C M Y K
Ibu-ibu Gemari Buku ‘Sintong’...
HARIAN SURYA
PAGE 01
baca halaman 10 SENIN 11 MEI 2009
Rp 1.000
NO. 175 TAHUN XXIII TERBIT 20 HALAMAN
ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI : JL RAYA MARGOREJO INDAH D-108 SURABAYA 60238 ● TELEPON (031) 8419000 ● www.surya.co.id
Di Ambang Juara
Danu dan Ferbi Meraih Nilai Tertinggi SURABAYA - SURYA Panitia Pemilihan Duta Wisata Cak & Ning Surabaya 2009 akhirnya menentukan 15 pasa& Surabaya ngan finalis Cak dan Ning. Dalam gelaran semifinal tahap dua di Ballroom Hotel Grand Mercure Mirama, Minggu (10/5) malam, dewan juri mengumumkan 30 nama peserta yang mengumpulkan nilai terbesar di antara 50 peserta yang melaju hingga babak semifinal. Hasil penilaian, terpilih deretan nama Cak, yakni Danu Tri Kurniawan, Garit Taslim Kusala, Risky Aprilian, Khoirul Anam, Achmad Anggie Wibowo, Akhmad Fadli Ramadhan, Arsetyo Rahardhianto, Noah Cahyasasmita, Indra Wardhana,
MANCHESTER – SURYA Butuh sekitar 180 menit lagi, Manchester United (MU) akan memastikan gelar Premiership musim 2008/09 segera menjadi milik mereka. Bayangan perayaan gelar berada di depan mata itu seiring kemenangan 2-0 atas tim sekota, Manchester City di Old Trafford pada pertandingan pekan ke-35, Minggu (10/5) malam. afp
surya/sugiharto
GOL - Ronaldo merayakan gol kemenangan MU, Minggu (10/5).
SEMIFINAL - Cak dan Ning pada malam semifinal.
■ KE HALAMAN 11
■ KE HALAMAN 11
Bayi Kembar Laku Rp 2,1 Juta Korban Nikah Siri KEDIRI – SURYA DENGAN alasan ekonomi, bayi kembar yang baru dilahirkan, dijual ke orang lain. Praktik penjualan bayi itu diketahui pihak kepolisian, Minggu (10/5) kemarin, setelah aparat mendengar kabar bahwa seorang ibu yang tak pernah diketahui hamil, tiba-tiba menggendong bayi yang diakuinya sebagai anak.
surya/nuraini faiq
Bayi-bayi lucu berjenis kelamin perempuan dan laki-laki itu (atau disebut kembar dempet) ditawarkan seharga Rp 2,1 juta seorang. Asih Nur Asyiah alias Mey, 30, warga Kelurahan Banjarmelati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, menjadi tersangka dalam kasus penjualan bayi ini. Mey nekat menawarkan dua bayi kembar yang dilahirkan Sandra Purba, 23, itu dengan dalih untuk membantu. Kata Mey, Sandra kebingungan dengan biaya persalinan anaknya. Lelaki yang menikahi Sandra secara siri, ternyata tidak bertanggung jawab dan pergi setelah mengetahui dirinya hamil. “Mey mengambil alih bayi kembar itu saat keduanya masih baru beberapa hari dilahirkan,” kata Kapolsekta Mojoroto, Kota Kediri, AKP Bambang Sutikno. Keterangan yang diperoleh Surya menyebutkan, dua bayi tersebut lahir dari rahim Sandra —warga Kepanjen, Kabupaten Blitar— pada Kamis (7/5) malam dan Jumat (8/5) dini hari. Yang lahir pertama adalah bayi perempuan. Proses kelahiran dilakukan dengan bantuan seorang bidan di wilayah Desa Semampir, Mojoroto. Keduanya lahir dalam keadaan
LUCU - Sri Walina menemani bayi yang dirawatnya.
■ KE HALAMAN 11
surya/nuraini faiq
Asih Nur Asyiah
KRONOLOGI PENJUALAN BAYI 10 MEI 2009
1 Sandra Purba, 23, hamil 9 bulan. Diantar oleh seorang pria, dari Surabaya Sandra diajak ke rumah Mey, 30, di Mojoroto, Kota Kediri.
2 Pada 7 Mei 2009 Sandra melahirkan bayi kembar dempet, laki-laki dan perempuan. Karena tak punya uang untuk membayar biaya persalinan, Mey menawarkan bayi Sandra. Satu ke Sri Walina, tetangga Mei, dan satunya ke seseorang dari Magetan.
3 Para tetangga Sri Walina curiga dengan bayi yang diakui Sri sebagai anaknya itu, karena selama ini ia tak pernah kelihatan mengandung.
