Bank Jatim Bisa Dimiliki PNS...
Baca halaman 7 KAMIS 15 APRIL 2010 NO. 149 TAHUN XXIV TERBIT 20 HALAMAN
Rp 1.000
ALAMAT REDAKSI/IKLAN/SIRKULASI: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA
• TELEPON (031) 8419000 • www.surya.co.id
1 Satpol Tewas, 2 Tangan Putus ► Bentrok Simpatisan Mbah Priok vs Satpol PP
► Total Korban 144, Tujuh Dalam Kondisi Kritis
JAKARTA - SURYA PENERTIBAN lahan di sekitar Makam Mbah Priok di Jalan Makam Kramat, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4) berakhir kacau balau. Massa yang tersulut emosinya oleh rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membongkar Makam Mbah Priok, menjadi marah dan berulah anarkis. Akibatnya, pecah bentrok antara aparat Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) yang dibantu aparat kepolisian, dengan massa. Bentrokan yang semula hanya melibatkan massa yang ada di sekitar makam, kemudian meluas ke masyarakat di luar makam sehingga jumlahnya mencapai ribuan. Aksi saling lempar batu dan penggunaan senjata tajam, pentungan serta bom molotov pun jadi tak terhindarkan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono mengatakan, jumlah korban luka hingga pukul 19.00 WIB kemarin mencapai total 144 orang, 69 di antaranya petugas Satpol PP, 10 polisi dan 65 warga. Seorang anggota Satpol dilaporkan tewas. ■ KE HALAMAN 11
Tajudin Urung Nikahi Hamidah
surya/bian harnansa/kompas images/ap/antara
RUSUH - Massa menyerang balik petugas saat terjadi bentrok penggusuran makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4). Foto samping: Seorang warga yang tertangkap menjadi bulan-bulanan petugas dan mobil petugas dibakar massa.
A
HMAD Tajudin, 27, warga Jalan HH, RT 009, RW 01, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menjadi korban tewas bentrokan berdarah saat terjadi penertiban lahan di sekitar Makam Mbah Priok di Jalan Makam Kramat, Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4). Korban, menurut keluarganya, adalah anggota Satpol PP Kantor Wali Kota Jakarta Barat. ■ KE HALAMAN 11
Nia Ramadhani
Singa Biru Melihat Bayangan Juara LONDON - SURYA Dominasi warna merah di Premiership Inggris dalam tiga tahun terakhir yang dipegang Manchester United (MU) sebagai juara beruntun, tahun ini sangat mungkin berganti menjadi biru. Chelsea, yang kali terakhir juara pada 2006 lalu, bisa kembali jadi raja CHELSEA Inggris, setelah Si BOLTON Biru dari London ini kian dekat menuju garis juara. Adalah kemenangan 1-0 atas Bolton Wanderers di Stamford Bridge, Rabu (14/4) dini hari via gol tunggal Nicolas Anelka yang membuat Chelsea seperti sudah
WASPADAI KUBAH LAVA GUNUNG KELUD � Pengunjung hanya boleh memasuki radius 250 meter dari kubah lava. � Potensi terjadi guguran batuan, embusan asap bertemperatur tinggi, dan gas beracun. Setiap saat bisa terjadi letusan freatik. � Areal kawah yang saat ini ditumbuhi kubah lava masih terdapat genangan air yang terkumpul di sisi barat. � Saat ini tinggi kubah berkisar di ketinggian 250 meter dan diameter 456 meter. Suhu mencapai 70,6 – 86,9 derajat Celcius di sekiat kubah lava. � Sebagai gunung berapi aktif, tercatat telah terjadi gempa vuklanik dalam hingga 12 kali, lima kali gempa vulkanik dangkal, tiga gempa guguran, serta 204 gempa tektonik jauh.
KEDIRI Tarokan TA R O K A N
P AP AR Papar
Pagu P AG U
B AN Y AK AN
Banyakan
GA MPE NGR E J O Gempengrejo
Semen
K E D IR I (K O T A )
Kediri Kota
SEMEN
P L E M AH
NSURABAYA G A D IL U W IH Ngadiluwih Jombang
Kediri
K AN D AN G AN Kandangan P AR E
Pare
Puncu PUNC U
Kepung Ngancar N G A N C AR
Awas, Gas Beracun Kelud Berkeliaran beracun serta lontaran bebatuan harus diwaspadai. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan kepada ■ KE HALAMAN 11
Anak Rajin
D
1 0
ap/alastair grant
SEMPAT NERVOUS - Nicolas Anelka (tengah) merayakan gol bersama Frank Lampard dan Salomon Kalou, usai mengalahkan Bolton, Rabu (14/4).
