillips terus memberikan komitmen dan sumbangsinya pada daerah, selain terus mencari peluang untuk bekerjasama dalam pengoptimalan pengekspolaran minyak didaerah. Dalam mendukung upayanya, Conoco Philips siap membagi tugas dengan melibatkan peran media sebagai jembatannya pada masyarakat guna mempermudah dalam mengenalkan berbagai kegiatan dan programnya. Deddy Machdan, Media Relations Conoco Philip Indonesia yang datang bersama Public Outreach, Kemal Massi disambut Karsono, Wakil Pimpinan Redaksi Sumatera Ekspres dan M Iqbal, Pimpinan Palembang Ekspres dan jajaran lainnya. Deddy mengatakan media sangat penting dalam memberikan informasi asalkan yang disampaikan akurat bagi kegiatan hulu migas khususnya Conoco Philips. Dia menyebutkan sebagai salah satu perusahaan asing kontraktor pengeboran migas di Indonesia, pihaknya berkomitmen terus memberikan Corporate Sosial Responsibility (CSR) kepada masyarakat terutama di bidang pendidikan, dan peningkatan ekonomi, CSR tersebut
diberikan dengan pola kemitraan. “Saat ini kami terus memeberikan beasiswa bagi putra daerah di mana bascamp Conoco berdiri, salah satunya, seperti yang telah dilaksanakan di Kabupaten-kabupaten di Sumsel saat ini dan daerah lainnya,” jelasnya. Selain itu, dirinya menambahkan pembangunan infrastruktur dan sosial juga terus diberikan, bahkan ini akan dilaksanakan terus. “Beberapa bantuan infrastruktur seperti perbaikan sekolah, jalan umum, dan lainnya terus kami jalankan, tentunya tak lupa kita adakan kegiatan sosial lainnya untuk mendekatkan pada masyarakat termasuk juga pendekatan pada media sebagai jembatannya,” urainya. Senada dengan Deddy, Kemal Massi Public OutReach Conoco Philips mengatakan saat ini juga pihaknya terus mengupayakan pemberian edukasi dan penghargaan pada insan media yang menurutnya merupakan salah satu mitra kerja terpenting. “Kita rencananya juga akan ada even berupa edukasi dan reward khusus untuk jurnalis agar mereka dapat menginformasikan kegiatan kita pada masyarakat,” katanya. AFU
FORTUNE COMBO
Pakai IM3 Gratis Internet dan BBM Setahun
FOTO ALHADI FARID / PALPRES
Karyawan Marrybrown menunjukkan paket Fortune Combo yang menjadi promo terbaru menyambut Tahun Baru Imlek serta berkesempatan mendapatkan angpao berhadiah.
Marrybrown Tambah Outlet Tingkatkan Omset Beli Fortune Combo Dapat Angpao
BANYAK GRATIS
FOTO IST
Indosat menawarkan promo terbaru IM3 Play Online dengan keuntungan gratis internet dan BBM selama setahun serta gratis nelpon 24 jam kesesama Indosat.
PALEMBANG. PE- Sebagai wujud memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan, pada awal tahun 2014 ini Indosat menawarkan promo terbarunya yaitu IM3 PLAY Online dengan keuntungangratis internet dan BBM selama Setahun serta gratis Nelpon 24 jam ke sesama Indosat dan gratis SMS ke semua operator. IM3 Play menghadirkan dua pilihan paket yaitu IM3 PLAY Online berupa gratis internet dan BBM selama setahun bagi pelanggan yang suka internet dan BBM-an dan paket IM3 PLAY Nelpon dan SMS berupa gratis nelpon 24 jam ke sesama Indosat dan gratis SMS ke semua operator bagi yang suka berkomunikasi melalui telpon dan SMS. Untuk aktivasi pertama pelanggan akan menikmati benefit paket IM3 PLAY gratis nelpon 24 Jam ke sesama Indosat dan gratis SMS ke semua operator. Jika ingin menikmati benefit gratis internet dan BBM selama setahun pelanggan dapat memilih paket IM3 PLAY online dengan cukup menekan *123#. Pelanggan yang melakukan registrasi paket IM3 Play online dapat langsung menikmati keuntungan gratis 75MB/bulan untuk enam bulan pertama dan gratis 150MB/bulan untuk enam bulan selanjutnya pada pukul 09.00– 17.00 WIB selama setahun serta gratis BBM 60MB/bulan pukul 00.00-24.00 WIB selama setahun. Pelanggan juga tetap dapat menikmati gratis nelpon 24 jam ke sesama Indosat setelah pemakaian satu menit dan gratis SMS ke semua operator setelah mengirim lima SMS berbayar. Sementara itu, paket IM3 Play nelpon dan SMS dengan benefit gratis nelpon 24 Jam ke sesama Indosat dan gratis SMS ke semua operator dapat dinikmati dengan cukup menelpon selama satu menit dan atau mengirim mulai dari satu SMS berbayar. Bagi pelanggan yang aktivasi mulai 21 Januari 2014 akan langsung dapat menikmati gratis internet 30 MB/bulan selama setahun.
Kedua paket tersebut bisa dinikmati dengan membeli kartu perdana IM3 atau bagi pelanggan lama cukup dengan menekan *123#. ”Saat ini internet telah menjadi salah satu kebutuhan utama, bahkan menjadi bagian terpenting bagi masyarakat Indonesia. Melalui Program IM3 PLAY online, kami berharap dapat menjawab kebutuhan telekomunikasi baik nelpon, SMS maupun layanan data atau internet yang semakin meningkat khususnya di kalangan anak muda,” ujar M Andre Reinaldy H, Division Head IM3 Brand Segment Indosat saat peluncuran program di Jakarta. Melalui layanan internet Indosat, pelanggan juga dapat menggunakan Instant (Indosat Asistant) yang memudahkan dalam mengatur layanan nomor Indosat. Pelanggan dapat mengetahui informasi layanan yang dimilikinya serta melakukan transaksi seperti isi pulsa, cek kuota pemakaian internet, beli paket internet dan informasi masa aktif kartu secara online melalui smart device yang digunakan. Indosat IM3 sebagai brand yang digemari anak muda dengan berbagai keunggulan dan inovasinya, tidak hanya di layanan voice dan SMS, tetapi juga layanan data, social media dan chatting dengan tarif yang kompetitif, menghadirkan inovasi layanan untuk memberikan userexperience terbaik pada segmen ini. Melalui Program IM3 PLAY, Indosat berusaha untuk memenuhi dua kebutuhan telekomunikasi anak muda saat ini, yaitu internetan dan berkomunikasi satu dengan lainnya. LA
PALEMBANG. PE- Belum genap dua tahun beroperasi di Palembang, Marrybrown akan memperluas sayap ekspansi dengan menambah jaringan satu outlet dan Lampung. Rencananya outlet teranyar di Lampung sudah resmi melayani konsumen pada Maret mendatang sementara di Palembang lokasinya berada di kawasan Rajawali. “Penambahan outlet rencananya memang ada, yang akan segera beroperasi berada di Lampung sedangkan di kawasan Rajawali tetap ditahun ini tapi belum dipastikan kapan waktunya,” ujar Taufik, Store Manager Marrybrown PSX Undermall kemarin (22/1). Lokasi yang dipilih sudah melaui tahapan survei dan dinilai cukup strategis pasalnya masih berada di kawasan kota dan dekat dengan sekolah, bisnis dan rumah sakit. Bertambahnya outlet makanan yang mengandalkan menu ayam goreng ini semakin memantapkan Marrybrown bersaing di bisnis ayam goreng yang cukup kompetitif di kota pempek.
