Surya Edisi Cetak 12 Mei 2009

Page 1

C M Y K

HARIAN SURYA

PAGE 01

Soal Komunikasi SBY-Mega, Diskon 10%... baca halaman 10 Rp 1.000

SELASA 12 MEI 2009 NO. 176 TAHUN XXIII TERBIT 20 HALAMAN

ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI : JL RAYA MARGOREJO INDAH D-108 SURABAYA 60238 ● TELEPON (031) 8419000 ● www.surya.co.id

PETAKA LEPASNYA BAN HERCULES DI WAMENA

Ban Pesawat Lepas, Hantam Warga hingga Patah Tulang JAYAPURA – SURYA Pesawat C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) mengalami kecelakaan karena mendarat 10 hingga 15 meter sebelum ujung landasan pacu Bandara Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (11/5) siang. Panglima Komando Operasi TNI AU II Marsekal Muda TNI Yushan Sayuti menjelaskan, pesawat ■ KE HALAMAN 11

1 Pesawat C-130 Hercules milik TNI AU membawa sejumlah kargo, terbang dari Biak ke Bandara Wamena, Papua. Pesawat ini berasal dari Skadron 32 Pangkalan Udara Abdurahman Saleh Malang, ke Papua untuk misi bantuan logistik rutin.

3 Pesawat terus meluncur dan baru berhenti di depan terminal penumpang. Namun ban yang lepas terus menggelinding kemudian menghantam warga bernama Awi Itloy, 30, yang berada di sekitar bandara.

Biak

Wamena

PAPUA

4 Ban Hercules yang terpental itu juga menghantam rumah milik Bripka Ferdy Bilolo yang ada di dekat bandara. Tidak ada penghuni rumah yang terluka.

2 Pesawat mengalami kecelakaan karena mendarat 10 - 15 meter sebelum ujung landasan pacu Bandara Wamena. Roda belakang membentur tanah sehingga ban belakang bagian kanan terlepas. grafis: surya/rendra

Dirazia Satpol, Bayi Terbakar Tersiram Kuah Mendidih Dalam Kondisi Kritis

Megawati Tolak Menemui Hatta

SURABAYA – SURYA SIKAP anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya yang dianggap arogan dan berlebihan dalam melakukan razia, kembali terjadi. Setelah sebelumnya istri seorang wartawan jadi korban, kemarin arogansi Satpol PP terlihat kembali ketika mereka merazia PKL (Pedagang Kaki Lima) di kawasan Jl Pemuda, Surabaya, yang mengakibatkan seorang bayi berusia empat tahun terbakar serius. Selain dimakan itu, tepatnya di api, tubuh bayi peruas jalan depan rempuan bernama Surabaya Plaza Horiyah itu juga Hotel (SPH) dan tersiram kuah pagedung WTC, ternas yang merendapat Pedagang dam pentol bakso Kaki Lima (PKL) yang dijual ibunya. yang sudah mangKejadian tersekal ataupun baru but berawal pukul datang. Di anta11.00 WIB ketika ranya PKL makansatu peleton Satpol an, minuman, dan PP berjumlah sekiponsel. surya/tja tar 30 orang dari Melihat romboLakoni WN arah Jl Pemuda ngan Satpol PP da(selatan) masuk ke jalan tang, PKL segera mengemasi kembar (boulevard) di sisi ka- barang dagangannya dan bernan. Mereka menumpang dua usaha menyelamatkan diri ke mobil patroli dan diikuti se- arah Jl Ketabang Kali (ke utara). buah truk pengangkut. ■ KE HALAMAN 11 Di sepanjang sisi boulevard

SBY Pilih Boediono Cawapres

kan itu wali kota. Kalau batu dilempar dan mengenai kaca atau melukai orang, maka tak bisa hanya batunya disalahkan. Yang melempar juga harus bertanggung jawab, dalam hal ini wali kota Surabaya,” kata Cak Pa’i (panggilan Ach Rifai) saat

JAKARTA - SURYA Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri sepertinya belum bersedia menerima ajakan koalisi Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Untuk kedua kalinya, SBY mengutus Hatta Radjasa menemui Megawati di kediamannya, Jl Teuku Umar, Jakarta, Senin (11/ 5). Namun Hatta, tokoh PAN dan mensesneg ini ap hanya ditemui Ketua DeMegawati wan Pertimbangan PDIP Taufik Kiemas dan Sekjen Pramono Anung. Megawati menolak menemui Hatta, meski sebelumnya ia menemui mantan sekutunya, Kwik Kian Gie. “Bu Mega tadi tak ikut menemui Hatta Radjasa. Pak Hatta hanya ditemui Taufik Kiemas dan Pramono Anung. Bu Mega ada di dalam, tapi tak menemui,” kata seorang petinggi PDIP di Teuku Umar. Kedatangan Hatta hanya berselang satu hari setelah SBY untuk pertama kalinya mengakui adanya komunikasi politik dengan PDIP. Sebelum ke Teuku Umar, Hatta dipanggil SBY ke Cikeas. “Saya ke Teuku Umar untuk mengomunikasikan sesuatu yang selama ini sudah terjalin,” kata Hatta usai pertemuan itu.

■ KE HALAMAN 11

■ KE HALAMAN 11

surya/ahmad zaimul haq

TERBAKAR - Dua rombong penjual pentol yang terbakar akibat obrakan Satpol PP Kota Surabaya di boulevard Jl Pemuda Surabaya, Senin (11/5).

