Pesta Bola Dunia Afrika Selatan...
Baca halaman 13,14,15,20 SENIN 12 JULI 2010 NO. 234 TAHUN XXIV TERBIT 20 HALAMAN
Rp 1.000
LANGGANAN/PENGADUAN: (031) 8479555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA
• TELEPON (031) 8419000 • www.surya.co.id
Capek Pelesir, Ngantuk, 3 Tewas
foto/grafis: surya/samsul hadi/yusuf
► Bus Guru vs Bus Pengadilan ► Ketua PA Jombang Tewas
Bangkit dari Ketinggalan, Jerman Juara Tiga
NGANJUK - SURYA SUKA cita yang dirasakan para pegawai Pengadilan Agama (PA) Jombang dan guru SD UPT Dikpora Kecamatan Karanganyar, Kebumen, usai berwisata, berubah menjadi cerita tangis dan kepedihan. Dua bus yang mengangkut rombongan itu bertabrakan. Bus pariwisata Karya Jasa yang mengangkut rombongan guru SD UPT Dikpora bertabrakan dengan bus pariwisata Barokah yang ditumpangi rombongan pegawai PA Jombang, Minggu (11/7) dini hari, di Jalan Provinsi Surabaya-Madiun Desa Petak, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Dalam tragedi maut tersebut, tiga orang dinyatakan tewas, serta puluhan lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara dan RSUD Nganjuk. Satu dari tiga korban meninggal dunia adalah Ketua ■ KE HALAMAN 11
Mantan Ketua Umum PBNU Meninggal Dunia JAKARTA - SURYA KH Dr Idham Chalid, 88, meninggal dunia karena sakit di kediamannya, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (11/7) pukul 08.00 WIB. Mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan ketua MPR/DPR tersebut akan dimakamkan di Pondok Pesantren Darul Quran —milik keluarga— di Cisarua, Jawa Barat, Senin (12/7) ini. ist
Idham Cholid
■ KE HALAMAN 11
Ririn Dwi Aryanti
ap/breloer gero
PORT ELIZABETH - SURYA Jerman akhirnya hanya mampu mengulangi prestasi empat tahun lalu setelah menang dramatis 3-2 atas Uruguay untuk mendapatkan peringkat tiga Piala Dunia 2010. Dalam pertandingan yang digelar di Nelson Mandela Bay Stadium itu, Minggu (11/7) dini hari waktu Indonesia, Jerman menang berkat gol Thomas Muller di menit ke-19, Marcell Jansen di menit ke56, serta tandukan Sami Khedira, delapan menit sebelum laga usai. ■ KE HALAMAN 11
Resmi Jadi Ibu Tiri
M
ESKI menikah dengan duda satu anak bukan hal mudah bagi Ririn Dwi Aryanti, 25, tetapi pemain Sinetron Ada Apa Dengan Cinta itu mantap memilih Renaldi Hutomo Djojohadikusumo (Aldi Bragi), 40. Butuh waktu setahun bagi Ririn untuk menerima pinangan mantan suami Ikke Nurjanah tersebut. Ririn mengaku sempat tidak yakin ketika harus menghadapi kenyataan memiliki kekasih paket lengkap dengan satu anak, Siti Adira Kinaya, 10, yang akrab disapa Dira. Ternyata, selama setahun dia bisa menjalin komunikasi dengan Dira. Sejak itu, Ririn mantap melenggang ■ KE HALAMAN 11 kapanlagi
Tanam Batu
Di
depan rumah Tole tinggal Andi, yang dikenal ‘agak gila’. Dia pernah dirawat di rumah sakit di kawasan Menur, Surabaya. ”Lho, kamu sedang apa, Ndi?” tanya Tole suatu pagi. “Oh, ini, Om, aku sedang menanam batu. Tadi barusan beli pupuknya.” Pagi dan sore, Andi rajin menyiram tanaman batunya itu. Saat pulang kantor, Tole bertemu Andi. ”Halo, gimana tanamannya, apa sudah tumbuh?” Andi langsung menyahut,” Apa Om sudah gila, batu kok bisa tumbuh!” ■ cak sur
JUARA TIGA - Pemain Jerman berpose dengan medali perunggu mereka di akhir pertandingan Piala Dunia setelah mengalahkan Uruguay di Stadion Nelson Mandela, Port Elizabeth, Afsel, Minggu (11/7) dini hari.