KEP UNG
grafis: surya/rendra
KEDIRI - SURYA Panorama kubah lava Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, begitu indah. Namun, seiring berkembangnya kubah lava, ancaman gas
■ KE HALAMAN 11
I
P L O S O K L AT E N Plosoklaten ATES WWates
K AN D AT
Kandat
U G. Kelud
GUR AH Gurah
Bojonegoro
Mojo Nganjuk
Plemahan
GR O GO L Grogol
Pesta Lagi di Bali
UA keponakan Tole main ke rumah. “Om, kemarin saya dimarahi ayah karena bangun kesiangan. Soalnya, hari itu harus masuk sekolah pagi-pagi,” kata keponakan pertama. “Itulah, coba kurangi nonton teve malam-malam,” sahut Tole. “Om, om, kalau saya selalu bangun ketika sinar matahari mulai menyinari jendela kamar," kata keponakan kedua. Si keponakan pertama terpana. “Wah, kamu rajin sekali, ya. Berarti tidak pernah kesiangan.” Keponakan kedua menyahut,”Siapa bilang? Lha wong jendela kamarku menghadap ke barat, kok."■ Cak Sur
Pegawai Dinsos Makan Beras Bencana 72 Ton JEMBER - SURYA Seorang staf Dinas Sosial Pemkab Jember, Kholik Anwari, ditahan polisi karena diduga menggelapkan 72 ton beras bantuan bencana alam atau senilai Rp 216 juta. Selain menggelapkan beras tersebut, Kholik juga
diduga kuat memalsukan dokumen pengambilan beras tersebut ke Bulog Sub Divre XI Jember. Dari penelusuran Surya, Kholik ‘ngemplang’ beras stok bencana alam tersebut dengan menggunakan surat bodong. Ia membuat stempel palsu
Dinas Sosial dan memalsukan tanda tangan kepala dinasnya serta asisten II Pemkab Jember. Pasalnya, untuk mencairkan beras tersebut harus diketahui oleh kepala ■ KE HALAMAN 11
NILAH nikmatnya menjadi menantu anak orang kaya. Ingin pesta seperti apa pun dituruti. Meski telah melakukan prosesi mewah sejak 1 April lalu selama tiga hari tiga malam, agaknya episode pesta untuk Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie masih terus berlanjut. Jika pesta mewah dengan 4.500 undangan, pagelaran wayang, hingga pesta rakyat berlangsung di Jakarta, kali ini Nia memilih Bali sebagai pesta episode berikutnya. Kelelahan setelah menyelenggarakan pesta terbesar di tahun ini agaknya harus dibayar mahal. Sebagai pemulih lelah, seluruh kerabat akan berlibur ke Bali. Selama dua hari (16-17 April) Nia kembali menjadi bintang pesta. Pesta ini disebut Priya Ramadhani, ayah Nia, sebagai Nia’s Party. After party Nia di Bali digelar dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20. ■ KE HALAMAN 11
Ditaksir Berharga Puluhan Juta Rupiah
Penjual Sate Temukan Bongkahan Emas dalam Batu Bermaksud memecahkan batu besar penghalang jalan keluar-masuk ke rumahnya, Yanto, 50, warga Desa Karangan, Balong, Kabupaten Ponorogo, justru menemukan bongkahan emas. Dia siap melepas emas itu kepada pembeli yang berminat. SUDARMAWAN PONOROGO
Y
ANTO mengaku menemukan emas dalam bentuk bongkahan batu saat memecahkan batu besar sisa pembangunan
rumahnya. Butiran emas bercampur batu itu kini disimpan dalam sebuah karung. Sedangkan sisa batu, yang berukuran besar, disimpan di pekarangan rumah karena terlalu berat untuk diangkat ke dalam
rumah. Ditemui Surya, Rabu (14/4), pria yang seharihari berjualan sate ayam di depan rumah ini mengatakan bahwa penemuan emas, sekitar sepekan lalu, tersebut sebelumnya tidak pernah dia sangka. Apalagi, emas itu ditemukan dalam bongkahan batu besar sisa pembuatan pondasi rumahnya. Menurut Yanto, dulu batu itu dia beli dari ■ KE HALAMAN 11
surya/sudarmawan
MENGANDUNG EMAS - Batuan yang mengandung emas milik Yanto warga Desa Karangan, Balong, Kabupaten Ponorogo yang ditemukan dalam sisa bangunan rumahnya, Rabu (14/4).