Beredar SMS Gelap KH Idris Wafat...
Baca halaman 9 RABU 7 APRIL 2010 NO. 141 TAHUN XXIV TERBIT 20 HALAMAN
Rp 1.000
LIVE
ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA
NC
Neville
Fletcher
Ferdinand
HE S T ER
MA
PAUL SCHOLES
Van Der Sar
Park
Berbatov
Ribery
Hidup Mati di Partai Neraka
Olic
ARJEN ROBBEN
Lahm
Robben
Carrick
Van Buyten
MANCHESTER - SURYA Kekalahan 1-2 yang dialami Manchester United (MU) di kandang Bayern Muenchen pada pertemuan pertama babak perempat final Liga Champions pekan lalu menebarkan aroma balas dendam pada leg II yang kini
Butt
Vidic
UN D IT E
Man United
Van Bommel Valencia
Evra
Demichelis
Mueller
Scholes
Schweinsteiger
Badstuber
Keindahan panorama Gunung Bromo tak bisa disangkal. Lebih-lebih keaslian alamnya diperindah dengan wahana baru bernama Pasir Berbisik. — baca halaman 12
• TELEPON (031) 8419000 • www.surya.co.id
Kamis (8/4)
01.30 WIB
Bromo Andalkan Pasir Berbisik
surya/dodo hw
Muenchen
giliran digelar di Old Trafford, Rabu (7/4). Sudah pasti pemilik stadion, MU tidak mau kekalahan itu terulang yang belakangan akan menghancurkan ambisi mereka meraih gelar musim ini.
Salah satu punggawa Setan Merah Ryan Giggs bahkan sudah mengeluarkan ancaman kalau mereka akan menghadirkan ‘kengerian bak neraka’ di Theater of Dreams, kandang The Red Devils bagi sang tamu. ■ KE HALAMAN 11
Balita Diajak Ayah Menjambret grafis/foto: surya/rendra/ap
► Pelaku Dihajar Warga ► Anaknya Nangis Saksikan
Mega Pidato, Puan Maharani Menangis
SURABAYA - SURYA BAPAK bertingkah, anak kena getahnya. Perumpamaan itu tampaknya cocok untuk menggambarkan kejadian yang dialami oleh Meta, bocah perempuan berusia tiga tahun. Karena ayahnya, Slamet Bejo Mulyadi, 28, melakukan tindak kejahatan saat sedang bersama Meta, tak pelak balita itu pun terkena dampaknya. Ia menyaksikan sendiri bagaimana ayahnya merampas telepon seluler (ponsel) dari tangan seorang warga, dan kemudian dikejar serta berhasil ditangkap warga, lantas dihajar beramai-ramai. Tangis disertai teriakan mengiba-iba oleh Meta agar ayahnya tidak dihajar, hanya berlalu seperti angin. Meta pun ikut bersama ayahnya saat dibawa warga ke pos keamanan perumahan di kawasan Jl Manyar Tirtomoyo, Surabaya, yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Demikian pula, tatkala polisi datang, Meta diikutkan bersama ayahnya menuju ke Kantor Polsek Sukolilo, Surabaya. Sang ayah menjalani pemeriksaan. Kini, Meta dikhawatirkan mengalami trauma. Kepada petugas, Bejo yang ditetapkan jadi tersangka menuturkan, dirinya sebetulnya tidak berencana untuk melakukan kejahatan dengan merampas ponsel Nokia 2630 milik Eli Ernawati, 23, warga
Jl Manyar Tirtomoyo. Pada Selasa (6/4) pagi itu sekitar pukul 09.00, Bejo mengantarkan kerja istrinya dengan mengajak Meta. Ibu Meta bekerja di sebuah perusahaan rumah tangga (home industry) sepatu di kawasan Jl Manyar. Dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam, usai mengantar, Bejo sudah berniat langsung balik ke rumahnya di Jalan Ngagel Mulyo Bantaran. Di tengah perjalanan pulang itu, rupanya Meta rewel dan menangis, sehingga Bejo berusaha meredakannya dengan mengajak Meta berkeliling perumahan Jl Manyar Tirtomoyo sebelum menuju ke rumah. “Anak itu rewel dan menangis, lalu tersangka mengajak putar-putar dulu di kawasan perumahan itu,” kata Kapolsek Sukolilo AKP Meity Jani Manus, Selasa (6/4). Di sebuah sudut jalan, pandangan Bejo tertuju pada seorang wanita yang berjalan sendirian. Sambil berjalan wanita bernama Eli Ernawati itu juga memainkan ponselnya. “Korban sedang jalan sambil SMS-an,” kata petugas ■ KE HALAMAN 11
Gerindra 'Bela' Bambang Gatot ►Kasus Bos DPRD Dilabrak Istri Siri SURABAYA - SURYA Upaya Ny Homsatun, 35, istri siri tokoh Partai Gerindra yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jatim, Bambang Gatot Djajaprana, agar dinikahi secara resmi oleh Bambang, sulit terealisir. Karena, beberapa pihak, termasuk DPD Partai Gerindra Jatim, terkesen membela kadernya itu. Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Gudfan Arif, kepada Surya, Selasa (6/4), menyatakan, persoalan yang menimpa Bambang Gatot merupakan masalah pribadi. Karena itu partai tidak akan ikut-ikutan menyelesaikan masalah yang bersifat pribadi tersebut. ■ KE HALAMAN 11
antara/nyoman budhiana
GENERASI MEGA - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri (kanan) menyalami Ketua Panitia Kongres III PDIP, Puan Maharani yang juga anaknya saat membuka resmi Kongres III PDIP di Sanur, Bali, Selasa (6/4).
