JUMAT 10 MARET 2017
16 HALAMAN
Rp 3.000
Rp 2,558 T untuk Fee Sejumlah Pihak
TENAGA KERJA Jateng Butuh 2.000 Tenaga Kerja/tahun SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah menyatakan provinsi ini membutuhkan 2.000 tenaga kerja per tahun untuk seluruh sektor industri. “Bahkan untuk tahun ini kebutuhannya bisa sampai 3.000 tenaga kerja,” kata Ketua Apindo Jawa Tengah Frans Kongi di Semarang, Kamis. Dia mengatakan dari seluruh kebutuhan tenaga kerja tersebut, sekitar 70-80 persen di antaranya terserap di sektor garmen, sedangkan sisanya terbagi di beberapa sektor lain di antaranya tekstil, mebel, dan sepatu
Kelompok Setnov dan Anas Terima Rp574 M
ke hal 7 kol 1
JAKARTA - Setya Novanto (Setnov) kembali berada di situasi sulit. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Golkar itu harus menerima kenyataan bahwa nama besarnya kini berada di pusaran mega korupsi kartu tanda penduduk (KTP) elektronik (e-KTP). Setnov harus mencari jalan keluar agar lolos dari jeratan itu. Namun perlu diingat, yang dihadapi kali ini bukan kasus politik seperti pencatutan nama Presiden
JALAN RUSAK
KOMPAS
DITANAMI - Pohon pisang ditanam warga di Jalan Adisumarmo, Sukoharjo, sebagai penanda bagi pengguna jalan, Selasa (4/3).
Joko Widodo dalam polemik ‘papa minta saham’ PT Freeport Indonesia 2015 lalu. Perkara sekarang, ditangani lembaga hukum berintegritas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski demikian, Setnov bisa sedikit bernafas lega. Sebab, dia tidak akan sendirian menghadapi KPK. Ada sejumlah nama besar lain yang juga masuk pusaran korupsi dengan kerugian negara jumbo, Rp 2,3 triliun tersebut. Diantaranya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum dan HAM) Yasonna Laoly, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara ke hal 7 kol 5
Ganjar Lebih Suka Jalan Berlubang Ditanami Pisang GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku kritik masyarakat terkait jalan rusak sangat beragam. Namun ia lebih suka dikritik dengan melihat pohon pisang ditanam di jalan berlubang atau memancing di jalan berlubang. Penanaman pisang untuk jalan rusak jauh lebih baik ketimbang membiarkan ada jalan berlubang, namun tidak ditangani dan menimbulkan korban jiwa. “Saya lebih seneng diejek (jalan berlubang) ditanduri pisang, kalau gak malah jadi jeglongan, malah (orang) jadi jatuh,” kata
M DHIA THUFAIL
DIRAWAT - Seorang wanita yang diduga gila mendapat perawatan dari tim medis RSUD Kalisari Batang setelah menjadi bulan-bulanan warga di Kelurahan karangasem Utara, karena dituding sebagai penculik anak.
Lagi, Korban ‘HOAX’ Babak Belur Dihakimi Warga IMAM HUSEIN/JAWA POS
ke hal 7 kol 5
SIDANG E KTP - Terdakwa mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman (kanan) dan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto (kiri) menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP secara nasional tahun 2011-2012 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (9/3/2017).
NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR 13,407 ..............
.........
13,440
...........
13,417
7/3
8/3
9/3
Kapolres akan Usut Pelaku Penyebaran Info Hoax BATANG – Aksi main hakim sendiri akibat tersulut
isu ‘HOAX’ atau berita bohong yang akhir-akhir ini beredar di dunia maya, kembali di wilayah Kabupaten Batang. Seorang wanita paruh baya yang diperkirakan berusia 50 tahunan, menjadi sasaran amuk massa. Wanita yang berpenampilan lusuh,
kumal dan selayaknya orang gila itu, dihakimi oleh warga di daerah Kelurahan, Karangasem Utara, Kecamatan/ Kabupaten Batang. Akibatnya, wanita renta yang hanya biasa menghabiskan separuh hidupnya ke hal 7 kol 5
Belasan Ekstasi Disembunyikan di Balik Stiker di Kamar Mandi
SUMBER : (KURS JUAL) BANK INDONESIA
Berhasil Ditemukan Petugas Lapas Pekalongan
SELEBRITIS Kaget Sandy Tumiwa Seenaknya Bilang Cerai PERNIKAHAN Sandy Tumiwa dengan Diana Limbong memang cuma siri. Keduanya mengikat janji pernikahan pada Oktober 2015 lalu, sesaat Sandy akan masuk penjara. Sandy sudah bebas dari bui karena kasus penipuan. Tak lama menggelar jumpa pers, Sandy
PEKALONGAN - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas setempat, Kamis (9/3) pagi. Kali ini, modus penyelundupan narkoba berupa 18 butir pil diduga jenis ekstasi
BARANG BUKTI DIAMANKAN
TUNJUKKAN Kalapas Kelas IIA Pekalongan, M Hilal, menunjukkan dokumentasi keberhasilan petugasnya yang menemukan belasan butir pil ekstasi yang disembunyikan di balik stiker di dalam kamar mandi oleh pengunjung lapas setempat, kemarin.
18 butir pil berwarna ungu yang diduga merupakan psikotropika (ekstasi) Modus: Disembunyikan di balik stiker yang menempel di tembok kamar mandi pengunjung.
ke hal 7 kol 5
ke hal 7 kol 5
WAHYU HIDAYAT
Dari Studium General Mahasiswa Unikal di Aula Gedung C
M Aditya Warman Beri Perspektif Hadapi Perubahan
Diana Limbong
Bagaimana mahasiswa menghadapi perubahan yang kian hari kian kompetitif, tidak bisa ditebak? Tidak mudah memang. Dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan M Aditya Warman, memberikan perspektif dalam studium general di Aula Universitas Pekalongan (Unikal), kemarin.
FOTO BARENG
Rp 2,558 T Untuk Fee Sejumlah Pihak
Ini baru namanya bancakan politisi dan pejabat...
Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, M Aditya Warman, Rektor Unikal H Suryani SH MHum, dan Wakil Rektor III Dr Ir Hj Benni Diah M MPi berfoto usai studium general, kemarin.
Lagi, Korban ‘HOAX’ Babak Belur di Hakimi Warga
Nasib orang gila terancam gara-gara pengaruh media sosial... ASEP
A ASEP SYARIFUDDIN, UNIKAL
DOK
nanti-nantikan untuk memberikan ide, gagasan yang segar sebagai bekal mahasiswa menghadapi tantangan ke depan. Tema yang diangkat dalam studium general tersebut adalah ‘Membangun Karakter dan Kapasitas Mahasiswa Menghadapi Perubahan yang Unpredictable’.
M ADITYA WARMAN kembali hadir di Pekalongan. Kali ini tiba di tengah-tengah mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal). Kedatangannya memang sangat di-
Alamat : Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262
Di hadapan sekitar 500 mahasiswa, Adit menggebu-gebu menyampaikan pemikirannya. Menurut Adit, yang membedakan seseorang menjadi apa dan seperti apa adalah apa bacaannya selama ini dan bagaimana cara dia mendengar. Semakin ke hal 7 kol 1 Website: www.radarpekalongan.com
CKMY