Ditipu ‘Pejabat’ Pemkot, 100 Orang Tampil Porno
surya/istimewa
GAGAL PAWAI - Karena berpakaian porno 100 peserta diangkut ke dalam mobil polisi untuk dikembalikan ke kampungnya setelah dilarang mengikuti Parade Budaya HUT Ke-716 Kota Surabaya, Minggu (10/5). SURABAYA - SURYA Parade Budaya (Culture Parade) yang digelar kemarin untuk menyambut HUT ke-716 Kota Surabaya, diwarnai insiden menghebohkan. Sebanyak 100 orang dari Kecamatan Krembangan, Surabaya, tampil dengan dandanan aneh. Sekujur tubuh
mereka dilumuri cat hitam sehingga menampakkan sosok mereka seperti ras negro. Sudah begitu, bagian kemaluan mereka hanya ditutup seuntai kain mirip koteka, sehingga bagian belakangnya terlihat jelas. Ada beberapa yang masih menggunakan celana dalam. Mereka
8 Wajah Cantik Lolos ke Senayan
■ KE HALAMAN 11
Terjatuh dari KA, Bonek Selamat
Takhta dan Wanita
Total 15 Artis Jadi Anggota DPR JAKARTA – SURYA Delapan wajah cantik artis nasional dipastikan bakal mewarnai sidang-sidang di Gedung DPR RI pada kurun lima tahun mendatang. Secara keseluruhan, artis yang lolos ke Senayan berjumlah 15 orang, mewakili beragam parpol. Mereka antara lain Vena Melinda, Rachel Maryam, Nurul Arifin, Rieke Dyah Pitaloka alias Oneng. Jika dihitung, raihan suara ke-15 artis itu dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu setara dengan 2,6 persen dari total 560 kursi di DPR. Mereka yang akan beralih profesi menjadi wakil rakyat adalah Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Primus Yustisio. Keduanya dari Partai Amanat Nasional (PAN). “Ini berdasarkan informasi ■ KE HALAMAN 11
menamakan diri sebagai ‘rombongan ‘tolak balak‘. Mereka datang ke Tugu Pahlawan (lokasi pemberangkatan peserta parade) sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung menarik perhatian para peserta lain.
Akhir-akhir ini nama “i” sedang diuji. Dhukun tiban Ponari, mulai kehilangan khasiat batu ajaibnya. Caddy cantik Rani raib, kemudian bertempat tinggal di koran-koran. Sementara itu Pak Antasari sedang bertarung mempertaruhkan reputasi. Bagaimana dengan nama “i” yang lain?
R
EPUTASI atau nama baik memang sangat susah dibangun dan dipertahankan. Seperti membangun rumah pasir di bibir pantai, kekuatan ombak selalu merubuhkannya. Reputasi menjadi sangat rentan, terutama pada periode masa produktif. Kesuksesan karier pada periode ini selalu diikuti oleh ujian yang bersinggungan dengan takhta (jabatan), harta milik, serta wanita. Tiga hal tersebut sering mengurung akal sehat, karena sangat menyilaukan. Persis seperti emas yang mengambang tanpa pemilik (Maskumambang). Siapa pun yang gagal menaklukkan nafsu pasti ingin mengambil dengan mudah. Mereka lupa bahwa tambang emas mesti digali. Kadang berhasil, sering
Rachel Maryam
kapanlagi
antara/aguk sudarmojo
NEKAT - Para bonek saat naik di atas KA ketika memasuki stasiun Kota Bojonegoro, Minggu (10/5). BOJONEGORO – SURYA Aksi nekat berbuah celaka. Bermaksud mendukung kesebelasan pujaannya, Persebaya, yang bertanding melawan Persibo di Bojonegoro, Minggu (10/5), seorang bonek mania berangkat dengan menumpang kereta api (KA). Karena uang pas-pasan, Yuda, 20, bonekmania asal Sidotopo Surabaya itu, bersama sejumlah suporter lainnya memilih menumpang di atas gerbong KA. Namun ketika KRD (Kereta Api Roda Diesel) itu berjalan melintas di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Yuda terjatuh dari atas gerbong. Menurut teman-temannya, sebelum jatuh, tubuh Yuda lerlebih dulu tersangkut kabel telepon. Namun
■ KE HALAMAN 11
■ KE HALAMAN 11
4
Pada 10 Mei 2009, kejadian ini diketahui polisi dan kemudian melakukan pemeriksaan. grafis: surya/rendra
15 Tahun Boomerang Berkiprah di Blantika Musik
Tergolong Legendaris, tapi Tak Merasa Jago Sedang Beruntung
K
OPRAL Jono, teman Tole, menolong seorang pengendara motor gede (moge) yang mengalami kecelakaan tunggal. “Untung, Anda kecelakaan di depan Dokter Doso. Dia terkenal bisa mengobati luka dengan cepat,” kata Kopral Jono. “Sebentar, saya panggilkan Dokter Doso ya.” Tapi si pengendara menukas,”Pak Polisi, sampeyan beruntung. Tak perlu repot memanggil Dokter Doso, karena saya sendirilah si Dokter Doso.” ■ Cak Sur
Dan semakin aku yakin kau yang terbaik untukku bahagia kini hati aku merindu…
Berita dan foto lainnya di hal
12 ACHMAD PRAMUDITO SURABAYA
K
ATA-kata di atas adalah salah satu bait lagu berjudul Aurora yang dibawakan Boomerang. Grup band kebang-
gaan warga Surabaya ini, Minggu (10/5) sore, tampil menghibur fansnya di kantor Harian Surya Jl Margorejo Indah D-108 Surabaya. Satu lagu lainnya yang dinyanyikan dengan apik kemarin berjudul Kisah. Hanya dua lagu yang sempat dilantunkan. Selebihnya acara diisi wawancara, temu kangen dan bincang-bincang terkait kiprah kelompok musik tersebut. Meski hanya dua lagu yang dibawakan, terasa sekali kelas Boomerang.Mereka tampil dengan penuh penghayatan, totalitas, seperti ■ KE HALAMAN 11
surya/habibur rohman
FORMASI - Formasi baru Boomerang dari kiri Farid, Hendry, Roy dan Andri saat berpose di Harian Surya, Minggu (10/5).
C M Y K
HARIAN SURYA
PAGE 01