SRIWIJAYA POST
MINGGU 22 DESEMBER 2013 ECERAN RP 2.000
28
HALAMAN
MANAGED BY
Spirit Baru Wong Kito
Akui Ketangguhan Thailand � Indonesia TTer er tahan di Posisi 4 SEA Games ertahan NAY PYI TAW — S R I PO-I n d o nesia harus mengakui ketangguhan Thailand dalam perebutan emas di cabor sepakbola SEA Games. Pada partai final skuad asuhan Rahmad Darmawan harus tunduk dengan skor 1-0 di Stadion Zeyar Thiri Nay Pyi Taw Myanmar, Sabtu (21/ 12) malam.
ANTARA FOTO/PRASETYO UTOMO
REBUT BOLA — Pesepakbola timnas Indonesia Ramdani Lestaluhu (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Thailand Praweenwat Boon Yong (kiri) pada pertandingan babak final sepakbola SEA Games ke-27 di Zeyar Thiri Sport Stadium, Naypyidaw, Myanmar, Sabtu (21/2).
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Indonesia terhadap Thailand, juga belum bisa menghapus kutukan final, di mana Indonesia tidak pernah meraih emas sejak 13 tahun terakhir keikutsertaan di SEA Games. Maklum terakhir kali Indonesia meraih emas di ajang perhelatan olahraga terbesar di negara ASEAN ini pada tahun 1991. Ketika itu, Indonesia menang adu penalti dari Thailand. “Kami memberikan apresiasi kepada para pemain kami yang berjuang keras. Atas kegagalan ini, kami minta maaf kepada masyarakat Indonesia saya bertanggungjawab atas hasil ini,” urai Rahmad Darmawan. Soal catatan pertemuan Indonesia dan Thailand di ajang SEA Games, Negeri Gajah Putih itu memang lebih unggul dari Indonesia. Dari 18 kali pertemuan kedua tim, Thailand mampu meraih 13 kali kemenangan. Indonesia baru menang empat kali melawan tim Gajah Putih dan sekali imbang. Hanya pada dua edisi SEA Games, yakni pada 1999 dan 2009, In-
donesia dan Thailand tidak bertemu. Indonesia kontra Thailand di partai final juga bukan yang pertama kalinya. Sudah dua kali Indonesia dan Thailand berjumpa di final yakni, pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina dan 1997 di Jakarta dan ini akan menjadi pertemuan ketiga kedua tim di final. ke halaman 7
PEROLEHAN MEDALI SEA GAMES MYANMAR 2013 1. Thailand 107 2. Myanmar 84 3. Vietnam 73 4. INDONESIA 64 5. Malaysia 43 6. Singapore 34 7. Philippines 29 8. Laos 13 9. Cambodia 8 10. Timor-Leste 2 11. Brunei 1
94 61 85 84 38 29 34 16 11 3 1
80 85 86 109 76 45 37 48 28 5 6
Demam Cinta Sejenis di FB
� Prilaku Menyimpang ABG Palembang � Janjian di BKB, Kambang Iwak Kecik dan Mal DEMAM cinta penyuka sejenis, gay atau lesbian, kini tak lagi dilakukan oleh orang dewasa. Belakangan prilaku menyimpang tersebut juga melibatkan anak-anak di usia belasan. Cinta sejenis yang melibatkan dua anak manusia sesama jenis ini pun makin marak di Kota Palembang. Mereka pun melakukan interaksi di jejaring sosial, seperti Facebook (FB), twitter dan BBM. Penelusuran Sriwijaya Post, komunitas lesbi menyukai kawasan Museum BKB, Kambang Iwak Kecil (samping Masjid Taqwa), TVRI, dan Simpang Polda. Sedangkan untuk gay di BKB, Simpang Polda dan mall-mall. Meskipun terkesan tertutup tapi sekarang
kehadiran komunitas tersebut di tempat umum sudah sangat mudah untuk ditemui, mereka sudah lebih merasa bebas untuk menampakkan jati
diri. R (21) mengungkapkan, banyak ABG (anak baru gede) yang masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi gay. Perilaku anak sekolah tersebut tidak menunjukkan bahwa mereka adalah gay, namun R mengungkapkan bila dirinya sering kali bercumbu dengan anak-anak tersebut. “Kalau dulu saya suka dengan brondong untuk bersenang-senang. Mereka lucu bisa dimanja-manja. Ingat waktu di hotel, ada lima orang brondong (ABG) masih SMP. Mudah
Buchi dan Femi KOMUNITAS lesbi memiliki dua peran. Ada yang menjadi buchi (pria) ada yang menjadi femi (perempuan). Layaknya laki-laki, lesbi buchi berpenampilan lebih macho, rambut pendek dan lebih berani. Sedangkan femi (dari singkatan kata feminin) seperti wanita pada umumnya yang masih menjaga sisi kewanitaannya, hanya perasaannya saja yang tidak tertarik pada lakilaki sesungguhnya.