Cak Pa’i: Satpol PP Itu Watu

R

AZIA oleh Satpol PP yang mengakibatkan Siti Horiyah, anak pedagang kaki lima (PKL) yang tersiram kuah panas bakso dalam penggusuran di kawasan boulevard Jl Pemuda (Surabaya), memantik reaksi keras PKL lainnya. Ach Rifai, Ketua Paguyuban PKL Kota Surabaya, menuntut

Kepala Satpol PP Surabaya Utomo dan Wali Kota Surabaya Bambang DH bertanggung jawab atas insiden tersebut. Pertanggungjawaban Satpol PP ini perlu karena mereka sebagai pelaksana di lapangan, sedangkan wali kota sebagai pengambil kebijakan. “Satpol PP ibaratnya watu atau batu dan yang melempar-

Pemuda 19 Tahun Chelsea Mantap di Posisi Tiga Ikuti Unas Tingkat SD Tekuk Arsenal 4-1 Jalani Ujian di Lapas Anak Kota Blitar BLITAR - SURYA Empat dari 2.445 murid kelas VI SD dan MI di Kota Blitar yang mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) SD, Senin (11/5), merupakan murid-murid ‘istimewa’. Selain berusia antara 16 tahun hingga 19 tahun –kelompok usia pemuda— mereka juga menjalani UASBN (yang populer disebut Unas) di Lapas Anak karena sedang terjerat kasus hukum. Empat ‘murid istimewa’ tersebut adalah Aris Wahyudianto, 18, warga Sukodono, Lumajang; Saman Rais, 18, warga Tiris, Probolinggo; Fahrur Rozi, 16, warga Kejayan,

Pasuruan; dan Ahmad Basori, 19, warga Jl Mayang, Kota Blitar. Basori berstatus narapidana kasus pengeroyokan, sedangkan tiga lainnya terjerat kasus pencurian dan berstatus anak negara (sampai usia 18 tahun). Kepala Sekolah Istimewa 3 di Lapas Anak Blitar, Rochy Nanang Saputra, menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat empat orang siswa dewasa dari total 14 siswa SD yang mengikuti UASBN di lapas. “Meskipun usia mereka melebihi dari usia siswa kelas VI SD, tapi ■ KE HALAMAN 11

Tertangkap Basah

T

OLE mengiringi Pak RT berlari menuju lokasi kejadian. “Stop, stop, ada apa ini,” teriak Pak RT. Sambil terengahengah, orang yang memukul itu berkata,”Pak RT, dia ini nyolong ponsel. Saya menangkap basah Pak, jadi dia harus dihajar, biar kapok.” Pak RT menyahut,”Eh, Pak, sampeyan nggak boleh main hakim sendiri. Itu melanggar hukum. Daripada main hakim sendiri, ayo kita main hakim rame-rame.” (Cak Sur)

LONDON – SURYA Chelsea mengobati kegagalannya di Liga Champions musim ini. Tim asuhan Guus Hiddink ini memastikan lolos ke fase grup Liga Champions musim depan, menyusul kemenangan 4-1 atas rival beratnya di Premiership, Arsenal di Emirates Stadium, Senin (11/5) dini hari WIB. Tambahan tiga poin itu membuat The Blues Chelsea mantap di posisi ketiga klasemen sementara dengan 77 ■ KE HALAMAN 11

Frank Lampard Bersuka cita timnya menang telak atas Arsenal. ap

Artis-artis Cantik Segera Jadi Bunga Senayan (1)

Venna Melinda Janji Rajin Kunjungi Jatim Sebanyak 15 artis hampir pasti segera berkantor di Senayan, Jakarta, menjadi anggota DPR RI. Seperti diberitakan, salah satu artis tersebut adalah Venna Melinda. Kepada Surya, Venna bicara banyak tentang rencananya, termasuk rencana akan sering mengunjungi Jatim. Venna Melinda

M ISMUNADI JAKARTA

B

ukan lantaran Venna kelahiran Surabaya maka dia bakal rajin ke Jatim setelah menjadi anggota dewan nanti. Penyebab utamanya, karena Venna masuk ke Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim VI, yang meliputi Tulungagung, Kediri, dan Blitar. Putri Indonesia 1994 yang bergabung dengan Partai Demokrat ini mengisahkan, banyak warga Jatim yang memintanya kerap menengok Jatim. Ada yang menyampaikan secara langsung, ada pula yang melalui SMS. “Mbak Venna, kalau Insya Allah terpilih jangan lupa ya setiap reses balik ke dapil. Karena kita juga pengennya caleg

nanti bisa benar benar membawa aspirasi. Jadi bukan hanya saat pemilu, habis itu lupa,” kata Venna menirukan salah satu pesan konstituennya. Pesan tersebut melekat kuat dalam hati Venna. “Karena itu, Insya Allah nanti setiap kali reses aku akan kembali ke dapilku, yaitu Jawa Timur,” ungkap Venna saat ditemui Persda Network (Grup Harian Surya) di Kampus STIE Nusantara, Jakarta, akhir pekan lalu. Venna mengaku sebenarnya tidak punya target harus lolos ke Senayan. Itu sebabnya, selama kampanye ia tidak pernah mengumbar janji janji manis. Kampanye —yang disebutnya sebagai sosialisasi— dilakukan Venna lewat ■ KE HALAMAN 11

kapanlagi

C M Y K

HARIAN SURYA

PAGE 01


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.