Radar pekalongan 21 januari 2014

Page 1

16 HALAMAN

SELASA, 21 JANUARI 2014

Rp 2.500

KPK Sita Aset Akil Rp200 Miliar JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyita sejumlah aset terkait kasus yang menjerat Akil Mochtar. Kalau ditotal nilai aset yang sudah disita KPK terkait perkara mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mencapai ratusan miliar. “Nilainya kalau ditotal antara Rp100 sampai Rp200 miliar,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di KPK, Jakarta, Senin (20/1). Menurut Johan, aset yang disita KPK terkait kasus Akil jumlahnya sangat banyak. Aset itu atas nama Akil maupun orang lain. “Aset itu berupa tanah, mobil, rumah, rekening yang diblokir dan disita,” ucapnya. Johan menjelaskan, KPK terus melakukan pelacakan aset ter-

kait perkara Akil. Karena itu, nilai aset yang disita bisa bertambah melebihi Rp 200 miliar. “Ini belum final. Kalau ada informasi baru tentu akan ditelusuri. Kalau ditemukan lagi dalam aset tracing tentu bisa bertambah. Tapi yang sekarang dalam posisi penyitaan itu, baik berupa rekening, rumah, tanah, mobil itu kalau ditotal antara Rp 100 sampai 200 miliar,” kata Johan. Seperti diketahui, KPK menjerat Akil sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Lebak, ke hal 7 kol 1

Dipecat dari DPR, Pasek Gugat Syarief Hasan dan Ibas

GRAFIS: RONY COY

DUKUNGAN Sejumlah rekan Gede Pasek di Komisi III DPR RI memberikan dukungan terkait pemecatanya dari kursi wakil rakyat.

DETIK

KAJEN Pria Paruhbaya Tewas Membusuk Dalam Rumah KAJEN - Memprihatinkan. Itulah kondisi jenazah seorang warga Desa Sangkanjoyo Rt 02/02 Kecamatan Kajen, Reso Bin Carman (55), yang ditemukan sudah membusuk di dalam kamar rumahnya, Minggu (19/1) kemarin. Adapun korban pertama kali diketahui oleh oleh tetanggannya sendiri bernama Trinami binti Danoyo (43) Tani. Pada waktu itu Trinami mencium bau busuk yang menyengat di sekitar rumahnya. Karena penasaran, sumber bau tersebut dicari dengan melihat melalui jendela rumah korban. Ternyata, bau menyengat itu dari tubuh korban yang dalam kondisi membusuk dengan posisi tengkurap di tempat tidurnya

JAKARTA - Sekjen Ormas PPI Gede Pasek Suardika tak terima dipecat dari DPR oleh Partai Demokrat (PD). Oleh karenanya, dia akan menggugat Ketua Harian PD Syarief Hasan dan Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). “Saya secepatnya mengajukan gugatan melawan hukum atas perbuatan yang dilakukan Ketua Harian dan Sekjen. Saya anggap yang melakukan perbuatan hukum yaitu Ketua Harian Syarief Hasan dan Sekjen Edhie Baskoro

Yudhoyono,” kata Pasek. Hal itu disampaikannya kepada wartawan di press room Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1). Pasek menilai surat pemecatan dirinya tak sesuai aturan. Dari segi aspek formalitas, surat itu dinilainya tak sesuai ke hal 7 kol 5

BPBD: Banjir Karena Human Error Bangunan yang Tutupi Saluran Akan Ditertibkan BATANG - Banjir yang merendam sebagian besar wilayah Kota Batang, Jumat (17/1) sampai Minggu (19/1), dianggap bukan

disebabkan karena faktor alam. Selain kerusakan sebagian sistem drainase kota, bencana di musim hujan ini lebih banyak dipicu oleh faktor perilaku manusia, terutama kepedulian atas kebersihan lingkungan dan tata ruang. “Meski banjir kali ini dianggap yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, tetapi penyebab-

Empat Hari Baru Ditemukan

ke hal 7 kol 5

CAPRES 2014 AKHMAD SAEFUDIN

EVAKUASI - Tim BPBD dan Batang Rescue, PMI dan warga melakukan evakuasi warga yang sakit dari rumahnya untuk dibawa ke lokasi pengungsian, Jumat (17/1).

nya bukan karena alam, seperti halnya bandang. Faktor human error atau kesalahan perilaku manusianya lebih dominan,” kata Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Yesaya Simanjuntak AP MM, usai menyisir sejumlah titik banjir, Senin (20/1) sore. Menurut dia, faktor human error itu setidaknya terpotret dalam dua hal. Pertama, masih kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjaga saluran dan sungai-sungai dari sampah. Kedua, banyak bangunan pemukiman maupun pertokoan di bantaran sungai dan saluran yang mengganggu kelancaran aliran air saat terjadi hujan. “Selama ini banyak bangunan yang justru nyolong kali, posisinya malah menjorok ke sungai, menutupi saluran atau sungai, sehingga aliran air tidak lancar ketika hujan,” ujarnya. Selain itu, lanjut Yesaya, aktivitas pendaratan-pendaratan baru di persawahan juga diminta untuk memperhatikan ijin tata ruang dan sistem drainase. Sebab meski ke hal 7 kol 1

