C M Y K
Jutawan Menang Pemilu Presiden...
HARIAN SURYA
PAGE 01
baca halaman 9
Rp 1.000
SELASA 5 MEI 2009 NO. 170 TAHUN XXIII TERBIT 20 HALAMAN
ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI : JL RAYA MARGOREJO INDAH D-108 SURABAYA 60238 ● TELEPON (031) 8419000 ● www.surya.co.id
Antasari Bisa Dihukum Tembak Dijerat Pasal 340 Huni Sel Narkoba
DOKTRIN SESAT
JAKARTA – SURYA SIA-sia sudah semua bantahan yang dilontarkan Antasari Azhar terkait pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Senin (4/5) sore, setelah diperiksa selama 7 jam, ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif itu ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya. Pasal yang dikenakan kepada Antasari sangat berat yakni Pasal 340 KUHP atau diduga sebagai aktor intelektual di balik pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen. Dengan pasal itu pula, maka ancaman hukumannya pun berat. “Dia terancam hukuman mati,” kata Dir Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (4/5).
Ed terima Rp 500 juta dari WW. Sedang WW diberi SHW
PARA eksekutor didoktrin bahwa Nasrudin Zulkarnaen orang berbahaya dan mengancam kepentingan negara. Karena doktrin sesat itu, para eksekutor merasa melaksanakan tugas negara saat membunuh Nasrudin, 14 Maret 2009. Apalagi, diduga dana untuk imbalan pembunuhan diserahkan oleh WW, pejabat kepolisian berpangkat Komisaris Besar, dengan menggunakan mobil patroli.
DD dapat
14 Maret 2009 :
Rp 70 juta
Usai golf, Nasrudin ditembak. Pelaku melepas peluru menembus kaca mobil. Di depan mobil korban, mobil Avanza bertugas menghadang laju mobil korban.
Hdk diberi Ed Rp 400 juta untuk dibagi-bagi. NASRUDIN
Jr dapat
Rp 70 juta B-191-E
Fr (sopir) dapat
Her dapat
Rp 20 juta
Rp 70 juta grafis: surya/rendra
Apabila tuntutan itu tidak berubah hingga vonis dalam sidang pengadilan nanti, maka pendekar hukum yang berhasil menjebloskan cukup banyak koruptor ke penjara itu bakal dihukum tembak mati, karena cara itulah satusatunya yang diperbolehkan dalam pelaksanaan hukuman mati di Indonesia.
GUSUR Sejumlah alat berat merobohkan ratusan bangunan di kawasan Jagir, Senin (4/5). Padahal, bangunan itu sudah berdiri puluhan tahun.
■ KE HALAMAN 11
Rani Disimpan di Apartemen
S
I caddy (pemungut bola golf) Rani Juliani alias Tika mendadak hilang dari rumahnya sehari setelah peristiwa penembakan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, 14 Maret 2009 lalu. Ternyata, wanita cantik berusia 22 tahun itu disembunyikan polisi di sebuah apartemen di Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono menjelaskan pengamanan terhadap Rani dan keluarganya itu ditujukan untuk memberikan perlindungan. “Yang bersangkutan meminta pengamanan kepada polisi,” katanya Senin (4/5) sore ini. Menurut Wahyono, Rani adalah saksi penting yang berhubungan dengan pembunuhan Nasrudin. Meski demikian ■ KE HALAMAN 11
Ussy Sulistyawaty
Dibelikan Baju Adrie
S
EJAK menyandang status janda, Ussy Sulistyawaty sering digosipkan menjalin hubungan dengan sejumlah pria. Terakhir, ibunda Syafa Al Zahra, 3, ini dikabarkan menjalin kasih dengan Andika Pratama. Selain gosip tersebut, siapa sangka, Ussy ternyata punya kamar khusus di rumah promotor kondang Adrie Subono. Kamar tersebut berisi semua perlengkapan yang diperlukan —mulai dari baju, sepatu, hingga pernik kewanitaan lain. Hal tak kalah menarik, semua itu diberikan gratis untuk bintang Sinetron Juragan Lenong ini. “Aku memang tak pernah beli baju dan sepatu sendiri. Semuanya disediakan Om Adrie,” aku Ussy ketika bertandang ke Kantor Redaksi Harian Surya, Senin (4/5) pagi. Tak hanya keperluan yang melekat pada tubuh Ussy disediakan Adrie. Dia juga bebas keluar-masuk rumah pria berkepala pelontos itu. ■ pra Selengkapnya baca hal 12
surya/sugiharto
SURABAYA-SURYA Ratusan rumah di kawasan pinggiran (setren) Kali Jagir, Surabaya, benar-benar rata dengan tanah setelah dua alat berat memorak-porandakan kawasan itu, Senin (4/5) pagi. Puluhan ibu-ibu menjerit dan anak-anak berlarian sambil ketakutan melihat ribuan petugas polisi dan satpol PP yang menyerbu kawasan mereka. Beberapa di antaranya pingsan. Hari itu, Pemkot Surabaya membuktikan ancamannya untuk menggusur ratusan bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Untuk itu, pemkot dibantu 1.500 personel gabungan Polda Jatim, Polwiltabes Surabaya, Polres Surabaya Selatan dan jajarannya, dengan dikoman-
Mereka yang Tergusur dari Setren Kali Jagir
do langsung Kapolwiltabes Surabaya Kombespol Ronny F Sompie. Penggusuran ini sempat mendapat perlawanan ratusan warga dengan dibantu LSM Jerit. Mereka memblokade area masuk perkampungan, tepatnya di bagian barat Kantor Pelayanan Pajak Surabaya. Ini membuat dua alat berat hanya mampu menghancurkan bangunan di wilayah Jagir sebelat timur, mulai dari rumah-rumah di deretan pedagang pancing hingga wilayah pedagang kayu. Tidak ada perlawanan berarti dari warga Jagir bagian timur ini, karena sehari sebelumnya sebagian dari mereka sudah mengemasi
“Siapa Kini yang Memberi Beras?” Setiap kali penggusuran dilakukan pemerintah, selalu derita yang tersisa. Ratusan orang kehilangan rumah, puluhan anak kehilangan teman bermainnya. MUSAHADAH SURABAYA
T
UBUH ringkih itu duduk mematung di atas gundukan kerikil, tepat di depan puing-puing rumahnya yang habis tergilas alat berat milik Pemkot Surabaya. Matanya sayu, menyisakan goresan air mata yang sudah mengering. Masriyah, nama perempuan berusia 78
■ KE HALAMAN 11
Foto-foto Penggusuran Lihat Halaman 12 KRONOLOGI
PENGGUSURAN SETREN KALI JAGIR 27 Maret 2009 : Asisten I Sekkota Surabaya, Dinas Pengairan Pemprov Jatim, camat dan lurah berkoordinasi di ruang rapat Sekkota Surabaya. Hasilnya penggusuran bangunan di sepanjang setren kali, termasuk Jalan Jagir, dilakukan sebelum Juni 2009.