► Pembukaan Kongres PDIP di Bali DENPASAR - SURYA Suasana haru sangat terasa tatkala pembukaan Kongres III PDIP, di Hotel Grand Ina Bali Beach, Denpasar, Bali, Selasa (6/4) pagi. Beberapa petinggi partai berlambang banteng gemuk ini menitikkan air mata, termasuk Puan Maharani, saat mendengarkan akhir
pidato sang ibunda yang juga Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Puan Maharani duduk di deret bangku paling depan bersama ayahnya, Taufik Kiemas, dan para tamu undangan seperti Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din
Kapolri: Polisi Markus Masuk Tong Sampah
Syamsuddin, dan ekonom Rizal Ramli. Dua tokoh ini juga terlihat terkesima dengan pidato Megawati tanpa teks selama hampir satu jam, yang sekaligus membuka Kongres PDIP yang akan berlangsung sampai Jumat (9/4) mendatang. "Mengakhiri pidato saya, izinkan saya dan seluruh jajaran DPP PDI ■ KE HALAMAN 11
antara
Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri
Pilwali Surabaya Hanya Satu Putaran
surya/sugiharto
SURVEI - Direktur Pusdeham Muhammad Asfar memaparkan hasil perolehan survei Pemilukada Surabaya 2010 di Surabaya Plaza Hotel, Selasa (6/4).
SURABAYA - SURYA Pusat Studi Demokrasi dan HAM (Pusdeham) kembali menyampaikan hasil survei perilaku memilih warga Surabaya. Dukungan para pemilih terhadap dua pasangan incumbent (sedang menjabat) makin melambung dengan kenaikan dari sekitar 60 persen menjadi 74 persen. Dengan demikian, pilwali Surabaya kemungkinan besar hanya berlangsung satu putaran. Pada pilwali Surabaya 2 Juni mendatang, dua pasangan calon incumbent yang bersaing ketat adalah
JAKARTA - SURYA Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengeluarkan pernyataan keras kepada jajarannya terkait rekayasa dan makelar kasus (markus) yang masih terjadi di tubuh Polri. Menurut Kapolri, Polri saat ini sedang berubah dan jika ada anggota yang terbukti terlibat rekayasa kasus, mereka akan ditindak tegas. “Siapa anggota Polri secara individual yang tidak mau berubah, seperti anggota Polri yang bermain dengan rekayasa kasus, dalam waktu tidak terlalu lama akan masuk ke tong sampah,” kata Kapolri di hadapan ratusan anggota polisi di acara Pameran Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen Dan Tekhnologi Polri (Simtekpol) di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Selasa (6/4). Kapolri menambahkan, Polri telah membuktikan dengan menahan beberapa oknum polisi
■ KE HALAMAN 11
■ KE HALAMAN 11
Heboh Penangkapan Ikan Lele Unik
Mata Berkedip-kedip, Ditawar Pejabat Rp 35 Juta Kopi Dingin
S
UDAH setengah jam lebih Tole duduk di warung kopi di ujung kampung. Seorang pengunjung yang memesan kopi, belum juga dilayani. Ketika kopi datang, kegelisahannya hilang dan berganti kemarahan. “Lho, gimana ini. Sudah lama pesannya, baru datang, dan kopinya juga dingin,” katanya. Si pemilik warung mencoba mengelak,”Maaf Mas, maunya memang saya kasih kopi panas, tapi nanti juga ditiup-tiup biar dingin. Nah, daripada ditiupin, saya kasih saja yang dingin.” ■ cak sur
Sekilas ikan lele ini tidak beda dengan lele pada umumnya, namun jika diamati dengan seksama ternyata memiliki kelopak mata sehingga bisa berkedip. Kemudian bentuk tubuhnya lengkung tiga mirip sebilah keris dan bisa setengah berdiri seperti ular. ARIEF SUKA PUTRA BLITAR
W
ARGA Dusun Njeruk Desa Mandesan Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar geger. Seekor ikan lele unik ditangkap KH RM Khayatul Maqi dan Gus Harfath,
pengasuh Pondok Mental Muslim Tembang Batin. Pondok ini menampung anak-anak jalanan dan pecandu narkoba. Gus Harfath, 25, bercerita bahwa lele ditangkap, Jumat (2/4). Semuanya berawal ketika ia bersama para penghuni pondok mencari ikan untuk
makan sehari-hari di sebuah belik (sumber) tepat di bawah coban (air terjun) di Dusun Carangkembang Desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar pada Senin (29/3) lalu. Saat sedang mencari ikan, tiba-tiba mereka melihat seekor ular besar di antara semak belukar dekat belik. Menurut Gus Harfath, keberadaan ular besar mengisyaratkan ada banyak hewan aneh-aneh di sekitar belik tersebut. Sepulangnya mencari ■ KE HALAMAN 11
surya/arief sukaputra
LELE MAHAL - Ikan lele unik, yang ditemukannya di sumber air terjun Carangkembang, Slorok, Doko, Kabupaten Blitar.