Menurut Indri yang nama buchinya Ndra, seorang buchi gaya dan tingkahnya pun seperti pria tulen, mereka menyukai tantangan, menyukai sesuatu yang berbau seorang lelaki dan tentunya mereka menyukai wanita juga. Femi memiliki kepribadian kewanitaan yang sangat menonjol. Namun, tetap terjadi penyimpangan seksual pada dirinya. ke halaman 7
dibujuk, kita janjikan dugem gratis mereka mau kasih lebih,” kata R saat dibincangi Sripo, Jumat (20/ 12). R juga adalah gay di Palembang. Namun, ia dan teman-temannya penyuka sesama jenis lebih nyaman disebut sekong (sakit). Ia bercerita tentang pengalamannya menjalin hubungan dengan gay ABG, hanya dengan bersenang-senang, cinta satu malam hingga menjalin hubungan serius atau berpacaran. “Tidak sulit mencari
SEBUAH pemukiman padat penduduk menjadi salah satu tempat beberapa orang gay berkumpul. Dalam petak kamar berukuran 5x6 Meter itu, mereka biasa bercengkerama, melepas lelah di sela-sela rutinitas kerja, hingga menjadikan tempat tersebut sebagai saksi bisu hubungan percintaan mereka. A (24) mengenakan pakaian batik dengan corak warna merah yang mendominasi saat Sripo menemuinya, Jumat (20/12). Penampilan, sikap, gerak tubuh hingga gaya bicaranya tak menunjukkan bila A adalah gay sejak tahun 2005 silam. Bahkan jauh sebelum itu, saat dirinya masih duduk di bangku sekolah, A sudah memiliki ketertarikan dengan sesama jenis.
� Menu Ratu Atut di Pondok Bambu begitu tahu menu lengkapnya. Tapi hari ini ada urap, sayur kangkung, tempe bacem. Ada juga daging, tapi enggak sering, daging itu diselang-seling," ungkapnya. Sementara itu Kasubdit Komunikasi Ditjen PAS, Akbar Hadi menjelaskan, kegiatan mapenaling antara lain wawancara seputar jati diri tahanan baru, identitas keluarga dekat yang bisa dihubungi (bila terjadi sesuatu), riwayat kesehatan yang bersangkutan, penyakit yang per ke halaman 7
RATU ATUT CHOYSIAH
ke halaman 7
Beri Anak Kegiatan Positif ANAK baru gede atau ABG yang menyukai sesama jenis menjadi tanggung jawab baik orangtua maupun masyarakat. Mencegah dan mengatasi ABG agar prilaku seksualnya tidak berubah, banyak hal yang dapat dilakukan. Salah satunya, memberi mereka kegiatan yang positif. “Orangtua bisa memberi kegiatan fisik yang positif pada anaknya, seperti mengikuti pelatihan olahraga
atau membentenginya dengan agama yang kuat,” kata Siti Melda Meilita, perempuan kelahiran Palembang, 7 Mei 1990 yang akrab disapa Seli kepada Sripo, Sabtu (21/ 12). Seli mengaku prihatin dengan kondisi sekarang, ke halaman 7
Diawali Perhatian Lebih
Urap, Kangkung dan Tempe Bacem JAKARTA, SRIPO — Gubernur Banten Ratu Atut Choysiah mulai menjalani babak baru kehidupannya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada hari kedua penahanannya, Sabtu (21/12). Menurut petugas jaga Rutan Pondok Bambu mengutarakan, Ratu Atut dan tahanan baru lainnya akan yang melalui masa pengenalan lingkungan (mapenaling) di dalam sel Blok C, di antaranya, olahraga, mencuci pakaian, dan membersihkan lantai. Kegiatan itu akan dilaluinya selama sepekan. "Ada yang nyuci baju, menyapu, mengepel. Itu kebijakan yang dituakan di kamar sel," ujar petugas jaga yang enggan disebutkan namanya. Seorang sipir dalam rutan menceritakan, menu yang dihidangkan untuk tahanan mapenaling pada hari ini, di antaranya nasi, bubur, sayur kangkung, tempe bacem, dan urap. " S a y a enggak