Pantura Banjir, Penumpang Bus Terjebak Macet 35 Jam INDRAMAYU - Para pengendara dan penumpang bus yang melintasi jalur Pantura Subang-Indramayu, Jawa Barat, terjebak macet selama sekitar 35 jam atau dua hari dua malam akibat banjir yang melanda jalur tersebut. “Saya sudah berada di bus selama dua hari dua malam akibat macet di jalur Pantura ini, tetapi belum juga lancar,” kata Sunaryo, seorang penumpang bus yang mengaku dari Purworejo menuju Depok, Senin (20/1). Demikian dikutip antara. Dikatakannya, kemacetan sudah terasa sejak bus yang dinaikinya memasuki jalur Pan-

tura wilayah Indramayu, dan kemacetan terus terjadi hingga memasuki jalur Pantura wilayah Subang. Dia mengaku lelah dan bosan atas peristiwa kemacetan tersebut. Selain itu, kemacetan juga cukup menguras saku karena harus bertahan di dalam bus selama dua hari dua malam. “Bekal uang saku sudah hampir habis, karena harus bertahan dalam bus dalam waktu lama karena kejebak macet,” kata dia. Sementara itu, kemacetan parah di jalur Pantura wilayah Jawa Barat itu terjadi akibat ke hal 7 kol 1

VIVANEWS

MACET - Akibat jalur Pantura terendam banjir sejak Minggu (19/ 1), kendaraan dari dan ke Jakarta mengalami kemacetan parah, bahkan tidak bisa bergerak sama sekali.

Pemilu dan Potensi Caleg Stres Akibat tidak Terpilih

Akibat tak Siap Mental dan tak Mengukur Kemampuan DETIK

DEKLARASI - Ratusan orang yang sebagian besar pendukung PDIP mendeklarasikan relawan Pro Jokowi Capres 2014.

Ratusan Orang Deklarasikan Pro Jokowi di Solo SOLO - Sekitar 400 orang, sebagian besar pendukung PDIP, berkumpul di Hotel Taman Sari, Karanganyar, Senin (20/1/2014). Mereka mendeklarasikan Relawan Pro Jokowi Capres 2014. Mereka menegaskan jika PDIP tidak mencapreskannya dan Jokowi menjadi capres partai lain, mereka akan memilih setia mendukung Jokowi keluar dari PDIP. 400-an orang itu mengaku berasal dari berbagai ormas nasionalis di wilayah Surakarta dan berbagai kabupaten lain di Jawa Tengah ke hal 7 kol 5

LIMA pasien itu datang ke Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya Jawa Timur dalam waktu hampir bersamaan, yakni pada pertengahan tahun 2009. Sayang, Abdul Habib yang saat ini menjabat Kepala Ruangan Paviliun Puri Anggrek di rumah sakit tersebut mengaku lupa waktu persisnya. Namun yang pasti kelima pasien itu adalah calon anggota legislatif yang kalah dalam pemilihan umum 2009 lalu. Setelah dipastikan namanya gagal menduduki kursi di parlemen mereka mengalami gangguan kejiwaan alias stres. “Waktu itu kalau saya nggak salah ingat, ada 5 orang pasien caleg (stres). Tapi tidak sampai parah ya. Tingkat stresnya di level sedang,” kata Habib seperti dilansir detikcom.

Meski tingkat stresnya masih di level sedang, namun para caleg tersebut harus menginap beberapa hari di rumah sakit jiwa. “Ya teriak-teriak begitu, ada juga. (Caleg) mengalami gangguan jiwa secara umum saja. Mereka juga sembuh ya, karena cepat tertangani. Buktinya tidak kembali lagi,” kata Habib

Redaksi/Pemasaran/Iklan: Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262

sembari tertawa. Menurut dia ketakutan dan kecemasan memang hal yang wajar bagi seorang manusia. Namun, untuk para caleg, ketakutan dan kecemasan yang mereka alami bisa berlebihan, sehingga menjadi penyebab stres. Faktor inilah yang bisa menyebabkan kesehatan jiwa para caleg menjadi terganggu. Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, Adi Wirachjanto mengatakan, potensi seorang caleg terkena stres bisa sangat tinggi. “Kalau caleg kemungkinan stresnya bisa lebih tinggi karena Calegcaleg itu kan orang yang berambisi banget,” kata Adi. Stres memang bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali para caleg yang hendak berlaga

KPK Sita Aset Akil Rp200 Miliar

Akibat dimakan sendiri sampai kekenyangan, akhirnya disita semua... Dipecat dari DPR, Pasek Gugat Syarief Hasan dan Ibas

Ternyata belum berani menyentuh big bosnya...

ke hal 7 kol 1

E-mail: r4d4rpek4long4n@gmail.com, iklan_radar_pekalongan@yahoo.com Website: www.radarpekalonganonline.com

CKMY


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.