KAMIS 9 FEBRUARI 2017
16 HALAMAN
SEMBAKO
Rp 3.000
Jalur Bandar-Batur Tertutup Longsor Akibat Hujan Deras Sempat Tertutup Selama 19 jam BATANG – Bencana tanah longsor kembali melanda Desa Gerlang,
Kecamatan Blado, Selasa (7/2) malam, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah atas sejak sore. Meski tak menimbulkan korban jiwa, timbunan tanah dari atas itu sempat membuat akses ruas jalan
Bandar-Batur dan sebaliknya sempat tertutup selama kurang lebih 19 jam. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Yesaya
Simanjuntak AP M Si, mengatakan, tingginya curah hujan yang disertai angin kencang membuat tanah bukit di areal hutan pinus milik Perhutani itu longsor dan ke hal 7 kol 1
KOMPAS
CABAI - Pedagang cabai di Pasar Sambi Boyolai, Rabu (8/2).
Kembali Naik, Harga Cabai Sentuh Rp 160.000 Per Kilogram BOYOLALI - Cuaca buruk yang menerjang wilayah Boyolali sepekan terakhir membuat pasokan cabai turun drastis. Akibatnya, harga cabai di pasaran melonjak hingga menyentuh Rp 160.000 per kilogram. Pedagang cabai di Pasar Sambi, Boyolali, resah harga cabai terus melambung. Dalam sepekan, kenaikan sudah terjadi empat kali. Menurut salah satu pedagang Ramto, kenaikan mulai terjadi sepakan lalu dikarenakan pasokan berkurang. Ramto menyebutkan cuaca buruk menjadi penyebabnya. “Dari petani pasokannya sedikit karena cuaca buruk. Biasanya lebih dari tiga kilo setorannya, sudah sepekan ini maksimal hanya tiga kilo, bahkan kemarin hanya dua kilo saja,” kata Ramto, Rabu (8/2). Ramto menambahkan akibat kenaikan harga hingga Rp 160.000 per kilogram, pembeli juga berkurang. “Pembeli saat ini paling hanya beli 1 ons, itu sudah R, 16.000,”katanya. ke hal 7 kol 1 EVAKUASI – Di tengah guyuran hujan, jajaran Muspika Blado, BPBD, DPUPR, dan masyarakat mengevakuasi longsoran tanah yang menutup ruas jalan Dukuh Gerlang-Kradenan, kemarin.
KOMUNITAS
DOK BPBD FOR RADAR PEKALONGAN
Dalami TPPU Dana Aksi Pengacara: Bachtiar Nasir Tidak Terlibat
KOMPAS
KORBAN LAKA - Kasatlantas Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho (kiri) mengunjungi kediaman Prehati di Langensari Barat RT 03 RW 06, Ungaran Barat, Rabu (8/2). Prehati adalah korban kecelakan yang mengalami cacat permanen yang rencananya akan menjasi duta keselamatan Satlantas Polres Semarang.
Polisi Bentuk Komunitas Korban Kecelakaan
JAKARTA - Bareskrim berupaya mendalami dugaan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terjadi di sebuah yayasan terkait Bachtiar Nasir (BN). Kemarin Bareskrim memanggil Bachtiar Nasir, namun dia tidak hadir karena terjadi kesalahan dalam surat panggilan. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Brigjen Agung Setya menjelaskan, semua
pihak mengetahui bahwa ada penghimpunan dana umat. Sedang dipastikan apakah ada penyimpangan atau tidak dalam prosesnya. â••Kita dalami semua dalam pemeriksaan,â•• jelasnya. Memang ada sejumlah bukti yang ditemukan, namun bukti itu belum bisa diungkapkan. Ada juga bukti dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). â••banyak bukti, tapi belum bisa disampaikan,â•• jelasnya. Apakah terkait dana yang dikirim ke Suriah? Agung mengatakan bahwa meke hal 7 kol 5
CNNINDONESIA
KONFERENSI PERS - Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir usai menggelar konferensi pers pernyataan sikap GNPF-MUI terkait perlakuan terhadap KH Maruf Amin saat sidang penistaan agama di Jakarta, Jumat. 3 Februari 2017.