“Kita optimis bisnis Marrybrown di makan di tempat atau dibawa pulang Palembang masih bisa tumbuh meski- dengan pembelian mulai dari 16 Japun persaingannya kompetitif, apalagi nuari sampai 15 Februari mendatang. kita mengusung banyak promo yang “Setiap hari kita selalu siapkan angbisa menarik minat konsumen,” tam- pao di pohon meihua sehingga konsubahnya. men tidak akan kehabisan Saat ini saja, Maruntuk memilih angpao,” rybrown menakatanya. “Penambahan outlet rencananya Hadiah yang terwarkan paket memang ada, yang akan segera Fortune Comsedia di dalam beroperasi berada di Lampung bo yang hanya angpao dikatakansedangkan di kawasan Rajawali dibandrol nya beragam mutetap ditahun ini tapi belum Rp39.900 dan lai dari potongan dipastikan kapan waktunya,” sudah mendaharga makanan, Taufik patkan dua ayam, paket Marrybrown Store Manager Marrybrown PSX Undermall chicken stick, kendan merchandise. tang goreng dan bolaKemudian ada paket bola daging ayam plus dua ayam goreng yang dibandrol saos. hanya Rp14.000 tanpa nasi dan miPaket teranyar ini khunum, khusus paket ini berlaku untuk sus menyambut Tahun Baru Imlek yang makan di tempat. dirayakan pada 31 Januari mendatang, “Di Februari kita juga akan menghakonsumen yang membeli paket ini juga dirkan produk baru untuk menyambut berhak mendapatkan angpao di pohon hari kasih sayang dengan beli Combo 1 meihua. gratis satu ayam,” katanya seraya menPromo ini berlaku hanya untuk pem- gatakan berlaku mulai dari 1-28 Febelian paket Fortune Combo baik untuk bruari. LA
12
SUMSEL
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT
BARU
&
OKI, OI, OKU, OKUT, OKUS, MUBA, Banyuasin
TERPERCAYA
Jangan Melaut, Ombak 3 Meter
PANGKALANBALAI.PE – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Banyuasin, memberikan peringatan kepada nelayan dan transportasi air perihal ketinggian ombak di Muara Laut Bangka yang mencapai tiga meter. Kepala Dishubkominfo Banyuasin, Supriadi SE MStr mengatakan, jika
kondisi ombak yang tinggi tersebut, disebabkan cuaca esktrim yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. “Ya, kami beri peringatan untuk nelayan dan transportasi air khususnya di wilayah perairan Banyuasin yang berbatasan langsung dengan muara laut Bangka untuk tidak melaut, stop dulu beraktifitas sementara waktu,” kata Supriadi, kemarin (22/1).
LINTAS
Bakal Bangun Taman Kota MARTAPURA.PE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur akan menata Lapangan Koni Martapura menjadi kawasan hijau dengan konsep taman kota. Dimana taman itu akan dilengkapi fasilitas untuk anak-anak, dewasa vdan orang lanjut usia. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Kabupaten OKU Timur, Ir Herwan MM mengatakan, rencananya pembangunan lapangan Koni Martapura menjadi lokasi taman dan rekreasi bagi masyarakat tersebut akan mulai dibangun tahun depan. “Diperkirakan untuk biaya pembangunan taman kota itu, akan menghabiskan dana Rp2 miliar lebih,” jelas Herwan saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (22/1). Menurut Herwan, dibangunnya taman kota Martapura, karena di Kabupaten OKU Timur dinilai tempattempat hiburan rekreasi bagi masyarakat, masih kurang. “Karena kurangnya lokasi rekreasi tersebut, maka menyebabkan sebagian dari kawula muda atau dewasa pergi ke daerah lain seperti Baturaja OKU,” ungkapnya. Pada lokasi taman kota tersebut, nantinya, setiap minggu pagi akan diadakan jogging bersama sebagai olaharga dan hiburan bagi pengunjung taman dan pada malam harinya diadakan kegiatan lainnya. Herwan juga menyebutkan, jika di lokasi taman itu direncanakan juga dibangun taman internet yang telah mendapat kesepakatan kerjasama dengan salah satu pihak telekomunikasi untuk memasang jaringan internet di taman tersebut. “Kita harapkan Martapura akan semakin indah dan nyaman apabila telah dibangun sebuah taman yang bagus,” tutup Herwan. MAN
2014, Jalan Provinsi Diperlebar
MUARADUA.PE - Berapa ruas jalan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang ada di wilayah Kabupaten OKU Selatan, pada 2014 ini, mendapat perhatian dan akan dilakukan pelebaran jalan. Sempitnya jalan masuk Bumi Serasan Seandanan, mulai dari Simpang Martapura Kecamatan Simpang, sampai menuju objek wisata Danau Ranau di Kecamatan Banding Agung, juga akan diperlebar. “Kita Pemprov Sumsel sudah menganggarkan untuk pelebaran jalan menuju objek wisata Danau Ranau. Karena Danau Ranau merupakan aset Pemprov Sumsel,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Ir H Ishak Mekki MM, berapa waktu lalu. Dengan pelebaran jalan menuju objek wisata Danau Ranau ini, tentunya akan menarik para wisatawan untuk berkunjung dan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tak hanya itu, infrastruktur lainnya yang sudah dianggarkan Pemprov Sumsel, peningkatan jalan menuju Desa Ujan Mas, Kecamatan Sungai Are. “Kita tetap memperhatikan infrastruktur jalan. Akan tetapi kita tidak mungkin sepenuhnya prioritaskan untuk OKU Selatan saja, karena Sumsel luas,” tegas Mantan Bupati OKI ini. Tak hanya itu, Izhak menyarankan untuk OKU Selatan harus memiliki hotel-hotel yang bertaraf nasional, dengan di dukung infrastruktur jalan yang lebar. “Dengan memiliki hotel bertaraf nasionla, maka OKU Selatan ke depan akan lebih jauh berkembang, dan bisa bersaing dengan kabupaten lain yang ada di Sumsel,” tutupnya. ZON
Pembangunan Jalan Setapak Amburadul
INDRALAYA.PE - Warga Desa Ramah Kasih, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengeluhkan proyek jalan setapak didesa itu. Pasalnya, warga menilai jalan yang baru selesai dibangun akhir 2013 lalu dikerjakan asal-asalan. Menurut salah seorang warga Jhon (50), jalan sepanjang 252 meter dengan lebar 3 meter tersebut dikerjakan asal-asalan. Karena, belum genap tiga bulan selesai, jalan tersebut sudah hancur. Dimana kondisi material koralnya berhamburan dan berpasir. “Adukan material jalan tersebut dua sak semen, tujuh koral dan 12 pasir. Dan diduga menggunakan adukan satu tiga enam, sehingga belum genap tiga bulan sudah hancur. Jadi tidak sesuai dengan nilai proyek dari ABT OI tahun 2013 sebesar Rp118.400,000, yang di kerjakan oleh CV Sepadan Jaya,” ujarnya. Diakuinya, bahwa jalan tersebut sudah diperiksa oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bappeda. Namun seolah tidak ada tanggapan yang berarti, padahal keluhan mereka sudah disampaikan ke dua pihak tersebut. “Waktu itu, kami bilang ke PU dan Bapedda, tidak usah terima proyek ini,” tuturnya pada Petugas pemeriksa dua instansi tersebut, saraya mengaku dirinya juga bilang jalan ini bukan cor beton tapi jalan tanah plus pasir. Terpisah, pihak CV Sepadan Jaya, Kartedi mengatakan, mobil yang membawa material susah masuk karna jauh dari jalan poros. “Bukannya saya mau mengelak, tapi jalan tersebut saya usahakan untuk diperbaiki,” imbuhnya. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PU Cipta Karya dan Bappeda belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan pembangunan jalan lingkungan yang di resahkan warga setempat. Ditempat terpisah, warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih nekat dengan menanami pohon pisang di Jalan Jenderal Sudirman, dekat persimpangan tugu air mancur yang merupakan akses perlintasan jalan antar kota yang tiodak juga diperbaiki. Lubang yang berada di tengah aspal jalan tersebut memiliki panjang dan lebar sekitar satu meter dan kedalaman 30 centimeter lebih. “Kami sangat prihatin jalan ini belum sudah satu tahun dibenari sudah hancur lagi. Ini akibat banyak mobil truk batubara dan angkutan kayu yang sering lewat. Warga memang menamam pohon pisang di jalan yang berlubang itu,” ujar Ketua RT 3 RW 7, Abdul Rozak, kemarin (22/1). VIV/RAY
Diterangkannya, jika nelayan ataupun transportasi air, disarankan untuk beraktifitas di pagi hari. Saat ini tiupan angin terjadi lebih kencang saat sore hingga tengah malam jadi agak bahaya. “Sedangkan saat pagi hari, tiupan angin dan ombak tidak begitu mengkhawatirkan. Jadi ada baiknya beraktifitas pada pagi hari,” terangnya.
Supriadi mencontohkan, tenggelamnya kapal angkutan di Tanjung Priok adalah akibat dari esktrim cuaca saat ini. “Jadi jangan mempertaruhkan diri, dan memaksakan diri melaut di kondisi cuaca saat ini. Kapal feri yang besar saja banyak yang menunda keberangkatannya, apalagi perahu nelayan yang kecilkecil itu,” katanya.
