Radar pekalongan 19 april 2013

Page 1

16 HALAMAN

JUMAT, 19 APRIL 2013

Rp 2.500

Sudah Ditunda, UN Ditunda Lagi MURUNG Peserta UN SMA Kristen Mercusuar Kupang nampak murung karena ketika mereka sudah bersiap di kelas untuk mengikuti UN SMA, kemarin (18/4), tiba-tiba saja batal tanpa kepastian. Penundaan ini merupakan yang ketigakalinya karena naskah UN Kota Kupang yang pengirimannya tercecer ke mana-mana di wilayah Flores dan daerah lain di NTT.

LONGGINUS ULAN/TIMOR EXPRESS

JAKARTA - ‘Amburadul’ mungkin kata yang tepat untuk menanggapi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, SMK, MA, tahun ini. Sebab, baru kali ini UN mengalami penundaan waktu pelaksanaan. Telatnya distribusi naskah soal menjadi alasan utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunda pelaksanaan PROBLEMATIKA UN di 11 provinsi IndoUJIAN nesia tengNASIONAL ah dari Senin (15/4) menjadi Kamis (18/4). Namun, setelah mengalami penundaan, pelaksanaan UN di sejumlah kota yang sedianya dilaksanakan hari ini ternyata tetap tak berjalan mulus. Bahkan, sejumlah kota terpaksa kembali menunda pelaksanaan UN. Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pelaksanaan UN kembali harus ditunda pelaksanaannya menjadi Jumat (19/4). Penundaan disebabkan belum tersalurkannya semua naskah soal UN di daerah itu. Wali Kota Kupang, Jonas Salean mengatakan, kebutuhan naskah UN yang harus disalurkan ke 31 sekolah penyelenggara di Kota Kupang berjumlah 1.065 sampul. Sementara, saat ini baru 360 sampul saja yang sudah tersalurkan. Agar UN benar-benar bisa dilaksanakan pada Jumat, jajaran Dinas Pendidikan di Kota Kupang, bersama utusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya menyepakati kekurangan naskah UN diperbanyak dengan fotokopi ke hal 7 kol 1

PILGUB JA TENG JATENG Ganjar Canangkan Kampanye Getok Tular SEMARANG - Ratusan orang menyerbu posko Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko di Jalan Pemuda Kota Semarang, Selasa (16/4) malam. Mereka menggelar acara Wedangan Bareng Ganjar dan peresmian posko relawan Garuda sekaligus sebagai wujud syukur atas perolehan nomor urut 3 dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2013

Sindir Mega, PKS Sesumbar akan Hilangkan Mitos Jateng Sebagai Daerah Basis Merah SEMARANG - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Anis Matta kembali menegaskan agar kader PKS menghilangkan mitos di benak bahwa

suatu daerah sudah milik orang lain. Itu mutlak dilakukan bila ingin menang. “(Mitos) Itu sudah menjadi kurungan buat kita, sehingga tidak bisa bekerja. Jadi harus dihilangkan. Dengan begitu kita bisa menang,” tegas Anis Matta dalam konferensi pers sebelum membuka Rapimnas PKS di

KPKBidikBupatiBogor Sepulang Umroh

PRPP Semarang, Kamis (18/4). Pernyataan Anis itu disampaikan menjawab pertanyaan wartawan, tentang tanggapannya atas sindiran Ketua Umum PDIP Megawati atas tekad PKS yang akan merebut basis merah di Jateng, beberapa waktu lalu di Kota Solo ke hal 7 kol 5

ke hal 7 kol 1

PEMBUKAAN PKS menggelar Rakernas dan Rapimnas di PRPP Semarang yang dihadiri oleh seluruh petinggi partai tersebut.

IDA/RASE

LESEHAN BARENG - Pasangan cagub-cawagub, Ganjar-Heru bersama kader Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang menjabat Wali Kota Semarang menggelar lesehan sekaligus peresmian posko relawan Garuda.

KORUPSI Tipikor Periksa PPKom Proyek Rigid Jalan KAJEN – Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Pekalongan memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek rigid atau pengerasan kaku jalan, Slamet Sukmaedi, Rabu (17/4). Pemeriksaan berlangsung selama delapan jam ruang Unit Tipikor Mapolres Pekalongan. Slamet diperiksa seputar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) selaku PPKom dan pelaksanaan pekerjaan proyek rigid, dari jam 09.00 sampai 16.00 WIB ke hal 7 kol 5

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Bupati Bogor Rachmat Yasin terkait kasus korupsi pembangunan proyek Hambalang dan suap pengurusan izin lahan makam Bogor. Pemeriksaan itu urung dilakukan karena Rachmat Yasin masih berada di Mekkah untuk menunaikan ibadah umroh. “Bupati Bogor sedang umroh, mungkin (setelah pulang) kalau diperlukan pasti akan diperiksa,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Kamis (18/4). Dalam kasus suap izin lahan makam, Johan mengatakan pihaknya tengah membidik kewenangan birokrasi yang

mengeluarkan perizinannya. Dalam hal ini, yang paling berwenang adalah Pemkab Bogor. “Memang benar yang mengeluarkan adalah birokrasi, dalam hal ini Pemkab Bogor. Sejauh mana penelusuran itu yang sedang dilakukan oleh KPK. Apakah ada keterlibatan, apakah juga hanya SS (Sentot Susilo) yang memberi atau ada pihak lain yang terlibat,” ujar Johan. Rachmat Yasin sempat dipanggil kembali sebagai saksi dalam Kasus Hambalang, tetapi Rachmat tidak hadir lantaran sedang umroh. Pada saat bersamaan, Rachmat juga dibidik KPK dalam tangkap tangan kasus suap izin lahan makam ke hal 7 kol 5

