Surya Edisi Cetak 08 April 2010

Page 1

Perempuan Pacitan Tolak Jupe...

Baca halaman 8 KAMIS 8 APRIL 2010 NO. 142 TAHUN XXIV TERBIT 20 HALAMAN

Rp 1.000

ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA

• TELEPON (031) 8419000 • www.surya.co.id

Harakiri di Jalan, Ibu-ibu Histeris ► Aksi Nekat di Depan Ratusan Penonton

► Jiwanya Tertolong Setelah Dilumpuhkan Polisi

PROBOLINGGO - SURYA ENTAH setan mana yang merasuki jiwa Achmad, 52. Lelaki yang tinggal di Jl KH Abdul Hamid RT 1/RW 1 Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo itu mencoba bunuh diri di depan ratusan orang di jalan raya dengan cara menggorok leher sendiri, Rabu (7/4) siang. Beruntung dalam aksi sekitar pukul 13.45 WIB itu tak sampai membawa korban jiwa, meski luka menganga di leher Achmad banyak mengeluarkan darah karena tenggorokannya nyaris putus. Karyawan Rumah Sakit (RS) Dharma Husada ini dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Muhammad Saleh, setelah para petugas Polresta Probolinggo berhasil melumpuhkannya. Apa yang dilakukan Achmad tak ubahnya seperti harakiri. Hanya bedanya, kalau di Jepang, harakiri merupakan tindakan mengakhiri hidup dengan cara menusukkan pisau/pedang ke perut yang dilakukan orang yang merasa telah kehilangan kehormatan akibat melakukan kejahatan, aib, atau mengalami kegagalan dalam menjalankan kewajiban. Bagi mereka, tidak ada gunanya lagi melanjutkan hidup bila sudah kehilangan kehormatan. Namun secara umum, harakiri dipahami sebagai upaya orang untuk bunuh diri. Pada peristiwa kemarin itu, drama percobaan bunuh diri Achmad, karyawan bagian cleaning service RS Dharma Husada ini menjadi tontonan ratusan masyarakat dan pengguna jalan. Akibatnya, jalan raya Panglima Sudirman (Kecamatan Mayangan) yang biasa dilewati kendaraan ke arah Banyuwangi maupun Surabaya itu terpaksa ditutup. Kendaraan yang datang dari arah barat (Surabaya) diarahkan melewati jalan Mayjend Soeprapto (sebelah barat Pasar Gotong Royong). Suasana tegang menyelimuti drama yang berlangsung ■ KE HALAMAN 11

foto-foto: surya/agus purwoko

JANGAN DITIRU - Foto sekuel memperlihatkan aksi nekat upaya bunuh diri di tengah jalan, dilakukan Achmad,45, warga Jl KH Abdul Hamid, Jrebeng Lor, Kedopok, Kota Probolinggo, Rabu (7/4). Adegan tak terpuji itu kontan menjadi tontonan warga yang sedang berada di Jl Panglima Sudirman, Probolinggo.

Messi, Si Kutu Mengerikan Jatah Belanja Istri Gayus Rp 3,6 Miliar BARCELONA - SURYA Lionel Messi, pemain muda yang disebut-sebut titisan legenda Argentina Diego Maradona, benar-benar menebar kengerian. Fenomena pemain berusia 22 tahun itu kembali membawa kejayaan Barcelona, ketika tanpa ampun menghancurkan Arsenal 4-1. Barca pun lolos semifinal dan akan menghadapi Inter Milan yang menyingkirkan CSKA Moskow. Bermain di Nou Camp di leg II perempat final Liga Champions, Rabu (7/4), Barcelona memacetkan

Lionel Messi

■ KE HALAMAN 11

Waspadai Copet di 100 Hari Wafatnya Gus Dur Kabupaten Jombang, Kamis (8/4) malam ini. Untuk mengantisipasi, akan diturunkan puluhan polisi berpakaian preman. Kapolsek Diwek, Jombang, AKP Sugeng Widodo, Rabu ■ KE HALAMAN 11

Tidak Bertanduk

T

rutin rumah tangga,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Rabu (7/4). Pernyataan itu, kata Edward, terlontar dari Gayus sewaktu

OLE ikut dalam rombongan karang taruna kampung berkunjung ke peternakan sapi di daerah Singosari, Malang. “Pak, boleh tanya, mengapa sapi yang ini tidak bertanduk,” tanya Minah, sekretaris karang taruna kepada peternak di situ. Si peternak berdiri dan dengan sopan bercerita. “Dik, sapi bisa membuat kerusakan dengan tanduknya, sehingga beberapa peternak memotongnya sejak awal. Secara alami, ada beberapa sapi yang memang tak punya tanduk. Tapi, yang paling penting, mengapa ‘sapi’ yang ini tidak bertanduk, karena ini adalah seekor kuda.” ■ cak sur

pemeriksaan tim independen kepadanya. Karena itu, polisi secepatnya akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Milana. ■ KE HALAMAN 11

Naim Tewas 'Dibunuh' Dua Sapinya

surya/didik masudi

SILATURAHMI - Dari kiri; Ketua Umum PB NU KH Aqil Siradj, KH Idris Marzuki, dan Wagub Jatim Gus Ipul saat di Ponpes Lirboyo, Rabu (7/4).