Diprediksi, cuaca dan ombak kembali normal pada Maret nanti, karena dari pantauan BAdan Meteorologi dan Geofisika (BMG) yang diterima Dishubkominfo Banyuasin, cuaca esktrim ini masih terjadi hingga bulan Februari. “Jadi baru aman sekitar bulan Maret,” katanya. Dikatakannya, jika kecepatan angin saat ini mencapai 20 kilome-
ter perjam atau 10 knot. Dengan jarak pandang antara 4-6 kilometer dan suhu 23-25 derajat celcius. “Kami sudah memerintahkan petugas yang ada di lapangan, untuk terus menginformasikan kondisi alam, khususnya kepada operator untuk terus memantau transportasi air agar tidak ada korban karena kondisi cuaca seperti ini,” pungkasnya. BUD
Iskandar Minta Adel Segera Diobati KAYUAGUNG. PE - Bupati OKI, Iskandar SE meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI untuk segera mengobati Adel Kusuma (3,5), warga Desa Sukodarmo, Kecamatan Jejawi yang menderita penyakit epilepsi. Hal ini dikatakan orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk saat memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Kecamatan Jejawi OKI, kemarin (22/1). Diketahuinya bocah perempuan menderita penyakit epilepsi tersebut saat Bupati OKI kunjungan ke Desa Sukodarmo Kecamatan Jejawi. Saat itu, sang ibu, Ita (24) tengah menggendong Adel dihampiri bupati usai memberikan bantuan korban banjir. Menurut Iskandar, bocah perempuan tersebut harus segera diobati dengan merujuknya ke RSUD Kayuagung. “Bila perlu kita rujuk ke rumah sakit di Palembang. Inilah bentuk perhatian pemerintah daerah,” ujar Iskandar sembari memerintahkan Kepala Dikes OKI, dr Mgs HM Hakim MKes untuk segera mengurus proses pengobatan terhadap Adel. Sementara itu Kepala Dinkes OKI, dr Mgs HM Hakim mengatakan, pihaknya telah menangani masalah pengobatan terhadap Adel yang sejak lahir menderita epilepsi. “Sudah kami urus, pertama akan kita obati di RSUD Kayuagung, namun jika tidak ada perubahan terhadap Adel maka akan kita rujuk ke Palembang,” ujarnya kepada Palembang Ekspres. Menurutnya, walaupun kondisi tubuh Adel terlihat kurus dan kakinya terlihat seperti penderita lumpuh, namun penyakit yang diidap Adel bukanlah penyakit lumpuh layu.
SEGERA DIOBATI
FOTO: MUJIANTO/PALPRES
Adel Kusuma (3,5), warga Desa Sukodarmo, Jejawi OKI sembari digendong ibunya Ita, ssat sedang didata pihak Dinkes OKI untuk segera diobati di RSUD Kayuagung.
“Penyakit epilepsi memang ciri-cirinya seperti yang kita lihat pada diri korban, mulutnya yang terlihat mencong dan kakinya yang kurus seperti lumpuh. Ciri-ciri lainnya juga korban terkadang kejang-kejang,” jelasnya seraya mengatakan mudah-mudahan bocah penderita epilepsi ini bisa segera sembuh. Terpisah, sang ibu, Ita mengaku buah
hatinya Adel mengidap penyakit epilepsi tersebut sejak lahir 3,5 tahun lalu. “Adel ini anak kedua kami, sejak lahir kondisinya sudah seperti ini. Sudah saya obati kemanamana, namun belum ada perubahan. Ingin sekali Adel ini bisa bermain seperti anakanak seusianya, kasihan melihat dia seperti ini terus,” ucap Ita.
PDAM Putus Ribuan Pelanggan BATURAJA.PE - Hingga 31 Desember 2013, ribuan sambungan saluran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) OKU diputus. Hal ini diungkapkan Direktur PDAM OKU, Jufri Oesman SE melalui Kepala Bagian Tehnik, Asril ST saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (22/1). Dikatakan Asril, pemutusan terhadap ribuan pelanggan tersebut dikarenakan berbagai factor, diantaranya karena pelanggan tersebut telah melakukan tunggakan diatas tiga bulan. “Kalau yang menunggak lebih dari tiga bulan maka saluran air milik mereka akan kita putus sementara. Mereka baru bisa menikmati lagi air bersih dari
PDAM, jika mereka sudah menyelesaikan tunggakan mereka,” tutur Asril. Selain menunggak, lanjut Asril, ada juga pelanggan yang diputus karena kedapatan melakukan pencurian air. Dimana biasanya pencurian ini dilakukan pelanngan dengan cara mengalirkan air tanpa melalui meteran yang telah diberikan. “Untuk pelanggan yang melakukan pencurian air ini, selain kita putus sementara, pelanggan juga wajib membayar denda sesuai dengan perhitungan kita. Dan jika dalam waktu enam bulan mereka tidak juga membayar denda tersebut, maka saluran air mereka akan kita putuskan total,” jelas Asril.
Menurut Asril, hingga saat ini, pelangan PDAM OKU berjumlah 13.109 pelanggan. Namun dari jumlah tersebut hanya 11.739 yang aktif, sedangkan sisanya tidak aktif karena diputuskan sambungannya dengan alasan-alasan seperti tadi. Dalam kesempatan tersebut, Asril juga menghimbau kepada pelanggan untuk dapat maklum jika distribusi air agak sedikit terganggu, karena di musim hujan seperti sekarang ini sering terjadi pemutusan aliran air walaupun tidak lama. Hal ini terpaksa dilakukan, karena saat petugas sedang melakukan pembersihan mesin ponton, mesin terpaksa harus dimatikan karena jika tidak dimatikan akan berbahaya bagi petugas. YEN
Maulid Nabi Digelar di Kenten
MAULID NABI
FOTO: BUDI/PALPRES
Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H di masjid Baitul Aziz, Kenten, Talang Kelapa, Banyuasin.
BANYUASIN.PE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin mengelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriyah di masjid Baitul Aziz, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, kemarin (22/1). Meskipun kegiatan tersebut dilaksanakan diluar lingkungan Pemkab Banyuasin, namun, semaraknya tak kalah beda. Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian dalam sambutannya menyampaikan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemkab Banyuasin. Namun, kegiatan pada tahun ini dilaksanakan diluar lingkungan masjid Pemkab Banyuasin, melainkan dilaks-
anakan di masjid Baitul Aziz, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa. “Saya menyambut baik, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H yang dilaksanakan disini. Karena kegiatan seperti ini merupakan salah satu cara meningkatkan syiar Islam untuk lebih menyemarakan jiwa dan keagamaan yang sehat dan dinamis bagi kita semua,” katanya. Dari kegiatan ini, Yan berharap sebagai penyambung untuk lebih mendekatkan diri antara Pemkab Banyuasin dengan masyarakat, sehingga akan lebih terjalin keakraban dan kuatnya jalinan silaturrahim. Selain itu juga, dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan pencerahan kembali,
mengenai risalah yang dibawa Nabi Muhammad SAW yaitu Al-Quran dan Al-Hadist serta meneladani ahlak Nabi Muhammad SAW dengan segala aspek kehidupan umat. “Karena apa yang diajarkan Nabi besar Muhammad SAW, terdapat didalamnya contoh dan suri tauladan yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga umat Islam dapat meniru dan menjadi pegangan hidup,” terangnya. Dalam kesempatan itu juga, Yan Anton didampingi ketua PKK Kabupaten Vinita Citra Karini menyerahkan bantuan seperti dua buah ambal kepada pengurus masjid baitul aziz, uang sebesar Rp5 juta untuk pengurus Masjid Baitul Aziz, lalu uang Rp2 juta untuk anak yatim dan uang Rp3 juta untuk pengajian ibu-ibu di Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa. Ratusan jemaah Masjid Baitul Aziz mendengarkan tausiah yang disampaikan KH A Karim Subki tentang ketauladan Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak umat muslim agar melaksanakan perintah Allah SWT seperti tauladannya Nabi Muhammad SAW yang selalu mengikuti perintah Allah SWT. Karena ahlak Nabi Muhammad SAW itu sudah tertulis dalam Al-Qur’an. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1435 Hijriah kali ini bertemakan cintai dan teladani akhlaknya Nabi Muhammad SAW. Turut hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammada SAW, Ketua DPRD Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin, SA Supriono, Ketua PKK Kabupaten Banyuasin, FKPD, Sekda Ir Firmansyah, Assisten I, II dan III, Ketua MUI, Ketua DMI, Tokoh masyarakat dan pengajian akbar se-Kecamatan Talang Kelapa. BUD
Ita juga mengaku sangat bersyukur karena saat ini pemerintah daerah lebih memperhatikan dan mencarikan solusi bagi warganya yang sedang mengalami musibah. “Alhamdulillah ada tanggapan dari pak bupati. Mudah-mudahan Adel bisa sembuh atau minimal kondisinya agak membaik,” tukasnya. IAN