1 April 2009 : Ratusan warga setren kali Surabaya menggeruduk DPRD dan Pemkot Surabaya memprotes rencana penggusuran.
24 April 2009 : Camat Wonokromo mengeluarkan surat edaran (SE) tentang Peringatan Pembongkaran Hunian Stren Kali. Warga Jagir diberi waktu hingga 30 April 2009 untuk membongkar sendiri bangunannya.
P
ROFESOR Sumbono, rekan Tole, memulai kuliah per dana. Dari deretan mahasiswanya ada yang aneh. “Oh, kamu rupanya. Hei, kamu kok masih pakai seragam SMA. Ini kan perguruan tinggi. Kamu tau, sekarang sebagai apa,” kata Profesor. “Maaf Pak, saya mengerti,” sahut si mahasiswa katrok ini. “Saya pakai seragam SMA karena seragam dari kampus belum dibagikan Pak.” ■ (Cak Sur)
■ KE HALAMAN 11
28 April 2009 : Warga Jagir demo ke Dinas Pengairan Provinsi Jatim memprotes rencana penggusuran. Dinas Pengairan memastikan masih menghormati Perda 9/2007 tentang Penataan Setren Kali Surabaya dan Kali Wonokromo, dan tidak berencana menggusur.
29 April 2009 : DPRD Kota Surabaya bertemu Dinas PU Pengairan Jatim, Perum Jasa Tirta, Dinas Bina Marga dan Pematusan, Camat Wonokromo, Lurah Jagir, LSM Jerit dan perwakilan warga. Hasilnya meminta penggusuran dibatalkan.
4 Mei 2009 : Dibantu 1.500 personel polisi, Pemkot ternyata tetap menggusur ratusan bangunan di sepanjang Jalan Jagir.
grafis: surya/yusuf
Hamili Gadis Tetangga, Rumah Dilempar Bom
Tetap Bermain Terbuka
kapanlagi
Belum Dibagikan
tahun itu, hanya bisa pasrah melihat rumah yang ditinggalinya puluhan tahun itu rata dengan tanah. Tangannya bergetar memegang plastik berisi es teh yang tinggal separo. “Saya tidak tahu harus ke mana,” kata janda Salam ini kepada Surya, Sening (4/5) siang. Menurut Masriyah, rumah peninggalan suaminya itu satu-satunya benda berharga yang dimilikinya. Salam, suaminya, tidak mewariskannya tanah atau rumah lain selain yang ditempatinya di pinggir Kali Jagir, Surabaya itu. Barang-barang yang dimilikinya pun hanya berupa meja kursi dan lemari yang sudah usang. Dua anaknya sudah lama meninggal dunia meninggalkan empat cucu, dua di antaranya tinggal bersamanya, yakni Suhendra
LONDON – SURYA Cukup dengan hasil imbang, Manchester United (MU) akan lolos ke final Liga Champions 2008/2009 yang berlangsung di Olimpico, Roma, 27 Mei mendatang. Kemenangan 1-0 pada semifinal pertama di Old Trafford pekan lalu membuat MU di atas angin saat menghadapi Arsenal di Emirates Stadium pada leg kedua semifinal kedua, Selasa (5/5) malam waktu setempat.
MAGETAN - SURYA Rumah Ny Endang Sri Maryati, 47, di RT 08/ RW 07 Desa Temboro, Karas, Kabupaten Magetan, terbakar hebat gara-gara dilempar bom molotov, Minggu (3/5) malam. Selain menghanguskan rumah, api juga menyebabkan anak Endang, Muhammad Zarkasih, 27, luka bakar serius pada sekujur tubuh. Hingga Senin (4/5) korban masih dirawat di RSUP dr
■ KE HALAMAN 11
Amir Nasri Dan Cesc Fabregas Arsenal vs Manchester United, RCTI, Rabu (6/5), Pkl.01.45 WIB
Soedono, Madiun. Adapun ibu Zarkasih luka bakar ringan. Polisi menduga penyerangan rumah itu dilatarbelakangi kasus asmara, di mana Zarkasih disebutsebut menghamili seorang gadis tetangga berinisial H. Informasi yang diperoleh Surya, saat kejadian hanya Ny Endang dan Zarkasih yang berada di rumah. Mereka dalam ■ KE HALAMAN 11
afp/adrian dennis
C M Y K
HARIAN SURYA
PAGE 01