ABG sekong di Facebook, Twitter atau BBM. Mereka lebih mudah diajak ketemuan. Kita janjikan dugem dan minuman gratis sudah mau diajak intim. Apalagi jiwa mereka yang masih anak-anak gampang dirayu dan dimanja,” ungkapnya. Bercinta dengan gay ABG memiliki kesenangan tersendiri bagi R, karena mereka yang masih sekolah memiliki sifat ingin dimanja dan perhatian pe-
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
SITI MELDA MEILIT A MEILITA FB
“Sudah senang dengan sesama pria saat kelas 2 SMA. Selalu kagum melihat seorang teman, ada perasaan senang. Saat bekerja menjadi penyiar, pas bertemu dengan pria yang ternyata juga punya perilaku yang sama menyukai pria, baru lah perasaan ini terungkap,” ujarnya. A pun dikenalkan dengan seorang pria dari rekan kerjanya yang juga seorang gay. ke halaman 7
Gaji Enam Bulan Belum Dibayar
Guru Honor SLB Mogok PAGARALAM, SRIPO — Sebanyak 18 tenaga pengajar honorer di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Pagaralam mogok mengajar. Pasalnya gaji para guru honor tersebut selama enam bulan ini belum juga dicairkan. Aksi tersebut dilakukan dengan tidak ada satupun guru honor yang datang ke sekolah untuk mengajar siswa berkebutuhan khusus tersebut. Akibatnya, tenaga pengajar berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berjumlah empat orang kewalahan melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut. Kepala SLB Negeri Kota Pagaralam, Suryati Marusin mengatakan, penyebab para guru honor mogok mengajar lantaran mereka mempertanyakan penyebab honor selama enam bulan belum dibayar. “Para guru honor tersebut mogok karena selama enam bulan gaji mereka belum dibayar. Gaji mereka sebesar Rp 750 ribu se-
jak Juli sampai Desember 2013 ini belum juga cair. Padahal sejumlah guru honor sudah mempertanyakan kondisi itu ke pihak Dinas Pendidikan Kota Pagaralam,” ujarnya. Saat ini jumlah murid SD SLB tersebut sebanyak 82 orang dan 15 siswa SMP. Banyaknya jumlah siswa tersebut membuat pihak sekolah kewalahan. Hal ini membuat pihak sekolah terpaksa menggabungkan siswa SD dan SMP di satu ruangan belajar. “Padahal gaji guru honor di kabupaten/kota lain sudah cair dan telah dibayarkan enam bulan sekaligus pada awal November lalu. Namun mengapa di Kota Pagaralam belum juga dibayar,” jelasnya. Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pagaralam, H Syafrani membenarkan, bahwa gaji guru honor di SLB saat ini belum ke halaman 7
SRIPO/IGUN
Hati-hati TTuhan uhan Melaknat AHDAN JULIAN Amit2 cabang bayi
RUHYANA CHEN Itu mereka yg kurang mendptkan pendidikan agamanya REDY ARTHURISTY PWC Tunggu azab Allah di Palembang, ingatlah ap yg trjdi dg kaum Nabi Luth As ANGGUN AGN ewwww..... alangke luat aku nengarnyoo.... inii nihh budak yg banyak "asek-asek" JONITA LEITELOVE Itu dikarenakan pengawasan orang tua sangat kurang terhadap anaknya. Jangankan jauh2, di sekitar kostn saya di kota palembang, ada pasangan sesama jenis.
ARINI UTAMI NINGRUM astagfirullah, tanda-tanda kiamat makin dekat. menurut saya ini tentang pola pengawasan orang tua dan pergaulan. dan masalah pendekatan dengan anakanak ABG sekarang. Mari yuk kita sama-sama pendekatan yang baik dengan remaja #EpisodeGuruSMA HENI RISNA Ati2 tuhan melaknat kagek air musi menjadi air bah jadi palembang musibah RICO ALEXANDER apo lagi galak di ip cak gaya2 mita d virgin tu luat nian ak cak kemlawanan awak sok iyes be.... NATALITA LINTANK G(a"-? heran ?ªg.i(? kemarin ª?ª kedapan mesum ?i( masjid pasangan sesama jenis ????,,, emang dunia sudah tua...