Target e-KTP Selesai 100 Persen SEKAYU.PE - Dalam rangka mencapai target 100 persen penduduk Musi Banyusain (Muba) menggunakan elektronik KTP (e-KTP) di tahun 2014, maka Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muba akan menjemput bola dengan berkunjung ke 84 desa. Kepala Disdukcapil Kabupaten Muba, Drs Syafaruddin mengatakan, dirinya dan staf Disdukcapil akan jemput bola dengan berkunjung ke 84 desa guna mengejar target seratus persen e-KTP bagi semua penduduk Muba. Karena sampai saat ini masih terdpat 175.241 jiwa yang belum melakukan perekaman e-KTP. Dikatakannya, dilihat dari 14 Kecamatan di Muba, ada beberapa kecamatan yang masih belum melakukan perekaman. Dirinya menilai ada beberapa kendala yang menyebabkan terlambatnya penduduk melakukan perekaman e-KTP yaitu, jarak geografis Kabupaten Muba yang cukup luas dan dipisahkan oleh sungai dan beberapa desa yang cukup sulit dilalui. Lalu alat perekam yang mudah rusak dan dalam proses perbaikan harus di kirim ke pusat. Sebab, Kabupetn Muba tidak diperkenankan untuk melakukan perbaikan sendiri selain karena tidak ada suku cadangnya. Terakhir sinyal internet yang tidak terjangkau di pelosok-pelosok desa tersebut. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target 2014 penduduk Muba 100 prsen menggunakan e-KTP. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat, ketika kami berkunjung ke desa agar dapat antusias melakukan perekaman,” ujar Syafar. Dirinya juga menilai, penduduk masih enggan melakukan perekaman e-KTP, karena masyarakat mengangap kartu identitas tidak begitu diperlukan. Namun, ketika ada keperluan, misalnya untuk berobat barulah berusaha membuat e-KTP. Sedangna untuk masalah minimnya internet di desa-desa, dirinya akan membangun 14 tower di setiap kecamatan, sehingga akan mempermudah proses pengolahan data e-KTP. “Sesuai dengan Peraturan Presiden No 112 tahun 2013, tepat tanggal 1 Januari 2015, KTP SIAK tidak diperlakukan lagi. Semua penduduk wajib menggunakan KARTU identitas e-KTP. Karenanya, kita berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai 2014 penduduk Muba menggunkan e-KTP,” ungkapnya. Sementara itu, Rodiati warga Sekayu mengatakan, kebanyakan warga enggan melakukan perekaman e-KTP karena lamanya antrian saat membuatnya. Apalagi penduduk yang rata-rata bekerja, sehingga cukup kesulitan untuk melakukan perekama. Belum lagi masyarakat juga berfikir saat ini belum begitu perlu e-KTP karena masih ada KTP lama. “Ada sebagian yang menganggap e-KTP belum terlalu perlu karena masih ada KTP lama,” ungkap Rodiati. FIR
Lubuk Linggau, Lahat, Pagaralam, MURA, Empat Lawang, Muaraenim, Prabumulih
SEMANGAT
BARU
SUMSEL &
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
TERPERCAYA
2.799 Hektar Padi Terendam Banjir KAYUAGUNG.PE - Padi milik petani yang terendam banjir di Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI meluas hingga mencapai 2.799 hektar. Karenanya, kemarin (22/1) Bupati OKI, Iskandar SE, mendatangi lokasi persawahan yang tanaman padinya terendam banjir, untuk memberikan bantuan bibit padi sebanyak 50 ton untuk petani yang padinya puso. Bupati OKI, Iskandar SE saat memberikan bantuan bibit padi kepada para petani yang gagal tanam meminta kepada para petani untuk bersabar dalam menghadapi musibah banjir. “Kita ambil hikmahnya dari musibah banjir ini. Dibalik ini semua ada berkah dari tuhan yang maha kuasa. Untuk para petani yang tanaman padinya terendam banjir sehingga gagal tanam, kita dari pemerintah kabupaten memberikan bantuan sebanyak 50 ton,” kata Iskandar. Iskandar berharap, bantuan bibit padi itu dapat membantu meringankan beban para petani. Karena dirinya tidak ingin produksi padi di OKI menurun lantaran musibah ini, apalagi Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya merupakan produsen padi terbesar di Kabupaten OKI. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI, Ir Asmar Wijaya menambahkan, padi yang baru ditanam dan terendam banjir adalah Kecamatan
Lempuing Jaya sebanyak 1.845 hektar di sembilan desa. Kemudian Kecamatan Lempuing 907 hektar di 8 desa, ditambah 1 desa Kecamatan Pedamaran sebanyak 47 hektar. “Dari ribuan hektar lahan padi yang terdendam banjir, memang tidak semuanya puso, hanya sebagian saja yang puso, kami berharap dengan adanya bantuan bibit padi ini para petani tidak lagi mengeluh, manfaatkanlah bantuan bibit padi itu dengan maksimal mungkin,” harapnya. Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Lempuing Jaya, Selamet mengatakan, khusus di Kecamatan Lempuing Jaya, terdapat 1.845 hektar padi di delapan desa yang terendam banjir. “Dari jumlah tersebut 300 hektar sudah dipastikan puso, dengan demikian dipastikan para petani rugi besar,” tukasnya. Terpisah, hujan deras yang mengguyuri wilayah Kabupaten Empat Lawang dalam satu pekan ini, mengakibatkan sungai Air Keruh menluap yang merendam ratusan hektare sawah dan 50 rumah penduduk di beberapa desa dalam Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang. Ketinggian air mencapai satu meter merendam tanaman padi yang sebagian besar baru berumur 1,5 bulan, sehingga padi banyak yang rusak diakibatkan arus air cukup deras di areal
LINTAS
Sekda Kumpulkan Camat dan Lurah PALI.PE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Drs Amiruddin Tjikmat MM didampingi Asisten 2, Burdani Akil SH mengumpulkan Camat dan Lurah se-Kecamatan Talang Ubi guna menindak lanjuti kasus menggunungnya sampah di Pasar Inpres Talang Ubi. “Kita kumpulkan Camat dan Lurah guna menindak lanjuti pembuangan sampah sembarangan sehingga menumpuk. Dan pengelolaan sampah yang menjadi perhatian publik sejak dua minggu terakhir,” ucap Sekda Kabupaten PALI, Drs Amiruddin Tjikmat MM didampingi Asisten 2, Burdani Akil SH saat menggelar rapat tempat di ruang Pemkab PALI, kemarin (22/1). Ditambahkannya, pemerintah bekerja sama dengan Camat dan Lurah menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di Pasar Inpres Pendopo. Sebab, pemerintah menyediakan bak sampah yang ada di pasar hanya diperuntukkan bagi para pedagang saja. “Pemerintah berupaya agar petugas kebersihan mulai pukul dua siang harus mengangkut semua sampah disitu. Dan tidak boleh lagi ada sampah sampai pagi besoknya,” tegas Amirudin. Untuk itu, Amiruddin meminta petugas keamanan yang bertugas untuk menjaga agar warga tidak lagi menjadikan bak sampah di pasar inpres sebagai tempat pembuangan. Sebagai solusinya, warga cukup mengumpulkan sampah didekat rumah masing-masing. Selanjutnya akan ada petugas yang mengambilnya. “Kedepannya akan kita sediakan kontainer sampah. Bapak Bupati berencana akan membeli enam unit kontainer sampah,” pungkas Amirudiin. IMA
Persoalan Parkir Dipantau
PALI.PE - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan memantau persoalan parkir dan kemacetan yang ada di Pasar Inpres Kecamatan Talang Ubi. “Dishubkominfo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI memantau secara langsung tentang persoalan parkir sembarangan yang ada di Pasar Inpres, sehingga tidak terjadi kemacetan,” ujar Kepala Dishubkominfo PALI, Drs Rusman Firman MM. Ditegaskannya, Dishubkominfo akan menyediakan 16 titik parkir yang ada di pasar Inpres, sebab sering terjadi kemacetan pada pukul 12 siang dimana kebanyakkan mobil yang bongkar muatan barang. “Kita menghimbau mobil yang mau bongkar muatan barang pada saat jam sibuk khususnya pukul 12 siang, sebab terjadi kemacetan. Kalau bongkar muatan pada saat pasar sepi, kendaraan yang ada di Pasar Inpres tidak diperkenankan membuat parkir berlapis,” tegasnya. Sementara Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten PALI, Drs Kusmaya menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan Dishubkominfo akan memungut biaya sebesar Rp.1000 motor dan mobil Rp.2000 untuk retribusi parkiran di Pasar Inpres Kecamatan Talang Ubi. “Segala retribusinya akan diserahkan ke Pemkab PALI,” tukasnya. IMA
peesawahan tersebut. Karenanya para petani mengalami kerugian besar karena terancam gagal panen. Petani yang mengetahui sawahnya terendam banjir hanya bisa memandangi sawahnya yang menjadi lautan menyatu dengan sawah petani lainnya. Mereka tidak bisa berbuat banyak, meskipun mereka sempat turun ke lokasi banjir untuk memastikan kondisi tanamannya. Kades Muara Sindang, Jhon yang langsung meninjau lokasi banjir mengatakan, banjir mulai merendam areal persawahan, akibat hujan deras sehari semalam. Setidaknya ratusan hektar sawah di desanya terendam banjir, bahkan ada 50 rumah penduduk ikut terendam. “Sawah warga sudah jadi lautan, ratusan hektar terendam banjir. Akibatnya tanaman padi yang berumur 1,5 bulan rusak dan dipastikan gagal panen, serta warga tidak perlu mengungsi meskipun rumah terendam.” ungkapnya. Sementara itu Camat Paiker, Irtansi menjelaskan, kondisi banjir bukan hanya di Desa Muara Sindang saja, melainkan juga terjadi di Desa Padang Gelai. Ini dimungkinkan terjadi karena luapan air sungai yang berada di daerah itu hingga masuk ke rumah-rumah pendududk dan area persawahan milik masyarakat. “Hampir tiap tahun kondisi banjir ini kerap terjadi. Apalagi di musim penghujan,” ujar Irtansi. IAN/AR
FOTO: ALAM RATU/PALPRES
Ratusan hektar sawah di Kecamatan Paiker, Kabupaten Empat Lawang, dipastikan gagal panen yang diakibatkan ari merendam tanam padi setelah banjir bandang karena meluapnya air sungai Keruh.