Kabur dari Lapas, Embat Tiga Motor
UNGARAN - Jajaran Satlantas Polres Semarang akan membentuk komunitas korban kecelakaan di Kabupaten Semarang (K4S). Komunitas ini nantinya akan menjadi mitra kepolisian dalam melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas. Mengawali upaya itu, Kasatlantas Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho, Rabu (8/2) siang, mengunjungi kediaman Prehati (40) di Langensari Barat, RT 03 RW 06, Ungaran Barat. Kedatangan Dwi dengan didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Mahfudi tak lain adalah untuk merayu Prehati agar mau menjadi duta K4S. Salah
Kabur dari Pekalongan, Diringkus di Kendal
ke hal 7 kol 1
SELEBRITIS Bukan Kampanye JAKARTA- Mau pendidikan gratis, tak harus menunggu siapa yang menang dalam pilkada mendatang. Aktris Dian Sastrowardoyo pun bisa mewujudkan kepeduliannya dalam bidang pendidikan. Dia baru saja menyalurkan bantuan bea siswa bagi pelajar kurang mampu. Hal tersebut terlihat dalam Dian postingan Sastrowardoyo
WAHYU HIDAYAT
MEMERIKSA - Kalapas Kelas IIA Pekalongan, M Hilal, didampingi Kepala Pengamanan Lapas, Saefudin, sedang memeriksa Darwanto alias Brewok, napi Lapas Pekalongan yang kabur pada 16 Januari lalu dan berhasil ditangkap pada Selasa (7/2) kemarin.
PEKALONGAN - Darwanto alias Brewok (41), napi Lapas Kelas IIA Pekalongan yang kabur pada Senin 16 Januari lalu, akhirnya berhasil diringkus di wilayah Kabupaten Kendal, Selasa (7/2) siang. Apa yang
dilakukan napi yang dijebloskan ke penjara atas kasus pencurian sepeda motor itu sungguh terlalu. Sebab, dia kabur sembari membawa sepeda motor milik petugas Lapas Pekalongan. Bahkan dalam pelariannya yang hampir tiga minggu itu, Brewok masih sempat mencuri dua sepeda motor di Kabupaten Kendal. Namun berkat kerja keras petugas, akhirnya Brewok ke hal 7 kol 5
Kesabaran Sebuah Keluarga Mengurus Tiga Anak Penyakitan
Umur 17 Tahun Tak Bisa Apa-apa, Berat Hanya 13 Kg Mendapat ujian tiga anak sekaligus dalam kondisi menderita penyakit tentu bukan hal mudah menghadapinya. Hal itu dialami keluarga tidak mampu Nana Rohandi (44) dan istrinya Tuti Atikah (44). Mereka harus menerima keadaan tak berdaya menghadapi tiga anaknya, Indri rosmayanti (17) yang cacat mental, Andri Febrian (12) menderita polip kronis dan Udan Maulana (20 bulan) divonis down syndrome. Bagaimana Tuti mengurus anaknya?
Dalami TPPU Dana Aksi
Aksinya terus berlanjut, kasusnya melebar kemanamana Akun Medsos yang Kampanye di Masa Tenang akan Diblokir
Kalau di daerahnya, pengawasnya tak berdaya hadapi kampanye hitam di dunia maya
EKO SETIONO, Bandung TAK hanya tidak mampu membiayai, Nana dan istrinya bahkan tidak tahu persis
ke hal 7 kol 5
ke hal 7 kol 1
PASUNDAN EKSPRESS/EKO SETIONO
DIRAWAT - Tuti Atikah saat merawat anak pertama Indri (17) yang mengalami gangguan syaraf. Usianya sudah 17 tahun tapi tidak tumbuh normal dengan berat hanya 13 Kg.“
Alamat : Jl. Binagriya Raya B1 No. 9 Pekalongan Telp. (0285) 432.234, 790.6360 Fax. (0285) 441.0262
Website: www.radarpekalongan.com
CKMY