MERDEKA.COM

Caleg Demokrat-PAN Terancam Ditolak SEMARANG - Caleg dari dua parpol, yaitu PAN dan Partai Demokrat terancam ditolak oleh KPU Kota Semarang. Ini setelah KPU mempelajari AD/ART dua partai tersebut. KPU berkesimpulan bahwa status pelaksana tugas (plt), bukan pimpinan partai definitif. Dengan begitu, jika PAN dan Demokrat mendaftarkan caleg ke KPU dan status ketuanya masih Plt, maka akan ditolak. Menurut kesimpulan KPU, status

ketua PAN dan Partai Demokrat di Kota Semarang, belum definitif sehingga tidak memiliki kewenangan mendaftarkan calegnya. “Kami sudah mempelajari AD/ART dua partai itu. Kami menyimpulkan hingga saat ini dua partai peserta pemilu itu, status pimpinannya tidak jelas,” kata Ketua KPU Kota, Hakim Junaidi. Sesuai Peraturan KPU No 13 Tahun 2013, hanya pimpinan partai yang sah, yang berhak mendaftarkan calegnya. “Pimpinan

partai yang sah kan ketua dan sekretaris yang definitif. Kalau statusnya Plt, kita tidak akan menerima. Kita pasti tidak akan memberikan toleransi,” kata Hakim. Hakim berpendapat, seorang Plt boleh mendaftarkan caleg, asal memenuhi dua persyaratan, yakni ketua defintif berhalangan tetap atau sesuai dengan AD/ART partai. Berhalangan tetap seperti ketua atau sekretaris definitif sakit atau sudah meninggal dunia ke hal 7 kol 1

RANDY TRI KURNIAWAN/RM

DITAHAN KPK - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher usai menjalani pemeriksaan dan langsung di Tahan KPK, Kamis (18/ 4). Penahanan Ketua DPRD Kab. Bogor ini buah operasi tangkap tangan yang digelar KPK pada Selasa (16/4), di Rest Area Cibubur.

Kasus Tasripin Karena Pemerintah Lambat Tangani Kemiskinan

Makan Terakhir Saat Akan Dihukum Mati TIGA orang pria terancam dihukum mati dan akan segera dieksekusi. Eksekutor mengatakan kepada mereka bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan makan terakhir sebelum eksekusi. Sang eksekutor kemudian menanyakan apa yang dia inginkan ke hal 7 kol 5

ILUSTRASI: RONY COY

Baru Bergerak Setelah Dipublikasikan Media Massa KEJADIAN yang dialami oleh Tasripin dinilai hanya merupakan puncak gunung es kemiskinan yang ada di Banyumas. Tasripin merupakan korban kemiskinan struktural. “Masih banyak Tasripin lain di Banyumas,” kata Sosiolog Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Sulyana Dadan, Kamis (18/4). Menurutnya, fenomena Tasripin berhasil diangkat oleh media massa sehingga menjadi perhatian publik. Tak kurang Presiden SBY ikut memantau kasus ini melalui jejaring sosial Twitter. Tasripin, bocah 12 tahun, dari Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Banyumas harus menghidupi ketiga adiknya. Ibunya sudah meninggal dunia, dan ayahnya bekerja di Kalimantan. Dadan menambahkan, munculnya fenomena Tasripin merupakan

DETIK

KEMISKINAN - Tasripin (paling kiri) bersama ketiga adiknya di rumahnya Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Cilongok, Kabupaten Banyumas.

bentuk keterlambatan Pemerintah Banyumas dalam menangani masalah ini. “Logika menunggu lapo-

Redaksi/Pemasaran/Iklan: Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262

ran dari bawah ini sangat orde baru sekali, harusnya pemerintah cepat tanggap untuk segera turun ke

bawah,” katanya. Namun semangat solidaritas masyarakat masih tinggi dengan banyaknya bantuan yang datang untuk Tasripin. “Dalam sudut pandang sosiologis, ada dua macam solidaritas yang muncul, yakni solidaritas organik dan solidaritas mekanik,” ujarnya. Ia mengatakan, dalam kajian sosiologis, solidaritas mekanik mengacu pada masyarakat desa yang sebenarnya memiliki kesadaran yang tinggi terhadap sesama. Dengan solidaritas itu, kata dia, Tasripin dan ketiga adiknya akan tetap bisa hidup karena kesadaran kolektif masyarakat desa yang tinggi. Sementara solidaritas organik, kata dia, muncul dalam masyarakat perkotaan. “Jika Tasripin tinggal di kota, maka ia akan menjadi gelandangan,” kata dia menambahkan

Sudah Ditunda, UN Ditunda Lagi

Lagi-lagi siswa yang dirugikan Sindir Mega, PKS Sesumbar akan Hilangkan Mitos Jateng

Optimis atau sesumbar bedanya sangat tipis

ke hal 7 kol 1

E-mail: r4d4rpek4long4n@gmail.com, iklan_radar_pekalongan@yahoo.com Website: www.radarpekalonganonline.com

CKMY


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.