Pengadaan Genset RSUD Talang Ubi Diperiksa Diduga Ada Pelanggaran PALI.PE - Kejaksaan Negeri (Kejari) cabang Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kemarin (22/1) menyambanggi RSUD Talang Ubi, untuk memeriksa langsung pengadaan genset yang diduga adanya pelangaran, baik dari nominal harga dan kelayakan genset. Pihak teknisi ahli PLN melakukan uji beban terhadap genset bermerk CAT ini yang didampinggi langsung Kacabjari Talang Ubi, Direktur RSUD Talang Ubi, untuk mengetahui adanya indikasi pelangaran pengadaan genset, yang menggunakan dana APBD Muara Enim tahun 2013 ini. Kaur TU Kejari cabang Pendopo bidang Teknis, Frans Mona SH mengatakan, pihaknya bersama teknisi ahli PLN telah melakukan pemeriksaan genset tersebut, deng-
an melakukan uji beban. Dimana, genset berwarna kuning tua ini hanya bisa menampung beban maksimum 75 persen saja, sehingga terindikasi adanya genset bekas. “Saat beban mencapai 80 persen, alat dari pihak PLN langsung turun. Sedangkan, biasanya kalau genset baru, beban sendiri bisa menampung beban 100 hingga 110 persen. Jadi, terlihat disini adanya indikasi bahwa genset ini barang bekas,” ujarnya, usai melakukan uji beban. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya sejauh ini telah memeriksa beberapa saksi, baik dari pihak perusahaan genset dan saksisaksi dari RSUD Talang Ubi. Sehingga telah ditetapkan satu tersangka berinisial M, yang menjabat sebagai PPK-nya, yang memang bekerja di RSUD Talang Ubi. “Setelah kita memeriksa beberapa saksi yang berada di RSUD Talang Ubi ini, kita telah tetapkan satu tersangka yakni M, yang mer-
upakan PPK pengadaan genset ini. Karena ini terdapat kejangalan, maka tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain yang juga ikut terlibat,” terangnya. Frans juga mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian negara yang dialami. “Total kerugian belum bisa kita tentukan. Karena saat ini kita masih mengumpulkan data dan saksi ahli lapangan. Jadi semuanya belum bisa kita simpulkan,” pungkasnya. Terpisah, LSM Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD) yang diketuai Mulyadi menyampaikan dugaan kasus korupsi pengadaan meubiler pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau ke Kejari Lubuklinggau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel. Mulyadi mengatakan, laporan dugaan adanya indikasi korupsi itu telah dilaporkan kepada Kejari yang diterima salah staf Kejari, RA Sulaiman dengan nomor Istimewa/LKP/LSM/PPD/I/2014.
Tak hanya itu, dirinya telah menyampaikan laporan ke Kajati Sumsel diterima atas nama Ella, pada Selasa (21/1). “Saya baru pulang dari Pelembang, melapor ke Kajati,” ucap Mulyadi meyakinkan sembari menunjukan bukti tanda terima laporan di Kejari dan Kejati Sumsel itu. Menurutnya, modus yang digunakan oleh oknum Disdik Lubuklinggau dalam melakukan dugaan korupsi dengan cara memecah proyek tersebut menjadi beberapa paket dan diduga dibagikan kepada sahabat dan kroni. Dijelaskan Mulyadi, pada 2013, Disdik Lubuklinggau menganggarkan dana peda kode rekening 5.2.2.26.01 sebesar Rp816 juta untuk belanja meubiler sekolah. Namun ternyata paket tersebut dipecah menjadi 12 paket, meliputi sembilan paket untuk Sekolah Dasar (SD) dengan dana Rp576 juta dan tiga paket untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebe-
Kades Dilarang Arogan MUARA ENIM.PE - Dalam menjalankan pemerintahan orang nomor satu di desa yakni Kepala Desa (Kades) harus memiliki sikap yang kordinatif, kerjasama dan komunikasi dengan baik dengan segenap lapisan yang berada di pemerintahan desa. “Dilarang tegas seorang Kades bersikap arogansi. Kades harus bekerja sama dengan Badan Permasyarakat Daerah (BPD) untuk urusan yang namanya pembangunan di desanya masing-masing,” himbau Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar, saat melantik lima orang Kades, di Desa Paduraksa Kecamatan Tanjung Agung, kemarin (22/1). Muzakir menegaskan kepada para Kades, jika akan mengusulkan pembangunan desa harus melibatkan seluruh komponen warga desa, seperti merencanakan pembangunan fisik, retribusi desa, membuat peraturan desa, harus sepakat dan sependapat dengan masyarakat desa. “Dalam menjalankan tugas, seorang Kades harus bisa bekerja sama dengan BPD untuk melaksanakan pembangunan di desanya,” tegasnya.
Lintas Sumatera (Jalinsum). Kepala Satpol PP Kabupaten Muratara, Mulyadi Pabena menjelaskan, pihaknya segera melakukan inventarisir untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang hewan ternak berkaki empat yang dilarang berkeliaran ditempat umum, khususnya diakses Jalinsum. Sebab, akan menganggu kenyamanan serta mengancam keselamatan pengendara yang
sar Rp240 juta. Ironisnya dalam prakteknya, diduga dengan besaran dana Rp80 juta, paketnya diberikan kepada orang yang tak selayaknya mendapatkan proyek tersebut dikarenakan ada unsur kroni salah satu pejabat di Lingkungan Disdik itu sendiri, yang juga sebagai oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menanggapi adanya laporan tersebut, Kepala Disdik Kota Lubuklinggau, H Abdullah Matjik ketika dikonfirmasi Palembang Ekspres saat menghadiri peletakan batu perdana pembangunan Waterpark, kemarin (22/1) membantah semua yang dituduhkan tersebut. “Tuduhan itu tidak benar, sebab dalam pelaksanaan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. Dikatakannya, dirinya akan siap memberikan keterangan jika nantinya dibutuhkan pihak penegak hukum. “Kita siap memberikan klarifikasi, jika nantinya dibutuhkan,” ujarnya sembari tersenyum. IMA/RIF
Wajib Miliki Dokumen Amdal
FOTO: HERU/PALPRES
MELANTIK
Bupati Muara Enim, H Muzakir Sai Sohar saat melantik lima orang Kades di Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim.