► Mengamuk Saat Hendak Dimandikan di Kolam JOMBANG - SURYA Hidup Abdul Naim, 62, ternyata harus berakhir tragis. Kakek warga Dusun Banjarpuh, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, ini tewas karena ulah dua ekor sapi miliknya, Rabu (7/4) pagi. Saat

itu, laki-laki yang rambutnya sudah memutih ini sedang memandikan dua ekor sapinya tersebut. Informasi yang dihimpun Surya, Rabu (7/4), menyebutkan, kejadian naas itu bermula saat Naim, Rabu pagi, menggelandang dua ekor sapi

KAKEK TEWAS SAAT MANDIKAN SAPI 1. 1 Mbah Naim, 62, membawa sapi ke kolam tak jauh dari rumahnya untuk memandikannya.

22. Setiba di tepi kolam, semula dua hewan itu menurut ketika akan dimandikan. Namun, kemudian salah satu sapi berontak, dan kaki belakangnya menendang Naim.

miliknya ke sebuah kolam bekas galian pasir dan batu (sirtu), tak jauh ■ KE HALAMAN 11

KH Idris Marzuki Masih Segar Bugar ► Dikunjungi KH Said Aqil Siradj KEDIRI - SURYA Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Idris Marzuki yang sempat dikabarkan wafat melalui SMS gelap menerima kunjungan Ketua Umum PB NU KH Aqil Siradj dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di kediamannya, Rabu (7/4) malam. KH Idris Marzuki sendiri tampak segar bugar saat menerima tamunya KH Said Aqil Siradj. Ini merupakan kegiatan pertama KH Said Aqil setelah terpilih sebagai ketua umum PB NU pada Muktamar di Makassar.

33. Naim bergerak menghindar

Rabu (7/4) pagi. TKP : Dusun Banjarpuh, Pulorejo, Ngoro, Kab Jombang.

ap/david ramos

JOMBANG - SURYA Pihak kepolisian secara khusus mewaspadai kawanan pencopet yang diperkirakan bakal beraksi memanfaatkan keramaian peringatan 100 hari wafat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng,

JAKARTA - SURYA Duit senilai Rp 3,6 miliar yang berada di rekening Milana Anggraeni, istri Gayus Halomoan Tambunan, diakuinya dipakai untuk keperluan rumah tangga. “Itu untuk belanja

sehingga membuat kaget sapi lainnya, yang kemudian lari ke tengah kolam.

4. Naim, yang memegang tali kendali sapi, berusaha menahan tali 4

agar tidak kabur. Tetapi dia justru terseret, kemudian tercebur ke kolam, pingsan, dan akhirnya meninggal dunia. grafis: surya/rendra

■ KE HALAMAN 11

Tudingan Geng Gondol dan Ulah Kepolisian Malaysia

Tiga Jenazah Baru Saja Tiba di Surabaya, Tiga Lagi Ditembak Mati Kemarin, tiga jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sampang, Madura, yang tewas ditembak polisi di Malaysia tiba di Bandara Juanda Surabaya. Penyebab mereka ditembak masih simpang siur. Di saat urusan ketiganya belum selesai, kembali muncul berita tiga TKI lagi ditembak polisi Malaysia. SRI HANDI LESTARITITIS DJATI SURABAYA

T

IBA di Bandara Juanda pukul 10.00 WIB kemarin, tiga jenazah

TKI asal Desa Tobaih Tengah, Kecamatan Sokobunah, Sampang itu langsung dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara, kompleks markas polda (mapolda) Jatim untuk menjalani

otopsi. Ada yang agak istimewa dari otopsi itu. Dokter ahli forensik yang biasa menangani otopsi jenazah dalam kasus-kasus besar, yakni dr Mun`im Idris dari RSCM Jakarta, ikut terlibat. Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Pudji Astuti, otopsi terhadap jenazah Muklis, 26, Abdul Sanu, 27, dan Musdi, 26, atas perintah dari Mabes Polri. ■ KE HALAMAN 11

surya/sugiharto

ISTRI MENANGIS - Istri Musdi, Mujiatun, usai melihat jenazah suaminya di kamar mayat RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (7/4).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.