Panser Muda Matang di Brasil 2014
LAPORAN LANGSUNG Wartawan Surya
NURFAHMI BUDI
PASUKAN Der Panzer Jerman memang gagal memenuhi ekspektasi besar pendukungnya untuk kembali tampil sebagai juara dunia yang keempat kali melalui Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Jerman hanya mampu menjadi juara ketiga pada kompetisi yang digelar untuk pertama kali di Benua Afrika tersebut setelah mengalahkan Uruguay di perebutan tempat ketiga. ap/gero breloer
dari Afrika Selatan
■ KE HALAMAN 11
BINTANG - Thomas Mueller (kiri), pemain masa depan Jerman.
Tolak Hasil Pilkada, Tuntut Coblos Ulang
CURANG – Warga yang tergabung dalam Gempa menunjukkan bukti banyaknya kecurangan saat pilkada, mulai kartu pemilih dobel hingga money politics, Minggu (11/7).
► Sikap 2 Pasangan Calon di Kota Pasuruan
surya/abdus syukur
PASURUAN - SURYA Proses perhitungan suara hasil Pilkada Kota Pasuruan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan, Minggu (11/7), diwarnai protes. Tiga saksi dari pasangan calon Mas Pudjo-Gus Much, A Anshori-A Sufiyaji (Aji),
dan Reza Eko Prasistyo-Teguh Heru Pribadi (Restu), keluar ruangan saat perhitungan rekapitulasi suara, dan menyatakan menolak hasil pilkada. Hanya saksi pasangan HasaniSetiyono (Hati) yang tak mempersoalkan perhitungan suara.
Adapun tiga saksi lainnya menganggap Pilkada Kota Pasuruan, yang digelar 7 Juli lalu, diwarnai banyak kecurangan, sehingga cacat hukum. Dua pasangan calon, Mas Pudjo-Gus Much dan Aji, pun segera menempuh jalur hukum. "Kami akan melakukan tuntutan ke MK (Mahkamah Konsitusi, ■ KE HALAMAN 11
Menjelang Duel Maut Samurai Vs Takonology
Menggali Ilmu Bertanya untuk Menjadi Kaya Kalau Anda ingin berbisnis, mana yang didahulukan: lakukan dulu, mikir belakangan; ataukah pikir dulu dengan masak, baru melakukan? Dua pilihan itu tampaknya sederhana, tapi sebetulnya mencerminkan dua arus besar (mainstream) pemikiran dalam dunia bisnis, dan bahkan kehidupan. SUNARKO SURABAYA
D
UA arus pemikiran itulah yang akan dipaparkan oleh Samurai, 39, seorang wirausahawan muda Surabaya yang
sedang menanjak, dan penemu “ilmu bertanya” takonology, yakni Lupeng Magnum, 37. Setelah pemaparan, keduanya bakal beradu taktik dan jurus dalam meningkatkan profit dan karakter pada sebuah acara yang akan digelar Harian Surya
dan Kiyoe Production, Selasa (13/7) esok. Samurai —yang menulis buku “Jangan BERPIKIR Jadi Pengusaha”— dan Lupeng Magnum merupakan sosoksosok yang mewakili dua arus pemikiran berbeda tersebut. Samurai condong pada pilihan “kerjakan dulu, jangan banyak berpikir dan pertimbangan”, sedangkan Lupeng cenderung “buatlah pertimbangan yang masak, baru kemudian lakukan”. Mana yang benar? Menurut Samurai (yang ■ KE HALAMAN 11
surya/sunarko
DUEL MAUT - Samurai (kiri) dan Lupeng Magnum siap berduel maut di Harian Surya, Jl Rungkut Industri III, Surabaya, Selasa (13/7).