Tidak lupa, Muzakir mengucapkan selamat kepada Kades baru yang sudah dilantik dan dipilih oleh masyarakat. Selanjutnya kades terpilih dapat menjalankan tugas-tugasnya sebagai pemimpin pemerintahan di desanya. Dalam kesempatan ini, Bupati melantik lima orang Kades yakni dua orang Kades dari Kecamatan Tanjung Agung yakni Erham Kades Paduraksa, Rio Amro Ramico Kades Indramayu dan Nizaruddin Kades Pandan Dulang. Kemudian dua orang Kades dari Kecamatan Rambang yakni Askandar Kades Baru Rambang dan Aslin Mirwan
Segera Inventarisir Pemilik Ternak MURATARA.PE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muratara dalam waktu dekat bakal melakukan inventarisir terhadap pemilik hewan ternak berkaki empat yang tersebar diwilayah Kecamatan Karang Jaya dan Rupit. Pasalnya, dua wilayah Kecamatan tersebut masih banyak hewan ternak milik warga seperti kerbau dan sapi berkeliaran diakses Jalan
TERENDAM
13
melintas sekitar lokasi. “Kami mengimbau kepada pemilik ternak, agar digembalakan. Bila sudah memasuki waktu sore hari, ternak harus segera dikandangkan agar tidak berkeliaran,” jelasnya. Mulyadi mengaku, Perda tentang hewan berkaki empat itu sudah ada sejak lama. Dan tinggal menerapkannya dilapangan, yang mana terlebih dahulu setiap pe-
Kades Marga Mulia. Sementara Anggota DPRD Muara Enim, Jonidi mengharapkan, agar kiranya Kades sebagai penyelenggara pemerintahan di tingkat desa dapat bekerja sama dengan pemerintahan tingkat kecamatan dan mendukung visi dan misi Kabupaten Muara Enim yang sehat, mandiri, agamis dan sejahtera. “Kedepan pekerjaan baru telah menunggu. Tingkatkan koordinasi terus dengan segenap lapisan di desa untuk mendukung pembangunan di desa, kecamatan dan kabupaten,” pungkasnya. HFB
milik ternak akan diinventarisir untuk diberikan sosialisasi. “Kita minta data-data dari desa dan diingatkan agar mereka (pemilik ternak) tidak membiarkan ternaknya berkeliaran,” tegasnya. Selain itu, kata Mulyadi, bila ternak digembalakan oleh pemiliknya, maka kemungkinan juga akan mencegah tindak pencurian. “Kalau digembala, itu mengurangi tingkat kriminalitas. Dan inventarisir akan dilakukan dalam waktu dekat ,” ungkapnya. Sementara itu Aan (31), salah
seorang warga Kecamatan Rupit mengaku, sepanjang akses jalinsum diwilayah Kecamatan Rupit memang masih banyak kerbau berkeliaran dengan menyeberang diakses Jalinsum. Tak pelak, pengendara yang kebetulan melintas dilokasi harus ekstra hati-hati lantaran khawatir menabrak. “Masih banyak kerbau milik warga yang nyeberang di Jalinsum. Itupun kadang tidak ada sang pemilik yang menggembalakan kerbau tersebut,” pungkasnya. IMR
PAGARALAM.PE – Demi menjaga lingkungan dari dampak pencemaran, berbagai bidang usaha mulai dari infrastruktur, perkebunan, industri, Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Kesehatan dan Klinik Bersalin, Menara/Tower GSM, RPH dan SPBU wajib memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Pagaralam Hermawan kepada wartawan kemarin (22/1). Menurutnya, kewajiban tempat usaha memiliki Amdal ini sesuai Undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan. “Dengan ketentuan undang-undang ini, semua tempat usaha wajib untuk dilakukan pengawasan secara seksama dan detil, sehingga nantinya lingkungan tidak akan tercemar dan dapat selalu terjaga,” paparnya. Sebagai langkah pengawasan, BPLH Kota Pagaralam telah melakukan pendataan tentang usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki Dokumen Lingkungan Hidup. Dokumen itu mulai dari AMDAL, UKL-UPL, maupun SPPL yang dibuat dalam bentuk dokumen serta melakukan Pembinaan dengan cara menerbitkan Surat Edaran Walikota Pagaralam No 660/244/BPLH/PP-1/VI/2012 tanggal 03 Juli 2012 tentang Penyusunan Dokumen AMDAL, UKL-UPL, SPPL dan Izin Lingkungan. “Berbagai upaya pengawasan dan pembinaan terhadap tempat usaha yang wajib memiliki Amadal saat ini terus genjar dilaksanakan. Diharapkan kedepan angka pencemaran dapat ditekan sedemikian rupa,” ujar Hermawan. Bila mana dalam jangka waktu tertentu Pemrakarsa (pelaku usaha) tidak memiliki Dokumen Lingkungan Hidup, maka akan diberikan sanksi secara bertahap atau bertingkat. “Sanksi yang pertama berupa Teguran Tertulis, Paksaan Pemerintah, Pembekuan Izin Lingkungan, dan bila tidak juga diindahkan, maka akan dilakukan Pencabutan Izin Lingkungan,” tegasnya. KOE
14
PENDIDIKAN
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
Cetak Kader NU Militan Melalui Diklat MUARA Sebagai bukti saya ENIM. PE Pengurus serius mengurus Cabang NU, saya tidak Nahdatul mencalonkan diri Ulama sebagai caleg pada (NU) Kapemilu nanti bupaten Muara Enim menggelar pendidikan dan latihan (diklat) ke NU-an dan pemantapan pemahaman aqidah Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) bagi kader penggerak NU di Kabupaten Muara Enim. “Melalui Diklat ini, diharapkan dapat mencetak kader NU yang militan,” tukas Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Muara Enim, Heri Candra S Kom, Rabu (22/1) disela-sela Diklat Kader NU di Mess Veteran. Menurutnya, para pengurus harus memiliki waktu untuk mengurus organisasi. Dikarenakan NU adalah warisan para ulama sehingga harus memiliki komitmen untuk dapat membesarkan NU di Kabupaten Muara Enim. “Sebagai bukti saya serius mengurus NU, saya tidak mencalonkan diri sebagai caleg pada pemilu nanti,” kata dia. Dalam Diklat ini dihadiri narasumber tim pengkaderan Pengurus Wilayah NU Sumsel, Ketua Wilayah NU Sumsel Drs H Amri Siregar MAg, Wakil Rois Surya Drs H Mardi Abdullah, Wakil Ketua H Periansyah, Wakil Ketua Agus Muhaimin, Rois NU Muara Enim H Iskandar dan Mustasyar H Sholeh. Lanjutnya, untuk Diklat Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKP NU) ini sebagai implementasi dari diklat serupa yang diadakan oleh PB NU di Rengas Denglok, Karawang, Jawa Barat, 17-20 November lalu. Dimana dari Sumsel ada enam orang yang ikut salah satunya dirinya dari Muara Enim. “Untuk apa kader banyak, setiap kegiatan ramai, tapi kualitas kadernya kurang. Kedepan saya membenahi pengurus yang ada, tidak jadi masalah kader yang ada sedikit tapi militan. Namun harapan saya 50 pengurus cabang NU Muara Enim semuanya militan,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua PW NU Sumsel, Drs H Amri Siregar M Ag, mendukung penuh adanya keinginan Pengurus NU Muara Enim untuk menciptakan kader NU militan. Karena kata dia, saat ini PB NU untuk jenjang struktur NU yang dilahirkan dari kader ulama seperti, IPNU, IPPNU, Patayat, GP Ansor, ISNU tidak tertalu menimbulkan kader yang militan. Sedangkan tantangan keberagamaan semakin banyak. Dicontohkannya, banyak anak-anak sekolah, yang aqidahnya berbeda dengan pandangan NU. Begitu juga dengan masjid-masjid sudah mulai dimasuki dengan berbagai paham. “Teroris di mana- mana, anak-anak muda dijadikan pengantin untuk dijadikan korban bom bunuh diri, dengan iming-iming sudah ditunggu bidadari di syurga,” ulasnya. Kepada pengurus dan kader NU Kabupaten Muara Enim, dirinya berharap agar menjadi kader militan dalam menyebarkan ajaran ahlisunnah wal jamaah. HFB
SEMANGAT BARU & TERPERCAYA
Walikota: Segera Bangun Sekolah Percontohan
KUNJUNGAN
FOTO: ALHADI FARID / PALPRES
Walikota Palembang H Romi Herton terlihat akrab bersama siswa disela-sela kunjungannya dibeberapa sekolah di Palembang Rabu (22/1).
PALEMBANG. PE – Masih banyaknya sekolah yang rusak menjadi PR bagi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Palembang (Disdikpora) Kota Palembang. Namun, tahun ini Palembang akan bangun sekolah percontohan. Menurut, Walikota Palembang, H Romi Herton, seperti sekolah yang di pinggir jalan akan menjadi sekolah icon Kota Palembang, sedangkan sekolah di atas rawa itu tetap dipertahankan karena rawa bisa dimanfaatkan. “Untuk sekolah rawa akan ada bangunan,
tetapi tanpa harus merusak rawa karena banyak manfaatnya untuk mengembangkan enterpreneur siswa dengan memasukan bibit ikan, rumput laut dan pemanfaatan lainya,” jelasnya Rabu (22/1) usai melakukan kunjungan dibeberapa sekolah SD Negeri 38, SD Negeri 3, dan SDN 5 Palembang. Romi menjelaskan, dengan adanya hal ini dapat mengajarkan siswa untuk peduli dan mencintai lingkungan sekitar mereka. Peranan guru juga sangat mendukung untuk
terlaksananya hal tersebut, agar ke depan sekolah menjadi lebih bagus dan baik. Romi berharap, semua sekolah khususnya di rawa agar bisa memanfaatkan lingkungan sekitar dengan sesuatu yang. “Sangat bagus dan mendidik siswa dengan peduli lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan,” katanya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulinto Mengatakan, pihaknya datang bersama Walikota Palembang, Romi Herton telah menjadwalkan beberapa
tempat sekolah untuk meninjau khususnya Sekolah Dasar (SD) yang dahulunya tempat walikota sekolah. “Walikota melihat langsung kondisi sekolah SD tersebut yang kita dampingi untuk melihat sekolah mana saja yang tidak layak,” terangnya. Lanjutnya, 2015 sekolah tersebut akan dianggarakan untuk dibangun sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lainya yang ada Kota Palembang, bagi sekolah yang di pinggir jalan Walikota Palembang berharap itu menjadi icon Kota Palembang yang mana menjadi sekolah yang terbaik. Zulinto menjelaskan, sekolah yang ada di rawa akan ada pengerasan di daerah tersebut dan juga akan, karena pihaknya sependapat dengan Walikota Palembang untuk sekolah di rawa tidak akan ditimbun. Hal ini akan di realisasikan 2014 yang sudah ada beberapa sekolah dan 2015 mendatang semua sekolah sudah selesai. “Akan kita kejar, programkan serta rencanakan berapa besar dana yang akan di keluarkan yang mana dana tersebut menggunakan dana APBD Kota Palembang,” jelasnya. Pihaknya, secara bertahap membangun sekolah yang menjadi sekolah percontohan tersebut karena pihaknya akan melihat kekuatan dana tersebut. Zulinto berharap, melalui pembangunan ini tingkat pendidikan dan perkembangan pendidikan di Kota Palembang akan berkembang. Di tempat yang sama, Mulyadi Spd MM selaku Kepala SD 38 Palembang, sangat mendukung program Walikota Palembang yang mana sekolah yang di pinggir jalan menjadi ikon serta sekolah rawa tersebut harus di manfaatkan sehingga menciptakan siswa yang perduli lingkungan sekitar mereka sendiri. “Kita sangat senang dan menyambut baik program pak Walikota Palembang tentang hal tersebut, apalagi untuk memajukkan dunia pendidikan khususnya Kota Palembang,” tandasnya. KUR
Targetkan Ponpes Modern Setiap Kecamatan LOKASI PONPES
Bupati Muba H
Pahri Azhari serta
beberapa SKPD saat meninjau
lokasi lahan yang akan dibangun
Pondok Pesantren
Modern.
