16 HALAMAN
SELASA, 23 APRIL 2013
Rp 2.500
Ratusan Perangkat Desa Geruduk Pemkab Tuntut Kejelasan Pencairan TAPD Wabup Sepakati Percepatan Proses
AKHMAD SAEFUDIN
AKHMAD SAEFUDIN
CA CATT AT AN Siratal Mustaqim untuk Tiga Juta Gula Manufacturing Hope 74 SUDAH pasti kita tidak akan bisa swasembada daging di tahun 2014. Persoalan masih begitu banyak. Bahkan, road map menuju sana pun ternyata salah. Baiknya kita susun road map baru yang lebih realistis, tidak Oleh: Dahlan Iskan ABS dan tidak asbun. Bagaimana dengan Menteri BUMN gula? Idem dito. Tidak mungkinlah tahun depan swasembada gula. Tidak ada tanda-tanda siratal mustaqim menuju ke sana. Saya belum pernah tahu adakah road map itu. Pernahkah disusun, dibahas, diusulkan, dan kemudian disepakati
DATANGI PEMKAB- Ratusan perangkat desa se Kabupaten Batang, kemarin mendatangi Kantor Pemkab. Selain mempertanyakan keterlambatan pencairan, mereka pun meminta Pemkab menaikkan nilai tunjangan.
ke hal 7 kol 1
BBM Untuk Mobil Pribadi Naik Per 5 Mei Kekayaan Bibit Tambah Rp 1,7 M
SURABAYA - Setelah tarik ulur, kenaikan BBM (bahan bakar minyak) tidak lama lagi. Komite Ekonomi Nasional (KEN) menyebut pemerintah akan memberlakukan tarif baru pada 5 Mei mendatang. Ketua KEN Chairul Tanjung menyebut harga baru ini khusus untuk mobil pribadi. Nilainya tidak berbeda yang disebutkan dengan yang beredar selama ini. “Rp 6.500 untuk mobil pribadi,” katanya saat
berkunjung ke redaksi Jawa Pos di Graha Pena, Surabaya, baru-baru ini. Pria yang akrab di sapa CT itu didampingi anggota KEN lainnya. Seperti, Aviliani, James T Riady, Peter F Gontha, Sandiaga Uno, dan Erwin Aksa. Sebelum berkunjung ke Jawa Pos, mereka berdiskusi dengan Walikota Surabaya
Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya. Ini merupakan rangkaian kunjungan kerja KEN ke Kota Pahlawan. Menurut CT subdisi BBM layak dicabut sebab, pemberiannya tidak tepat sasaran. 54 persen penikmat subsidi adalah orang-orang mampu, pemilik mobil pribadi ke hal 7 kol 5
MENOLAK PENCABUTAN SUBSIDI BBM Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan menggelar aksi demo menolak pencabutan subsidi BBM pada mobil plat hitam di Depan Istana, Jakarta, Senin (22/04).
ke hal 7 kol 1
PENIMBUNAN BBM Oknum Polri Diduga Terlibat Penimbunan Solar JAKARTA - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri ikut menyelidiki kasus dugaan penimbunan 45 ton solar di Semarang. Maklum saja, ada oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam kasus tersebut ke hal 7 kol 5
ADITYO DWI/RADAR SEMARANG
MAGELANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi rumah Gubernur Jateng Bibit Waluyo di Jalan Kiai Mojo, 35, Cacaban Kota Magelang, kemarin (22/4). Kedatangan tim antirasuah itu untuk menghitung jumlah kekayaan Bibit yang telah ditetapkan sebagai salah satu calon gubernur Jateng. Dari perhitungan KPK, kekayaan mantan Pangkostrad tersebut mencapai Rp 13,1 miliar. Ada dua petugas KPK yang mengklarifikasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Mereka adalah Budiwaluya dan Iriani yang datang sekitar pukul 09.00 pagi. Mereka langsung ditemui oleh Bibit dan istrinya. KPK bertemu Bibit sekitar dua jam. Dari hasil perhitungan, kekayaan cagub yang diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional ini terdiri atas benda tidak bergerak senilai Rp 8.033.380.100 dan sisanya
merupakan benda bergerak. Nilai kekayaan Bibit bertambah lebih dari Rp 1,7 miliar dibandingkan data harta kekayaannya dalam LHKPN tahun 2012, yang tercatat Rp 11,43 miliar. “Tujuan klarifikasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara ini adalah jika nanti menjadi gubernur sudah diketahui saldo hartanya secara pasti,” kata Budiwaluya, kemarin. Bibit mengatakan, penambahan harta kekayaan ini terjadi karena ada perubahan pada kepemilikan harta tidak bergerak, yaitu aset tanah yang belum sempat tercatat karena tidak dilaporkannya tahun lalu. “Tahun kemarin, saya merasa belum melaporkannya karena tanah itu belum resmi menjadi milik saya. Hingga saat ini, saya masih memiliki sisa utang pembelian tanah Rp 150 juta, dengan besaran angsuran yang harus dibayar Rp 30 juta per bulan,” ujarnya ke hal 7 kol 5
KHAIRIZAL ANWAR / RAKYAT MERDEKA
Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Molor Realisasi Alokasi dari Menkeu Kurang
TIMBUN - Mabes Polri meringkus pedagang BBM ilegal disebuah gudang di Jalan Sawah Besar XII, Gayamsari, Semarang Timur.