FOTO: FIRDAUS / PALPRES
SEKAYU. PE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menargetkan akan membangun Pondok Pesantren (Ponpes) modern disetiap kecamatan. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata, menjadikan Bumi Serasan Sekate religius sesuai program Permata Muba 2017. “Nanti setiap kecamatan kita bangun Ponpes modern, untuk saat ini baru tahap
pembangunan yang akan dilakukan tahun ini juga di kecamatan Sekayu,” ungkap Bupati Muba, H Pahri Azhari disela-sela meninjau lahan yang akan dibangun ponpes modern, Rabu (22/1). Menurutnya, ponpes itu nanti akan menunjang keberhasilan program Pemkab dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda. Selain itu, Ponpes
modern ini juga jadi sumber ilmu agama dan bakat para santri yang akan menimba ilmu. “Ponpes ini akan jadi ladang ilmu bagi putraputri di Bumi Serasan Sekate baik itu keagamaan dan kemampuan,” katanya. Dalam peningkatan ilmu agama, Pahri menegaskan, Pemkab tidak main-main. Malahan Pemkab terus berusaha melakukan berbagai macam pola peningkatan pendidi-
kan keagamaan. Sedangkan untuk lahan Pemkab menyiapkan seluas 6 hektar yang akan dihibahkan pada yayasan Ahlul Fak’har Islamic Idol sebagai pengelolaan pembangunan Ponpes modern nantinya. Sementara itu, Ketua Yayasan Ahlul Fak’har Islamic Idol Ust Opi Palopi, MA mengatakan, Ponpes modern yang akan dibangun merupakan pertama di kabupaten Muba, sedangkan konsep pendidikannya bersifat modern salafiah dan teknologi. Artinya, santri yang akan menimbah ilmu tidak hanya diberikan pendidikan keagamaan melainkan bidang teknologi serta mengembangkan bakat-bakat. “Setiap santri sesuai kenginannya akan memilih mau menjadi hafizh, kaligrafi, qori-qoriah dan lainnya. Tinggal kita mendidik,” terangnya seraya menambahkan nanti untuk santri angkatan pertama akan diambil dua santri tiap desa. Disinggung, konsep bangunan ponpes, Ust Opi menerangkan, lahan yang dihibahkan oleh pemkab seluas enam hektar, dengan anggaran pembangunan mulai dari dana APBD, bantuan masyarakat maupun dana CSR perusahaan-perusahaan yang ada di Muba. “Insya Allah untuk pembangunannya ditargetkan selesai 2015 ini, sehingga bisa dapat segera,” tandasnya. FIR
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
Polri Jangan Berpihak BATURAJA. PE – Sebentar lagi akan diselenggarakan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Menghadapi pesta demokrasi itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution mengingatkan secara tegas agar jajaran kepolisian menjaga netralitas dengan tidak berpihak, baik saat pileg maupun pilpres. “Jelang pelaksanaan pemilu baik pilpres maupun pileg, saya tegaskan agar aparat kepolisian tetap bersikap netral dan tidak memihak, karena tanggung jawab Polri, seperti dikatakan Kapolri, hanya berperan dalam bidang pengamanan,” tegas Saud di sela acara menerima kembali Gedung Mako Polres OKU yang diserahkan langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo didampingi Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin, Rabu (22/1). Dikatakan Saud, dirinya tidak akan segan-segan melakukan penindakan tegas, bilamana ada anggota Polri di jajarannya berani bermain-
main dan terlibat atau memihak dalam urusan pemilu. “Jika ada anggota saya yang terlibat memihak, silakan laporkan ke saya, kami akan melakukan tindakan tegas jika ada anggota Polri yang berani terjun dalam pemilu,” tegas Kapolda. Menurut Kapolda, guna mengantisipasi tidak netralnya sikap Polri, pihaknya juga mengharapkan dan mengimbau peran aktif masyarakat, untuk ikut mengawasi bahkan melaporkan jika ada keterlibatan anggota Polri di ranah politik praktis. “Saya siap menerima pengaduan dari siapa saja, jika ada di antara masyarakat yang dirugikan dengan keputusan anggota saya,” tandasnya. Masih menurut Kapolda, peranan anggota Polri dalam pemilu, sebatas pada pengamanan. Oleh karenanya, sudah harga mati jika institusi Polri tidak akan masuk dan terlibat dalam masalah politik. “Kami hanya bertugas dalam soal pengamanan, tidak lebih dari itu,” tutup Kapolda. YEN
Polres OI Siap Sambut Pileg INDRALAYA. PE- Jajaran Polres Ogan Ilir menggelar apel pasukan guna melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana Polri. Apel ini sebagai persiapan menjelang pemilihan legislatif (pileg), April mendatang. Upacara dipimpin langsung Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat diikuti jajaran Polres Ogan Ilir, Rabu (22/1), di halaman Mapolres Ogan Ilir. Di sela-sela apel, Kapolres langsung memeriksa seluruh pelengkapan mulai dari mobil patroli, motor, perlengkapan pasukan Pengendalian Massa (Dalmas), senjata, hingga gas air mata. Kapolres AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Kasat Sabhara AKP Ketut Bagia. mengatakan, pihaknya mengakui, saat ini perlengkapan pengamanan masih banyak yang kurang. Meski demikian, pihaknya akan berupaya memperbaiki dan merawat yang ada agar barangbarang dapat digunakan. “Ya, kalau sekarang ini memang kurang perlengkapan kita, tapi kita akan berusaha memperbaiki dan merawat perlengkapan yang sudah ada,” tuturnya. Kapolres menambahkan, selain mempersiapkan peralatan, pihaknya juga siap melakukan pelatihan, baik teori maupun praktik, kepada anggota terkait tata cara penanganan pemilu. “Dalam teori
kita berikan pelatihan cara-cara penanganan pemilu mulai dari pemantauan, pengamanan, hingga jika terjadi huru-hara. Kita juga adakan praktiknya,” ujar Kapolres. Selain itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga melakukan sistem pengamanan kota, yakni berupa Kamtibmas dengan terjun langsung ke masyarakat, mengungkap kasus, dan memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat. “Ini tentunya harus dibantu dengan peran serta masyarakat. Untuk pemilu, harus satu suara menunjukkan ikrar pemilu damai. Kita juga tempatkan personel di masingmasing wilayah,” katanya. Mengenai kekuatan pengamanan, Kapolres menjelaskan, pihaknya menerjunkan 2/3 kekuatan atau sekitar 300 anggota yang disiapkan melakukan pengamanan pemilu. “Intinya semboyan kita, Polres Ogan Ilir dan jajarannya siap mengawal pesta demokrasi dan menjaga netralitas guna mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tukasnya. Kasat Sabhara AKP Ketut Bagia menambahkan, hari ini pihaknya sudah mulai melakukan latihan praktik untuk pengamanan pemilu. “Kita latihan tata cara penggunaan alat pengamanan serta senjata apabila mendesak dilakukan,” kata dia. VIV
ATRIBUT KAMPANYE Salah satu sudut Kota Pagaralam yang dipenuh atribut kampanye para calon legislatif (caleg) membuat pemandangan kota jadi semerawut. FOTO NET
KPU Segera Tegur Parpol PAGARALAM. PE –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam akhirnya gerah juga dengan desakan serta rekomendasi Panwaslu terkait banyaknya atribut kampanye tidak sesuai aturan. Penyelenggara pemilu ini menyatakan segera menegur pihak partai politik (parpol) untuk menertibkan atribut para calon legislatif (caleg) tersebut. “Kami akan layangkan surat teguran kepada parpol untuk menurunkan baliho, spanduk, dan atribut lain yang tidak sesuai aturan. Kami beri kesempatan tiga hari setelah
dilayangkan surat tersebut untuk ditertibkan sendiri,” kata Ketua KPU Pagaralam Hendri, Rabu (22/1). Jika dalam waktu tiga hari surat tersebut tidak diindahkan, menurut Hendri, pihaknya akan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk melakukan penertiban. “Dalam hal ini kita akan libatkan Pol PP untuk pelaksanaan penertiban,” lanjut dia. Ia mengakui, banyak desakan masyarakat, terutama hasil rekomendasi dari Panwaslu, terkait pelanggaran atribut kampanye. Karena itu , Hendri berjanji akan segera menuntaskan permasalahan atribut ini. Di sisi lain ia juga meminta kesediaan parpol nantinya menyepakati aturan main yang berlaku. Ketua Panwaslu Pagaralam Haidir
Murni melalui anggota Divisi Pengawasan Sahlan mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali mengirimkan surat rekomendasi dan laporan, baik lisan maupun tertulis, kepada KPU Pagaralam. Namun sampai para komisioner baru dilantik, tetap tidak ada gerakan berarti untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. “Selama ini kita sudah sampaikan dengan tegas bahwa banyak pelanggaran yang dilakukan oleh baik para calon anggota legislatif (caleg) atau partai politik (parpol),” kata Sahlan. Ia menambahkan, apabila aparat pemerintah daerah dan keamanan hanya ‘menyimpan’ rekomendasi itu dalam laci maka mereka tidak bisa berbuat banyak. “Banyak orang yang tidak mengerti. Ketentuan ini tertulis dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor
15 Tahun 2013,” cetusnya. Selama ini Panwaslu bahkan sudah menginstruksikan sampai ke Panitia Pengawas Lapangan (PPL) untuk senantiasa melakukan pengawasan dan mencatat semua pelanggaran. Sesuai dengan yang dikatakan Henki Biantoro, Ketua Panwascam Pagaralam Selatan, bahwa seluruh PPL di wilayahnya sudah digenjot untuk melakukan tugasnya. “Sudah sangat banyak rekomendasi kami laporkan ke Panwaslu Kota mengenai pelanggaran atribut ini,” kata Hengki. Sementara Kasatpol PP Pagaralam Bhakti N mengatakan siap jika memang penertiban atribut harus dilakukan. “Sebagai penegak perda kami siap melakukan penertiban jika memang KPU berkoordinasi dengan kami,” katanya singkat. KOE
PAN Miliki Dana Kampanye Terbesar SEKAYU. PE- Sebanyak 12 partai politik (parpol) peserta pemilu di Kabupaten Muba melaporkan dana kampanyenya kepada KPU setempat. Dari laporan tersebut diketahui Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki dana kampanye dapil terbesar yaitu Rp1.13.047.000 dan saldo partai Rp49.400.000, sedangkan Partai Hanura menjadi partai yang memiliki dana terkecil yaitu Rp100 ribu dengan dana dapil nihil. Ketua KPU Muba Rustam Effendi, Rabu (22/1), mengatakan, semua parpol kemarin telah melaporkan dana kampanye masing-masing dan apa yang telah dilaporkan parpol itu yang dicatat. “Dana kampanye tersebut sesuai dengan laporan
masing-masing parpol, dan saat ditanyakan tidak ada masalah lagi,” kata Rustam. Selain soal dana kampanye, Rustam menambahkan, pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian, Satpol PP, parpol, dan Panwaslu mengenai penertiban alat peraga kampanye di tempat umum. Disepakati, mulai 23 Januari pukul 24 semua alat peraga tidak boleh lagi berada di tempat umum. Panwaslu bekerja sama dengan Satpol PP akan melakukan tindakan penurunan alat peraga tersebut. “Semua perwakilan parpol hadir dan menandatangani berita acara dan sepakat untuk tertib dalam pemilu,” ujar Rustam.
Ketua Panwaslu Jhon Heri mengaskan, pihaknya selaku pengawas pemilu akan terus memantau semua calon legislatif (caleg) dan akan mencatat setiap kecurangan yang terjadi dan akan dilaporkan ke KPU. Mengenai dana kampanye, dikatakan, Panwas juga telah melihat laporan tersebut, dan memang yang paling kecil dari Hanura dengan saldo parpol Rp100 ribu dan dana dapil nihil, di bawah Partai Nasdem yang saldonya Rp1 juta dan dana dapilnya nihil. “Saya selaku Ketua Panwaslu akan mengawasi apapun tindak kecurangan dan akan saya laporkan ke KPU karena saat pileg dan pilpres, Panwaslu hanya bertindak untuk mengawasi dan memberikan reko-
mendasi kepada KPU yang berhak memberikan sanksi,” ujar Jhon. Sementara itu, Kabag Logistik dan Humas KPU Muba, Solehan SAg, MSi mengatakan, dari 12 partai yang ada, hanya PKPI yang tidak hadir dan tidak menandatangani berkas berita acara penertiban alat peraga kampanye. Meski begitu, ia menilai semua menyatakan sikap setuju dengan penertiban alat peraga, dan jika masih ada yang tidak mengindahkan aturan, KPU akan memberikan sanksi dan jika tetap mengacuhkan KPU dapat mendiskualifikasi parpol tersebut. “Ya jika saat ditegur dan diberikan SP tidak berubah, maka dengan terpaksa kita akan diskualifikasi,” ujar Solehan. FIR
16
SEREMONI SHARING
PALEMBANG EKSPRES KAMIS, 23 JANUARI 2014
SEMANGAT
BARU
&
TERPERCAYA
Wakil Walikota Andriansyah Fikri Berikan Bantuan Korban Banjir Payuputat Pemkot Prabumulih Salurkan 920 Paket Sembako
Andriansyah Fikri
Mulyadi Musa
PRABUMULIH. PE – Setelah sebelumnya memberikan bantuan kepada para korban banjir yang berada di Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih, pada Rabu (22/1) pagi, kembali memberikan bantuan kepada ratusan korban banjir di Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih. Dalam bantuan kali ini sebanyak 920 paket sembako dibagikan Pemkot Prabumulih kepada korban banjir yang terjadi pada Minggu (19/1) lalu. Bantuan yang diberikan berupa 1 kampil beras ukuran 10 kilogram, beberapa bungkus mie, dan beberapa kaleng sarden kemasan. Menurut Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri SH, yang hadir
H Ahmad Sobri
mewakili Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM, sekaligus membagikan secara simbolis ratusan paket sembako tersebut mengatakan, bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian Pemkot terhadap korban banjir. “Bantuan ini sebagai bentuk perhatian Pemkot terhadap korban banjir, sebelumnya bantuan serupa juga kita berikan terhadap korban banjir yang ada di wilayah Jungai, RKT,” sebut Andriansyah Fikri, dalam sambutannya. Dia menuturkan, musibah banjir tidak hanya terjadi di Kelurahan Payuputat, tapi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu disebabkan curah hujan tinggi yang turun dari sejak November 2013. “Musibah banjir ini terjadi hamper di seluruh wilayah Indonesia, ka-
Wakil Walikota, Andriansyah Fikri bersama Sekda, H Ahmad Sobri menyalami anak-anak SD di Payuputat
FOTO-FOTO: ANDRE/PALPRES
Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri serta Sekda, H Ahmad Sobri dan Camat Prabumulih Barat, M Daud foto bersama warga Payuputat.
rena curah hujan tinggi dari November lalu, dan diprediksi terjadi sampai bulan Februari 2014 nanti,” terang mantan Kedua DPRD Kota Prabumulih ini. Turut hadir dalam pemberian
Wakil Walikota, Andriansyah Fikri didampingi Kabag Humas, Mulyadi Musa memberikan kata sambutan di hadapan warga.
bantuan itu, Plt Sekda Achmad Sobri, Kepala Satpol PP Ibrahim Cik Ading, Kepala Dinsos Asri, Kabag Humas dan Protokoler Drs Mulyadi Musa, Camat Prabumulih Barat M Daud, Lurah Payuputat dan Ketua
Adat Payuputat, Doman. “Saya mewakili masyarakat Payuputat mengucapkan, terima kasih atas bantuan dan perhatian Pemerintah kota Prabumulih. Semoga apa yang diberikan ini dapat meringan-
Sekda, H Ahmad Sobri bersama Wakil Walikota, Andriansyah Fikri membagikan bantuan sembako korban banjir
kan beban para korban banjir dan bermanfaat bagi kami semua,” ucap Doman, ketika memberikan kata sambutan mewakili masyarakat Payuputat sekaligus membacakan doa penutup. ADV/RAY
Wakil Walikota Prabumulih, Sekda, Camat Prabumulih Barat, dan Lurah Payuputat foto bersama anak-anak SD korban banjir.