BATANG- Ratusan massa perangkat desa menggeruduk Kantor Pemkab Batang, Senin (22/4). Mereka gerah, lantaran sudah empat bulan ini Tunjangan Aparatur Perangkat Desa (TAPD) belum juga dibayarkan. Aksi perangkat desa ini cukup mencuri perhatian pegawai Pemkab maupun pengguna jalan yang melintasi Jalan Veteral dan Jalan Kartini. Tak menunggu lama, Wabup H Soetadi SH MM didampingi Kabag Pemerintahan Desa Setda Drs Andi Santoso, perwakilan DPPKAD, dan pejabat lain, akhirnya menemui perwakilan massa di Aula Bupati. “Kami perlu menyampaikan keluhan para perangkat desa,
PEKALONGAN - Para guru sertifikasi di Kota Pekalongan, nampaknya harus bersabar menunggu pembayaran dana tunjangan profesinya. Karena, pencairan anggaran sertifikasi untuk triwulan pertama tahun 2013, dipastikan molor. Hal tersebut disebabkan adanya kesalahan yang dilakukan
Kementrian Keuangan (Kemenkeu) pusat, saat merealisasikan alokasi dana sertifikasi untuk beberapa daerah. Kota Pekalongan sendiri, hanya menerima realisasi sebesar Rp 6,7 Miliar dari yang pengajuan sebesar Rp 53 Miliar. Anggaran tersebut dipastikan tidak dapat memenuhi alokasi dana sertifikasi bagi guru di Kota Pekalongan. “Seharusnya, waktu pencairan dana sertifikasi adala antara tanggal
9 hingga 16 April. Namun karena anggarannya kurang, maka tunjangan profesi untuk triwulan pertama tidak bisa dicairkan,” terang Petugas pelaksana teknis sertifikasi guru, Mabruri SPd saat ditemui di kantornya, Senin (22/4). Namun untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikatakan Mabruri Dindikpora juga telah berbicara langsung dengan Menkeu pada Februari lalu di Jakarta ke hal 7 kol 5
MUKHTAR LUTFI/RADAR SEMARANG
DICEK - Bibit Waluyo menyerahkan berkas-berkas perhitungan harta kekayaannya kepada KPK di kediamannya, kemarin.
Tiga Masalah UN SMP, Ternyata Idem dengan SMA
Permintaan Terakhir Sang Ayah ADA Seorang pengusaha kaya raya yang menderita sakit parah. Menyadari bahwa hidupnya tidak lama lagi maka dipanggil ketiga putranya yang masing-masing sudah menjadi pengusaha kaya juga. Kemudian si ayah berkata, “Anak-anakku selama ini aku sudah mendidik kalian dengan baik sehingga kalian semua menjadi sukses. Hidup papah tidak akan lama lagi dan sebelum meninggal papah hanya ada 1 permintaan, yaitu ke hal 7 kol 5
Dari Soal Terlambat Datang Hingga Tertukar GILIRAN ujian nasional (UN) tingkat SMP kini digelar serentak. Fakta menunjukkan, masalah UN SMP nyaris mirip dengan karut marut UN SMA seperti 3 hal ini: Mendikbud M Nuh menjamin UN SMP digelar serentak di seluruh Indonesia. Kemendikbud menggaet personel TNI/Polri dalam mendistribusikan naskah-naskah soal ujian hingga ke Kepulauan terpencil sekali pun. M Nuh juga berkoordinasi dengan Wapres Boediono untuk proses pengiriman. Mereka memantau hingga Minggu pukul 23.00 WIB. Fakta di lapangan menunjukkan UN SMP masih karut marut. Masih ada sekolah yang ditunda ujiannya karena pendistribusian soal yang terlambat. Belum lagi ada kendala teknis lainnya. Berikut 3 masalah UN SMP: SOAL UN NGARET DATANG Sedikitnya 27 sekolah di Bogor, Jawa Barat, menunda pelaksanaan
AMINOER RASYID/SUMUT POS
UJIAN - Sejumlah pelajar SMP serius mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Jalan Bunga Asoka Medan, Senin (22/4).
UN hingga pukul 09.30 WIB. Sekolah Global Mandiri Cibubur menjadi salah satu sekolah yang
Redaksi/Pemasaran/Iklan: Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262
terkena imbas pengunduran jadwal. Penyebabnya naskah ujian belum seluruhnya diterima dari Kadis
Kabupaten Bogor. “Tadi kami pukul 04.30 WIB ditelepon orang Diknas memberi tahu masalah penundaan ini,” kata petugas dari Sekolah Global Mandiri Cibubur, Vika, saat dihubungi, Senin (22/4/2013). Pihak Diknas, lanjut Vika, menjanjikan pelaksanaan UN sudah bisa dimulai pada pukul 09.30 WIB. Alhasil, sekitar 100 siswa peserta UN pun saat ini hanya duduk menunggu datangnya naskah ujian. “Ada 27 sekolah yang ditunda. Masalahnya apa saya nggak tahu, silakan saja tanya Kemendikbud,” tandasnya. Menanggapi hal itu, M Nuh mengatakan penundaan jadwal UN tidak apa-apa. Kemendikbud juga memberikan toleransi. “Kita akui memang ada daerah yang bergeser waktu pelaksanaannya. Kita masih memberi toleransi
Ratusan Perangkat Desa Geruduk Pemkab
Kalau menyangkut hak pasti cepet, tapi kalau kewajiban bisa nyantai BBM Untuk Mobil Pribadi Naik Per 5 Mei
Masih mungkin berubah, kalau pemimpinnya raguragu seperti biasanya
ke hal 7 kol 1
E-mail: r4d4rpek4long4n@gmail.com, iklan_radar_pekalongan@yahoo.com Website: www.radarpekalonganonline.com
CKMY